cover
Contact Name
Alfred
Contact Email
alfredpemikir@gmail.com
Phone
+6285263804191
Journal Mail Official
pustakapusatuinib@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No.15, Padang Pasir, Padang Barat. Kota Padang, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Imam Bonjol : Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan
ISSN : 25491091     EISSN : 25793160     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Imam Bonjol Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan merupakan Jurnal Ilmiah Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang yang meliputi Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan. Terbit dua kali setahun pada Bulan Maret dan September. Jurnal ini terdaftar di LIPI (lembaga Pusat Ilmu pengetahuan Indonesia) tanggal permohonan pada Kamis, 19 Januari 2017 dengan ISSN (International Standard Serial Number) 2549-1091 (untuk media cetak) dan 2579-3160 (untuk media online).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 106 Documents
PENGARUH LIBRARY SKILL PEMUSTAKA TERHADAP PEMANFAATAN KOLEKSI DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG Hikmah Hayati; Marlini Marlini
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 6, No 2 (2022): Edisi 2
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v6i2.220

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perpustakaan pada zaman sekarang merupakan salah satu sumber belajar yang penting bagi mahasiswa, karena di dalamnya terdapat banyak koleksi yang dapat menunjang pembelajaran. Pemustaka memanfaatkan koleksi perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan informasi, untuk dapat memanfaatkan perpustakaan dengan maksimal harus memiliki skill atau biasa disebut library skill. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pengaruh library skill pemustaka terhadap pemanfaatan koleksi di UPT Perpustakaan Universitas Negeri Padang. Metode pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Untuk memperoleh data dilakukan dengan cara penyebaran angket kepada responden. Teknik penganalisisan data dengan cara pemeriksaan data, tabulasi, analisis deskripsi, dan terakhir penarikan kesimpulan. Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan menunjukkan library skill pemustaka berpengaruh sebanyak 55%  terhadap pemanfaatan koleksi di UPT Perpustakaan Universitas Negeri Padang, sedangkan sisanya sebesar 45% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PEREMPUAN SEBAGAI PUSTAKAWAN: STUDI KASUS DI DISPUSIP KOTA SUNGAI PENUH Fitri Handayani; Suriyadi Suriyadi; Jalwis Jalwis
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 6, No 1 (2022): Edisi 1
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v6i1.134

Abstract

Women are considered as gentle and identical creatures who are very good at providing services. One of the professions that is widely cultivated and in demand by some people is the librarian profession and the profession is mostly carried out by the female gender. The purpose of this research is to find out the role of women as librarians at the Sungai Penuh City Library and Archives Service. The research methodology used is a quantitative descriptive approach to describe the role of women as librarians in the Dispusip of Sungai Penuh City, the data obtained from observations, interviews, documentation and data triangulation, then the results of the interviews are analyzed and linked to theories and concepts related to research. The role of women as librarians in Sungai Penuh City, most of the respondents follow the community's stereotype of working in the library, where they work as librarians related to problems of self, social, and economic existence and the last choice is taken when they want to work not of their own will. This has resulted in the assigned women being often bored and bored in the service department. Meanwhile, regarding the policy on the role of women as librarians in Sungai Penuh City, equal opportunities have been given to women to play a role in the library, although there are still some women as librarians who are not included in the formulation of library program policies.
STRATEGI PENANGANAN KELUHAN PEMUSTAKA TERHADAP PENCARIAN KOLEKSI DI UPT PERPUSTAKAAN PROKLAMATOR BUNG HATTA KOTA BUKITTINGGI Nadia Erwani Fazri
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 6, No 2 (2022): Edisi 2
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v6i2.234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keluhan pemustaka terhadap pencarian koleksi dan strategi  penanganan keluhan pemustaka terhadap pencarian koleksi di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta Bukittinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data ini dilakukan dalam empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator keluhan mekanika (Mechanical Complaint) yaitu sering tidak berfungsinya OPAC seperti error atau tidak ada sinyal, susahnya dalam pengunaan OPAC dan ketersediaan koleksi pada OPAC dan jajaran koleksi pada rak sering tidak sesuai, penanganan yang telah dilakukan yaitu pihak perpustakaan langsung menghubungi bagian IT yang ada dilantai I untuk mengecek koneksi jaringan pada OPAC, untuk pengunaan OPAC yang susah dan tidak ditemukannya koleksi yang ada di OPAC pada jajaran rak, pihak perpustakaan telah memberikan penjelasan mengenai cara penggunaan OPAC dan menjelaskan bahwa ada beberapa kemungkinan Koleksi tersebut tidak ditemukan seperti salah letak, sedang diperbaiki dan salah shelving. Pada indikator keluhan akibat sikap Pustakawan (Attitudinal Complaint) yaitu pustakawan yang cuek terhadap pemustaka, dengan penanganan yang telah dilakukan yaitu diadakan pertemuan atau rapat untuk evaluasi kinerja pustakawan. Pada indikator keluhan yang berhubungan dengan pelayanan (Service Related Complaint) yaitu koleksi tidak lengkap,  dengan penanganan yang telah dilakukan yaitu pihak perpustakaan telah melakukan pengadaan buku setiap tahunnya serta memberikan penjelasan kepada para pemustaka dengan ramah bahwa untuk menambah koleksi perpustakaan membutuhkan proses yang panjang. Pada indikator keluhan yang aneh (Unusual Complaint) tidak ditemukan di UPT Perpustakaan Proklamamtor Bung Hatta.
PRESEPSI PEMUSTAKA TERHADAP PENATAAN KOLEKSI (SHELVING) DAN KEMUDAHAN SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS BUNGHATTA Isra'tu Pujatry Khaira
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 6, No 1 (2022): Edisi 1
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v6i1.232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi pemustaka terhadap penataan koleksi (shelving) dan kemudahan sistem temu kembali informasi di Perpustakaan Universitas Bung Hatta. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Terdapat 100 responden sebagai sampel pada penelitian ini dengan menggunakan rumus slovin ketepatan (nilai e) 0,1 atau 10%. Penelitian ini terdiri dari tiga variabel yaitu satu variabel bebas (independen) dan dua variabel terikat (dependen). Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu “Presepsi Pemustaka”. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini yaitu “Shelving” dan “Sistem Temu Kembali Informasi”. Penelitian ini menggunakan dua jenis sumber data yaitu primer dan sekunder. Instrumen penelitian ini mengguakan kuesioner (angket) sebagai instrumen penelitiannya dan skala likert sebagai alat mengukur presepsi pemustaka. Adapun hasil penelitiannya adalah pemustaka merasa puas dengan penataan koleksi dan sistem temu kembali informasi yang di terapkan di perpustakaan. Dengan nilai rata-rata pada penataan koleksi sebesar 2,93 sedangkan nilai rata-rata yang dicapai sistem temu kembali informasi sebesar 2,68. Nilai skor pencapai tersebut terletak pada skala interval 2,52 – 3,27 tergolong pada kategori baik.
ANALISIS KUALITAS LAYANAN E-RESOURCES TERHADAP KEPUASAN PEMUSTAKA DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG BERDASARKAN METODE WEBQUAL 4.0 DAN E-S-QUAL Hanif Aniq Arrahman
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 6, No 2 (2022): Edisi 2
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v6i2.226

Abstract

Kepuasan pemustaka merupakan hal yang penting bagi UPT Perpustakaan Negeri Padang. Salah satu faktor yang dapat meningkatkan kepuasan pemustaka adalah dengan penerapan layanan e-resources yang baik untuk mempermudah pemustaka mendapatkan informasi secara digital, tampa batasan waktu dan tempat. Namun, berdasarkan wawancara dan observasi awal masih terdapat pemustaka yang merasa belum puas dengan kualitas layanan e-resources UPT Perpustakaan Negeri Padang.  Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pengaruh kualitas layanan e-resources UPT Perpustakaan Negeri Padang terhadap kepuasan pemustakanya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan menerapkan metode Webqual 4.0 dan E-s-qual sehingga terdapat 25 pertanyaan yang terdiri dari 5 dimensi variabel, yaitu usability, information quality, service interaction quality, System Availability dan  User satisfaction. Untuk memperoleh data dilakkan dengan cara peneybaran quisioner dilakukan secara online kepada responden. Berdasarkan temuan penelitian menunjukan variabel kepuasan pengguna (user satisfaction) terhadap kualitas layanan e-resources memiliki skor rata-rata sebesar 3.10, bahwa kepuasan pengguna terhadap kualitas layanan e-reources tergolong pada kategori baik. Dan Berdasarkan pengujian koefisien determinasi melalui uji regresi linear berganda memiliki nilai sebesar 56 %. Jadi, kualitas layanan e-resources menggunakan metode webqual 4.0 dan e-s-qual berpengaruh sebanyak 56% terhadap kepuasan pengguna di UPT  Perpustakaan Universitas Negeri Padang, sedangkan sisanya sebesar 44% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PRINSIP ETIKA DAN TATA KELOLA PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI (TI) Lisnada Kusumawati; Nina Mayesti
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 6, No 1 (2022): Edisi 1
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v6i1.183

Abstract

Keberhasilan tata TI dalam organisasi sangat konsisten dalam menerapkan TI dengan tujuan organisasi dan membutuhkan audit teknologi informasi. Audit TI tujuannya adalah untuk memperbaiki poin-poin kunci atau masalah yang sering terjadi dalam proses produksi yang ada di dalam organisasi. Artikel ini menggunakan metode studi pustaka dengan pengumpulan informasi untuk mempelajari serta memahami teori dari pelbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian. Keutamaan dari aktivitas dalam perguruan tinggi sesuai dengan fungsi utamanya, sebagai penyelenggara pendidikan salah satunya layanan akademik. Pelaksanaan layanan akademik berbasis TI.Berangkat wujud Corporate Governance, Pemerintah Kota Surabaya guna mewujudkan tujuan menjadi pemerintah kota yang profesional, akuntabel dan transparan. Evaluasi tingkat kapabilitas proses dilihat dari hasil yang melebihi, terdapat 3 proses, diantaranya: (1) Pengelolaan Operasional; (2) Pengelolaan Masalah; dan (3) Pengelolaan Keamanan. Layanan tersebut mencapai level 1 (performed process) dengan kategori atribut process performance mencapai sebagian besar yang dicapai.Penerapan COBIT 5 dengan variabel EDM, dan MEA memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan kualitas layanan pada Universitas Trilogi yang diberikan melalui sistem informasi akademik, sedangkan variabel DSS tidak berpengaruh terhadap peningkatan kualitas layanan pada Universitas Trilogi yang diberikan melalui sistem informasi akademik. Layanan tersebut mencapai level 1 (performed process) dengan kategori atribut process performance mencapai sebagian besar yang dicapai. Penerapan COBIT 5 dengan variabel EDM, dan MEA memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan kualitas layanan pada Universitas Trilogi yang diberikan melalui sistem informasi akademik, sedangkan variabel DSS tidak berpengaruh terhadap peningkatan kualitas layanan pada Universitas Trilogi yang diberikan melalui sistem informasi akademik.Layanan tersebut mencapai level 1 (performed process) dengan kategori atribut process performance mencapai sebagian besar yang dicapai. Penerapan COBIT 5 dengan variabel EDM, dan MEA memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan kualitas layanan pada Universitas Trilogi yang diberikan melalui sistem informasi akademik, sedangkan variabel DSS tidak berpengaruh terhadap peningkatan kualitas layanan pada Universitas Trilogi yang diberikan melalui sistem informasi akademik.
PERAN TAMAN BACAAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN BUDAYA LITERASI Agung Prayogo
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 6, No 2 (2022): Edisi 2
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v6i2.235

Abstract

Pengenalan dan upaya dalam menanamkan kemampuan literasi pada masyarakat akan mempengaruhi karakter, menambah pengetahuan dan sebagai solusi dalam kehidupan. Namun pada nyatanya, minat baca masyarakat masih tergolong rendah. Survei yang dilakukan oleh Perpusnas 2015 menunjukkan bahwa hanya 35% aktivitas untuk membaca, artinya masyarakat hanya membaca buku sekitar 2 jam per hari, sedangkan 65% lainnya adalah aktivitas selain membaca seperti menonton TV dan bermain smartphone. Tulisan ini menggunakan tipe penelitian kualitatif dekskriptif. Penelitian ini bertujuan agar TBM atau Taman Bacaan Masyarakat salah satu lembaga nonformal yang menyediakan sarana bahan bacaan bagi masyarakat dan pendidikan karakterter kepada anak-anak untuk mengenalkan dan mengembangkan literasi, pengetahuan, dan andil dalam membentuk karakter anak-anak. Hasilnya TBM sebagai fasilitator bacaan masyarakat akan membentuk karakter kepemimpinan anak melalui aktivitas-aktivitas yang dilakukan seperti membaca buku-buku Islami mengenai kepemimpinan Rasulullah, pendidikan karakter, aturan bermasyarakat, bersilahturahmi dengan sebayanya, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan literasi kepada masyarakat dan mendukung program pemerintah Gerakan Literasi Nasional (GLN).
STRATEGI PENGEMBANGAN LAYANAN ANAK DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA ANAK DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI SUMATERA BARAT DI MASA PANDEMI COVID-19 Siti Hafifah; Yona Primadesi
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 6, No 1 (2022): Edisi 1
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v6i1.231

Abstract

This study aims to find out what strategies are carried out in children's services to increase children's interest in reading at the Archives and Library Office of West Sumatra Province during the covid-19 pandemic. This research is a qualitative research with a descriptive approach. There are 2 informants in this study, namely primary informants and secondary informants. The main informants in this study were 12 people with details, one child librarian, head of the library development and development section, head of library services, three parents of children, and six children representing kindergarten, elementary and junior high schools. Data collection techniques were carried out by interview, observation, and documentation methods. This study used validation techniques which included extended participation, persistence of observation and triangulation. The results of this study indicate that (1) due to the COVID-19 pandemic, children's interest in reading has decreased in Children's Services at the Archives and Library Office of West Sumatra Province, this is seen based on indicators of children's reading interest, namely; reading frequency level, reading pleasure level, reading encouragement, reading awareness and quantity of reading sources. (2) there needs to be a strategy in developing children's services in increasing children's reading interest, namely by developing human resources or library managers, developing facilities, developing collections, and kids corner services. (3) during the new normal, children's reading interest increases, this can be seen based on indicators of reading interest and existing visitor books.
PENERAPAN BAURAN PROMOSI PADA TAMAN BACAAN MASYARAKAT RUANG BACA RIMBA BULAN KOTA PADANG PANJANG Fani Alivia; Nurizzati Nurizzati
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 6, No 2 (2022): Edisi 2
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v6i2.225

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat kunjungan masyarakat ke TBM Ruang Baca Rimba Bulan Kota Padang Panjang, sehingga berpengaruh terhadap dinamika TBM Ruang Baca Rimba Bulan Kota Padang Panjang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan bauran promosi yaitu periklanan, penjualan personal, insentif, hubungan masyarakat dan publisitas, serta pemasaran langsung pada TBM Ruang Baca Rimba Bulan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Data diperoleh dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miller dan Hubirman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa penerapan bauran promosi dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan minat pengunjung dengan: (a) periklanan dilakukan dengan stiker, spanduk, papan nama, kaos dan media sosial Instagram dan Facebook (b) penjualan personal dilakukan dengan sosialisasi dan literasi tamu; (c) intensif dilakukan melalui pertunjukan musik, kompetisi, doorprize, pameran dan rekrutmen; (d) hubungan masyarakat dan publisitas dilakukan dengan bekerjasama dengan media massa dalam melakukan publisitas yang dipublikasikan di media cetak dan media sosial, menyelenggarakan kegiatan literasi, meningkatkan hubungan antar pengelola, dan menjalin kerjasama dengan instansi pemerintah; (e) pemasaran langsung dilakukan melalui undangan dan whatsapp untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Penerapan bauran promosi belum optimal dilakukan oleh TBM Ruang Baca Rimba Bulan. Hal ini dikarenakan keterbatasan anggaran dan kurangnya tenaga pengelola TBM.
KEGIATAN STORYTELLING MELALUI APLIKASI WHATSAPP SEBAGAI ALTERNATIF MENUMBUHKAN LITERASI DASAR DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KOTA CIREBON Firda Rahmadianty Lestari; Tine Silvana Rachmawati; Elnovani Lusiana
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 6, No 1 (2022): Edisi 1
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v6i1.196

Abstract

Storytelling activities at Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon have switched to using the WhatsApp application since the Covid-19 pandemic. This initiative is one of the alternatives to cultivate basic literacy even in limited conditions. This study aims to determine the implementation of storytelling activities through WhatsApp application at Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon and its application based on the basic literacy model. The research method used is qualitative with a case study approach. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, documentation, and literature study. The results of this study indicate that the implementation of storytelling activities through WhatsApp application is carried out in four stages, namely opening, storytelling activities, crafting activities, and closing. This activity is also implemented based on the basic literacy model proposed by (Ferguson, n.d.) with four components, including reading & writing, speaking & listening, counting & calculating, and perception & drawing. The application is carried out with various activities according to its components, where there are different interests and developments among storytelling participants. From this research, it can be concluded that the WhatsApp application can be an alternative media to carry out storytelling activities in cultivate basic literacy.

Page 9 of 11 | Total Record : 106