cover
Contact Name
Andi Mushawwir
Contact Email
mushawwir@unpad.ac.id
Phone
+6281211211811
Journal Mail Official
jnttip.unpad@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan
ISSN : -     EISSN : 27157636     DOI : https://doi.org/10.24198/jnttip
Jurnal NTTIP merupakan jurnal ilmiah, mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan riview berkaitan dengan ilmu nutrisi ternak tropis dan teknologi pakan. Meliputi seluruh aspek kimia, biokimia dan fisiologi sebagai dampak pemberian pakan, bioteknologi pakan dan hijauan bahan pakan, serta teknologi manufaktur pengolahan pakan, dalam lingkup kajian di daerah tropis.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2019)" : 5 Documents clear
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KEPEL (Stelechocarpus burahol) TERHADAP KADAR KOLESTEROL DARAH DAN TELUR PUYUH (Coturnix-coturnix japonica) Ismara Ayunda Ramadhina; Lovita Adriani; Endang Sujana
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.762 KB) | DOI: 10.24198/jnttip.v1i1.25429

Abstract

Penelitian dengan judul “Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kepel (Stelechocarpus burahol) Terhadap Kadar Kolesterol Darah Dan Telur Puyuh (Coturnix-coturnix japonica)” telah dilaksanakan pada bulan Juni-September 2019 di Pusat Pembibitan Puyuh Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, dan Laboratorium Fisiologi dan Biokimia, Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar kolesterol darah dan telur (yolk) puyuh yang diberi perlakuan ekstrak daun kepel (Stelechocarpus burahol). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Terdapat 20 unit perlakuan yang terdiri atas 5 perlakuan dan 4 ulangan, dengan dosis perlakuan ekstrak daun kepel yaitu : P0 = 0 mg/kgBB, P1 = 200 mg/kgBB, P2 = 300 mg/kgBB, P3 = 400 mg/kgBB, dan P4 = 500 mg/kgBB. Puyuh yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 80 ekor. Hasil penelitian menunjukkan kadar koelsterol darah pada setiap perlakuan tidak berbeda nyata (P>0,05), tetapi berbeda nyata (P<0,05) terhadap kadar kolesterol telur. Kesimpulan yang dapat diambil ialah pemberian ekstrak daun kepel (S. burahol) belum mampu menurunkan kadar kolesterol darah, namun pada dosis 200 mg/kgBB dapat menurunkan kadar kolesterol telur.
PROFIL ENZIM TRANSAMINASE AYAM RAS PETELUR YANG DIBERI KITOSAN IRADIASI Arvina Dinana; Diding Latipudin; Darmawan Darwis; Andi Mushawwir
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.961 KB) | DOI: 10.24198/jnttip.v1i1.25425

Abstract

Lima puluh ekor ayam ras peterlur fase layer telah digunakan dalam penelitian ini, selama tiga bulan, bertempat di salah satu peternakan ayam ras petelur, Desa Sukarapih, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Analisis darah dilakukan di Laboratorium Fisiologi dan Biokimia Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Kitosan Iradiasi terhadap profil enzim transaminase pada ayam ras petelur. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan uji ortogonal polinomial. Terdapat lima jenis perlakuan, P0 = ayam petelur yang tanpa diberi Kitosan, P1= ayam petelur yang diberi Kitosan 150 ppm, P2 = ayam petelur yang diberi Kitosan 200 ppm, P3 = ayam petelur yang diberi Kitosan 250 ppm, dan P4 = ayam petelur yang diberi Kitosan 300 ppm. Berdasarkan hasil analisis statistik menunjukkan bahwa pemberian Kitosan iradiasi berbeda nyata (p<0,05) pada jumlah SGOT dan SGPT.
KARAKTERISTIK FISIK LIMBAH PADAT PEMBUATAN TEPUNG AREN (Arenga pinnata Merr) HASIL FERMENTASI ANAEROB DENGAN ADITIF MOLASES, LUMPUR KECAP DAN UREA Alamsyari .; Mansyur .; Iman Hernaman; Iin Susilawati; Nyimas Popi Indriani; Romi Zamhir Islami; Tidi Dhalika
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.342 KB) | DOI: 10.24198/jnttip.v1i1.25424

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan zat aditif terhadap karakteristik fisik limbah padat pembuatan tepung aren hasil fermentasi anaerob. Penelitian silakukan secara eksperimental dengan menggunakan rancangan acaak lengkap dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan tersebut adalah P1 = 5% molasses, P2 5% lumpur kecap, P3 = 1% urea, P4 = 5% molasses + 1% urea, P5 = 5% lumpur kecap + 1% urea. Data yang terkumpula dilakukan analisis dengan uji Kruskal-Wallis. Hasil menunjukan bahwa perlakuan memberikan pengaruh terhadap warna, aroma, tekstur, dan rasa, dengan penggunaan molasses sebanyak 5% memberikan hasil yang terbaik. Kesimpulan, penggunaan molasses 5% memberikan karakteristik fisik terbaik pada fermentasi anaerob pada limbah padat pembuatan tepung aren. 
DAMPAK PEMBERIAN TEPUNG BAWAH PUTIH TERHADAP PROFIL LIPID LIVER DAN PLASMA DARAH PUYUH YANG MENGALAMI CEKAMAN PANAS Eli Sahara; Sofia Sandi; Meisji Liana Sari
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.857 KB) | DOI: 10.24198/jnttip.v1i1.25426

Abstract

Temperatur yang tinggi penyebabkan penurunan fungsi fisiologis dan metabolisme nutrien, sehingga berdampak terhadap penurunan produksi dan pengaturan panas tubuh. Penambahan bahan alamiah seperti tepung bawang putih merupakan salah satu teknik untuk menanggulangi dampak buruk stres panas tersebut. Dua ratus ekor puyuh berjenis kelamin betina, dengan rata-rata berat badan 124,52±4,13 g, berumur 12 minggu, telah digunakaan dalam percobaan ini, untuk mengkaji dampak penambahan tepung bawang putih dalam ransum terhadap profil lipid liver dan plasma darah puyuh. Sampel ternak puyuh dibagi kedalam empat group perlakuan, masing-masing 50 ekor. Perlakuan percobaan, terdiri dari kelompok puyuh dengan penambahan tepung bawang putih masing- masing 5, 30, 55 dan 80 g/kg ransum. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan pemberian tepung bawang putih mampu menurunkan profil lipid tapi tetap meningkatkan HDL meskipun dalam keadaan stress panas. Tepung bawang putih memiliki peran penting dalam mencegah perubahan metabolisme lipid secara berlebihan, sehingga secara keseluruhan mampu menurunkan lipid, tapi transportasi lipid ke liver tetap dipertahankan melalui peran HDL.
PENGARUH PEMUPUKAN NITROGEN TERHADAP PRODUKSI DAN KUALITAS HIJAUAN KACANG KORO PEDANG (Canavalia gladiata) Maulidiah Lutfiani Safira; Henry Adhi Kurniawan; Ana Rochana; Nyimas Popi Indriani
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.728 KB) | DOI: 10.24198/jnttip.v1i1.25427

Abstract

Penelitian produksi dan kualitas hijauan pakan tanaman legum koro pedang (Canavalia gladiata) dengan pemberian berbagai dosis pupuk urea, telah dilaksanakan di Laboratorium Tanaman Makanan Ternak dan Laboratorium Nutrisi Ternak Ruminansia dan Kimia Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemupukan dosis urea terhadap produksi dan kualitas hijauan tanaman koro pedang dan juga mengetahui dosis pupuk urea terhadap produksi dan kualitas hijauan tanaman koro pedang. Penelitian menggunakan metode eksperimental dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 kali pengulangan. Perlakuan yang dilakukan adalah pemupukan urea dengan dosis 0, 50, 100, 150, dan 200 kg/ha. Peubah yang diamati meliputi produksi (berat segar dan berat kering) dan kualitas (Protein kasar dan Serat Kasar) hijauan tanaman koro pedang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan sidik ragam dan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian berbagai dosis pupuk urea pada koro pedang memberikan hasil produksi yang sama tetapi kandungan protein kasar dan serat kasar berbeda. Pemupukan 50 kg/ha pada koro pedang telah memenuhi syarat sumber hijauan ruminansia dengan kandungan protein kasar sebesar 27,13 %, kandungan serat kasar 20,56%, hemat pupuk urea, rhizobium dapat bekerja maksimal, kesuburan tanaman koro pedang dan tanah tetap terjaga.

Page 1 of 1 | Total Record : 5