cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 2,344 Documents
Rekayasa Pakan Fungsional Untuk Produksi Ayam Petelur Afkir dalam Penguatan Program MBG dan Green Economy Rikardo Silaban; Agung Adi Candra; Riko Noviadi; Dina Tri Marya
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13183

Abstract

Perunggasan merupakan usaha budidaya yang sangat diminati oleh masyarakat dan industri. Hal ini disebabkan oleh periode produksi yang lebih singkat dibandingkan ternak ruminansia, sistem pemeliharaan yang praktis dan pangsa pasar yang luas. Sektor peternakan berkontribusi sampai 80.77% terhadap penyediaan pangan nasional dimana produksi unggas menyumbang 60% dari total produksi terhadap PDB peternakan dengan status supply-demand yang mengalami peningkatan sebesar 5.09-7.47%. Seiring dengan potensi produk hasil pengolahan ternak unggas tentunya dapat menjadi solusi dalam penyediaan pangan asal hewani khususnya dalam mendukung program makan bergizi gratis (MBG). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak teknik rekayasa pakan fungsional melalui pendekatan suplementasi tepung herbal andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC) terhadap performa ayam petelur afkir pasca lost-management.  Penelitian didesain dengan 4 ransum yang berbeda dengan level suplementasi tepung herbal andaliman (THA) berbeda diantaranya 0%, 1.5%, 2%, dan 2.5%. Masing-masing pakan perlakuan diujikan secara in vivo selama 1 bulan setelah proses adaptasi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan dengan setiap unit percobaan menggunakan 5 ekor ayam petelur afkir strain ISA Brown berumur 92 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan penambahan THA 2% berpengaruh nyata terhadap performa produksi telur harian (hen day production) dengan peningkatan sampai 22.86%, peningkatan IOFC 17.19%, konversi ransum dan produksi massa telur. Sementara, suplementasi THA 1.5-2% tidak nyata mempengaruhi konsumsi ransum selama penelitian. Kesimpulan dari penelitian yaitu penambahan tepung herbal andaliman dalam ransum komersial dapat memulihkan produktivitas pasca lost-management dan secara ekonomi dapat menguntungkan peternak
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS SAPI POTONG MELALUI INTRODUKSI PAKAN SILASE BERBASIS LIMBAH UBI KAYU TERHADAP RESPON METABOLIK Linsdeyola Hadasa; Angelia Utari Harahap; Zakiyah Nasution
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12766

Abstract

Kebutuhan pakan hijauan makanan ternak (HMT) akan makin meningkat pula, sementara ketersediaan areal tanaman hijauan makanan ternak relatif terbatas. Selain HMT yang diterbatas jumlahnya, masih banyak tanaman dalam bentuk hijauan yang bisa diolah menjadi pakan ternak sapi, salah satunya adalah limbah pertanian yang banyak ditemui limbah daun ubi kayu. Untuk meningkatkan  nilai nutrient kulit ubi kayu digunakan dalam bentuk teknologi silase. Tujuan penelitian ini berupa melihat respon metabolik dari peningkatan produktivitas sapi potong dengan pemberian silase limbah ubi kayu. Metode penelitian menggunakan rancangan percobaan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan secara in vivo, yang terdiri dari Perlakuan A (Kontrol), perlakuan B (Silase limbah ubi kayu 60%+Konsentrat 40%), perlakuan C (Silase limbah ubi kayu 70%+Konsentrat 30%), dan perlakuan D (Silase limbah ubi kayu 80%+Konsentrat 20%), menggunakan 4 ternak sapi PO. Parameter yang diamati berupa pertambahan bobot badan harian, efisiensi ransum, kadar kolesterol, protein total, glukosa, dan Kalsium (Ca). Hasil penelitian menunjukkan level pemberian perlakuan C terbaik terhadap peningkatan bobot badan 20,25 g/e/h, nilai efisiensi ransum 12,65%, kadar kolesterol 65,24 mg/dl, kadar glukosa 14,86 mg/dl, kadar protein total 7,27 g/dl,  dan kalsium 1,21 mg/dl. Kesimpulan ini menunjukkan respon metabolik terbaik dari peningkatan produktivitas sapi potong dari introduksi silase limbah ubi kayu
Analisis Pemanfaatan Media ICT Dalam Pembelajaran Biologi Dan Implikasinya Bagi Efektivitas Belajar Siswa Kelas X Di SMAN 1 Batang Kuis Irene Putri Dinanti Manurung; Judika Agnesia Purba; Adelina Dwi Nita Silalahi; Stephani Damayanti Sinaga; Widya Arwita; Rizal Mukra
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media pembelajaran berbasis Information and Communication Technology (ICT) dalam pembelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Batang Kuis. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan desain sequential explanatory. Data kuantitatif diperoleh melalui angket skala Likert kepada 40 siswa dan dianalisis secara deskriptif, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara guru Biologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ICT berada pada kategori baik dengan persentase 76,5%. ICT mampu meningkatkan pemahaman, motivasi, dan keaktifan siswa melalui penyajian materi yang lebih menarik dan interaktif. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan fasilitas dan akses teknologi
Penggunaan Alkohol Daur Ulang Dengan Metode Distilasi Adsorben Pada Proses Pengendapan Pektin Dari Kulit Jeruk Mhd Nuh; Muji Paramuji; Mahyu Danil; Wan Bahroni Jiwar Barus; Miranti Miranti; Aprilawati Sitompul
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11732

Abstract

Daur ulang alkohol merupakan solusi strategis untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan dalam proses produksi berbasis pelarut, khususnya pada ekstraksi dan pengendapan pektin dari kulit buah jeruk manis (Citrus sinensis). Dalam proses pengolahan pektin, etanol digunakan sebagai agen pengendap utama, namun sifatnya yang volatil dan mahal membuat penggunaannya secara berulang menjadi tantangan tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas daur ulang alkohol menggunakan metode distilasi adsorben serta mengkaji pengaruh jenis dan jumlah adsorben terhadap kualitas pektin yang dihasilkan. Dua jenis adsorben yang digunakan yaitu silika gel dan zeolit sintetis 3A, dengan variasi konsentrasi 0%, 10%, 20%, dan 30% terhadap alkohol destilat sebanyak 500 ml. Proses daur ulang diawali dengan distilasi alkohol sisa selama 100 menit pada suhu 100 °C, dilanjutkan dengan pemurnian menggunakan adsorben melalui refluks selama 60 menit. Alkohol hasil pemurnian kemudian digunakan kembali untuk proses pengendapan pektin dari larutan ekstrak kulit jeruk yang telah diproses menggunakan HCl 0,2 N. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemurnian alkohol dengan zeolit menghasilkan kadar alkohol yang lebih tinggi dibandingkan silika gel, yang berdampak signifikan pada peningkatan mutu pektin. Peningkatan jumlah adsorben terbukti menaikkan kadar metoksil dan kadar galakturonat pada pektin. Perlakuan terbaik diperoleh pada zeolit 30%, dengan kadar metoksil sebesar 8,26% dan kadar galakturonat sebesar 67,57%, keduanya memenuhi standar mutu pektin berdasarkan International Pectin Producers Association (IPPA).Secara keseluruhan, metode distilasi adsorben terbukti efektif dalam memurnikan alkohol sisa untuk digunakan kembali dalam proses pengendapan pektin. Hal ini tidak hanya meningkatkan kualitas produk akhir, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap efisiensi biaya dan pengurangan limbah
Peran Nilai-Nilai Islam Dalam Membangun Resiliensi Generasi Z : Studi Kasus Desa Kadungrejo Slamet Efendi; Maulid Agustin
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12883

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa dampak signifikan terhadap kehidupan Generasi Z, terutama dalam aspek identitas, kesehatan mental, dan tekanan sosial akibat penggunaan media sosial yang masif. Kondisi ini menuntut adanya resiliensi agar remaja mampu bertahan dan beradaptasi secara sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran nilai-nilai Islam dalam membangun resiliensi Generasi Z di Desa Kedungrejo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi dipahami remaja sebagai kemampuan bangkit dari tekanan hidup dengan dukungan nilai-nilai Islam seperti sabar, istiqamah, syukur, dan tawakal. Faktor pendukung utama resiliensi meliputi peran keluarga sebagai sistem dukungan primer, hubungan sehat dengan teman sebaya, serta keterlibatan aktif dalam komunitas keagamaan. Sebaliknya, hambatan resiliensi muncul dari distraksi media sosial, beban akademik, ketidakpastian pasca kelulusan, dan rendahnya pemahaman agama. Optimalisasi peran keluarga, komunitas keagamaan, serta literasi digital berbasis nilai Islam dipandang strategis untuk memperkuat ketahanan mental, sosial, dan spiritual Generasi Z. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan, lingkungan sosial, dan praktik digital sebagai fondasi pembentukan resiliensi remaja di era globalisasi
Eksplorasi Keterlaksanaan Model Problem Based Learning Pada Materi Biologi Kelas Xi Di SMA Negeri 5 Medan t.p 2024/2025 Naziha Amanda; Widya Arwita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan model PBL pada materi biologi kelas XI SMA Negeri 5 Medan T.P 2024/2025.Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 5 Medan yang beralamat di jalan Pelajar No.17, Teladan Timur., Kec. Medan Kota.Dalam penelitian ini peneliti menggunakan penelitian kualitatif. Penelitian untuk memahami fenomena manusia atau sosial.Hasil penelitian ini disajikan berdasarkan pelaksanaan model Problem Based Learning pada mata pelajaran biologi. Materi yang dipilih yaitu sistem saraf pada manusia. Data utama diperoleh dari hasil penilaian dokumen hasil observasi dan angket yang berfokus pada pelaksanaan Problem Based Learning. Selanjutnya, data tersebut dianalisis guna memberikan gambaran tentang keterlaksanaan model Problem Based Learning (PBL).Model pembelajaran berbasis masalah (PBL) pada materi biologi sistem saraf pada manusia ditinjau dari pelaksanaaan tergolong baik. Pelaksanaan model PBL telah sesuai dengan sintaks pembelajaran berbasis masalah, baik dari segi aktivitas guru maupun siswa. Hal ini dibuktikan dengan observasi dan angket yang menunjukkan bahwa guru mengarahkan siswa pada lima tahapan utama PBL (orientasi masalah, pengorganisasian, investigasi, presentasi, dan refleksi). Guru aktif sebagai fasilitator, sementara siswa terlibat aktif dalam diskusi, kerja kelompok, dan pemecahan masalah kontekstual. Hambatan utama dalam pelaksanaan model PBL adalah keterbatasan waktu untuk memberikan evaluasi dan refleksi
Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Ketidaknyamanan Pada Ibu Hamil Trimester III Di Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kiri Riau Reni Afriyani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12047

Abstract

Pengaruh Prenatal Yoga terhadap Ketidaknyamanan pada Ibu Hamil Trimester Ketiga di Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kiri, 2025. Latar Belakang: Ketidaknyamanan selama trimester ketiga kehamilan adalah kondisi umum yang dialami oleh ibu hamil karena perubahan fisiologis seperti nyeri punggung, kaki bengkak, gangguan tidur, dan kelelahan. Prenatal yoga dikenal sebagai intervensi nonfarmakologis yang membantu mengurangi ketidaknyamanan tersebut. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap ketidaknyamanan pada ibu hamil trimester ketiga di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Kampar Kiri tahun 2025. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 10 ibu hamil trimester ketiga yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner skala likert untuk mengukur tingkat ketidaknyamanan sebelum dan sesudah intervensi prenatal yoga. Uji normalitas dilakukan dengan menggunakan uji Shapiro-Wilk, dilanjutkan dengan uji Wilcoxon karena distribusi data tidak normal. Hasil Penelitian: Rata-rata skor ketidaknyamanan sebelum prenatal yoga adalah 26,80, dan setelah intervensi menurun menjadi 18,10. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan efek signifikan prenatal yoga dalam mengurangi ketidaknyamanan pada ibu hamil trimester ketiga. Kesimpulan: Prenatal yoga terbukti efektif dalam mengurangi tingkat ketidaknyamanan pada ibu hamil trimester ketiga. Disarankan agar prenatal yoga dimasukkan sebagai program rutin atau praktik yang disarankan dalam layanan antenatal di PMB atau fasilitas kesehatan lainnya
Synthesis and Application of Deep Eutectic Solvents for the Deacidification of Waste Cooking Oil: A Pathway to High-Quality Biodiesel Mutiara Putri; Leila Kalsum; Aida Syarif
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13036

Abstract

This study investigates the synthesis and application of deep eutectic solvents (DESs) for deacidifying waste cooking oil (WCO) to produce high-quality biodiesel. The research addresses conventional biodiesel production's economic and environmental challenges by using WCO as a cost-effective feedstock and employing DESs as a greener alternative to traditional solvents. DESs are biodegradable, have low toxicity, and can be easily prepared by mixing a hydrogen bond donor (HBD) and a hydrogen bond acceptor (HBA). The study synthesized DES using Choline Chloride (ChCl) as the HBA and ethylene glycol (EG) as the HBD at a constant temperature of 60° C and variable stirring rates of 150 and 200 rpm. Five different molar ratios of ChCl to EG were tested: 1:1, 1:2, 1:4, 1:6, and 1:8. The effectiveness of the DESs was evaluated based on their ability to remove free fatty acids (FFAs) from WCO, with DES 2 (1:2 molar ratio) and DES 3 (1:4 molar ratio) showing the highest adsorption efficiencies. The research also characterized the resulting biodiesel, comparing key properties such as cetane number, sulfur content, and flash point to established standards. The results show that increasing the DES concentration significantly enhances the removal of FFAs, with DES 2 achieving an 84% efficiency and DES 3 achieving an 83% efficiency at a 1:6 WCO: DES molar ratio. DES treatment consistently improved key fuel properties: the cetane number increased, while sulfur content and total acid number (TAN) were significantly reduced. DES 3 emerged as the most effective solvent, yielding the highest cetane number (56.3), lowest sulfur content (18 ppm), and lowest TAN (0.12 mgKOH/g) at the 1:6 molar ratio. While DES treatment reduced the fuel's flash point, the overall benefits of producing a cleaner, higher-quality fuel outweigh this concern. This research confirms that DESs provide a sustainable and practical pathway for producing high-quality biodiesel from waste cooking oil
Pengaruh Aromaterapi Kulit Jeruk Terhadap Intensitas Mual Muntah Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Sei Semayang Adelina Fitri Tanjung; Martaulina Sinaga; Eka Ristin Tarigan; Rahmi Wahida Siregar; Nadiyah Salsabila; Lissa Sofia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i2.14021

Abstract

Kehamilan merupakan proses fisiologis yang disertai berbagai perubahan fisik, fisiologis, dan psikologis. Salah satu perubahan fisiologis pada trimester pertama adalah peningkatan hormon Human Chorionic Gonadotropin (hCG) yang dapat menyebabkan mual dan muntah. Penelitian inibertujuan untuk melihat Pengaruh Aromaterapi Kulit Jeruk Terhadap Intensitas Mual Muntah Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Sei Semayang. Aromaterapi bekerja melalui stimulasi sistem penciuman yang memengaruhi sistem limbik di otak sehingga dapat memberikan efek relaksasi, menurunkan kecemasan, dan membantu mengurangi sensasi mual. Berbagai jenis minyak atsiri, seperti jahe, lemon, dan jeruk, telah digunakan sebagai terapi komplementer untuk mengurangi keluhan mual pada ibu hamil.Kulit jeruk mengandung minyak atsiri, terutama limonene, yang memiliki aroma segar dan memberikan efek menenangkan pada sistem saraf. Setelah dilakukan penelitian dengan Judul Pengaruh Aromaterapi Kulit Jeruk Terhadap Intensitas Mual Muntah pada Ibu Hamil di Puskesmas Sei Semayang maka disimpulkan ada Hasil uji Paired t-test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa aromaterapi kulit jeruk berpengaruh signifikan dalam menurunkan intensitas mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama. Efektivitas aromaterapi kulit jeruk diduga berkaitan dengan kandungan minyak atsiri, terutama limonene, yang memberikan efek relaksasi, menenangkan sistem saraf, dan mengurangi sensasi mual melalui stimulasi sistem penciuman
Analisis Pemahaman Siswa SD Terhadap Materi FPB Dan KPK Di SD Negeri 066429 Medan Marelan Amelya Cantika; Umi Kalsum; Putri Pratiwi; Vicky Robianto Aritonang; Weni Widya Asriati; Nur Tri Julia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12280

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis Tingkat pemahaman siswa terhadap materi kelipatan Persekutuan terkecil (KPK) dan faktor persekutuan terbesar (FPB) dikelas IV-A SD Negeri 066429 Medan Marelan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman siswa terhadap materi KPK dan FPB masih tergolong rendah dan banyak siswa mengalami kesulitan dalam menggunakan metode pohon faktor, serta belum memahami konsep dasar seperti bilangan prima, kelipatan dan faktor. Faktor penyebabnya meliputi pendekatan pembelajaran yang kurang variativ dan minimnya pengulangan serta penerapan soal kontekstual. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan pembelajaran tambahan lebih konteks dan interaktif karena siswa mudah mengetahui materi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi refrensi dan bahan evaluasi bagi guru dalam merancang metode pembelajaran yang lebih efisien yang membantu siswa memahami matematika dengan lebih baik