cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 2,344 Documents
Pengaruh Penerapan Self Management Dietary Behaviors (SMDB) Pada Mahasiswa Baru Terhadap Tingkat Stress dan Pola Makan Sehat Andriani Mei Astuti; Insanul Firdaus; Fadhilla Fadhilla; Firdausi Nuzulla
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13082

Abstract

Masa kuliah merupakan fase krusial dalam pembentukan kebiasaan makan yang akan terbawa hingga dewasa. Mahasiswa sering dihadapkan pada pola makan tidak sehat, seperti konsumsi makanan cepat saji, rendah buah dan sayur, dan tinggi gula/lemak. Data WHO (2024) menyebutkan bahwa 45–55% mahasiswa di Asia Tenggara memiliki perilaku diet yang buruk, sedangkan Riskesdas (2023) menemukan lebih dari 40% remaja di Indonesia tidak memenuhi anjuran konsumsi buah dan sayur. Pola makan tidak sehat dan tingginya tingkat stres dapat meningkatkan risiko penyakit kronis di usia muda. Pendekatan Self-Management Dietary Behaviors (SMDB) dalam penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh self management dietary behaviour (SMDB) pada  mahasiswa baru terhadap tingkat stress dan pola makan. Metode penelitian ini merupakan quasi-experimental dengan desain cross-sectional. Instrumen penelitian berupa kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) dan Healthy Eating Index (HEI) untuk menilai pola makan dan SMDB yang telah tervalidasi. Analisis statistic menggunakan uji Chi-Square dengan signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan SMDB (p = 0,002), di mana mahasiswa dengan SMDB sedang hingga tinggi cenderung memiliki pola makan lebih sehat, sedangkan pola makan buruk lebih banyak ditemukan pada mahasiswa dengan SMDB rendah. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan perencanaan, monitoring, dan kontrol diri berperan penting dalam membentuk pola makan sehat. Penelitian ini memberikan implikasi bagi dunia keperawatan untuk mengembangkan intervensi edukatif berbasis self-management guna meningkatkan perilaku makan sehat pada mahasiswa baru
Pengaruh Model Inquiri Terbimbing Berbasis Lingkungan Sekolah Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VII Pada Materi Klasifikasi Makluk Hidup Di SMP Negeri 16 Kupang Yuliana Tupa Aran; Getrudis Wilhelmina Nau
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Inkuiri Terbimbing berbasis lingkungan sekolah terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup di SMP Negeri 16 Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen melalui desain One Group Pretest–Posttest. Sebelum perlakuan diberikan, peserta didik mengikuti pretest untuk mengukur kemampuan awal, kemudian dilaksanakan pembelajaran menggunakan model Inkuiri Terbimbing yang memanfaatkan objek-objek nyata di lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Setelah pembelajaran berakhir, peserta didik diberikan posttest untuk mengetahui peningkatan penguasaan konsep. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan, ditunjukkan oleh peningkatan skor pretest ke posttest serta nilai N-Gain rata-rata sebesar 0,75 yang termasuk kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa model Inkuiri Terbimbing berbasis lingkungan sekolah efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup. Dengan demikian, model ini dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan keterlibatan aktif siswa dan pemahaman konsep secara lebih mendalam..
Uji Aktivitas Anti Oksidan Fraksi Etil Asetat Bunga Kecombrang (Etlingera elatior) Dengan Metode DPPH Lidia Klorida Barus; Sofia Eliasari Bangun; Masria Phetheresia Sianipar
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12798

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan fraksi etil asetat bunga jahe obor (Etlingera elatior) menggunakan metode DPPH. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental melalui ekstraksi dan fraksinasi sampel, kemudian dilakukan pengujian menggunakan spektrofotometri UV-Vis untuk menentukan nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan potensi antioksidan yang kuat dari fraksi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di laboratorium. Sampel bunga jahe obor diekstraksi menggunakan etanol 96%, kemudian difraksinasi dengan pelarut n-heksana, etil asetat, dan etanol. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH dan dianalisis menggunakan spektrofotometri UV-Vis untuk menentukan nilai IC50 fraksi etil asetat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat bunga jahe obor memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat. Nilai IC50 yang diperoleh berada di bawah 50 µg/mL, menunjukkan kemampuan yang tinggi dalam menangkal radikal bebas. Aktivitas ini dikonfirmasi melalui pengujian DPPH dan analisis menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah fraksi etil asetat dari bunga jahe obor memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC50 kurang dari 50 µg/mL. Rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut meliputi isolasi senyawa aktif spesifik dan pengembangan potensi bunga jahe obor sebagai bahan dasar untuk produk herbal atau suplemen kesehatan alami dan aman
SENI DIPLOMASI DAN RETORIKA MANGALEHEN HATA DALAM TRADISI PERUNDINGAN MAHAR PATOBANG HATA MANDAILING Azwa Khalisa Nasution; Safira Ayesha Ismaidini; Nailah Faizah S Rambe; Putri Anggini; Hoirina Pulungan; Fitriani Lubis
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seni diplomasi dan retorika mangalehen hata dalam tradisi perundingan mahar patobang hata pada masyarakat Mandailing. Praktik ini merupakan proses musyawarah adat yang menggunakan bahasa kiasan, peribahasa, dan strategi komunikasi tidak langsung untuk menjaga keharmonisan antar keluarga serta menghindari konflik. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dan wawancara mendalam, penelitian ini membedah bagaimana nilai-nilai kearifan lokal seperti kesantunan, penghormatan, dan martabat keluarga diwujudkan dalam tutur kata tokoh adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terjadi pergeseran gaya komunikasi pada generasi muda yang cenderung lebih sederhana dan praktis akibat modernisasi, nilai-nilai inti dalam retorika tersebut tetap dipertahankan sebagai media pelestarian budaya. Secara keseluruhan, mangalehen hata berfungsi sebagai instrumen penting dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat hubungan kekerabatan masyarakat Mandailing melalui negosiasi simbolik yang bijaksana
Keanekaragaman Jenis Burung di Kawasan Jaboi Kecamatan Sukajaya Kota Sabang Aceh Muzkiati Muzkiati; Samsul Kamal; Rizky Ahadi; Elita Agustina; Nafisah Hanim
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11635

Abstract

This study aims to identify bird species and analyze the diversity, species richness, evenness, and dominance of birds in the Jaboi area, Sukajaya District, Sabang City. The method used was direct survey through visual observation and recording of birds found across various habitat types during the study period. The results revealed 21 bird species from 13 families with a total of 128 individuals. The house sparrow (Passer domesticus) was the most abundant species with 30 individuals, while some species such as the white-bellied sea eagle (Haliaeetus leucoryphus), spotted dove (Spilopelia chinensis), and emerald dove (Chalcophaps indica) were each represented by only one individual. The family Columbidae dominated the bird population with 19%. The Shannon diversity index (Ĥ) was 2.405, indicating moderate diversity, while the species richness index was 3.916, reflecting a moderate level of richness. The evenness index (E) was 0.803, suggesting a fairly even distribution of individuals across species, categorized as moderate to high. Additionally, the dominance index was 0.401, indicating that no single species dominated the bird community in the area. In conclusion, the Jaboi area in Sukajaya District, Sabang City, exhibits moderate bird diversity and richness with a relatively even distribution of individuals, and no species dominance, reflecting a balanced and stable community structure.
Budaya Kompres Bawang Merah (Allium Ascalonicum L) Sebagai Penagana Demam Pada Batita Pasca Imuniasi Difteri Pertusis tetanus (DPT) di Polindes Desa Sungai Raya Tahun 2025 Sherly Angelina; Nurul Arriza; Luluk Handayani; Lisnawati Lisnawati
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12961

Abstract

Imunisasi Difteri Pertusis tetanus (DPT) merupakan program pemerintah yang wajib diberikan pada anak sebelum usia 1 tahun. Kejadian paska imunisasi DPT biasanya anak akan mengalami demam setelah beberapa jam penyuntikan. Budaya masyarakat dalam menurunkan demam pada anak salah satunya menggunakan kompres bawang merah mengandung senyawa sulfur organic yaitu Allycysteine Sulfoxida (Allin) yang dapat menurunkan demam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui budaya kompres bawang Merah (Allium Ascalonicum L) sebagai penanganan demam pada batita pasca imuniasi DPT. Penelitian Mix Methode penelitian kuantitatif dengan Quasy Eksperimental pre-post test two group dan penelitian Kualitatif menggunakan triagulasi. Populasi sebanyak 24 balita dengan tehnik kuota sampling dan 5 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu tubuh pada bayi demam sebelum diberi intervensi memiliki rata-rata 38,3ºC dan suhu tubuh pada bayi demam sesudah diberi intervensi memiliki rata-rata 38,0ºC dengan selisih 0,3ºC. Adapun nilai P-value0,05 (0,000) sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian kompres bawang merah secara signifikan dapat menurunkan suhu tubuh pada bayi demam pasca imunisasi DPT serta penggunaan kompres bawang merah dalam menurun demam pada bayi lebih mudah diterima dikalangan masyarakat karena sejalan dengan budaya kepercayaan lokal
Keterampilan Literasi Digital Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Suyud Abadi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12279

Abstract

Literasi digital merupakan salah satu kemampuan yang mesti dikuasai oleh mahasiswa dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi revolusi industri 4.0. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan literasi digital mahasiswa pendidikan biologi Universitas Muhammadiyah Pelembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, responden yang dijadikan subyek penelitian adalah mahasiswa pendidikan Biologi Universits Muhammadiyah Palembang angkatan tahun 2021, angkatan tahun 2022 dan angkatan tahun 2023 yang aktif pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025. Pengumpulan data menggunakan teknik angket dengan menggunakan aplikasi google form. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik distribusi frekuensi digunakan untuk menghitung capaian literasi digital mahasiswa dengan cara melihat jumlah responsi mahasiswa yang paling dominan dari kriteria sangat setuju, setuju, kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju. Berdasarkan hasil analisis data, perolehan keseluruhan menjawab paling dominan berada di kriteria setuju, dimana pada indikator keterampilan informasi digital menunjukkan angka 63,46% sehingga dapat dikatakan bahwa mahasiswa sudah memiliki kemampuan dalam mencari informasi, menyeleksi informasi di ruang digital dengan baik. Pada indikator penggunaan alat digital, sebanyak 53,85%, sehingga dapat dikatakan bahwa mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Muhamadiyah Palembang sudah memiliki kemampuan dalam penggunaan alat digital dan pada Indikator keterampilan transformasi digital menunjukkan angka 66,74%, dimana mahasiswa sudah memiliki kemampuan dalam berpikir kreatif, imajinatif, dalam menyebarkan informasi yang di dapat dengan baik, sehingga dengan kenyataan di atas dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas muhammadiyah Palembang telah memiliki kemampuan literasi digital yang baik.
Etnobotani Perumahan Etnis Melayu Langkat Di Tanjung Pura Dan Melayu Pesisir Di Tanjung Balai Sri Kandi Atma Ningtiyas; Tri Harsono
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan mendokumentasikan pengetahuan lokal masyarakat Etnis Melayu di Tanjung Pura (Langkat) dan Tanjung Balai (Asahan) mengenai pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan bangunan rumah tradisional. Model yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnobotani, melalui observasi langsung, wawancara terstruktur dan dokumentasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Melayu di kedua wilayah memanfaatkan berbagai jenis tumbuhan lokal seperti jati (Tectona grandis), kelapa (Cocos nucifera), bambu (Bambusa sp.), nibung (Oncosperma tigillarium), rotan (Calamus spp.) dan nipah (Nypa fruticans) sebagai bahan utama dalam pembangunan rumah panggung. Pemilihan jenis tumbuhan dipengaruhi oleh faktor geografis, ketersediaan lokal, serta kepercayaan dan nilai-nilai budaya. Di Tanjung Pura, pemanfaatan tumbuhan didominasi oleh jenis kayu keras dari hutan daratan, sedangkan di TanjungBalai lebih banyak menggunakan tumbuhan pesisir dan rawa. Pengetahuan ini diwariskan secara turun temurun secara lisan dan sebagai besar belum terdokumentasi secara formal. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelestarian kearifan lokal melalui dokumentasi, pendidikan dan konservasi tumbuhan lokal sebagai upaya menjaga warisan budaya takbenda masyarakat Melayu
Evaluasi Nilai Sun Protection Factor (SPF) Body Lotion Tabir Surya Yang Mengandung Ekstrak Etanol Bonggol Jagung (Zea mays L.) Christica Ilsanna Surbakti; Siti Nurbaya; Nuranti Rumella; Desi Rahmasari Sitompul; Delfiana Agustina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13074

Abstract

Salah satu dampak buruk yang terjadi akibat radiasi sinar matahari (UV) adalah penuaan dini, perubahan warna kulit, kerutan hingga kanker kulit. Bahan yang dapat melindungi kulit dari paparan sinar UV disebut tabir surya atau body lotion. Kemampuan tabir surya untuk melindungi kulit dengan menangkal eritema dinyatakan dengan Sun Protection Factor (SPF). Metode penelitian ini meliputi penyiapan sampel, pengujian karakteristik simplisia, pembuatan ekstrak, skrinning fitokimia, formulasi sediaan, pemeriksaan homogenitas sediaan, pengukuran pH sediaan, pengujian viskositas, uji kelembaban, uji iritasi dan pengujian nilai SPF pada sediaan body lotion ekstrak etanol bonggol jagung (Zea mays L) dengan konsentrasi ekstrak etanol bonggol jagung (Zea mays L) F0 (blanko),  2% (F1), 4% (F2) dan 6% (F3). Hasil  penelitian ini menunjukkan bahwa formulasi 3 (F3) dengan konsentrasi ekstrak bonggol jagung sebesar 6% memiliki nilai kelembaban sebesar 99,11% serta nilai SPF sebesar 25,542±0,4568 (proteksi ultra) merupakan sediaan yang memiliki nilai kelembaban serta nilai SPF yang paling optimal bila dibandingkan dengan formulasi lainnya.sehingga ekstrak etanol bonggol jagung dapat dijadikan sebagai body lotion tabir surya yang dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari (UV)
PENGARUH PEMBERIAN TELUR REBUS DAN MADU TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI KLINIK FATIMAH ALI II Katarina Julike; Irwandi Irwandi; Stefani Anastasia Sitepu; Friska Ernita Sitorus; Siska Anggreni Lubis
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i2.14089

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang umum terjadi dan dapat menyebabkan sejumlah masalah bagi ibu dan janin. Mengonsumsi makanan yang kaya zat besi dan nutrisi lain yang meningkatkan perkembangan hemoglobin, seperti telur rebus dan madu, merupakan salah satu metode non-farmakologis untuk meningkatkan kadar hemoglobin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah mengonsumsi telur rebus dan madu dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia di Klinik Fatimah Ali II, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, pada tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode pretest-posttest satu kelompok dalam desain penelitian pra-eksperimental. Pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling) digunakan untuk mengidentifikasi 18 ibu hamil anemia sebagai sampel. Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai Z sebesar -4,066 dan nilai p sebesar 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa mengonsumsi telur rebus dan madu dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia secara signifikan secara statistik. Kadar hemoglobin meningkat pada semua responden (100%) setelah intervensi. Kesimpulannya, mengonsumsi telur rebus dan madu secara signifikan meningkatkan kadar hemoglobin pada pasien hamil dengan anemia di Klinik Fatimah Ali II pada tahun 2026. Hal ini menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan tersebut mungkin merupakan pengobatan non-farmakologis potensial untuk anemia selama kehamilan.