cover
Contact Name
Cipta Ramadhani
Contact Email
ramadhani.cipta@gmail.com
Phone
+6285253832182
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Gedung B, Jurusan Teknik Elektro, Fak. Teknik Universitas Mataram Jl. Majapahit 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Dielektrika : Jurnal Ilmiah Kajian Teori dan Aplikasi Teknik Elektro
Published by Universitas Mataram
ISSN : 20869487     EISSN : 2579650X     DOI : https://doi.org/10.29303/dielektrika
The Aims and scope of the Dielektrika are Power System, Telecommunication, electronics and computer of informatics, including: Electrical Power Systems, High Voltage Technology, Renewable Energy, Power Electronics, Sensing and Automation, Telecommunication system and technique, Signal Processing, Image Processing, Internet of Things, Artificial Intelligence, Data Science Analytic, Biomedical Engineering.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2015): DIELEKTRIKA" : 12 Documents clear
SISTEM MANAJEMEN ENERGI PADA MOBIL LISTRIK SOLAR CELL Selamat Muslimin
DIELEKTRIKA Vol 2 No 2 (2015): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.456 KB)

Abstract

ABSTRAK Manajemen energi pada mobil listrik dengan bantuan sensor arus ACS712 sebagai pengukur arus kontinyu pada accu dan voltage divider sebagai sensor tegangan untuk mengukur level tegangan pada accu, kedua sensor tersebut berfungsi untuk mengukur kapasitas energi terpakai dan tersimpan pada accu. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan penelitian dan memanfaatkan kapasitas pada accu untuk data kapasitas energi pada mobil listrik.Pada sisialat,terdapat sebuah perangkat pendeteksi keamanan accu sebagai sumber energi pada mobil listrik, sesuai nilai sensor arus ACS712 dan rangkaian Voltage Diveder yang berfungsi untuk memberikan sinyal tegangan analog sebagai data sinyal masukan ke Mikrokontroler ATMega32 yang berfungsi untuk mengkonversi data tersebut ke dalam sistem manajemen energi. Mikrokontroler ATMega32 yang digunakan sebagai unit pengolah data yang akan melakukan proses pengolahan data tegangan dan arus secara kontinyu saat diberi beban. Hasil yangdidapat adalahdengan memberikan indikasi berupa alarm menggunakan buzzer apabila kondisi energi pada mobil listrik dibawah level 50%. Lalu memutuskan dan menyambungkan beban Motor BLDC melalui Relay beban pada mobil listrik jika energibaterai tidak mencukupi kapasitas yang diperlukan mobil listrik. Kata Kunci :Energi, Voltage Diveder, Sensor ACS712 ABSTRACT Energy management on electric cars with help of current sensor ACS 712 as measure continuous flow on accu voltage divider and voltage sensor to measure to the level of the voltage on the sensors, both accu serves to measure the capacity of energy used and stored on the accu. The method used is to conduct research and utilize data to accu capacity in energy capacity on electric cars. On the tools side, there is a security detector device accu as an energy source in electric cars, according to the current sensor value ACS712 and circuit Voltage Diveder that serves to provide an analog voltage signal as signal data input into Microcontroller ATMega32 that serves to convert that data into the energy management system. The ATMega32 microcontroller is used as a data processing unit that will do data processing process voltage and current continuously while being given a burden. The results obtained is to give an indication of the form of the alarm using a buzzer when the conditions of energy at electric cars under level 50%. then decide and connect the load BLDC Motor via Relays burden on electric car if the battery is not sufficient energy capacity required electric car. Keywords: Energy, Voltage Diveder, sensor ACS712
RANCANG BANGUN APLIKASI PIANO MENGGUNAKAN METODE SINE, KARPLUS, DAN WAVETABLE Baiq Nurjanah; Bulkis Kanata; Made Sutha Yadnya
DIELEKTRIKA Vol 2 No 2 (2015): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.546 KB)

Abstract

ABSTRAK Rancang bangun aplikasi piano adalah sebuah software yang dapat memadukan not-not musik menjadi sebuah lagu. Dengan mengolah frekuensi-frekuensi not musik tersebut akan diperoleh suara yang berlainan dari tiap nada. Untuk suara yang dihasilkan aplikasi piano akan dibandingkan dengan suara dari alat musik piano atau keyboard. Adapun tujuan penelitian Untuk membuat suatu aplikasi piano dengan metode sine, karplus, dan wavetable sehingga musik yang diinginkan dapat dibuat tanpa bantuan alat musik. Untuk membandingkan nada hasil dari aplikasi piano dengan nada hasil rekaman piano. Hasil yang didapat dari penelitian membuktikan bahwa hasil korelasi silang antara dua sinyal yang berbeda, masing-masing hasil korelasi silang dari sinyal piano dengan sine sebesar 0.2328, piano dengan sinus teredam sebesar 0.2577, piano dengan karplus sebesar 0.4902, piano dengan wavetable sebesar 0.3617. Untuk hasil persentase kualitas suara jernih responden menjawab 63% piano, 37% sinus teredam. Untuk kualitas suara yang jelas responden menjawab 57% piano, 43% sinus teredam. Dan untuk kualitas suara yang keras responden menjawab 100% karplus. Sedangkan dari sampel yang dibangkitkan untuk sampel suara yang memiliki kualitas suara lebih baik, responden menjawab 100% sinus teredam. Kata Kunci : Pengolahan sinyal Digital, FFT, Sinus, Karplus Strong, Wavetable ABSTRACT Design of the piano is a software application that can integrate musical notes into a song . With processing frequencies will be obtained musical notes sound different from each tone. For applications piano sound produced will be compared with the sound of a piano or keyboard. The purpose of research To create an application with the piano sine, Karplus, and wavetable method so desired music can be made ​​without the help of an instrument. To compare the results of the application piano tone with tone piano recordings . The results obtained from the research proved that the results of the cross-correlation between two different signals, each the result of cross correlation of a signal with an sine of piano, piano with 0.2328 damped sine of 0.2577, piano with karplus of 0.4902, piano with wavetable of 0.3617. Results for crystal clear sound quality percentage of respondents answering piano, 63% 37% damped sine. For a clear sound quality the respondents answer 57%, 43% damped sine. And for the quality of the sound that loud respondents answered 100% karplus. While from samples that are raised to the sample voice that has better sound quality, respondents answered 100% damped sine. Keywords: Digital signal processing, FFT, Sine, Karplus Strong, Wavetable
PERANCANGAN APLIKASI GAME EDUKASI MITIGASI BENCANA ALAM BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MITIGASI BENCANA ALAM A. A. K. Oka Sudana; Kadek Suarwibawa; I Pt. Pradnya Pratisditha Ning Parwa
DIELEKTRIKA Vol 2 No 2 (2015): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.524 KB)

Abstract

ABSTRAK Bencana alam merupakan sebuah peristiwa yang dapat mengancam setiap saat dan menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan. Permasalahan yang sering terjadi disebabkan tentang kesadaran dan pemahaman melalui simulasi tentang mitigasi yang dianggap oleh kalangan masyarakat tidak terlalu penting. Gagasan yang diajukan dalam program ini adalah simulasi tanggap bencana yang berbasis game edukasi Berbasis Android. Metode edukasi berbasis game adalah salah satu metode yang bisa digunakan dalam pembelajaran dan dilakukan secara seimbang antara metode edukasi konvensional dengan metode edukasi berbasis game. Hasil penelitian melalui pengujian kepada koresponden yang dilakukan tentangpenilaian aspek overall menunjukan metode game edukasi sebagai media pembelajaran dan penyampaian infomasi mitigasi bencana alam sangat efektif dan mampu menimbulkan minat masyarakat akan pemahaman mitigasi bencana alam.
RANCANG BANGUN ALAT WUDHU OTOMATIS BERBASIS ARDUINO UNO DI MESJID AL – ICHSAN GORONTALO Stephan Adriansyah Hulukati; Irvan A Salihi
DIELEKTRIKA Vol 2 No 2 (2015): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.005 KB)

Abstract

Mesjid Al – Ichsan Universitas Ichsan Gorontalo merupakan mesjid yang berada di lingkungan akademik sehingga memungkikan untuk dimasukan dalam pengembangan teknologi tepat guna berupa pemanfaatan alat wudhu otomatis. Sistem pengambilan wudhu secara konvensional ini memiliki kelemahannya dimana pemakaian air yang boros karena manusia lupa mematikan kran ataupun kran yang mudah rusak akibat sering di gunakan oleh manuasia. Dengan memanfaatkan alat wudhu otomatis dengan sensor jarak (SRF04) sebagai pendeteksi manusia dalam mengmbil air wudhu dan sistem kontrolnya adalah arduino uno, Arduino ini akan mengirimkan instruksi ke relay untuk mengaktifkan selenoid valve untuk mematikan dan menghidupkan air. Jarak aktif alat ini dimulai pada jarak 3 cm sampai dengan 50 cm dengan konsumsi daya pada saat selenoide valve tidak aktif dengan nilai tegangan : 11,938 volt, Arus : 0,039 Ampere, dan Daya : 0,466 Watt kemudia pada saat selenoide valve aktif dimana tegangan : 11,938 volt, Arus : 0,068 Ampere, dan Daya : 0,816 Watt.
SPEAKER IDENTIFICATION MENGGUNAKAN METODE MEL FREQUENCY CEPSTRUM COEFFICIENTS (MFCC) DAN DYNAMIC TIME WARPING (DTW) Sri Agustini Yumiati; S. Mariyanto Al Sasongko; L. A Syamsul Irfan Akbar
DIELEKTRIKA Vol 2 No 2 (2015): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.4 KB)

Abstract

ABSTRAK Suara merupakan alat komunikasi yang paling dasar yang digunakan oleh manusia. Pengenal penutur merupakan proses mengenali identitas dari seorang penutur dengan membandingkan fitur-fitur suara yang di-input-kan dengan semua fitur-fitur dari setiap penutur yang ada dalam database. Dalam identifikasi penutur terdiri dari dua tahap yaitu tahap pengekstrakkan ciri dan tahap pengenalan pola. Untuk tahap pengekstrakan ciri digunakan metode mel frequency cepstrum coefficient (MFCC). Pada tahap pengenalan pola digunakan metode dynamic time warping (DTW) dimana membandingkan antara data uji dengan data referensi pada database dengan cara menghitung warping path. Hasil yang didapat dari penelitian membuktikan bahwa penggunaan nilai threshold akan menentukan keberhasilan sistem pengenalan penutur. Semakin rendah nilai threshold akan menyebabkan penurunan pada persentase tingkat pengenalannya. Ini terbukti dari pengenalan penutur dengan volume suara berbeda persentase terbesar terdapat pada nilai threshold 5,4 sebesar 94% dan nilai threshold terendah yaitu 0,9 sebesar 41%. Sedangkan untuk pengujian penutur diluar database hasil yang didapat adalah persentase tingkat pengenalan sebesar 79%. Ini dipengaruhi oleh besarnya nilai threshold. Nilai threshold antara 3,6 sampai 4,5 memiliki tingkat terima dan ditolak paling baik. Kata Kunci : MFCC, DTW, Pengenalan Penutur, Nilai threshold ABSTRACT The sound is the most basic means of communication used by humans. Identification of speakers is the process of recognizing the identity of a speaker by comparing the features-the inputted voice with all the features of each speaker in the database. In the speaker identification consists of two phases: feature extraction phase characteristics and pattern recognition. For the characteristic extraction phase used mel frequency cepstrum method coefficient (MFCC). At this stage of pattern recognition used method of dynamic time warping (DTW) which compares the test data with the reference data in the database by calculating warping path. The result from the research show that using the threshold value will determine the success of the speaker recognition system. The lower the threshold value will cause a decrease in the percentage level of recognition. This is evident from the introduction of different speakers with the largest percentage of the volume contained in the 5.4 threshold value of 94% and the lowest was 0.9 threshold value of 41%. As for testing the speakers outside the database results obtained recognition rate is the percentage of 79%. It is influenced by the magnitude of the threshold value. Threshold value between 3.6 to 4.5 have high levels of the most well received and rejected. Keywords : MFCC, DTW, Speaker Identification, Threshold Value
PERANCANGAN SIMULATOR RANGKAIAN LOGIKA DENGAN VISUAL C++ Multazamar Jan; Rismon H. Sianipar; Sultan .
DIELEKTRIKA Vol 2 No 2 (2015): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2080.092 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Perancangan Simulator Rangkaian Logika Dengan Visual C++” bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi simulasi dari Rangkaian Logika Digital menggunakan bahasa pemrograman Visual C agar tercipta sebuah aplikasi yang bersifat interaktif dan mudah dipahami sehingga penggunaanya dapat mengurangi kesalahan didalam melakukan perancangan sebuah rangkaian logika secara nyata. Simulasi merupakan salah satu cara untuk melakukan teknik uji coba terhadap suatu perencanaan dalam pembuatan suatu alat atau program, maka dibuatlah penelitian yang memfokuskan pada tujuan bagaimana menerapakan metode simulasi pada teori Rangkaian Logika atau Sistem Digital berupa aplikasi berbasis windows. Sehingga dapat dimanfaatkan sebagai referensi pembelajaran sebelum melakukan perancangan atau sebagai acuan dalam membangun sebuah rangkaian logika secara nyata dalam bentuk hardware. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan sebuah aplikasi simulasi rangkaian logika digital dapat diciptakan menggunakan bahasa pemrograman Visual C++ dengan hasil aplikasi yang bersifat interkatif dan mudah dipahami oleh pengguna. Selain itu juga dapat digunakan sebagai bahan dasar didalam mempelajari teori Rangkaian Logika Digital itu sendiri. Untuk menciptakan sebuah aplikasi yang memiliki wujud atau interface yang menarik dibutuhkan sebuah program berbasis GUI. Sehingga penggunaan Visual C++ sangat membantu didalam merancang sebuah aplikasi simulasi ini. Kata Kunci : Simulasi, Rangkaian Logika, dan Visual C++. ABSTRACT This research entitled “Simulator Design Of Digital Logic Gate Using Visual C++” purpose to build simulator application of Digital Logic Gate by using program Visual C in order to create an interactive application with simple concept. Such by use it can resolving problem error when to build digital logic gate obviously Simulation that is one of some method to trying experiment of a planning to bulid instrument device or program, because of it in this research focus at direction how to apply simulation method on digital logic or digital system theory with basic windows application. Until it can be profit as reference to learning before making plan or as reference in building a hardware digital logic gate obviously. Result of this research have point that is design application simulator digital logic gate can be product using Visual C++ language program with result a interactive application and simple concept to understanding by user. In other that it can using as basic object in learning digital system theory it self. To create a application with interesting interface needed a program GUI basically. Then by using Visual C++ is usefull to design this application. Keywords : Simulation, Digital Logic Gate, Visual C++
ALAT BANTU MOBILTITAS TUNA NETRA MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK YANG DIAPLIKASIKAN PADA SABUK PINGGANG Yurni Oktarina
DIELEKTRIKA Vol 2 No 2 (2015): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Telah banyak diciptakan alat bantu mobilitas bagi penyandang tuna netra sebagai pengguna, namun masih sedikit memiliki fungsi yang lebih kompleks dalam mendeteksi objek atau halangan baik yang berada di depan maupun disamping pengguna ketika melakukan mobilitasnya. Hal ini disebabkan belum diaplikasikannya sensor sebagai pendeteksi objek dalam jarak dan jangkauan yang lebih optimum, dan belum dikembangkan dalam bentuk yang lebih efisien dan lebih fashionable bagi pengguna seperti dalam penelitian ini diaplikasikan tiga sensor yaitu PING dan SRF05 yang akan memaksimalkan fungsi dari alat bantu ini dengan rancangan output berupa getar dan suara dengan jangkauan antara 3 cm hingga 3 m. Dari hasil pengukuran didapatkan bahwa tegangan keluaran sensor PING dan SRF05 berbanding lurus dengan pertambahan jarak deteksi terhadap objek dan kedua sensor tersebut membutuhkan waktu pantul masing-masing 74 ms dan 91 ms untuk jarak 10 cm. Kata kunci : ultrasonik, mobilitas, tuna netra, sensor PING, SRF05
PERBAIKAN UNJUK KERJA PROTOKOL ROUTING DSR PADA MOBILE ADHOC NETWORK (MANET) MENGGUNAKAN LET Andy Hidayat Jatmika
DIELEKTRIKA Vol 2 No 2 (2015): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.274 KB)

Abstract

Salah satu protokol routing pada jaringan adhoc adalah protokol Dynamic Source Routing (DSR) yang memiliki sifat reaktif. Route discovery merupakan suatu mekanisme pada DSR yang berfungsi untuk melakukan proses pencarian jalur secara dinamis baik secara langsung di dalam range transmisi ataupun dengan melewati beberapa node intermediate. Penentuan jalur ini terbagi menjadi dua bagian yaitu RREQ dan RREP. Kelemahan dari DSR ini adalah pada mekanisme route maintenance yang tidak dapat memperbaiki link yang rusak atau down Penelitian ini mengajukan modifikasi pada proses route discovery untuk mengurangi pencarian rute baru yang disebabkan oleh putusnya rute lama dengan menggunakan rute reliable yang memiliki kemungkinan kecil terputus. Untuk mendapatkan rute yang reliable, digunakan metode Link Expiration Time (LET) yang akan diterapkan pada kerangka protokol DSR. LET digunakan untuk memperkirakan lamanya dua buah node untuk dapat saling berhubungan yang dihitung berdasarkan jangkauan transmisi serta kecepatan relatif antara dua buah node. Ujicoba dilakukan dengan menggunakan tools Network Simulator 2 (NS2). Pengujian dilakukan terhadap data statistik simulasi jaringan seperti jumlah paket yang terkirim (sent packets) dan paket yang di-forward (forwarded packets). Berdasarkan hasil simulasi, DSR dengan LET memiliki sent packets dan forwarded packets yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan DSR konvensional. Kata Kunci : DSR, LET, MANET, routing, protokol ABSTRACT One of routing protocols in ad hoc networks are Dynamic Source Routing protocol (DSR). Route Discovery is a mechanism on DSR which serves to make the search process dynamically track either directly within the transmission range or by passing through some intermediate node. The determination of these pathways is divided into two parts, namely RREQ and RREP. The downside of this DSR is on the route maintenance mechanisms are not able to fix a broken link or down This study propose modifications to the route discovery process to reduce new route search rupture caused by the old route by using a reliable service that has a small chance is lost. To get a reliable service, used methods Link Expiration Time (LET) that will be applied to the DSR protocol framework. LET used to estimate the length of two nodes to be interconnected are calculated based on the transmission range and relative speed between the two nodes. Experiments carried out by using the tools Network Simulator 2 (NS2). Tests carried out on simulated statistical data networks such as the number of packets transmitted (sent packets) and the packet is forwarded (forwarded packets). Based on simulation results, the DSR with the LET has sent packets and forwarded packets are more when compared to conventional DSR. Keywords : DSR, LET, MANET, routing, protocols
RANCANG BANGUN ATS/AMF SEBAGAI PENGALIH CATU DAYA OTOMATIS BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROL Fathur Rahman; Abdul Natsir; Giri Wahyu W
DIELEKTRIKA Vol 2 No 2 (2015): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.919 KB)

Abstract

Automatic Transfer Switch/Automatic Main Failure adalah alat yang dapat memindahkan catu daya utama menuju catu daya cadangan secara otomatis dan cepat, saat catu daya utama mengalami gangguan ataupun terjadi pemutusan suplai ke beban. ATS/AMF ini di kendalikan dengan PLC sebagai kontrol otomatis sehingga memudahkan dalam pembuatan dan meminimalisir biaya dalam penggunaan komponen. ATS yang digunakan menggunakan sensor tambahan sebagai penunjang berupa mikrokontroler yaitu arduino. Arduino membaca masukan variable dari masukan tegangan dan frekuensi. Batas standar sensor overvoltage tidak melebihi dari 230VAC yang diwakili dengan tegangan 2.90 VDC dan undervoltage tidak lebih rendah dari 200VDC yang di wakili dengan 2.30 VDC serta sensor frekuensinya tidak berada di bawah 49.5 dan tidak melebihi 51 Hz. Perpindahan dari suplai PLN ke genset mengalami beberapa tahap. Pertama tahap bumper yang di lakukan oleh PV sebagai penanggulangan kehilangan suplai sementara sampai genset dapat digunakan. Kemudian proses starting genset selama 5 detik, pemanasan genset selama 10 detik. Tahap kedua adalah proses perpindahan suplai dari suplai PV sebagai bumper menjadi genset ketika sensor membaca masukan sesuai standar yang digunakan. Tahap ketiga adalah pengambil alihan kembali suplai oleh PLN saat PLN kembali aktif dan semua catu daya yang mensuplai kebeban diputus. Kata kunci : ATS, AMF, PLC, pengalih catu daya otomatis, programmable logic control. ABSTRACT ATS/AMF is a tool which it is able transfer the main power supply towords the back up power supply automatically and fastly, when the main power supply is failed or termination of supply to the load. ATS / AMF is controlled by the PLC as an automatic control to facilitate the making and minimize costs in the use of the component. ATS used as additional censor to support in the form of microcontroller, namely arduino. Arduino reads the variable input from the input voltage and frequency. The standard of overvoltage censor is no more than 230 VAC wich is represented by 2.90 VDC and udervoltage is not lower than 200 VDC which is represented by 2.30 VDC. Also its frequency censor is not under 49.5 and not upper than 51 Hz. The transfer power supply from PLN towards genset throught some steps. First, the bumper step done by PV as the countermeasures from the the loss of temporary supply until the genset is already to use. Then, starting genset is in 5 seconds, genset preparing is 10 seconds. The second step is transfer supply from the PV as a umper into the generator when the sensor reading inputs according to the standards used. The last step is the takeover of back supply by PLN when PLN is reactivated and all power supply which supplies to the load is disconnected. Keywords : ATS, AMF, PLC, automatic switch power supply, programmable logic control
PERANCANGAN SOFT STARTING PADA MOTOR INDUKSI TIGA PHASE MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER ATMEGA328 Rizki Ardiansyah; I Made Ari Nrartha; I Made Budi Sukmadana
DIELEKTRIKA Vol 2 No 2 (2015): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1724.812 KB)

Abstract

Motor induksi adalah mesin listrik yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Motor induksi tiga phase tipe sangkar bajing banyak digunakan karena konstruksi yang sederhana dan perawatan yang mudah. Kendala operasi motor induksi ini adalah arus pengasutannya mencapai lima sampai tujuh kali arus nominal, sehingga diperlukan suatu metode pengasutan untuk mengatasi hal tersebut. Metode soft starting pada penelitian ini memberikan tegangan input ke motor secara bertahap. Pemberian tegangan input diatur menggunakan triac yang ditrigger dengan mikrokontroler Atmega328. Rangkaian Soft starting digunakan pada saat pengasutan, dan motor terhubung secara langsung ke sumber tenaga ketika running. Penelitian ini menghasilkan modul soft starting untuk kapasitas motor 1 kW. Arus pengasutan dalam kondisi tanpa beban didapatkan 2.19 A, dan kondisi berbeban 5.80 A. Arus pengasutan tersebut masih lebih kecil dibandingkan dengan arus pengasutan secara langsung yaitu 6.59 A dalam kondisi tanpa beban, dan 8.61 A pada kondisi berbeban. Kata Kunci : Motor Induksi Tiga Phase, Soft Starting, Triac, Mikrokontrroller ATMega328 ABSTRACT Induction motors is an electrical machines that convert electrical energy into mechanical energy. Three phase squirrel cage induction motor a widely used because it has a simple construction, and easy maintenance. Operating it’s problem is a starting currents that are five to seven times the nominal current. Therefore, we need a method to overcome this it.Soft starting method in this research is provides an input voltage to the motor gradually. Giving the input voltage is set using a triac triggered by the microcontroller ATmega328. Soft starting circuit is used at starting time, and the motor connected directly to the power source while it’s running.The result of this research is soft starting module for 1kW motor capacity. Starting current in the no-load condition is 2.19 A, and 5.80 A on the load condition. Starting current is still smaller than the direct starting current is 6.59 A in the no-load condition, and 8.61 A on the load condition. Keywords : Three Phase Induction Motor, Soft Starting, Triac, Mikrokontroller ATMega328

Page 1 of 2 | Total Record : 12