cover
Contact Name
Nur Halim AR
Contact Email
pershalim@gmail.com
Phone
+6285299898201
Journal Mail Official
ilininstitute@gmail.com
Editorial Address
KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya merupakan jurnal yang diterbitkan Institute for Learning Innovation and Counseling (ILIN Institute) dengan proses blind review memiliki e-ISSN: 2686-2875 dan prefix DOI: 10.31960/konseling. bertujuan untuk mempublikasikan artikel atau karya ilmiah berupa hasil penelitian baik dari Mahasiswa, Guru, Dosen maupun Praktisi Bimbingan dan Konseling di indonesia dan dari berbagai negara di dunia. KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Fokus artikel jurnal ini adalah Bimbingan dan Konseling, Layanan Konseling, Media dan TI dalam Konseling, Teknik-Teknik Konseling, Konseling Islami, baik di institusi Pendidikan maupun di luar institusi Pendidikan. Jurnal ini terbit empat kali setahun yaitu bulan Oktober, Januari, Maret dan April. Artikel di kirim secara online lewat website dengan terlebih dahulu melakukan registrasi kemudian melakukan submit artikel.
Location
,
INDONESIA
KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya
ISSN : -     EISSN : 26862875     DOI : https://doi.org/10.31960/konseling
Core Subject : Education,
Fokus artikel jurnal ini adalah Bimbingan dan Konseling, Layanan Konseling, Media dan TI dalam Konseling, Teknik-Teknik Konseling, Konseling Islami,
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2026): Januari" : 6 Documents clear
Pengaruh Self Efficacy Pada Pengambilan Keputusan Karir Pada Siswa Radjabaycolle, Meylisa; Hernaseldi Rahayaan
KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Vol. 7 No. 2 (2026): Januari
Publisher : ILIN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/konseling.v7i2.2685

Abstract

Melalui masalah yang dialami siswa, maka tujuan penelitian ini ingin mengeksplorasi adanya keterkaitan pada self efficacy  dengan pengambilan keputusan karir pada siswa kelas XII SMA Negeri Siwalima Ambon. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan dua variable. Peneliti memakai teknik analisis statistik melalui uji regresi liniar, yang menjadi sampel pada  ialah para siswa kelas XII dengan jumlah siswa 130. Teknik pemilihan sample melalui sampling jenuh. Hasil menunjukan angka signifikan hasil pada uji ini dapat terima bahwasannya adanya pengaruh dari self efficacy  diri memiliki pengaruh terhadap pengambilan keputusan karir siswa dikarenakan memiliki nilai signifikansi yang lebih kecil. Maka hipotesis dalam penelitian ini dapat diterima yaitu: ada pengaruh self efficacy  terhadap pengambilan keputusan karir pada siswa.
Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama terhadap Perilaku Agresif Verbal Siswa SMP Muh. Fadlil Al Gusyairi
KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Vol. 7 No. 2 (2026): Januari
Publisher : ILIN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/konseling.v7i2.2690

Abstract

This study aims to explore the effectiveness of sociodrama techniques in reducing verbal aggressive behavior among students in schools. Verbal aggressive behavior, which includes mocking, cursing, and insulting, is a common phenomenon in educational environments that can harm individuals' psychological well-being. This study uses a literature review method to analyze various relevant literature, focusing on the interaction between internal and external factors influencing students' verbal aggression. Findings indicate that the social environment, including peer influence and family conditions, plays a significant role in the formation of aggressive behavior.   Through the application of sociodrama techniques, students are given the opportunity to understand others' feelings and find solutions to complex social situations. Research results indicate that sociodrama is effective in reducing verbal aggressive behavior by enhancing students' social skills and emotional regulation. This study recommends the integration of sociodrama techniques into school counseling and guidance programs as a preventive and curative effort against verbal aggression, as well as emphasizing support from the school environment to create a safe and supportive learning atmosphere.  
Efektivitas Bimbingan Klasikal Dalam Mencegah Pernikahan Dini Awaliah, Firdha
KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Vol. 7 No. 2 (2026): Januari
Publisher : ILIN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/konseling.v7i2.2831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas bimbingan klasikal dalam upaya pencegahan pernikahan dini. Menggunakan metode studi literatur, penelitian ini menganalisis 14 jurnal ilmiah terbaru (2021-2023) dari berbagai negara yang membahas implementasi bimbingan klasikal dalam pencegahan pernikahan dini. Data menunjukkan tren penurunan pernikahan dini di Indonesia dari 9,23% (2021) menjadi 6,92% (2023), namun di beberapa daerah seperti Sulawesi Selatan masih berada di atas rata-rata nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan klasikal efektif dalam: (1) meningkatkan pemahaman tentang risiko pernikahan dini hingga 45%, (2) menurunkan tingkat penerimaan terhadap praktik pernikahan dini sebesar 52%, (3) mengurangi kejadian pernikahan dini antara 28-40% melalui pendekatan kolaboratif, dan (4) menunda usia pernikahan rata-rata hingga 2,5 tahun. Metode yang digunakan yaitu dengan model kolaboratif yang melibatkan sekolah, keluarga, dan tokoh masyarakat terbukti paling efektif dalam implementasi program bimbingan klasikal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bimbingan klasikal merupakan strategi yang efektif dalam pencegahan pernikahan dini, terutama ketika dilaksanakan secara sistematis dan berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Teknik WDEP Melalui Konseling Individual: Upaya Mengatasi Perilaku Prokrastinasi Akademik Suparman, Djaja; Muhammad Ilham Bakhtiar
KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Vol. 7 No. 2 (2026): Januari
Publisher : ILIN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/konseling.v7i1.2837

Abstract

Penelitian ini menelaah tentang penerapan konseling realita dengan prosedur teknik WDEP melalui konseling individual  untuk mengatasi perilaku prokrastinasi akademik siswa SMP Negeri 1 Makassar. tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetaui  (1) Gambaran penerapan konseling realita dengan teknik WDEP melalui konseling individual dalam mengatasi perilaku prokrastinasi akademik siswa SMP Negeri 1 Makassar, (2) Penerapan konseling realita dengan prosedur teknik WDEP melalui konseling individual dapat mengurangi perilaku Prokrastinasi akademik siswa di SMP Negeri 1 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian ini mnunjukkan: (1) konseling realita dengan teknik WDEP melalui konseling individual terdiri dari 4 tahap yaitu, Want (Mengeksplorasi kebutuhan Konseli), Doing and Direction (mengidentifikasi arah tujuan yang akan dicapai konseli), Evaluation (evaluasi diri atau menyadari perilaku), dan Planning (membuat perencanaan dan komitmen), (2) Ada perbedaan signifikan pada tingkat Prokrastinasi akademik sebelum dan setelah diberikan intervensi konseling realita dengan prosedur teknik WDEP melalui konseling artinya pemberian layanan konseling realita dengan prosedur teknik WDEP melalui konseling individual berpengaruh dalam mengatasi perilaku prokrastinasi akademik siswa SMP Negeri 1 Makassar. Penerapan konseling realita dengan prosedur teknik WDEP melalui konseling individual  terbukti efektif  mengatasi perilaku prokrastinasi akademik
Peningkatkan Motivasi Belajar Menggunakana Pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy Teknik Self-Talk Rizal, Rukmana Sari
KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Vol. 7 No. 2 (2026): Januari
Publisher : ILIN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/konseling.v7i2.2849

Abstract

Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting dalam pencapaian hasil belajar siswa. Namun, banyak siswa menunjukkan motivasi belajar yang rendah, yang ditandai dengan perilaku tidak fokus, seperti bermain smartphone saat pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar menggunakan pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dengan teknik self-talk. Penelitian dilakukan di SMP Islam Athirah Makassar menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang siswa berinisial AY yang memiliki motivasi belajar rendah. Proses penelitian meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik self-talk mampu membantu siswa mengubah pikiran irasional menjadi lebih rasional, sehingga meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Pendekatan ini efektif dan dapat diterapkan lebih luas untuk menangani masalah motivasi belajar siswa.
Implementasi Behavioral Contract dalam Layanan Bimbingan Kelompok untuk Mengurangi Keterlambatan Peserta Didik Saniyah, Dini Nur
KONSELING: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapannya Vol. 7 No. 2 (2026): Januari
Publisher : ILIN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/konseling.v7i2.3128

Abstract

This study aims to systematically examine the implementation of behavioral contracts in group counseling services as a strategy to reduce student tardiness. This study employs a Systematic Literature Review (SLR) method on 15 scientific articles published between 2021 and 2025, obtained from reputable scientific databases such as ERIC, Google Scholar, and ScienceDirect. The selected articles were analyzed based on the implementation context, behavioral contract design, implementation stages, and their impact on student tardiness. The analysis results indicate that the consistent application of behavioral contracts in group counseling can enhance awareness of responsibility, time discipline, and reduce student tardiness across various educational levels. The implications of these findings reinforce the role of guidance counselors in integrating behavior-based interventions in a collaborative, structured, and long-term change-oriented manner.

Page 1 of 1 | Total Record : 6