cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
lppm@stikeskendal.ac.id
Editorial Address
Jl. Laut No. 31A Kendal Jawa Tengah 51311
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal
ISSN : 20890834     EISSN : 25498134     DOI : https://doi.org/10.32583/pskm
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ilmiah permas: jurnal ilmiah stikes kendal (JIPJISK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JIPJISK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi. JIPJISK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu yang berfokus pada delapan (8) pilar kesehatan masyarakat, meliputi Biostatiska dan Kependudukan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan Reproduksi. JIPJISK mulai Januari 2019 akan terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 2 (2021): April 2021" : 25 Documents clear
Persepsi Konsumen tentang Bauran Pemasaran Berpengaruh terhadap Loyalitas Pasien Umum Edy Bachrun; Faqih Nafiul Umam
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1126

Abstract

Survey pendahuluan pada Januari 2018 diperoleh hasil Rumah Sakit melakukan pemasaran rumah sakit dalam hal promosi meliputi internal dan eksternal. Di dalam promosi internal yang dilakukan pihak rumah sakit mengadakan promosi kesehatan di poli berdasarkan 10 besar penyakit, dan pemasangan poster di tempat pendaftaran, serta tempat strategis lainnya sebanyak 10 poster, pemberian leaflet pada pasien ataupun keluarga. Sedangkan untuk eksternal mengadakan promosi kesehatan di sekitar rumah sakit dengan waktu 3 bulan sekali, bekerja sama dengan radio tiap bulan, pemasangan spanduk di tempat parkir, jalan dan tempat umum sebanyak 20 buah per tahun. Metode menggunakan cross sectional. Sampel sejumlah96 responden, menggunakan uji regresi linier berganda. Berdasarkan analisis dilihat pada tabel Annova nilai signifikan 0,000 < 0,05, Ho ditolak jadi Ada Pengaruh antara variabel bebas dan terikat. Dari hasil analisis Uji Regresi Linier Berganda variabel yang paling berpengaruh adalah Bauran promosi dengan nilai koefisisen regresi -0,099, bauran orang dengan nilai koefisisen regresi 0,158 dan bauran bukti fisik dengan nilai koefisisen regresi 0,328. Berdasarkan hasil pengujian regresi linier berganda diperoleh nilai R² 0,352 sehingga terdapat pengaruh.
Kondisi Sosial Budaya pada Desa ODF di Ekosistem Perbukitan, Dataran Rendah dan Pantai Rosa Amelia Dwi Rachmayanthi; Azmi Nur Fadlillah; R. Azizah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1178

Abstract

Salah satu permasalahan besar yang saat ini dihadapi Indonesia adalah sanitasi, terutama kebiasaan Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Banyuwangi merupakan kabupaten yang telah melaksanakan salah satu program STBM yaitu Desa ODF sebanyak 117 dari 217 atau dengan tingkat keberhasilan sebesar 81,57%. Wilayah kerja Puskesmas Klatak menjadi salah satu wilayah yang terverifikasi menjadi desa ODF. Penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional dan rancangan bangun desktiptif observasional. Pengumpulan data dilakukan dengan metode indepth interview, penyebaran kuisioner, dan observasi langsung. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif univariat. Hasil dari penelitian ini adalah mayoritas masyarakat diketiga ekosistem memiliki sosial budaya dengan kategori baik. Di ekosistem perbukitan sebesar (68,2%), ekosistem dataran rendah sebesar (84,1%), dan ekosistem pantai sebesar (72,7%). Dan tidak ada perbedaan pada variable sosial budaya diketiga ekosistem tersebut. Kesimpulannya tidak ditemukan perbedaan keadaan sosial budaya antara masyarakat di ekosistem perbukitan, dataran rendah, dan pantai. Namun saat di lakukan observasi dari ketiga ekosistem tersebut, ekosistem pantai merupakan ekosistem dengan kondisi sosial budaya yang kurang baik.
Penerapan Biogas, Konsumsi Susu Sapi serta Keluhan Diare Peternak Sapi Perah Anggie Kusumawardhani; Bahrul Fawaid
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1179

Abstract

Peternak merupakan mayoritas mata pencaharian warga di pedesaan. Peternak sapi perah adalah pekerjaan yang menghasilkan susu, daging dan limbah yang dapat mencemari ligkungan. Kotoran sapi yang tidak dikelola akan menimbulkan masalah kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan biogas, konsumsi susu sapi dan keluhan diare yang dialami oleh peternak selama bekerja. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan jenis penelitian cross-sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah peternak sapi perah yang ada di Desa Medowo dengan menggunakan teknik simple random sampling dan didapatkan jumlah sampel sebanyak 26.Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan indepth interview berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitas. Peternak sudah mengelola kotoran (feses) sapi menjadi biogas sebanyak 54%, peternak yang tidak mengkonsumsi susu sapi sebanyak 77% dan sebanyak 23% mengalami diare.
Kejadian Stunting Berhubungan dengan Faktor Ekonomi C. Ermayani Putriyanti; Caecilia Titin Retnani; Masruchi Masruchi; Desak Putu Kristian Purnamiasih
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1186

Abstract

Efek stunting yaitu penurunan kecerdasan dan mental sehingga mempengaruhi produktivitas ketika memasuki usia produktif. Salah satu masalah pedesaan adalah kesejahteraan dalam ekonomi yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Tujuan mengetahui hubungan faktor ekonomi dengan kejadian stunting. Desain penelitian yaitu crossectional. Total sampel 84. Sampel adalah ibu memiliki riwayat melahirkan dari tahun 2015-Desember 2019, memiliki KMS, data diambil mengunakan kuisioner. Teknik pengambilan sampel total sampling. Analisa diskriptif dan analisa hubungan menggunakan Chi Square test. Hasil berdasarkan analisa di wilayah pedesaan 29 reponden (34%) mengalami stunting. Pendapatan per bulan 66 responden pendapatan < 2 juta/bulan dikatakan keluarga miskin. Hasil uji hubungan faktor ekonomi p=0.018 (p<0.05), faktor lain tingkat pendidikan, riwayat merokok ibu, spasing menghasilkan p > 0.05. Kejadian stunting berhubungan dengan faktor ekonomi keluarga (p=0.018).
Pengembangan Media Video Pencegahan Covid-19 di Kabupaten Pamekasan Menggunakan Teori P-Process Putri Faradina Herman
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1189

Abstract

Corona Virus Disease (COVID-19) merupakan penyakit menular dengan tingkat penularan yang tinggi dan meluas secara cepat ke seluruh dunia hingga menjadi pandemi. Hingga tanggal 17 Juli 2020 kasus konfirmasi positif COVID-19 di Pamekasan sebanyak 90.203 orang. Pemberian edukasi terkait pecegahan COVID-19 kepada masyarakat sangat penting dilakukan agar terjadi perubahan perilaku sehingga menekan penyebaran COVID-19. Kondisi pandemi mendorong penyebaran informasi termasuk pemberian edukasi terkait COVID-19 harus cepat dan tepat, seiring dengan peningkatan penggunan media sosial ditengah masyarakat. Oleh karena itu teori p-process digunakan untuk membuat media bantu video pencegahan COVID-19 di Kabupaten Pamekasan. Pembuatan video dilakukan dengan dukungan Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan KabupatenPamekasan. Metode yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah triangulasi data yakni observasi partisipasi aktif, wawancara kepada 10 orang informan, dan dokumentasi yang sekaligus menguji keabsahan data. Analisis data melalui reduksi data, disajikan, lalu disimpulakan. Hasil penelitian menunjukkan media video pencegahan COVID-19 menggunakan teori p-process efektif dalam meningkatkan pengetahuan informan hingga 100% terkait penggunaan masker, dan peningkatan pengetahuan 90% terkait langkah cuci tangan. Perlu dilakukan penelitian lebih mendalam terkait efektivitas media COVID-19 dan faktor–faktor yang mempengaruhi pengetahuan, sikap, serta perilaku masyarakat Pamekasan dalam upaya pencegahan COVID-19.
Environmental and Behavioral Factors Analysis of Malaria Incidents Dewi Agustina; Putra Apriadi Siregar
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1198

Abstract

The emergence of malaria is inseparable from the anopheles mosquito that can survive the existing environment. Community behaviour also plays an important role in the risk of getting mosquito bites. Indonesia still has malaria-endemic districts/cities. This objective is to determine the effect of environmental and behavioural factors on malaria incidence. This study used a cross-sectional design; the population in this study were all people who visited the malaria post in the Percut Village, Deliserdang Regency, totalling 140 people. The data will be analyzed using multiple logistic regression tests. The logistic regression test results showed that the habit of leaving the house (p-value = 0.007), the use of mosquito nets (p = 0.001), affected the incidence of malaria in the village of Percut, Deliserdang Regency. The most dominant variable in malaria incidence was the use of bed nets with an exp B value of 11.68.
Apakah Lingkungan dan Biologi menjadi Faktor Penyebab Ketidakhadiran Remaja Putri di Sekolah pada Saat Menstruasi? Rini Mukti Andini; Feriana Ira Handian; Agnis Sabat Kristiana
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1216

Abstract

Remaja putri yang pubertas akan mengalami menstruasi. Saat menstruasi perlu adanya manajemen kebersihan menstruasi. Dalam manajemen kebersihan menstruasi terdapat beberapa faktor diantaranya faktor lingkungan (ketersediaan penerimaan dan kelayakan fasilitas WASH (water and sanitation hygiene) di sekolah) dan Faktor Biologi (usia, gejala nyeri, gangguan menstruasi). Remaja yang menstruasi akan merasa nyeri, tidak nyaman, jumlah toilet yang tidak memadai, fasilitas toilet kotor serta tidak terprivasi yang berdampak pada ketidakhadiran. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui lingkungan dan biologi sebagai faktor yang terkait dengan kehadiran remaja putri di sekolah pada saat menstruasi . Penelitian korelasional menggunakan metode Case Control. Sampel sebanyak 47 reponden dengan teknik sampling purposive sampling. Dengan kuesioner faktor lingkungan dan biologi dalam manajemen kebersihan menstruasi dengan uji validitas rHitung > dari rTabel maka kusioner tersebut valid (rTabel 0,632 dan rHitung 0,679 – 0,810) dan uji reabilitas dengan nilai Alpha Cronbach yaitu 0,940 > 0,60, Sehingga kuesioner tersebut reliable, serta presensi kehadiran remaja putri sebagai instrument penelitian. Dan di Analisa dengan Uji Chi-square. Dengan nilai significancy 0,204, lebih besar dari α (<0,05). H0 diterima Tidak ada keterkaitan diantara ke dua variabel. Terdapat perbedaan signifikan di antara faktor lingkungan dan biologi menyebabkan tidak adanya keterkaitan diantara kedua variable.
Hambatan Pelaksanaan Emo-Demo Berdasarkan Proses Komunikasi di Daerah Non-Intervensi pada Bulan Januari 2020 Aqilatul Munawaroh
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1221

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Surabaya dalam melakukan percepatan pencegahan stunting adalah melakukan komunikasi perubahan perilaku dengan metode Emo-Demo Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Menggambarkan hambatan pelaksanaan Emo-Demo Berdasarkan Proses Komunikasi di wilayah Non-Intervensi Kota Surabaya pada bulan Januari 2020. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode wawancara. Populasi pada penelitian ini adalah pihak promkes di puskesmas selaku Training of Trainer dan kader Balita di wilayah non-intervensi. Dengan menggunakan Teknik purposive sampling didapatkan sebanyak 19 responden. Analisis hasil penelitian dilakukan dengan model interaksi dari Miles dan Huberman.. Hasil penelitian ini menyebutkan Hambatan emo-demo berdasarkan proses komunikasi yang ada di wilayah non-intervensi selama bulan Januari 2020 antara lain susah mengumpulkan ibu balita, belum adanya alat peraga, ibu balita tidak datang bersamaan, ibu balita tidak sabar menunggu, belum pernah melaksanakan Emo-Demo sebelumnya, waktu penimbangan dan Emo-Demo dilakukan bersamaan, tidak ada dana, jumlah kedatangan ibu yang sedikit, keterbatasan pengetahuan , Ibu balita datang dan pergi, ibu balita tidak memperhatikan, dan balita rewel.
Potensi Konsumsi Daging Merah terhadap Risiko Hipertensi Aris Widiyanto; Yuly Peristiowati; Agusta Dian Ellina; Joko Tri Atmojo
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1224

Abstract

Daging merah merupakan sumber protein dan nutrisi penting lainnya. Orang yang banyak mengonsumsi daging merah kerap dihubungkan dengan peningkatan risiko kesakitan dan kematian penyakit kardiovaskuler termasuk hipertensi. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui potensi konsumsi daging merah dengan hipertensi. Penelitian ini adalah tinjauan sistematik dengan pencarian artikel menggunakan basis data online PubMed dengan kurun waktu publikasi antara tahun 2000-2020. Variabel dependen adalah hipertensi. Variabel independen adalah konsumsi daging merah. Penulis menemukan sebanyak 8 artikel yang relevan dengan kriteria inklusi dari hasil pencarian. Terdapat perbedaan pendapat antara pengaruh konsumsi daging merah dengan risiko hepertensi. 3 artikel menjelaskan bahwa konsumsi daging merah dapat menurunkan risiko hipertensi, sedangkan 5 artikel menjelaskan bahwa konsumsi daging merah dapat mening­kat­kan risiko hipertensi. Konsumsi daging merah segar memiliki hubungan yang negatif jika dikombinasi dengan makanan pencegah hipertensi lainnya seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan produk makanan rendah lemak. Adapun proses pengolahan daging merah juga mempengaruhi pengaruh pada risiko peningkatan tekanan darah.
Perbedaan Kualitas Hidup Wanita Menopause Daerah Urban dan Rural Itma Annah; Harlyanti Muthma’innah Mashar; Irene Febriani; Destinady Kadiser Miden
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1228

Abstract

Diperkirakan secara global angka populasi wanita berumur 50 tahun atau lebih akan meningkat menjadi 1,2 milyar pada tahun 2030. Yang berarti adanya peningkatan angka harapan hidup pada wanita maka akan berpengaruh pula pada banyaknya wanita yang akan mengalami menopause pada sepertiga hidupnya. Kejadian menopause berhubungan dengan perubahan kadar hormon seks sehingga mengakibatkan penurunan kualitas hidup wanita menopause. Tujuan penelitian ini ialah untuk melihat perbedaan kualitas hidup wanita menopause di derah urban dan rural Kota Palangka Raya, dan melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup Instrumen yang digunakan untuk menilai kualitas hidup wanita menopause adalah menggunakan The Utian Quality of Life (UQOL) Scale. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kunjungan pasien menopause di Puskesmas Menteng dan Puskesmas Kereng Bangkirai. Peneliti menggunakan sampel minimal size dengan perhitungan sampel 30/kelompok. Tehnik pengambilan sampel adalah dengan menggunakan metode accidental sampling. Metode penelitian yang digunakan ialah uji t tidak berpasangan untuk membandingkan kualitas hidup wanita menopause daerah rural dan urban dan desain studi cross sectional untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup wanita menopause. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kualitas hidup wanita menopause daerah rural dan urban (perbedaan nilai mean= 14,28 dan p =0,007), dan faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup wanita menopause adalah tingkat pendidikan (p=0,015), riwayat penyakit responden (p=0,000). Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kualitas hidup daerah urban dan rural, yang mana kualitas hidup wanita menopause daerah urban cenderung lebih baik dibandingkan daerah rural.

Page 1 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2025 Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2025 Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2025 Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2025 Vol 14 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2024 Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2024 Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024 Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024 Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023 Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023 Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023 Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp April 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2022 Vol 12 No 1 (2022): Supp Januari 2022 Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022 Vol 11 No 4 (2021): Supp Oktober 2021 Vol 11 No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 11 No 3 (2021): Juli 2021 Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021 Vol 11 No 2 (2021): April 2021 Vol 11 No 1 (2021): Supp Januari 2021 Vol 11 No 1 (2021): Januari 2021 Vol 10 No 4 (2020): Oktober 2020 Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020 Vol 10 No 2 (2020): April 2020 Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 9 No 4 (2019): Oktober Vol 9 No 3 (2019): Juli Vol 9 No 2 (2019): April Vol 9 No 1 (2019): Januari Vol 8 No 2 (2018): Oktober Vol 8 No 1 (2018): April Vol 7 No 2 (2017): Oktober Vol 7 No 1 (2017): April Vol 6 No 2 (2016): Oktober Vol 6 No 1 (2016): April Vol 5 No 2 (2015): Oktober Vol 5 No 1 (2015): April Vol 4 No 2 (2014): Oktober Vol 4 No 1 (2014): April Vol 3 No 2 (2013): Oktober More Issue