cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
lppm@stikeskendal.ac.id
Editorial Address
Jl. Laut No. 31A Kendal Jawa Tengah 51311
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal
ISSN : 20890834     EISSN : 25498134     DOI : https://doi.org/10.32583/pskm
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ilmiah permas: jurnal ilmiah stikes kendal (JIPJISK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JIPJISK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi. JIPJISK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu yang berfokus pada delapan (8) pilar kesehatan masyarakat, meliputi Biostatiska dan Kependudukan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan Reproduksi. JIPJISK mulai Januari 2019 akan terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2014): April" : 10 Documents clear
HUBUNGAN LAMA PEMAKAIAN KB SUNTIK 3 BULAN DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN Hanifah, Adni; kunsianah, Kunsianah; Sumini, Sri
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 4 No 1 (2014): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.235 KB) | DOI: 10.32583/pskm.4.1.2014.1-8

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Kontrasepsi merupakan salah satu bagian dari gerakan KB Nasional untuk pengaturan kelahiran dengan jalan mencegah konsepsi atau mencegah kehamilan.  Kontrasepsi hormonal seperti,suntik memiliki daya kerja yang lama,tidak membutuhkan pemakaian setiap hari tetapi,tetap efektif dan tingkat reversibilitasnya,artinya kembali kesuburan setelah pemakaian berlangsung cepat. Namun demikian KB suntik juga mempunyai banyak efek samping seperti amenorea, spoting (bercak darah), seperti halnya dan kontrasepsi hormonal lainnya dan dijumpai pula keluhan mual,sakit kepala(pusing), Galaktorea, perubahan berat badan. Metode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan lama pemakaian KB suntik 3 bulan dengan peningkatan berat badan di desa Jatipurwo kecamatan Rowosari kabupaten Kendal. Jenis penelitian ini adalah suevey analitik dengan menggunakan pendekatan Cross-Sectional . Populasi dalam penelitian ini akseptor KB suntik 3 bulan di desa Jatipurwo kecamatan Rowosari kabupaten Kendal dengan jumlah 288 akseptor. Teknik sampling menggunakan Systematic Random Sampling. Analisis data dianalisis secara univariat menggunakan tendensi sentral dan secara bivariat menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan Ada hubungan antara lama pemakaian KB Suntik dengan peningkatan berat badan akseptor KB suntik 3 bulan dengan p value 0,000 (p<0,05). Diskusi: Hasil penelitian ini diharapkan bagi akseptor KB suntik 3 bulan untuk mengetahui dan menyadari dampak pemakaian akseptor KB suntik 3 bulan yaitu peningkatan berat badan sehingga dampak negatif terhadap citra tubuh dapat diminimalkan.   Kata kunci: Lama pemakaian, KB Suntik 3 bulan, berat badan.   ABSTRACT Introduction: Contraception is one part of the National KB movement for birth control by avoiding conception or preventing pregnancy. Hormonal contraceptives such as syringes have long working power, do not require daily use but, remain effective and their level of reversibility, meaning that fertility returns after use are rapid. However, injecting KB also has many side effects such as amenorrhea, spoting (blood spots), as well as other hormonal contraceptives and also complaints of nausea, headache (dizziness), Galactorrhea, changes in body weight. Methods: The purpose of this study to determine the relationship between the use of injecting KB 3 months with weight gain in Jatipurwo village, Rowosari district, Kendal district. This type of research is suevey analitik using Cross-Sectional approach. The population in this study is 3 months injections of KB acceptor in Jatipurwo village, Rowosari district, Kendal district with 288 acceptors. Sampling technique using Systematic Random Sampling. Data analysis was analyzed univariat using central tendency and bivariate using Chi Square statistic test. Results: The results showed that there was a relationship between the duration of injecting use of contraception with the acceptor weight increase of 3 months injecting with p value 0.000 (p <0,05).  Discussion: The results of this study is expected for 3 months injecting KB acceptor to know and realize the impact of the use of 3 months injection acceptor KB is the increase in body weight so that negative impact on the body image can be minimized.   Keywords: Duration of use, KB Injection 3 months, weight.
PERBEDAAN TINGKAT STRES KERJA SHIFT PAGI DAN SHIFT SIANG PADA PERAWAT Daryanti, Dwi Oktavi; Kawi, Kawi; Muliawati, Ratna
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 4 No 1 (2014): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.46 KB) | DOI: 10.32583/pskm.4.1.2014.9-15

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Dalam  menjalankan tugasnya seorang perawat tidak dapat terlepas dari stres, karena masalah stres tidak dapat dilepaskan dari dunia kerja. Dengan semakin bertambahnya tuntutan dalam pekerjaan maka semakin besar kemungkinan seorang perawat mengalami stres kerja. Metode: Dalam  menjalankan tugasnya seorang perawat tidak dapat terlepas dari stres, karena masalah stres tidak dapat dilepaskan dari dunia kerja. Dengan semakin bertambahnya tuntutan dalam pekerjaan maka semakin besar kemungkinan seorang perawat mengalami stres kerja. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan responden yang masuk shift pagi 25 (62,5%) mengalami stres ringan dan 15 (37,5%) stres sedang. Responden yang masuk shift siang mengalami stres sedang 17 (68%) dan 8 (32%) stres ringan. Ada perbedaan yang bermakna rata-rata tingkat stres kerja antara perawat shift pagi dengan perawat shift siang dengan nilai p value = 0,014. Diskusi: Stres kerja pada perawat merupakan salah satu permasalahan dalam manajemen sumber daya manusia di rumah sakit, oleh jarena itu kiranya pihat rumah sakit untuk lebih mempertimbangkan dalam mengatasi permasalahn stress kerja yang timbul pada perawat agar tercipta pelayanan yang optimal bagi pasien.   Kata kunci: Stres kerja, shift kerja   ABSTRACT Introduction: In performing his duties a nurse can not be separated from stress, because the stress problem can not be separated from the world of work. With increasing demands on the job, the more likely a nurse experiences work stress.Methods: In performing their duties a nurse can not be separated from stress, because the stress problem can not be separated from the world of work. With increasing demands on the job, the more likely a nurse experiences work stress. Results: The results showed that respondents who entered the morning shift 25 (62.5%) had mild stress and 15 (37.5%) were moderate stress. Respondents who entered the afternoon shift experienced moderate stress of 17 (68%) and 8 (32%) mild stress. There is a significant difference mean work stress level between nurse morning shift with nurse shift afternoon with value p value = 0,014. Discussion: Job stress on nurses is one of the problems in human resources management in hospitals, by jarena it would see the hospital to be more consider in overcoming the problems of work stress that arise in the nurse in order to create optimal service for the patient.   Keywords: Work stress, work shift
GAMBARAN KINERJA PERAWAT DALAM DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN Solawati, Tina; Aeni, Qurrotul; Sulistiyowati, Dewi
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 4 No 1 (2014): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.051 KB) | DOI: 10.32583/pskm.4.1.2014.16-21

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Kualitas pelayanan keperawatan berkaitan erat dengan kinerja perawat, sehingga kualitas pelayanan dapat dilihat melalui evaluasi kinerja perawat.Salah satu metode dalam menilai kinerja perawat yaitu dengan melihat standar praktek keperawatan.Pada prinsipnya kinerja perawat diukur dari terlaksananya asuhan keperawatan yang berfungsi sebagai pedoman atau tolak ukur dalam pelaksanaan praktek pelayanan keperawatan. Metode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kinerja perawat dalam dokumentasi asuhan keperawatan di RSU Kendal. Penelitian ini menggunakan metodedeskriptif dengan menggunakan survey.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 97 yang diambil dengan menggunakan uji presentase. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagaian besar umur perawat > 35 tahun sebanyak 62 (63,9%),berjenis kelamin perempuan sebanyak 75 (77,3%) dan berpendidikan D3 sebanyak 82 (84,5%) sebagian besar responden mempunyai kinerja perawat baik sebanyak 62 (63,9%) dan melakukan dokumentasi asuhan keperawatan lengkap sebanyak 71 (73,2%). Diskusi: Saran dalam penelitian ini diharapkan RSU Kendal memperhatikan kinerja perawat sehingga perawat akan memiliki kesadaran untuk tetap melaksanakan aktivitas kerja dengan maksimal dengan melakukan asuhan keperawatan yang baik.   Kata kunci: Kinerja perawat, dokumentasi asuhan keperawatan   ABSTRACT Introduction: The quality of nursing care is closely related to the performance of nurses, so the quality of service can be seen through the evaluation of the performance of nurses. One method of assessing the performance of the nurse is to see the standard of nursing practice.In principle, the nurse measured the performance of the implementation of nursing care that serves as a guideline or benchmark in the implementation of the practice of nursing services.  Methods: . The purpose of this study to describe the performance of nurses in nursing care documentation in Hospital Kendal. This research is descriptive by using survey. The sample in this study as many as 97.  Results: The results show a large part of nurses aged> 35 years were 62 (63.9%), female 75 (77.3%) and educated D3 by 82 (84.5%) mostly the respondents have a good performance as much as 62 nurses (63.9%), and perform complete documentation of nursing care were 71 (73.2%). Discussion: Suggestions in this study is expected to Hospital Kendal attention to the performance of nurses so that nurses will have to continue to implement awareness activities with maximum employment by doing good nursing care  Keywords: The performance of nurses, nursing care documentation  
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KECERDASAN KOGNITIF ANAK USIA SEKOLAH Irawan, Barokah Yudi; Irawan, Barokah Yudi; Nurmalia, Devi; Arisdiani, Triana
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 4 No 1 (2014): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.013 KB) | DOI: 10.32583/pskm.4.1.2014.22-33

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Kecukupan zat gizi merupakan prasyarat yang sangat penting dalam perkembangan anak, termasuk di dalamnya perkembangan otak. Seorang siswa yang mengalami kekurangan zat gizi, dapat terjadi gangguan belajar, kemampuan bekerja kurang, kesakitan sampai kematian. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan tingkat kecerdasan kognitif anak usia sekolah di Madrasah Ibtida?iyah Islamiyah Reban Kecamatan Reban Kabupaten Batang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif asosiatif. Populasinya adalah semua siswa MII Reban Kecamatan Reban Kabupaten Batang sebanyak 78 siswa dan teknik samplingnya menggunakan total sampling atau mengambil semua anggota populasi menjadi sampel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara status gizi dengan tingkat kecerdasan kognitif dinilai dari kecerdasan verbal, logika, dan numerik anak usia sekolah di Madrasah Ibtida?iyah Islamiyah Reban Kecamatan Reban Kabupaten Batang, diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05). Diskusi: penelitian ini diharapkan puskesmas dapat bekerjasama dengan pihak sekolah untuk memberikan informasi tentang gizi kepada anak usia sekolah dasar, sehingga tingkat kecukupan gizi tetap seimbang dan kecerdasan kognitif semakin meningkat.   Kata kunci: Status Gizi, Kecerdasan Kogitif (Verbal, Logika, dan Numerik)   ABSTRACT Introduction: Betel chewing a hereditary tradition that is practiced by most people in Indonesia and being able to strengthen teeth Nutrient adequacy is an important prerequisite in child development, including brain development. A student with poor nutrition, learning disorders can occur, the ability to work less, the pain until death. Methods: This study aimed to determine the relationship between nutritional status with intelligence cognitive  the children's  school-aged  in Madrasah Islamiyah Ibtida'iyah Reban sub-district Reban Batang district.This research is descriptive associative. The population is all students MII Reban sub-district Reban Batang district as many as 78 students and a total sampling using sampling techniques or take all members of the population being sampled. Results: The results showed that there is a relationship between nutritional status assessed by the level of cognitive intelligence of verbal intelligence, logic, and numerical school-age children in Madrasah Islamiyah Ibtida'iyah Reban Reban Batang district, the value of p = 0.000 (p <0.05).  Discussion: this study are expected to cooperate with the health center to provide information about school nutrition to elementary school age children, so that the level remains balanced nutrition and cognitive intelligence is increasing.  Keywords: Nutritional Status, Intelligence Kogitif (Verbal, Logic, and Numerical)  
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN KONSUMSI TABLET ZAT BESI DENGAN KEJADIAN ANEMIAPADA IBU HAMIL TRIMESTER III Setyaningsih, Ayu; Widyastuti, Yuni Puji; Nurwijayanti, Andriyani Mustika
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 4 No 1 (2014): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.487 KB) | DOI: 10.32583/pskm.4.1.2014.34-43

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Anemia adalah suatu keadaan dimana tubuh memiliki jumlah sel darah merah (eritrosit) yang terlalu sedikit, yang mana sel darah merah itu mengandung hemoglobin yang berfungsi untuk membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh.Ibu hamil trimester III lebih tinggi risiko anemia karena mengalami perubahan sirkulasi yang makin meningkat terhadap plasenta. Tingginya kejadian anemia erat kaitannya dengan faktor kurang asupan makanan bergizi saat ibu hamil dan kurangnya kesadaran dalam mengkonsumsi tablet zat besi. Metode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahuihubungan antara status gizi dan konsumsi tablet zat besi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Desa Ulujami Kabupaten Pemalang. Penelitian menggunakan desaindeskriptif korelasi dengan pendekatancross sectional. Sampel diambil secara total sampling sebanyak44 ibu hamil timester ke III di Desa Ulujami.Alat penelitian menggunakan metline, kuesioner, buku KIA.Data dianalisis secaraunivariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara status gizi (?value = 0,001; ?value<0,05) dan konsumsi tablet besi (?value = 0,029; ?value<0,05) dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III Diskusi: Peneliti lain diharapkan ada penelitian lanjutan dengan desain yang lebih bisa mengkafer secara tepat faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil.   Kata kunci: Status Gizi, Konsumsi Tablet Besi, Anemia pada ibu hamil   ABSTRACT Introduction: Anemia is a condition in which the body has a number of red blood cells (erythrocytes) is too little, in which the red blood cells that contain hemoglobin which serves to carry oxygen to tissues throughout the body. Third trimester pregnant women are at higher risk of anemia due to changes in the circulation increasing the placenta. The high incidence of anemia is less closely related to factors of nutrition during pregnancy and lack of awareness in consuming iron tablets. Methods: The purpose of this study to determine the relationship between nutritional status and consumption of iron tablets with the incidence of anemia among pregnant women in the third trimester Ulujami village of Pemalang. The study used a descriptive correlation design with cross sectional approach. Samples taken by total sampling counted 44 pregnant women in the village timester III Ulujami. Research tools using metline, questionnaires, KIA book. Data was analyzed by univariate and bivariate using chi square test. Results: The results showed no association between nutritional status (?value = 0.001; ?value <0.05) and consumption of iron tablets (?value = 0.029; ?value <0.05) and the incidence of anemia in pregnant women in the third trimester Ulujami village of Pemalang. Discussion: Other researchers expected there is further research to design more precisely can mengkafer factors related to the incidence of anemia among pregnant women.  Keywords: Nutritional Status, Consumption Tablet Iron, Anemia in pregnant women
HUBUNGAN LAMA PEMAKAIAN KB SUNTIK 3 BULAN DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN Adni Hanifah; Kunsianah kunsianah; Sri Sumini
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 4 No 1 (2014): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.4.1.2014.1-8

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Kontrasepsi merupakan salah satu bagian dari gerakan KB Nasional untuk pengaturan kelahiran dengan jalan mencegah konsepsi atau mencegah kehamilan. Kontrasepsi hormonal seperti,suntik memiliki daya kerja yang lama,tidak membutuhkan pemakaian setiap hari tetapi,tetap efektif dan tingkat reversibilitasnya,artinya kembali kesuburan setelah pemakaian berlangsung cepat. Namun demikian KB suntik juga mempunyai banyak efek samping seperti amenorea, spoting (bercak darah), seperti halnya dan kontrasepsi hormonal lainnya dan dijumpai pula keluhan mual,sakit kepala(pusing), Galaktorea, perubahan berat badan. Metode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan lama pemakaian KB suntik 3 bulan dengan peningkatan berat badan di desa Jatipurwo kecamatan Rowosari kabupaten Kendal. Jenis penelitian ini adalah suevey analitik dengan menggunakan pendekatan Cross-Sectional . Populasi dalam penelitian ini akseptor KB suntik 3 bulan di desa Jatipurwo kecamatan Rowosari kabupaten Kendal dengan jumlah 288 akseptor. Teknik sampling menggunakan Systematic Random Sampling. Analisis data dianalisis secara univariat menggunakan tendensi sentral dan secara bivariat menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan Ada hubungan antara lama pemakaian KB Suntik dengan peningkatan berat badan akseptor KB suntik 3 bulan dengan p value 0,000 (p<0,05). Diskusi: Hasil penelitian ini diharapkan bagi akseptor KB suntik 3 bulan untuk mengetahui dan menyadari dampak pemakaian akseptor KB suntik 3 bulan yaitu peningkatan berat badan sehingga dampak negatif terhadap citra tubuh dapat diminimalkan. Kata kunci: Lama pemakaian, KB Suntik 3 bulan, berat badan. ABSTRACT Introduction: Contraception is one part of the National KB movement for birth control by avoiding conception or preventing pregnancy. Hormonal contraceptives such as syringes have long working power, do not require daily use but, remain effective and their level of reversibility, meaning that fertility returns after use are rapid. However, injecting KB also has many side effects such as amenorrhea, spoting (blood spots), as well as other hormonal contraceptives and also complaints of nausea, headache (dizziness), Galactorrhea, changes in body weight. Methods: The purpose of this study to determine the relationship between the use of injecting KB 3 months with weight gain in Jatipurwo village, Rowosari district, Kendal district. This type of research is suevey analitik using Cross-Sectional approach. The population in this study is 3 months injections of KB acceptor in Jatipurwo village, Rowosari district, Kendal district with 288 acceptors. Sampling technique using Systematic Random Sampling. Data analysis was analyzed univariat using central tendency and bivariate using Chi Square statistic test. Results: The results showed that there was a relationship between the duration of injecting use of contraception with the acceptor weight increase of 3 months injecting with p value 0.000 (p <0,05). Discussion: The results of this study is expected for 3 months injecting KB acceptor to know and realize the impact of the use of 3 months injection acceptor KB is the increase in body weight so that negative impact on the body image can be minimized. Keywords: Duration of use, KB Injection 3 months, weight.
PERBEDAAN TINGKAT STRES KERJA SHIFT PAGI DAN SHIFT SIANG PADA PERAWAT Dwi Oktavi Daryanti; Kawi Kawi; Ratna Muliawati
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 4 No 1 (2014): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.4.1.2014.9-15

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Dalam menjalankan tugasnya seorang perawat tidak dapat terlepas dari stres, karena masalah stres tidak dapat dilepaskan dari dunia kerja. Dengan semakin bertambahnya tuntutan dalam pekerjaan maka semakin besar kemungkinan seorang perawat mengalami stres kerja. Metode: Dalam menjalankan tugasnya seorang perawat tidak dapat terlepas dari stres, karena masalah stres tidak dapat dilepaskan dari dunia kerja. Dengan semakin bertambahnya tuntutan dalam pekerjaan maka semakin besar kemungkinan seorang perawat mengalami stres kerja. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan responden yang masuk shift pagi 25 (62,5%) mengalami stres ringan dan 15 (37,5%) stres sedang. Responden yang masuk shift siang mengalami stres sedang 17 (68%) dan 8 (32%) stres ringan. Ada perbedaan yang bermakna rata-rata tingkat stres kerja antara perawat shift pagi dengan perawat shift siang dengan nilai p value = 0,014. Diskusi: Stres kerja pada perawat merupakan salah satu permasalahan dalam manajemen sumber daya manusia di rumah sakit, oleh jarena itu kiranya pihat rumah sakit untuk lebih mempertimbangkan dalam mengatasi permasalahn stress kerja yang timbul pada perawat agar tercipta pelayanan yang optimal bagi pasien. Kata kunci: Stres kerja, shift kerja ABSTRACT Introduction: In performing his duties a nurse can not be separated from stress, because the stress problem can not be separated from the world of work. With increasing demands on the job, the more likely a nurse experiences work stress.Methods: In performing their duties a nurse can not be separated from stress, because the stress problem can not be separated from the world of work. With increasing demands on the job, the more likely a nurse experiences work stress. Results: The results showed that respondents who entered the morning shift 25 (62.5%) had mild stress and 15 (37.5%) were moderate stress. Respondents who entered the afternoon shift experienced moderate stress of 17 (68%) and 8 (32%) mild stress. There is a significant difference mean work stress level between nurse morning shift with nurse shift afternoon with value p value = 0,014. Discussion: Job stress on nurses is one of the problems in human resources management in hospitals, by jarena it would see the hospital to be more consider in overcoming the problems of work stress that arise in the nurse in order to create optimal service for the patient. Keywords: Work stress, work shift
GAMBARAN KINERJA PERAWAT DALAM DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN Tina Solawati; Qurrotul Aeni; Dewi Sulistiyowati
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 4 No 1 (2014): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.4.1.2014.16-21

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Kualitas pelayanan keperawatan berkaitan erat dengan kinerja perawat, sehingga kualitas pelayanan dapat dilihat melalui evaluasi kinerja perawat.Salah satu metode dalam menilai kinerja perawat yaitu dengan melihat standar praktek keperawatan.Pada prinsipnya kinerja perawat diukur dari terlaksananya asuhan keperawatan yang berfungsi sebagai pedoman atau tolak ukur dalam pelaksanaan praktek pelayanan keperawatan. Metode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kinerja perawat dalam dokumentasi asuhan keperawatan di RSU Kendal. Penelitian ini menggunakan metodedeskriptif dengan menggunakan survey.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 97 yang diambil dengan menggunakan uji presentase. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagaian besar umur perawat > 35 tahun sebanyak 62 (63,9%),berjenis kelamin perempuan sebanyak 75 (77,3%) dan berpendidikan D3 sebanyak 82 (84,5%) sebagian besar responden mempunyai kinerja perawat baik sebanyak 62 (63,9%) dan melakukan dokumentasi asuhan keperawatan lengkap sebanyak 71 (73,2%). Diskusi: Saran dalam penelitian ini diharapkan RSU Kendal memperhatikan kinerja perawat sehingga perawat akan memiliki kesadaran untuk tetap melaksanakan aktivitas kerja dengan maksimal dengan melakukan asuhan keperawatan yang baik. Kata kunci: Kinerja perawat, dokumentasi asuhan keperawatan ABSTRACT Introduction: The quality of nursing care is closely related to the performance of nurses, so the quality of service can be seen through the evaluation of the performance of nurses. One method of assessing the performance of the nurse is to see the standard of nursing practice.In principle, the nurse measured the performance of the implementation of nursing care that serves as a guideline or benchmark in the implementation of the practice of nursing services. Methods: . The purpose of this study to describe the performance of nurses in nursing care documentation in Hospital Kendal. This research is descriptive by using survey. The sample in this study as many as 97. Results: The results show a large part of nurses aged> 35 years were 62 (63.9%), female 75 (77.3%) and educated D3 by 82 (84.5%) mostly the respondents have a good performance as much as 62 nurses (63.9%), and perform complete documentation of nursing care were 71 (73.2%). Discussion: Suggestions in this study is expected to Hospital Kendal attention to the performance of nurses so that nurses will have to continue to implement awareness activities with maximum employment by doing good nursing care Keywords: The performance of nurses, nursing care documentation
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KECERDASAN KOGNITIF ANAK USIA SEKOLAH Barokah Yudi Irawan; Devi Nurmalia; Triana Arisdiani
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 4 No 1 (2014): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.4.1.2014.22-33

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Kecukupan zat gizi merupakan prasyarat yang sangat penting dalam perkembangan anak, termasuk di dalamnya perkembangan otak. Seorang siswa yang mengalami kekurangan zat gizi, dapat terjadi gangguan belajar, kemampuan bekerja kurang, kesakitan sampai kematian. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan tingkat kecerdasan kognitif anak usia sekolah di Madrasah Ibtida’iyah Islamiyah Reban Kecamatan Reban Kabupaten Batang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif asosiatif. Populasinya adalah semua siswa MII Reban Kecamatan Reban Kabupaten Batang sebanyak 78 siswa dan teknik samplingnya menggunakan total sampling atau mengambil semua anggota populasi menjadi sampel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara status gizi dengan tingkat kecerdasan kognitif dinilai dari kecerdasan verbal, logika, dan numerik anak usia sekolah di Madrasah Ibtida’iyah Islamiyah Reban Kecamatan Reban Kabupaten Batang, diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05). Diskusi: penelitian ini diharapkan puskesmas dapat bekerjasama dengan pihak sekolah untuk memberikan informasi tentang gizi kepada anak usia sekolah dasar, sehingga tingkat kecukupan gizi tetap seimbang dan kecerdasan kognitif semakin meningkat. Kata kunci: Status Gizi, Kecerdasan Kogitif (Verbal, Logika, dan Numerik) ABSTRACT Introduction: Betel chewing a hereditary tradition that is practiced by most people in Indonesia and being able to strengthen teeth Nutrient adequacy is an important prerequisite in child development, including brain development. A student with poor nutrition, learning disorders can occur, the ability to work less, the pain until death. Methods: This study aimed to determine the relationship between nutritional status with intelligence cognitive the children's school-aged in Madrasah Islamiyah Ibtida'iyah Reban sub-district Reban Batang district.This research is descriptive associative. The population is all students MII Reban sub-district Reban Batang district as many as 78 students and a total sampling using sampling techniques or take all members of the population being sampled. Results: The results showed that there is a relationship between nutritional status assessed by the level of cognitive intelligence of verbal intelligence, logic, and numerical school-age children in Madrasah Islamiyah Ibtida'iyah Reban Reban Batang district, the value of p = 0.000 (p <0.05). Discussion: this study are expected to cooperate with the health center to provide information about school nutrition to elementary school age children, so that the level remains balanced nutrition and cognitive intelligence is increasing. Keywords: Nutritional Status, Intelligence Kogitif (Verbal, Logic, and Numerical)
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN KONSUMSI TABLET ZAT BESI DENGAN KEJADIAN ANEMIAPADA IBU HAMIL TRIMESTER III Ayu Setyaningsih; Yuni Puji Widyastuti; Andriyani Mustika Nurwijayanti
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 4 No 1 (2014): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.4.1.2014.34-43

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Anemia adalah suatu keadaan dimana tubuh memiliki jumlah sel darah merah (eritrosit) yang terlalu sedikit, yang mana sel darah merah itu mengandung hemoglobin yang berfungsi untuk membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh.Ibu hamil trimester III lebih tinggi risiko anemia karena mengalami perubahan sirkulasi yang makin meningkat terhadap plasenta. Tingginya kejadian anemia erat kaitannya dengan faktor kurang asupan makanan bergizi saat ibu hamil dan kurangnya kesadaran dalam mengkonsumsi tablet zat besi. Metode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahuihubungan antara status gizi dan konsumsi tablet zat besi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Desa Ulujami Kabupaten Pemalang. Penelitian menggunakan desaindeskriptif korelasi dengan pendekatancross sectional. Sampel diambil secara total sampling sebanyak44 ibu hamil timester ke III di Desa Ulujami.Alat penelitian menggunakan metline, kuesioner, buku KIA.Data dianalisis secaraunivariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara status gizi (ρvalue = 0,001; ρvalue<0,05) dan konsumsi tablet besi (ρvalue = 0,029; ρvalue<0,05) dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III Diskusi: Peneliti lain diharapkan ada penelitian lanjutan dengan desain yang lebih bisa mengkafer secara tepat faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Kata kunci: Status Gizi, Konsumsi Tablet Besi, Anemia pada ibu hamil ABSTRACT Introduction: Anemia is a condition in which the body has a number of red blood cells (erythrocytes) is too little, in which the red blood cells that contain hemoglobin which serves to carry oxygen to tissues throughout the body. Third trimester pregnant women are at higher risk of anemia due to changes in the circulation increasing the placenta. The high incidence of anemia is less closely related to factors of nutrition during pregnancy and lack of awareness in consuming iron tablets. Methods: The purpose of this study to determine the relationship between nutritional status and consumption of iron tablets with the incidence of anemia among pregnant women in the third trimester Ulujami village of Pemalang. The study used a descriptive correlation design with cross sectional approach. Samples taken by total sampling counted 44 pregnant women in the village timester III Ulujami. Research tools using metline, questionnaires, KIA book. Data was analyzed by univariate and bivariate using chi square test. Results: The results showed no association between nutritional status (ρvalue = 0.001; ρvalue <0.05) and consumption of iron tablets (ρvalue = 0.029; ρvalue <0.05) and the incidence of anemia in pregnant women in the third trimester Ulujami village of Pemalang. Discussion: Other researchers expected there is further research to design more precisely can mengkafer factors related to the incidence of anemia among pregnant women. Keywords: Nutritional Status, Consumption Tablet Iron, Anemia in pregnant women

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2014 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2025 Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2025 Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2025 Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2025 Vol 14 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2024 Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2024 Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024 Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024 Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023 Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023 Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023 Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp April 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2022 Vol 12 No 1 (2022): Supp Januari 2022 Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022 Vol 11 No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 11 No 4 (2021): Supp Oktober 2021 Vol 11 No 3 (2021): Juli 2021 Vol 11 No 2 (2021): April 2021 Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021 Vol 11 No 1 (2021): Supp Januari 2021 Vol 11 No 1 (2021): Januari 2021 Vol 10 No 4 (2020): Oktober 2020 Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020 Vol 10 No 2 (2020): April 2020 Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 9 No 4 (2019): Oktober Vol 9 No 3 (2019): Juli Vol 9 No 2 (2019): April Vol 9 No 1 (2019): Januari Vol 8 No 2 (2018): Oktober Vol 8 No 1 (2018): April Vol 7 No 2 (2017): Oktober Vol 7 No 1 (2017): April Vol 6 No 2 (2016): Oktober Vol 6 No 1 (2016): April Vol 5 No 2 (2015): Oktober Vol 5 No 1 (2015): April Vol 4 No 2 (2014): Oktober Vol 4 No 1 (2014): April Vol 3 No 2 (2013): Oktober More Issue