cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
HUBUNGAN BULLYING DI TEMPAT KERJA TERHADAP DISTRESS PSIKOLOGIS DAN KEPUASAN HIDUP PEKERJA PELAYANAN KESEHATAN Rully Rudianto; Dadan Erwandi; Fatma Lestari; Abdul Kadir
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2422

Abstract

AbstractWorkers who are working in the health care sector have to deal with a work condition that is high-risk for bullying from various parties that come from, among others, the expectation of excellent performance. This study aimed to assess the association between Workplace Bullying, Psychological Distress, and Satisfaction with Life among workers in health care sector.  This is a cross-sectional study on 310 respondents consisting of workers who work on various health care services. Data were collected using a randomly distributed questionnaire and processed using a frequency distribution table. The association between variables were then analyzed using the Spearman correlation test. The results of this study showed associations between Workplace Bullying, Psychological Distress, and Satisfaction with Life. The majority of workers in the health care sector did not experience bullying and stress. For the satisfaction with life in this sector, the study showed a high satisfaction level. This study concludes that there is an association between bullying and stress level among workers in health care sector. A higher bullying and stress level will trigger dissatisfaction with life. Despite the low bullying incidence in this sector, management still has to be aware and perform prompt actions to identify and prevent negative actions. This is important to prevent bullying by implementing an appropriate anti-bullying program in the workplace, that the stress level will not increase and the satisfaction of the workers is maintained. Keywords: bullying, health care sector, level of distress, and satisfaction with life AbstrakPekerja sektor Pelayanan Kesehatan  merupakan pekerja yang harus menghadapi situasi kerja yang sangat berisiko terjadinya kejadian bullying dari berbagai pihak dan menuntut perfoma yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan bullying di tempat kerja, distres psikologis, dan kepuasan hidup pada pekerja di sektor pelayanan kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan secara acak kepada kelompok pekerja yang bekerja di berbagai sektor pelayanan kesehatan dengan jumlah responden sebanyak 310. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan tabel distribusi frekuensi dan dianalisis hubungannya dengan metode uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara bullying di tempat kerja, distres psikologis, dan kepuasan hidup. Pekerja di sektor pelayanan kesehatan mayoritas tidak mengalami kejadian bullying dan mayoritas juga tidak mengalami stres. Terkait tingkat kepuasan bekerja di pelayanan kesehatan, hasil studi menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan tersebut menunjukkan semakin tinggi kejadian bullying dan tingkat stres di sektor pelayanan kesehatan akan memicu ketidakpuasan terhadap kehidupan para pekerjanya. Walaupun didapatkan kejadian bullying yang rendah di sektor pelayanan kesehatan, manajemen harus tetap waspada dan segera bertindak untuk mengidentifikasi dan mencegah terjadinya perilaku negatif. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya korban bullying dan penerapan program anti bullying yang tepat di tempat kerja, sehingga tingkat stres tidak meningkat dan kepuasan bekerja tetap terjaga. Kata kunci : Bullying, distress level, kepuasan hidup, dan pelayanan kesehatan 
HUBUNGAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG BERSIFAT IRITAN DENGAN KEJADIAN GASTRITIS DI DESA PENYESAWAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPAR Ade Dita Puteri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2178

Abstract

Food and drinks that are irritants are very influential on the incidence of gastritis. Gastritis is the most common disorder encountered in the clinic because it is diagnosed based solely on clinical symptoms. This situation can result from food and drink irritating the gastric mucosa, excessive gastric mucosa secretions by the stomach's own secretions and sometimes due to bacterial inflammation. The purpose of this study was to determine the relationship between food and drink irritants with the incidence of gastritis in the village of Penyesawan, the working area of the Kampar Health Center in 2021. The design of this study used an analytical research design with a cross-sectional design. The sample in this study were the families of 229 people in the village of Penyesawan in the working area of the Kampar Health Center. The sampling technique was simple random sampling. The research instrument used a questionnaire and data processing was carried out univariate and bivariate. Research results Based on statistical tests, it was found that X2 = 10.861 with P value = 0.002 (p
HUBUNGAN SIKAP KERJA DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PENENUN TRADISIONAL DI KABUPATEN BATUBARA Sonia Mahfira; Tri Niswati Utami
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2195

Abstract

Nyeri punggung bawah atau Low Back Pain (LBP) terjadi pada orang yang bekerja dengan posisi duduk, membungkuk, mengangkat dan menarik. Keluhan nyeri punggung bawah merupakan rasa nyeri, ngilu, pegal yang terjadi di daerah punggung bagian bawah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan sikap kerja dengan keluhan nyeri punggung bawah pada penenun songket tradisional di Kabupaten Batubara. Jenis penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif dengan Deskriptif Analitik dengan pendekatan desain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 70 orang. Variabel yang diteliti adalah sikap kerja dan keluhan nyeri punggung bawah. Analisis data menggunakan Uji Chi Square. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran sikap kerja menggunakan metode REBA. Berdasarkan hasil Uji Chi Square diperoleh -value 0,015 lebih kecil dari 0,5 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan sikap kerja dengan keluhan nyeri punggung bawah (low back pain) pada pekerja penenun songket tradisional di Kabupaten Batubara. Disarankan pada pekerja sebelum memulai pekerjaan sebaiknya melakukan olahraga ringan untuk peregangan seperti menggerakkan leher, lengan, kaki, dan memukul punggung beberapa kali dan memperhatikan waktu kerja sesuai dengan jam kerja dimana maksimal bekerja 6-8 jam perhari.
ANALISIS PENCAPAIAN KOMPETENSI MAHASISWA PRAKTIK PROFESI NERS DI STIKES HANG TUAH PEKANBARU Isis Miniati; Raja Fitrina Lestari; Lita Lita
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2075

Abstract

Kompetensi merupakan kemampuan yang cukup untuk melakukan sesuatu tertentu agar tercapainya yang diharapkan, kompetensi juga merupakan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh setiap individu yang diterapkan dalam berpikir dan bertingkah laku yang dimana individu akan menunjukkan kualitas yang sebenarnya dalam melaksanakan suatu tugas dan pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pencapaian kompetensi mahasiswa praktik profesi Ners. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian retrospektif. Penelitian ini dimulai dari bulan Januari hingga September 2020 di Prodi Sarjana Keperawatan STIKes Hang Tuah Pekanbaru. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa profesi Ners dengan jumlah sampel 36 orang dengan total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Sebanyak 8 responden (22.2%) pencapaian kompetensinya cukup, sedangkan 28 responden (77,8%) pencapaian kompetensinya baik. Hal ini dapat disimpulkan bahwa pencapaian kompetensi pada mahasiswa praktik profesi Ners STIKes Hang Tuah Pekanbaru berada pada kategori baik. Terdapat tiga tindakan yang paling banyak tidak tercapai oleh mahasiswa yaitu memberikan O2, melakukan persiapan klien pre op, dan memasang NGT. Hasil penelitian ini diharapkan mahasiswa profesi Ners agar dapat meningkatkan penugasan pencapaian kompetensi.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP YANG MENYEBABKAN RENDAHNYA KUNJUNGAN LANSIA DI POSYANDU LANSIA SALO TIMUR Rizki Rahmawati; Lira Mufti Azzahri Isnaeni; Zurrahmi Z.R
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2442

Abstract

Posyandu Lansia adalah suatu tempat bagi Lansia untuk mendapatkan pelayanan kesehatan melalui upaya promotif, preventif tanpa mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan dan Sikap yang Menyebabkan Rendahnya Kunjungan Lansia di Posyandu Lansia Salo Timur. Dalam penelitian ini peneliti hanya ingin mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap Lansia terhadap Posyandu Lansia. Metode penelitian ini dilakukan dengan desain Deskrifrif dengan menggunakan data primer. Populasi sampel penelitian adalah Lansia yang ada dibawah binaan Posyandu Lansia Desa Salo Timur, dan sampel berjumlah 77 orang. Instrumen penelitian dengan menggunakan angket. Analisa data dengan cara Univariat. Hasil penelitian ini adalah lanjut usia mempunyai tingkat pengetahuan baik yaitu sebanyak 2 orang (2,6%), lanjut usia yang mempunyai tingkat pengetahuan cukup yaitu sebanyak 12 orang (15,6). Dan Lansia yang mempunyai tingkat pengetahuan kurang sebanyak 63 orang (81,8). Dan hasil penelitian tentang sikap yaitu sikap Negatif terhadap Posyandu Lansia yaitu sebanyak 45 orang dengan  persentase 58,4 %, dan mempunyai sikap positif terhadap Posyandu Lansia yaitu sebanyak 32 orang dengan persentase 41,6 %. Kesimpulan penelitian ini, Lansia di Desa Salo Timur memiliki pengetahuan yang kurang tentang Posyandu Lansia dan mempunyai sikap yang negatif terhadap Posyandu Lansia. 
ANALISIS IKLIM KESELAMATAN KERJA DI PT. XYZ BALIKPAPAN 2021 Deni Eri Zulfirman; ZULKIFLI DJUNAIDI
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.1938

Abstract

This study was conducted to determine the safety climate, the safety climate reflects workers' perceptions of the true value of safety in an organization - as a contributing factor to the reduction of accidents due to accidents. The purpose of this study was to determine the level of health and safety scores in the company. This study uses a descriptive analytical method with a total of 100 respondents (total respondents) with a variable measuring the level of work safety using a questionnaire published by the National Research Center for the Danish work environment, namely the Nordic Climate Safety Questionnaire 50 (NOSACQ-50) which contains 50 statements and has been completed. tested and translated in 40 languages, one of which is Indonesian. This research was conducted at PT. XYZ Balikpapan which starts in January until March 2021,. The results of this study indicate that there are 3 dimensions that have an average value below 3.30, namely the management safety empowerment dimension, management safety justice dimension and worker’s safety priority and risk non-acceptance dimension. Suggested improvements include making decisions and receiving advice and input from workers regarding work safety and being fair to workers regarding occupational safety and health for management and prioritizing work safety and not taking risks even though the work is busy and reducing risk-taking behavior that is dangerous for workers.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSUD RANTAU PRAPAT TAHUN 2020 Dian Christy Rahayu; Lukman Hakim; Karnirius Harefa
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2379

Abstract

Penyakit Jantung koroner merupakan kelainan pada satu atau lebih pembuluh darah koroner dimana terdapat penebalan dalam dinding pembuluh darah disertai adanya plak yang mengganggu aliran darah ke otot jantung yang akibatnya dapat mengganggu fungsi jantung. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan antara kejadian penyakit jantung koroner di RSUD Rantauparapat tahun 2020.  Jenis penelitian ini yaitu penelitian analitik dengan pendekatan case control. Dengan jumlah populasi yaitu sebanyak 3278 dan jumlah sampel yaitu 43 case dan 43 control. Hasil penelitian yaitu terdapat hubungan riwayat keluarga dengan kejadian Penyakit Jantung Koroner yaitu p value 0,012 . Tidak Terdapat hubungan antara Umur dengan kejadian Penyakit Jantung Koroner yaitu p value 0,205 . Terdapat hubungan antara Jenis Kelamin dengan kejadian Penyakit Jantung Koroner yaitu p value 0,021 . Terdapat hubungan antara Hipertensi dengan kejadian Penyakit Jantung Koroner yaitu p value 0,003 . Tidak Terdapat hubungan antara Obesitas dengan kejadian Penyakit Jantung Koroner yaitu p value 0,257. Terdapat hubungan antara Merokok dengan kejadian Penyakit Jantung Koroner yaitu p value 0,030 . Terdapat hubungan antara Aktivitas Fisik dengan kejadian Penyakit Jantung Koroner yaitu p value 0,022 . Faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian Penyakit Jantung Koroner yaitu variabel Hipertensi. Disarankan kepada masyarakat agar selalu melakukan medical check up untuk mengetahui kondisi kesehatan suatu penyakit secara dini.
pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasen Post Secti Caesaria Di Ruangan Tribrata RS Bhayangkara Kota Bengkulu vellyza collin; dian dwiana maydinar
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2411

Abstract

ABSTRAKSectio Caesarea (SC) adalah melahirkan janin melalui insisi abdomen. Tindakan ini akan berdampak pada ibu yaitu nyeri pasca sectio caesarea. Salah satu penanggulangan nyeri melalui pendekatan non farmakologi yaitu dengan pemberian aromaterapi lavender. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh aromaterapi lavender terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post sectio caesarea di ruangan Tribrata RS Bhayangkara Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pre Eksperimental menggunakan The One Group Pretest Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang di rawat di Ruang Tribrata RS Bhayangkara Kota Bengkulu pada bulan Juni 2021. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Accidental Sampling yaitu pengambilan sampel yang kebetulan ada atau tersedia di tempat penelitian tersebut sebanyak 16 orang. Untuk melakukan pengukuran intensitas nyeri pre-test dan post-test menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menggunakan uji Wilcoxon signed ranks test  di dapatkan  hasil sebelum pemberian aromaterapi lavender terdapat 8 pasien (50%) dengan nyeri berat. Terdapat 5 pasien (31,2%) dengan nyeri sedang dan 3 responden (18,8%) dengan nyeri ringan. sedangkan sesudah dilakukan pemberian aromaterapi lavender 3 pasien (18,8%) dengan nyeri berat. Terdapat 3 pasien (18,8%) dengan nyeri sedang dan 10 pasien  (62,5%) dengan nyeri ringan. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh aromaterapi lavender terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post sectio caesaraea di RS Bhayangkara Kota Bengkulu. Kata Kunci:   Aromaterapi Lavender, Sectio Caesarea 
PENGARUH MANUAL HANDLING TERHADAP KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PEKERJA ANGKAT ANGKUT DI CV. AMANAH TRANSPORT Nikmah Khairani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2383

Abstract

Penangan material secara manual dengan mengandalkan tenaga manusia sangat memungkinkan munculnya permasalahan keselamatan dan kesehatan kerja, mengingat kapasitas manusia dalam melakukan suatu pekerjaan sangat terbatas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh manual handling terhadap keluhan musculoskeletal disorders pada pekerja angkat angkut di CV. Amanah Transport. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, metode survey analitik dengan pendekatan penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 31 orang responden yaitu pekerja angkat angkut di CV. Amanah Transport. Teknik sampling pada penelitian ini adalah total sampling. Hasil penelitian ini menggunakan analisis uji chi-square diperoleh variabel bebas dan terikat memeiliki pengaruh (ρ=0,000)  dimana nilai ρ value lebih kecil dari α (α = 0,05). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulan bahwa ada pengaruh manual handling terhadap keluhan musculoskeletal disorders pada pekerja angkat angkut di CV. Amanah Transport. Adapun saran kepada pemilik usaha agar menyediakan alat kerja yang ergonomi untuk pekerja pada saat mengangkat beban berat  dan untuk peneliti melakukan re design alat kerja.
GAMBARAN KEJADIAN BODY SHAMING DAN KONSEP DIRI PADA REMAJA DI SMKN 1 KUOK Alini Alini; Langen Nidhana Meisyalla
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v5i2.2371

Abstract

Adolescence is a period where there is a change or transition from children to adults that begins at the age of 12 years and will end in the early 20s. Physical condition can be one of the differentiator in teenagers. Physical conditions can make a teenager feel afraid in social relationships. The term body shaming is intended to mock those who have a physical appearance that is considered quite different from society in general.Body shaming is one type of bullying where the individual is seen as a negative side of his physical appearance by others. Body shaming can affect adolescent self-concept. Self-concept is the way an individual sees himself as a whole. In adolescence, self-concept is an important category to reveal about his identity. The purpose of the study was to find out the description of body shaming and self-concept in students at SMK Negeri 1 Kuok in 2021. The type of research was quantitative research with descriptive analysis design. The study was conducted on July 8, 2021 with a sample of 158 students at SMK Negeri 1 Kuok using a stratified random sampling technique. Data collection using an online questionnaire. Analysis of the data used is univariate analysis. The results of univariate analysis showed that 85 respondents (53.8%) experienced high body shaming and 89 respondents (56.6%) had low self-concept. Respondents are expected to be able to further improve their self-concept by starting to love themselves to stay happy, and for respondents who experience body shaming further increase their potential.

Page 17 of 216 | Total Record : 2155