cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
EFEKTIVITAS POSYANDU DALAM PENANGANAN DAN PENCEGAHAN STUNTING : A LITERATURE REVIEW Hera, Agnes Gonxa Mulia; Simanjorang, Chandrayani; Angelina, Gabriela; Fitriani, Mutiara Aisyah; Apriningsih, Apriningsih; Wasir, Riswandy
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.9982

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang masih banyak terjadi di Indonesia. Stunting disebabkan karena terjadinya malnutrisi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir.  Sekitar 37,5 juta orang menderita stunting, dan di seluruh dunia, Indonesia merupakan negara dengan angka stunting tertinggi kelima. Pada tahun 2019, prevalensi stunting di indonesia sebesar 27,7%.  Posyandu merupakan salah satu intervensi spesifik yang ditujukan untuk mengatasi penyebab langsung dan tidak langsung masalah gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas posyandu dalam penanganan dan pencegahan stunting. Penelitian ini menggunakan ini menggunakan metode literature review dengan pencarian literaturnya menggunakan database penelitian Google scholar dan Pubmed. Hasil studi menunjukan terdapat posyandu di beberapa daerah sudah efektif dalam penurunan dan pencegahan stunting. Terdapat salah satu faktor yang membuat posyandu kurang efektif adalah terdapat kader yang masih kurang memahami dalam penanganan dan juga program stunting, karena kader merupakan orang yang sangat berperan dalam program-program yang dijalankan oleh posyandu. Program yang telah dijalankan posyandu dalam penurunan dan pencegahan stunting yaitu dengan program fortifikasi zat besi pada makanan tambahan, pengecekan rutin tinggi badan, pemberian obat pencegahan massal cacingan, penanggulangan diare serta program sanitasi dasar. Oleh karena itu diharapkan agar peran posyandu dan kader dalam pemberian penyuluhan dna pelaksanaan program harus diperkuat guna menurunkan angka kejadian stunting.
ANALISIS FAKTOR–FAKTOR RISIKO HIPERURISEMIA PADA MASYARAKAT DI PULAU MANADO TUA Velda Maylica Miracle Sitanggang; Angela F. C. Kalesaran; Wulan P. J. Kaunang
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.10513

Abstract

Suatu kondisi yang dikenal sebagai hiperurisemia dialami saat kadar asam urat dalam tubuh meningkat melebihi batas. World Health Organization telah memprediksikan akan terjadi peningkatan kasus kematian akibat penyakit asam urat sebesar 55% pada tahun 2060, dan di Indonesia prevalensi hiperurisemia adalah sebesar 15%. Riset ini memiliki tujuan guna melakukan analisis faktor-faktor risiko hiperurisemia pada masyarakat di Pulau Manado Tua. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menerapkan desain cross sectional study dan dilakukan pada bulan Juni sampai Oktober 2022 di Kelurahan Manado Tua II, Pulau Manado Tua. Jumlah responden pada riset ini 80 orang dari total populasi sebanyak 501 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Hasil uji statistik memperlihatkan adanya hubungan antara usia dengan hiperurisemia dimana nilai p = 0.034. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan hiperurisemia dimana nilai p = 0.622. Tidak ada hubungan antara riwayat penyakit keluarga dengan hiperurisemia dimana nilai p = 0.622. Hasil riset terhadap konsumsi alkohol dengan hiperurisemia juga memperlihatkan tidak adanya hubungan antara kedua variabel yang dapat dilihat melalui nilai p = 0.836. Sama seperti variabel lainnya, Indeks Massa Tubuh (IMT) juga tidak memiliki hubungan dengan hiperurisemia dengan melihat nilai p = 0.943.
EFEKTIVITAS MHEALTH DALAM PENINGKATAN MANAJEMEN KESEHATAN DIRI PASIEN DM TIPE 2: LITERATURE REVIEW Dwi Retnoningrum; Masfuri Masfuri; Tuti Herawati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.10592

Abstract

Diabetes Self Management (DSM) menjadi kunci utama yang penting dalam memperbaiki kualitas hidup dan menurunkan angka kematian pada pasien DM tipe 2. Mhealth adalah salah satu aplikasi seluler yang dipakai untuk  meningkatkan DSM. Tujuan penulisan ini adalah mendeskripsikan pemanfaatan mHealth untuk meningkatkan DSM pada pasien DM tipe 2. Metode penulisan ini menggunakan pencarian pada database PROQUEST, SCOPUS, SCIENCE DIRECT dan SAGE antara tahun 2017 sampai dengan 2022. Setelah disaring kembali yaitu eksklusi dari judul dan abstrak yang tidak sesuai dengan topik dan tidak berkaitan dengan lingkup penelitian (mobile health pada DM tipe 2) didapat 27 artikel yang relevan, kemudian disaring kembali dan didapatkan 10 artikel tahun 2018 sampai 2022 sesuai kajian literatur. Hasil dari penulisan ini menyatakan bahwa mHealth terbukti efektif untuk meningkatkan DSM berupa pelaporan hasil cek glukosa darah, kontrol berat badan, dan aktivitas fisik pada pasien DM tipe 2. Intervensi mHealth yang diberikan pada pasien DM tipe 2 terdiri dari pemberian pendidikan kesehatan tentang diabetes mellitus, pemantauan gula darah mandiri, layanan konseling diet, tips gaya hidup sehat, video, email, serta dampak  penggunaan aplikasi seluler terhadap perawatan diri, persepsi penyakit, gula darah dan   tingkat   HbA1C, berat badan, dan tekanan darah pada pasien dengan DM tipe 2. Simpulan hasil penulisan ini adalah mHealth memberikan banyak kemudahan yang dapat diakses bagi pasien dengan DM tipe 2 sehingga meningkatkan manajemen diri pasien DM tipe 2. mHealth sangat memungkinkan untuk dipakai di Indonesia sebagai salah satu cara meningkatkan pelayanan pada pasien DM tipe 2.
APLIKASI VIRTUAL REALITY DALAM REHABILITASI EKSTREMITAS ATAS PASIEN POST STROKE: LITERATURE REVIEW Candradewi Mahardika Ranukusuma; Tuti Herawati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.10665

Abstract

Stroke merupakan penyakit yang menyebabkan kecacatan pada penderitanya. Pasien paska terjadi stroke mengalami kelemahan motorik dan hambatan dalam ambulasi. Salah satu kelemahan yang sering terjadi adalah ekstremitas atas sehingga diperlukan rehabilitasi untuk dapat mengembalikan fungsi normalnya.  Rehabilitasi dengan pengaplikasian teknologi Virtual Reality menjadikan salah satu teknologi yang banyak di uji cobakan. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui keefektifan penggunaan terapi rehabilitasi ekstremitas atas  dengan teknologi Virtual Reality. Dalam menulis artikel ini, penulis menggunakan metode literatur review yang berfokus dalam hal pemanfaatan teknologi Virtual Reality dalam terapi rehabilitasi. Pengaplikasian teknologi Virtual Reality menunjukkan hasil penelitian yang mendukung bahwa rehabilitasi dengan teknologi Virtual Reality dapat berguna dan efektif. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan yang signifikan dalam pemulihan gerakan anggota ekstremitas atas pada pasien paska stroke. Jenis Virtual Reality yang banyak dipakai dari 10 jurnal yang di analisis adalah jenis Virtual Reality berbasis game dan terapi rehabilitasi yang dilakukan dikombinasi dengan terapi konvensional. Pengaplikasian terapi berbasis teknologi Virtual Reality masih perlu terus dikembangkan sehingga bisa mendapatkan manfaat yang lebih besar.    
ANALISA POTENSI KEBAKARAN DAN LEDAKAN PADA TANGKI LNG ISO TANK 40 Ft DI PT X TAHUN 2022 Juni Trihardiyanto; Fatma Lestari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.10669

Abstract

LNG (Liquified Natural Gas) has a high risk of fire and explosion. The increasing domestic demand for LNG has forced several new alternatives in the process of delivering LNG to consumers throughout Indonesia. LNG transportation in Indonesia is slowly starting to shift from large scale to small scale with the alternative of using ISO Tanks, so that it can reach locations that do not have special LNG port facilities. PT. X is one of the LNG refineries in Indonesia which currently serves LNG shipments by cargo or ISO Tanks. The threat of fire and explosion at oil and gas facilities cannot be avoided, so an accurate assessment is needed so that the risk mitigation can be carried out appropriately. With high standardization of work safety and security processes, preventive efforts in the LNG filling and filling process must be ensured in a safe condition. This paper aims to assess the potential for fire and explosion in a 40 ft LNG ISO Tank that performs filling and temporary storage at facilities owned by PT. X. Analysis of the potential for fire and explosion in the LNG ISO Tank was carried out using the Dow's Fire and Explosion Index 7th Edition method. The results of the analysis obtained that the F&EI value at the facilities at PT. X was 139.48 so that it was included in the category of severe hazard level. This category is the reference for proper heating to reduce the risk of fire and explosion
HUBUNGAN ANTARA KADAR KOLESTEROL, KEBIASAAN MEROKOK DAN LINGKAR PINGGANG DENGAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI PULAU MANADO TUA Nathaly Ivana Takasily; Angela F.C. Kalesaran; Wulan P.J. Kaunang
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.11083

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi persoalan kesehatan yang kini menjadi perhatian secara global maupun dalam negeri. PTM sekarang ini menjadi angka mortalitas di Indonesia. Hipertensi mengalami kenaikan prevalensi dari 25% menjadi 34,1% pada Riskesdas tahun 2018. Beberapa penyebab yang dapat mempengaruhi hipertensi, diantaranya faktor genetik dan sosioekonomik berupa sirkulasi populasi, umur, penghasilan, pendidikan dan kediaman. Tujuan riset ini yaitu menganalisis hubungan antara kadar kolesterol, kebiasaan merokok dan lingkar pinggang dengan hipertensi pada masyarakat di Pulau Manado Tua. Model pada penelitian ini observasional analitik memakai desain penelitian cross sectional study. Penelitian ini memiliki 73 sampel didapatkan populasi yaitu pada masyarakat di Pulau Manado Tua. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu kadar kolesterol, kebiasaan merokok dan lingkar pinggang, dengan variabel terikat adalah hipertensi. Alat yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu informed consent, kuesioner, alat ukur tekanan darah dan alat pemeriksaan kolesterol. Analisis yang dipakai diantaranya analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil riset ini membuktikan masyarakat yang memiliki kadar kolesterol tinggi sebesar 61,6%, masyarakat yang memiliki kebiasaan merokok sebesar 27,4%, masyarakat yang berisiko obesitas sentral sebesar 81% dan masyarakat yang memiliki hipertensi sebesar 90,4%. Hasil kajian uji statistik chi-square bisa disimpulkan bahwa tidak diperoleh hubungan antara kadar kolesterol, kebiasaan merokok dan lingkar pinggang dengan hipertensi pada masyarakat di Pulau Manado Tua.
EFFICACY OF INTRANASAL ESKETAMINE AS A NOVEL RAPID ANTIDEPRESSANT IN ADULTS WITH TREATMENT- RESISTANT DEPRESSION Eldy Eldy; Aurielle Annalicia Setiawan; Sartika Sabhinaya; Pedro Arruda Supinto; Teddy Tjahyanto
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.11844

Abstract

Major depressive disorder (MDD), the leading cause of disability worldwide is a common and disabling mental health disorder associated with high suicide-related morbidity and mortality rates. Despite the availability of antidepressant therapies, one-third of patients with MDD fail to achieve remission and are considered to have Treatment-Resistant Depression (TRD). Research have found intranasal esketamine, an enantiomer of anesthetic drug called ketamine, as a potential breakthrough in combating treatment resistance and lowering the number of depression-related suicides. However, reviews that cover the potential use of esketamine are still limited. This review aims to summarize the study of esketamine and provide a better insight into its efficacy and safety in TRD patients as a promising end point for TRD remission. Literature sources were taken from journal articles published in the last five years. The databases used were PMC, SAGE Journals, ScienceDirect, Wiley, and ResearchGate. TRD is associated with impaired social functioning and imminent risk of suicidal ideation. The antidepressant effect of intranasal esketamine showed a noteworthy result varying from increased response rate to decreased depression symptoms and suicidal thoughts. Findings from clinical trials indicate that intranasal esketamine is effective and safe in patients with TRD. It implies that esketamine has rapid antidepressant effects in patients with MDD, including TRD and MDSI. Further research regarding esketamine efficacy in some populations such as pediatrics and people with a history of psychosis, is still needed to improve our ability to treat TRD.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PARTISIPASI KEGIATAN POSYANDU BALITA DI DESA KABUPATEN DELI SERDANG Sylvira Rianda; Andry Simanullang; Abdul Wahab; Perry Boy Chandra Siahaan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.12095

Abstract

Posyandu merupakan suatu bentuk Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang dikelola bersama masyarakat, dengan tujuan mendapatkan pelayanan kesehatan dasar dan dapat dengan cepat menurunkan AKI dan AKA. Salah satu kegiatan yang penting didalam pelaksanaan posyandu adalah partisipasi masyarakat. Partisipasi masyarakat penting dalam kegiatan posyandu dengan keikutsertaan ibu akan membantu sebagai upaya preventif untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan yang terjadi pada anak. Secara nasional yaitu 56,57% partisipasi minat masyarakat masih rendah dalam memanfaatkan posyandu. Rendahnya partispasi masyarakat terhadap posyandu menjadi permasalahan yang dapat menghambat pelaksanaan pelayanan kesehatan posyandu. Tujuan penelitian untuk melihat faktor apa saja yang memengaruhi partisipasi masyarakat terhadap kegiatan posyandu balita di Posyandu Melati Desa Sukaraya. Penelitian dilakukan kuantitatif menggunakan penilitian survey analitik design cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada 30 Maret 2021 sampai 30 November 2022. Pengumpulan data dilakukan selama 2 minggu tanggal 20 September sd 4 Oktober. Populasi berjumlah 65 orang dengan sampel penelitian yang digunakan 56 ibu yang memiliki balita. Penelitian menggunakan uji chi square dengan analisis data teknik purposive sampling dengan nilai sig 95% = (p<0,05). Penelitian yang telah dilakukan menghasilkan faktor pengetahuan (p=0,375), pendidikan (p=0,136), pekerjaan (p=0,984), sikap kader (p=0,563). Dapat disimpulkan dari hasil penelitian yaitu p>0,05 menyatakan tidak memiliki hubungan diantara pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, dan sikap kader, terhadap partisipasi masyarakat pada posyandu balita.
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PROGRAM VAKSINASI COVID-19 DI KELURAHAN MATALI KOTA KOTAMOBAGU Rahdinan Julyoputera Paputungan; Adisti Aldegonda Rumayar; Irny Evita Maino
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.12462

Abstract

Persepsi merupakan proses pemahaman atau pemberian makna atas informasi sehingga dapat memengaruhi sebuah tindakan yang akan dilakukan seseorang. Persepsi masyarakat bisa dipengaruhi oleh beberapa unsur yang menggambarkan keyakinan terhadap perilaku kesehatan dari setiap individu di antaranya, persepsi mengenai kerentanan yang akan dirasakan, persepsi mengenai keparahan yang akan dirasakan, persepsi mengenai manfaat yang dirasakan, persepsi hambatan, dan isyarat untuk bertindak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang program vaksinasi COVID-19 di Kelurahan Matali Kota Kotamobagu. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional study yang dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 99 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar masyarakat sudah divaksinasi dosis kedua yang berusia 36 sampai 45 tahun, berjenis kelamin perempuan, tingkat pendidikan terakhir SMA, pekerjaan ibu rumah tangga, dan pendapatan keluarga sebesar 1 sampai 3 juta, memiliki persepsi positif terhadap persepsi kerentanan, persepsi keparahan, persepsi manfaat, serta isyarat untuk bertindak, sedangkan masyarakat dengan pekerjaan PNS/TNI/POLRI/BUMN/BUMD dan masyarakat berpendapatan keluarga di bawah 1 juta, lebih banyak memiliki persepsi negatif terhadap persepsi hambatan. Kesimpulan dari penelitian ini, masyarakat di Kelurahan Matali memiliki persepsi positif berdasarkan persepsi kerentanan, persepsi keparahan, persepsi manfaat, dan isyarat untuk bertindak, serta persepsi hambatan memiliki persepsi negatif.
PENATALAKSANAAN NUTRISI UNTUK PASIEN COVID 19 DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TK II MEDAN Pasaribu, Dormaulina; Nababan, Donal; Sinaga, Janno; Ginting, Daniel; Sipayung, Rosetty; Sitorus, Mido Ester J.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.12624

Abstract

Nutrition management for COVID-19 patients at the hospital. Bhayangkara TK II Medan is not happy with the nutritional management guidelines for COVID-19 patients. Bhayangkara TK II Medan. The type of Ingkang Panaliten is supported by a high level of marriage with the qualitative Kanthi Panaliten with a phenomenological approach. Informant ing panliten iki dumadi saka key informant (key informant), main informant and informant of triangulation/additional cacah 9 wong. Data collection through interviews/direct interviews with informants and the results of the Panliten Nuduhake on nutritional management of COVID-19 patients in hospitals. Bhayangkara TK II Medan adhedhasar needs energy, macronutrients, micronutrients and isotonic requirements not in accordance with the COVID 19 nutritional management guidelines, and the management of electrolyte needs increases with the COVID 19 nutrition management guidelines. go to hospital. Bhayangkara TK II Medan is trying to take care of nutritional management for Covid patients with the guidelines for nutritional management for Covid patients, preventing the immunity of Covid 19 patients from dropping and taking the healing process to the hospital for Covid 19 patients. Bhayangkara Kindergarten II Medan Kanggo adds to the nutritional needs of independent Kanthi, Saliyane Kanggo, to meet the nutritional needs of Saliyane Sing Wis, visited the hospital. Bhayangkara TK II Medan so that the immunity of COVID-19 patients is reduced and the healing process takes place.

Page 41 of 216 | Total Record : 2155