cover
Contact Name
Wedi S
Contact Email
wedi.s@lecturer.unri.ac.id
Phone
+6281275133230
Journal Mail Official
jassi@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Jl. Paus No. 5, Limbungan Baru, Kec. Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Riau 28266
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Journal Sport Science Indonesia (JASSI)
Published by Universitas Riau
ISSN : 2655450X     EISSN : 27210693     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal Sport Science Indonesia (JASSI) is under publishment of the Universitas Riau. It is a scientific journal focusing on Sport Education, Physical Education, Sport Coaching, Sports Psychology, and Sports Tourism. It provides a publishing platform for scientists and academicians to share, publish, and discuss all aspects of the latest outstanding development in the field of sports.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 163 Documents
Peran Pembelajaran Sepak Bola Dalam Pendidikan Jasmani terhadap Tingkat Stres Akademik Siswa Kelas XII di MA Muhammadiyah Pekanbaru Candra Firnanda; Agust, Kristi; Vai, Aref; Lardika, Rola Angga
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 2 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.2.188-197

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tinggi nya tekanan akademik yang di alami oleh siswa kelas XII akibat beban tugas dan persiapan ujian yang memicu stres akademik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pembelajaran sepak bola dalam pendidikan jasmani terhadap penurunan tingkat stres akademik siswa di MA Muhammadiyah Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah dengan Pre-Eksperimental dengan desain One Group Pre-test post-test Design. Populasi penelitian adalah siswa MA Muhammadiyah Pekanbaru dengan Sampel sebanyak 21 siswa Kelas XII IPS yang di ambil menggunakan teknik purposie sampling. Instrumen penenelitian menggunakan angket stres akademik (perceived acadamic stress scale) uang telah teruji validitas dan reliabilitas nya (0,958). Teknik analisis data menggunakan uji-t berpasangan (Paired Sample t-Test) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata rata skor stres akademik saat pre-test sebesar 40,00 (kategori tinggi) mengalami penurunan signifikansi pada post-test menjadi 36,24 (kategori sedang). Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai sig (2-tailed) 0,000 < 0.05. disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pembelajaran sepak bola dalam pendidikan jasmani terhadap penurunan tingkat stres akademik sswa. Aktifitas fisik dan interaksi sosial dalam sepak bola efektif menjadi sarana pengalihan (distraction) dan pelepasan (catharsis) bagi siswa.
The Effect of Resistance Bands on Underhand Passing Accuracy in Extracurricular Volleyball Players Aged 15-18 Years Afifah, Mar'atul; Prabowo, Trisnar Adi; Indarto, Asyidika Vito; Pahlavi, Zakwan Yumna Dhuha; Permata, Ellysia Nura
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 2 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.2.198-207

Abstract

This study was to analyze the effect of resistance band use on underhand passing accuracy in volleyball players aged 15-18 years in extracurricular activities. This study was a quasi-experimental study using a pretest–posttest with a control group design. The sample consisted of 14 students (8 males and 6 females) in each of the intervention and control groups. The resistance band training method was carried out for 6 weeks, covering arm muscle strengthening, shoulder stability, underhand passing coordination with elastic loads. The training intensity was arranged progressively from 60%-80%. Data collection used a modified Brady Volleyball Test. The results of this study, the Wilcoxon test showed that the intervention group had an effect on improving underhand passing accuracy (male: sig. 0.011 and female: sig. 0.026). Meanwhile, the control group had no effect. Mann-Whitney test showed a posttest difference between the intervention and control groups, with a sig. 0.001 for male students and a sig. 0.004 for female students. This conclusion suggests that the intervention group experienced increased accuracy in underhand passing after being given a training program using resistance bands. Future research could involve a larger sample size, a longer intervention duration, and addition of supporting variables.
Efek Durasi Sport Massage terhadap Pemulihan Denyut Nadi Istirahat: Tinjauan Sistematis dengan Pendekatan Meta-Analisis Deskriptif Amanda Zerlina; Aulia Nabila; Cahyani Firdausi, Zahra Esa; Luna Salsabila; Zihan Novita Sari
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 2 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.2.208-217

Abstract

Penelitian ilmu keolahragaan ini menyelidiki seberapa efektif pijatan olahraga sebagai metode pemulihan tubuh setelah aktivitas fisik, terutama dengan melihat seberapa cepat itu memperbaiki denyut nadi istirahat. Salah satu masalah utama yang diteliti adalah bahwa durasi olahraga massage berbeda-beda dalam berbagai penelitian. Akibatnya, belum ada kesimpulan yang jelas tentang waktu yang paling efektif untuk membantu pemulihan. Berdasarkan temuan penelitian sebelumnya, penelitian ini akan melihat bagaimana durasi perawatan olahraga berdampak pada pemulihan denyut nadi. Meta-analisis deskriptif digunakan dengan pendekatan peninjauan naratif sistematis. Data dikumpulkan melalui penelusuran artikel jurnal nasional dari tahun 2020 hingga 2025 di database SINTA dan Google Scholar. Lima artikel dalam sampel penelitian memenuhi kriteria inklusi, yaitu membahas massage olahraga dan mengumpulkan data denyut nadi baik sebelum maupun sesudah prosedur. Hasil analisis menunjukkan bahwa pijatan olahraga secara konsisten menurunkan denyut nadi setelah berolahraga, turun dari 13,42% hingga 42 denyut per menit. Masalah selama 10–15 menit dianggap paling efektif untuk pemulihan. Metode pemulihan berbasis olahraga dibantu oleh penelitian ini. Temuan ini penting untuk digunakan oleh pelatih dan praktisi olahraga dalam menentukan waktu yang tepat untuk memberikan pijatan olahraga yang efektif untuk meningkatkan kualitas pemulihan atlet