cover
Contact Name
Wisnu Yuwono
Contact Email
wisnu@uib.ac.id
Phone
+6281227273978
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Universitas Internasional Batam, Jl. Gajah Mada, Baloi, Sei ladi, Batam
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Prosiding National Conference for Community Service Project
ISSN : -     EISSN : 27148599     DOI : -
Prosiding National Conference for Community Service Project (NaCosPro) merupakan wadah bagi para akademisi maupun masyarakat umum dalam mendesiminasikan artikel ilmiah hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat di berbagai bidang pengabdian, terutama kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan juga pihak swasta/business, pemerintah dan community (masyarakat) dalam rangka menyelesaikan permasalahan di masyarakat menuju terwujudnya kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di masyarakat. Prosiding ini diharapkan memberikan kontribusi yang signifikan dalam menumbuhkan ide-ide inovatif dan kreatif dalam menyelesaikan permasalahan langsung di masyarakat sehingga akan melahirkan pemikiran dan gagasan bagi peningkatan tri dharma perguruan tinggi untuk masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 975 Documents
Berbagi Kasih Lewat Pendidikan di Panti Asuhan Sharon Ministry Batam Aisya Putri Saqina Syuhada; Putri Hummairah; Agustian Agustian; Celine Angeline; Devani Devani; Gilbert Cornelyanto; Handri Gojun; Jesslyn Jesslyn; Kelvin Andrian Lee; Rienda Syifa Amelia; Seline Seline; Wellson Wellson; Ruandi Ferdinand; Aulia Ananda Syahputri; Brika Kadafi
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol. 7 No. 01 (2025): The 7th National Conference for Community Service Project 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v7i01.11166

Abstract

Pendidikan merupakan sarana penting dalam pemberdayaan anak-anak, terutama bagi anak panti asuhan yang kekurangan fasilitas dan dukungan keluarga. Panti Asuhan Sharon Ministry Batam menyediakan tempat tinggal dan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu, namun masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan sarana pendidikan dan dukungan psikososial. Kegiatan bakti sosial yang dilakukan mahasiswa Universitas Internasional Batam bertujuan untuk memberikan dukungan materiil dan moral, meningkatkan sarana belajar, serta mengeratkan silaturahmi antara anak-anak, pengurus panti, dan masyarakat luas. Pelaksanaan kegiatan meliputi pemberian alat tulis, buku dongeng, permainan edukatif, dan interaksi langsung untuk membangun kebersamaan serta memotivasi anak-anak belajar. Sebagaimana hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh tim dari Universitas Sari Mutiara Indonesia, pemberian bantuan materi dan moral di panti asuhan dapat menumbuhkan rasa semangat, sukacita, serta kepercayaan diri anak-anak (Bemby Sinaga & Friska, 2023). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa bantuan materi dan pendampingan moral mampu meningkatkan semangat belajar anak, mengurangi beban pengurus panti, serta membentuk karakter positif anak-anak. Penguatan hubungan sosial antara pelajar, anak-anak, dan pengurus juga menciptakan suasana harmonis yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh. Interaksi langsung yang dilakukan mahasiswa mampu membangun empati, kebersamaan, serta mendorong penguatan nilai kemanusiaan bagi seluruh peserta kegiatan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pemberdayaan berkelanjutan bagi anak-anak di Panti Asuhan Sharon Ministry Batam, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat untuk lebih peduli dan berkontribusi dalam membantu anak-anak yang kurang beruntung. Pendampingan dan motivasi yang terus-menerus menjadi kunci keberhasilan dalam mendukung masa depan mereka yang lebih baik.
Membangun Lingkungan Tanpa Kekerasan: Sosialisasi dan Edukasi Gerakan Anti-Bullying di SMP Harapan Utama Andina Fasha; Vincent Vincent; Yasmine Raisa Sari; Dimas Naufal Pratama; Vinka Aftinala; Neza Aulia; Siska Amelia Karo Sekali; Bun Hai Yong; Cahaya Nababan; Cindy Okta Br. Nababan; Julyanda Firmansyah; Naomi Aghita Kie; Rasya Zidan Putra Yuandy Soeseno; Alvito Syachila; Sean Dennis; Gilang Giovani; Fenaldo Fenaldo
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol. 7 No. 01 (2025): The 7th National Conference for Community Service Project 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v7i01.11167

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah merupakan isu yang semakin mengkhawatirkan karena berdampak langsung pada kesehatan mental, prestasi belajar, dan perkembangan sosial siswa. Artikel ini membahas strategi pencegahan dan penanggulangan bullying melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi anti-bullying di SMP Harapan Utama. Program ini dirancang secara partisipatif dan melibatkan seluruh elemen komunitas sekolah, termasuk siswa, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua. Melalui penyfuluhan, diskusi interaktif, dan kampanye kesadaran, program ini bertujuan menanamkan nilai empati, toleransi, dan rasa saling menghargai di antara warga sekolah. Kegiatan utama dilakukan di kelas 7C dengan 26 siswa sebagai peserta aktif. Mereka diajak untuk memahami bentuk-bentuk bullying, dampaknya, serta cara mencegah dan menanggulanginya. Selain itu, pendekatan ini membuka ruang dialog yang aman dan konstruktif antara siswa dan pendidik. Peran guru sebagai fasilitator sangat penting untuk menumbuhkan budaya sekolah yang mendukung dan inklusif. Data dari KPAI menunjukkan bahwa kasus bullying di Indonesia terus meningkat, sehingga intervensi dini dan berkelanjutan menjadi sangat penting. Artikel ini menegaskan bahwa pencegahan bullying tidak cukup hanya melalui aturan formal, tetapi perlu diperkuat dengan pendidikan karakter yang konsisten dan kolaboratif. SMP Harapan Utama menegaskan komitmennya untuk menjadi sekolah bebas kekerasan melalui langkah nyata dan berkesinambungan. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang siswa secara utuh.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat: Melalui Bakti Sosial di “Panti Asuhan Istana Yatim Al-Jufri” Lingsie Shaufina; Resdo Howel Hutasoit; Khansa Syahdira; Bryan; Muhammad Fahri Alfahrizi Ramadhan; Anisyah Nur Fazila6; ⁠Allyah Dwi Firanti; Chisha Intania Umaira; Fauzia Lailul Rahma; Salma Khairunnisa Mardiyah; Lidya Martha Parotua Simamora; Revalina Laysha Doriz; Theresia Della Rumondang Togatorop; Muhammad Faiz Muhjatun Nafsi; Gadieza Afra Nazifa; Muhammad Faiz Al-Fadlil; William Agustin Hutapea; Queenie Ficari Toba; Febri Kholijah Mulyono; Rachel Keshia Mukitta
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol. 7 No. 01 (2025): The 7th National Conference for Community Service Project 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v7i01.11168

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfungsi tidak hanya untuk menyalurkan kontribusi sosial, tetapi juga untuk membentuk karakter dan nilai kemanusiaan mahasiswa. Artikel ini mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan bakti sosial berjudul “Menyambung Tangan Berbagi Kasih” oleh mahasiswa Universitas Internasional Batam dari kelompok Fit Fuel 1 dan Fit Fuel 2 di Panti Asuhan Istana Yatim Al-Jufri, Batam. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk membangun empati, memperkuat kepedulian sosial, dan menciptakan hubungan yang hangat antara mahasiswa dan anak-anak panti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi lapangan dan Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali dampak kegiatan secara menyeluruh. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa interaksi langsung dalam suasana kekeluargaan mendorong terbentuknya ikatan emosional yang bermakna antara mahasiswa dan anak-anak panti. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran sosial yang efektif, memperkaya pengalaman kemanusiaan dan memperkuat keterampilan kolaboratif. Sementara itu, anak-anak panti mendapatkan perhatian emosional yang membantu meningkatkan kebahagiaan dan rasa percaya diri mereka. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi dalam membangun relasi sosial antara institusi pendidikan dan lembaga sosial masyarakat secara berkelanjutan. Dengan pendekatan yang inklusif dan penuh makna, kegiatan ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi menjadi upaya transformatif yang berdampak langsung bagi kedua belah pihak. Diharapkan, semangat berbagi ini dapat terus dikembangkan dan menjadi bagian dari budaya pengabdian mahasiswa di masa mendatang.
Di Balik Tawa Anak Panti: Menumbuhkan Solidaritas melalui Kunjungan Sosial Akmal Muzakki; Chelsealia Mei Adriani; Dennys Dennys; Andri Jlis; intan Angraini; Angelina Angelina; Calvin Lim; Mutiara Reyla Amanda; Nur Fadilah Siregar; Angel Angel; Gilbert Timoti
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol. 7 No. 01 (2025): The 7th National Conference for Community Service Project 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v7i01.11171

Abstract

Kunjungan sosial ke panti asuhan merupakan wujud kepedulian masyarakat terhadap mereka yang kurang beruntung. Aksi ini bertujuan untuk memberikan kebahagiaan kepada anak-anak panti asuhan, sekaligus menumbuhkan rasa solidaritas di kalangan masyarakat. Acara tersebut dilaksanakan pada 8 febuari 2025, di Panti Asuhan stana Yatim Al-Jufri Batam, dengan melibatkan mahasiswa dan komunitas lokal. Rangkaian aktivitas mencakup permainan edukatif, hiburan, dan penyerahan donasi berupa pakaian, alat tulis, serta makanan. Dampak inisiatif ini terasa baik secara emosional maupun sosial, karena dapat mengurangi rasa kesepian anak-anak panti asuhan serta memberikan pengalaman yang mendalam bagi para peserta. Inisiatif ini diharapkan menjadi program berkelanjutan yang mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan kesadaran berbagi dalam masyarakat.
Mewujudkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Panti Asuhan Al-Fauzan Sebagai Bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat Wilson Kwek; Siti Ferda Fatinah Sessu; Jason Jomerin; Vanessa Xiao; Neza Amelia Saputri; Jayson Jayson; Andrew Sanjaya Cuandra; Lionel Messi Yeheskiel Panaha; Syahira Syahira; Nabila Aliyah Mazaya; Viona Budiputri; Shelinna Shelinna; Chynthia Love Joe rib Kwan; Ade Jaya Saputra
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol. 7 No. 01 (2025): The 7th National Conference for Community Service Project 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v7i01.11172

Abstract

Panti Asuhan Al-Fauzan yang berlokasi di Batam merupakan lembaga sosial yang memberikan fasilitas tempat tinggal, pendidikan, serta bimbingan rohani bagi anak-anak yatim piatu dan terlantar. Dalam rangka mendukung kesejahteraan mereka, mahasiswa Universitas Internasional Batam melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema “Edukasi Literasi Kesehatan serta Kebersihan”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pengelolaan sampah dengan metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan pendidikan masyarakat yang dikombinasikan dengan observasi partisipatif, pendekatan sosial interaktif, serta pendekatan berbasis keluarga. Anak- anak diajak berpartisipasi aktif melalui games edukatif, permainan kelompok, sesi literasi, serta percakapan santai yang membangun nilai-nilai sosial dan toleransi. Tim pelaksana juga memberikan bantuan sosial berupa alat belajar dan kebutuhan pokok. Metode ini terbukti efektif dalam mendorong keterlibatan, meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup bersih, memperkuat kepercayaan diri, serta menciptakan suasana kebersamaan yang mendukung tumbuh kembang anak-anak. Diharapkan, kegiatan PkM serupa dapat terus dilaksanakan dengan cakupan yang lebih luas dan materi yang lebih bervariasi demi mendukung perkembangan anak-anak di berbagai lembaga sosial. 
Edukasi pentingnya Pentingnya membaca buku pada anak usia dini sampai dengan Remaja Hingga Dewasa di Yayasan Vistos Kasih Ikhlas Nur Aminah; Andi M Ridwan; Rich Jacson; Hansen Liano; Erlindo Situmorang; Abudzar Ghifari; Ethen Priesly Williechen; Nabiel Omar Akem; Leo Farmando; Firullah Faridh; Desniel Andio; Jevelyn Priscillia; Sella Intan Nitma Laway; Angeliska Liano
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol. 7 No. 01 (2025): The 7th National Conference for Community Service Project 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v7i01.11174

Abstract

Membaca merupakan salah satu keterampilan fundamental yang memiliki peran penting dalam perkembangan kognitif dan emosional seseorang sejak usia dini hingga dewasa. Edukasi mengenai pentingnya membaca secara konsisten sangat dibutuhkan untuk membentuk budaya literasi yang kuat. Yayasan Vistos Kasih Ikhlas berperan sebagai lembaga yang peduli terhadap perkembangan pendidikan, terutama dalam membangun minat baca di kalangan anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Melalui pendekatan pembiasaan membaca sejak usia dini, individu dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memperluas wawasan, serta meningkatkan empati sosial. Kajian literatur menunjukkan bahwa kebiasaan membaca yang ditanamkan sejak dini akan berdampak jangka panjang terhadap prestasi akademik, kualitas komunikasi, dan karakter pribadi. Selain itu, lingkungan yang mendukung serta ketersediaan bahan bacaan yang sesuai menjadi faktor penentu dalam keberhasilan program literasi. Edukasi yang dilakukan di lingkungan yayasan perlu dirancang secara sistematis dan berkesinambungan agar mampu menjangkau berbagai kelompok usia secara efektif. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta generasi yang cerdas, berwawasan luas, dan memiliki daya saing tinggi. Studi ini menyoroti pentingnya sinergi antara keluarga, pendidik, dan lembaga sosial dalam menumbuhkan kecintaan terhadap membaca sebagai bagian dari gaya hidup.
Kolaborasi Pendidikan dan Kreativitas dalam Mewujudkan Masa Depan Cerah bagi Anak Panti Asuhan 5 Roti 2 Ikan Jesslyn Tan; Aditiya Yoswa Wiyoto; Bryan Bryan; Bryan Bosco Ng; Insam Syofieanti; Kelvin Elia Barus; Kimi Kimi; Nadine Aulia Utami; Nur Saskia; Putri Dina Malaysari; Rangga Muhamad Pratama; Siti Aida Turmanda; Susi Susanti; Valencia Callista; Vienny Budiputri; Xlhynz Xlhynz; Yosua Yosua
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol. 7 No. 01 (2025): The 7th National Conference for Community Service Project 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v7i01.11178

Abstract

Pendidikan adalah hak fundamental setiap anak dan seharusnya dijamin tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, budaya, maupun status kehidupan. Anak-anak di panti asuhan merupakan kelompok yang rentan terhadap keterbatasan akses pendidikan yang layak. Mereka tidak hanya kekurangan fasilitas belajar dan pendampingan akademik, tetapi juga pengembangan emosional, karakter, dan sosial, akibat minimnya peran orang tua yang digantikan oleh pengurus panti dalam jumlah terbatas. Menanggapi hal ini, kelompok Bobobox 2 dari Universitas Internasional Batam melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Panti Asuhan 5 Roti 2 Ikan sebagai bentuk kepedulian nyata. Kegiatan ini menghadirkan pendidikan nonformal yang kreatif, interaktif, dan menyenangkan melalui permainan edukatif, diskusi, dan simulasi hidup sehat. Tujuannya adalah menumbuhkan semangat belajar, kepercayaan diri, dan keterampilan sosial anak-anak. Hasilnya menunjukkan peningkatan antusiasme dan partisipasi aktif anak-anak selama kegiatan berlangsung. Mereka menjadi lebih percaya diri, berani menyampaikan ide, dan aktif dalam berbagai permainan edukatif. Sementara itu, bagi para mahasiswa, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran empati dan kolaborasi sosial yang memperkuat nilai kemanusiaan dalam pendidikan. Secara keseluruhan, kegiatan ini menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada hasil akademik, tetapi juga pada pendekatan, proses, dan nilai-nilai yang membentuk manusia seutuhnya. Metode pembelajaran kreatif dan berbasis empati sangat penting diterapkan, terutama bagi anak-anak dalam situasi sosial yang menantang seperti di panti asuhan.
Menumbuhkan Kepemimpinan dan Kolaborasi: Jawaban Atas Tantangan Individualisme Siswa Lorensha Lorensha; Alexander Febrian Eka Putra; Christina Maryanti; Gracesia Natalia S; Lusiana Alvi Euodia S; Jasmin Hokki; Kevin Tamran; Shanti Paramita; Xaverio Xaverio; Dyland Nelwan; Calvin Evander Adelwise; Tomas Liu; Yenlie Dwi Putri; Chrystina Chrystina; Ernestine Ernestine
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol. 7 No. 01 (2025): The 7th National Conference for Community Service Project 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v7i01.11180

Abstract

Sikap individualistis dan kurangnya kemampuan kepemimpinan menjadi tantangan utama bagi siswa/siswi SMA Pelita Utama dalam beradaptasi dengan tuntutan kolaborasi tim yang efektif. Fokus pada pencapaian pribadi, yang sering kali menghambat sinergi kelompok, juga diperparah dengan pemahaman kepemimpinan yang belum menyeluruh. Banyak siswa masih kesulitan dalam berkomunikasi, mengarahkan tim, dan mengambil keputusan di bawah tekanan, sehingga koordinasi dan konsistensi dalam kerja sama menjadi terhambat. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan sebuah kegiatan yang tidak hanya membangun rasa kebersamaan, tetapi juga secara praktis mengasah keterampilan kepemimpinan. Tujuannya adalah untuk mendorong siswa agar mampu keluar dari sifat individualistis, mengoptimalkan potensi tim, dan membangun kepercayaan antaranggota demi mencapai tujuan bersama. Dengan adanya wadah ini, diharapkan siswa SMA Pelita Utama dapat mengembangkan kompetensi esensial yang diperlukan untuk sukses dalam lingkungan yang semakin kompetitif. 
Meningkatkan Minat Baca Anak melalui Penguatan Pojok Literasi di Panti Asuhan Sharon Ministry Rudiani Ng; Yuddy Giovanna Priscilla; Azizatul Maliha; Stephen Huang; Oktarina Kendedes; Bryan Wijadi; Siti Nabila Huriyah Aliandra; Isaura Oktaviani Putri; Reva Christina; Jessica Joli; Victor Iestyn Ang; Nicolas Finneysim
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol. 7 No. 01 (2025): The 7th National Conference for Community Service Project 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v7i01.11181

Abstract

Anak-anak panti asuhan selalu menghadapi masalah yang terbatas dalam akses sumber daya literasi sehingga berdampak langsung terhadap penurunan minat baca dan keterampilan dalam berkomunikasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) telah dilaksanakan di Panti Asuhan Sharon Ministry, Batam, dengan tujuan untuk meningkatkan budaya literasi melalui penyediaan sarana pojok literasi dan latihan membaca yang interaktif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang mencakup tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi akhir. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator aktif dan mendampingi anak-anak panti asuhan saat kegiatan membaca, berdiskusi, dan latihan menceritakan kembali isi bacaan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme anak-anak terhadap kegiatan membaca dan keberanian dalam menyampaikan pendapat secara lisan. Selain itu, sarana pojok literasi yang diberikan dapat mendorong kebiasaan membaca secara mandiri. Kegiatan ini dinyatakan efektif karena telah menggabungkan unsur edukatif dan hiburan, serta mampu menyesuaikan kondisi dan kebutuhan anak-anak panti asuhan. Kendala utama yang dihadapi ialah keterbatasan waktu pelaksanaan dan jumlah koleksi buku yang perlu ditambah. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah pentingnya kolaborasi antara komunitas literasi dan institusi pendidikan untuk memastikan keberlanjutan dari program literasi bersama dan memperluas dampak terhadap masyarakat. Pojok literasi serupa juga sangat berpotensi untuk direplikasi di panti asuhan lainnya dengan penyesuaian konteks lokal.
Kunjungan Mahasiswa Universitas Internasional Batam ke Panti Asuhan Mts Bina Ummah: Pendidikan dan Kebahagiaan dalam Satu Kegiatan Jelvin Pho; Rauf Amarullah; Jorel Ferys Silalahi; Kevin Kevin; Rendy Rendy; Noges Vacin; Derrick Ho; Muhammad Restu Saputra; Fiona Fiona; Fyonna Napermanty; Vivian Vivian; Angelina Ng; Erenzyka Ru; Nilam Haitika
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol. 7 No. 01 (2025): The 7th National Conference for Community Service Project 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v7i01.11182

Abstract

Sebanyak 41 (empat puluh satu) mahasiswa dari Universitas Internasional Batam (UIB) mengadakan kunjungan ke Panti Asuhan MTs Bina Ummah, yang terletak di Jalan Bina Ummah, Kibing, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam pada hari Minggu, 9 Februari 2025. Kegiatan ini didampingi oleh tiga co-fasilitator. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan tindak kekerasan secara mental maupun fisik dalam lingkungan anak-anak, terutama dalam jangka umur 5 (lima) hingga 15 (lima belas) tahun dengan menggunakan metode pendekatan pendidikan masyarakat dimana para mahasiswa menjabarkan materi yang telah disesuaikan dengan tingkat pemahaman masyarakat seumuran target pendengar. Penulis menemukan bahwa adanya lingkungan yang sehat dan dukungan moral yang kuat di antara lingkungan panti asuhan yang memberikan anak-anak ruang untuk berkembang dan berkreasi. Adanya rekomendasi untuk memperpanjang waktu kunjungan agar mendapatkan kesempatan untuk melakukan pendekatan terhadap setiap individu secara personal.