Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
CEEJ is a journal for the development and application of science and technology that includes publication of the results of community service activities, models or concepts or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of community service. The scope and focus of this journal covers Human development, education and national competitiveness, Poverty alleviation based on local resources, Management of Wisdom and Rural Areas, Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs, Development of environmental technology, Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony. The CEEJ Journal is published twice a year, every January and July.
Articles
2,167 Documents
Pelatihan Penerapan Akuntansi Pada BUMDes Di Kec. Rokan IV Koto
Siska Siska;
Awliya Afwa;
Nina Nursida;
Nida Amaliae
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37385/ceej.v4i2.3035
BUMDES menjadi suatu badan hukum yang didirikan oleh desa guna mengelola usaha, memanfaatkan aset, mengembangkan investasi dan produktivitas, menyediakan jasa pelayanan, dan/atau menyediakan jenis usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa. Pelaporan keuangan BUMDES sama halnya seperti laporan keuangan entitas profit oriented lainnya. Namun, jika BUMDES masih masuk ke dalam kriteria usaha mikro, kecil dan menengah, maka pelaporan keuangan yang disusun BUMDES harus sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK-EMKM). Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu dalam bentuk penyampaian materi terkait dengan penerapan akuntansi BUMDES kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Hasil kegiatan pengabdian yaitu piutang tak tertagih tidak dihapuskan dan akumulasi penyusutan tidak disajikan dan daftar inventaris tidak dihitung sebagaimana mestinya. Solusi yang ditawarkan Solusi yang ditawarkan diantaranya perangkat BUMDES harus memastikan piutang yang memang tidak bisa di tagih harus disepakati penghapusannya melalui rapat BUMDES, selanjutnya nilai piutang yang dihapuskan diakui sebagai beban dalam laporan laba rugi, dan sebagai pengurang saldo piutang di laporan posisi keuangan.
Sosialisasi Manfaat Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Sebagai Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Lumindai Kota Sawahlunto
Henny Sjafitri
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37385/ceej.v4i2.3086
BUMDes merupakan lembaga usaha yang bergerak dalam bidang pengelolaan aset-aset dan sumber daya ekonomi desa dalam kerangka pemberdayaan masyarakat desa. Dengan berlakunya Undang-Undang Desa nomer 6 tahun 2014, Daerah memiliki kewenangan untuk mengurus dan mengelola daerahnya sendiri dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Dalam Undang-undang tersebut juga mengakui adanya otonomi desa secara otomatis dengan adanya otonomi tersebut desa juga memiliki kewenangan baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan maupun dalam pengelolaan keuangan Desa. Menyadari akan pentingnya pembangunan di tingkat Desa, Pemerintah melakukan berbagai program untuk mendorong percepatan pembangunan kawasan pedesaan, namun hasilnya masih belum signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan desa harus dilakukan secara terencana dengan baik dan harus menyentuh kebutuhan riil masyarakat desa. Sehingga pembangunan yang dilakukan di kawasan pedesaan dapat membumi dengan masyarakatnya.
Peningkatan Produksi Udang Kualitas Tinggi Melalui Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Tambak Terintegrasi
Khairul Muttaqin;
Ahmad Ihsan;
Liza Fitria
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37385/ceej.v4i2.3185
Budidaya udang telah menjadi sektor yang strategis dalam perekonomian akibat permintaan yang terus meningkat terhadap udang berkualitas tinggi. Dalam upaya untuk menghadapi tantangan tersebut, peningkatan efisiensi operasional dalam tambak udang menjadi kritis. kegiatan ini membahas pengembangan sistem informasi manajemen tambak sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan produksi udang berkualitas tinggi. Sistem informasi manajemen tambak mencakup integrasi teknologi informasi dalam proses budidaya udang, dari pengelolaan pakan hingga pemantauan lingkungan tambak. Melalui implementasi sistem informasi manajemen tambak, petani dapat mengoptimalkan pemberian pakan dengan mengidentifikasi pola makan udang yang lebih baik. Selain itu, pemantauan terhadap kondisi lingkungan memungkinkan pengendalian penyakit lebih efektif, mengurangi risiko kematian massal yang berdampak pada produktivitas. Dengan demikian, kegiatan ini menggarisbawahi manfaat sistem informasi manajemen tambak dalam mencapai peningkatan produksi udang berkualitas tinggiTop of Form . Metode pelaksanaan PKM ini terdiri lima tahap, yaitu; (1)Koordinasi dan sosialisasi kegiatan; (2)Pelatihan; (3)Pendampingan; (4)Monitoring dan evaluasi kegiatan; dan (5)Penyusunan rencana tindak lanjut. Hasil dari kegiatan ini masyarakat mitra mengalami peningkatan produksi udang berkualitas tinggi secara berkelanjutan. Dengan memadukan teknologi informasi dalam budidaya udang, artikel ini mendorong para pelaku industri untuk mengadopsi pendekatan inovatif guna memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat.
PKM Upaya Peningkatan Kesehatan Lansia dan Manajemen Administrasi Berbasis Teknologi Informasi Pada Bina Keluarga Lansia (BKL) Kampung KB Mekar Wangi Pekanbaru
Yesica Devis;
Yuda Irawan;
Abdurrahman Hamid
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37385/ceej.v4i2.3220
Bina Keluarga Lansia (BKL) Kampung KB Mekar Wangi Pekanbaru merupakan suatu kegiatan yang dilakukan secara berkelompok dan bertujuan untuk meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan lansia di masyarakat sehingga terbentuk pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan lansia di Kampung KB Mekar Wangi Kelurahan Tangkerang Barat Pekanbaru yang menjadi mitra dalam kegiatan PKM ini. Salah satu permasalahan yang sangat mendasar pada lansia adalah masalah kesehatan, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan kesehatan kelompok lansia. Kader pada BKL Mekar Wangi berjumlah 22 orang dan memiliki pendidikan rata-rata SMA kebawah. Adapun 3 permasalahan prioritas yang dihadapi oleh mitra yaitu: 1) Minimnya pengetahuan kader tentang kesehatan lansia; 2) Pencatatan administrasi BKL masih dilakukan secara manual; dan 3) Minimnya peralatan kesehatan bagi BKL. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk menyelesaikan permasalahan pada mitra Bina Keluarga Lansia Kampung KB Mekar Wangi yaitu upaya meningkatkan kesehatan lansia melalui pelatihan dan penyuluhan kepada kader lansia, penyuluhan kepada lansia, pengadaan peralatan pendukung kesehatan, dan perancangan sistem informasi untuk manajemen administrasi secara terkomputerisasi. Beberapa kegiatan yang telah selesai dilaksanakan pada kegiatan pengabdian yaitu perancangan aplikasi bina keluarga lansia, penyuluhan peningkatan pengetahuan para kader bina keluarga lansia, pelatihan penggunaan peralatan Kesehatan lansia, dan penyuluhan pentingnya posyandu lansia. Hasil dari evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa tercapainya peningkatan kesehatan mitra, meningkatnya pelayanan mitra, dan meningkatnya pengetahuan mitra.
PKM Implementasi Teknologi Internet of Things (IoT) Dalam Monitoring Ketinggian Permukaan Air Sungai dan Aplikasi Tanggap Darurat Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Banjir di Kota Pekanbaru
Yuda Irawan;
Haris Tri Saputra;
Reno Renaldi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37385/ceej.v4i2.3221
Daerah Kota Pekanbaru memiliki iklim tropis dan curah hujan yang cukup tinggi setiap tahunnya. Keadaan curah hujan yang tinggi mengakibatkan daerah tertentu di Pekanbaru mengalami banjir terutama kawasan di pinggiran sungai siak yang disebabkan melimpahnya sungai siak. Kurangnya informasi yang cepat tentang ketinggian air sungai siak menyebabkan keterlambatan peringatan dan proses evakuasi oleh BPBD Kota Pekanbaru. Akibat keterlambatan pengevakuasian dapat berdampak hanyutnya harta benda ataupun nyawa manusia. Selain itu seringnya terjadi keterlambatan pelaporan saat bencana banjir oleh warga ke BPBD untuk evakuasi disebabkan oleh belum adanya media pelaporan berbasis IT yang terintegrasi sehingga terkadang proses pelaporan dan tindak lanjut sering mengalami keterlambatan. Permasalahan lainnya adalah kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, salah satunya yaitu pembuangan sampah di saluran pembuangan air dan sungai. Banyak nya tumpukan sampah disungai dan saluran air menyebabkan tidak lancarnya aliran air sehingga menyebabkan banjir. Kemudian ketidak pedulian masyarakat terhadap tebang pilih pohon dan reboisasi, pembuatan sumur resapan, dan sikap tidak peduli terhadap kebersihan lingkungan. Pembuangan sampah sembarangan juga menyebabkan terciptanya lingkungan yang tidak sehat sehingga dapat menghambat tercapainya kemandirian kesehatan. Berdasarkan 3 permasalahan prioritas tersebut maka tim pengusul beserta mahasiswa melaksanakan kegiatan PKM dengan tujuan mitigasi atau pengurangan resiko yang ditimbulkan akibat terjadinya bencana banjir di Kota Pekanbaru. Adapun upaya yang telah dilakukan adalah pembuatan alat monitoring pengukur ketinggian air sungai berbasis IoT sebagai Teknologi Tepat Guna yang merupakan penerapan hasil penelitian dari tim pengusul dan pembuatan aplikasi tanggap darurat bencana banjir. Selain itu kegiatan ini juga terfokus ke bidang kesehatan yaitu melaksanakan kegiatan penyuluhan sikap kepedulian lingkungan kepada warga terutama warga didaerah sekitar pinggiran sungai di Jl. Sumber Sari, Pekanbaru.
Penerapan AFI (Audio Afirmasi) Massage Untuk Bidan Di PMB Hasna Dewi Kota Pekanbaru
Liva Maita;
Ika Putri Damayanti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37385/ceej.v4i3.3294
Afirmasi massage adalah metode pemberian kalimat atau kata-kata yang positif yang disampaikan kepada ibu hamil sebelum dilakukan massage. Ibu hamil dengan posisi tidur atau duduk senyaman mungkin, sambil memegang perut nya dan memejamkan mata akan di perdengarkan kalimat-kalimat yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan kesehatan bayi, sehingga ibu dapat rileks, nyaman, dan tenang selama mejalankan kehamilannya. PMB Hasna Dewi sudah menjalankan praktik untuk pijat ibu dan bayi lebih kurang selama 3 tahun. Berdasarkan hasil wawancara, selama ini Bidan tidak melakukan afirmasi sebelum massage, dikarenakan memerlukan waktu yang banyak dan pengetahuan serta keterampilan afirmasi bidan yang masih kurang.Tujuan PkM adalah memberikan penyuluhan, pelatihan Afirmasi dan pemanfaatan software AFI kepada PMB. Hasil kegiatan PkM terjadi peningkatan pengetahuan bidan sebelum dan sesudah di berikan penyuluhan tentang afirmasi sebesar 100%. Saran diharapkan bidan dapat memberikan AFI ini kepada ibu hamil sebelum dilakukan massage Luaran yang ditargetkan yaitu terbit pada jurnal sinta dan software afirmasi dapat dimasukkan untuk pengembakan pembelaran mata kuliah teknologi tepat guna dalam kebidanan
Perancangan Aplikasi Pembayaran SPP DI SDIT Bustanul Ulum Pekanbaru
Refni Wahyuni;
Yuda Irawan;
Abdi Muhaimin
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37385/ceej.v4i2.3299
Pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan merupakan sumbangan yang wajib dibayarkan oleh siswa/siswi untuk memperlancar kegiatan belajar mengajar di Sekolah. Pembayaran SPP biasanya dibayarkan setiap bulannya oleh siswa dengan nominal sesuai dengan aturan sekolah tersebut (Heriyanto & Oktavianis, 2019) SDIT Bustanul Ulum Pekanbaru merupakan sekolah dasar swasta yang terletak di jalan Hang Tuah Ujung, Sail, Pekanbaru, untuk memperlancar kegiatan pendidikan, siswa/siswi di SDIT Bustanul Ulum juga diwajibkan membayar iuran SPP setiap bulannya. Pembayaran SPP di SD IT Bustanul Ulum Pekanbaru dilakukan dengan cara, siswa/siswa atau orang tua datang langsung ke Sekolah, Setelah itu bagian keuangan mencatat ke buku besar sebagai bukti pembayaran yang dipegang oleh pihak sekolah dan mencatat di kwitasni sebagai bukti pembayaran yang diterima oleh siswa/ wali murid. Dalam pembuatan laporan pembayaran, keuangan harus mencatat data pembayaran di buku besar dan menghitung besar penerimaan setiap bulannya, untuk pembuatan laporan pun dikerjakan secara manual dengan mengatur dan mendesain sendiri bentuk laporannya. Dalam penyelesaian masalah tersebut maka tim mengusulkan tentang perancangan aplikasi pembayaran SPP. Dengan sistem ini jauh akan mempermudah bagian keuangan dalam melayani pembayaran SPP yang dilakukan siswa/siswi atau orang tua wali murid. Dan mempermubah bagian keuangan dalam membuat laporan yang dibutuhkan. Permasalahan yang terjadi dengan kegiatan tersbut adalah kurang efektif dan efisiennya pembayaran SPP. Dari permasalahn tersebut maka akan diberikan solusi yaitu perancangan aplikasi pembayaran SPP. Tujuan dari penerapan aplikasi ini bisa mempermudah bagian keuangan dalam melayani pembayaran SPP
Sadar Pentingnya Aktivitas Fisik Di Kecamatan Lima Puluh Kelurahan Tanjung Rhu RW 01
Nila Puspita Sari;
Alfina Mitiara Sany;
Hermalia J Putri Sitorus;
Syafira Dwiutami
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37385/ceej.v4i3.3333
Aktivitas fisik masih menjadi persoalan di wilayah Tanjung Rhu tahun 2023. RW 01 Kelurahan Tanjung Rhu menjadi salah satu dengan permasalahan aktivitas fisik yang ada di Kelurahan Tanjung Rhu. Perlu adanya upaya untuk melakukan pencegahan pada masyarakat. Upaya yang dapat dilakukan adalah penyuluhan mengenai pentingnya aktivitas fisik, melakukan kegiatan senam sehat, pemberian leaflet mengenai PHBS, penempelan poster mengenai pentingnya aktivitas fisik, gotong royong menanam tanaman obat keluarga (TOGA). Lokasi kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Lima Puluh Kota Pekanbaru Kelurahan Tanjung Rhu RW 01. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan penting nya melakukan aktivitas fisik. Dengan sasaran masyarakat RW 01 Kelurahan Tanjung Rhu. Dilakukan penyebaran kuesioner, intervensi dan monitoring serta evaluasi. Hasil kegiatan ini didapatkan sebanyak 92,9% reponden yang sadar akan penting nya melakukan aktivitas fisik.
Edukasi Pendampingan Pengolahan Data Lansia dengan Menggunakan Microsoft Excel Bagi Dawis Pokja Tomat
Rina Candra Noor Santi;
Sri Eniyati;
Felix Andreas Sutanto;
Kristophorus Hadiono
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37385/ceej.v4i2.3353
Posyandu Lansia adalah pos pelayanan terpadu untuk masyarakat yang berusia lanjut disuatu wilayah. Pos pelayanan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan lansia sehingga akan terwujud masa tua yang sehat. Pengecekan rutin yang dilakukan para lansia akan meningkatkan kesehatannya. Pengecekan ini akan didata dan ditulis oleh para sukarelawan dari beberapa wilayah RT/RW dengan cara manual yang biasanya dituliskan dalam sebuah buku. Kendala atau permasalahan yang terjadi adalah seringnya para lansia lupa untuk membawa buku kesehatannya. Dari permasalahan tersebut sehingga perlu membuat data kesehatan lansia tersebut dimasukkan kedalam sebuah system yaitu Microsoft excel, dan perlu adanya edukasi tentang penggunaan komputer oleh para sukarelawan dari Pokja Dawis. Karena dengan menggunakan system komputer, untuk pelacakan data atau pencarian data akan mudah dilakukan.
Pelatihan Pemasaran Digital dan Penyusunan Laporan Keuangan Pada UMKM Kerajinan Ingka Berkat Asih
Riana Kartika;
Kadek Marsiani Dewi;
Komang Nita Perbiani;
Putu Eka Nopiyani
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37385/ceej.v4i3.3434
UMKM kerajinan tangan telah menjadi komponen penting dari ekonomi Indonesia. Dengan melibatkan keterampilan dan keahlian pengerajinnya,usaha ini tidak hanya menghasilkan produk berkualitas tinggi, melainkan juga mendorong kreativitas yang tak terbatas. Anyaman adalah salah satu jenis UMKM kerajinan tangan yang umum di Bali, karena sudah menjadi tradisi turun temurun dan sering digunakan oleh masyarakat setempatuntuk kebutuhan sehari-hari. Produk kerajinan anyaman yang masih di produksi hingga saat ini yaitu ingka. Ingka merupakan kerajinan tradisionalberbahan dasar lidi, yang dibuat dengan menggunakan teknik menganyam. Dari banyaknya UMKM kerajinan ingka di Bali, Gede Suardana adalah salah satu UMKM kerajinan ingka yang berasal dari desa Anturan, Kecamatan Buleleng. Usaha yang dipasarkan di rumahnya secara individu ini diberi nama “Ingka Berkat Asih”. Beliau memulai usaha ini pada tahun 1997 dengan tujuan untuk melanjutkan usaha yang sudah turun temurun dilakukan oleh keluarganya dan untuk mencukupi kebutuhan sehari- hari. Tujuan dari dilaksanakannya PKM ini adalah: 1) untukmeningkatkan pemasaran produk kerajinan ingka dengan menggunakan pemasaran digital melalui media sosial, 2) untuk meningkatkan pengetahuan pemilik usaha akan pentingnya menyusun laporan keuangan sederhana. Metode pelaksanaan PKM ini terdiri dari 3 tahap yaitu, observasi, penyuluhan dan praktik penyusunan laporan keuangan, evaluasi dan pengawasan (monitoring). Hasil dari kegiatan ini pemilik usahamengalami peningkatan dalam penjualan produk dengan promosi melalui sosial media dan keterampilan dalam menyusun laporan keuangan.