cover
Contact Name
Anisya Dewi Kusmardianto
Contact Email
anisyakusmardianto23@gmail.com
Phone
+6285884881568
Journal Mail Official
stikesbanten.2020@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Rawa Buntu No. 10, Rw. Buntu, Serpong, BSD, Banten. 15318
Location
Kab. lebak,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 23030518     EISSN : 27146111     DOI : -
Core Subject : Health,
Bidang Keperawatan meliputi perawatan paliatif, lansia, anak, dan medical bedah. Bidang Kebidanan meliputi pelayanan kebidanan komunitas, remaja, dan berbagai terapi pelayanan kebidanan. Bidang Kesehatan Masyarakat meliputi manajemen rumah sakit dan promosi kesehatan.
Articles 50 Documents
Hubungan Antara Toilet Training Dan Faktor Lain Terhadap Kebiasaan Mengompol Pada Anak Usia Prasekolah 3-5 Tahun di Tk Islam Al-Khoiriyah Dan Tk Islam Nur Fatahillah Kusumadewi, Feny; Indrianita, Chris; Latief, Kamaluddin
JURNAL KESEHATAN Vol 2 No 3 (2018): Jurnal STIKES Banten
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya anak prasekolah yang masih mengompol, padahal pada usia ini anak sudah mampu mengontrol kandung kemihnya, oleh karena itu salah satu teknik untuk mencegah terjadinya mengompol pada anak usia prasekolah adalah latihan toilet training. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara toilet training dan faktor lain terhadap kebiasaan mengompol pada anak usia prasekolah di TK Islam Al-Khoiriyah dan Nur Fatahillah Tangerang Selatan. Metode Penelitian, menggunakan rancangan Cross Sectional Desaign dengan jumlah sampel sebanyak 106 responden dengan metode purposive sampling dan menggunakan alat ukur berupa kuesioner. Hasil penelitian, bahwa tidak ada hubungan antara umur anak (p 0.055), status pekerjaan ibu (p 0,060) dan pengetahuan ibu (p 0,498) terhadap kebiasaan mengompol, dan ada hubungan antara jenis kelamin anak (p 0,031), kesiapan anak (p 0,032), umur ibu (p 0,035), pendidikan ibu (p 0,023) dan sikap ibu (p 0,005) terhadap kebiasaan mengompol pada anak usia prasekolah. Kesimpulan, agar anak dapat mengatasi kebiasaan mnegompolnya maka perlu adanya penerapan toilet training yang baik dan benar oleh ibu.
Perbedaan Pengetahuan Pola Makan Pasien Diabetes Sebelum Dan Sesudah Diberikan Leaflet di RSU Kota Tangerang Selatan Purwadi, Happy Novriyanti; Sabarguna, Boy S.; Paramitha, Intan
JURNAL KESEHATAN Vol 2 No 3 (2018): Jurnal STIKES Banten
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai salah satu Negara berkembang mengalami peningkatan kasus diabetes melitus yang cukup tinggi seperti laporan hasil survey kesehatan rumah tangga (SKRT) tahun 2004, perbedaan pengetahuan pola makan pasien penyakit diabetes sebelum dan sesudah diberikan leaflet di Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan rancangan Pre-Eksperimental Design dengan pendekatan One Group Pre-Post Test Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik assidental sampling dengan jumlah sampel 36 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu uji McNemar Test. Hasil Penelitian diperoleh pengetahuan sebelum di intervensi (Pre-Test) didapatkan hasil kategori pasien dengan frekuensi 11,1% sedangkan pengetahuan yang kurang baik didapatkan sebanyak 32 pasien dengan frekuensi 88,9%. Pengetahuan sesudah di lakukan intervensi pengetahuan baik sebanyak 29 pasien dengan frekuensi 80,6% sedangkan pengetahuan yang kurang baik didapatkan sebanyak 7 pasien dengan frekuensi 19,4%. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan adanya perbedaan yang signifikan. Kesimpulan terdapat perbedaan pola makan pasien penyakit diabetes sebelum dan sesudah diberikan leaflet.
Perubahan Pola Makan dan Aktivitas Fisik Setelah Pemberian Edukasi Gizi Pada Siswa di SMPN 30 Makassar Amar, M. Ikhsan
JURNAL KESEHATAN Vol 2 No 3 (2018): Jurnal STIKES Banten
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesitas menjadi masalah di seluruh dunia karena prevalensinya yang meningkat pada orang dewasa dan anak baik di negara maju maupun Negara sedang berkembang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pra-eksperimen dengan rancangan pre-post test design untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi terhadap perubahan pola makan, aktivitas fisik, berat badan dan status gizi remaja di SMPN 30 Makassar. Pengambilan sampel dilakukan secara non random sampling dengan teknik pengambilan sampel purposive. Hasil penelitian menunjukan terjadi penurunan asupan energi, protein, lemak dan karbohidrat (berturut-turut sebesar 318.33 Kkal, 14.26 gr, 19.58 gr dan 39.8 gr), sedangkan asupan serat meninggkat sebesar 4.88 gr. Nilai Mets aktivitas fisik meningkat sebesar 0.29. Rata-rata penurunan berat badan sebesar 1.02 kg. Tidak terjadi perubahan status gizi (100% Obesitas) namun terjadi penurunan nila Z-score sebesar 0.14. Sebagai kesimpulan, setelah pemberian edukasi selama 3 minggu terjadi perbaikan pola makan, aktivitas fisik, dan penurunan berat badan pada remaja obesitas. Disarankan pada responden untuk menurunkan asupan energinya dan meningkatkan asupan serat, meningkatkan aktivitas fisik dan senantiasa mengontrol perubahan berat badan.
Keikutsertaan Wanita Menopouse Dalam Pemeriksaan Pap Smear Di Puskesmas Kota Tangerang Pulungan, Rafiah Maharani; Fitri, Farida Nurul
JURNAL KESEHATAN Vol 2 No 3 (2018): Jurnal STIKES Banten
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pap smear merupakan salah satu jenis pemeriksaan skrining dalam mendeteksi dini kanker serviks yang sederhana. Data di kota Tangerang hanya 27% wanita menopause yang melakukan pemeriksaan paps mear. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keikutsertaan wanita menopause dalam pemeriksaan Pap Smear di Puskesmas Kota Tangerang. Metodologi Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita menopause yang terdata di Posyandu Samara yang berjumlah 137 orang. Analisis data univariat dan bivariat dengan uji cih square (α = 0,05). Terdapat empat variabel yang berhubungan dengan keikutsertaan pap smear yang diteliti meliputi pendidikan, pengetahuan, dukungan keluarga dan sumber informasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara variabel pendidikan dengan keikutsertaan papsmear (p = 0,003), terdapat hubungan antara variabel pengetahuan dengan keikutsertaan pap smear (p = 0,000) namun tidak ada hubungan antara variabel dukungan keluarga, sumber informasi dari tenaga kesehatan dengan keikutsertaan papsmear. Diharapkan bagi petugas kesehatan terkait agar lebih proaktif lagi dalam penyuluhan dan pemberian informasi akan pentingnya pap smear bagi wanita menopause dalam pencegahan kanker serviks. i penurunan nila Z-score sebesar 0.14. Sebagai kesimpulan, setelah pemberian edukasi selama 3 minggu terjadi perbaikan pola makan, aktivitas fisik, dan penurunan berat badan pada remaja obesitas. Disarankan pada responden untuk menurunkan asupan energinya dan meningkatkan asupan serat, meningkatkan aktivitas fisik dan senantiasa mengontrol perubahan berat badan.
Pencapaian Posyandu Melati 9 Berdasarkan Indikator Tingkat Pratama Di Desa Talagasari Wilayah Kerja Puskesmas Cikupa Dariyani, Siti; Adiba, Syifa Maharani; Octasila, Restu
JURNAL KESEHATAN Vol 2 No 3 (2018): Jurnal STIKES Banten
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu adalah salah satu bentuk upaya kesehatan berbasis masyarakat. Pada tahun 2017 di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang, jumlah posyandu tingkat pratama masih cukup besar, yaitu 18,82%. Posyandu pratama merupakan tingkatan posyandu paling bawah, dimana terdapat keterbatasan dalam pelayanan yang diberikan. Diperlukan data pencapaian posyandu di tingkat ini sebagai bahan masukan upaya peningkatan strata posyandu, yang diharapkan meningkat pula pelayanan yang diberikan. Metodelogi penelitian ini menggunakan metode deskritif dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Sampel yang diambil sebanyak 33 responden dengan menggunakan metode Qouta sampling. Hasil Penelitian ini mencapai indikator tingkat pratama sudah sesuai dengan standar di tingkat pratama, Tingkat pengetahuan user, aspek sarana prasarana 50% belum tersedia. Posyandu melati 9 sudah sesuai dengan posyandu tingkat pratama. Saran untuk mengadakan pelayanan KIA dan KB, meningkatakan pengetahuan kader serta memperlengkap sarana dan prasarana.
Gambaran Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil di Indonesia Siallagan, Dorsinta
JURNAL KESEHATAN Vol 1 No 4 (2016): Jurnal STIKES Banten
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan penyulit kehamilan serta merupakan salah satu penyebab Angka Kematian Ibu (AKI) dengan prevalensi 5-15%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian hipertensi pada ibu hamil. Desain penelitian adalah cross sectional dengan pendekatan kuantitatif menggunakan data sekunder, populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang terdapat dalam Riskesdas 2013 sebanyak 7664 setelah di cleaning berdasarkan data missing maka didapatkan sample sebanyak 7545 responden, dianalisis secara univariat. Hasil penelitian diperoleh kejadian hipertensi pada ibu hamil di Indonesia tahun 2013 sebesar 8%. Kejadian hipertensi pada ibu hamil berdasarkan faktor resiko antara lain: umur <18 tahun dan >35 tahun (13,4%), usia kehamilan >20 minggu (8,1%), pendidikan rendah (10,1%), ibu bekerja (7,2%), multiparitas (9,2%), perokok (13,0%), aktifitas kurang (10,9%), kebiasaan mengkonsumsi makanan asin (8,2%), kebiasaan mengkonsumsi lemak (7,9%), stres (11,3%). Pemeriksaan antenatal secara rutin dan screening hipertensi dapat dilakukan guna mencegah komplikasi yang diakibatkan oleh hipertensi.
Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Intensitas Nyeri Neuropati Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Susilawati, Ela; Latief, Kamaluddin; Falinda, Novi
JURNAL KESEHATAN Vol 1 No 4 (2016): Jurnal STIKES Banten
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persatuan Endokrinologi Indonesia (PARKENI, 2006). Menyebutkan bahwa neuropati diabetik disertai adanya nyeri merupakan komplikasi yang paling sering dijumpai pada DM tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam kaki diabetik terhadap intensitas nyeri neuropati diabetik pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Pagedangan Kabupaten Tangerang Tahun 2014. Desain Penelitian yang digunakan adalah pre experimental design dengan rancangan one group pretest posttest selama 4 hari dengan perlakuan 1 hari sekali. Sampel penelitian ini sebanyak 32 responden. Hasil Penilitian dengan hasil uji statistik t dependent diperoleh nilai p value 0,000 (< 0,05).Adanya pengaruh senam kaki diabetik terhadap intensitas nyeri neuropati diabetik pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Pagedangan Kabupaten Tangerang Tahun 2014. Rekomendasi penelitian ini adalah senam kaki dapat diaplikasikan dalam praktik keperawatan dan kepada responden maupun keluarga responden agar mengetahui manfaat dari senam kaki dan bisa mengaplikasikan senam kaki secara mandiri.
Hubungan Karakteristik dan Motivasi Ekstrinsik Perawat dengan Kepatuhan Penerapan Hand Hygiene di Rumah Sakit Mulya Tangerang Shorayasari, Susi; Simbolon, Citra Kosa; Novrinda, Herry
JURNAL KESEHATAN Vol 1 No 4 (2016): Jurnal STIKES Banten
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hand hygiene merupakan penerapan kewaspadaan standar untuk memutus rantai penularan pada setiap penanganan pasien di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan karakteristik (usia, jenis kelamin, pendidikan dan lama kerja) dan motivasi ekstrinsik (prosedur kerja, kondisi kerja, dan supervisi) perawat dengan kepatuhan penerapan hand hygiene. Metode yang digunakan adalah desain cross sectional, teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling, jumlah sampel 36 responden, data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan observasi, analisa data statistik menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan bermakna antara pendidikan dengan kepatuhan penerapan hand hygiene (p = 0,03), dan ada hubungan bermakna antara kondisi kerja dengan kepatuhan penerapan hand hygiene (p = 0,01). Rumah Sakit Mulya Tangerang memiliki tingkat kepatuhan penerapan hand hygiene adalah 41,7%, sehingga perlu melakukan evaluasi kembali tentang kepatuhan penerapan hand hygiene.
Perbedaan Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi Pada Siswa SMA di Kabupaten Tangerang (Penulis 1), Nuntarsih
JURNAL KESEHATAN Vol 1 No 4 (2016): Jurnal STIKES Banten
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan suatu keadaan dimana fisik, mental dan sosial secara lengkap dinyatakan sehat. Permasalahan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi pada remaja seringkali diakibatkan karena kurangnya informasi, dalam kaitannya dengan pengetahuan, sikap dan perilaku remaja yang berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan, sikap dan perilaku remaja tentang kesehatan reproduksi pada siswa/I SMA dengan dan tanpa PKPR wilayah Kabupaten Tangerang. Metode Penelitian mengunakan cross-sectional comparative, yang dilakukan di dua SMA yaitu SMA dengan PKPR dan SMA tanpa PKPR, dengan jumlah sampel 170 siswa. Cara pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode accidental sampling dan analisa data menggunakan uji parametric T test independent dan uji non parametric test Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan rata – rata yang signifikan antara SMA dengan PKPR dan Non PKPR pada sikap terhadap kesehatan reproduksi dengan nilai p=0.000. Program PKPR dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku siswa terhadap kesehatan reproduksi yang seharusnya didukung oleh pihak sekolah dan orangtua.
Perbedaan Waktu Pelepasan Tali Pusat Metode Basah dan Kering di Rumah Bersalin Citra Lestari Hayuningsih, Hj. Sri
JURNAL KESEHATAN Vol 1 No 4 (2016): Jurnal STIKES Banten
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara-negara yang beriklim tropis perlu mewaspadai penggunaan alkohol yang dulu popular dan terbukti efektif untuk membersihkan tali pusat, karena sesungguhnya alkohol akan mudah menguap didaerah panas dan dengan demikian efektifitasnya akan menurun. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Perbedaan Waktu Pelepasan Tali Pusat Dengan Metode Basah dan Kering di Rumah Bersalin Citra Lestari Kecamatan Bojong Gede Kabupaten Bogor Tahun 2015. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain metode quasi ekpesrimen. Jumlah Sampel yang digunakan ialah 30 responden, 15 responden menggunakan metode basah dan 15 responden menggunakan metode kering. Berdasarkan hasil penelitian bahwa ada perbedaan waktu pelepasan tali pusat antara perawatan tali pusat pusat menggunakan metode basah yaitu 6,27 hari dengan perawatan tali pusat menggunakan metode kering yaitu 4,47 hari. Diperlukan dukungan petugas kesehatan untuk mengajarkan dan menerapkan perawatan tali pusat dengan baik dan benar agar ibu pasca bersalin dapat melakukan perawatan tali pusat dirumah dengan baik sehingga dapat mecegah dan mengurangi angka kejadian infeksi pada neonatus.