cover
Contact Name
Hendratno
Contact Email
hendratno@unesa.ac.id
Phone
+6282234206376
Journal Mail Official
S2pendidikandasar@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung CPD Kampus Lidah Wetan Universitas Negeri Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian
ISSN : -     EISSN : 24608475     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jrpd
Core Subject : Education,
The Journal focus and scope: Research in the field of scientific concept of basic education includes mathematics, science, social studies, civics and Indonesian.
Articles 580 Documents
PENGARUH OUTDOOR LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMAHAMI DAN MEMECAHKAN MASALAH SUBTEMA LINGKUNGAN TEMPAT TINGGALKU KELAS IV SEKOLAH DASAR BRAINSTORMING UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS DI KELAS V SEKOLAH DASAR Alfiansyah, Iqnatia
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 6, No 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v6n1.p36-43

Abstract

ABSTRACTLearning is the done outside of classroom or outdoor learning is a learning activity outside the classroom that have orientation on the surrounding natural environment that children have fun and be able to realize the nature of spiritual values students about the beauty of God's creation. How to could enjoy by means observe, understand, investigate, solve problems and find themselves all things of God's creation. One's ability to understand the demands of students indicate that they already have sufficient understanding to organize and prepare materials that have been known. While the ability to problem-solving is the process of solving a problem through the result of thought and ability alone or input from others related to the problem. In this study, researchers used a type of experimental research. Experimental research was conducted to investigate whether there is a causal relationship between the dependent and independent variables. In this study, the dependent variable is the student's ability to understand and solve the problem, while the independent variables Outdoor Learning. The research subject is class IVA (experimental) and class IVB (control) SD Al Islah Gununganyar 2015/2016 teachings. Results of testing the hypothesis that t value obtained is equal to 8.717 and a significance value of 0.000, the hypothesis testing results show that the t value obtained is greater than t table (8.717> 1.7011), while the significance value is smaller than the value of α (0.000 <0.05). Based on these results, the hypothesis is accepted, meaning that there is influence between Outdoor Learning the ability of elementary students Al Islah Gununganyar Surabaya in understanding and solving problems. Keywords: Outdoor Learning, Understand and Solve Problems. ABSTRAK                                                                                          Pembelajaran yang di lakukan di luar kelas atau outdoor learning adalah suatu kegiatan pembelajaran di luar kelas yang mempunyai orientasi pada alam sekitar lingkungan anak yang memiliki sifat menyenangkan dan dapat mewujudkan nilai spiritual siswa mengenai keindahan ciptaan Tuhan. Cara menikmati tersebut bisa dengan cara mengamati, memahami,  menyelidiki, memecahkan masalah dan menemukan sendiri segala sesuatu ciptaan Tuhan. Salah satu kemampuan dalam memahami menuntut siswa menunjukkan bahwa mereka telah mempunyai pengertian yang memadai untuk mengorganisasikan dan menyusun materi-materi yang telah diketahui. Sementara kemampuan pemecahan masalah adalah proses memecahkan suatu masalah melalui hasil pemikiran dan kemampuan sendiri ataupun masukan dari orang lain yang berkaitan dengan masalah tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian eksperimen. Penelitian eksperimen dilakukan untuk meneliti ada tidaknya hubungan sebab akibat antara variabel terikat dan bebas. Dalam penelitian ini, variabel terikatnya adalah kemampuan siswa dalam memahami dan memecahkan masalah, sementara variabel bebas yakni Outdoor Learning. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVA (eksperimen) dan kelas IVB (kontrol) SD Al Islah Gununganyar ajaran 2015/2016. Hasil pengujian hipotesis bahwa nilai t hitung yang didapat yaitu sebesar 8,717 dan nilai signifikansi sebesar 0,000, hasil pengujian hipotesis tersebut menunjukkan bahwa nilai t hitung yang didapat lebih besar dari nilai t dalam tabel (8,717 > 1,7011) sedangkan nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari nilai α (0,000 < 0,05).  Berdasar hasil tersebut, maka hipotesisditerima, artinya terdapat pengaruh antara Outdoor Learning terhadap kemampuan siswa SD Al Islah Gununganyar  Surabaya dalam memahami dan memecahkan masalah. Kata Kunci: Outdoor Learning, Memahami dan Memecahkan Masalah.
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN STRATEGI PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD Fatoni, Fatoni
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 2, No 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v2n1.p84-91

Abstract

Keberhasilan pembelajaran IPS dapat ditunjukkan dengan hasil belajar siswa. Tingkatan hasil belajar tertinggi adalah pemecahan masalah di mana dibutuhkan kemampuan kerjasama siswa. Salah satu model pembelajaran untuk melatihkan kemampuan kerjasama adalah pembelajaran kooperatif dan untuk kemampuan memecahkan masalah menggunakan strategi problem based learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif STAD melalui strategi problem based learning terhadap hasil belajar siswa dan terhadap kemampuan kerja sama siswa.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen. Sampel penelitian menggunakan 61 siswa SD kelas 5 SDN Kejapanan I Gempol Pasuruan. Pengambilan data penelitian menggunakan tes dan pengamatan. Data dianalisis dengan statistik melalui t test untuk menguji hipotesis dimana sebelumnya dilakukan uji pra syarat berupa uji normalitas dan homogenitas.Berdasar uji statistik diperoleh nilai t hitung untuk hasil belajar sebesar 3,47 dan t tabel = 2,00. Karena thitung ttabel maka Ho ditolak artinya ada pengaruh pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan strategi problem based learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas V SDN Kejapanan I Gempol Pasuruan. Untuk kemampuan kerjasama diperoleh t hitung sebesar 3,57 dan t tabel = 2,00. Karena thitung ttabel maka Ho ditolak, sehingga ada pengaruh pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan strategi problem based learning terhadap  kerjasama siswa pada mata pelajaran IPS kelas V SDN Kejapanan I Gempol Pasuruan.Berdasar hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan strategi problem based learning terhadap kerja sama dan hasil belajar IPS pada siswa kelas V SDN Kejapanan I Gempol Pasuruan
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA PEMBELAJARAN MATERI JENIS-JENIS PEKERJAAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Illahi, Tiara Ayu Rahma
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 4, No 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v4n3.p826-835

Abstract

ABSTRACTThis study aims to develop learning media using interactive multimedia on the material types of work to improve the critical thinking skills of grade IV elementary school students. This type of research is qualitative and quantitative with the development model using Dick and Carrey. The results of the feasibility test of interactive multimedia products are categorized as feasible because the results of media validation testing, materials, individual tests and small groups show very good categories. For the practical aspect of the development of learning media is categorized very well because the category of the results of the implementation of learning outcomes and classroom learning activity has a range between 3.5-4.0. And for the aspect of the effectiveness of the media tested using t test, the result is obtained ttable value of 2.024 and tcount of 2.435, t-count> t-table means that there is a significant difference critical thinking skills by using interactive multimedia in learning on the material types of work grade IV students at SDN Baturono. Keywords: Interactive Multimedia, Types of Works, Critical Thinking Feasibility, Practicality, Effectivenes. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran menggunakan multimedia interaktif pada materi jenis-jenis pekerjaan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV sekolah dasar. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif dan kuantitatif dengan model pengembangan menggunakan Dick and Carrey. Hasil pengujian kelayakan produk multimedia interaktif ini dikategorikan layak karena hasil dari pengujian validasi media, materi, uji perorangan dan kelompok kecil menunjukkan kategori sangat baik. Untuk segi kepraktisan pengembangan media pembelajaran ini dikategorikan sangat baik karena kategori skor hasil keterlaksanaan pembelajaran dan aktivitas belajar siswa kelas memiliki rentang antara 3,5–4,0. Dan untuk segi keefektifan media diuji menggunakan uji t, hasilnya adalah diperoleh nilai ttabel sebesar 2,024 dan thitung sebesar 2,435, nilai thitung > ttabel berarti bahwa maka terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan multimedia interaktif dalam pembelajaran pada materi jenis-jenis pekerjaan siswa kelas IV SDN Baturono Kata Kunci: Multimedia Interaktif, Jenis-Jenis Pekerjaan, Kemampuan Berpikir Kritis, Kelayakan, Kepraktisan, Keefektifan.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS BAGI SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Rahayuningsih, Dwi Indah
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 4, No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v4n2.p726-733

Abstract

ABSTRACTThis study was aimed to produce students worksheet using scientific approach which can be properly used, practically implemented, and is effective to Improve Learning Outcomes of social science Subjects for fourth graders of Elementary school. This study used Dick and Carrey developemental model consisting of 10 steps. Based on the research results, it was found that (1) students worksheet was categorized as valid (87.5%) by the validator (2) the feasibility of students worksheet was categorized as very practical (88.5%) (3) The significant difference of learning outcomes between classes using students worksheet with a scientific approach and the one which was not, by a margin of 0.15 was  higher for class using students worksheet with a scientific approachKeywords: Scientific Approach, Social Science Subjects,  Students Learning                   Outcomes, Students Worksheet. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menghasilkan LKPD dengan pendekatan saintifik yang layak digunakan, praktis dilaksanakan, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPS bagi siswa Kelas IV SD. Prosedur pengembangan menggunakan model Dick and Carrey dengan 10 langkah. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) LKPD dinyatakan sangat valid (87,5%) oleh validator (2) Keterlaksanaan pembelajaran sangat praktis (88,5%) (3) Perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas yang menggunakan LKPD dengan pendekatan saintifik dan yang tidak, dengan selisih peningkatan 0,15 lebih tinggi kelas yang menggunakan LKPD dengan pendekatan saintifik. Kata Kunci: Hasil Belajar Siswa, IPS, LKPD, Pendekatan Saintifik.
PENGEMBANGAN MEDIA FLASHCARD BERBASIS MACROMEDIA FLASH PADA PEMBELAJARANBAHASA INDONESIA MODEL THINK TALK WRITE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Pratiwi, Desi Eka
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 2, No 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v2n1.p105-111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa kelas IV sekolah dasar melalui pengembangan media flashcard berbasis macromedia flash Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia model Think Talk Write untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar.Data hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: validasi isi ahli ke SD an mendapatkan skor 91,07 %; Validasi suara ahli Bahasa mendapatkan skor 87,5 %; Validasi suara ahli teknologi pendidikan mendapatkan skor 93,75 %; Validasi Bahasa ahli Bahasa mendapatkan skor 90 %; Validasi gambar diam ahli teknologi pendidikan mendapatkan skor 93,75 %; Validasi gambar animasi ahli teknologi pendidikan mendapatkan skor 89,92 %. Sedangkan respons mendapatkan persentase 90 % dengan kategori siswa sangat aktif. Respons guru mendapatkan persentase 90 % dengan tingkat keberhasilan baik sekali/optimal. Persentase aktivitas siswa mendapatkan skor 91.66 % dengan tingkat aktivitas siswa sangat aktif, dan guru mendapatkan persentase 90 % dengan tingkat keberhasilan baik sekali/istimewa. Secara klasikal, tingkat keberhasilan siswa sebelum menggunakan media rata-rata nilai kelas 74.16 masih dibawah KKM. Sedangkan, tingkat keberhasilan siswa setelah menggunakan media rata-rata nilai kelas adalah 85.24. terdapat peningkatan sebanyak 20 %.Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa pengembangan media flashcard berbasis macromedia flash pada pembelajaran Bahasa Indonesia model Think Talk Write efektif untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa, namun masih memerlukan penyempurnaan pada penelitian-penelitian selanjutnya.
PENGARUH PENDEKATAN PROBLEM POSING TERHADAP KEMAMPUAN METAKOGNISI SISWA SEKOLAH DASAR Wiryanto, Wiryanto; Mariana, Neni; Budiyono, Budiyono
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 6, No 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v6n1.p87-94

Abstract

ABSTRACTMinister of Education and Culture Regulation No. 21 of 2016 states that competencies in the realm of knowledge that students must possess are factual, conceptual, procedural, and metacognitive knowledge. The ability of metacognition can be trained through a learning approach. One approach that can train the awareness of thinking is Problem Posing. Problem Posing Approach is assumed to be able to improve students' metacognition abilities, therefore this study aims to see how the effect of the Problem Posing approach to the metacognition abilities of elementary students.This type of research is experimental research. The research design used is counterbalanced design or balanced design. This research design uses two classes in which each class is an experimental class and there is no control class because in this design, treatment is carried out in each class. The data collection techniques include observation, interviews, and tests. Data analysis techniques used for needs analysis are interpreted qualitatively. The main data obtained from the test and interview instruments as additional information. The main data analysis uses statistical inference, which is the t-test. The results of this experimental research are expected to be used as consideration for decision making in the use of learning methods to improve students' cognitive abilities more effectively, especially in Mathematics learning. The results of this study are conventional learning, as many as 14.81% of students have high metacognition abilities. The average student has the ability 'medium metacognition' which is as much as 74.07%. The number of students who have 'high metacognition' abilities increased to 37.04% after learning with the problem posing approach. Based on the paired sample t-test shows that there is a tendency to increase in effectiveness after applying the problem posing approach (the problem posing approach is more effective than conventional) with an average increase of 2,185.Keywords: Metacognition Ability, Problem Posing Approach ABSTRAK                                                                                          Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 21 Tahun 2016 menyebutkan bahwa kompetensi dalam ranah pengetahuan yang harus dimiliki siswa adalah pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognisi. Kemampuan metakognisi dapat dilatihkan melalui suatu pendekatan pembelajaran.Salah satu pendekatan yang dapat melatihkan kesadaran berpikir tersebut adalah Problem Posing. Pendekatan Problem Posing diasumsikan dapat meningkatkan kemampuan metakognisi siswa, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana sebenarnya pengaruh pendekatan Problem Posing terhadap kemampuan metakognisi siswa SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Counterbalanced Design atau desain berimbang. Desain penelitian ini menggunakan dua kelas dimana setiap kelasnya merupakan kelas eksperimen dan tidak ada kelas kontrol karena di dalam desain ini dilakukan treatment di dalam setiap kelasnya. Adapun teknik Pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan untukanalisis kebutuhan ditafsirkan secara kualitatif. Data utama diperoleh dari instrument tes dan wawancara sebagai informasi tambahan. Untuk analisis data utamanya menggunakan statistika inferensia, yaitu uji-t. Hasil penelitian eksperimen ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan dalam penggunaan metode pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan kognisi siswa secara lebih efektif, khususnya dalam pembelajaran Matematika. Hasil penelitian ini adalah dengan pembelajaran kovensional, sebanyak 14,81% siswa memiliki kemampuan metakognisi yang tinggi. Rata-rata siswa memiliki kemampuan ‘metakognisi sedang’ yaitu sebanyak 74,07%. Jumlah siswa yang memiliki kemampuan ‘metakognisi tinggi’ meningkat menjadi 37,04% setelah pembelajaran dengan pendekatan problem posing. Berdasarkan uji-t sampel berpasangan tersebut menunjukkan bahwa terjadi kecenderungan kenaikan efektifitas setelah diterapkan pendekatan problem posing (pendekatan problem posing lebih efektif dibandingkan konvensional) dengan rata-rata kenaikannya adalah 2,185.Kata Kunci : Pendekatan Problem Posing, Kemampuan Metakognisi.
MATERI NASIONLISME PADA BUKU TEKS IPS SD BERDASARKAN KURIKULUM KTSP Dachlan, Abd. Malik
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v5n2.p958-966

Abstract

ABSTRACTThis research aims to determine how nationalism is narrated in Social Science Education textbooks elementary fourth grade based on SBC curriculum 2006. This research is a descriptive qualitatively used content analysis of textbooks fourth grade social studies and works Tantya Hisnu P. Winardi with the titles of Social Sciences for Primary School and works Retno Heny Pujiati and Umi Yuliati with the title of the book Smart Social Sciences Grade 4 Primary School. The method of this research is analysis of the content (content analysis). Techniques of the content analysis covers the following efforts: classification symbols used in the communication, the criteria in the classification,  the prediction and the use of certain techniques to make predictions. Overall the materials presents nationalism has contextual and proportionate without ignoring standards of competence and basic competence curriculum SBC as what is described in the material by text books I and II. Both textbooks itself reflect the real corresponding to everyday life. Description of the material also presents academic, persuade students to think, practice, direct labor, and social skills. The material also involves daily activities, daily life, social issues, and everyday learners. Keywords: Text Book, Social Science Education, School Based Curriculum (SBC), Nasionalisme. ABSTRAK                                                                                          Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah nasionalisme dinarasikan dalam buku ajar IPS SD kelas IV SD berdasarkan kurikulum KTSP 2006. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi terhadap buku ajar IPS kelas IV karya Tantya Hisnu dan P. Winardi dengan judul buku Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SD/MI  dan karya Retno Heny Pujiati dan Umi Yuliati dengan judul buku Cerdas Pengetahuan Sosial untuk Kelas 4 SD/MI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi (content analysis). Secara teknik content analysis mencangkup upaya-upaya : klasifikasi lambang-lambang yang di pakai dalam komunikasi, menggunakan kriteria dalam klasifikasi, dan menggunakan prediksi dan menggunakan teknik tertentu dalam membuat prediksi. Secara keseluruhan materi nasionalisme yang disajikan telah kontekstual dan proporsional tanpa mengabaikan standar kompetensi dan kompetensi dasar kurikulum KTSP, apa yang di uraikan dalam materi oleh buku ajar I dan buku ajar II adalah persoaalan nyata yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari. Uraian materi yang disajikan juga sudah memuat kecakapan akademik, mengajak siswa berpikir, praktek, kerja langsung, serta kecakapan sosial, materi yang disajikan juga telah melibatkan kegiatan sehari-hari, kehidupan sehari-hari, melibatkan masalah-masalah sosial sehari-hari yang ada dilingkungan peserta didik. Kata Kunci: Buku Teks, IPS, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Nasionalisme.
PERILAKU AWARENESS SISWA KELAS V SD DALAM MEMBACA PEMAHAMAN TEKS NONFIKSI Kedang, Mikhael Klemens; Bani, Blandina Seko
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 7, No 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v7n2.p74-80

Abstract

The purpose of this study was to describe awareness behavior using a descriptive-qualitative approach in the first semester of class VA and VB, with a total of 30 students (16 boys and 14 girls). The data collection process was given a reading comprehension test (TMP), a behavioral awareness test (TPA) 1 which was seen from the test scores of Indonesian Language Subjects for each student. The results of the analysis of TMP, TPA 1, TPA 2 and the Indonesian language test scores were categorized into three abilities, namely high, medium, and low abilities. The three categories are represented by a communicative subject. It was concluded that the SBT awareness behavior in reading comprehension of non-fiction texts fulfilled the five indicators, namely P1, P2, P3, P4 and E1. SBS also fulfills the five indicators, but in implementation there are still errors in the P2 and P3 indicators so that they affect the answers. The SBR ignores indicators P4 and E1, and is less than optimal and does not understand indicators P1, P2, and P3.Keywords: behavior awareness, non-fictional, text reading comprehensionABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perilaku awareness menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif di kelas VA dan VB semester I, dengan jumlah kesuluruhan siswa 30 orang (16 laki-laki dan 14 perempuan). Proses pengambilan data diberikan tes membaca pemahaman (TMP), tes perilaku awareness (TPA) 1 yang dilihat dari nilai ulangan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia tiap siswa. Hasil analisis TMP, TPA 1, TPA 2 dan nilai ulangan Bahasa Indonesia dikategorikan dalam tiga kemampuan, yakni kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Ketiga kategori itu diwakili salah satu subjek yang komunikatif. Disimpulkan bahwa perilaku awareness SBT dalam membaca pemahaman teks nonfiksi memenuhi kelima indikator, yakni P1, P2, P3, P4 dan E1. SBS juga memenuhi kelima indikator, namun dalam implementasi masih terdapat kekeliruan pada indikator P2 dan P3 sehingga berpengaruh pada jawaban. Adapun SBR yang mengabaikan indikator P4 dan E1, serta kurang maksimal dan kurang paham dalam indikator P1, P2, dan P3.Kata Kunci: kesadaran perilaku, nonfiksi, pemahaman membaca teks
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN DESIMAL UNTUK KELAS V SEKOLAH DASAR DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK Saidah, Nur Yum
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 4, No 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Januari 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v4n1.p646-652

Abstract

ABSTRACTThe aim of this reseach is to describe learning device development process, to produce good learning device, and to describe the effectivity of device learning development in adding and subtracting decimal fraction using realistic mathematics in fifth grade at elementary school. This reseach using Plomp’ model. This model have four phases: preliminary investigation, design, realization/constructio, test, evaluation, and revision; and implementation. This reseach produces: good learning device with criteria: (a) validity, the validator gives minal good apprasial at each document; (b) practice. Indicator of practicality of this device is teacher ability to manage the learning is in good category; (c) effectivity.  Indicator of effectivity of this device is students activity fulfill effective criteria, suitable with ideal time and goal learning reach 82,75% ; (2) mathematic realistic are effectively with criteria; (a) clasical student learning result is 92,85%, (b) the teacher ability to manage the learning process is in good criteria. (c) the student activity fulfill effective criteria, (d) the student response of the learning process is positive  Keywords: learning device, Adding and substracting, decimal fraction, Realistic Mathematic. ABSTRAK                                                                                          Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan perangkat pembelajaran, menghasilkan perangkat pembelajaran yang baik, dan mendeskripsikan keefektifan pembelajaran operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan desimal di kelas V Sekolah Dasar dengan pendekatan matematika realistik. Model pengembangan yang digunakan sebagai acuan adalah model Plomp. Model pengembangan ini meliputi lima fase yaitu fase investigasi awal (preliminary investigation), fase desain (design), fase realisasi/ konstruksi (realization/ construction), fase tes, evaluasi dan revisi (test, evaluation, and revision), dan fase implementasi (implementation). Penelitian ini menghasilkan (1) perangkat pembelajaran yang baik dengan kriteria : (a) kevalidan, hasil penilaian validator terhadap perangkat pembelajaran mencapai  82,75 %; (2) Pembelajaran matematika realistik untuk mengajarkan operasi penjumlahan adalah minimal dalam kategori baik; (b) kepraktisan, diindikasikan dengan kemampuan guru mengelola pembelajaran berada  dalam kategori baik; (c) keefektifan, dengan indikator aktivitas siswa memenuhi kriteria efektif sesuai dengan waktu ideal dan ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal mencapai  82,75 %; (2) Pembelajaran matematika realistik untuk mengajarkan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan desimal dengan kriteria : (a) hasil belajar siswa tuntas dengan persentase ketuntasan secara klasikal mencapai 92,85 %; (b) kemampuan guru mengelola pembelajaran berada  dalam kategori baik; (c) aktivitas siswa memenuhi kriteria efektif; (d) respon siswa terhadap pembelajaran positif. Kata Kunci: Perangkat Pembelajaran, Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan, Desimal, Pendekatan Matematika Realistik.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DENGAN PERMAINAN GATRIK PADA MATERI OPERASI HITUNG CAMPURAN KELAS IV SD Alkulub, Alfatah Ibnu
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v5n2.p1025-1033

Abstract

ABSTRACTThis research has purposed to find out the effectiveness of realistic mathematics education with gatrik game on arithmatic operation mix material in elementary school grade IV at Public Elementary School Palang district Tuban. The result data analysis of implementation realistic mathematics education materials revealed to: (1) Teachers be able to teaching the materials nicely, (2) Students activities during learning process is effective, (3) Students responses during learning process are positive, and (4) classical Students completeness is achieved. Based on the result of this research, Researcher concluded that realistic mathematics learning using gatrik game is effective when applied on arithmatic operation mix in elementary school grade IV. Keywords: Realistic mathematic education and gatrik games ABSTRAK                                                                                          Penelitian ini bertujuan mengetahui keefektifan pembelajaran matematika realistik dengan permainan gatrik pada materi operasi hitung campuran di Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Palang Kabupaten Tuban. Hasil analisis data implementasi perangkat pembelajaran terungkap bahwa: (1) guru dapat melaksanakan pembelajaran dengan baik, (2) aktivitas siswa selama pembelajaran efektif, (3) respon siswa terhadap pembelajaran positif, dan (4) ketuntasan belajar siswa secara klasikal tercapai.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa pembelajaran matematika realistik dengan permainan gatrik efektif digunakan pada materi operasi hitung campuran di kelas IV SD. Kata Kunci: pembelajaran matematika realistik dan permainan gatrik.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): Vol. 11 No.1 Februari 2025 Vol. 10 No. 3 (2024): Vol. 10 No. 3 September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Vol. 10 No. 2 Mei 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Vol. 10 No. 1 Januari 2024 Vol. 9 No. 3 (2023): Vol. 9 No. 3 September 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Vol. 9 No. 2 Mei 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Vol. 9 No. 1 Januari 2023 Vol. 8 No. 3 (2022): Vol. 8 No. 3 September 2022 Vol. 8 No. 2 (2022): Vol. 8 No. 2 Mei 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Vol. 8 No. 1 Januari 2022 Vol. 7 No. 1 (2021): Vol. 7 No. 1 Januari 2021 Vol. 7 No. 3 (2021): Vol. 7 No. 3 September 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021 Vol 7, No 1 (2021): Vol. 7 No. 1 Januari 2021 Vol. 6 No. 3 (2020): Vol. 6 No. 3 September 2020 Vol 6, No 3 (2020): Vol. 6 No. 3 September 2020 Vol. 6 No. 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020 Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020 Vol 6, No 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020 Vol 5, No 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019 Vol. 5 No. 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019 Vol 5, No 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019 Vol 5, No 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019 Vol 4, No 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018 Vol. 4 No. 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018 Vol 4, No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018 Vol 4, No 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Januari 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Januari 2018 Vol. 3 No. 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017 Vol 3, No 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017 Vol. 3 No. 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017 Vol 3, No 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017 Vol 3, No 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari 2017 Vol. 2 No. 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016 Vol 2, No 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016 Vol 2, No 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016 Vol 2, No 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016 Vol 1, No 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015 More Issue