cover
Contact Name
Hendratno
Contact Email
hendratno@unesa.ac.id
Phone
+6282234206376
Journal Mail Official
S2pendidikandasar@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung CPD Kampus Lidah Wetan Universitas Negeri Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian
ISSN : -     EISSN : 24608475     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jrpd
Core Subject : Education,
The Journal focus and scope: Research in the field of scientific concept of basic education includes mathematics, science, social studies, civics and Indonesian.
Articles 580 Documents
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 BERDASARKAN PERSPEKTIF GURU SEKOLAH DASAR Oktaviani, Noorfazly; Abidin, Fitri Ariyanti; Yuanita, Rasni Adha; Cahyadi, Surya
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 7, No 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v7n2.p86-93

Abstract

This study aims to present information related to the perspective of elementary school teachers regarding the implementation of online learning. Information was obtained through distributing open questionnaires online to 88 elementary school teachers in Indonesia. The method used in this research is descriptive method with quantitative and qualitative approaches. The results of this study indicate that the majority of teachers (84%) rated the implementation of online learning at the elementary school level as less effective. Aspects that play a role in supporting and inhibiting the effectiveness of online learning in the pre-instruction phase are determining learning objectives, providing facilities and teacher characteristics. The phase during instruction is the selection and use of teaching methods, applying ways to motivate students, parental participation, teacher behavior, and availability of facilities. Meanwhile, the post-instruction phase is the learning output.Keywords: implementation, teacher, online learning, elementary schoolABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memaparkan informasi terkait perspektif guru Sekolah Dasar mengenai implementasi pembelajaran daring. Informasi diperoleh melalui penyebaran kuesioner terbuka secara online kepada 88 guru Sekolah Dasar di Indonesia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar guru (84%) menilai implementasi pembelajaran daring di jenjang Sekolah Dasar kurang efektif. Aspek-aspek yang berperan dalam menunjang dan menghambat efektivitas pembelajaran daring pada fase sebelum instruksi adalah penentuan tujuan pembelajaran, penyediaaan fasilitas dan karakteristik guru. Pada fase selama instruksi adalah pemilihan dan penggunaan metode mengajar, penerapan cara memotivasi siswa, partisipasi orang tua, perilaku guru, dan ketersediaan fasilitas. Sementara, pada fase setelah instruksi adalah output pembelajaran.Kata Kunci: implementasi, guru, pembelajaran daring, sekolah dasar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE (TTW) TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPS KELAS IV SDM 020 KUOK Rizal, Muhammad Syahrul
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 4, No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v4n2.p741-751

Abstract

ABSTRACTThis research aims to analyze the influence of cooperative learning model types Think Talk Write (TTW) against the liveliness of the grade IV SD and to analyze the influence of cooperative learning model type TTW against student learning outcomes grade IV SD.This research was conducted at SDM 020 Kuok Kampar to the subject of research is the grade IVa as a class experiment and grade 1Vb as class control in learning 2016/2017. This type of research is research conducted experiments with design research on non equivalent control group design. The instruments used in the penelitia this is the observation sheet liveliness student learning and learning outcomes a matter of grain. Data research results shows thitung (21.179) > ttabel (1.682), this means there are differences the liveliness of students. After holding of treatment and done posttest, experimental class students may be higher compared to the control class. So, there's the influence of model learning TTW against liveliness student learning. As for the second hypothesis testing, data student learning outcomes (pretest) with a value of thitung (0.015) < ttabel (1.682), this shows the lack of difference in the ability of the student learning outcomes. After being given treatment and posttest, then the data research results the results of student learning (posttest) indicates the value of the thitung (4,200) > ttabel (1.682), this means that there is a difference in the ability of the student learning outcomes. After being given treatment and posttest results, student learning in the classroom experiment higher compared to the control class. So, there's the influence of model learning student learning outcomes against TTW. Based on the results of data analysis, It can be concluded that cooperative learning model type TTW influence on learning outcomes and student activity significantly. Keywords: Cooperative Learning Model Types Think Talk Write (TTW), Learning Results, Students May Be. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) terhadap keaktifan siswa kelas IV SD dan untuk menganalisa pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TTW terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD. Penelitian ini dilakukan di SDM 020 Kuok Kampar dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IVa sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas 1Vb sebagai kelas control pada tahun pembelajaran 2016/2017. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian non equivalent control group design. Instrumen yang digunakan dalam penelitia ini adalah lembar observasi keaktifan belajar siswa dan butir soal hasil belajar. Data hasil penelitian keaktifan menunjukkan thitung (21,179) > ttabel (1.682), hal ini berarti ada perbedaan keaktifan siswa. Setelah diadakannya treatment dan dilakukan posttest, keaktifan siswa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas control. Jadi, ada pengaruh model pembelajaran TTW terhadap keaktifan belajar siswa. Sedangkan untuk pengujian hipotesis kedua, data hasil belajar siswa (pretest) dengan nilai thitung (0,015) < ttabel (1.682), ini menunjukkan tidak adanya perbedaan kemampuan hasil belajar siswa. Setelah diberikan treatment dan dilaksanakan posttest, maka data hasil penelitian hasil belajar siswa (posttest) menunjukkan nilai thitung (4.200) > ttabel (1.682), hal ini mengartikan bahwa terdapat perbedaan kemampuan hasil belajar siswa. Setelah diberikan treatment dan dilaksanakan posttest, hasil belajar siswa di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Jadi, ada pengaruh model pembelajaran TTW terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TTW berpengaruh terhadap keaktifan siswa dan hasil belajar secara signifikan. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW),                     Keaktifan Siswa, Hasil Belajar.
PERBEDAAN PRESTASI BELAJAR MENGGUNAKAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) DALAM MENYELESAIKAN MASALAH OPERASI HITUNG PEMECAHAN PADA SISWA KELAS VI SD Bani, Blandina Seko; Kedang, Mikhael Klemens
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 7, No 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v7n2.p81-85

Abstract

This research is a quantitative research with the aim of knowing the differences in Realistic Mathematics Education (RME) learning in solving fraction count operation problems in grade VI students with a scientific learning model. A total of 125 students were used as samples in this study. Sampling using simple random sampling technique, with this technique get 50 students who are given a pre-test to distinguish between control and experimental classes and post-test to determine whether there is a difference in mathematics learning achievement. To analyze the data used SPSS for window 26.0 and manual analysis as a comparison. The results of the analysis of achievement show tcount = 6.76> ttable = 0.20017. With a significant value of 0.000 <0.05. So rejecting H0 means that there is a significant difference in student achievement in mathematics taught using the Realistic Mathematics Education (RME) approach.Keywords: fractions, learning achievement, realistic mathematics education (RME)ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitan kuantitatif dengan tujuan mengetahui perbedaan pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) dalam menyelesaikan masalah operasi hitung pecahan pada siswa kelas VI dengan model pembelajaran saintifik. Sebanyak 125 siswa digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling, dengan teknik ini mendapatkan 50 siswa yang diberikan pre-test untuk membedakan kelas kontrol dan eksperimen dan post-test untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan prestasi belajar matematika. Untuk menganalisa data digunakan SPSS for window 26.0 dan analisis manual sebagai pembanding. Hasil analisis terhadap prestasi menunjukan thitung = 6,76 > ttabel = 0,20017. Dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Jadi tolak H0 berarti ada perbedaan yang signifikan terhadap prestasi belajar matematika siswa yang diajarkan menggunakan Pendekatan Realistic Matematics Education (RME).Kata Kunci: pecahan, prestasi belajar, realistic mathematics education (RME)
PENERAPAN PEMBELAJARAN PENGAJUAN MASALAH BERBANTUAN PAPAN MAGNETIK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT Ulfanisa, Choirun
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 4, No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v4n2.p734-740

Abstract

ABSTRACTThis research is aimed to improve student’s understanding in integer arithmetic operations through the application of learning to use problem posing with magnetic board media in 4th grade student SDN Bangsal 4 Kediri City. This research was conducted in two cycles, cycle I and cycle 2. Each cycle consisted of two meetings which the student’s activity do problem posing with magnetic board. Research data show an increase student’s understanding on integer arithmetic operations. This achievement can be seen from the class average value of the final test cycle I at 76,75 with classical completeness 72,5% and the class average value of final test second cycle of 82,13 with classical completeness 85%. Students response to the problem posing learning with the help of a magnetic board in this research were very positive. This is evident from the results of the student questionnaire consisting of 8 statement and all of them gained very positive criteria of students. Problems were found during a lesson using a problem posing with magnetic board media especially student take a long time to create questions or in examining the matter and the results of the answers that the student. Based on the analysis of data can be concluded that the problem posing learning with the magnetic board media effective to enhance student’s understanding class IV SDN Bangsal 4 Kediri City. Keywords: Problem Posing, Magnetic Board Media, Understanding, Student Response. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap operasi hitung bilangan bulat melalui penerapan pembelajaran menggunakan pengajuan masalah dengan media papan magnetik pada siswa kelas IV SDN Bangsal 4 Kota Kediri. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II, masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan dimana kegiatan siswa melakukan pengajuan masalah dengan bantuan papan magnetik. Data hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa pada operasi hitung bilangan bulat. Pencapaian ini dapat dilihat dari rata-rata kelas nilai tes akhir siklus I sebesar 76,75 dengan ketuntasan klasikal sebesar 72,5% dan rata-rata kelas nilai tes akhir siklus II sebesar 82,13 dengan ketuntasan klasikal sebesar 85%. Respon siswa terhadap pembelajaran dengan model pengajuan masalah dengan bantuan papan magnetik dalam penelitian ini sangat positif. Hal ini terlihat dari hasil angket siswa yang terdiri dari 8 pernyataan dan semuanya memperoleh kriteria sangat positif dari siswa. Kendala yang ditemukan pada saat pembelajaran menggunakan pengajuan masalah dengan media papan magnetik terutama siswa membutuhkan waktu yang lama dalam membuat soal ataupun dalam memeriksa soal dan hasil jawaban yang dibuat siswa. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran pengajuan masalah dengan media papan magnetik efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa Kelas IV SDN Bangsal 4 Kota Kediri. Kata Kunci: Pembelajaran Pengajuan Masalah, Media Papan Magnetik,  Pemahaman, Respon Siswa.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL THINK TALK WRITE SUBTEMA HIDUP RUKUN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Caitra, Zera Dristya
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 5, No 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v5n2.p949-957

Abstract

ABSTRACTThis research aimed to develop Think Talk Write (TTW) model learning set and describe the process of harmonious life subtheme learning set development. This is a developmental research based on Thiagarajan’s Four-D model development which consist of the following stages: (1) define, (2) design, (3) develop, and (4) disseminate. However, this research was limited to development stage only, no dissemination. The research design applied was Pretest-Posstest Control Group Design. The learning set developed covered lesson plan (RPP) Student Learning Material (BAS), Student Workseet (LKS), and critical thinking ability test which was tried out to 35 students of class VA and 35 students of class VB at SDN Wonocolo II Sidoarjo. The validation of the learning set was done by two validators experts, covering lesson plam (RPP) which gained average score 3.12, Student Learning Material (BAS) validation result was in average of 3.0, Student Workseet (LKS) validation result was 3.20 in average, and the validation result of critical thinking ability average 3.1 with valid overall category. The result of learning set based on the average score of lesson plan implementatiom which was in good category. The result f observation on students’ acitivities during the teaching learning process showed that they were active and were in good category. The students’ response towards the teaching learning process was 80% which indicated that they studied actively and gave positive response. The test on the hypothesis which was analyzed with T-test showed that students’ learning result in experimental group was higher than those of control group. It showed by the value of tcount (0.52) > ttable (1.667) and 65.7% for the experimental group and 60% fot the contol group. Therefore, it can be concluded that the Think Talk Write (TTW) mode learning set validation result showed valid category and effective to be used to improve the critical thinking ability of V grade students of SDN Wonocolo II Sidoarjo. Keywords: The Development of Learning Device, Think Talk Write, Critical Thinking. ABSTRAK                                                                                          Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran model Think Talk Write (TTW) dan mendeskripsikan proses pengembangan perangkat pembelajaran subtema hidup rukun. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan yang berdasarkan pada pengembangan model Four-D oleh Thiagarajan yang terdiri atas tahap: (1) pendefinisian, (2) perancangan, (3) pengembangan, dan (4) penyebaran. Akan tetapi, penelitian ini hanya sampai pada tahap pengembangan tanpa melakukan tahap penyebaran produk. Rancangan pada penelitian ini adalah Pretest-Posstest Control Group Design. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Bahan Ajar Siswa (BAS), Lembar Kegiatan Siswa (LKS), dan Tes Kemampuan Berpikir Kritis siswa yang diujicobakan pada kelas VA berjumlah 35 siswa dan kelas VB berjumlah 35 siswa di SDN Wonocolo II Sidoarjo. Validasi perangkat pembelajaran dilakukan oleh dua orang validator/ahli, meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) diperoleh nilai rata-rata 3.12, hasil validasi Bahan Ajar Siswa (BAS) diperoleh nilai rata-rata 3.0, hasil validasi Lembar Kerja Siswa (LKS) diperoleh nilai rata-rata 3.20, hasil validasi Tes Hasil Kemampuan Berpikir Kritis diperoleh rata-rata 3.0 dan hasil validasi Kemampuan Berpikir Kritis diperoleh nilai rata-rata 3.1 dengan kategori keseluruhan adalah valid. Hasil nilai rata-rata keterlaksanaan RPP berkategori baik. Hasil pengamatan aktivitas siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung menunjukkan bahwa siswa belajar aktif dan berkategori baik. Hasil respon siswa terhadap kegiatan pembelajaran diperoleh rata-rata > 80% yang menunjukkan bahwa siswa belajar aktif dan siswa memberi respon positif. Sedangkan untuk pengujian hipotesis yang dianalisa dengan uji t menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung (0.52) > ttabel (1,667) dengan presentase kelas eksperimen sebesar 65,7% dan kelas kontrol sebesar 60%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil validasi perangkat pembelajaran model Think Talk Write (TTW) menunjukkan kategori valid dan efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SDN Wonocolo II Sidoarjo. Kata Kunci: Pengembangan Perangkat Pembelajaran, Think Talk Write, Berpikir Kritis.
PENERAPAN MODEL PROBLEM-BASED LEARNING BERBANTUAN METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS PESERTA DIDIK KELAS IV SD NEGERI 002 SEBATIK UTARA KABUPATEN NUNUKAN Suwaib, Suwaib; Riyanto, Yatim; Subroto, Waspodo Tjipto
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v6n2.p163-173

Abstract

ABSTRACTThis study is a Class Action Research (CAR), which aims to improve the activity and learning outcomes on the subject of Social Studies through the implementation of Problem-Based Learning with Mind Mapping method in fourth grade students of SD Negeri 002 Sebatik Utara, Nunukan. The results of this study indicate a significant increase of aspects studied in each cycle. Teacher activity in the first cycle of 78.33% increased in cycle II of 94.58%. Likewise, the activities of students in the first cycle of 75.30% experienced an increase in cycle II of 85.42%. The percentage of completeness cognitive learning outcomes of learners in the first cycle of 76.19% increased in the second cycle of 95.24%. Based on the results it can be concluded that the application of Problem-Based Learning with Mind Mapping methods can increase the activity of the teacher, the activity of the learner and the cognitive learning outcomes in the process of teaching and learning on the subject of Social Studies in fourth grade of SD Negeri 002 North Sebatik, Nunukan.Keywords: Problem-Based Learning, Mind Mapping, teacher activities, student activities, learning result.ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS melalui penerapan model Problem-Based Learning berbantuan metode Mind Mapping pada peserta didik kelas IV di SD Negeri 002 Sebatik Utara Kabupaten Nunukan. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dari aspek yang diteliti di setiap siklusnya. Aktivitas guru pada siklus I sebesar 78,33% mengalami peningkatan di siklus II sebesar 94,58%. Demikian juga aktivitas peserta didik pada siklus I sebesar 75,30% mengalami peningkatan di siklus II sebesar  85,42%. Persentase ketuntasan hasil belajar kognitif peserta didik pada siklus I sebesar 76,19% meningkat pada siklus II sebesar 95,24%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem-Based Learning berbantuan metode Mind Mapping dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas peserta didik dan hasil belajar kognitif  pada pembelajaran IPS di kelas IV SD Negeri 002 Sebatik Utara Kabupaten Nunukan.Kata kunci: Model Problem-Based Learning, Mind Mapping, aktivitas guru, aktivitas peserta didik, hasil belajar.
PENGGUNAAN WWW.TED.COM DALAM MENINGKATKAN SKOR TEP LISTENING MAHASISWA PGSD UNESA Zuhdi, Ulhaq
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v6n2.p88-97

Abstract

ABTRACTListening skill as one of the basic skills in English is needed so that students are competent in English and as we know, listening is one of the four language skills. That is why listening should be taught at the beginning of lecture in English lesson and then on other language skills. From the results of this study using Classroom Action Research it can be concluded that www.ted.com is very useful especially in enhancing Listening Comprehension Part C listening skills especially if it is synergized with English Subjects. This can be justified in the first cycle which has obtained a minimum completeness of 57% then improved in the second cycle to 79%. With this significant increase, www.ted.com has become one of the learning media that improve listening skills especially TEP Listening Part C.Keywords: Listening, TEP, www.ted.com.ABSTRAKListening skill sebagai sebagai salah satu keterampilan dasar dalam Bahasa Inggris yang diperlukan agar siswa kompeten dalam bahasa Inggris dan seperti yang kita ketahui, mendengarkan sendiri adalah salah satu dari empat keterampilan bahasa. Itulah sebabnya seharusnya ketrampilan menyimak atau listening tersebut diajarkan di tingkat awal perkuliahan awal Bahasa Inggris baru kemudian ketrampilan lain. Dari hasil penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas ini dapat disimpulkan bahwa Media www.ted.com sangat bermanfaat apalagi dalam meningkatkan kemampuan menyimak Listening Comprehension Part C apalagi jika disenergikan dengan Mata Kuliah Bahasa Inggris. Hal ini bisa terlihat pada siklus I yang memperoleh ketuntasan minimal sebesar 57% kemudian diperbaiki pada siklus II menjadi 79%. Dengan ada peningkatan signifikan tersebut maka www.ted.com menjadi salah satu media pembelajaran untuk meningkatkan ketrampilan menyimak khususnya TEP Listening Part C.   Keywords: Listening, TEP, www.ted.com
PENGEMBANGAN KIT MEDIA PEMBELAJARAN IPA BERBASIS SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP MATERI TATA SURYA PADA SISWA KELAS VI SD Rahmah, Kahfi
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 5, No 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v5n1.p892-899

Abstract

ABSTRACTThis research aims to produce Media Kit Science Learning Based on Scientific Method that feasible to improve mastery of concept on the material of Solar System in Grade 6th elementary school. This reaserch is a developmental reasearch, wich model reasearch is ADDIE. Limited try out design using one group pretest-posttest design with quantitative descriptive analysis techniques and descriptive qualitative. The try out subject that used in this reaserch are students Grade 6th of Elementary School 3 Kedungwinangun, Kebumen, academic year 2015/2016 on the material of Solar System. The result of reaserch showed: (1) The all content of the lesson plan, such RPP, BAS, LKS, Media KIT about Solar System, and Learning Aspects of Knowledge Test Results are feasible; level of legibility BAS and LKS categorized well; (2) Development content of lesson plans is practice to used, shown by implementation of content of lessonplan up to 100%; (3) The lesson is effective, achievement learning objectives and indicators is shown by all of students can reach the completeness criteria; The students activity is studen centered, average of students activity about observed is 84,67%, 65,33% for questioning, 84,5% for collecting information, 83,17% for associating information, and 100% for communicating; result study of students shown there is increasing mastery of concept on the solar system material with categorie of gain scor is high. Based on the result and discussion of this study concluded that the device of science learning based on scientific method that use media kit of solar system feasible, practice, and effective for use in study.Key Words: Kit Media, Science Learning, Scientific, dan Mastery of Concept.ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Kit Media Pembelajaran IPA berbasis saintifik yang layak digunakan untuk meningkatkan penguasaan konsep materi tata surya pada siswa kelas VI SD.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, dengan model ADDIE. Desain uji coba terbatas menggunakan one group pretest-posttest design dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Subjek ujicoba ini adalah siswa kelas VI SDN 3 Kedungwinangun, Kebumen, tahun pelajaran 2015/2016 dengan materi tata surya.Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perangkat pembelajaran yang meliputi RPP, LKS, BAS, Kit Media Tata Surya, Tes Penguasaan Konsep valid; tingkat keterbacaan BAS dan LKS berkategori baik; (2) Perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan praktis digunakan, ditunjukkan dengan terlaksananya kegiatan pembelajaran dengan persentase keterlaksanaan sebesar 100%; (3) Pembelajaran berlangsung efektif, pencapaian tujuan pembelajaran dan indikator ditunjukkan dengan tercapainya kriteria ketuntasan sebesar 100% dari jumlah siswa, aktivitas siswa dalam pembelajaran lebih dominan yang ditunjukkan dengan rata-rata aktivitas siswa untuk kegiatan mengamati sebesar 84,67%, menanya sebesar 65,33%, mengumpulkan informasi 84,5%, mengolah informasi 83,17%, dan mengkomunikasikan 100%; hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan penguasaan konsep siswa mengenai materi tata surya meningkat dengan kategori gain skor tinggi.Berdasarkan hasil dan diskusi penelitian dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA berbasis saintifik yang menggunakan Kit Media IPA Tata Surya valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran.Kata Kunci: Kit Media, Pembelajaran IPA, Saintifik, dan Penguasaan Konsep.ABSTRACTThis research aims to produce Media Kit Science Learning Based on Scientific Method that feasible to improve mastery of concept on the material of Solar System in Grade 6th elementary school. This reaserch is a developmental reasearch, wich model reasearch is ADDIE. Limited try out design using one group pretest-posttest design with quantitative descriptive analysis techniques and descriptive qualitative. The try out subject that used in this reaserch are students Grade 6th of Elementary School 3 Kedungwinangun, Kebumen, academic year 2015/2016 on the material of Solar System. The result of reaserch showed: (1) The all content of the lesson plan, such RPP, BAS, LKS, Media KIT about Solar System, and Learning Aspects of Knowledge Test Results are feasible; level of legibility BAS and LKS categorized well; (2) Development content of lesson plans is practice to used, shown by implementation of content of lessonplan up to 100%; (3) The lesson is effective, achievement learning objectives and indicators is shown by all of students can reach the completeness criteria; The students activity is studen centered, average of students activity about observed is 84,67%, 65,33% for questioning, 84,5% for collecting information, 83,17% for associating information, and 100% for communicating; result study of students shown there is increasing mastery of concept on the solar system material with categorie of gain scor is high. Based on the result and discussion of this study concluded that the device of science learning based on scientific method that use media kit of solar system feasible, practice, and effective for use in study. Key Words: Kit Media, Science Learning, Scientific, dan Mastery of Concept. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Kit Media Pembelajaran IPA berbasis saintifik yang layak digunakan untuk meningkatkan penguasaan konsep materi tata surya pada siswa kelas VI SD.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, dengan model ADDIE. Desain uji coba terbatas menggunakan one group pretest-posttest design dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Subjek ujicoba ini adalah siswa kelas VI SDN 3 Kedungwinangun, Kebumen, tahun pelajaran 2015/2016 dengan materi tata surya.Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perangkat pembelajaran yang meliputi RPP, LKS, BAS, Kit Media Tata Surya, Tes Penguasaan Konsep valid; tingkat keterbacaan BAS dan LKS berkategori baik; (2) Perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan praktis digunakan, ditunjukkan dengan terlaksananya kegiatan pembelajaran dengan persentase keterlaksanaan sebesar 100%; (3) Pembelajaran berlangsung efektif, pencapaian tujuan pembelajaran dan indikator ditunjukkan dengan tercapainya kriteria ketuntasan sebesar 100% dari jumlah siswa, aktivitas siswa dalam pembelajaran lebih dominan yang ditunjukkan dengan rata-rata aktivitas siswa untuk kegiatan mengamati sebesar 84,67%, menanya sebesar 65,33%, mengumpulkan informasi 84,5%, mengolah informasi 83,17%, dan mengkomunikasikan 100%; hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan penguasaan konsep siswa mengenai materi tata surya meningkat dengan kategori gain skor tinggi. Berdasarkan hasil dan diskusi penelitian dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA berbasis saintifik yang menggunakan Kit Media IPA Tata Surya valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran. Kata Kunci: Kit Media, Pembelajaran IPA, Saintifik, dan Penguasaan Konsep.
Pembelajaran Google Classroom bagi Mahasiswa Nurpratiwiningsih, Laelia
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 7, No 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v7n2.p105-109

Abstract

Online learning activities can be done using google classroom. This learning becomes a platform to provide materials, assignments and assessments online. The purpose of the study is to describe learning and the constraints of google classroom learning. The method used in the study is descriptive through survey. Instrument in the form of questionnaires given to students to search for data related to google classroom learning. The subject of this study was PGSD student of Muhadi Setiabudi University. The data analysis technique used is source triangulation. Data analysis is done by means of reduction, display and verification of data. The use of google classroom can be a solution in learning activities in the pandemic era.  The learning becomes a place for students in online learning. Obstacles in learning include; students do not have laptops, limited internet quota and can not manage learning time properly.Keywords: google classroom, student.ABSTRAKKegiatan pembelajaran online dapat dilakukan dengan menggunakan google classroom. Pembelajaran ini menjadi wadah dalam memberikan materi, tugas dan penilaian secara daring. Tujuan dari penelitian adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran dan kendala-kendala pembelajaran google classroom. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif melalui survey. Instrument berupa angket yang diberikan kepada mahasiswa untuk mencari data terkait dengan pembelajaran google classroom. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa PGSD Universitas Muhadi Setiabudi. Teknik analisis data yang digunakan adalah triangulasi sumber. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi, display dan verfikasi data. Penggunaan google classroom dapat menjadi solusi dalam kegiatan pembelajaran pada era pandemi.  Pembelajaran tersebut menjadi wadah bagi mahasiwa dalam pembelajaran daring. Kendala dalam pembelajaran antara lain; mahasiswa tidak mempunyai laptop, keterbatasan kuota internet dan tidak bisa memanage waktu pembelajaran dengan baik.Kata Kunci: google classroom, mahasiswa
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN TERPADU TIPE SHARED BERBASIS KEGIATAN EKONOMI KREATIF UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Susilowati, Bekti
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol 3, No 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v3n2.p410-414

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kelayakan perangkat pembelajaran terpadu Tipe Shared berbasis kegiatan ekonomi kreatif untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar, dilihat dari kualitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan dan telah divalidasi terdiri dari Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Bahan Ajar Siswa (BAS), Lembar Kerja Siswa (LKS), dan Tes Hasil Belajar (THB); (2) keefektifan perangkat pembelajaran yang diukur dari aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran terpadu Tipe Shared berbasis kegiatan Ekonomi Kreatif dan hasil belajar siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran terpadu Tipe Shared berbasis Kegiatan Ekonomi Kreatif. Penelitian pengembangan ini menggunakan Model Kemp yang terdiri dari tiga tahap: yaitu pendefinisian; perancangan; dan pengembangan, sedangkan desain uji coba penelitian menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design. Data hasil penelitian diperoleh melalui hasil uji validitas perangkat pembelajaran oleh dua validator dan hasil uji coba perangkat pembelajaran yang terdiri dari hasil pretest dan posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Perangkat pembelajaran diujicobakan pada kelas IV A dan B SDN Sukarasa Kota Bandung. Keefektifan pelaksanaan pembelajaran diuji dengan statistik inferensial menggunakan SPSS 21.0 yaitu melalui uji F dan uji t. Angka F yang mengasumsikan kedua varian sama sebesar 0,362 dengan probabilitas (sig) sebesar 0,550 > 5% berarti tidak ada perbedaan varian antara eksperimen dan kontrol. Angka t-test yang mengasumsikan varian kedua populasi sama adalah -4,750 dengan probabilitas (sig) sebesar 0,000. Angka probalilitas < 0,005 dapat diartikan ada perbedaan nilai posttest yang signifikan antara kelas eksperimen dan nilai posttest kelas kontrol, perolehan nilai posttest pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa meningkat dengan menggunakan perangkat pembelajaran terpadu Tipe Shared berbasis kegiatan Ekonomi Kreatif yang telah dikembangkan, sehingga perangkat pembelajaran dapat diterapkan di Sekolah Dasar, namun tetap memerlukan penyesuaian dengan situasi dan kondisi di sekolah. Kata Kunci: Perangkat Pembelajaran, Terpadu, Shared, Ekonomi Kreatif, Hasil Belajar Siswa AbstractThe objective of this research was to recognize: (1) the worthiness of the Shared-Type learning device based on creative economy activity for fourth grade Elementary School students, observed from learning device's quality which developed and validatedby Syllabus, Learning Implementation Plan, Student Learning Material, Student Work Sheet, and Learning Outcome Test; (2) effectivity of learning device which measured from student activity in Shared-Type integrated learning device based on Creative Economy activityand student's learning outcomes after participated in Shared-Type integrated learning activity based on Creative Economy Activity.The research of development was using Kemp Model that consists of three stages, which were defining, designing, and developing, while the research trial design was usingPretest-Posttest Control Group Design. Research data were obtained through learning device's validity test result of two validatorand learning device's trial results which consist of pre-test and post-test results on control’s class and experiment’s class. The learning device was tested on class IV A and B of SDN Sukarasa in Bandung. Learning implementation's effectivity then tested with inferential statistic using SPSS 21.0 through F-test and t-test. An F number which assumes both variant have the same result of 0,362 with probability (sig) of 0,550 > 5% means there is no variant difference between experiment and control. A t-test number which assumes both population have the same variant is -4,750 with probability (sig) of 0,000. Probability number< 0,005 can be interpreted as significant difference of post-test value between experiment’s class and control’s class,post-test value obtained from experiment's class was higher than control's class.Based on data analysis, it can be concluded that student's learning outcomes with the use of developed Shared-Type integrated learning device based on creative economy activity are improved and can be implemented in Elementary School, however it still needs to be conformed with school's sitation and condition. Keyword: Integrated, Based on Creative, Economy Activity, Improvement, Learning Outcomes.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): Vol. 11 No.1 Februari 2025 Vol. 10 No. 3 (2024): Vol. 10 No. 3 September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Vol. 10 No. 2 Mei 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Vol. 10 No. 1 Januari 2024 Vol. 9 No. 3 (2023): Vol. 9 No. 3 September 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Vol. 9 No. 2 Mei 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Vol. 9 No. 1 Januari 2023 Vol. 8 No. 3 (2022): Vol. 8 No. 3 September 2022 Vol. 8 No. 2 (2022): Vol. 8 No. 2 Mei 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Vol. 8 No. 1 Januari 2022 Vol. 7 No. 1 (2021): Vol. 7 No. 1 Januari 2021 Vol. 7 No. 3 (2021): Vol. 7 No. 3 September 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021 Vol 7, No 2 (2021): Vol. 7 No. 2 Mei 2021 Vol 7, No 1 (2021): Vol. 7 No. 1 Januari 2021 Vol. 6 No. 3 (2020): Vol. 6 No. 3 September 2020 Vol 6, No 3 (2020): Vol. 6 No. 3 September 2020 Vol. 6 No. 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020 Vol 6, No 2 (2020): Vol. 6 No. 2 Mei 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020 Vol 6, No 1 (2020): Vol. 6 No. 1 Januari 2020 Vol. 5 No. 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019 Vol 5, No 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019 Vol 5, No 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Mei 2019 Vol 5, No 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Januari 2019 Vol. 4 No. 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018 Vol 4, No 3 (2018): Vol. 4 No. 3 September 2018 Vol 4, No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4 No. 2 Mei 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Januari 2018 Vol 4, No 1 (2018): Vol. 4 No. 1 Januari 2018 Vol. 3 No. 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017 Vol 3, No 3 (2017): Vol. 3 No. 3 September 2017 Vol 3, No 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017 Vol. 3 No. 2 (2017): Vol. 3 No. 2 Mei 2017 Vol 3, No 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari 2017 Vol. 2 No. 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016 Vol 2, No 3 (2016): Vol. 2 No. 3 September 2016 Vol 2, No 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Mei 2016 Vol 2, No 1 (2016): Vol. 2 No. 1 Januari 2016 Vol 1, No 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1 No. 1 September 2015 More Issue