cover
Contact Name
Muhammad Ainul Yaqin
Contact Email
ayaqin28@gmail.com
Phone
+6282316507200
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Manggar 139A Gebang Poreng, Patrang, Jember Jawa Timur Indonesia kode pos 68117
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 27210677     EISSN : 27162079     DOI : -
Core Subject : Education,
CHILDHOOD EDUCATION: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP2M) Intitut Agama Islam Al-Qodiri Jember . Childhood Education merupakan Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini yang berisikan tulisan ilmiah tentang pendidikan di Madrasah atau Sekolah, inovasi-inovasi pendidikan di Anak Usia Dini (AUD), dan pemikiran pendidikan dalam bentuk: 1) Hasil penelitian, 2) Gagasan konseptual, 3) Kajian kepustakaan, dan pengalaman praktis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 138 Documents
Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Al-Qur’an Dalam Kajian Tafsir Maudhu’i Evi Maulidah
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2021.2.2.170-182

Abstract

Pendidikan anak usia dini dalam keluarga merupakan langkah pertama dan utama yang akan membentuk karakter dan pribadi anak. Merealisaikan pendidikan yang baik dalam keluarga dibutuhkan banyak kesiapan yang harus dimiliki oleh orang tua, diantaranya adalah kesiapan secara jasmani dan rohani yang meliputi kesiapan fisik, mental, materi dan agama. Al-Qur’an dalam hal ini memberikan tuntunan dan pedoman tentang bagaimana cara memperlakukan anak sesuai dengan proporsi yang tepat. Pada tulisan ini, penulis akan mengkaji tentang pendidikan anak usia dini menurut al-Qur’an dalam kajian tafsir maudhu’i. Kajian tafsir maudhui disusun dengan cara mengumpulkan ayat-ayat yang memiliki pokok bahasan yang sama, kemudian dijelaskan dengan cara menghubungkan ayat satu sama lain agar dapat diistinbatkan menjadi sebuah kesimpulan. Kata Kunci : Pendidikan Anak Usia Dini; Pendidikan Anak Usia Dini menurut al-Qur’an; Tafsir Maudhu’i.
Upaya Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini (Classroom Action Research di RA Mutiara Hati) Finadatul Wahidah
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2021.2.2.138-150

Abstract

Perkembangan motorik merupakan salah satu aspek perkembangan AUD yang harus diperhatikan. Perkembangan motorik ini terbagi menjadi dan salah satu aspek perkembangan AUD yang harus diperhatikan juga. Perkembangan motorik ini terbagi menjadi dua yakni perkembangan motorik kasar dan halus. Perkembangan motorik kasar melibatkan otot besar sedangkan perkembangan motorik halus melibatkan otot kecil. Untuk perkembangan motorik halus dapat ditingkatkan salah satunya adalah dengan kegiatan meronce. Kegiatan meronce yang peneliti pilih adalah kegiatan meronce dengan menggunakan bahan daur ulang yakni sedotan. Penelitian ini adalah Classroom Action Research yang dilaksanakan di RA Mutiara Hati kelompok B dengan rentan usia 5-6 tahun. Data menunjukkan bahwa perkembangan motorik halus anak RA Mutiara Hati pada kelompok B masih rendah. Dari 16 siswa, hampir keseluruhannya berada pada kategori BB (Belum Berkembang) dan MB (Mulai Berkembang). Kegiatan meronce dengan bahan daur ulang ini mampu meningkatkan kemampuan motorik halus anak yakni dari pra siklus/pra tindakan ke siklus pertama sebesar 35,9 %, dan dari siklus pertama ke siklus kedua sebesar 16,725 %
Peran Guru Dalam Membangun Nilai-Nilai Karakter Pada Anak Usia Dini Di Paud Kamboja 69 Sukowono Jember Anita Fitriya
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2021.2.2.151-169

Abstract

Proses pendidikan pada anak usia dini (PAUD) telah menjadi permasalahan terutama dalam membangun nilai-nilai karakter anak. Hal inidisebabkan lantaran guru lebih dominan diperankan sebagai administrator dan pengajar yang hanya fokus pada pengetahuan akademis (kognitif) seperti membaca, menulis, dan berhitung. Sehingga pembangunan karakter pada anak usia dini kerap kali terabaikan, padahal membangun nilai-nilai karakter pada anak usia dini sangat penting.Oleh karena itu, maka memaksimalkan peran guru sebagai Pendidik, Pembimbing dan Model/Teladanadalah solusi yang paling tepat dan efektif untuk mengatasi problem dalam pembangunan karakter pada anak usia dini. Mengacu pada konteks di atas, maka fokus dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah Peran Guru sebagai pendidik (Murabby), pembimbing, dan sebagai model dalam Membangun Nilai-nilai Karakter Pada Anak Usia Dini. Sedangkan tujuan penelitian nya adalah untuk mendeskrisikan Peran Guru sebagai pendidik (Murabby), pembimbing, dan sebagai model dalam Membangun Nilai-nilai Karakter Pada Anak Usia Dini. penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. jenis penelitiannya adalah studi kasus. Teknik penentuan informan menggunakan Purposive sampling. Teknik pengumpulan datanya adalahObservasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Peran Guru sebagai pendidik (Murabby) dalam MembangunNilai-nilai Karakter Pada Anak Usia Dini di Pos PAUD Kamboja 69 sebagai pengayom, pendamping, dan pelayan bagi peserta didiknya. Mengayomi, mendampingi, dan melayani peserta didik merupakan kewajiban dan tanggung jawab seorang guru sebagai pendidik untuk meralisasikan nilai-nilai karakter yang berhubungann dengan Tuhan, orang tua, dan dirinya sendiri, 2) Peran Guru sebagai Pembimbing dalam Membangun Nilai-nilai Karakter Pada Anak Usia Dini di Pos PAUD Kamboja 69 Pocangan adalah sebagai pengarah, pengontrol, pemantau, pengawal, dan pengingat yang dalam pelaksanaannya adalah senantiasa menemani, mengarahkan, mengingatkan dan membimbing peserta didik agar memiliki perilaku, budi pekerti, dan akhlak yang baik. Sebagai pembimbing guru tidak hanya membimbing peserta didik dari aspek jasmani tapi juga membangun mental yang baik, perilaku yang baik, dan moral yang baik. Dan 3) Peran Guru sebagai model/Uswah(Muaddib) dalam Membangun Nilai-nilai Karakter Pada Anak Usia Dini di Pos PAUD Kamboja 69 Pocangan Sukowono Jember adalah menyeleraskan ucapan dengan perbuatan serta meanmpilkan penampilan yang rapi dan sopan di dalam dan di luar sekolah dan kelas. Kata Kunci: Guru; Nilai-nilai Karakter; Anak Usia Dini.
Konsep Sibaliparriq Dalam Permainan Tradisional Mamboya-boyang Di RA Ar-Ridwan Panggalo Desa Padang Timur Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar Siti Hardianti
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2021.2.2.183-201

Abstract

Abstrak Perkembangan zaman diera modern mempengaruhi pola bermain anak-anak. Proses dan cara bermain punmengalami perubahan.Kinisudah jarang ditemukan anak-anak memainkan permainan tradisional atau bahkan tak mengenalnya. Tujuanpenelitian untuk mengetahui bagaimana konsep sibaliaparriq dalam permainan tradisional mamboya-boyang di RA Ar-Ridwan Panggalo desa Padang Timur kecamatan Campalagian kabupaten Polewali Mandar. Jenis penelitian yang digunakan adalahmetode penelitian kualitatifbersifat deskriptif dengan pendekatan historis, kebudayaan, agama, dan sosiologi. Data dan sumber penelitian yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan tahap observasi, wawancara, dokumentasi, dan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sejak dini anak telah dikenalkan pada konsep gotong royong dimana pendidik menstimulasi anak bagaimana kehidupan rumah tangga dengan harapan anak mampu menerapkan konsep sibaliparriq pada kehidupannya mendatang.Keberhasilan dari konsep sibaliparriq didukung oleh kematangan (usia)dan lingkungan yang baik.Dan dipengaruhioleh faktor gadget, lingkungan yang kurang kondusif, dan perhatian anak yang pendek. Kata Kunci: Konsep Sibaliparriq, Permainan Tradisional, Mamboya-boyang
Tasawuf Sebagai Alternatif Pendidikan Pesantren Anak Janeko Janeko
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2021.2.2.202-215

Abstract

Pendidikan nasional di Era Reformasi ini diarahkan kepada pencapaian tujuan tertentu sebagaimana tersurat dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang SISDIKNAS, bahwa “pendidikan nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya. Pendidikan Islam sebagai sub-sistem dari sistem pendidikan nasional mencita-citakan terbentuknya muslim seutuhnya, ya’ni seorang muslim Indonesia yang berkualitas dengan tetap menjaga budaya bangsa yang mulia. Dengan demikian pendidikan mengarah kepada pencapaian nilai–nilai yang luhur dan selaras bagi kehidupan muslim yang bercirikan Indonesia. Akan tetapi dalam perjalanannya, akhlak menjadi hanya sekedar adab atau tatakrama, kehilangan substansi filosofisnya; moralitas umat Islam Indonesia mengalami krisis akhlakul karimah, dan keshalihan ritual seringkali tidak berkorelasi positif dengan keshalihan sosial. Peran pesantren sangat dibutuhkan melalui pendidikan alterntif berupa Ilmu Tasawuf, karena ilmu tasawuf dapat meningkatkan akhlakul karimah, sebagaimana bukti bagaimana keberhasilan pesantren yang mendidik santrinya dengan mengintegrasikan ilmu tasawuf ke dalam kehidupan sehari-hari, sehinga akhlak santri benar-benar meningkat sebagai akhlakul karimah. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilaksanakan dengan fokus yakni Bagaimana Ilmu Tasawuf sebagai Alternatif Pendidikan Pesantren dalam Meningkatkan Akhlak Santri kepada Allah, Sesama, dan Lingkungan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Desa Glagahwero Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan obyek penelitian adalah Pondok Pesantren Miftahul Ulum Desa Glagahwero Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode purposive sampling dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, interview, dan dukomentasi. Setelah data terkumpul maka data tersebut dianalisis dengan analisa data reflective thinking. Berpijak pada kajian teroritis yang dilanjutkan dengan hasil paparan dan analisis data, maka diperoleh hasil penelitian bahwa, Ilmu tasawuf sebagai alternatif pendidikan pesantren dalam meningkatkan akhlak santri kepada Allah SWT, akhlak santri kepada sesama dan akhlak santri kepada lingkungan hidup, merupakan bentuk pendidikan yang kompleks melebihi pendidikan non-pesantren dengan ilmu tasawuf sebagai pendidikan alternatifnya. Dalam hal ini, ilmu tasawuf diajarkan melalui pengajian kitab-kitab kuning, melalui praktek akhlakul karimah, dan melalui amalan-amalan berupa tarikat/wiridan yang dibiasakan setiap waktu. Hasilnya, ilmu tasawuf sebagai pendidikan alternatif pesantren yang diajarkan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Glagahwero Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember telah mengantarkan santri berakhlakul karimah lebih meningkat dari pada sebelum menerapkan ilmu tasawuf sebagai pendidikan alternatif pesantren.
Strategi Jitu Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Di Ra Amal Shaleh Dusun Kombongan Pondokrejo Tempurejo Jember) Asmad Hanisy; Sofiayatul Anshoriyah
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2021.2.2.216-223

Abstract

This research was conducted at RA Amal Shaleh Dusun Kombongan Pondokrejo Village Tempurejo Jember Subdistrict. As for the purpose of the research as follows: 1) How the principal's accurate strategy in improving teacher performance in aspects of teaching plans and materials in the covid-19 pandemic? How is the principal's efforts in improving teacher performance in the classroom procedure aspect? 3) What is the School's telling strategy in improving teacher performance in interpersonal aspects of skills in the covid-19 pandemic? This research method is qualitative. The type of research used in this study is a case study. The data collection techniques used are interviews, observations, and documentation. The data analysis used in this study is miles and huberman data analysis. The results of the research in this thesis are: 1) The Principal's accurate strategy in improving Teacher Performance in the aspect of teaching plans and materials at RA Amal Shaleh using a transformational approach. Steps taken, among others. Motivation, Creation Opportunities, Provide understanding, Plan learning tools, Monitor and accompany, Help structure learning tools. The Principal's telling strategy in improving Teacher Performance in the classroom procedure aspect at RA Amal Shaleh by using the system approach. The steps taken are: Strive for class management, schedule preparation, conducting meetings with student guardians, early-core-closing activities, supervision of the principal. The Principal's telling strategy in improving Teacher Performance in interpersonal aspects of skills at RA Amal Shaleh by using a psychological approach. The strategies are: Instructional Communication, Openness, Working with teams, Carying, Criticizing and solving problems well, Creadible. Keywords: Surefire Strategy; Principal; RA Amal Shaleh.
Penggunaan Permainan Plastisin Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini di TK Rahmat Sigi Sidera Sulawesi Tengah Hamzia Marie; Febi Nursafitri
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2022.3.1.32-46

Abstract

Abstrak: Bermain merupakan salah satu kebutuhan yang dapat menstimulasi perkembangan anak, salah satunya yakni perkembangan motorik halus anak, kegiatan yang dapat meningkatkan perkembangan motorik halus anak yakni melalui permainan plastisin. Tujuan dalam penelitian ini, untuk mengetahui bagaimana penggunaan permainan plastisin dalam meningkatkan motorik halus anak usia dini di TK Rahmat Sigi Sidera Sulawesi Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data, dan keabsahan data diperkuat dengan melakukan teknik pemeriksaan. Penelitian di laksanakan di Tk Rahmat Sigi Sidera. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan mengikuti waktu kegiatan pembelajaran berlangsung, dengan melakukan pengamatan terhadap anak didik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: penggunaan permainan plastisin dalam meningkatkan motorik halus anak usia dini di TK Rahmat Sigi Sidera Sulawesi Tengah, senantiasa berorientasi pada kebutuhan anak, terdapat 3 tahap sebelum pembelajaran yaitu: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kata kunci: permainan plastisin, motorik halus, anak usia dini Abstract: Play is one of the needs that can stimulate children's development, one of which is the development of children's fine motor skills, activities that can improve children's fine motor development, namely through plasticine games. The purpose of this study was to find out how the use of plasticine games in improving fine motor skills in early childhood at Rahmat Sigi Sidera Kindergarten, Central Sulawesi. The research method used is a qualitative approach, data collection techniques through observation, interviews, and documentation, data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and data verification. The research was carried out at Rahmat Sigi Sidera Kindergarten. The implementation of activities is carried out by following the time the learning activities take place, by observing the students. The results of this study indicate that: the use of plasticine games in improving fine motor skills in early childhood at Rahmat Sigi Sidera Kindergarten, Central Sulawesi, is always oriented to the needs of children, there are 3 stages before learning, namely: planning, implementation, and evaluation. Keywords: plasticine game, fine motor, early childhood
Studi Literatur Stimulasi Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Kolase Siti Syaropah
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2022.3.1.47-52

Abstract

ABSTRAK Kolase merupakan salah satu kegiatan yang dapat mengembangkan kemampuan motorik halus anak. Adapun aspek mototrik halus anak usia 5-6 tahun, diantaranya menggambar, menitu bentuk, melakukan eksplorasi, menggunakan alat tulis, menggunting, menempel dan mengekpresikan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan kolase. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur yang dilakukan dengan mengumpulkan data-data dari karya tulis ilmiah yang telah dilakukan sebelumnya. Metode pengumpulan data pustaka yaitu dengan membaca dan mencatat lalu menyimpulkan hasil penelitiannya. Hasil penelitian yang didapat bahwa kegiatan kolase dapat melatih perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun karena kegiatan kolase memerlukan koordinasi tangan dan mata. Dan dengan kolase proses pembelajaran anak menjadi lebih menyenangkan. Kata kunci : kolase, motorik halus.
Pemanfaatan Papan Pintar Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Di RA-Al Jihad Lubuk AUR Kec. Bayang Kab. Pesisir Selatan Prov. Sumatera Barat Anysha Pratiwi Yuliska Candra
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2022.3.1.16-20

Abstract

Pada masa pandemic ini anak-anak jadi terkendala pada proses pembelajaran dengan anak tidak mengikuti pembelajaran pastiny auntuk perkembangan anak nnatinta akan terhambat atau tidak sesuai dengan usia anak. Maka dengan itu kita sebagai guru ataupun orang tua juga harus bisa memberikan pembelajaran untuk anak supaya perkembangan anak nantinya akan sesuai dengan usia anak. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat meningkatkan perkembangan kognitif anak. Dengan itu peneluis menggunkan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi terhadap 8 orang anak kelas B di RA-AL JIHAD Lubuk Aur Kec. Bayang Kaab. Pesisir Selatan Prov. Sumatera Barat. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan media papan pintar dapat membantu meningkatkan perkemabngan kognitif anak usi adini seperti dengan mengenalkan warna dan bangun datar.
Impelementasi Program Parenting di Lembaga KB Al Baitul Amien Kelurahan Jember Lor Kecamatan Patrang Kabupaten Jember Tahun Pelajaran 2020/2021 Fajar Abdillah; Husnul Khotimah
Childhood Education : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/CJI.2022.3.1.1-15

Abstract

Abstract: Family is one of the elements of the golden triangle of the education center or tri education center. Parents as representatives of the family have a very decisive role. The parenting program is the right solution in optimizing all educational processes in schools. The purpose of this study is to describe how the planning, implementation and evaluation of the Parenting Program at KB Al Baitul Amien. This research uses descriptive qualitative method. The technique of determining the informants in this study used purposive sampling. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. Data analysis using Miles and Huberman. The results of this study indicate that the implementation of the parenting program at KB Al Baitul Amien is divided into 3 stages, namely, planning, implementation and evaluation stages. The planning stage includes the formation of a committee, determining learning needs, determining programs, determining facilities and infrastructure and arranging a schedule for implementing activities. The implementation stage of the parenting program includes the preparation stage for parenting program facilities and infrastructure, and the activity stage consisting of remarks, delivery of material by resource persons, followed by questions and answers then closed with conclusions and prayers. The evaluation stage uses the group discussion method. The components that are assessed are the process and the results.

Page 3 of 14 | Total Record : 138