cover
Contact Name
Rahmi Hidayati
Contact Email
rahmihidayati54@gmail.com
Phone
+6282322515697
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Ringroad Selatan Blado Potorono Banguntapan Bantul Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)
ISSN : -     EISSN : 27157431     DOI : https://dx.doi.org/10.32504
Core Subject : Health,
Humanism: Journal Of Community Empowerment adalah Jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKes Surya Global Yogyakarta. Jurnal ini fokus pada karya ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat yang meliputi bidang Ilmu Kesehatan Masayrakat, Ilmu Keperawatan dan farmasi serta ilmu-ilmu yang sebidang dengan kesehatan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2024)" : 5 Documents clear
TEST KADAR KETERGANTUNGAN NIKOTIN DAN SOSIALISASI GERAKAN BERHENTI MEROKOK LANSIA PEREMPUAN Widiyaningsih, Dwi; Setyowati, Rustiana
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v6i1.791

Abstract

Pandemi nyatanya berdampak hampir ke seluruh negara. Penyintas bukan hanya orang yang punya penyakit bawaan bahkan yang konon memiliki faktor resiko tertinggi adalah yang memiliki penyakit bawaan seperti ISPA, Bronchitis, DM, darah tinggi dan lainnya. Merokok menjadi faktor risiko berbagai infeksi saluran pernapasan dan meningkatkan tingkat keparahan penyakit atas penelitian yang dilakukan pakar-pakar kesehatan masyarakat. Dan perokok lebih tinggi kemungkinannya menderita penyakit COVID-19 yang parah dibandingkan orang yang tidak merokok (WHO, 2020). Indonesia adalah negara yang kaya keragaman sosial budaya dan geografis, sebagai contoh budaya merokok di kalangan lansia perempuan di Dataran Tinggi Dieng. Hal ini mencerminkan kekuatan dari wanita dieng dan kebersamaan saat merokok. Menurut Dinas Kabupaten Wonosobo terjadi peningkatan kejadian ISPA sebesar 32% pada balita dan Jantung pada Wanita usia subur sebesar 37%. Studi pendahuluan didapatkan tingkat ketergantungan nikotin pada 12 lansia yang dijumpai sudah diambang batas, sementara kemauan berhenti merokok tinggi akan tetapi mereka sulit mengendalikan perilaku merokoknya karena kadar ketergantungan pada nikotinnya tersebut sudah tinggi dengan skor 5 atau 89%. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui Kadar Ketergantungan Nikotin pada lansia Dan meningkatkan Sosialisasi  Gerakan Berhenti Merokok Pada Lansia Perempuan Pada Masa Pandemi Di Dataran Tinggi Dieng. Sasaran pengabdian ini adalah kelompok lansia perempuan yang merokok lebih dari 10 tahun. Kadar ketergantungan nikotin didapatkan hasil tingkat ketergantungan nikotin dengan ketergantungan tinggi sebanyak 48 responden dengan presentase 55,2%, sedangkan kadar ketergantungan nikotin  dengan ketergantungan rendah sebanyak 39 responden dengan presentase 44,8%. Sedangkan berdasarkan hasil kuesioner kemauan berhenti merokok terdapat 92% responden menyatakan ingin berhenti merokok. Kata Kunci : Ketergantungan; Nikotin; Berhenti Merokok; Lansia Perempuan; Dieng
PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH DI DUSUN BOJONG, WONOLELO, PLERET, BANTUL Hidayah, Mudita Sri; Ispandiyah, Woro
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v6i1.990

Abstract

Limbah dari berbagai kegiatan masyarakat seringkali menimbulkan pencemaran lingkungan. Tempat yang padat penduduk seringkali dihadapkan pada permasalahan sampah, diantaranya volume sampah yang melebihi kapasitas daya tampung, manajemen pengelolaan sampah yang tidak efektif, seperti yang terjadi di daerah Wonolelo, Pleret, Bantul. Berdasarkan latar belakang dan analisis situasi diusulkan kegiatan pengabdian masyarakat untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat Tembalang mengenai pengelolaan sampah baik sampah organik maupun anorganik yang berasal dari rumah tangga.Kegiatan pengabdian masyarakat ini didukung oleh partisipasi antara pelaksana kegiatan (Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat STIKes Surya Global) dan pengurus RW Dusun Bojong Wonolelo Pleret Bantul. Kegiatan ini diikuti oleh perempuan warga dusun Bojong Wonolelo Pleret sejumlah 25 peserta. Metode yang digunakan berupa pemaparan materi oleh tim penyuluh menggunakan media PPT dan diberikan video singkat untuk mendukung materi serta ditampilkan produk hasil daur ulang guna meningkatkan pemahaman terkait materi yang disampaikan.Warga dusun Bojong Wonolelo Pleret Bantul memiliki peningkatan pengetahuan terkait pengelolaan sampah organik dan anorganik setelah diberikan penyuluhan. Peningkatan pengetahuan warga karena materi yang disampaikan menarik dan mudah dipahami menggunakan PPT dan video serta penyampaian pemateri lebih mudah diterima oleh warga setempat. Warga juga memiliki semangat dan minat untuk mengelola sampah yang mereka hasilkan menjadi produk yang memiliki nilai guna dan ekonomis. Kegiatan pengabdian pengolahan sampah/limbah rumah tangga menjadi bahan bernilai ekonomi berupa pemberian penyuluhan materi teori dan praktek kepada ibu-ibu dusun Bojong di wilayah Dusun Bojong Wonolelo Pleret Bantul Yogyakarta mendapat tanggapan yang sangat baik. Pemberian materi penyuluhan diselingi motivasi untuk berwirausaha membuat para ibu-ibu semakin antusias
EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING PADA REMAJA SMK : DALAM PERSPEKTIF ISLAM Suyatno, Suyatno; Setyowati, Sri; Ratnawati, Ratnawati; Supatmi, Supatmi; Pranawati, Erma; Kumalasari, Dian Novita
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v6i1.1026

Abstract

Stunting mengancam kehadiran generasi bangsa yang berkualitas. Kejadian stunting dapat dicegah sedini mungkin sejak remaja dengan pola hidup yang benar. Pengetahuan yang baik dapat menjadi upaya preventif kejadian stunting. Prinsip pencegahan stunting terdapat dalam Al-Qur’an Surat an-Nisa’ ayat 9 yang mana Allah memerintahkan untuk menjaga kesejahteraan anaknya. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi pencegahan stunting pada remaja SMK : dalam perspektif Islam. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di SMK wilayah Temanggung. Kegiatan edukasi ini menggunakan metode ceramah yang dilakukan oleh pengabdi selama 50 menit. Pada tahap ini peserta diberikan materi tentang bagaimana Islam memandang tentang gizi dan pencegahan stunting. Sebelum pelatihan dilakukan penyuluhan dilakukan pretest untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang pencegahan stunting sebelum edukasi.  Pada tahap evaluasi yang dilakukan dengan membagikan kuesioner posttest untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang pencegahan stunting setelah edukasi. Hasil pengabdian menunjukkan usia remaja menjadi masa yang tepat untuk preventif pencegahan stunting. Edukasi memberikan dampak yang positif terlihat dari hasil pretest yang mayoritas tidak tahu tentang bahaya dan cara pencegahan stunting khususnya dalam perspektif Islam (90%). Sedangkan hasil postest menunjukkan 100% remaja mengetahui tentang bahaya dan cara pencegahan stunting khusunya dalam perspektif Islam. Melihat hasil ini maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dinyatakan berhasil dan memberikan dampak positif.  
EDUKASI PENCEGAHAN PRIMER UNTUK MEMBENTUK PERILAKU SEHAT DI ERA COVID-19 Wardani, Wahyu Tusi
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v6i1.909

Abstract

Kenaikan kasus Covid–19 pada tahun 2022, disebabkan karena mulai longgarnya kesadaran masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan. Untuk mematangkan pemahaman masyarakat menghadapi new normal, perlu dilakukan edukasi terkait pencegahan primer infeksi Covid–19, sehingga tidak hanya sekedar narasi berupa perintah penerapannya, namun memberikan pemahaman secara mendalam dan praktik kepada masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan primer infeksi Covid-19 sehingga terbentuk perilaku sehat di era new normal. Peserta kegiatan ini terdiri dari masyarakat warga RW 08 Warungboto, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat diawali dengan survei, perizinan dan penyusunan laporan. Sebelum kegiatan penyuluhan dilakukan, peserta diminta untuk mengisi soal pre-test, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan, sesi tanya jawab dan evaluasi. Dari hasil kegiatan penyuluhan ynag telah dilakukan dapat dikatakan berhasil dilihat dari peningkatan pemahaman masyarakat setelah mengikuti kegiatan ini. Diharapkan masyarakat dapat melakukan pencegahan primer infeksi Covid-19 dengan kontinyu.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESEHATAN DENGAN MINUMAN HERBAL PADA LANSIA Setianingrum, Pramukti Dian; Kusumaningrum, Istika Dwi; Nikmatuzzakiyah, Evi
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v6i1.1127

Abstract

Pada pra lansia laki-laki yang berusia di atas 55 tahun dan diperkirakan telah memasuki usia Andropause adalah sebesar 15,7 juta orang. Andropause merupakan kumpulan gejala atau sindrom yang mempengaruhi berbagai organ tubuh berupa penurunan kemampuan seksual, fisik, psikis, yang secara keseluruhan menurunkan kualitas hidup. Salah satu upaya agar para lansia dapat hidup sehat secara mandiri dengan meningkatkan daya tahan tubuh mereka dengan mengetahui manfaat tanaman herbal yang dapat meningkatkan sistem imun dan dapat membuat minuman herbal secara mandiri melalui  pemanfaatan tanaman herbal sebagai imunomodulator dalam rangka meningkatkan imunitas, yang dilaksanakan oleh lansia. Diharapkan kegiatan penyuluhan ini dapat meningkatkan pengetahuan lansia untuk mengenal tanaman herbal bersifat imunomodulator dan membuat minuman herbal sendiri secara sederhana dan mudah dilaksanakan di tempat tinggal mereka. Imunomodulator sendiri adalah zat yang dapat digunakan untuk meningkatkan aktivitas system imun untuk melawan penyakit atau infeksi, Salah satu bentuk minuman herbal yang mengandung imunomodulator berasal dari tanaman jahe, serai dan secang. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan membuat minuman herbal dengan peserta yaitu para pria yang mulai memasuki masa andropouse sebanyak 70. Hasil dari pengabdian masyarakat ini meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan dari peserta dari 65% menjadi 85% terlihat dari hasil pengisian pretest dan postest selama kegiatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5