cover
Contact Name
Rahmi Hidayati
Contact Email
rahmihidayati54@gmail.com
Phone
+6282322515697
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Ringroad Selatan Blado Potorono Banguntapan Bantul Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)
ISSN : -     EISSN : 27157431     DOI : https://dx.doi.org/10.32504
Core Subject : Health,
Humanism: Journal Of Community Empowerment adalah Jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKes Surya Global Yogyakarta. Jurnal ini fokus pada karya ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat yang meliputi bidang Ilmu Kesehatan Masayrakat, Ilmu Keperawatan dan farmasi serta ilmu-ilmu yang sebidang dengan kesehatan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 3 (2025)" : 5 Documents clear
PEMBERDAYAAN REMAJA MELALUI PEMBENTUKAN POSYANDU REMAJA DI GUNUNGAN, PLERET, BANTUL Kusumasari, RR Viantika; Kurniati, Fitri Dian; Murwani, Arita
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 7 No. 3 (2025)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v7i1.1330

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, khususnya terkait kesehatan reproduksi dan gizi, akibat minimnya akses informasi yang akurat dan terbukanya pengaruh lingkungan sosial. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja melalui pembentukan posyandu remaja sebagai sarana edukasi dan pelayanan promotif-preventif. Kegiatan dilaksanakan di Gunungan, Pleret, Bantul dengan melibatkan 19 remaja. Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan, pemeriksaan status gizi dan anemia, serta pembentukan kader posyandu remaja. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan serta hasil pemeriksaan hemoglobin. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor pengetahuan dari rata-rata 60,1 menjadi 86,4 setelah edukasi. Selain itu, ditemukan 31,6% peserta mengalami anemia ringan, yang menjadi catatan penting untuk tindak lanjut kesehatan gizi remaja. Pembentukan kader remaja menunjukkan antusiasme positif dan membuka peluang keberlanjutan program jika mendapat dukungan lintas sektor. Kegiatan ini membuktikan bahwa posyandu remaja dapat menjadi media strategis dalam upaya peningkatan derajat kesehatan.
EDUKASI SWAMEDIKASI DENGAN OBAT TRADISIONAL DAN OBAT SINTETIS PADA MASYARAKAT DESA WONOLELO Efendi, Yuli Nurullaili; Sambodo, Dwi Kurniawati; Murti, Daniek Yulia Setya; Salwa, Siti
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 7 No. 3 (2025)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v7i3.1362

Abstract

Swamedikasi yang dilakukan secara tidak tepat dapat menyebabkan resiko berbahaya yaitu terjadinya kesalahan dalam penggunaan obat yang tidak tepat. Kesalahan swamedikasi disebabkan oleh salah mengenali gejala yang muncul, salah memilih obat, salah cara penggunaan, salah dosis, dan keterlambatan dalam mencari nasihat/saran tenaga kesehatan bila keluhan berlanjut risiko melakukan swamedikasi misal efek samping yang jarang muncul namun parah, interaksi obat yang berbahaya, dosis tidak tepat, dan pilihan terapi yang salah. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat desa Wonolelo tentang swamedikasi menggunakan obat tradisional dan obat sintetis dan memiliki keterampilan dalam mencari informasi obat secara tepat dengan memanfaatkan sumber-sumber informasi yang telah tersedia di masyarakat. Program ini melibatkan masyarakat desa Wonolelo yang terdiri dari 48 lansia. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah dengan bantuan layar LCD yang dilakukan di selasar masjid dan pekarangan rumah penduduk setempat. Evaluasi dilakukan melalui angket sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan dalam pemahaman peserta mengenai pentingnya membaca label obat, risiko penggunaan obat. Sebelum edukasi, 77,99% peserta memahami swamedikasi, dan setelah edukasi angka ini meningkat menjadi 88,5%. Dari program ini diperlukannya edukasi yang berkelanjutan dan komprehensif untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Pemerintah dan organisasi kesehatan perlu mendukung inisiatif ini dengan menyediakan sumber daya informasi yang mudah diakses dan dipahami. Dengan demikian, masyarakat dapat melakukan swamedikasi dengan lebih aman dan efektif, mendukung pencapaian tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di bidang kesehatan dan pendidikan.
PENANAMAN MANGROVE DI PANTAI SAMAS, DESA SRIGADING, KABUPATEN BANTUL Rawana, Rawana
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 7 No. 3 (2025)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v7i3.1379

Abstract

Pantai Samas mengalami degradasi ekosistem pesisir akibat abrasi dan sedimentasi yang berdampak pada penurunan kunjungan wisatawan dan mata pencaharian masyarakat lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan rehabilitasi ekosistem mangrove sebagai upaya mitigasi abrasi dan pengembangan potensi ekowisata di Pantai Samas. Penanaman mangrove dilakukan pada 20 April 2025 dengan melibatkan 49 partisipan dari berbagai stakeholder. Sebanyak 200 bibit Rhizophora mucronata berumur 3 bulan ditanam di area laguna dengan jarak tanam 2×2 meter dan dipasang ajir bambu sebagai penopang. Seluruh bibit berhasil ditanam dengan menggunakan metode penanaman yang tepat sesuai kondisi substrat laguna. Program ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal RT 63 dan 64 serta berbagai instansi. Kegiatan penanaman mangrove ini merupakan langkah awal dalam upaya restorasi ekosistem pesisir yang berkelanjutan dan dapat menjadi model pengembangan ekowisata berbasis konservasi.
OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI GRIYA JAHIT KHOTIJAH Purnomo, Parmadi Sigit; Setyowati, Sri; Supatmi, Supatmi; Mahmudah, Ani Mashunatul; Rahayu, Bety Agustina
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 7 No. 3 (2025)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v7i3.1383

Abstract

Media sosial berperan penting sebagai sarana komunikasi, interaksi sosial, sekaligus media promosi dalam pemasaran usaha. Pemanfaatan media sosial secara tepat dapat memperluas jangkauan pasar, memperkuat brand awareness, serta berdampak positif terhadap peningkatan produksi dan pendapatan usaha kecil dan menengah (UKM). Griya Jahit Khotijah masih menghadapi kendala dalam promosi dan pemasaran yang dilakukan secara konvensional, sehingga belum mampu menjangkau konsumen secara luas. Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran digital juga menjadi hambatan dalam pengembangan usaha. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dengan metode ceramah, diskusi interaktif, serta praktik langsung. Fokus kegiatan adalah pelatihan pemanfaatan media sosial untuk pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 80% peserta mampu membuat akun bisnis dan mengelola tampilan profil secara profesional, serta 70% peserta mampu membuat konten promosi (foto dan caption) yang menarik. Selain itu, jumlah pengikut akun Instagram Griya Jahit Khotijah meningkat dari 50 menjadi 150 dalam dua minggu setelah pelatihan. Berdasarkan hasil evaluasi kepuasan, peserta memberikan nilai rata-rata 4,6 dari 5. Dengan demikian, kegiatan PKM ini terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan promosi digital mitra.
UPAYA PENGENDALIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KAPANEWON KALASAN MELALUI PAK TANI BASMI SUKET TEKI Murwani, Arita; Sipora, Sriyati; Kristiarini , Juda Julia; Mindarsih, Eko
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 7 No. 3 (2025)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v7i3.1421

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular pada sistem kardiovaskuler yang dikenal sebagai silent killer karena sering tanpa gejala namun berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal. Di Kapanewon Kalasan, hipertensi menempati urutan pertama dari sepuluh besar penyakit, dengan peningkatan kasus dari 2.626 pada tahun 2016 menjadi 3.528 pada tahun 2018. Hasil survei PIS-PK menunjukkan 73,4% penderita belum berobat secara teratur. Kondisi ini menjadi tantangan dalam pencapaian tujuan SDGs nomor 3, yaitu menjamin kehidupan yang sehat bagi semua usia. Melalui program PAK TANI BASMI SUKET TEKI, yang berfokus pada pemberdayaan kader remaja dalam kegiatan Posbindu PTM, dilakukan upaya pengendalian hipertensi secara mandiri dan berkesinambungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan pelayanan penderita hipertensi sesuai standar melalui peningkatan pengetahuan, kepatuhan minum obat, dan kontrol tekanan darah secara rutin.

Page 1 of 1 | Total Record : 5