cover
Contact Name
Isnanto, S.Kep., Ns., MAN
Contact Email
-
Phone
+62274517065
Journal Mail Official
jurnal@stikesbethesda.ac.id
Editorial Address
Johar Nurhadi Number 6 Kota Baru
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 23387947     EISSN : 25020439     DOI : https://doi.org/10.35913/jk.v8i1.196
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan (e-ISSN: 2502-0439, p-ISSN: 2338-7947) merupakan jurnal yang meliputi bidang keperawatan dengan cakupan Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Gerontik, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Manajemen dan Paliative Care. Jurnal Kesehatan publish 2 kali dalam setahun, setiap bulan Januari dan Juli dan dipublish oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Yakkum. Jurnal Kesehatan sudah terakreditasi oleh Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA) dikelola oleh Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2017)" : 7 Documents clear
SELF EFFICACY PENDERITA HIV/AIDS DALAM MENGKONSUMSI ANTIRETROVIRAL DI LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT KEBAYA YOGYAKARTA Kustanti, Christina Yeni; Pradita, Reni
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v5i1.74

Abstract

Latar belakang : HIV/AIDS merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan belum ditemukan obat yang dapat memulihkan hingga saat ini. Pada tahun 2011, kasus HIV/AIDS di Indonesia mencapai 21.770 orang. Terapi antiretroviral adalah obat antiviral yang dapat menekan perkembangan virus HIV dalam tubuh. Selain dapat menyebabkan kematian penderita HIV/AIDS juga banyak memunculkan masalah psikologis seperti ketakutan, keputusasaan, depresi, dan diskriminasi sehingga membutuhkan dukungan sosial dari pihak keluarga, teman dan masyarakat dengan cara meningkatkan self effcacy upaya untuk memecahkan masalah dengan cara meningkatkan self effcacy. Tujuan : Mengetahui self effcacy penderita dalam mengkonsumsi antiretroviral di Lembaga Swadaya Masyarakat Tahun 2017. Metode : Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan jumlah sampel 40 orang di Lembaga Swadaya Masyarakat Kebaya Yogyakarta, teknik pengambilan sampel menggunakan total populasi dan instrumen yang digunakan kuesioner. Hasil : Hasil perhitungan uji statistik dapat disimpulkan bahwa self effcacy penderita HIV/AIDS dalam mengkonsumsi antiretroviral di Lembaga Swadaya Masyarakat Kebaya Yogyakarta memiliki self effcacy yang tinggi yaitu (87,5%). Kesimpulan : Penderita HIV/AIDS dalam mengkonsumsi antiretroviral di lembaga swadaya masyarakat Kebaya Yogyakarta Tahun 2017 memiliki self effcacy yang tinggi. Saran : Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan self effcacy yang rendah dan meningkatkan kepatuhan dalam mengkonsumsiantiretroviral serta menjadi bahan acuan bagi peneliti selanjutnya yang berhubungan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi self effcacy penderita HIV/AIDS dalam mengkonsumsi ARV. Kata kunci : HIV/AIDS - Antiretroviral - Self effcacy
PENTINGNYA SIRIRAJ STROKE SCORE DI AREA KEPERAWATAN GAWAT DARURAT Pujiastuti, Diah
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v5i1.75

Abstract

Latar Belakang: Pasien stroke membutukan penanganan cepat dan tepat sesuai dengan penyebab dan luasnya area yang terkena akibat hemoragik atau iskemik yang tergantung pada hasil pemeriksaan CTScan. Untuk daerah dengan fasilitas terbatas, pemeriksaan CT-Scan tidak dapat dilakukan cepat, oleh karena itu diperlukan alat pengkajian yang mampu memprediksi tingkat kegawatan pasien stroke. Salah satu alat tersebut adalah Siriraj Stroke Score (SSS). Alat ini telah digunakan oleh banyak negara berkembang dengan tingkat keakuratan antara 80-91% dan baik digunakan untuk menilai jenis stroke. Tujuan: penelitian ini memberikan informasi tentang tingkat keakuratan SSS untuk menilai jenis stroke. Metode: penelitian menggunakan cara literatur review dengan menelaah lima jurnal dari www.search.ebscohost.com, www. proquest.com, www.pubmed.gov, satu jurnal sistematik review, dan empat buku tentang stroke dengan tahun publikasi 2005-2013. Hasil: menunjukkan SSS merupakan alat pengkajian sederhana untuk menilai penyebab dan tingkat kegawatan stroke, dengan nilai sensitivitas antara 68-87,3% dan nilai spesifsitas antara 64-91,13%. Hasil kesesuaian dengan CT-Scan mempunyai nilai yang baik yaitu 70-85%. Kesimpulan: SSS merupakan alat kajian sederhana yang dapat mengkaji jenis stroke dan dapat digunakan petugas kesehata dengan fasilitas CT-Scan terbatas. Kata kunci: Siriraj Stroke Score, CT-scan, jenis stroke
EFEKTIVITAS PROGRAM BINA KELUARGA LANSIA (BKL) DALAM MEMBINA LANSIA DI KECAMATAN GODEAN SLEMAN YOGYAKARTA Listyaningsih, Enik; Wardani, Agaphita Chrisinta
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v5i1.76

Abstract

atar Belakang: Menurut Wiranatakusuma (BKKBN, 2012:9) Indonesia mengalami peningkatan jumlah penduduk berusia 60 tahun ke atas cukup pesat. Dengan demikian diperlukan kesiapan dan peran keluarga yang mempunyai lansia untuk membinanya melalui kelompok kegiatan BKL. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui efektivitas program BKL dalam membina lansia di Kecamatan Godean, Sleman, Yogyakarta tahun 2017. Metode Penelitian: Metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel 6 BKL, setiap BKL diambil 2 kader, 2 keluarga lansia, 2 lansia, peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan wawancara mendalam. Alat ukur peneliti sendiri, pedoman wawancara, alat perekam dan alat tulis. Hasil: Bina Keluarga Lansia (BKL) ini efektif dilihat dari hasil wawancara 6 BKL yang setiap BKL diambil 2 kader, 2 keluarga lansia dan 2 lansia tentang keberhasilan program, kepuasan terhadap program dan pencapaian tujuan berdasarkan adanya indikator rutinitas kegiatan program BKL, tingkat partisipasi keluarga lansia dan lansia dalam mengikuti program BKL. Hasil wawancara semua responden menjawab kegiatannya rutin, peserta yang datang lebih dari 75% dan kegiatan yang dilakukan di BKL sangat membantu dalam membina lansia. Kesimpulan: Setelah disimpulkan mengenai efektivitas program BKL dalam membina lansia yang dilihat dari keberhasilan program, kepuasan program dan pencapaian program bahwa BKL ini efektif untuk membina lansia. Saran: Diharapkan peneliti selanjutnya dapat meneliti BKL dengan menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif. Kata kunci: Efektivitas - Bina Keluarga Lansia
HUBUNGAN PENGETAHUAN, KUALITAS INTERAKSI, DUKUNGAN KELUARGA, DAN SIKAP DENGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI OBAT PADA PENDERITA ISPA DI PUSKESMAS NGAGLIK I SLEMAN Sudarta, Wayan; Lades, Lades
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v5i1.77

Abstract

Latar belakang : Kesehatan merupakan faktor penting dalam kehidupan. Lingkungan dan pola hidup masyarakat yang kurang sehat membuat masyarakat rentan terhadap penyakit, salah satunya ISPA. Dalam meminimalkan komplikasi dari ISPA diperlukan Pengetahuan, Kualitas Interaksi, Dukungan Keluarga, dan Sikap sehingga pasien patuh menjalani pengobatannya. Tujuan penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Pengetahuan, Kualitas Interaksi, Dukungan Keluarga, dan Sikap dengan kepatuhan mengkonsumsi obat pada penderita ISPA di Puskesmas Ngaglik I Sleman Februari 2017. Metode penelitian: Desain penelitian ini adalah correlational dengan pendekatan cross sectional dilakukan di Puskesmas Ngaglik I Sleman tanggal 27 Februari-05 Maret 2017. Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dan pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling sehingga mendapatkan 81 responden. Alat ukur menggunakan kuisioner. Hasil penelitian : Analisis bivariate dengan uji Spearman Rank dan anilasa multivariate menggunakan analisis Regresi Logistic Ordinal menunjukkan kualitas interaksi mempunyai peluang dan pegaruh paling tinggi terhadap kepatuhan minum obat dengan nilai signifkasi sebesar 0,01. Kesimpulan : Terdapat hubungan secara bersama-sama antara pengetahuan, kualitas interaksi, dukungan keluarga, dan sikap dengan kepatuhan mengkonsumsi obat ISPA di puskesmas Ngaglik I Sleman. Saran : Diharapkan peneliti selanjutnya dapat meneliti tentang peranan tenaga kesehatan dengan tingkat kepatuhan pasien mengkonsumsi obat ISPA Kata kunci : pengetahuan, kualitas interaksi, dukungan keluarga, sikap, kepatuhan mengkonsumsi obat, ISPA
STUDI EPIDEMIOLOGI KEMATIAN IBU DI KABUPATEN ROTE NDAO PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Palupi, Niken WN; Manafe, Jois Yabez Wilhem
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v5i1.78

Abstract

Latar belakang : Kematian ibu adalah masalah kesehatan masyarakat yang banyak terjadi di negara berkembang, termasuk Indonesia. Kematian ibu di Kabupaten Rote – Ndao Periode Januari 2013 – Juli 2016 sebanyak 31 jiwa. Dari pihak pemerintah sudah mengadakan program kesehatan dan telah mengimplementasikan berbagai kebijakan misalnya Millenium Development Goal (MDGs), Sustainble Development Goals (SDGS) dan yang terakhir adalah pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK). Semua kebijakan tersebut diharapkan dapat menurunkan kematian ibu, namun kematian masih saja terjadi. Tujuan: Mendeskripsikan Gambaran Epidemiologi Kematian Ibu di Kabupaten Rote – Ndao Periode Januari 2013 – Juli 2016. Metode:Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah study epidemiologi deskriptif. Tehnik pengambilan sampel yaitu total populasi. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa kematian ibu terbanyak terjadi pada periode tahun 2013 dan Januari – Juli 2016 (29,0%), ibu yang usia 20 – 35 tahun (41,9%), status perkawinan atau belum menikah (22,5%), berpendidikan sekolah dasar (38,7%), pekerjaan sebagai ibu rumah tangga (41,9%), baru pertama kali melahirkan (41,9%), persalinan ditolong oleh dukun (54,8%), penyebab kematian adalah perdarahan (51,6%), tempat persalinan di rumah (41,9%), bertempat tinggal di Kecamatan Rote Barat Laut dan kota Ba’a (22,5%). Kesimpulan: Kematian ibu terbanyak adalah pada periode 2013 dan Januari – Juli 2016, berusia 20 – 35 tahun, belum menikah, berpendidikan sekolah dasar, bekerja sebagai ibu rumah tangga, melahirkan pertama kali, ditolong oleh dukun, disebabkan oleh perdarahan, melahirkan dirumah dan bertempat tinggal di Kecamatan Rote Barat Laut dan kota Ba’a. Saran: Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai tolak ukur dalam perencanaan program kesehatan Kabupaten Rote – Ndao khususnya masalah kematian ibu. Kata kunci : Kematian ibu – Studi epidemiologi
STUDI KOMPARATIF SENAM KAKI DAN SENAM KEBUGARAN DIABETES TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU LANSIA DI SLEMAN YOGYAKARTA Melati, Nimsi; Indriastuti, Charolina Merlida
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v5i1.79

Abstract

Latar Belakang: Tantangan kesehatan utama saat ini adalah penyakit tidak menular, seperti diabetes mellitus (DM). Tahun 2014 jumlah penderita DM di dunia sebanyak 194 juta jiwa. Penderita yang tidak mampu mengontrol penyakit DM dapat menimbulkan berbagai komplikasi. Pengelolaan dan pencegahan komplikasi DM memerlukan 4 pilar, salah satunya adalah olahraga seperti senam. Tujuan:Untuk mengetahui perbedaan senam kaki dan senam kebugaran diabetes terhadap kadar glukosa darah sewaktu lansia di Sleman Yogyakarta 2017. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental two group pre-post test time series. Teknik sampling menggunakan purposive sampling sebanyak 34 responden, 17 responden senam kaki dan 17 responden senam kebugaran diabetes. Analisisdata menggunakan uji General Linier Model Repeated Measures (GLM-RM). Hasil: Hasil uji GLM-RM kelompok senam kaki p= 0,008 (p
PENGARUH ART THERAPY MENGGAMBAR TERHAD TINGKAT DEPRESI PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RSJD Dr. RM SOEDJARWADI KLATEN Ngapiyem, Ruthy; Asmara, Petrus Dwi
Jurnal Kesehatan Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v5i1.80

Abstract

Latar belakang : Penelitian ini didasarkan pada studi pendahuluan berupa observasi dan wawancara kepada pasien diruang rawat inap RSJD Dr. RM Soedjarwadi Klaten, dimana didapatkan hasil 41 dari 59 pasien mengatakan susah tidur, malas melakukan aktivitas, rasa bersalah, dan tidak ada semangat untuk menjalani hidup yang merupakan gejala depresi. Tujuan : Tujuan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh art therapy menggambar terhadap tingkat depresi pada pasien skizofreniadi RSJD Dr. Soedjarwadi Klaten Provinsi Jawa Tengah 2016. Metode : Jenis penelitian yang dilakukan adalah pre eksperimental dengan one group design pretest-postest. Populasi pada penelitian ini berjumlah 41. Sampel berjumlah 15 orang diambil dengan teknik Purposive Sampling. Analisis data menggunakan Wilcoxon Match Paired Test. Hasil : Hasil uji Wilcoxon Match Paired Tes tmenunjukan p

Page 1 of 1 | Total Record : 7