cover
Contact Name
Isnanto, S.Kep., Ns., MAN
Contact Email
-
Phone
+62274517065
Journal Mail Official
jurnal@stikesbethesda.ac.id
Editorial Address
Johar Nurhadi Number 6 Kota Baru
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 23387947     EISSN : 25020439     DOI : https://doi.org/10.35913/jk.v8i1.196
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan (e-ISSN: 2502-0439, p-ISSN: 2338-7947) merupakan jurnal yang meliputi bidang keperawatan dengan cakupan Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Gerontik, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Manajemen dan Paliative Care. Jurnal Kesehatan publish 2 kali dalam setahun, setiap bulan Januari dan Juli dan dipublish oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Yakkum. Jurnal Kesehatan sudah terakreditasi oleh Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA) dikelola oleh Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia.
Articles 191 Documents
Identifikasi Tanda Dan Gejala Kepikunan Pada Pra Lansia Di Yogyakarta Pratama, Antonius Yogi; Istianti, Daning Widi
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Latar Belakang: Insiden demensia Alzheimer di seluruh dunia meningkat dengan cepat. Estimasi orang dengan demensia di Indonesia pada tahun 2019 sebesar 987,673 (Kemenkes RI, 2019; Nichols E, 2019). Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sendiri ditemukan bahwa angka prevalensi lebih tinggi dari angka global, angka di Jogja sebesar 20,1 persen. Penyakit Demensia atau kepikunan diperkirakan akan makin meningkat kemunculannya di zaman modern. Langkah preventif seperti deteksi dini dan penangan dengan tepat akan dapat meminimalkan angka kejadian demensia meningkat. Tujuan: untuk menggambarkan dan mengidentifikasi tanda dan gejala kepikunan pada pra lansia di Kota Yogyakarta. Metode Proposal: penelitian deskriptif kuantitatif inimenggunakan tehnik purposive sampling dengan 105 responden usia 45-59 (pralansia). Kuesioner deteksi dini kepikunan digunakan dalam penelitian ini. Hasil: analisis deskriptif menunjukkan sebagian besar responden perempuan (72,4%), pendidikan paling banyak adalah tamat pendidikan tinggi (diploma dan sarjana) sebanyak 45,7%, pekerjaan paling besar adalah karyawan swasta (34,3%). distribusi kepikunan pada pralansia di Yogyakarta tahun 2023 yang terbesar adalah tidak pikun 82,9%. Sedangkan sisanya berisiko pikun (17,1%). Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82,9% responden tidak pikun. Namun demikian terdapat pralansia yang memiliki risiko pikun yaitu sebesar 17,1% responden. Saran: melakukan penelitian dengan melibatkan variable lain yang menjadi factor risiko terjadinya demensia pada pra lansia.