JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL
Jurnal Penelitian Perawat Profesional merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti kesehatan khususnya perawat profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan oleh Global Health Science Group. Jurnal Penelitian Perawat Profesional menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, meliputi: keperawatan anak; keperawatan maternitas; keperawatan medikal-bedah; keperawatan kritis; keperawatan gawat darurat; keperawatan jiwa; keperawatan komunitas; keperawatan gerontik; keperawatan keluarga; dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan pertama kali pada Volume 1 No 1 November 2019. Jurnal Penelitian Perawat Profesional terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Artikel penelitian yang dikirimkan ke jurnal online ini akan di-peer-review setidaknya 2 (dua) reviwer. Artikel penelitian yang diterima akan tersedia online setelah proses peer-review jurnal. Bahasa yang digunakan dalam jurnal ini adalah bahasa Inggris atau Indonesia
Articles
1,568 Documents
Pengaruh Penyuluhan Rujukan Terencana terhadap Sikap Kader dalam Pendampingan Ibu Hamil Resiko Tinggi
Della Saqinnah Abadi;
Titik Suhartini;
Bagus Supriyadi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v5i3.1760
Kehamilan dengan resiko tinggi merupakan salah satu penyumbang Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia. Beberapa hal yang menyebabkan kematian ibu antara lain karena komplikasi.Kehamilan resiko tinggi adalah kehamilan yang dapat menyebabkan terjadinya bahaya dan juga komplikasi yang lebih besar terhadap ibu hamil maupun janin selama kehamilan, persalinan maupun nifas Salah satu cara untuk menurunkan AKI yaitu meningkatkan pengetahuan dan sikap aktif kader tentang tanda-tanda risiko tinggi pada ibu hamil agar kader dapat mendeteksi secara dini adanya risiko tinggi pada ibu hamil supaya ibu hamil mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat agar tidak terjadi komplikasi kehamilan yang dapat menyebabkan kematian ibu. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan rujukan terencana terhadap sikap kader dalam pendampingan ibu hamil resiko tinggi di Desa Wonokusumo Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso. Desain penelitian ini menggunakan pre eksperimen dengan rancangan PreTest–PostTest. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Kemudian data diuji menggunakan uji Willcoxon. Sebagian besar responden kategori negatif sebanyak 77,1%. Sikap kader setelah diberi penyuluhan rujukan terencana dalam pendampingan ibu hamil resiko tinggi menunjukan kategori baik sebanyak 51,4%. Ada pengaruh penyuluhan rujukan terencana terhadap sikap kader dalam pendampingan ibu hamil resiko tinggi dengan nilai p-value 0,000.
Perbedaan Efektivitas Ekstrak Jahe dengan Ekstrak Kunyit dalam Mengurangi Nyeri Dismenorhea Primer pada Remaja
Jamiatul Hasanah;
Grido Handoko Sriyono;
Bagus Supriyadi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v5i3.1761
Dismenore merupakan gangguan ginekologi yang paling sering dialami oleh wanita pada fase menstruasi. Gangguan yang dirasakan berupa nyeri atau kram perut. Untuk mengatasi nyeri haid (dismenore) dapat dilakukan dengan pemberian obat analgesik dan anti inflamasi dan terapi ramuan herbal yang telah di percaya khasiatnya yang berasal dari bahan-bahan tanaman. Tujuan penelitian adalah Perbedaan Efektivitas Ekstrak Jahe dengan Ekstrak Kunyit dalam Mengurangi Nyeri Dismenorhea Primer pada Remaja di Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja di Kecamata Grujugan sebanyak 187 orang. Besar sampel dalam penelitian ini sebesar 58 orang masing-masing perlakukan terdiri dari 29 orang berbeda yang diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner kemudian data diolah dengan menggunakan SPSS dengan menggunakan Uji Mann-Whitney U Test. Hasil analisis data diketahui bahwa sebagian besar nyeri pada responden yang diberikan Ekstrak Jahe adalah nyeri ringan sebanyak 17 orang (58,6%) dan sebagian besar nyeri pada responden yang diberikan ekstrak kunyit adalah nyeri ringan sebanyak 19 orang (65,5%). Berdasarkan Uji Mann-Whitney U Test diperoleh nilai signifikansi (Asymp. Sig) sebesar 0,012 < 0,05, artinya ho ditolak dan ha diterima, sehingga ada perbedaan Ekstrak Jahe dengan Ekstrak Kunyit dalam Mengurangi Nyeri Dismenorhea Primer pada Remaja di Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso. Disarankan agar remaja dapat konsumsi kunyit manakala mengalami dismenore.
Perbandingan Gambaran Histologis Lapisan Piramidalis Area Ca1 Hipokampus Mus Musculus yang Dipapar Radiasi Gelombang Elektromagnetik Telepon Seluler 3G dan 4G
Muhammad Daffa Tandry Lala;
Dewi Ratna Sari
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v5i3.1772
Penggunaan telepon seluler telah menjadi kebiasaan dan kebutuhan masyarakat modern saat ini. Penggunaan telepon seluler khususnya dalam menelpon sering kali diletakkan pada kepala kanan. Penggunaan ini dapat memberikan dampak kepada hipokampus, salah satunya pada daerah CA1 yang berfungsi untuk membentuk proses ingatan jangka panjang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak paparan gelombang elektromagnetik telepon seluler 3G dan 4G pada lapisan piramidalis CA1 hipokampus model hewan coba mencit. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental, menggunakan mencit galur Mus musculus jantan, dengan jumlah total sampel sebanyak 32 mencit. Mencit dibagi menjadi 4 kelompok: kelompok kontrol, kelompok Sham, kelompok perlakuan I (P1), dan kelompok perlakuan II (P2). Perlakuan yang diberikan yaitu berupa paparan 3G dan 4G yang dilakukan 1 jam setiap hari selama 30 hari. Variabel yang diteliti adalah ketebalan lapisan dan jumlah neuron pada lapisan piramidal area CA1 hipokampus mencit. Kemudian otak diambil dan dibuat sediaan histologi menggunakan pewarnaan haematoxylin-eosin dan diamati menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x serta menggunakan software Cell Sens. Analisis data dilakukan dengan uji Anova satu arah dan uji beda nyata terkecil. Hasil penelititan didapatkan bertambahnya ketebalan lapisan piramidal serta berkurangnya rerata jumlah neuron piramidal area CA1 hipokamopus pada kelompok yang diberikan paparan. Setelah dilakukan analisis statistik, tidak terdapat perbedaan bermakna antar kelompok pada ketebalan lapisan piramidalis area CA1 hipokampus serta terdapat perbedaan yang signifikan rerata jumlah neuron piramidal kelompok yang diberikan paparan dan tidak.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberculosis Paru
Ance Siallagan;
Lili Suryani Tumanggor;
Mareta Sihotang
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v5i3.1779
Ketidakpatuhan minum obat pada pasien Tuberkulosis (Tb) paru masih menjadi masalah utama dalam kejadian relaps (kambuh) bahkan resistensi. Jadwal minum obat, dosis, jangka waktu lama dan efek samping obat menjadi penyebab ketidakpatuhan dalam pengobatan tuberculosis paru. Keluarga menjadi salah satu faktor yang mendukung keberhasilan pengobatan tuberculosis paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien Tb Paru di Poli Paru Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Metode penelitian menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah pasien Tb Paru yang kontrol berobat pada bulan Desember 2022 sejumlah 50 orang melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat. Kuesioner dukungan keluarga memiliki nilai uji validitas 0,374 dan uji reliabilitas menggunakan chronbach alpha dengan hasil r=0,97. Kepatuhan minum obat diukur dengan Morinsky Medication Adherence Scale (MMAS) dengan nilai validitas 0,374 dan reliabilitas 0,95. Analisis data dengan uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat (p= 0,016). Dukungan keluarga terhadap pasien Tb paru baik (80%) dan pasien yang tidak patuh minum obat sebanyak 56%. Keluarga sebaiknya memberikan dukungan secara informasional, penilaian, instrumental dan emosional pada pasien Tb paru terutama dalam masa pengobatan.
Pengaruh Pijat Perineum terhadap Kejadian Robekan Perineum pada Saat Proses Persalinan
Suliswati Suliswati;
Yessy Nur Endah Sari;
Suhartin Suhartin
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v5i3.1789
Persalinan seringkali mengakibatkan robekan jalan lahir, luka biasanya ringan tetapi sering kali terjadi luka yang luas dan berbahaya. Luka perineum adalah salah satu penyebab perdarahan yang terjadi pasca persalinan. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh Kejadian Robekan Perineum pada Saat Proses Persalinan sebelum dan sesudah Pijat Perineum di PMB Suliswati Bondowoso di PMB Suliswati Bondowoso. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil usia kehamilan > 34 minggu pada bulan Juni 2022 estimasi sebanyak 30 orang. Besar sampel dalam penelitian ini sebesar 30 orang yang diambil secara jenuh. Pengumpulan data dengan menggunakan observasi kemudian data diolah dengan analisis menggunakan uji Mann Whitney dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil analisis data diketahui bahwa sebagian besar Kejadian Robekan Perenium Responden tanpa diberikan Pijat Perineum di mengalami robekan sebanyak 9 orang (60%). Sementara dengan diberikan Pijat Perineum tidak mengalami robekan sebanyak 12 orang (80%). Berdasarkan uji Mann-Whitney Test diperoleh nilai signifikansi (Asymp. Sig) sebesar 0,028 < 0,05. Artinya ada pengaruh Pijat Perineum dengan Kejadian Robekan Perineum pada Saat Proses Persalinan di PMB Suliswati Bondowoso.
Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan Kejadian Penyakit Kulit pada Petugas Kebersihan Kota Banda Aceh
Jufrizal Jufrizal;
Hilman Syarif;
Andara Maurissa;
Nurhasanah Nurhasanah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v5i3.1791
Pekerjaan yang rentan mengalami kecelakaan dan gangguan kesehatan kerja salah satunya yaitu petugas kebersihan. Mengenakan alat pelindung diri (APD) adalah bagian penting untuk mencegah petugas kebersihan dari penyakit yang diakibatkan oleh sampah. Pengangkut sampah rumah tangga merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit atau kecelakaan kerja. Salah satu cara yang dapat digunakan dengan memakai Alat pelindung diri (APD) untuk menghindari penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan penggunaan alat pelindung diri (APD) dengan kejadian penyakit kulit pada petugas kebersihan Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan deskriptif korelatif. Sampel dalam penelitian ini adalah petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Kota Banda Aceh dilakukan dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 235 orang dengan menyebarkan kuesioner pada sampel yang sesuai dengan kriteria. Peneliti melakukan uji content validity untuk memberikan penilaian pada pernyataan dengan melihat kesesuaian antara pernyataan yang sudah dibuat dengan yang akan diukur pada penelitian ini. Penelitian sudah melewati uji laik etik dengan no. 113008240620. Data dianalisis dengan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan penggunaan APD dengan kejadian penyakit kulit pada petugas kebersihan Kota Banda Aceh dengan p-value= 0,037. Disarankan kepada petugas kebersihan agar senantiasa selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) agar tidak terkena penyakit kulit dan penyakit lainnya.
Gambaran Perkembangan Anak Usia 2-4 Tahun dengan Ketergantungan Gadget di RW 04 Desa Licin Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang
Hani Nuraeny;
Ahmad Purnama Hoedaya;
Dedah Ningrum;
Popon Haryeti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v5i3.1811
Teknologi dan informasi berkembang sangat pesat saat ini diantaranya penggunaan gadget dikalangan anak – anak. Jika anak terlalu sering menggunakan gadget, anak akan ketergantungan dan tidak dapat melakukan banyak hal sehingga menjadi permasalahan yang mengganggu kemampuan untuk belajar dan berkembang. Perlu diketahui anak usia.2-4 tahun berada pada masa perkembangan yang sangat sensitif dan apabila seorang anak diberi gadget, dapat berdampak signifikan pada pertumbuhan dan perkembangannya sehingga mempengaruhi perkembangan selanjutnya hingga dewasa. Selain itu, jika pada usia tersebut sudah kertergantungan gadget ditakutkan terjadi keterlambatan perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran perkembangan anak usia 2-4 tahun dengan ketergantungan gadget. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) yang sudah teruji validitas dan reliabilitas. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 2-4 tahun di RW 04 Desa Licin yaitu sebanyak 48 responden. Sampel ditetapkan dengan metode total sampling sehingga jumlah sampel menjadi 36 responden yang sesuai kriteria inklusi yaitu menggunakan gadget lebih dari 2 jam dalam sehari. Analisa data yang digunakan yaitu analisis univariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki perkembangan pada kategori sesuai sebanyak 23 responden (63,9%), meragukan 10 responden (27,8%), dan penyimpangan sebanyak 3 responden (8,3%). Maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar perkembangan anak usia 2-4 tahun dengan ketergantungan gadget mengalami perkembangan yang sesuai dengan usia nya yaitu sebanyak 23 responden dengan persentase 63,9%. Saran : Perlu edukasi kepada ibu balita untuk tidak mengenalkan gadget terlalu dini kepada anak, supaya anak tidak ketergantungan gadget.
Terapi Modalitas Berkebun terhadap Kesepian pada Lansia
Lia Nurlianawati;
Widyawati Widyawati;
Tini Kurniasih
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v5i3.1727
Kesepian disebut juga sebagai sifat subjektif dimana seseorang merasa sendiri dan sepi, Kesepian terjadi pada masa tua yang terjadi pada lansia yang memiliki keinginan untuk tetap bisa berkumpul dengan anak dan keluarganya, tetapi sering berjalannya waktu lansia akan hidup Bersama pasangan atau sendiri setalah ditinggal oleh pasangan hidupnya, sehingga lansia sering mengalami kehilangan, stress, penurunan fungsi tubuh hingga ketidakmampuan untuk beraktivitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh terapi berkebun terhadap kesepian pada lansia. Jenis penelitian ini adalah pre eksperimental One grup pre dan post Test. Populasi penelitian ini adalah 36 lansia. Sample dari penelitian ini adalah 15 lansia dengan tehnik purposive sampling. Variabel Independen dari penelitian ini adalah terapi berkebun sedangkan variable dependen penelitian ini adalah kesepian pada lansia. Pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner dan dianalisis dengan menggunakan Uji Paired Test dengan signifikasinya yaitu a= 0,05. Uji ini menunjukan hasil a= 0,01 yang berarti ada pengaruh terapi berkebun terhadap kesepian pada lansia. Pengaruh terapi berkebun terhadap kesepian dapat dijadikan alternative untuk menurunkan kesepian pada lansia, karena dengan berkebun dapat menjadikan lansia lebih produktif, lansia juga adapat menjadi stimulasi untuk lansia dapat bersosialisasi dan menjadikan harga diri lansia meningkat. Peneliti juga dapat menggunakan terapi berkebun untuk mensupport dan membantu kesepian lansia agar menghasilkan lansia yang sehat dan bahagia.
Hubungan Keikutsertaan Vaksinasi Covid-19 dengan Kepatuhan Protokol Kesehatan Ibu Hamil
Dian Nur Adkhana Sari;
Diyan Nur Hidayah;
Endar Timiyatun;
Suryati Suryati
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 4 (2023): November 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v5i4.1781
Kasus Covid-19 pertama di Indonesia terjadi pada 2 Maret 2020, yang diduga tertular dari orang asing yang berkunjung ke Indonesia. Covid-19 telah menjangkit seluruh penduduk dunia termasuk wanita hamil. Ibu hamil merupakan kelompok rentan, karena perubahan sistem kekebalan tubuh pada ibu hamil berhubungan dengan gejala infeksi COVID-19. Salah satu pencegahan Covid-19 bagi ibu hamil adalah dengan pemberian vaksin covid-19, serta pemerintah juga menerapkan sistem protokol kesehatan sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan keikutsertaan vaksinasi Covid-19 dengan kepatuhan protokol kesehatan pada ibu hamil. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan rancangan penelitian cross-sectional. Populasinya seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan. Sampel sebanyak 40 responden yang didapatkan dengan menggunakan tehnik accidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner kepatuhan protokol kesehatan yang sudah dilakukan uji validitas, menggunakan analisis uji Chie-Square. Sebagian besar pada ibu hamil sudah mengikuti vaksin covid yaitu sebanyak 32 responden (64,0%). Kepatuhan Protokol Kesehatan perilaku baik yaitu sebanyak 29 responden (58,0%). Sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara keikutsertaan vaksinasi covid-19 dengan kepatuhan protokol kesehatan dengan nilai Asymptotic Significance (2-sided) 0,000 (0,05).
Pengaruh Pemberian Jahe Emprit terhadap Frekuensi Mual dan Muntah Ibu Hamil Trimester 1 dan 2
Erlawati Erlawati;
Irfana Tri Wijayanti;
Suparjo Suparjo
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 4 (2023): November 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v5i4.1814
Keluhan yang membuat ibu merasa tidak nyaman di antaranya adalah mual dan muntah atau disebut emesis. Mual muntah bila tidak segera ditangani dapat berdampak pada penurunan nafsu makan yang mengakibatkan perubahan keseimbangan elektrolit yakni kalium, kalsium, dan natrium sehingga menyebabkan perubahan metabolisme tubuh. Mual dan muntah dapat dicegah dengan beberapa cara yaitu pemberian jahe emprit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian jahe emprit terhadap frekuensi mual dan muntah ibu hamil trimester 1 dan 2 di Puskesmas Juwana Kabupaten Pati. Penelitian yang digunakan adalah pre eksperimen dengan pendekatan One-Group Pra Test – Post Test Design. Jumlah sampel 20 kelompok intervensi dan 20 kelompok kontrol yang dipilih secara Purposive Sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran mual muntah ibu hamil menggunakan lembar observasi. Untuk menganalisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil uji wilkoxon kelompok intervensi didapatkan nilai Ï value 0,000 kurang dari 0,05 dan hasil uji wilkoxon kelompok kontrol didapatkan nilai Ï value 0,001 kurang dari 0,05. Kesimpulan hasil diatas menunjukan bahwa pemberian jahe emprit efektif menurunkan frekuensi mual dan muntah ibu hamil trimester 1 dan 2 di Puskesmas Juwana Kabupaten Pati.