cover
Contact Name
Muhammad Nizar Hidayat
Contact Email
jurnal.paradigma@unmul.ac.id
Phone
+6282154908552
Journal Mail Official
jurnal.paradigma@unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Muara Muntai, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Paradigma
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 22524266     EISSN : 26153394     DOI : 10.30872/JParadigma
Lingkup dan fokus naskah Jurnal Paradigma mencakup bidang Administrasi Publik. Tujuan dari penerbitan Jurnal Paradigma adalah sebagai media publikasi ilmiah dalam rangka pengembangan khasanah ilmu pengetahuan di bidang Administrasi Publik. Jurnal Paradigma memuat tulisan ilmiah yang berasal dari hasil penelitian yang terkait dengan administrasi publik, serta tulisan ilmiah di bidang pemerintahan, birokrasi, pelayanan publik, manajemen, organisasi, dan politik dari kalangan akademisi, praktisi serta para profesional di bidang Administrasi Publik.
Articles 243 Documents
STRATEGI INOVASI PELAYANAN DINAS PERPUSTAKAAN DAN ARSIP MELALUI APLIKASI iBALIKPAPAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA MASYARAKAT DI KOTA BALIKPAPAN Puspasari, Pratiwi; Masjaya, Masjaya; Irawan, Bambang
Jurnal Paradigma Vol 14, No 1 (2025): JURNAL PARADIGMA
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v14i1.14653

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan serta menganalisis strategi inovasi iBalikpapan pada Dinas Perpustakaan dan Arsip dalam upaya meningkatkan minat baca masyarakat Kota Balikpapan. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif.  Jenis data  yang digunakan adalah data primer dan data sekunder dan analisis yang digunakan adalah analisis model interaktif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Aplikasi iBalikpapan dalam upaya meningkatkan minat baca Masyarakat di Kota Balikpapan secara umum telah dilaksanakan dengan baik namun belum maksimal, hal ini dapat diketahui berdasarkan indicator strategi inovasi dalam memberikan layanan terintegrasi, bahwa Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Balikpapan melalui aplikasi iBalikpapan telah mengusung pemberian layanan terintegrasi dengan menghadirkan fitur-fitur seperti profil, followers, following, koleksi buku digital, E-Pustaka, E-Reader, Go-Book, ruang belajar, fitur tombol suka dan komentar, kotak masuk, serta ulasan. Keterlibatan masyarakat memiliki peran mulai dari tahap pengembangan aplikasi hingga pengawasan pelaksanaan aplikasi serta evaluasi penggunaan aplikasi iBalikpapan dimana ketika ditemukan permasalahan atau kekurangan maka Masyarakat dapat melaporkan pada Dinas  Perpustakaan  dan  Arsip  Kota  Balikpapan  baik  melalui  situs  web resmi iBalikpapan, outline Whatsapp, maupun ulasan pada aplikasi Playstore sebagai tempat aplikasi iBalikpapan diunduh.Menjalin Kerjasama/Kolaborasi, pelaksanaan kolaborasi pada aplikasi iBalikpapan melibatkan kerjasama bersama pihak swasta yaitu PT Woolu Aksara Maya selaku pihak penanggung jawab penyedia jasa sistem dan operasi dalam bidang TI. Kemudian untuk Kolaborasi Internal Organisasi Perangkat Daerah pada Pemerintah Kota Balikpapan dan Kolaborasi Eksternal Pemerintah Kota Balikpapan seperti Tokoh, Komunitas, Perpustakaan Sekolah maupun Perpustakaan Perguruan Tinggi kolaborasi berupa pengelolaan dan penyediaan ruang e-Pustaka dalam aplikasi iBalikpapan.  Aplikasi iBalikpapan merupakan pergeseran pelayanan publik konvensional menuju digital. Hal ini membuat masyarakat dapat mengakses layanan membaca buku secara mudah tanpa harus datang langsung ke perpustakaan. 
PENGARUH PELATIHAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PERUMDA AIR MINUM TIRTA KEUMUNENG KOTA LANGSA Wahyuni, Sri; Syardiansah, Syardiansah; Zati, Muhammad Rizqi
Jurnal Paradigma Vol 14, No 1 (2025): JURNAL PARADIGMA
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v14i1.19392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan di PERUMDA Air Minum Tirta Keumuneng Kota Langsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei sebagai teknik pengumpulan data. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PERUMDA Air Minum Tirta Keumuneng Kota Langsa yang berjumlah 139 orang. Penentuan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik simple random sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 103 responden. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linear sederhana yang didukung oleh uji asumsi klasik, uji t, serta uji koefisien korelasi dan determinasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,435 mengindikasikan bahwa variabel pelatihan kerja berkontribusi sebesar 43,5% terhadap peningkatan kinerja karyawan, sedangkan 56,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Temuan ini menegaskan bahwa program pelatihan kerja yang efektif berperan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Oleh karena itu, manajemen perusahaan disarankan untuk mengembangkan strategi pelatihan yang berkelanjutan dan relevan guna mengoptimalkan potensi karyawan serta meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan. 
ANALISIS KINERJA SEKRETARIAT DPRD DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN FUNGSI DPRD KOTA BALIKPAPAN Noor, Rury Dwi Sushanti; Noor, Muhammad; Rande, Santi
Jurnal Paradigma Vol 14, No 1 (2025): JURNAL PARADIGMA
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v14i1.14654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan dan menganalisis Kinerja Sekretariat DPRD dalam mendukung pelaksanaan fungsi DPRD Kota Balikpapan serta menganalisis dan mengidentifikasi factor penghambatnya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian pada kantor Sekretariat DPRD Kota Balikpapan. Informan penelitian ini sebanyak 6 (enam) orang yang terdiri dari informan kunci yaitu Ketua DPRD Kota Balikpapan dan Sekretaris DPRD Kota Balikpapan, Ketua Komisi I DPRD, Ketua Bapemperda DPRD serta Pejabat/ Staf di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Balikpapan. Data yang digunakan adalah data primer dan data skunder serta analisis data menggunakan analisis model interaktif. Secara umum, hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja Sekretariat DPRD dalam pelaksanaan fungsi DPRD telah dilaksanakan namun belum optimal, hal ini karena pada aspek produktivitas sejauh ini telah menunjukkan kinerja yang baik dalam pelaksanaan tugasnya. Aspek kualitas pelayanan saat ini belum ada Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk pelayanan anggota DPRD dan ketersediaan sarana dan prasarana yang kurang memadai. Namun, saat ini Sekretariat DPRD juga melakukan inovasi, seperti aplikasi e-Reses dan E-pokir, serta pendirian Sistem Informasi Agenda Kerja DPRD (SIAK) untuk meningkatkan transparansi.  Pada aspek responsivitas, sekretariat DPRD telah dalam mendukung DPRD dan masyarakat dalam mengambil langkah yang positif dan dapat menjadi dasar untuk peningkatan lebih lanjut dalam mendukung tugas dan fungsi DPRD Kota Balikpapan. Pada aspek responsibilitas, telah mematuhi dasar hukum yang mengatur organisasi mereka. Adanya komitmen Sekretariat DPRD dalam integritas dan etika kerja yang mendukung akuntabilitas dan transparansi, sehingga langkah-langkah ini mendukung kinerja yang lebih responsibilitas dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Pada aspek akuntabilitas yaitu melelui evaluasi berkala dan konsistensi dalam pelaksanaan perjanjian kinerja juga menjadi komponen penting dalam memastikan akuntabilitas yang lebih baik. Meskipun ada peningkatan, namun perlu perhatian khusus untuk terus meningkatkan akuntabilitas mereka. Faktor yang menghambat kinerja Sekretariat DPRD Kota Balikpapan, dimana faktor utama adalah keterbatasan sumber daya manusia, baik dalam hal kuantitas maupun kualitas. Dengan jumlah anggota DPRD yang relatif besar, dan kurangnya koordinasi dan konsolidasi.