cover
Contact Name
Muhammad Nizar Hidayat
Contact Email
jurnal.paradigma@unmul.ac.id
Phone
+6282154908552
Journal Mail Official
jurnal.paradigma@unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Muara Muntai, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Paradigma
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 22524266     EISSN : 26153394     DOI : 10.30872/JParadigma
Lingkup dan fokus naskah Jurnal Paradigma mencakup bidang Administrasi Publik. Tujuan dari penerbitan Jurnal Paradigma adalah sebagai media publikasi ilmiah dalam rangka pengembangan khasanah ilmu pengetahuan di bidang Administrasi Publik. Jurnal Paradigma memuat tulisan ilmiah yang berasal dari hasil penelitian yang terkait dengan administrasi publik, serta tulisan ilmiah di bidang pemerintahan, birokrasi, pelayanan publik, manajemen, organisasi, dan politik dari kalangan akademisi, praktisi serta para profesional di bidang Administrasi Publik.
Articles 243 Documents
IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN PANGAN NON TUNAI DI KECAMATAN LONG BAGUN KABUPATEN MAHAKAM ULU Martina Lunau
Jurnal Paradigma (JP) Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v11i2.7502

Abstract

Abstract: The purpose of the study was to analyze the implementation Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)  Sembako in Long Bagun District, Mahakam Ulu Regency, and examine the supporting and inhibiting factors for its implementation. The research approach is descriptive qualitative with analytical techniques using interactive model analysis. The results of this study indicate that the implementation of Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)  in Long Bagun District has been running according to the mechanism in the general guidelines, starting from the preparation stage carried out in coordination with the Central Government, the ranks of stakeholders in the region to the village level. The implementation has also been carried out correctly by the general guidelines. The Education/Socialization phase has been carried out starting from the registration and distribution phase. Then in the distribution stage, it is carried out by Bank BRI. Furthermore, the location of utilization and distribution of assistance has been according to a predetermined schedule. However, the inhibiting factors found were the low capacity of the sub-district apparatus and villages and the difficulty of accessing the sub-districts and village in the interior at the time of distributing and socializing. Then another inhibiting factor was the limited internet network in Mahakam Ulu Regency. Keywords: Non-Cash Food, Implementation, Long Bagun, Mahulu.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DALAM PELAYANAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI KANTOR SAMSAT MEDAN UTARA Ardina, Tri; Thamrin, Muhammad Husni; Harlis, Friska Prastya
Jurnal Paradigma Vol 13, No 1 (2024): JURNAL PARADIGMA
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v13i1.15147

Abstract

Administrasi Publik mengkaji berbagai strategi salah satunya di bidang pelayanan publik yang dimaksudkan untuk lebih memahami hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Salah satu tuntutan masyarakat kepada pemerintah adalah peningkatan kualitas pelayanan publik. Pelayanan dikatakan berkualitas atau memuaskan bila dapat memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat. Berdasarkan data yang di diperoleh dari Ombudsman RI, adanya laporan pengaduan masyarakat terkait pelayanan publik yaitu sebanyak 2.706 laporan sepanjang triwulan I tahun 2022 yang menunjukkan masih kurang maksimalnya kualitas pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan masyarakat dalam pelayanan pajak kendaraan bermotor di SAMSAT Medan Utara. Penelitian ini menggunakan teori kualitas pelayanan oleh Parasuraman, Zeithaml, dan Berry. Adapun yang menjadi fenomena dalam penelitian ini yaitu adanya keluhan dari wajib pajak terkait pelayanan yang terkesan lambat, isu penggunaan jasa calo, serta adanya dugaan pungli yang dilakukaan oleh oknum pegawai SAMSAT Medan Utara. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS versi 25. Populasi dari penelitian ini adalah wajib pajak yang terdaftar di SAMSAT kota Medan dengan sampel sebanyak 100 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan pengkuran 5 poin skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil analisis deskriptif tentang variabel kualitas pelayanan (X) yang memiliki nilai signifikan 0,000 < 0,05 dengan nilai koefisien regresi 0,523 maka bernilai positif dan hasil uji parsial menjelaskan bahwa terdapat nilai t hitung > t tabel (6.458>1.98447). sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas pelayanan terhadap kepuasan masyarakat dalam pelayanan pajak kendaraan bermotor di kantor SAMSAT Medan Utara.Kata kunci: Pelayanan Publik, Kualitas Pelayanan, Kepuasan Masyarakat
EVALUASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA MATARAM sanapiah, ariy; sanapiah, airy
Jurnal Paradigma Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v12i2.13552

Abstract

Green open space (RTH) is an indicator of the livability of people in an area. RTH is very important because it has many benefits. Therefore, local governments have the responsibility to provide sufficient green open space in their administrative areas. Mataram City, as one of the regions in NTB Province, has problems related to green open spaces. The percentage of green open space in Mataram City is still below national standards and regional targets. Based on these problems, researchers are interested in conducting research with the aim of finding out the extent of the commitment and seriousness of the Mataram City Government in paying attention to green open spaces. This type of research is descriptive with a qualitative approach. Data collection was carried out by means of in-depth interviews, observation and documentation. Data analysis using interactive models. The research results show that the percentage of green open space in Mataram City of 7% is still below the target set by the government and also below the national target of 20%. This is work that the Mataram City government continues to do to pursue this target, so that the level of feasibility and public service to the community can be even better.
KINERJA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM PROSES PENGAWASAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (APBDES) DI DESA MOTENG KECAMATAN BRANG REA KABUPATEN SUMBAWA BARAT Pratama, Fery Rizki; Amil, Amil; Zitri, Ilham; Sutarna, Iwan Tanjung
Jurnal Paradigma Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v12i1.9742

Abstract

Kinerja merupakan hasil pekerjaan yang mempunyai hubungan kuat dengan tujuan strategis organisasi, kepuasan konsumen, dan memberikan memberikan kontribusi bagi ekonomi. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan lembaga yang melaksanakan pemerintahan desa yang anggotanya merupakan wakil dari penduduk desa berdasarkan keterwakilan wilayah.Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) adalah instrument penting yang sangat menentukan terwujudnya tata pemerintahan yang baik (Good Govermance) di Desa. Tata Pemerintahan yang baik antara lain dapat diukur melalui proses penyusunan dan pertanggung jawaban APBDes. Penelitian ini untuk mengetahui kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam proses pengawasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di Desa Moteng Kecamatan Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik Kualitatif Deskriptif.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa Efektivitas dan Efisiensi Badan Permusyawaratan Desa BPD) dalam Proses Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sangat baik, di karenakan Badan Permusyawaratan Desa selalu mengawasi laporan tahunan APBDes, Otoritas dan Tanggung Jawab Badan Permusyawaratan Desa BPD) dalam Proses Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di buktikan dengan ketua beserta anggotanya sudah  mengetahui apa saja kewajibannya untuk mencapai tujuan organisasi dan Inisiatif sangat baik di buktikan dengan ketua beserta anggotanya akan memberikan sanksi kepada perangkat desa yang menyalahgunakan dana desa berupa teguran kekeluargaan dan apabila yang bersangkutan tidak mendengarkan maka akan di laporkan ke camat atau bupati. Hal ini dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi Badan Permusyawatan Desa tersebut.
STUDI PENGEMBANGAN OLAHRAGA PRESTASI MENUJU INDUSTRI OLAHRAGA DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KALIMANTAN TIMUR Sumarni, Sumarni
Jurnal Paradigma Vol 13, No 1 (2024): JURNAL PARADIGMA
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v13i1.6010

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan dan menganalisis peran komite olahraga nasional indonesia kalimantan timur mengenai pengembangan olahraga prestasi menuju industri olahraga dan untuk mengetahui keberlangsungan industri olahraga serta menganalisis upaya komite olahraga nasional indonesia kalimantan timur dalam menjalankan industri olahraga guna peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Riset ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif serta melakukan analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan KONI KALTIM dalam menjalankan tugasnya sebagai organisasi keolahragaan di bawah koordinasi pemerintah daerah saat ini belum menjalankan industri olahraga secara langsung dikarenakan saat ini sumber keuangan KONI KALTIM melalui dana hibah hanya berfokus untuk membiayai pembinaan olahraga prestasi. Peran KONI KALTIM dalam hal pengembangan olahraga prestasi menuju olahraga industry yakni sebagai fasilitator. Adapun Upaya pengembangan olahraga industri yakni: (1) Kemitraan yang saling menguntungkan, (2) Pembentukan Badan Khsusus Industri Olahraga yang memiliki garis koordinasi dengan KONI Provinsi, (3) Pembuatan sentra-sentra pembinaan serta pengembangan dalam industri olahraga, (4) Melaksanakan even-even olahraga tahunan sebagai salah satu pengembangan budaya olahraga, (5) Penguatan Regulasi Keolahragaan Daerah. Kata Kunci : koni kaltim, olahraga prestasi, industri olahraga
PEMBINAAN SUMBER DAYA APARATUR DALAM RANGKA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA BONTANG Azis, Abdul; Idris, Adam; Paselle, Enos; Daryono, Daryono
Jurnal Paradigma Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v12i2.11722

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pembinaan sumber daya aparatur dalam rangka peningkatan kinerja pegawai pada kantor BPKAD Kota Bontang serta mengidentifikasi kendalanya. Penelitian inimerupakan jenis penelitian kualitatif yang berlokasi di BPKAD Pemerintah Kota Bontang. Fokus Penelitian mengacu pada pembinaan sumber daya aparatur dalam rangka peningkatan kinerja pegawai pada kantor BPKAD Kota Bontang, meliputi Kebijakan pembinaan sumber daya aparatur, pendidikan, pelatihan, sekolah kader dan kendala yang dihadapi. Datadiperoleh denganteknikwawancara,observasi,dandokumentasi,yang kemudiandianalisis denganmenggunakanmodelanalisisinteraktif melaluitahap reduksidata, penyajiandata, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pembinaan sumber daya aparatur dalam rangka peningkatan kinerja pegawai pada kantor BPKAD Kota Bontang secara umum telah terlaksana namun belum maksimal, hal dapat diketahui bahwa kebijakan dalam pembinaan SDM belum optimal terutama  melalui alokasi anggaran, hal ini karena program pembinaan pegawai belum menjadi program prioritas selain itu belum ada kebijakan khusus dan konsisten untuk menetapkan alokasi anggaran untuk pembinaan melalui pengembangan sumber daya manusia di BPKAD Kota Bontang. Pelaksanaan pembinaan pegawai melalui pendidikan telah dilakukan namun belum optimal, hal ini dikarenakan saat ini pelaksanaan pembinaan melalui tugas belajar belum dilakukan, namun untuk ijin belajar telah dilakukan dan berjalan dengan baik. Kegiatan pelatihan yang pernah diikuti oleh para pegawai melalui pelatihan klasikal dalam bentuk Bimtek dilakukan secara tatap muka dan memberikan hasil baik karena efektif untuk dapat menambah wawasan serta pengetahuan pegawai, namun belum dilakukan secara berkala dan berjenjang. Sementara itu untuk peningkatan keahlian melalui kompetensi fungsional dilakukan  melalui pelaksanaan Bimtek dan pelatihan teknis sesuai dengan kompetensi pegawai namun masih sangat terbatas lembaga pelaksannya. Kemudian untuk kompetensi manajerial dan kompetensi sosial kultural dilakukan  oleh LAN telah dilaksanakan dengan baik dan sesuai harapan. Pelaksanaan kegiatan untuk sekolah kader sebelumnya telah dilaksanakan namun saat ini belum kembali dilaksanakan di BPKAD Kota Bontang.  Kemudian Kendala yang dihadapi dalam pembinaan sumber daya aparatur dalam rangka peningkatan kinerja pegawai yaitu belum adanya pembinaan pegawai yang efektif, Pelaksanaan Bimtek dan sosialisasi belum merata ke semua bagian dan masih adanya pegawai yang mengikuti bimtek tidak sesuai dengan tupoksinya serta keterbatasan anggaran pembinaan.
RESPONSIVITAS PEMERINTAH DAERAH DALAM MENANGGULANGI RUMAH TIDAK LAYAK HUNI MELALUI PROGRAM BEDAH RUMAH DI KECAMATAN POLLUNG KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN Tamba, Joy; Ginting, Simson
Jurnal Paradigma Vol 13, No 1 (2024): JURNAL PARADIGMA
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v13i1.14869

Abstract

Permasalahan perumahan sampai saat ini terus menerus menjadi isu utama yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia. Salah satu program yang dijalankan oleh pemerintah dalam upaya menanggulangi rumah tidak layak huni adalah program bedah rumah. Bedah rumah adalah program kesejahteraan sosial bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah atau fakir miskin untuk mewujudkan rumah yang layak huni. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mendeskripsikan bagaimana responsivitas pemerintah daerah dalam menanggulangi rumah tidak layak huni melalui program bedah rumah di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan.Penelitian ini menggunakan teori pelayanan publik dan responsivitas untuk mengkaji pelaksanaan program bedah rumah dalam menanggulangi rumah tidak layak huni di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dan informasi yang didapat, dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan pendekatan teori responsivitas menurut Zeithaml yang meliputi 6 indikator yaitu, kemampuan merespon, kecepatan melayani, ketepatan melayani, kecermatan melayani, ketepatan waktu dan kemampuan menanggapi.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Responsivitas Pemerintah daerah dalam menanggulangi rumah tidak layak huni melalui program bedah rumah di kecamatan Pollung kabupaten Humbang Hasundutan sesuai dengan teori responsivitas menurut Zeithaml sudah baik namun belum maksimal. Karena dilihat dari ketepatan melayani belum sepenuhnya baik dan jauh dari kata sempurna dalam pelaksanaan program bedah rumah dengan adanya seleksi tidak transparan dan adil.Kata kunci: Responsivitas, Tidak Layak Huni, Bedah Rumah. 
PENYUSUNAN SCENARIO PLANNING TERKAIT PEMINDAHAN IBU KOTA NEGARA (IKN) Trisnawati, Alinda Dewi
Jurnal Paradigma Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v12i2.13550

Abstract

Ibu Kota Negara Republik Indonesia (IKN) saat ini diperankan oleh provinsi DKI Jakarta. Jakarta bukan hanya sebagai ibu kota negara Indonesia yang dalam hal ini berfungsi sebagai pusat administrasi instansi pemerintah dengan berbagai lokasi dan fungsi , namun juga sebagai pusat perdagangan dan bisnis yang serba guna. Selain itu banyak kegiatan perekonomian domestic dan internasional berlangsung di Jakarta terkait potensi dan kerentanan lingkungan hidup kota Jakarta, seperti banjir, tanah longsor, erosi air laut, pencemaran sungai yang sangat parah, dan kemacetan lalu lintas. Berdasarkan persoalan tersebut maka pemindahan ibu kota negara (IKN) harus dipersiapkan secara matang. Oleh karenanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi penyusunan scenario planning ( Alat Formulasi strategi untuk menghadapi masa depan) pemerintah dalam pemindahan ibu kota negara. Hasil dari penelitian ini  bahwa penyusunan scenario planning terkait pemindahan ibu kota negara dilihat dari banyak aspek, yaitu aspek sosiologis, geografis, geopolitik dan ekonomi serta strategi yang diuganakan dalam proses pemindahan ibu kota negara diharapkan dapat memberikan kontribusi terkait perbaikan tata kelola pemerintahan dan prosedur kolaboratif antara masyarakat dan pemerintah. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian studi kepustakaan atau biasa disebut dengan studi literatur (library research).
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Gaji (Simgaji) Di Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Pemerintah Kota Bontang Indarsari, Sriwahyu Dyah
Jurnal Paradigma Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v12i1.11631

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk  mendeskripsikan dan menganalisis penerapan Sistem Informasi Manajemen Gaji (SIMGAJI) di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Kota Bontang dan untuk mengidentifikasi apa saja yang menjadi faktor penghambat penerapan Sistem Informasi Manajemen Gaji (SIMGAJI) di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Kota Bontang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer dan skunder, serta analisis yang dipergunakan adalah analisis model interaktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Sistem Informasi Manajemen Gaji (SIMGAJI) pada tahap awal dari SIMGAJI (input) dalam penyediaan kebutuhan dasar secara keseluruhan sudah cukup baik karena sumberdaya yang dimiliki sebagian besar telah memadai baik manusia,  keuangan, sarana, mesin dan metode. Kemudian untuk tahap proses yang terdiri dari tahap perencanaan yang dilakukan adalah penetapan operator, mempersiapkan SOP, mengintegrasikan data dapat dilaksanakan dengan baik. Namun pada tahap pengorganisasian masih terdapat kendala dalam pemberkasan atau masih juga ada admin yang tidak maksimal dalam melakukan tupoksinya. Pada fungsi pelaksanaan sudah dilakukan dengan baik dan berjalan sebagaimana mestinya kemudian pada tahap pengawasan juga tidak ditemukan kendala dan berjalan dengan baik dan pada tahap luaran (output) dari SIMGAJI yaitu rekap dan daftar gaji, Surat Keterangan Pemberhentian Pembayaran (SKPP), SPT Pajak Tahunan, hal ini telah mencapai tujuan utama dari penerapan SIMGAJI oleh Pemerintah Kota Bontang yaitu  dapat  mempermudah tatakelola gaji bagi pegawai ASN  dan meminimalisir terjadinya kesalahan. Sementara itu untuk faktor penghambatnya adalah fitur-fitur yang tersedia belum bisa mengakomodir sistem input yang otomatis sehingga proses pemberkasan lebih cepat dan efisien serta dan fitur SIMGAJI dan belum ada notif yang dapat memberikan informasi kepada admin jika ada pegawai yang telah melaksanakan cuti besar, hukuman disiplin dan tugas belajar.
Evaluasi Program Pembangunan Mass Rapid Transit di Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Islamiah, Zumrotul; Wijayanti, Eka Satya; Rahadi, Kezia Hesed Julinda; Wahyuni, Mutiah Dwi; Salsabila, Salsabila
Jurnal Paradigma Vol 13, No 1 (2024): JURNAL PARADIGMA
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v13i1.6114

Abstract

Jakarta merupakan daerah yang menjadi pusat kegiatan pemerintahan, ekonomi, dan kebudayaan, Bodetabek atau Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi, merupakan area penyangga dari Jakarta yang sebagian besar dihuni oleh masyarakat urban perkotaan. Untuk menunjang mobilitas masyarakat kota Jakarta, fasilitas transportasi menjadi hal yang penting dan layak untuk diperhatikan. Meningkatkan infrastruktur dan menambah sarana transportasi umum perkotaan sebagai upaya utama dalam mengatasi permasalahan kemacean lalu lintas. Untuk mencapai tujuan tersebut Dinas Perhubungan Jakarta memiliki strategi untuk mengembangkan sistem angkutan umum masal dengan kebijakan untuk membangun Sistem Angkutan Umum Masal berbasis Rel melalui pembangunan MRT. MRT adalah Mass Rapid Transit yaitu angkutan cepat terpadu dimana merupakan sebuah sistem transportasi transit cepat berbasis rel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi program pembangunan Mass Rapid Transit di Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, dilihat dari segi efektifitas, efisiensi, kecukupan, responsivitas, dan ketepatan sehingga dari hasil evaluasi ini dapat menjadi perbaikan terhadap pembangunan program Mass Rapid Transit di Ibu Kota Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan data sekunder.Kata Kunci : Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, Evaluasi, Mass Rapid Transit