cover
Contact Name
Muhammad Nizar Hidayat
Contact Email
jurnal.paradigma@unmul.ac.id
Phone
+6282154908552
Journal Mail Official
jurnal.paradigma@unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Muara Muntai, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Paradigma
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 22524266     EISSN : 26153394     DOI : 10.30872/JParadigma
Lingkup dan fokus naskah Jurnal Paradigma mencakup bidang Administrasi Publik. Tujuan dari penerbitan Jurnal Paradigma adalah sebagai media publikasi ilmiah dalam rangka pengembangan khasanah ilmu pengetahuan di bidang Administrasi Publik. Jurnal Paradigma memuat tulisan ilmiah yang berasal dari hasil penelitian yang terkait dengan administrasi publik, serta tulisan ilmiah di bidang pemerintahan, birokrasi, pelayanan publik, manajemen, organisasi, dan politik dari kalangan akademisi, praktisi serta para profesional di bidang Administrasi Publik.
Articles 243 Documents
IMPLEMENTASI PERATURAN KEPALA BKN NOMOR 25 TAHUN 2013 TENTANG KENAIKAN PANGKAT PNS DI KABUPATEN MAHAKAM ULU Dirgantara, Yogi; Masjaya, Masjaya; Idris, Adam
Jurnal Paradigma Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v12i1.8280

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi Perka BKN  Nomor 25 Tahun 2013 tentang kenaikan pangkat PNS di Kabupaten Mahakam Ulu. Penelitian termasuk penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, data yang digunakan yaitu data primer dan data skunder serta diolah dengan analisis model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pada aspek komunikasi, sumberdaya, disposisi,dan struktur birokrasi dalam pelaksanaannya belum berjalan secara optimal. Faktor pendukung kebijakan kebijakan ini adalah adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dalam proses kenaikan pangkat khususnya anggaran khusus pegawai, adanya sarana dan prasarana yang menunjang pekerjaan yang dibutuhkan pegawai sehingga dapat membantu mengatasi permasalahan-permasalahan. Faktor Penghambat  yaitu ketidaktersediaan Tim PAK dalam proses kenaikan pangkat khususnya jabatan fungsional tertentu di Mahakam Ulu dan penempatan pegawai tidak sesuai dengan jabatan fungsional tertentu. Keyword : Implementasi, Penyetaraan, Perka  
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGENDALIAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN OLEH PT. SURYA HUTANI JAYA DI KECAMATAN MUARA KAMAN, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA, PROPINSI KALIMANTAN TIMUR Utoro, Sri
Jurnal Paradigma Vol 13, No 1 (2024): JURNAL PARADIGMA
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v13i1.5769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis implementasi kebijakan pengendalian kebakaran hutan dan lahan, serta untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung nya di PT. Surya hutani Jaya, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif untuk mendapatkan deskripsi tentang program pengendalian kebakaran hutan dan lahan PT. Surya Hutani Jaya di kecamaatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Data diperoleh dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menggunakan model analisis interaktif. Pengujian terhadap keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari implementasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan oleh PT. Surya Hutani Jaya, menunjukkan bahwa secara umum berjalan dengan baik dimana dari berbagai indikator yang ada yakni, indikator ukuran dan standart tujuan dipahami semua agen pelaksana, dukungan Sumberdaya manusia, dana, sarana prasarana, dan waktu tersedia dengan baik, indikator karakteristik organisasi memiliki agen pelaksana yang ketat, disiplin sesuai dengan resiko tinggi pekerjaan. Komunikasi dan koordinasi antar organisasi pelaksana terjalin dengan baik. Indikator sikap para pelaksana memberikan dukungan yang kuat terhadap program ini demi keberlangsungan usaha. Dari sisi lingkungan ekonomi, sosial dan politik dengan konsep partisipatif dengan masyarakat sehingga mendapatkan dukungan yang baik oleh semua pemangku kepentingan.Kata Kunci : Implementasi, kebijakan, kebakaran hutan dan lahan, pengendalian, Surya Hutani Jaya.
PEMBANGUNAN BERBASIS MASYARAKAT DESA KURANJI DALANG MELALUI PROGRAM BANK SAMPAH Jailani, Muhammad Aprian
Jurnal Paradigma Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v12i1.13087

Abstract

Permasalahan sampah kini telah menjadi isu yang penting dalam masalah lingkungan perkotaan. Timbulan sampah pun tidak akan berkurang atau habis, bahkan bisa saja terus bertambah seiring dengan pertumbuhan populasi manusia yang semakin tinggi dan kompleksnya aktivitas manusia.Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Pembangunan Berbasis Masyarakat Melalui Program Bank Sampah di Desa Kuranji Dalang, Kecamatan Labu Api Kabupaten Lombok barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembangunan masyarakat melalui program bank sampah sejauh ini sudah berjalan dengan baik, tetap belum menunjukkan perubahan yang signifikan di lingkungan masyarakat. Dilihat dari kemandiriannya, nasabah bank sampah sudah cukup mandiri dalam memilah sampah. Tetapi untuk masyarakat yang bukan nasabah bank sampah masih belum mampu mengelola sampahnya dengan baik, masih ada yang buang sampah di kali, dan membakarnya di lingkungan rumah. Belum ada bantuan sarana prasarana dari pemerintah untuk menunjang kegiatan bank sampah. Dilihat dari segi ekonominya, masyarakat sudah cukup terbantu tetapi belum memberikan perubahan yang signifikan hal ini dikarenakan kurangnya partisipasi masyarakat untuk mengelola sampah di bank sampah dan melihat keuntungan dari segi ekonomi di bank sampah sangat sedikit  sehingga membuat mereka acuh tak acuh terhadap sampah.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN LARANGAN PROSTITUSI DI KOTA BONTANG (STUDI DI KAWASAN PANTAI HARAPAN KELURAHAN BERBAS PANTAI) Indah, Nur; Indarto, Kus
Jurnal Paradigma Vol 13, No 2 (2024): JURNAL PARADIGMA
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v13i2.13011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Kebijakan Larangan Prostitusi di Kawasan Pantai Harapan Kelurahan Berbas Pantai Kota Bontang serta faktor penghambat pelaksanaan kebijakan larangan prostitusi di Kawasan Pantai Harapan Kelurahan Berbas Pantai Kota Bontang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model penelitian deskriptif. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan Teknik wawancara dan observasi serta studi di lapangan. Model analisis data yang digunakan adalah model analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan larangan prostitusi sudah diimplementasikan dengan Satuan Polisi Pamong Paraja Kota Bontang bersama pihak terkait sebagai pelaksana kebijakan namun hasilnya belum optimal dilihat dari empat aspek implementasi kebijakan yaitu dari empat aspek implementasi kebijakan yaitu dari segi komunikasi masih adanya kebocoran informasi pelaksanaan razia serta konsistensi pelaksana kebijakan belum memberikan hasil yang baik. Dari segi sumber daya masih belum memadai dan mencukupi baik itu sumber daya manusia, anggaran, peralatan. Dari segi disposisi yaitu komitmen pelaksana kebijakan yang masih kurang. Sedangkan untuk struktur birokrasi sudah terlaksana cukup baik.
Efektivitas Sistem Penilaian Kinerja Guru dan Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam Meningkatkan Sarana dan Prasarana Pendidikan: Studi Kasus di SDN 47 Cakranegara Mataram dari Perspektif Manajemen Sumber Daya Manusia Jumiati, Jumiati; Berliani, Ketty; Aprianingrum, Rahayu; Harna, Safira Dwi; Hidayat, Rahmad
Jurnal Paradigma Vol 13, No 2 (2024): JURNAL PARADIGMA
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v13i2.16868

Abstract

Pendidikan merupakan aspek krusial dalam pembangunan daerah dan negara, mempengaruhi kualitas SDM dan kemajuan bangsa. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas sistem penilaian kinerja guru dan pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam meningkatkan sarana dan prasarana di SDN 47 Cakranegara Mataram. Metode penelitian kualitatif dengan desain studi kasus digunakan, termasuk wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan sistem penilaian kinerja guru efektif dengan rata-rata persentase 79.8%, berdampak positif pada motivasi dan keterlibatan guru. Pengelolaan dana BOS juga efektif dengan rata-rata persentase 82.6%, terutama dalam dampak terhadap sarana pendidikan. Terdapat hubungan positif antara kedua faktor ini, di mana penilaian kinerja yang baik memotivasi guru untuk berkontribusi pada kebutuhan sarana, sementara pengelolaan dana BOS yang optimal memperbaiki fasilitas sekolah. Disarankan agar sistem penilaian diperbaiki dengan melibatkan lebih banyak umpan balik, dan pengelolaan dana BOS diperjelas agar lebih sesuai dengan kebutuhan sekolah. Temuan ini diharapkan memberikan wawasan bagi pengelola pendidikan dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia
PENGARUH INDEPENDENSI, KOMPETENSI, BUDAYA ORGANISASI TERHADAP OPINI AUDIT YANG MODERASI OLEH TINGKAT RELIGIUSITAS Suhendri, Hendrik; Ningsih, Risna; Yunus, Yunus
Jurnal Paradigma Vol 13, No 2 (2024): JURNAL PARADIGMA
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v13i2.7632

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan untuk mengidentifikasi pengaruh indenpendensi, kompetensi, budaya organisasi terhadap opini audit dengan religiusitas sebagai variabel moderating. Penelitian ini menggunakan metode analisa data kuantitatif dengan melibatkan 45 auditor yang bekerja pada kantor akuntan publik Kota Malang dan menggunakan  analisa data SmartPLS dengan purposive random sampling. Sumber data pada penelitian ini menggunakan data primer dan data skunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel indenpendensi( XI) pengaruhi positif terhadap opini audit dengan angka 0, 737, besar  pengaruh kompetensi( X2) dengan angka 0, 860 dan budaya organisasi( X3) dengan angka 0, 729 pengaruhi positif signifikan terhadap opini audit serta variabel religiusitas berpengaruhi terhadap opini audit dengan angka 0, 810, variabel yang pengaruhi kuat terhadap opini audit pada penelitian ini yaitu kompetensi dengan angka 0, 860.   Kata Kunci : Indenpendensi, Kompetensi, Budaya Organisasi, Opini Audit, Religiuaitas          
EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ANALISIS JABATAN (SIMANJA) DALAM PERENCANAAN ASN DI PEMERINTAHAN PROVINSI LAMPUNG (Studi pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Lampung) Iqbal, Muhammad; Hutagalung, Simon Sumanjoyo; Atika, Dewie Brima
Jurnal Paradigma Vol 13, No 2 (2024): JURNAL PARADIGMA
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v13i2.15373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Analisis Jabatan (SIMANJA) dan apa saja faktor pendukung dan penghambat penggunaan aplikasi SIMANJA di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung. Permasalahan dari penelitian ini adalah proses pelaksanaan dan penyusunan perencanaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah Provinsi Lampung belum efektif dan efisien karena dilakukan secara manual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif menggunakan model penilaian kesuksesan sistem informasi milik DeLone dan McLean (2003) yaitu kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, niat untuk menggunakan, kepuasan pengguna, dan manfaat bersih. Pengumpulan data yaitu dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam menganalisa data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa Aplikasi SIMANJA di BKD Provinsi Lampung sudah efektif, memenuhi unsur kemudahan dan kenyamanan menggunakan, informasi yang diberikan akurat, stabilitas sistem yang baik, frekuensi error yang kecil, serta manajemen pengawasan dan penyimpanan data arsip yang efektif dalam pelaksanaan perencanaan ASN di lingkungan pemerintah Provinsi Lampung. Adanya aplikasi SIMANJA juga memberikan manfaat peningkatan produktivitas organisasi dan penghematan biaya. Saran dari peneliti adalah peningkatan sistem aplikasi SIMANJA dengan memanfaatkan service worker dan cache bertujuan agar aplikasi dapat digunakan dalam mode offline atau saat komputer tidak terhubung dengan internet, menetapkan standar kompetensi yang diperlukan sebagai operator, melakukan survei kepuasan pengguna yang menggunakan data statistik terhadap untuk melihat progresif perkembangan aplikasi SIMANJA, Biro organisasi sekretariat daerah Provinsi Lampung perlu menekankan kembali terkait waktu yang diberikan untuk pelaksanaan penyusunan analisis jabatan dan analisis beban kerja.Kata Kunci : Efektivitas, BKD, SIMANJA
SWOT ANALYSIS BUSINESS MODEL CANVAS DALAM STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA TEPAS PAPANDAYAN Raesalat, Riksa; Fauzan, Hasbi Shiddiq; Agustin, Linda
Jurnal Paradigma Vol 13, No 2 (2024): JURNAL PARADIGMA
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v13i2.15263

Abstract

Sektor pariwisata memiliki potensi yang signifikan untuk pertumbuhan, terutama dalam pengembangan desa wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pengembangan Desa Wisata Tepas Papandayan di Desa Karamatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Pendekatan yang digunakan adalah Business Model Canvas (BMC) dan analisis SWOT untuk menghasilkan strategi alternatif. Metode yang diterapkan adalah metode kombinasi dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner dan FGD. Pendekatan kuantitatif mencakup penyebaran kuesioner kepada 98 warga lokal untuk menggambarkan sembilan dimensi BMC. Pendekatan kualitatif melibatkan wawancara dan FGD dengan tiga informan: Kepala Desa, Pengelola dan ketua pokdarwis. Hasil analisis menunjukkan respon positif terhadap sembilan dimensi BMC. Analisis SWOT menempatkan Desa Wisata Tepas Papandayan dalam kuadran I, mendukung strategi pertumbuhan yang agresif. Dengan demikian, desa ini dapat memanfaatkan potensi internal dan peluang eksternal. Hasil dari kedua pendekatan digabungkan untuk menghasilkan strategi alternatif, termasuk kampanye pemasaran yang menonjolkan keindahan alam, pengembangan Community-Based Tourism (CBT) untuk melibatkan masyarakat lokal, promosi produk lokal melalui tiket masuk terpadu, peningkatan infrastruktur dan keselamatan, pelatihan kewirausahaan dan pengelolaan usaha souvenir serta penyusunan kalender acara wisata untuk menarik pengunjung melalui acara khusus. Dengan strategi ini, Desa Wisata Tepas Papandayan berpotensi menjadi tujuan wisata yang unik, berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
IMPELEMENTASI PROGRAM PELAYANAN POSYANDU TERHADAP PEMAHAMAN ANAK STUNTING DI DESA POHGADING KECAMATAN PRINGGABAYA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Aulia, Nida; Mintasrihardi, Mintasrihardi; Jailani, Muhammad Aprian
Jurnal Paradigma Vol 13, No 2 (2024): JURNAL PARADIGMA
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jp.v13i2.16771

Abstract

Masalah gizi stunting di Indonesia mengakibatkan gangguan pertumbuhan balita akibat kekurangan nutrisi sejak kehamilan hingga usia 24 bulan, berdampak pada perkembangan fisik, mental, dan kognitif anak serta meningkatkan risiko penyakit degeneratif. Pemerintah meluncurkan Rencana Aksi Nasional Penanganan Stunting pada Agustus 2017, menekankan intervensi gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan. Di Nusa Tenggara Barat (NTB), prevalensi stunting menurun dari 20,9% pada 2021 menjadi 18,9% pada 2022, namun masih di atas target nasional 14%. Kabupaten Lombok Timur telah menurunkan stunting dari 37,6% pada 2021 menjadi 17,63% saat ini. Bupati Lombok Timur optimis target nasional dapat tercapai dengan kolaborasi dan dukungan pendanaan. Penelitian ini mengkaji implementasi program Posyandu dan respon masyarakat terhadap penanggulangan stunting di Desa Pohgading, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mendeskripsikan kebijakan implementasi program pelayanan Posyandu terhadap pemahaman anak stunting di Desa Pohgading melalui studi kasus yang menghasilkan deskripsi kata-kata tertulis dan lisan dari informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program pelayanan Posyandu di Desa Pohgading efektif dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi dan kesehatan anak, melalui komitmen dan koordinasi antara pemerintah desa, puskesmas, dan posyandu serta dukungan aktif dari masyarakat
PERAN APARAT KELURAHAN DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN TALANG SEMUT KOTA PALEMBANG Anggleni, Andela
Jurnal Paradigma Vol 13, No 2 (2024): JURNAL PARADIGMA
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

There are officials who are lazy because of the lack of awareness of Talang Semut Village officials in community empowerment. There is a significant gap between expectations and reality in the involvement and support of Villages officials. This study aims to analyze the role of the Talang Semut Village apparatus in the implementation of community empowerment in Kedaung Village. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques used in research are observation, interviews and documentation. This study was analyzed using Soekanto's role theory (2012: 213), namely roles include norms associated with a person's position or place in society; behavior carried out by individuals in society as an organization; and individual behavior that is important to the social structure of society. The results of the study found that the Talang Semut Village apparatus played a role in community empowerment, seen from the three indicators, namely the norms of the Talang Semut Village apparatus which became the basis for community empowerment, namely openness and transparency, justice and equality, active community participation, sustainability and responsibility, collaboration and partnership and responsive to community needs. These norms have been successfully implemented and used as a benchmark in implementing the role of apparatus in community empowerment. The behavior of Talang Semut Villages officials has been successful in empowering the community, although it is considered weak because no data has been found to support arguments. However, efforts to increase community participation, identification of problems and needs, program planning, program implementation, as well as evaluation and monitoring carried out by village officials have had a positive impact and empowered the community effectively. The important behavior of individuals in the social structure of society has been successful which is reflected in the positive impact felt by the community. Communities experience increased access to public services, improved quality of life, increased participation in decision-making, and increased involvement in social and economic activities.