cover
Contact Name
Rinto Alexandro
Contact Email
rintoalexandro76@gmail.com
Phone
+6282141262814
Journal Mail Official
rintoalexandro76@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS)
ISSN : 23550236     EISSN : 26846985     DOI : 10.37304
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) mencakup bidang ilmu Sosial
Articles 408 Documents
Analisis Partisipasi Perempuan Dalam Pekerjaan Sektor Informal Di Kompleks Punton Palangka Raya Eriawaty; Emy Artuti
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community in Punton Complex, Pahandut District of Palangka Raya Municipality, is known as group of people who tend to work in informal sectors, including all family members from parents to children. Women’s involvement in informal sector occupations is further elaborated in this research, to be specific on reasons why they chose jobs in informal sectors. From the results of this research, it is found out that (1) Women’s participation in informal sector occupations in Punton Complex is relatively high, almost all housewives and female teenagers work in this sector. (2) Women work in informal sector in Punton Complex are motivated by unemployed husbands because of illnesses or other causes, low household income yet high outcome, as an activity during spare time, to earn money, and to gain experiences. (3) The type of informal sector occupations mostly performed by women in Punton Complex is trading, either trading groceries or being street vendors in the market area and shops in Palangka Raya Municipality.
Meningkatkan Minat Belajar Siswa Melalui Media Visual Pada Materi Tentang Tindakan Ekonomi Dan Motif Ekonomi Mata Pelajaran IPS Kelas VIII D SMPN 1 Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur Azahari, Abd Rahaman; Alexandro, Rinto
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMPN-1 Dusun Tengah merupakan salah satu sekolah yang terletak di daerah termasuk IDT, sehingga inputnya adalah anak-anak yang prestasinya rata-rata rendah, sehingga untuk mencetak output yang baik guru dituntut bekerja keras dengan meningkatkan kemampuannya dalam mengelola kelas dan pemahaman tentang media pembelajaran yang sesuai. Pendidikan dapat menghasilkan lulusan (output) yang baik jika didukung oleh proses pendidikan yang optimal. Proses pembelajaran yang dilakukan selama ini masih banyak mengacu pada metode ceramah dan diskusi, sehingga untuk menyampaikan materi yang bersifat abstrak siswa merasa kesulitan. Kenyataan inilah yang membuat peneliti tertarik untuk meneliti pengaruh metode media visual terhadap peningkatan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah upaya guru meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran ekonomi pada sub pokok bahasan perdangagan internasional dengan menggunakan metode elektronik di kelas VIII.D IPS SMPN-1 Dusun Tengah. Tujuan Penelitian ini (1) untuk mengetahui bagaimana upaya guru meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran ekonomi sub pokok bahasan Tindakan Ekonomi dan Motif Ekonomi dengan menggunakan metode visual di kelas VIII.D IPS SMPN-1 Dusun Tengah. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah: (1) pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran media visual menyebabkan 92% siswa secara klasikal tuntas belajarnya. (2) aktivitas siswa yang dominan selama pembelajaran dengan menggunakan media elektronik adalah mengerjakan tugas dalam kelompok mencapai 41,25% dan memperhatikan tayangan yang mencapai 25%, karena siswa ingin menyelesaikan tugas yang diberikan, sehingga persentase antara mengerjakan tugas dan memperhatikan tayangan hampir seimbang, sesuai dengan desain penelitian yang disusun.
Hubungan Antara Sertifikasi Dan Motivasi Kerja Dengan Kinerja Guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya Sri Astuti; Uda, Tonich; Alexandro, Rinto; Oktobery, Revnussa; Sri Rohaetin; Eriawaty; Kuwing Baboe; Dehen Erang; Eko Riady
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik korelasional, yang bermaksud mendeskripsikan hubungan antara Sertifikasi (X1), Motivasi Kerja (X2) sebagai variabel bebas, dan Kinerja GUru (Y) sebgai variabel terikat. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dengan jumlah populasi 110 orang dengan mengambil sampel 84 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner motivasi kerja yang dibagikan kepada guru dan Lembar Kinerja Guru diisi Kepala Sekolah, sedangkan nilai hasil uji sertifikasi diperoleh dari Panitia Sertifikasi Guru Rayon 18 Universitas Palangka Raya. Untuk mengetahui Kevalidan instrumen digunakan uji validitas dan reliabilitas dan uji persyaratan analisis data menggunakan uji normalitas dan homogenitas. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa: (1) Nilai Portofolio guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya yang mengikuti seleksi sertifikasi kuota 2008 dan 2009 tergolong pada klasifikasi sedang, (2) Motivasi kerja guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya tergolong tinggi, (3) Kinerja Guru SD Negeri kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya tergolong tinggi, (4) Ada hubungan positif dan signifikan antara sertifikasi dengan kinerja guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, (5) Ada hubungan positif dan signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, (6) Ada hubungan positif dan signifikan antara sertifikasi dan motivasi kerja dengan kinerja guru SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya. Berdasarkan hasil diatas maka disarankan kepada Kepala Sekolah SD Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, memberikan pembinaan, bimbingan, dan pengarahan kepada guru-guru yang sudah mendapatkan tunjangan sertifikasi untuk lebih profesional dalam melaksanakan tugas profesinya dengan mengikuti pelatihan, penataran, work shop, Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran Negeri Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya yang sudah lulus sertifikasi hendaknya meningkatkan penguasaan terhadap empat kompetensi guru yakni kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial, meningkatkan motivasi kerja, dan kinerjanya dalam rangka melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawab yang diembannya. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kota Palangka Raya hendaknya tetap mendukung pelaksanaan sertifikasi dengan terus sosialisasi kepada guru-guru.
Peningkatan Kinerja Dan Profesional Tenaga Pendidik/Guru Di Kota Palangka Raya Uda, Tonich
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu komponen utama yang menentukan keberhasilan pendidikan adalah guru. Peran guru sangat menentukan keberhasilan belajar peserta didik. Keberhasilan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran ditentukan oleh kompetensi yang dimiliki guru dan kemampuan yang dimiliki peserta didik. Guru yang memiliki kompetensi sebagai pendidik akan lebih berhasil dalam melaksanakan pembelajaran dibanding dengan guru yang tidak memiliki kompetensi. Keberhasilan dalam melaksanakan pembelajaran akan meningkatkan prestasi belajar peserta didik yang selanjutnya akan meningkatkan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, usaha meningkatkan kualitas pendidikan harus dimulai dari peningkatan kualitas guru. Guru yang berkualitas adalah guru yang profesional dalam melaksanakan tugas pembelajaran. Guru yang profesional mampu merancang dan melaksanakan pembelajaran, serta menilai hasil pembelajaran. Dengan kata lain bahwa guru yang berkualitas adalah guru yang mampu melaksanakan kewajiban-kewajibannya secara bertanggung-jawab dan layak atau guru yang memiliki kinerja yang baik. Kinerja guru merupakan prestasi yang dapat ditunjukkan oleh guru. Ia merupakan hasil yang dapat dicapai dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya berdasarkan kecakapan, pengalaman, dan kesungguhan serta waktu yang tersedia. Wujud dari kinerja guru direalisasikan oleh kompetensi atau profesionalismenya (Riduwan, 2009). Berdasarkan ungkapan tersebut berarti kinerja guru (teacher performance) berkaitan dengan profesionalisme guru, artinya untuk memiliki kinerja yang baik guru harus didukung dengan profesionalisme atau kompetensi yang baik pula. Esensi dari kinerja guru tidak lain merupakan kemampuan guru dalam menunjukkan kecakapan atau profesionalisme yang dimilikinya dalam dunia kerjannya. Dunia kerja guru adalah membelajarkan siswa dalam kegiatan pembelajaran.
Upaya Peningkatan Prestasi Hasil Belajar Ekonomi Dengan Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS (Think Pair Share) Pada Kelas IX A SMP Negeri 1 Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau Nyalung, Yanson I
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar IPS/ekonomi pada siswa kelas IX.A SMPN-1 Jabiren Raya Tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus di mana masing-masing siklus dilalui dengan empat tahapan, yaitu: (1) perencanaan tindakan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi tindakan; dan (4) refleksi tindakan. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas SMPN-1 Jabiren Raya Tahun pelajaran 2014/2015 sebanyak 31 siswa dengan komposisi 15 laki-laki dan 16 perempuan. Penelitian ini dilaksanakan secara kolaborator bersama dengan guru mata pelajaran IPS/Ekonomi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, teknik evaluasi atau tes, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini yaitu penerapan pembelajaran kooperatif tipe TPS dapat meningkatkan hasil belajar IPS/Ekonomi pada kelas IX.A SMPN-1 Jabiren Raya Tahun pelajaran 2014/2015. Hal tersebut didukung oleh fakta-fakta sebagai berikut: (1) Keaktifan siswa dalam apersepsi meningkat sebanyak 14%. Hasil tersebut ditunjukkan pada siklus 1 sebesar 58% (21 siswa) dan pada siklus 2 sebesar 72% (26 siswa); (2) Keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran kooperatif tipe TPS meningkat sebanyak 16%. Hasil tersebut ditunjukkan pada siklus 1 sebesar 61% (22 siswa) dan pada siklus 2 sebesar 77% (28 siswa); (3) Keaktifan siswa dalam diskusi berpasangan/kelompok meningkat sebanyak 20%. Hasil tersebut ditunjukkan pada siklus 1 sebesar 61% (22 siswa) dan pada siklus 2 sebesar 81% (29 siswa); (4) Ketuntasan hasil belajar meningkat sebesar 15%. Hasil tersebut ditunjukkan pada siklus 1 sebesar 68% (23 siswa) dan pada siklus 2 sebesar 83% (29 siswa); (5) Keaktifan siswa dalam diskusi mengalami peningkatan terbesar dibandingkan dengan keaktifan dan ketuntasan hasil belajar siswa lainnya. Hal tersebut disebabkan siswa memberi respon yang positif terhadap tugas yang diberikan guru dengan aktif berdiskusi dalam pasangan/kelompok.
Hubungan Peran Guru Dalam Mendisiplinkan Siswa Terhadap Aktivitas Pembelajaran Siswa Di SMPN 5 Palangka Raya Sogi Hermanto
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 1, Juni, Tahu
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan peran guru dalam mendisiplinkan siswa, (2) mendeskripsikan aktivitas pembelajaran siswa, dan (3) untuk mengetahui adakah hubungan yang signifikan antara peran guru dalam mendisiplinkan siswa terhadap aktivitas pembelajaran siswa di SMPN-5 Palangka Raya. Populasi penelitian sebanyak 306 siswa, Sampel diambil 25 % dari jumlah keseluruhan poulasi sebanyak 77 Siswa. Metode yang digunakan adalah adalah deskriptif kuantitatif, teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket, observasi, dokumentasi dan wawancara, sedangkan teknik analisis menggunakan rumus product moment. Hasil penelitian secara deskriptif : (1) peran guru dalam mendisiplinkan siswa mendapatkan 68,83 % responden memiliki nilai kategori tinggi dan 31,17% memiliki kategori sangat tinggi, (2) aktivitas pembelajaran siswa mendapatkan 11,69% responden memiliki nilai kategori sangat rendah, 20,80% responden memiliki kategori rendah, 16,11% responden memiliki nilai kategori sedang, 13,40% responden memiliki nilai kategori tinggi dan 38,00% memiliki kategori sangat tinggi, dan (3) Karena hasil uji hipotesis diperoleh rxy hitung = 0,531, rxy hitung 0,531 adalah lebih besar dari r tabel = 0,227 pada taraf signifikan 5% dan taraf signifikan 1% = 0,296, maka Ha diterima, dan Ho ditolak. Kesimpulan: berarti ada hubungan positif yang signifikan antara peran guru dalam mendisiplinkan siswa terhadap aktivitas pembelajaran siswa di SMPN-5 Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan peran guru dalam mendisiplinkan siswa, (2) mendeskripsikan aktivitas pembelajaran siswa, dan (3) untuk mengetahui adakah hubungan yang signifikan antara peran guru dalam mendisiplinkan siswa terhadap aktivitas pembelajaran siswa di SMPN-5 Palangka Raya. Populasi penelitian sebanyak 306 siswa, Sampel diambil 25 % dari jumlah keseluruhan poulasi sebanyak 77 Siswa. Metode yang digunakan adalah adalah deskriptif kuantitatif, teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket, observasi, dokumentasi dan wawancara, sedangkan teknik analisis menggunakan rumus product moment. Hasil penelitian secara deskriptif : (1) peran guru dalam mendisiplinkan siswa mendapatkan 68,83 % responden memiliki nilai kategori tinggi dan 31,17% memiliki kategori sangat tinggi, (2) aktivitas pembelajaran siswa mendapatkan 11,69% responden memiliki nilai kategori sangat rendah, 20,80% responden memiliki kategori rendah, 16,11% responden memiliki nilai kategori sedang, 13,40% responden memiliki nilai kategori tinggi dan 38,00% memiliki kategori sangat tinggi, dan (3) Karena hasil uji hipotesis diperoleh rxy hitung = 0,531, rxy hitung 0,531 adalah lebih besar dari r tabel = 0,227 pada taraf signifikan 5% dan taraf signifikan 1% = 0,296, maka Ha diterima, dan Ho ditolak. Kesimpulan: berarti ada hubungan positif yang signifikan antara peran guru dalam mendisiplinkan siswa terhadap aktivitas pembelajaran siswa di SMPN-5 Palangka Raya.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Portofolio Pada Mata Pelajaran PKn Femmy; Azahari, Abd Rahaman; Alexandro, Rinto
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 2 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 2, Desember,
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang mendapat pembelajaran berbasis portofolio dengan siswa yang mendapat pembelajaran konvensional pada mata pelajaran PKn dengan pokok bahasan Globalisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan “random, pre-test, post-test design”. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan tes prestasi (achievement test) dengan instrumen berupa soal tes objektif bentuk pilihan ganda, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah t-test. Hasil penelitian menemukan bahwa proses belajar mengajar dengan model pembelajaran berbasis portofolio memberikan perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar siswa lebih positif oleh siswa kelompok eksperimen. Pemahaman siswa kelompok eksperimen terhadap konsep kesempatan kerja lebih tinggi dibandingkan dengan siswa kelompok kontrol.
Upaya Guru Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII E Melalui Penggunaan Metode Diskusi Di SMPN 1 Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau Engripin; Dehen Erang; Eko Riady; Oktobery, Revnussa
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 2 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 2, Desember,
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan pendidikan tergantung bagaimana pelaksanaan proses pembelajaran yang dilaksanakan dimana guru harus memperhatikan siswanya, dan harus memberikan sesuatu yang sifatnya membuka pikiran siswa. Hal tersebut dimaksudkan agar siswa dapat mengembangkan pemahamannya, menyimpulkan serta dapat memperluas ilmu pengetahuan tersebut kelak. Adapun komponen yang membentuk kegiatan pembelajaran adalah: a). Siswa yang bertindak sebagai mencari, penerima dan menyimpulan isi pelajaran, b.) guru bertindak sebagai pengelola dalam rangka pembelajaran yang efektif, c). Metode atau cara yang teratur dan efektif dalam penyampaian informasi materi pelajaran kepada siswa, dalam rangka pencapaian tujuan, d.) Tujuan, adanya suatu perubahan pada siswa, setelah proses pembelajaran dilaksanakan, e). Isi pelajaran segala informasi harus berupa fakta dan konsep yang jelas, f). Metode dan bahan serta peralatan yang dibutuhkan untuk membantu pencapaian tujuan, g.) Evaluasi adalah alat untuk melihat hasil dari perkembangan pembelajaran mulai dari sikap, pengetahuan dan keterampilan siswa. Rumusan masalah ”Apakah upaya guru melalui penggunaan metode diskusi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII E di SMPN-1 Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau” ?. Proses penelitian dilaksanakan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dari Hopkins dalam Aqib, (2007:31), sifat penelitian adalah pengamatan yang dilakukan oleh 2 orang, kepala sekolah dan rekan sejawat, 1 orang guru sebagai peneliti sekaligus melakukan proses pengajaran yang berlangsung di dalam kelas. Pelaksanaan penelitian terbagi menjadi tiga tahapan, dimana pada tahap I disebut sebagai pre-test (tes awal), tahap II Siklus I proses penerapan tindakan observasi, dan Refleksi, serta evaluasi, tahap III Siklus II proses penerapan tindakan observasi, dan Refleksi serta evaluasi. Hasil yang diperoleh adalah nilai rata-rata pre-test data awal 5,65 (65%) tidak tuntas, pelaksanaan Siklus I nilai rata-rata 6 dengan ketuntasan belajar 85% yang tidak tuntas 15%, pelaksanaan Siklus II nilai rata-rata 8 yang tuntas dalam belajarnya 100% yang tidak tuntas 0%. Kesimpulan penelitian dengan menerapkan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui penggunaan metode diskusi mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII E di SMPN-1 Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau.
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kemampuan Manajer Dalam Melaksanakan Tugas Dan Hubungannya Dengan Keberhasilan Usaha Koperasi Unit Desa Di Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah Uda, Tonich
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 2 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 2, Desember,
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objectives of this study were to analyse the effect of education, training, experience and compensation upon the managers ability in conducting job and the relationships with the success of KUD in the district of Kapuas at Central Kalimantan Province. The hypothesis of this study were: (1) Factors and elements of managers ability [Education (X1), Training (X2), Experience (X3) and Compensation (X4)] affect positively to managers ability in conducting their job at KUD; (2) Managers ability in conducting their job (Y) affect positively on the success of KUD. A survey was applied in the district of Kapuas, Central Kalimantan. In this study 45 KUD were sorted out as a sample and 45 managers of these KUD in the district. The hypothesis were tested using Structural Equation Modeling Analysis (SEM) and using LISREL 8.0 program. The results of this study indicated that (1) education, training, experience and compensation factors positively affected to the managers'ability in conducting their job. (2) The ability of managers in conducting their job in turn positively would affect to the success of KUD.
Peran Strategis PKN Dalam Membangun Budaya Hukum Yang Berkeadaban Sakman
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 3 No. 2 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 2, Desember,
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terciptanya budaya hukum yang berkeadaban merupakan cita-cita luhur founding fathers kita dalam mendirikan Negara Republik Indonesia ini. Salah satu cara untuk membangun budaya hukum yang berkeadaban adalah melaksanakan PKn dalam arti luas atau citienzhip education yang mencakup sasaran dunia persekolahan melalui school civic education dan masyarakat luas melalui community civic education (Cogan, 1999). Pendidikan kewarganegaraan secara tegas memberikan gambaran kepada kita bahwa pendidikan kewarganegaraan itu harus ditujukan untuk membentuk warganegara yang cerdas dan baik yaitu warganegara yang memiliki karakter budaya hukum yang berkeadaban sesuai degan nilai-nilai pancasila. Aspek-aspek kompetensi dalam PKn mencakup pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge), keterampilan kewarganegaraaan (civic skills), dan watak atau karakter kewarganegaraan (civic dispositions), ketiga aspek tersebut harus dikembangkan secara seimbang untuk melahirkan warga negara yang memiliki budaya hukum yang berkeadaban sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Budaya hukum terbentuk dari kebiasaan masyarakat, kebiasaan masyarakat terbentuk dari watak atau karakter individu dalam masyarakat itu sendiri.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 17 Nomor 2 Desember 2025 Vol. 17 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 17 Nomor 1 Juni 2025 Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 16 Nomor 2 Desember 2024 Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 16 Nomor 1 Juni 2024 Vol. 15 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 15 Nomor 2 Desember 2023 Vol. 15 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 15 Nomor 1 Juni 2023 Vol. 15 No. No Special - 1 (2023): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 15 Nomor Sp Vol. 14 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 14 Nomor 2 Desember 2022 Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 14 Nomor 1 Juni 2022 Vol. 13 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 13, Nomor 2, Desember, T Vol. 13 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 13, Nomor 1, Juni, Ta Vol. 11 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume, 11 Nomor 01, Juni, T Vol. 12 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 12, Nomor 2, Desember Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 12, Nomor 1, Juni, Ta Vol 11 No 02 (2019): Jurnal Pendidikan IPS volume 11, Nomor 02, Desember, Tahun2019 Vol 11 No 1 (2019): Journal Pendidikan IPS Vol, 11 Nomor 1, Juni 2019 Vol. 11 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 11, Nomor 2, Desember Vol 10 No 02 (2018): Jurnal Pendidikan IPS volume 10 Nomor 02, Desember, Tahun 2018 Vol 9 No 01 (2018): Jurnal Pendidikan IPS volume 09 Nomor 01, Juni, Tahun 2018 Vol. 10 No. 02 (2018): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 10, Nomor 02, Desemb Vol. 9 No. 01 (2018): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 9, Nomor 01, Juni, Ta Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 10, Nomor 2, Desember Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 9, Nomor 1, Juni, Tahu Vol 8 No 02 (2017): Jurnal Pendidikan IPS volume 08, Nomor 02, Desember, Tahun 2017 Vol. 8 No. 02 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 08, Nomor 02, Desembe Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 08, Nomor 2, Desember, Vol. 7 No. 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 7, Nomor 1, Juni, Tahu Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 6, Nomor 2, Desember, Vol. 5 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 5, Nomor 1, Juni, Tahu Vol. 3 No. 2 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 2, Desember, Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 3, Nomor 1, Juni, Tahu Vol. 2 No. 2 (2014): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 2, Nomor 2, Desember, Vol. 1 No. 1 (2014): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 1, Nomor 1, Juni, Tahu More Issue