cover
Contact Name
Rumondang, S.Pi., M.Si
Contact Email
lppmuna123@gmail.com
Phone
+6281262070788
Journal Mail Official
lppmuna123@gmail.com
Editorial Address
Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Asahan Jln. Ahmad Yani Kisaran – 21224 – Sumatera Utara
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PIONIR
Published by Universitas Asahan
ISSN : 25493043     EISSN : 26553201     DOI : 10.36294/pionir.v2i4
Jurnal Pionir merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Asahan yang bertujuan sebagai sarana komunikasi ilmiah dan untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian kepada praktisi dan pengamat ilmu pengetahuan. Jurnal Pionir mencakup berbagai bidang kajian ilmu pengetahuan karena jurnal ini bersifat multidisiplin ilmu. Seperti Ilmu Hukum, Ilmu Pendidikan dan Keguruan, Ilmu Teknologi dan Informatika dan ilmu-ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 354 Documents
SEKOLAH NASIONAL PLUS: PENTINGNYA MANUVER KEBIJAKAN Elsina Sihombing
JURNAL PIONIR Vol 6, No 2 (2020): Mei
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v6i2.1240

Abstract

One of the major themes in educational effective research is about the maneuver of policy making which has a power of influencing the system of work at an organization especially at school. This article concerning about school policy and decision making on an International Standardized School (ISS)  in Indonesia of which the school is a kind of national plus / go international school, the policy that dealing with the school capacity building improvement in the particular country. Using coherent program dimension of capacity building framework, a qualitative study was conducted in Yadika Senior High School that located in a small city in Lubuklinggau South Sumatera, Indonesia. It is found that the interpretation to the ISS policy was changing, which established international standard classrooms is the salient aspect of the implementation of the policy. It is discovered that become an ISSS school has positive consequence regarding acknowledgment and its quality by the central government, besides, the school can gather additional fund from the Deputy of Institution as the owner of the private school, and donation  from parents as well to fufill all things that are needed. Document analysis revealed the school difficulties to overcome such as ‘international requirements’ to gain by all stakeholders of the school.  Keywords : Indonesia schools improvemen, national plus school
LEXICAL METAPHOR IN ENGLISH VERSION TEXT OF SURAH AL- ISRA Agus Salim Marpaung
JURNAL PIONIR Vol 5, No 4 (2019): November-Desember
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v5i4.1176

Abstract

This study deals with lexical metaphor in English version text of Surah Al Isra by applying Systemic Functional Linguistics (SFL). The objectives of the study are to describe the types of lexical metaphor used in English version text of  Surah Al Isra how are the metaphors used in Surah Al Isra  and the reason for the use of lexical metaphor in Surah  Al Isra. This study was conducted by using descriptive research. The sources of data were Surah Al Isra. The findings indicated that firstly, there are three concepts of lexical metaphor in Sura’ Al Isra such as 16 verses (36.36%) for Noun – Noun concept, 14 verses (31.81%) for Noun-Verb concept or verb-noun concept  and 12 verses  (27.27%) for Noun- Adj concept or adjective-noun concept. Secondly, linguistics realization of Lexical Metaphor in Sura’ Al Isra are through comparing Noun – Noun, Noun-Verb or Verb-Noun and Noun – Adjective or Adjective-Noun. The dominant type of lexical metaphor in Surah Al Isra is Noun - noun concept or Verb-Noun Concept. It means that most of the lexical metaphor is compared by noun and verb or verb and noun. Because this Surah tells us about the night of journey. The night of journey mostly tells about what will happen before and after the night of journey. So, we can find the most lexical metaphor in Sura’ Al Isra is comparing noun into verb or verb into noun.  Finally, the reasons of lexical metaphors used in Surah Al Isra are explaining the idea which is out of human life experience, explaining an abstract thing concretely and explaining something unknown yet with something familiar. In this study, the most dominant reason of using lexical metaphor in Surah Al Isra is explaining an abstract thing concretely. There are 4 verses in surah Al Isra about Faith, Laws, Stories, and Prayer.  Surah Al Al Isra tells us about the night of journey. This Sura’ explains about what will happen before and after night of journey. The night of journey is an abstract thing. No one in this world has experience about the night of journey except Rasullullah. So, this Surah mostly discusses about it. That’s why, the most dominant reason of using lexical metaphor in Surah Al Isra is explaining an abstract thing concretely. Key Words : lexical metaphor, Systemic Functional Linguistics
TINJAUAN YURIDIS TENTANG PERLINDUNGAN PEKERJA MIGRAN DITINJAU DARI UU NO. 17 TAHUN 2017 TENTANG PERLINDUNGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA Heri Suhandani; Indra Perdana; Mangaraja Manurung
JURNAL PIONIR Vol 6, No 2 (2020): Mei
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v6i2.1245

Abstract

Migrasi tenaga kerja akibat tidak adanya peluang pekerjaan yang ada dinegara asal. Pernyataan ini dikemukakan oleh aliran yang menganalisis keinginan seseorang melakukan migrasi yang disebut dengan dual labour market theory. Dengan memperhatikan latar belakang diatas, maka skripsi ini akan meneliti perihal lingkungan hidup, dengan rumusan permasalahan bagaimanakah bentuk perlindungan pekerja migran berdasarkan Undang-Undang No. 17 Tahun 2017 Tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia? Faktor-faktor apa yang menjadi hambatan pemerintah dalam memberi perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia yang memiliki masalah di luar negeri? Penelitian skripsi ini adalah penelitian pendekatan yuridis normatif  yaitu dengan melakukan analisis terhadap permasalahan melalui pendekatan terhadap asas-asas hukum  serta mengacu pada norma-norma huku m yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan. Berdasarkan pembahasan pada bab sebelumnya, maka penulis menarik kesimpulan sebagai berikut:  Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah dijabarkan oleh penulis, maka dapat diambil kesimpulan dalam penelitian ini. Para pekerja migran dalam bekerja di negara asing, akan selalu dipantau oleh pemerintah Indonesia melalui kedutaan setempat. Hal ini untuk memastikan adanya perlindungan hukum bagi pekerja migran negara setempat. Perlindungan bagi pekerja nogran meliputi perlindunagn sebelum bekerja, perlindungan selama bekerja dan perlindungan setelah bekerja sesuai dengan Pasal 7 dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017. Kata Kunci : Perlindungan, Pekerja, Migran
KAJIAN PEMBERIAN PUPUK UREA DAN NPK YARAMILA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI PAKCHOY (Brassicarapa Chinensis) Deddy Wahyudin Purba
JURNAL PIONIR Vol 6, No 2 (2020): Mei
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v6i2.1236

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Jl. Gajah Kelurahan Sei Renggas Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan Propinsi Sumatera Utara dengan bentuk topografi datar dan tinggi tempat ± 20 m dpl, dengan sumber air yang mencukupi dengan tekstur tanah liat berpasir dan lokasi penelitian merupakan tanah ladang yang pernah ditanami tanaman hortikultura  Penelitian dilaksanakan pada Desember 2019 hingga bulan Maret 2020. Bahan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih pakchoy (Varietas Green Fut Choy), pupuk urea, pupuk NPK Yaramila, air, insektisida decis bahan aktif Deltamethrin 70% dan fungisida Dithane bahan aktif Mankozeb 80%. Alat alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah parang babat, cangkul, garu dan parang bacok digunakan untuk membersihkan areal penelitian. gergaji, tang, papan, kuas, cat, paku dan palu digunakan untuk membuat plank dan papan plot penelitian. ember untuk membuat larutan pestisida, gembor dan hand sprayer sebagai alat penyiram, meteran untuk mengukur areal penelitian, ukuran plot dan tinggi tanaman dan alat tulis dan alat-alat yang kebutuhannya disesuaikan. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pemberian pupuk urea dengan 4 taraf yaitu : U0 = 0 g/plot (kontrol), U1 = 5 g/plot, U2 = 10 g/plot dan U3 = 15 g/plot.  Faktor kedua adalah pemberian pupuk NPK Yaramila, dengan 3 taraf yaitu N0 = 0 g/plot, N1 = 10 g/plot, dan N2 = 20 g/plot. Hasil penelitian Pemberian pupuk urea menunjukkan berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, produksi per tanaman sampel dan produksi per plot, dengan dosis terbaik pada perlakuan U3 (15 g/plot). Pemberian pupuk NPK Yaramila menunjukkan berpengaruh nyata terhadap paramter tinggi tanaman, jumlah daun, produksi per tanaman sampel, produksi per plot, dengan dosis terbaik pada perlakuan N2 (20 g/plot). Interaksi kedua perlakuan antara pemberian pupuk urea dan pupuk NPK Yaramila tidak menunjukkan adanya pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi pakcoy. Kata Kunci : pupuk urea, pupuk NPY Yaramila, Sawi Pakchoy
SYUKUR DENGAN KEBAHAGIAAN REMAJA Bernard Lubis
JURNAL PIONIR Vol 5, No 4 (2019): November-Desember
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v5i4.1135

Abstract

The purpose of this study of this study was to examine the correlation between gratitude with adolescen’s happiness, the hupothesis stated that there is a correlation between gratitude with adolescent’s happiness. This study used two scale, gratitude scale and happiness scale. This study involved 20 students late adolescence as the subjects. Data were analyzed using correlation product moment significant 1-tailed. The result showed that there is a significant relationship between gratitude with adolescen’s happiness (sig 1-tailed 0,008 < 0,05). That results of this research suggest that gratitude to increasing happiness.  Keywords : adolescents gratitude, adolescents happiness.
TIME HISTORY ANALISIS PADA BANGUNAN SDOF SECARA ELASTIK LINIER MENGGUNAKAN METODE NUMERIK Amir Hamzah
JURNAL PIONIR Vol 6, No 2 (2020): Mei
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v6i2.1254

Abstract

Respons struktur SDOF  yang terjadi akibat beban dinamik diasumsikan searah horizontal. Untuk mendapatkan respons  yang  terjadi  disebabkan  oleh  beban  dinamik  seperti  displacement,  kecepatan  dan percepatan maksimum dapat digunakan konsep respons struktur. Dalam penelitian ini respons struktur dihitung secara numerik menggunakan metode Newmark Linier. Parameter  yang  divariasikan  adalah  massa  dan  kekakuan  system.  Respons  struktur dihitung dengan pembebanan rekaman El-centro untuk sistem teredam. Hasil   perhitungan   memperlihatkan   untuk   kekakuan   tetap   perpindahan   maksimum   akan meningkat  pada  saat  massa  sistem  ditambah  dari  semula,  dan  akan  menurun  jika  massa system dikurangi  dari massa mula-mula. Hal ini akan berbanding terbalik terhadap variasi kekakuan dengan massa sistem tetapKata Kunci : struktur SDOF, struktur
TANGGUNG JAWAB HUKUM TERHADAP PENGHASUT UNTUK MELAKUKAN UNJUK RASA YANG BERAKIBAT ANARKIS Sri Lestari; Bahmid Bahmid
JURNAL PIONIR Vol 6, No 2 (2020): Mei
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v6i2.1241

Abstract

Demostrasi adalah salah satu hak setiap  warga negara untuk menyampaikan aspirasi dimuka umum tentang permasalahan negara yang dianggap tidak berpihak kepada keadilan masyarakat. Menyampaikan aspirasi dimuka umum memiliki syarat dan aturan yang harus di penuhi, jika unsur-unsur yang telah diatur maka dapat mengakibatkan permasalahan yang fatal seperti kerusuhan atau tindakan represif. Maraknya aksi kerusuhan yang terjadi belakangan ini di tanah air, adalah karena terjadinya ketidakadilan di masyarakat, tidak tegaknya hukum, adanya arogansi kekuasaan dari oknum aparat, tersumbatnya aspirasi masyarakat, serta adanya jurang antara si kaya dan si miskin. Berdasarkan hal tersebut, maka permasalahan yang akan diteliti adalah Bagaimana faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya unjuk rasa yang berakibat anarkis? Bagaimana Tanggung Jawab Hukum Terhadap Penghasut Untuk Melakukan Unjuk Rasa yang berakibat anarkis? Metode pendekatan dalam penelitian menggunakan pendekatan yuridis dan spesifikasi yang digunakan dalam penelitian ini bersifat penelitian deskriptif analitis. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Tanggung jawab pidana penghasut terhadap aksi unjuk rasa yang berakhir anarkhis adalah apabila ia memenuhi unsur-unsur Pasal 160 KUHP maka kepadanya dapat dikenakan sanksi pidana berupa pidana penjara dan atau denda. Menyadari proses terjadinya anarki yang amat cepat, maka sebenarnya terdapat fase (yang juga amat singkat) dimana polisi masih bisa melakukan tindakan awal dalam rangka pencegahannya. Lepas dari fase tadi, kemungkinan besar dinamika massa telah berkembang menjadi sesuatu yang harus ditangani secara keras. Kata Kunci : Demostrasi, Penghasut Unjuk Rasa
PERANAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM Uranus Zamili
JURNAL PIONIR Vol 6, No 2 (2020): Mei
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v6i2.1297

Abstract

Curriculum development is implemented as an anticipatory step in responding to the challenges that arise as a result of these developments by taking into account the situation and conditions and norms that apply in society. The steps in curriculum development are arranged in such a way that they are essential so that students as components of learning get adequate competence in mastering and utilizing technology as desired. Science and technology always develop and progress according to the times and the development of human thinking. The advancement of science and technology has also led to developments in people's lives. These developments also cause changes in views of educational goals so that it is necessary to change and adjust the curriculum. Teachers have a very large attitude towards the success of learning in school. The teacher is very instrumental in helping the development of students to realize their life goals optimally. In this case, the teacher is required to be skilled in choosing or even combining approaches that are convincing to handle the right classroom management case with the problem at hand. Implementation of the curriculum requires someone who acts as the implementer. The teacher is an important factor in the implementation of the curriculum because it is implementing the curriculum. Therefore teachers are required to have the ability to implement it because without it the curriculum will not be meaningful as an educational tool. And conversely learning will not be effective without a curriculum as a guide. Key Word: Teacher Role, Curriculum, Development
PENGARUH CASH POSITION, RETURN ON ASSETS (ROA) DAN FIRM SIZE TERHADAP DIVIDEND PAYOUT RATIO PADA PERUSAHAAN SUBSEKTOR PERTANIAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Bati, Bati
JURNAL PIONIR Vol 6, No 2 (2020): Mei
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v6i2.1285

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh Cash Position, Return On Assets (ROA) dan Firm Size Terhadap Dividend  Payout  Ratio  pada Perusahaan Subsektor Pertanian yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data diperoleh dengan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu dan perusahaan terdaftar dan tidak delisting dari Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011-2015. Teknik analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dan menggunakan regresi linear berganda untuk pengujian hipotesis. Populasi penelitian ini terdari dari 14 perusahaan dan yang memenuhi kreteria sampel berjumlah 12 perusahaan dengan pengamatan selama 5 (lima) tahu dari tahun 2011-2015, sehingga diperoleh 60 pengamatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Cash Position, Return On Assets (ROA) dan Firm Size berpengaruh terhadap Dividend  Payout  Ratio  pada Perusahaan Subsektor Pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Cash Position dan Return On Assets (ROA)  berpengaruh signifikan terhadap Dividend  Payout  Ratio  dengan nilai signifikansi < 0,05, dan  variable Firm Size tidak berpengaruh berpengaruh terhadap Dividend  Payout  Ratio  pada Perusahaan Subsektor Pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, yang dibuktikan dengan nilai       t hitung < t table  (-1,012 > -2,003) dengan nilai signifikansi 0,316 > 0,05. Secara simultan Cash Position, Return On Assets (ROA) dan Firm Size berpengaruh signifikan Terhadap Dividend  Payout  Ratio  pada Perusahaan Subsektor Pertanian yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan nilai Fhitung > F table (20,291 > 2,770) dengan nilai signifikansi lebih kecil dari alpha 5% ( 0,000 < 0,05) Kata Kunci:  Cash Position, Return On Assets (ROA), Firm Size , Dividend  Payout  Ratio
MEMBACA PERMULAAN UNTUK ANAK USIA DINI DALAM ERA PENDIDIKAN 4.0 Emmi Silvia Herlina
JURNAL PIONIR Vol 5, No 4 (2019): November-Desember
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v5i4.1290

Abstract

The controversy of reading for early childhood is often a debate which may or may not be given. This paper aims to answer teachers' doubts about reading activities for early childhood. Early Childhood Education is the basis for the formation of various abilities of children. Through Early Childhood Education teachers can instill strong foundations, stimulate a variety of children's potential so that later children are ready to enter the level of basic education. One of the activities that needs to be instilled early on is reading. But before reading activities are given, the teacher must first help the child to be ready to read. Early reading activities can be given to children but given in an interesting, fun and without coercion. In the era of education 4.0 which prioritizes technology, teachers are expected to be able to use technology as a learning medium to teach beginning reading.Kontraversi membaca untuk anak usia dini sering menjadi perdebatan. Boleh atau tidaknya diberikan pembelajaran membaca pada anak usia dini membuat para guru anak usia dini bingung dan takut untuk memberikan pembelajaran membaca pada peserta didik. Tulisan ini bertujuan untuk menjawab keraguan para guru mengenai kegiatan membaca untuk anak usia dini. Pendidikan Anak Usia Dini menjadi dasar pembentukan berbagai kemampuan anak. Salah satu kegiatan yang perlu ditanamkan sejak dini adalah kegiatan membaca. Pembelajaran membaca diberikan pada anak usia dini bukanlah menjadi topik perdebatan lagi namun yang harus diperhatikan adalah pembelajaran membaca diberikan dengan cara yang menarik, kreatif, menyenangkan dan tanpa paksaan. Dalam era pendidikan 4.0 yang mengedepankan teknologi, guru diharapkan mampu memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran untuk mengajarkan membaca permulaan. Satu hal yang harus diperhatikan oleh guru adalah kesiapan anak dalam membaca. Guru harus membantu anak agar siap membaca dengan memberikan kegiatan yang dapat membuat anak siap membaca.