cover
Contact Name
Dhini Anggraini Dhilon
Contact Email
jurnaldoppler@gmail.com
Phone
+6281365593206
Journal Mail Official
jurnaldoppler@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang - Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Doppler
ISSN : -     EISSN : 25803123     DOI : -
Core Subject : Health,
urnal Doppler is a journal on midwifery. This journal is managed by midwifery program and supervised by Lembaga Penelitian Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Jurnal Doppler (JD) is registered with eISSN : 2580-3123. JD is published twice a year. The journal publishes articles about midwifery care, evidence based in midwifery and all about issue that related to midwifery. JD follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription. Manuscript should be prepared according to the following author guidelines template.
Articles 148 Documents
EFEKTIFITAS PIJAT BAYI MENGGUNAKAN AROMATERAPI MINYAK ESENSIAL CANANGA ODORATA TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI USIA 6-12 BULAN BERISIKO STUNTING Ira Suryanis; Melya Susanti; Rahma Triyana
Jurnal Doppler Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Doppler
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah tidur pada bayi merupakan masalah yang sering terjadi yaitu sekitar 44,2% bayi yang mengalami masalah tidur, namun 72% orang tua menganggapnya sebagai masalah kecil. Padahal masalah tidur dapat menganggu pertumbuhan bayi, menyebabkan fungsi kekebalan tubuh rentan dan menganggu regulasi sistem endokrin. Untuk memperbaiki kualitas tidur dan mengoptimalkan tumbuh kembang anak, maka pijat bayi bisa menjadi salah satu solusinya. Peningkatan kualitas tidur atau lama tidur bayi yang dilakukan pijat bayi disebabkan adanya peningkatan kadar serotonin yang merupakan zat yang transmiter utama yang menyertai pembentukan tidur dan menekan aktifitas otak lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pijat bayi menggunakan aromaterapi minyak esensial cananga odorata terhadap kualitas tidur bayi yang cenderung stunting. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasieksperimental design. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah post test only,non- equivalent control group design, yaitu rancangan ini mempunyai kelompok eksperimen dankelompok kontrol. Penelitian dilakukan di kelurahan Aie Pacah Padang bulan Juli sampai dengan Agustus 2022. Jumlah sampel sebanyak 40 bayi yang diambil secara consecutive sampling yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu bayi cenderung stunting dan yang tidak stunting dengan rentan usia 6 - 12 bulan, data dianalisis dengan menggunakan uji T. Hasil penelitian menemukan terdapat perbedaan yang bermakna antara dua kelompok yang diberikan perlakuan pijat bayi menggunakan aromaterapi minyak esensial cananga odorata dengan yang tidak diberikan aromaterapi minyak esensial cananga odorata terhadap kualitas tidur pada bayi yang dipijit dengan pada anak usia 6 – 12 bulan dengan nilai p 0,002 (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perubahan dari kualitas tidur pada bayi yang dipijit dengan menggunakan aromaterapi minyak esensial cananga odorata pada anak usia 6 – 12 bulan.
HUBUNGAN POLA ASUH PEMBERIAN MAKANAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPAR KABUPATEN KAMPAR Dewi Anggriani Harahap; Fitri Handayani
Jurnal Doppler Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Doppler
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi yang berdampak terhadap  meningkatnya resiko kesakitan dan kematian, perkembangan otak suboptimal sehingga motorik terlambat dan terhambatnya pertumbungan mental, oleh karena itu Stunting merupakan predator buruknya kualitas sumber daya manusia yang selanjutnya dapat berpengaruh pada pengembangan potensi bangsa. Salah satu faktor-faktor  yang menyebabkan stunting diantaranya adalah pola asuh orang tua. Tujuan penelitian untuk melihat hubungan pola asuh pemberian makanan dengan kejadian stunting pada balita. Desain penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Analitik dengan pendekan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah  balita stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Kampar yang berjumlah 295 orang. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah  74 orang, dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Analisa data yang digunakan adalah Analisa Univariat dan Analisa Bivariat. Hasil penelitian berdasarkan sebagian besar responden berumur < 50 tahun yaitu sebanyak 67 responden (90,5 %), sebagian besar berpendidikan rendah sebanyak 48 responden (64,9 %), sebagian besar bekerja sebanyak 39 responden (52,7 %), sebagian besar 24-36 bulan 42 responden (56,8%), dan terdapat hubungan pola asuh pemberian makanan dengan kejadian stunting p = 0,001 (p< 0,05). Hasil penelitian ini diharapkan untuk dapat menjadi masukan bagi orang tua yang memiliki anak dengan stunting agar lebih memperhatikan gizi anaknya.
HUBUNGAN PEKERJAAN IBU MENYUSUI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI DESA SILAM WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUOK TAHUN 2022 Nislawaty Nislawaty; Fitri Handayani; Ratu Sri Wahyuni
Jurnal Doppler Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Doppler
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif pada bayi merupakan strategi terbaik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang akan menjadi penerus bangsa sejak usia dini. Cakupan ASI eksklusif mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir dari 60,1 % pada 2019 menjadi 56,9 % pada 2020, dan 52,2 % pada 2021, jauh di bawah target Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar sebesar 80 %. Untuk mengetahui Hubungan Pekerjaan Ibu Menyusui dengan Pemberian Asi Eksklusif di Desa Silam Wilayah Kerja Puskesmas Kuok Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Adapun Populasi seluruh ibu yang memiliki bayi berumur > 6 bulan - 12 bulan sebanyak 86 responden dengan tekhnik pengambilan sampel total populasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu menyusui dengan pemberian ASI Ekslusif dengan nilai P Value = 0,001 (< 0,005). Diharapkan bagi ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan mampu berperan serta dalam program pemberian ASIeksklusif serta memberikan informasi positif kepada ibumenyusui lainnya bahwa ASI adalah makanan yang paling ideal bagi bayiusia 0-6 bulan tersebut.
EFEKTIFITAS BEKAM DAN TERAPI ANTI-VEGF TERHADAP PENYAKIT RETINOPATI DIABETIC : LITERATUR REVIEW Zaimah Hilal; Ermi Girsang; Ali Napiah Nasution; Subang Aini Nasution
Jurnal Doppler Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Doppler
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jd.v7i1.9615

Abstract

Penyakit Retinopati Diabetic adalah salah satu komplikasi mikrovaskular yang terkait dengan paparan kronis terhadap hiperglikemia dan merupakan penyebab utama kebutaan di seluruh dunia. Ditemukan intervensi untuk retinopati diabetic yaitu terapi bekam dan anti-VEGF. Keefektifan bekam dapat mengurangi komplikasi retinopati diabetic. Sedangkan anti-VEGF merupakan pengobatan yang efektif dan aman untuk retinopati diabetic. Review ini melaporkan hasil penelitian yang berfokus pada Efektifitas bekam dan terapi anti-VEGF terhadap penyakit retinopati diabetic. Metode pencarian artikel menggunakan data base Google Scholar, DOAJ, Research Gate, Scincedirect dan NCBI menggunakan kata kunci.Terapi Bekam,Terapi Anti-VEGF,Retinopati Diabetik. Dari review literature ditemukan 50  jurnal yang ada kaitannya dengan terapi Renopati Diabetik. Terapi bekam dapat meredakan sakit kepala,nyeri dada,hiperlipidemia,diabetes dan tekanan darah tinggi. Sedangkan terapi anti-VEGF dapat membantu menahan pertumbuhan pembuluh darah abnormal serta mengatasi pembengkakan retina. Hasil review literature mulai tahun 2012-2021. Seluruhan jurnal dalam Bahasa Inggris. Terapi bekam dapat mengurangi komplikasi Retinopati diabetic. Kemudian agen anti-VEGF merupakan tindakan medis untuk retinopati diabetic. Bekam secara signifikan menurunkan kolesterol,trigliserida,low-density lipoprotein,gula darah puasa,feritin,urea,dan kreatinin,menurunkan tekanan darah tetapi tidak secara signifikan. Untuk mengkonfirmasi temuan ini, kepada penelitian selanjutnya diharapkan memberikan informasi akurat terapi bekam dan anti-VEGF.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DAN PENGETAHUAN IBU POST PARTUM RIWAYAT SC DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI IUD PASCA SC DI RSUD SUNGAI DAREH TAHUN 2022 Ningsih Saputri Putri; Sri Andar Puji Astuti; Vellia Vellia
Jurnal Doppler Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Doppler
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jd.v7i1.11423

Abstract

Intra Uterine Device (IUD) merupakan alat kontrasepsi dalam rahim yang waktu pemasangannya bisa dilakukan pasca persalinan. IUD pasca persalinan merupakan metode terpilih dan sangat dianjurkan untuk ibu terutama pada ibu dengan Sectio Caesarea (SC). Penelitian ini menggunakan metode survey Analitik dengan metode cross sectiona penelitian ini lakukan di Bangsal nifas  RSUD Sungai Dareh pulau punjung Kabupaten Dharmasraya. Populasi penelitian ini seluruh ibu nifas dengan persalinan SC sebanyak 50 orang dengan teknik pengambilan Purposive Sampling terdiri dari 34 responden.Uji statistik yang digunakan uji chi-square dan uji statistik mann whitney. Melalui analisa data dengan uji statistik menggunakan uji chi-square dengan responden berjumlah 34 responden didapatkan hasil bahwa p-value 0,002 < 0.005 artinya ada hubungan antara dukungan suami  dengan pemilihan kb IUD pasca SC. Dan  Hasil uji statistik  Mann whitney diperoleh hasil P-value = 0.308 > 0,005 artinya tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu post partum riwayat SC dengan pemilihan kb IUD pasca SC di RSUD Sungai Dareh. Diharapkan untuk peneliti selanjutnya yang melakukan penelitian dengan judul ini sebaiknya menggunakan metodologi-metodologi lainya.  
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANC DI PUSKESMAS SITIUNG 1 KAB.DHARMASRAYA Rati Purwati; Sukmawati Sukmawati; Khairunisa Khairunisa
Jurnal Doppler Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Doppler
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jd.v7i2.12460

Abstract

World Healt Organization (WHO) in 2017, the maternal mortality rate in the world was 810 maternal deaths per 100.000 live births per day, and maternal mortality data in ASEAN showed that Indonesia ranks second highest. According to WHO reports, 75% of maternal deaths are caused by bleeding, infection and high blood pressure in the mother during pregnancy. Danger signs of pregnancy are signs or symptoms that indicate the mother or baby she is carrying is in danger. Every pregnancy, in its development there is a risk of pregnancy complications or complications. There for antenatal care must be carried out rountinely according to standars and in an integrated manner for quality antenatal services (Mahadewi, 2016). Analytical survey research method with a cross sectional approach. Cross sectional is research conducted in a certain time. Statistical test used chi square test. Through data analysis with statistical test using chi square with 34 respondents, the results showed that half of pregnant women with low knowledge levels were 17 people (50,0%). Then most of pregnant women with obedient levels in ANC visits were 19 people (55,9%). From the test result, the p-value = 0,53 >0, 05 means that there is no relationship between knowledge of pregnant women about the danger signs of pregnancy and compliance with antenatal visits
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN MASA NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SITIUNG 1 KABUPATEN DHARMASRAYA TAHUN 2022 Embun Nadya; Evin Noviana Sari; Elga Oktia Monica
Jurnal Doppler Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Doppler
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jd.v7i1.13661

Abstract

Masa nifas memerlukan pemantauan khusus agar tidak terjadi komplikasi. Pada masa ini ibu hendaknya melakukan kunjungan nifas minimal 4 kali untuk dilakukan pemantauan, namun pada kenyataannya masih banyak ibu yang belum patuh melakukan kunjungan nifas. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Dharmasraya pada tahun 2012 persentase pelayanan ibu nifas sebesar 100%, menurun pada tahun 2013 menjadi 87,5% dan meningkat kembali pada tahun 2014 menjadi 90%. Beberapa faktor diduga berhubungan dengan kunjungan masa nifas yaitu faktor pengetahuan, paritas, dan dukungan keluarga. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kunjungan masa nifas di wilayah kerja Puskesmas Sitiung 1 Kabupaten Dharmasraya tahun 2022. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain analitik korelasional. Pendekatan penelitian menggunakan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu seluruh populasi yaitu ibu yang sudah selesai nifas dari bulan Januari-Maret tahun 2022 di wilayah kerja Puskesmas Sitiung 1 Kabupaten Dharmasraya sejumlah 49 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner mengenai tingkat pengetahuan, paritas, dukungan keluarga dan kunjungan masa nifas. Analisis bivariat yang digunakan adalah chi-square. Hasil penelitian yaitu ada hubungan pengetahuan dengan kunjungan ibu nifas (0,000<0,05). Tidak ada hubungan paritas dengan kunjungan ibu nifas (0,245<0,05). Ada hubungan dukungan keluarga dengan kunjungan ibu nifas (0,001<0,05). Kesimpulan yaitu ada hubungan tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kunjungan nifas dan tidak ada hubungan paritas dengan kunjungan nifas di Wilayah Kerja Puskesma Sitiung 1.
TRAUMA HEALING PADA PEREMPUAN KORBAN PLECEHAN SEKSUAL VERBAL (CATCALLING) Nani Alaniah Yaya; Nina Fitriyani
Jurnal Doppler Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Doppler
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jd.v7i1.16004

Abstract

Sexual harassment is increasingly prevalent in society by exposing various forms of sexually debilitating acts committed by men against women. The forms of sexual harassment experienced by women are not always in non-verbal forms but also in verbal forms. Verbal harassment is perpetrated by men in public spaces such as on the side of the road or in places where men usually gather. The purpose of this research is to find out "how to trauma heal victims of verbal disappearances (catcalling)". This research is a library research with a qualitative type. Data collection was carried out by tracing primary and secondary sources related to verbally disturbing influences on trauma in young girls. Based on research results, one of the trauma healing therapies that can be done is self-healing because by doing this, individuals can heal independently without having to report or wait for the cases they are experiencing to be resolved so they can recover. The point is that individuals can heal the trauma, anxiety and fear that they experience with the help of themselves without having to take drugs from doctors or seek experts who can help the wound healing process while they can still do it themselves.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTED PADA BALITA DI DESA MUDUNG DARAT TAHUN 2023 Krisdayanti Krisdayanti; Diane Marlin; Nia Nurzia; Lailatul Badriah
Jurnal Doppler Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Doppler
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jd.v7i1.20541

Abstract

Masalah Stunting atau yang sering disebut kerdil atau pendek merupakan suatu keadaan terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, serta kurangnya stimulasi psikososial yang terjadi sejak 1000 hari pertama kehidupan. Balita stunting (pendek) adalah balita dengan Panjang badan (PB/U) berada di bawah minus dua standar deviasi berdasarkan World Health Organization (WHO) Child Growth Standard Median. Di Kabupaten Muaro Jambi pada tahun 2021 tercatat sebagai wilayah dengan prevalensi balita stunting terbesar di provinsi jambi yaitu 22,4% dan pada tahun 2022 meningkat yakni mencapai 27,2%. Di wilayah puskesmas dengan prevalensi terbesar yaitu tahun 2021 Tempino 2,92%, Puskesmas Muara Kumpeh 0.47%, Puskesmas Jambi Kecil 0,22%. dan pada tahun 2022 di puskesmas Jambi Kecil meningkat pesat menjadi 2,69%, di ikuti puskesmas penyengat ulak, 04% dan puskesmas pondok meja 0,7%. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan mei di Desa Mudung Darat Tahun 2023. Sampel pada penelitian ini berjumlah 30 responden. Pengambilan sampel pada penelitian ini mengunakan purposive sampling. Menggunakan instrumen lembar observasi dan kuesioner baku. Penelitian ini dianalisis menggunakan analisis bivariat dan univariat dan uji statistik yang digunakan chi-square. Hasil analisis bivariat diketahui hubungan antara Berat Badan Lahir dengan kejadian stunting diperoleh p-value=<0,000 (p>0,05), hubungan polah asuh dengan kejadian stunting di peroleh p-value=1,000 (p>0,05), sedangkan makanan bayi dengan kejadian stunting diperoleh p-value=0,456 (p>0,05). Terdapat hubungan antara BBL dengan Kejadian Stunting di Desa Mudung Darat Kecamantan Maro Sebo tahun 2023 dengan nilai p-value 0,000 (p0,05). Sedangkan makanan bayi dan pola asuh tidak terdapat hubungan yang signifikan.
HUBUNGAN KURANG ENERGI KRONIS PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LABOY JAYA Ummi Kalsum; Dhini Anggraini Dhilon; Milda Hastuty
Jurnal Doppler Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Doppler
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jd.v7i2.25629

Abstract

Ibu hamil dengan status gizi buruk atau mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) akan cenderung melahirkan bayi BBLR. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Kurang Energi Kronis ibu hamil dengan kejadian Bayi BBLR di Wilayah Puskesmas Bangkinang Tahun 2021. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitantif dengan pendeatan case control study. Sample kasus diambil menggunakan teknik total sampling dan sample kontrol mengguakan sistematik random sampling. Penelitian dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang. Populasi penelitian seluruh bayi yang tercatat di dalam kohort bayi pada bulan Januari sampai dengan Desember 2021. Bayi yang mengalami BBLR sebanyak 55 bayi dan yang tidak mengalami BBLR sebanyak 634 bayi, Instrument penelitian menggunakan lembar checklist dan data sekunder, dan pengolahan data secara univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil analisis univariat dari 110 responden yang mengalami KEK pada saat hamil sebanyak 71 orang (64.5%), sementara dari 110 responden dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kasus terdapat 55 (50,0%) bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dan kelompok kontrol 55 (50,0%) bayi yang berat lahir normal. Berdasarkan analisa bivariat dengan uji chi square diperoleh p value 0,001 (p ? 0,05), artinya Ha diterima, ada hubungan Kurang Energi Kronis pada ibu hamil dengan kejadian Bayi BBLR di Wilayah Puskesmas Laboy Jaya. Disarankan bagi Puskesmas Laboy Jaya agar lebih mengupayakan penanganan KEK ibu hamil mulai dari saat kunjungan kehamilan seperti pemberian makanan tambahan dan tablet zat besi selama kehamilan sehingga dapat menurunkan kejadian bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).