Jurnal Ners
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles
2,415 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR DI PUSKESMAS X KOTA PALEMBANG
RIA WULANDARI;
MUSTAKIM;
YAZIKA RIMBAWATI
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v6i2.6597
Keberhasilan pembangunan kesehatan sangat dipengaruhi oleh tersedianya sumber daya manusia yang sehat. Sebagai acuan pembangunan kesehatan mengacu kepada konsep “Paradigma Sehat”. Paradigma sehat dilaksanakan melalui beberapa kegiatan antara lain pemberantasan penyakit. Salah satu upaya pemberantasan penyakit menular adalah imunisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kelengkapan pemberian imunisasi dasar di Puskesmas X kota Palembang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan populasi penelitian adalah semua ibu yang mempunyai bayi usia 10 - 24 bulan yang termasuk kedalam daftar sasaran imunisasi. Sampel pada penelitian ini berjumlah 74 responden melalui teknik random sampling dengan menggunakan kuesioner. Data diuji dengan menggunakan analisis univariat, bivariat chi-square dan multivariat regresi logistik berganda. Hasil uji chi-square menunjukkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kelengkapan imunisasi dasar di Puskesmas X kota Palembang dengan p value = 0,003. Dari keseluruhan variabel independen yang diduga mempengaruhi kelengkapan imunisasi dasar, didapatkan subvariabel tingkat pengetahuan paling berpengaruh terhadap kelengkapan imunisasi dasar dengan nilai OR 0,189. Diperlukan strategi dan inovasi yang harus dilakukan oleh petugas X agar masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya memberikan imunisasi dasar secara lengkap kepada bayi mereka demi derajat kesehatan yang lebih baik dimasa depan.
PENGARUH COGNITIVE BEHAVIOUR THERAPY (CBT) TERHADAP ANSIETAS IBU HAMIL TRIMESTER KE DUA DENGAN PEMBERIAN VAKSIN COVID-19
ERMA ERFIANA;
SRI FAWZIYAH
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v6i2.6683
Kehamilan dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh, untuk menjaga dan melindungi ibu hamil dan janin dari infeksi Covid-19 sebaiknya pada masa pandemi dianjurkan pemberian vaksin Covid-19, Data Desember 2021 Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Rumbai ibu hamil trimester kedua sebanyak 250 baru 3 orang yang sudah divaksin. Masih sedikitnya ibu hamil trimester ke dua yang mendapat kan vaksin covid-19 dikarenakan mengalami ansietas atau kecemasan ibu terhadap efek samping vaksin. Tujuan penelitian ini menganalisa pengaruh Cognitive Behaviour Therapy (CBT) terhadap ansietas ibu hamil trimester ke dua dengan pemberian vaksin covid-19. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian “quasy eksperiment” dimana sebelum melakukan intervensi kepada kelompok eksperimen dilakukan pre tes setelah itu diberikan intervensi Cognitive Behavior Therapy (CBT) yang dilakukan dengan 5 sesi. Populasi pada penelitian ibu hamil dengan usia kehamilan trimester ke dua sebanyak 250 dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling, tempat penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Rumbai Tahun 2022, pengumpulan data menggunakan Kuesioner Zung Self Rating Anxiety Scale dan pengolahan data menggunakan windows SPPS. Hasil penelitian dimana ada pengaruh pemberian Therapy Cognitive Behaviour Therapy (CBT) terhadap ansietas ibu hamil dimana nilai p-value 0,000 Sebaiknya bagi ibu hamil selalu berpikir positif terhadap efek samping dalam pemberian vaksin Covid-19 sehingga selama kehamilan ibu tetap rileks agar tidak berefek terhadap perkembangan janin dalam kandungan
PENGARUH PROBLEM SOLVING, AFFECTIVE RESPONSIVENESS DAN AFFECTIVE INVOLVEMENT KELUARGA TERHADAP MASALAH MENTAL EMOSIONAL REMAJA DARI PERSPEKTIF BUDAYA
COSTARIN ENOPADRIA;
DIAN EKA PUTRI
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v6i2.6686
Pandemi COVID-19 dan langkah-langkah social distancing berdampak pada kehidupan sehari-hari remaja. Penyebabnya berupa penutupan sekolah, pembelajaran jarak jauh, pembatasan keluar rumah, dan ketidakmampuan untuk berkumpul dengan teman (Centers for Disease Control and Prevention 2021). Mental health problem dapat muncul dari berbagai aspek, seperti emosi, perilaku, atensi, serta regulasi diri (Dunn 2016). Emosi negative (kecemasan, depresi dan kemarahan) meningkat dan emosi positif (kebahagiaan dan kepuasan hidup) mengalami penurunan Selama COVID-19 (Li et al. 2020). Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis Pengaruh Problem solving, Affective Responsiveness dan Affective Involvement pada Keluarga Terhadap Masalah Mental Emosional Remaja pada Era Pandemi COVID-19 di tinjau dari Perspektif Budaya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa dan Siswi SMAN yang ada di Kabupaten Dharmasraya dengan jumlah sampel sebanyak 401 responden. Pengambilan sampel dengan teknik Proportional Random Sampling. Hasil penelitian didapatkan terdapat pengaruh problem solving terhadap Emosional symptoms dengan nilai statistik Pvalue 0,033, tidak terdapat pengaruh Affective Responsiveness terhadap Emosional symptoms dengan nilai statistik Pvalue 0,003dan terdapat pengaruh Affective Involvement terhadap Emosional symptoms dengan nilai statistik Pvalue 0,493. Disarankan kepada orang tua untuk menjaga dan meningkatkan fungsi keluarga agar remaja memiliki mental emosional yang normal.
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN INFARK MIOKARD AKUT DENGAN MOBILISASI DINI TERHADAP FREKUENSI NADI DAN TEKANAN DARAH
GAURI SASKIA;
T. ABDUR RASYID
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v6i2.6802
Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian didunia disetiap tahunnya. Penatalaksanaannya dilakukan dengan tirah baring untuk mengurangi beban kerja jantung. Tirah baring lama dapat menyebabkan penurunan massa otot, luka tekan, konstipasi, dan menurunkan saturasi oksigen di pembuluh arteri. Tujuan dari penulisan karya ilmiah ini untuk menerapkan asuhan keperawatan pada pasien dengan masalah imobilisasi fisik dengan penerapan mobilisasi dini pada pasien sindrome koroner akut di ruang CVCU RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Proses keperawatan dilakukan pada pasien yang menjalani tirah baring. Penerapan mobilisasi dini fase I dilakukan 15-30 menit dalam satu hari mengukur frekuensi nadi dan tekanan darah sebelum dan saat tindakan. Hasil tekanan darah sebelum penerapan pada Tn. R yaitu 140/70 mmHg dan frekuensi nadi 73 kali permenit dan saat dilakukan penerapan hasil tekanan darah 139/84 mmHg dan frekuensi nadi 73 kali permenit. Pada Tn. A didapatkan hasil tekanan darah sebelum penerapan mobilisasi dini yaitu 113/78 mmHg dan frekuensi nadi 86 kali permenit dan saat dilakukan penerapan didapatkan tekanan darah 105/71 mmHg dan frekuensi nadi 88 kali permenit. Hasil yang diperoleh tidak adanya menunjukkan variasi perubahan frekuensi nadi dan tekanan darah yang signifikan artinya pasien dapat melakukan mobilisasi dini fase I. Diharapkan adanya SOP untuk aktivitas pada pasien dengan masalah sindrome koroner akut.
KEPATUHAN PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISIS DALAM DIET KONSUMSI MINERAL DAN AIR
ADIYATI MARDIYAH;
ZULKIFLI
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v6i2.6816
Penyakit ginjal kronik merupakan salah satu penyakit tidak menular yang telah menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan angka kejadian yang cukup tinggi dan terus meningkat setiap tahunnya. Proses hemodialisis sangat bermanfaat bagi klien penyakit ginjal tahap akhir, namun bukan berarti tidak beresiko dan tidak mempunyai efek samping. Berbagai permasalahan dan komplikasi dapat terjadi pada klien yang menjalani hemodialisis. Berbagai permasahan dapat dicegah dengan patuh melakukan penatalaksanaan yang tepat diantaranya diet cairan. Namun demikan ternyata pasien yang menjalani hemodialisis mengabaikan diet terkait konsumsi mineral dan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Kepatuhan pasien yang menjalani hemodialisis terkait konsumsi mineral dan air di kota Pangkalpinang. Desain Penelitian menggunakan cross sectional dan pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 118 responden. Pengumpulan data menggunakan Instrumen kepatuhan diet pasien Penyakit Ginjal Kronik pada pasien hemodialisa menggunakan instrument yang diadopsi dari kuesioner Asmaul Husna. Hasil menunjukkan nilai sebagian responden dalam kategori tidak patuh terkait Konsumsi Mineral dan Air yang menjadi diet bagi pasien yang menjalani hemodialisis sebanyak 60 responden (50,8%).
PENGARUH PAPARAN GADGET TERHADAP RESIKO SPEECH AND LANGUAGE DELAY PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH
RILA RINDI ANTINA;
SELVIA NURUL QOMARI;
SOLIHA
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v6i2.6874
Setiap anak dikatakan tahap perkembangannya normal jika mampu melewati setiap tahap perkembangan tersebut sesuai indicator usinya. Keterlambatan dalam bicara dan bahasa atau merupakan keterlambatan yang paling sering dialami anak usia pra sekolah. Berdasarkan survey didapatkan data bahwa paparan gadget merupakan factor penyebab paling tinggi pada kasus keterlambatan perkembangan pada anak terutama kasus speech and language delay. Pengaruh paparan gadget terhadap speech and languange delay pada anak pra sekolah akan menjadi tujuan penelitian ini. Desain analitik yang diterapkan dalam penelitian dengan pendekatan cross sectional. Variabel dalam penelitian ini adalah paparan gadget sebagai variable independennya dan speech and language delay digunakan sebagai variable dependen. Siswa-siswi PAUD Anna Husada sebagai populasi sejumlah 45 siswa dengan teknik sampling sampel rancangan acak sederhana diperoleh sampel sebanyak 32 siswa. Tabel distribusi frekuensi merupakan hasil analisis secara univariat sedangkan uji Chi-square digunakan sebagai uji analisis bivariatnya. Data hasil analisis penelitian yang di dapatkan dari hasil uji Chi-square 0,006 pada hubungan durasi paparan gadget dengan speech and language delay sedangkan untuk hasil uji statistik Chi-square hubungan jenis tontonan di dalam gadget dengan speech and language delay adalah 0,485. Hendaknya orang tua bisa membatasi durasi penggunaan gadget sesuai yang dianjurkan dan mendampingi anak dalam penggunaan gadget sehari-hari. Desain analitik yang diterapkan dalam penelitian. Kemudian pendekatan cross sectional yang digunakan dalam penelitian ini. Variabel yang dipakai dalam penelitian ini adalah paparan gadget sebagai variable independennya dan speech and language delay digunakan sebagai variable dependen. Siswa-siswi PAUD Anna Husada yang digunakan sebagai populasi sejumlah 45 siswa dan setelah dihitung dengan teknik sampling sampel rancangan acak sederhana diperoleh sampel sebanyak 32 siswa. Kemudian data hasil penelitian dianalisis. Tabel distribusi frekuensi merupakan hasil analisis secara univariat sedangkan uji Chi-square digunakan sebagai uji analisis bivariatnya. Data hasil analisis penelitian yang di dapatkan dari hasil uji Chi-square 0,006 pada hubungan durasi paparan gadget dengan speech and language delay sedangkan untuk hasil uji statistik Chi-square hubungan jenis tontonan di dalam gadget dengan speech and language delay adalah 0,485. Hendaknya orang tua bisa membatasi durasi penggunaan gadget sesuai yang dianjurkan dan mendampingi anak dalam penggunaan gadget sehari-hari.
HUBUNGAN BREASTFEEDING SELF EFFICACY IBU TERHADAP KEBERHASILAN ASI ESKLUSIF BAYI DI WILAYAH PUSKESMAS KANDANG KOTA BENGKULU
ELSI RAHMADANI;
MARLIN SUTRISNA
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v6i2.6906
Prevalensi ASI pada tahun 2016 kurang dari 10 negara yang mencapai target yang menggambarkan bahwa pemberian ASI eksklusif masih rendah sedangkan praktek pemberian ASI non eksklusif di berbagai Negara masih tinggi (UNICEF, 2017). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Breastfeeding Self Efficacy Ibu Terhadap Keberhasilan Asi Esklusif Bayi di Wilayah Puskesmas Kandang Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian berjumlah 60 responden Wilayah Kerja Puskesmas Kandang Kota Bengkulu dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan SPSS dengan uji statistik bivariate chi-square dengan nilai ?=<0,05. Hasil analisis univariat bahwa terdapat sebagian besar responden 65% responden memiliki breastfeeding self efficacy baik dan sebagian besar responden 60% responden berhasil dalam memberikan ASI ekslusif. Hasil analisis bivariat ada hubungan Breastfeeding Self Efficacy Ibu Terhadap Keberhasilan Asi Ekslusif Bayi Di Wilayah Puskesmas Kandang Kota Bengkulu (p value =0,000). Peneliti menyarankan kepada pihak Puskesmas dapat memberikan informasi tentang kesehatan, mengoptimalkan support system serta informasi tentang manfaat pemberian ASI Eksklusif kepada ibu menyusui.
HUBUNGAN JENIS TERAPI DAN KONTROL ASMA TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN ASMA BRONKIAL
MARLIN SUTRISNA;
ELSI RAHMADANI
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v6i2.6928
Kualitas hidup asma bronkial dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah jenis terapi yang diberikan pada pasien dan keadaan kontrol asma pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan jenis terapi dan kontrol asma terhadap kualitas hidup pasien asma bronkial. Metode dalam penelitian ini bersifat kuantitatif, menggunakan analisis desktriptif dengan pendekatan cross sectional. Tempat penelitian ini dilakukan Di Rumah Sakit DKT Zainul Arifin Bengkulu Tahun 2019. Sampel dalam penelitian berjumlah 31 responden yang dipilih sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Data didapatkan dengan membagikan kuisioner untuk mengetahui data jenis terapi asma bronkial dan kontrol asma diketahui dengan ACT (asthma control test). Penelitian ini menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian didapatkan sebagian responden 51,6% yang menggunakan terapi farmakologi, sebagian responden 15 (48,4%) yang mengalami asma terkontrol, dan sebagian besar responden 80,6% dengan kualitas hidup baik. Hasil uji chi square didapatkan ada hubungan jenis terapi dan kontrol asma terhadap kualitas hidup pasien asma bronkial. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan ada hubungan jenis terapi dan kontrol asma terhadap kualitas hidup pasien asma bronkial. Diharapkan kepada rumah sakit untuk terus memberikan pendidikan kesehatan tentang pencegahan kualitas hidup buruk pada pasien asma.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP PERAWAT DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DIRUANG INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) SELAMA PANDEMI COVID-19
HULIA RAHMATUL HUSNA;
T. ABDUR RASYID;
SANDRA SANDRA
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v6i2.6963
COVID-19 merupakan virus jenis baru yang menyebar ke seluruh dunia. Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan tempat penanganan pertama pasien COVID-19 dirumah sakit. Perawat memiliki resiko tertular COVID-19 dan salah satu cara untuk meminimalisir penularan COVID-19 dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap perawat dalam penggunaan alat pelindung diri diruang Instalasi Gawat Darurat selama pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desaian deskriptif korelasi menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah perawat IGD dengan jumlah sampel 32 orang diambil menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap terkait penggunaan APD dengan skala Likert. Hasil penelitian berupa analisis univariat dan bivariat. Hasil univariat didapatkan mayoritas perawat berusia 26-35 tahun, jenis kelamin perempuan, pendidikan terakhir perawat S1+Ners, perawat klinis (PK) 3 dengan lama bekerja >5 tahun dan rata-rata nilai skor pengetahuan yaitu 61,47 serta nilai skor sikap 38,81. Hasil bivariat menggunakan uji korelasi Spearmen menunjukkan hubungan yang bermakna antara skor pengetahuan dan sikap dengan nilai p-value 0,001 (<0,05) dengan nilai korelasi sebesar 0,538 menunjukkan kekuatan korelasi pada kategori sedang. Kata Kunci: Pengatahuan, Sikap, Alat Pelindung Diri (APD)
EFEKTIFITAS TERAPI AKTIFITAS KELOMPOK : MENDENGARKAN MUSIK TERHADAP PENGALIHAN HALUSINASI
LURI MEKEAMA;
EKA PUTRI;
YOSI OKTARINA;
FADLIYANA EKA WATI
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v6i2.7025
Halusinasi merupakan gangguan persepsi panca indera dimana pasien mempersepsikan sesuatu yang sebenarnya tidak terjadi, kondisi ini mengakibatkan pasien kehilangan kontrol dirinya yang berdampak ancaman pada diri sendiri dan orang lain. Pelaksanaan terapi aktivitas kelompok yaitu menggunakan aktivitas sebagai stimulus dengan cara mendengarkan musik, adalah salah satu penatalaksanaan yang bisa mengalihkan halusinasi.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas terapi aktivitas kelompok dengan mendengarkan musik terhadap pengalihan halusinasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasi eksperimen dengan pendekatan one group pre test-post test . Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dengan jumlah sampel 15 pasien. Pasien diberikan perlakukan dengan melakukan TAK mendengarkan musik. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi dengan menggunakan intrumen A, yaitu kuisioner untuk menilai masalah-masalah : daya ingat, keterampilan motorik, keterampilan wicara dan pemecahan masalah dengan 22 butir pertanyaan dan Instrumen B yaitu format sesi TAK dengan 4 butir pertanyaan . Analisis data menggunakan uji mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat efektifitas terapi aktivitas kelompok mendengarkan musik terhadap pengalihan halusianasi di RSJD provinsi Jambi. Tahun 2022 dengan (p-value < 0,005). Kata Kunci: Terapi Aktivitas kelompok mendengarkan musik, Halusinasi