cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
PENGARUH PEMBERIAN KOMPRES HANGAT KAYU MANIS TERHADAP NYERI PADA PENDERITA GOUT ARTRITIS DI DESA BINUANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS LABOY JAYA NIA APRILLA; SYAFRIANI; DEVI EKA SAFITRI
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v6i2.7066

Abstract

Asam urat adalah salah satu dari beberapa jenis gangguan rematik. Asam urat ditandai dengan tingginya kadar purin didalam tubuh yang dapat menyebabkan nyeri pada penderita gout artritis. Salah satu pengobatan asam urat dengan melakukan kompres hangat kayu manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui skala nyeri sebelum dan setelah pemberian kompres hangat kayu manis serta melihat pengaruh pemberian kompres hangat kayu manis terhadap nyeri pada penderita gout artritis. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Binuang Wilayah Kerja Puskesmas Laboy Jaya. Waktu pelaksanaan penelitian 1-10 Juli 2022. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasy experimental design. Populasi penelitian adalah seluruh penderita gout artritis di desa Binuang wilayah kerja Puskesmas Laboy Jaya. Jumlah populasi 110 orang. Jumlah sampel 10. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Skala nyeri sebelum diberikan kompres hangat kayu manis yaitu 5.08. Setelah diberikan kompres hangat kayu manis, skala nyeri menjadi 2,42. Nilai p value 0,00 yang artinya ada pengaruh pemberian kompres hangat kayu manis terhadap nyeri pada penderita gout artritis. Diharapkan agar tenaga kesehatan dan keluarga dapat memberikan terapi komplementer dengan kompres hangat kayu manis untuk mengurangi nyeri pada pasien gout artritis.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN TINDAKAN SISWA DALAM MENGKONSUMSI AIR PUTIH SETELAH MELAKUKAN AKTIVITAS FISIK MELALUI EDUKASI DI SDN 21 KOTA PANGKALPINANG UMMI MAKTUM; SILVIA MARETI; ZAMZIRI
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v6i2.7076

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya pengetahuan konsumsi air putih oleh siswa sekolah dasar dan sebagian besar minuman yang dikonsumsi sehabis melakukan aktifitas fisik adalah minuman manis soda, minuman  energi, susu, dan minuman rasa buah dengan gula tambahan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan siswa dalam mengkonsumsi air putih setelah melakukan aktivitas fisik pada siswa sekolah dasar. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain (Pre Eksperimental)  One Grup Pre-Test Post-Test. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas V dan VI Sekolah Dasar Negeri No 21 Kota Pangkalpinang sebanyak 122 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan yang berisi 25 item pernyataan tentang pengetahuan meliputi pengertian air mineral, ciri-ciri air mineral yang baik, manfaat air mineral dan dampak kekurangan air mineral. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan tentang konsumsi air putih setelah aktivitas fisik olahraga setelah diberikan intervensi edukasi lebih tinggi sebesar 20,15 Hasil analisis Uji Wilcoxon terdapat perbedaan pengetahuan yang bermakna antara sebelum penyuluhan dan sesudah penyuluhan konsumsi air putih setelah aktivitas fisik olahraga dengan nilai p 0,001. Kesimpulan dari penelitian ini adanya pengaruh intervensi edukasi terhadap tingkat pengetahuan dan tindakan siswa dalam mengkonsumsi air putih setelah melakukan aktifitas fisik. Saran untuk penelitian ini agar pihak sekolah memperhatikan pola konsumsi air putih siswa dan menganjurkan kepada kantin sekolah untuk menyediakan minuman sehat.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI DESA NAUMBAI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS AIR TIRIS KECAMATAN KAMPAR KABUPATEN KAMPAR RIDHA HIDAYAT; YOANA AGNESIA
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v6i2.7108

Abstract

Penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas 130/80 mmHg pada pemeriksaan tensi darah   dengan menggunakan alat ukur tekanan darah, keadaan peningkatan tekanan darah ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi seperti stroke, gagal ginjal, dan hipertrofi ventrikel kanan. Tujuan penelitian adalah untuk  mengetahui  faktor – faktor yang berhubungan dengan kejaidian hipertensi   di desa Naumbai  kecamatan   Kampar   kabupaten   Kampar   tahun 2022. Penelitian     ini  bersifat     deskriptif a n a l i t i k  yang   bertujuan   untuk   mengetahui faktor yang behubungan dengan kejadian hipertensi   di   desa Naumbai  kabupaten  Kampar.  Populasi    dalam    penelitian    ini   adalah    masyarakat yang berada di desa Naumbai, jumlah populasi pada penelitian ini adalah 235 orang. Gambaran umum responden adalah responden dengan rentang umur 20 hingga 65 tahun dimana umur rata-rata adalah 40,55 tahun; sebagain besar responden:berjenis kelamin perempuan, berpendidikan tamat SMA/sederajad, bekerja sebagai ibu rumah tangga, mempunyai riwayat keluarga dengan hipertensi, responden tidak pernah mengonsumsi makanan asin, responden tidak pernah mengonsumsi makanan lemak jenuh, responden tidak obesitas, responden tidak pernah merokok, responden stress, dan responden mempunyai kebiasaan olah raga rutin. Hasil penelitian diharapkan dapat meningkatkan kesadaran subjek penelitian akan risiko kejadian hipertensi di lingkungan tempat tinggalnya dan faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian hipertensi.
PERBANDINGAN PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING DAN SIMULATION BASED EDUCATION TERHADAP PENGETAHUAN BASIC LIFE SUPPORT MAHASISWA KEPERAWATAN BAMBANG SUDONO DWI SAPUTRO; MILA KUSUMAWATI; EMY KURNIAWATI
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v6i2.7214

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran Basic Life Support (BLS) dalam kurikulum pendidikan perawat merupakan pendekatan untuk meningkatkan tata laksana berkualitas pada henti jantung. Problem Based Learning (PBL) dan Simulation Based Education (SBE) adalah dua metode untuk menumbuhkan penalaran klinis dalam program pendidikan perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pengaruh PBL dan SBE terhadap pengetahuan BLS. Penelitian quasi-experimental design with a comparison group ini dilakukan pada mahasiswa keperawatan semester 6 dengan responden berjumlah 30. Masing-masing kelompok terdiri dari 15 orang yang dipilih menggunakan simple random sampling. Data pengetahuan diukur dengan kuesioner pengetahuan BLS berdasarkan pedoman American Heart Association. Statistik deskriptif, uji t berpasangan dan uji t independen digunakan untuk analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata nilai pengetahuan BLS sebelum diberikan PBL adalah 9,4, dan SBE adalah 9. Rerata nilai pengetahuan BLS setelah diberikan PBL adalah 13,27, dan SBE adalah 13,8. Ada pengaruh pemberian PBL (p=0,001) dan SBE (p=0,001) terhadap pengetahuan BLS. Tidak ada perbedaan yang signifikan pengaruh pembelajaran melalui PBL dan SBE terhadap pengetahuan BLS (p=0,147). PBL dan SBE direkomendasikan sebagai metode pembelajaran BLS. Pembelajaran melalui SBE secara deskriptif menunjukkan perubahan nilai yang lebih banyak daripada melalui PBL.
EFEKTIFITAS PENERAPAN PANDUAN TERHADAP PERILAKU CARING MAHASISWA PRODI DIII KEPERAWATAN GUNUNGSITOLI EVI MARTALINDA HAREFA; BAZIDUHU LASE
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v6i2.7409

Abstract

Caring adalah salah satu bentuk perilaku yang merupakan suatu sikap, rasa peduli, hormat dan menghargai orang lain. Hasil beberapa penelitian ditemukan bahwa masih rendahnya perilaku caring mahasiswa yang dapat berdampak pada rendahnya kepuasan pasien saat memasuki dunia kerja yang mengakibatkan buruknya kualitas pelayanan keperawatan. Berdasarkan studi literature terdapat beberapa strategi untuk meningkatkan perilaku caring mahasiswa, salah satunya adalah menerapkan panduan perilaku caring. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas penerapan panduan terhadap perilaku caring mahasiswa di Program Studi DIII Keperawatan Gunungsitoli Poltekkes Kemenkes Medan Tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment dengan desain pre test – post test without control. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Program Studi DIII Keperawatan Gunungsitoli Poltekkes Kemenkes Medan. Sampel penelitian adalah mahasiswa TK I berjumlah 38 orang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Peneliti menggunakan uji wilcoxon dalam analisis data. Uji kemaknaan dilakukan dengan membandingkan hasil uji dengan nilai probabilitas (p), nilai p < ? (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan panduan efektif terhadap perilaku caring mahasiswa di Program Studi DIII Keperawatan Gunungsitoli Poltekkes Kemenkes Medan Tahun 2021 dimana diperoleh nilai significancy 0,001 (p < 0,05), dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan perilaku caring yang bermakna antara sebelum dan sesudah penerapan panduan. Kata Kunci : Efektifitas, Penerapan Panduan, Perilaku Caring
PENGARUH TERAPI MUSIK ISLAMI TERHADAP KECEMASAN PADA LANSIA YANG MENGALAMI HIPERTENSI DI DESA BATU BELAH WILAYAH KERJA PUSKESMAS AIR TIRIS KECAMATAN KAMPAR TAHUN 2022 YENNY SAFITRI; DEWI SULASTRI JUWITA; FIKRI APRIYANDI
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v6i2.7442

Abstract

Masalah kesehatan yang sangat berbahaya saat ini salah satunya adalah hipertensi, karena hipertensi merupakan faktor risiko utama terjadinya serangan jantung, gagal jantung, stroke dan penyakit ginjal, dll. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) tahun 2015 menunjukkan bahwa 70% kematian di dunia disebabkan oleh Penyakit Tidak Menular (PTM) sebanyak 39,5 juta dari 56,4 kematian. Berdasarkan data seluruh kematian akibat PTM tersebut, 45% nya disebabkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah, yaitu 17,7 juta dari 39,5 juta kematian. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Terapi Musik Islami Terhadap Kecemasan Pada Lansia Yang Mengalami Hipertensi di Desa Batu Belah Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris Kecamatan Kampar Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest design. Analisis data menggunakan uji wilcoxon dengan hasil ada pengaruh terapi musik islami terhadap kecemasan sebelum dan setelah diberikan terapi musik islami pada pasien hipertensi dengan pValue = 0,000. Saran peneliti agar perawat untuk menggunakan terapi musik sebagai alternatif penanganan nyeri non farmakologis
HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 10-36 BULAN DI KEPENGHULUAN BAGAN SINEMBAH TIMUR DESSYKA FEBRIA; ANDI IRFAN; INDRAWATI; GUSMAN VIRGO; TASRIANI
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v6i2.7545

Abstract

Stunting is a condition of failure to thrive in children under five due to chronic malnutrition so that children are too short for their age. At present, there are around 162 million children under five years of age experiencing stunting. Several factors that influence the incidence of stunting include birth weight, birth length, gestational age and maternal parenting. Children who experience stunting since childhood will experience problems with slow motor development problems and lower levels of intelligence. The purpose of this study was to determine the relationship between LBW and the incidence of stunting in toddlers 10-36 months in Kepenghuluan Bagan Sinembah Timur. This type of research is quantitative with a cose control approach. Analysis of the data used is univariate and bivariate analysis using chi-square test. The results showed that 33% of children were born with low birth weight and 67% of children were born with normal weight. The results of statistical tests using chi-square analysis showed that the p-value was smaller than 0.05 (0.037 <0.05), meaning that there was a relationship between low birth weight and the incidence of stunting. It is recommended to health workers, cadres and related agencies to be more active and active in providing counseling to mothers to provide nutritious nutritional intake to toddlers
GAMBARAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN STATUS GIZI PADA LANSIA DI DESA BUKIT KEMUNING WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS SUKARAMAI TAHUN 2022 SITI HOTNA SIAGIAN; ERMA KASUMAYANTI
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v6i2.7625

Abstract

Negara Indonesia  merupakan negara yg menghormati  lansia. Maka perhatian besar harus diberikan kepada lansia agar tetap memiliki usia harapan hidup yg baik dengan  mendukung masalah kesehatan yg terjadi pada lansia terutama masalah status gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran hubungan dukungan keluarga dengan status gizi pada lansia di desa Bukit kemuning  wilayah kerja UPT  puskesmas Sukaramai  tahun 2022. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif Analitik yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan hubungan antar variabel, dengan variabel bebas dukungan keluarga dan variabel terkaitnya status gizi. Dalam penelitian  ini sampel diambil  menggunakan teknik Simple Random Sampling yaitu cara  pengambilan sampel dimana setiap anggota atau unit dari populasi mempunyai kesempatan yang sama  di Desa Bukit Kemuning yang berjumlah175 orang. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional.  Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Hasil analisa bivariat diketahui ada hubungan yang bermakna antara hubungan dukungan keluarga dengan status gizi pada lansia  dengan p value 0,000 (p<0,05), Oleh karena itu, diharapkan bagi keluarga agar meningkatkan kepedulian kepada orang tua dengan cara selalu memperhatikan masalah kesehatan terutama gizi pada orang tuanya,  dengan cara interaksi antar anggota keluarga, sikap keterbukaan, perhatian, cinta, dan rasa persahabatan yang di berikan oleh keluarga.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA ANAK DI DESA RIDAN PERMAI TAHUN 2022 PUTRI EKA SUDIARTI; ZURRAHMI Z.R; WANDA ARGE
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v6i2.7631

Abstract

Imunisasi merupakan suatu hal yang penting untuk menigkatkan kekebalan imuntas anak terhadap berbagai penyakit. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahun dan sikap ibu dengan kelengkapan pemberian imunisasi dasar pada balita usia 12-24 bulan di Desa Ridan Permai tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu dengan anak yang berusia 12-24 bulan yang bertempat tinggal di Desa Ridan Permai. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan teknik total sampling. Variabel dependen pada penelitian adalah kelengkapan imunisasi dasar dan variable independent pada penelitain adalah pengetahuan dan sikap ibu. Alat pengumpulan data untuk pengetahuan berupa kuisioner multiple choise 20 pertanyaan. Dan untuk Sikap menggunakan kuisioner skala likert dengan 10 pertanyaan. Hasil penelitian di dapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan pengetahun ibu dengan imunisasi dasar  (p value = 0,001) dan terdapat hubungan yang signifikan sikap ibu dengan imunisasi dasar  (p value = 0,001) pada anak usia 12-24 bulan di Desa Ridan Permai. Peneliti mengharapkan kepada tenaga Kesehatan maupun fasilitas Kesehatan agar dapat memberikan informasi yang jelas mengenai imunisasi, sehingga tidak ada informasi yang keliru yang diterima oleh masyarakat. Dan diharapkan juga kepada seluruh ibu agar dapat memberikan imunisasi dasar secara lengkap kepada anak-anaknya.
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANJUT USIA DENGAN PENERAPAN RENDAM KAKI AIR HANGAT UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH TINGGI HERLINA MALINDA; YECY ANGGRENY
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v6i2.7680

Abstract

Hypertension has been known as a non-communicable disease that often occurs in elderly from Tresna Werdha Social Institution. Symptoms include sleep disturbances, dizziness, blurred vision, fatigue, and heart palpitations until no symptomatic but blood pressure exceeding 140/90 mmHg. This study aimed to analyze nursing care for the elderly using warm water foot soak therapy to reduce blood pressure at the Nursing Home of Tresna Werdha correctly, precisely, and by professional nursing standards. The research used a control and intervention group consisting of two subjects. The data collection instrument was an observation sheet. The intervention time was 30 minutes in the morning and evening on three consecutive days. The results of the implementation of warm water foot soak therapy in the two groups showed a reduction of mean difference in systolic 8.3 mmHg and diastolic 3.7 mmHg for the intervention group. In contrast, the control group was 4.3 mmHg and diastolic 4.7 mmHg. So it can be concluded that the warm water foot soak therapy performed on the elderly effectively reduces systolic blood pressure. At the same time, administering antihypertensive drugs reduces diastolic blood pressure effectively. Therefore, a recommendation was given to the PSTW to consider the implementation of warm water foot soaks therapy in the future to lower the blood pressure of the elderly.

Page 16 of 242 | Total Record : 2415