Jurnal Ners
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles
1,943 Documents
HUBUNGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD BANGKINANG TAHUN 2018
GUSMAN VIRGO;
TIA HALIMAH
Jurnal Ners Vol. 3 No. 2 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (863.692 KB)
|
DOI: 10.31004/jn.v3i2.402
Anemia pada ibu hamil memberikan dampak negatif terhadap janin yang dikandung dan ibu dalam keadaan hamil, bersalin dan nifas, diantaranya akan lahir bayi Berat Badan Lahir Renda (BBLR). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan anemia dengan kejadian BBLR di RSUD Bangkinang Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan jenis analitik kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di ruang rekam medik RSUD Bangkianng pada tanggal 13 sampai tanggal 19 Juli dengan teknik pengambilan sampel systematic random sampling dengan jumlah sampel 143. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Uji chie-square Hasil penelitian menentukan prevelensi kejadian anemia di RSUD Bangkinang Tahun 2018 berjumlah 53 (37,1%) orang dan kejadian BBLR berjumlah 58 (40,6%). Dari hasil uji-chi square didapatkan hasil p value=0,000 < 0.05 artinya terdapat hubungan antara kejadian anemia pada ibu hamil dengan kejadian BBLR di RSUD Bangkinang Tahun 2018. Saran peneliti diharapkan bagi tenaga kesehatan untuk tetap teliti terhadap pelayanan Ante Natal Care dan Intra Natal Care yang mengalami anemia.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEAKTIFAN KADER DALAM PELAKSANAAN PROGRAM DESA SIAGA DI DESA TANJUNG MEDANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS RUPAT UTARA KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2017
MUHAMMAD NURMAN
Jurnal Ners Vol. 1 No. 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (315.398 KB)
|
DOI: 10.31004/jn.v1i1.83
Pelaksanaan Program Desa Siaga sebagai program Desa yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Salah satu keberhasilan Desa Siaga adalah keaktifan para kader. Kader dianggap paling dekat dengan masyarakat itu sendiri. Data Desa yang ada di Kota Bengkalis terdapat 103 Desa dan 20 Desa sudah menjadi Desa Siaga yang salah satunya adalah Desa Tanjung Medang yang belum berjalan dengan aktif.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keaktifan kader dalam pelaksanaan Desa Siaga di Desa Tanjung Medang Wilayah Kerja Puskesmas Rupat Utara.Desain penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh kader Desa Siaga di Desa Tanjung Medang berjumlah 30 kader. Sampel penelitian ini adalah seluruh jumlah populasi yaitu 30 responden. Teknik pengambilan sampel secara Total Sampling.  Analisa yang dilakukan adalah analisa univariat dan bivariat.Hasil penelitian didapatkan Adanya hubungan bermakna antara faktor pengetahuan kader (nilai p value 0,000), ketersediaan dana (nilai p value 0,05) dan dukungan masyarakat (nilai p value 0,010) dengan keaktifan kader dalam pelakasanaan program Desa Siaga di Desa Tanjung Medang Wilayah Kerja Puskesmas Rupat Utara Kabupaten Bengkalis tahun 2016. Diharapkan kepada pihak Puskesmas lebih maksimal lagi melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program Desa Siaga ini dan bagi pihak Desa disarankan dapat membuat kebijakan yang senantiasa mendukung dan berperan aktif dalam pelaksanaan program Desa Siaga di Desa Tanjung Medang wilayah kerja Puskesmas Rupat Utara.
HUBUNGAN PEMASANGAN BLUE LIGH THERAPY DENGAN KECEMASAN IBU DI RUANG PERINATOLOGI RSUD PURI HUSADA TEMBILAHAN
ALINI ALINI;
RASYDAH MAHMUD
Jurnal Ners Vol. 3 No. 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (479.472 KB)
|
DOI: 10.31004/jn.v3i1.393
Blue Light Therapy merupakan alat yang digunakan untuk therapy pada bayi yang menderita penyakit hiperbilirubin atau penyakit kuning. Blue Light Therapy bertujuan untuk mengendalikan kadar bilirubin serum agar tidak mencapai nilai yang dapat menimbulkan ensefalopati bilirubin atau kernikterus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pemasangan Blue ligh therapy dengan kecemasan ibu di ruang Perinatologi RSUD Puri Husada Tembilahan Tahun 2018. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang ibu yang memiliki bayi yang dilakukan pemasangan Blue Ligh Therapy yang dirawat diruang perinatologi RSUD Tembilahan. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapat bahwa ada hubungan antara pemasangan Blue ligh therapy dengan kecemasan ibu di ruang Perinatologi RSUD Puri Husada Tembilahan Tahun 2018 (p= 0,001). Bagi peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat mengembangkan dan membahas variabel lain yang mempengaruhi tingkat kecemasan ibu terhadap pemasangan blue light therapy.
EFEKTIFITAS PROMOSI KESEHATAN MELALUI AUDIO VISUAL DAN LEAFLET TENTANG SADARI (PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI) TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG SADARI DI SMAN 1 KAMPAR TAHUN 2018
ALINI ALINI;
INDRAWATI INDRAWATI
Jurnal Ners Vol. 2 No. 2 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (486.576 KB)
|
DOI: 10.31004/jn.v2i2.187
Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian dan jenis kanker yang lebih banyak terjadi pada wanita adalah kanker payudara. Hal ini dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan remaja putri mengenai pemeriksaan SADARI sehingga 70% banyak yang datang dalam keadaan stadium lanjut (III dan IV) dan 80% masyarakat tidak mengerti pentingnya SADARI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas promosi kesehatan tentang SADARI melalui vidio dan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang SADARI di SMAN 1 Kampar Tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian Quasi Eksperimental dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Pretest and Postest two Group Design. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 16 Juli 2018 dengan jumlah sampel 36 siswi SMAN 1 Kampar diperoleh menggunakan teknik probabiliti sampling dengan menggunakan proportionate startified random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi kelas X dan XI SMA N 1 Kampar tahun 2018. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang diberikan pada responden penelitian siswi SMAN 1 Kampar sebelum dan setelah perlakuan atau diberikan promosi kesehatan SADARI. Uji statistik yang digunakan peneliti adalah Uji T berpasangan (T-Paired). Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh promosi kesehatan melalui audio visual dengan nilai (p= 0,003) dan promosi kesehatan melalui leaflet dengan nilai (p=0,004). Uji statistik menunjukkan bahwa promosi kesehatan tentang SADARI melalui audio visual lebih efektif dari pada menggunakan leaflet (p=0,003 ≤ 0,05). Diharapkan bagi tenaga kesehatan agar dapat menerapkan promosi kesehatan dengan leaflet atau pun audio visual dalam upaya deteksi dini kanker payudara.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KEPALA KELUARGA TENTANG FILARIASISI DENGAN MENGONSUMSI OBAT PENCEGAHAN FILARIASIS DI DESA BERANCAH WILAYAH UPT PUSKESMAS SELATBARU TAHUN 2016
M. NIZAR SYARIF HAMIDI
Jurnal Ners Vol. 1 No. 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (437.967 KB)
|
DOI: 10.31004/jn.v1i2.118
Jumlah penduduk di dunia terdapat 1,3 miliar yang tersebar lebih dari 83 negara memiliki resiko tertular filariasis. Kasus filariasis di Indonesia pada tahun 2009 dilaporkan sebanyak 11.914. Filariasis (penyakit kaki gajah) adalah penyakit menular menahun yang disebabkan oleh cacing filaria yang menyerang saluran dan kelenjar getah bening. Pemerintah Indonesia membuat kebijakan mengenai penanganan filariasis, yaitu dengan memutuskan mata rantai penularan filariasis dengan pemberian obat massal pencegahan filariasis (POMP F) di daerah endemis filariasis, mencegah dan membatasi kecacatan karena filariasis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap kepala keluarga tentang filariasis dengan mengonsumsi obat pencegahan filariasis. Metode penelitian menggunakan observation analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi 737 KK dengan sampel sebanyak 260 responden. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen pengukuran pada penelitian ini yaitu kuesioner yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas (r> 0.444). Pengolahan data menggunakan analisa univariat untuk melihat distribusi frekuensi pada tiap variabel dan analisa bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil analisa univariat didapatkan umur terbanyak dewasa awal, pendidikan terbanyak SMA, dengan frekuensi minum obat terbanyak. Pengetahuan dan sikap terhadap mengonsumsi obat filariasis didapatkan pengetahuan baik sebanyak 197 responden (75,8 %), dan sikap positif terhadap mengonsumsi obat filariasis sebanyak 132 responden (50,8 %). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dan sikap keluarga tentang filariasis dengan mengonsumsi obat pencegahan filariasis (Pvalue = 0,000). Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada semua pihak baik Dinas Kesehatan, Puskesmas dan masyarakat saling bekerjasama dalam memutuskan mata rantai penularan penyakit filariasis dengan berpartisipasi mengonsumsi obat filariasis.
HUBUNGAN KASIH SAYANG DIRI SENDIRI TERHADAP STATUS KESEHATAN MENTAL PADA LANSIA DI KELURAHAN AIR TIRIS KECAMATAN KAMPAR
ALINI ALINI
Jurnal Ners Vol. 4 No. 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v4i1.668
Mental health status is a mental state or psychological state that is disturbed marked by problems that exist within oneself (internal) and problems that exist in the external environment (external). One cause of disturbed mental health status is self-affection. The purpose of this study was to determine whether there is a relationship of self-affection to the mental health status of the elderly in Air Tiris Village, Kampar District. This research is a quantitative study with cross sectional design. The sample in this study were some of the elderly who were in Air Tiris Village, Kampar District, totaling 79 people with simple random sampling technique. Data processing uses the chi-square test. The results showed that there was no significant relationship between self-affection towards mental health status in the elderly in Air Tiris Village, Kampar Subdistrict (p value> α (0.05). The results of this study were expected to be used by the elderly to further improve worship. and get closer to Allah SWT and follow the activities carried out by elderly groups such as mothers' recitation.
HUBUNGAN PENDAPATAN KELUARGA DENGAN STATUS GIZI BALITA DI DESA TAMBANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMBANG KABUPATEN KAMPAR TAHUN 2019
ERMA KASUMAYANTI
Jurnal Ners Vol. 4 No. 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v4i1.682
The nutritional status of children under five is something that determines the level of community welfare and the quality of human resources. Poverty is one of the highest causes of malnutrition, with low income conditions causing families to be unable to meet nutritional needs that have an impact on fulfilling nutrition in infants. The purpose of this study was to analyze the relationship between family income and the nutritional status of children under five in the village of Tambang, the Work Area of the Tambang Health Center in Kampar district in 2019. This study used a cross sectional design. The population in this study were all mothers who had children under five in the village of Tambang, the working area of the Tambang Health Center in Kampar district in 2019 were 278 people. With a total sample of research as many as 74 people. Sampling is done by simple random sampling. The data collection tool used is a questionnaire. Data analysis uses univariate and bivariate analysis. The results of the study found that there is a relationship between family income and the nutritional status of children under five with a p-value of 0.002. The results of this study are expected for families to meet the nutritional needs of their toddlers with the use of existing land to increase food needs and the support of community health centers in providing counseling to mothers of toddlers, especially regarding toddler nutrition
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI DESA AIR TIRIS WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS KAMPAR TAHUN 2019
YENNY SAFITRI
Jurnal Ners Vol. 4 No. 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v4i1.683
Hipertensi masalah kesehatan yang sering ditemukan di tengah masyarakat dan mengakibatkan angka kesakitan yang tinggi. Banyak faktor yang memicu terjadinya hipertensi, salah satunya adalah obesitas. Obesitas terjadi karena pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat di Desa Air Tiris Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kampar Tahun 2019. Desain penelitian yang digunakan yaitu analytic dengan rancangan case control. Sampel dalam penelitian ini penderita hipertensi yaitu 52 kasus dan 52 kontrol dengan tehnik pengambilan sampel sistematik random sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 13-18 April 2020 dengan mengunakan lembar checklist. Pengolahan data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian di dapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara obesitas dengan kejadian hipertensi pada masyarakat di Desa Air Tiris Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kampar Tahun 2019 dengan nilai p-value = 0.004 < 0.05. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada responden agar dapat mengontrol tekanan darah dengan memperbaiki gaya hidup yang kurang baik seperti pola makan yang tidak sehat dan kurang olahraga.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI DESA PULAU BIRANDANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPAR TIMUR
MUHAMMAD NURMAN;
ANNISA SUARDI
Jurnal Ners Vol. 2 No. 2 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v2i2.838
Prevelensi kejadian hipertensi sangat tinggipada lansia, yaitu 60%-80% pada usia diatas 65 tahun. Penyakit hipertensi merupakan salah satu penyakit yang mematikan di Dunia sebanyak 1 Milyar menjelang tahun 2025. Salah satu terapi farmakologi yang dapat menurunkan tekanan darah adalah dengan melakukan aktivitas fisik. Tujuan penelitian adalah menganalisa hubungan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada lansia hipertensi. Aktivitas fisik adalah melakukan pergerakan anggota tubuh yang menyebabkan pengeluaran tenaga yang sangat penting bagi pemeliharaan kesehatan fisik, mental dan mempertahankan kualitas hidup agar tetap sehat dan bugar sepanjang hari. Desain penelitian yaitu survey analitik dengan rancangan cross sectional. Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Pulau Birandang, populasi penelitian ini adalah seluruh lansia yang menderita hipertensi dengan yang berjumlah 669 sampel sebanyak 85 orang dengan menggunakan teknik sampel secara simple random sampling adapun alat pengumpulan data adalah kuesioner dan sphygmomanometer, stetoskop. Analisis data yang digunakan univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada lansia hipertensi. Dengan p value 0,001. Diharapkan kepada masyarakat untuk dapat secara rutin melakukan aktivitas fisik sesuai dengan Physical Activity Rate.