Jurnal Ners
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles
1,943 Documents
Faktor–Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan K4 Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Jambi Kabupaten Kuantan Singingi
ERLINAWATI ERLINAWATI
Jurnal Ners Vol. 1 No. 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (426.665 KB)
|
DOI: 10.31004/jn.v1i1.341
Menurut Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012, Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia adalah 359/100.000 kelahiran hidup, Angka Kematian bayi (AKB) sebesar 32/1000 kelahiran hidup. Salah satu penyebabnya adalah belum optimalnya cakupan kunjungan antenatal Care (K4). Kurang optimalnya cakupan kunjungan K4 mengakibatkan resiko dan komplikasi kehamilan tidak terdeteksi secara dini. Di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik kunjungan Antenatal K4 tahun 2014 yaitu 77,5%, belum mencapai target kabupaten sebesar 98%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan K4 di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Jambi Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2015.Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional, menggunakan data primer,dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas lubuk Jambi Kabupaten Kuantan Singingiyang dilakukan pada tanggal 22 sampai 30 september 2015, dengan populasi adalah ibu hamil trimester III yaitu sebanyak 64 orang, diambil secara total sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi dengan analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan, motivasi dan paritas ibu terhadap pelaksanaan kunjungan K4, sedangkan sikap ibu tidak berhubungan dengan pelaksanaan kunjungan K4. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar dapat memberikan motivasi yang positif kepada ibu hamil dalam melakukan kunjungan K4 dan memberikan informasi tentang manfaat pelaksanaan K4.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG AKAN MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS DI RUANGAN HEMODIALISIS RSUD BENGKALIS TAHUN 2016
ERMA KASUMAYANTI;
MISWADI MISWADI
Jurnal Ners Vol. 2 No. 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (470.882 KB)
|
DOI: 10.31004/jn.v2i1.186
Ansietas atau kecemasan adalah suatu keadaan emosional yang tidak menyenangkan yang ditandai oleh rasa takut serta gejala fisik yang menegangkan serta tidak diinginkan, gejala tersebut merupakan respons terhadap stres yang normal dan sesuai, tetapi menjadi patologis bila tidak sesuai dengan tingkat keparahan stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang akan menjalani terapi hemodialisis di ruangan hemodialisis. Populasi penelitian ini seluruh pasien gagal ginjal kronik yang akan menjalani terapi hemodialisis di ruangan hemodialisis RSUD Bengkalis dengan sampel sebanyak 30 orang Penelitian dilakukan pada tanggal 28 Nopember s.d 03 Desember 2016. Jenis Penelitian ini bersifat analitik dengan desain Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling. Analisis data yang digunakan adalah univariat (central tendency) dan bivariate (uji chi square). Hasil univariat lebih dari separuh responden mengalami cemas yaitu sebanyak 18 orang (60,0%), pengetahuan kurang sebanyak 20 orang (66,7%), pengalaman yang kurang sebanyak 21 orang (70%), dan tidak mendapat dukungan keluarga sebanyak 18 orang (60,0%) dan hasil bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p value 0,045), pengalaman ( p value 0,015), dan dukungan keluarga (p value 0,024) dengan kecemasan pasien gagal ginjal kronik di ruangan hemodialisis di RSUD Bengkalis. Di harapkan pihak rumah sakit terutama petugas agar memberikan dukungan pasien seperti memperbolehkan 1 orang keluarga terdekat untuk menemani pasien selama cuci darah berlangsung dan mendengarkan keluhan agar dapat membatu psikologis pasien yang akan menjalani terapi hemodialisis dan memberikan informasi berupa pengetahuan yang akan menjadikan pengalaman yang berharga bagi pasien sehingga secara emosional pasien tidak mengalami kecemasan
PERBANDINGAN EFEKTIFITAS MASSAGE DAN KOMPRES HANGAT TERHADAP NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF
YENNY SAFITRI
Jurnal Ners Vol. 1 No. 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (294.072 KB)
|
DOI: 10.31004/jn.v1i2.117
In the primitive societies, the childbirth is longer and pain, while the people who have advanced 7-14% childbirth without pain and 90% with pain. The purpose of this study was to compare the effectiveness of massage and warm compresses to the first stage of childbirth pain of active phase in Maternity Clinic Ernita years 2015. The clinical research design is quasi-experimental comparison group are time series design. The population in this study are all women giving birth at the maternity clinic Ernita in September of 2015 as many as 45 people. The sample was selected by accidental sampling technique with the study subjects were 30 people who were divided into 2 groups of intervention. The technique of collection data is experiments on the mother inpartu time 1 active phase. Analysis of the data used is the Independent t- test. The results showed faster massage in reducing pain intensity first stage of childbirth is the active phase. The conclusions in this study are more effective massage to reducing pain of childbirth on the active phase.
PERBEDAAN EFEKTIFITAS REBUSAN DAUN AVOCAD DAN JUS AVOKAD TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA YANG MENDERITA HIPERTENSI DI KUOK WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUOK
APRIZA APRIZA
Jurnal Ners Vol. 3 No. 2 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1041.635 KB)
|
DOI: 10.31004/jn.v3i2.406
Penderita hipertensi di Indonesia ini cenderung mengalami peningkatan yaitu diperkirakan 15 juta orang per tahun. Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan sistole dan diastole mengalami kenaikan yang melebihi batas normal (tekanan sistole diatas 140 mmHg, diastole di atas 90 mmHg). Gaya hidup merupakan faktor risiko penting timbulnya hipertensi pada seseorang termasuk usia dewasa muda dan lansia. Penelitian dikembangkan untuk memberikan terapi komplementer dalam menangani hipertensi. Salah satu jenis terapi komplementer adalah tumbuhan obat. Tumbuhan obat yang potensial dipercaya masyarakat dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah, adalah avocad. Tujuan penelitian ini untuk melihat perbedaan efektifitas rebusan daun avocado dan jus daging buah avocado dalam menurunkan tekanan darah pada lansia. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi eksperiment dengan desain penelitian two group pretest post test sampel penelitian ini adalah lansia yang berada di Kuok dengan responden sebanyak 30 orang yang diambil dengan cara purposive sampling . Hasil uji statistik yang digunakan adalah uji T dua mean independen. Berdasarkan hail uji T dua mean independen di dapatkan bahwa nilai rata – rata penurunan tekanan darah setelah diberikan rebusan daun avocad sebesar 15,03 dan nilai rata – rata penurunan tekanan darah setelah diberikan jus avocad sebesar 11,33 dengan nilai p = 0,039< α = 0,05 , artinya ada perbedaan efektifitas rebusan daun avocad dan jus avocado terhadap penurunan tekanan darah pada lansia yang menderita hipertensi di Kuok. Disarankan rebusan daun avocad sebagai salah satu alternatif bagi lansia penderita hipertensi dalam menurukan hipertensi.
PENGARUH KONSUMSI REBUSAN JANTUNG PISANG TERHADAP EKSKRESI ASI PADA IBU MENYUSUI DI DESA KUAPAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMBANG TAHUN 2016
APRIZA APRIZA
Jurnal Ners Vol. 1 No. 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (442.701 KB)
|
DOI: 10.31004/jn.v1i1.91
Pada tahun 2013 angka cakupan pemberian ASI di Indonesia hanya 42 % angka ini masih dibawah target WHO yang menargetkan cakupan pemberian ASI 50%. Tujuan penelitian ini adalah pengaruh konsumsi rebusan jantung terhadap ekskresi ASI pada ibu menyusui di Desa Kuapan wilayah kerja Puskesmas Tambang tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen (eksperimen semu) dengan rancangan non-equivalent pretest-posttest.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu Menyusui < 40 hari di di Desa kuapan Wilayah Kerja Puskesmas Tambang yang berjumlah 66 orang dengan sampel sebanyak 20 orang ibu menyusui. Adapun tehnik pengambilan sampel menggunakan tehnik purposive sampling.Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yaitu data kelancaran ASI Ibu Menyusui sebelum dan sesudah mengkonsumsi Jantung Pisang.Data kelancaran ASI diukur dengan menggunakan gelas ukur dan pompa ASI, data dikumpulkan lewat lembar observasi.Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh bahwa rerata ekskresi ASI sebelum konsumsi rebusan jantung pisang adalah 385 cc dengan standar deviasi 82,876 dan sesudah konsumsi rebusan jantung pisang adalah 720,00 cc dengan standar deviasi 86,450. Hasil uji statistik didapatkan nilai p value 0,001, maka dapat disimpulkan ada pengaruh konsumsi rebusan jantung pisang terhadap ekskresi ASI pada ibu menyusui di Desa Kuapan wilayah kerja Puskesmas Tambang tahun 2016.Diharapkan petugas kesehatan khususnya bidan agar lebih meningkatkan keterampilan, pelatihan serta konseling pada setiap pemeriksaan ibu hamil.
PENGARUH KREASI SINGKONG SEBAGAI PANGAN JAJANAN ANAK SEKOLAH (PJAS) TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN ENERGI DAN ZAT GIZI ANAK SEKOLAH DASAR SEKABUPATEN KAMPAR TAHUN 2019
RIANI RIANI;
SYAFRIANI SYAFRIANI;
SYAHRIAL SYAHRIAL
Jurnal Ners Vol. 3 No. 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (886.477 KB)
|
DOI: 10.31004/jn.v3i1.397
Panganan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) berperan penting dalam memenuhi kecukupan energi dan zat gizi anak sekolah khususnya protein. Apabila PJAS yang dijual dilingkungan sekolah sudah cukup baik mutu gizinya, anak-anak akan mendapatkan manfaat tambahan energi dan zat gizi, sehingga mampu memenuhi kecukupan energi dan zat gizi dalam tubuh. Kontribusi PJAS masih belum memenuhi Angka Kecukupan Gizi Jajanan yang dianjurkan, sedangkan pangan jajanan berperan penting bagi anak sekolah untuk memenuhi kecukupan energi dan zat gizi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh perbedaan kreasi PJAS berbahan dasar singkong terhadap energi dan zat gizi pada anak sekolah dasar khususnya di SD Negeri Komplek tersebut. Jenis penelitan ini quasi eksperimen dengan uji T tets. Populasi dan sampel ditujukan pada seluruh siswa siswi SD Negeri Komplek dengan jumlah sampel yaitu 28 orang. perbedaan pada perbandingan Kreasi Singkong Sebagai Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Energi Dan Zat Gizi Anak Sekolah Dasar. Hal ini terbukti dengan p value = 0,00 < α = 0,05, sehingga Ha diterima pada derajat kemaknaan 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa pentingnya konsumsi singkong yang mengandung kaya manfaat baik itu sebagai sumber energi, juga dapat bermnafaat sebagai memperlancar sistem pencernaan, dan juga dapat digunakan sebagai makanan diet rendah lemak, mengatasi anemia, meningkatakn nafsu makan karena umumnya anak-anak dengan tahap perkembangan sekolah dasar masih sering memiliki pola makan yang tidak teratur bahkan cenderung kurang nafsu makan, mereka lebih sering makan jajanan diluar rumah, olahan singkong ini menjadi menu alternatif untuk pemenuhan kebutuhan zat gizi mereka.
PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN DAUN KELOR TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DM TIPE 2 DI KELURAHAN BANGKINANG KOTA WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAHUN 2017
YENNY SAFITRI
Jurnal Ners Vol. 2 No. 2 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (473.891 KB)
|
DOI: 10.31004/jn.v2i2.191
Kelor (Moringa oleifera)merupakan salah satu tanaman yang telah dimanfaatkan masyarakat dalam pengobatan tradisional.Tanaman kelor memiliki khasiat sebagai obat sesak nafas, encok, biri-biri, mengurangi rasa nyeri (analgetik) dan obat rematik. Daun kelor mengandung antioksidan seperti flavonoid, vitamin C, vitamin E, vitamin A dan juga mengandung selenium yang membantu menurunkan kadar glukosa darah. Kandungan senyawa flavonoid dalam bentuk terpenoid dalam daun kelor sangat efektif dan lebih aman dalam penurunan kadar gula darah. Berbagai alternatif pengobatan telah dilakukan untuk menanggulangi penyakit diabetes, di antaranya dengan tanaman herbal, seperti ekstrak daun Moringa oleifera atau yang lebih dikenal di Indonesia dengan nama KelorTujuan Penelitian ini untuk menganalisispengaruh pemberian rebusan daun kelor terhadap penurunan kadar gula darah. Penelitian ini bersifatkuasi eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi pada penelitian ini adalah penderita DM type II di wilayah kerja puskesmas bangkinang kota dengan jumlah sampel 17 orang dipilih secara purposive sampling. Analisis data yang yang digunkan pada penelitian ini adalah uji T. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pemberian rebusan daun kelor terhadap penurunan kadar gula darah dengan P-value 0.000.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan menambah ilmu pengetahuan bagi petugas puskesmas Bangkinang Kota tentang penggunaan obat herbal dalam menanggulangi penyakit DM Type II.
EFEKTIFITAS ANTARA TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF DAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA PULAU BIRANDANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPAR TIMUR TAHUN 2017
MUHAMMAD NURMAN
Jurnal Ners Vol. 1 No. 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (402.777 KB)
|
DOI: 10.31004/jn.v1i2.122
Sebanyak 63% kematian di dunia disebabkan oleh penyakit tidak menular, seperti Hipertensi. Hipertensi merupakan penyakit yang berkontribusi terhadap 13,5% dari seluruh kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas antara relaksasi otot progresif dan tehnik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Pulau Birandang Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Timur Tahun 2017. Tekanan darah merupakan tekanan yang ditimbulkan oleh darah terhadap seluruh permukaaan dinding pembuluh darah. Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang ditunjukkan oleh angka systolic dan diastolic. Relaksasi otot progresif adalah suatu reaksi yang dilakukan dengan cara melakukan peregangan otot dan mengistirahatkannya kembali secara bertahap dan teratur. Teknik relaksasi nafas dalam merupakan metode efektif untuk mengurangi rasa nyeri. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasi Ekperimen Desigh dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Two Group Pre Test and Post Test Desigh. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung ke Puskesmas Kampar  timur yang mengalami hipertensi yaitu sebanyak 131 orang. Teknik pengambilan sampel ini berdasarkan pertimbangan tempat, biaya, dan waktu, Dalam penelitian ini peneliti menetapkan 30 sampel. Analisa data secara univariat dan bivariat. Berdasarkan uji T dependent di peroleh nilai p value 0,000 < a=0,05), hal ini menunjukkan terdapatnya perbedaan yang signifikan antara terapi relaksasi otot progresif dan teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di desa pulau birandang wilayah kerja puskesmas Kampar timur tahun 2017. Rata-rata penurunan dapat dilihat pada terapi relaksasi otot progresif sistolik 19,33 mmHg dan diastolik 5,34 mmHg sedangkan penurunan tekanan darah pada responden tehnik relaksasi nafas dalam sistolik 14 mmHg dan diastolik 8,67 mmHg yang berarti terapi relaksasi otot orogresif lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Diharapkan kepada peneliti selanjutnya agar dapat menambahkan jumlah responden dan memperluas cakupan penelitian.
EFEKTIVITAS KOMPRES JAHE MERAH TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA LANSIA YANG MENDERITA RHEUMATOID ARTHRITIS DI PUSKESMAS PEMBANTU BAKAU ACEH WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATANG TUMU
GUSMAN VIRGO;
SOPIANTO SOPIANTO
Jurnal Ners Vol. 3 No. 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1336.273 KB)
|
DOI: 10.31004/jn.v3i1.494
Kompres jahe merah merupakan salah satu cara pengobatan herbal untuk menurunkan nyeri pada penderita Rheumatoid Arthritis (RA). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kompres jahe merah terhadap penurunan nyeri pada penderita RA. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita RA yang ada di Puskesmas Pembantu Bakau Aceh wilayah kerja Puskesmas Batang Tumu berjumlah 30 orang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eskprimental atau eksprimen semu dengan rancangan one group pretes-posttes design. Sampel yang digunakan adalah penderita RA yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu dengan metode total sampling. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat yang diolah dengan menggunakan system komputerisasi dan uji t-tes Dependen. Hasil analisis data menunjukkan bahwa jahe merah efektif dalam menurunkan nyeri RA ditandai rata-rata skala nyeri RA sebelum diberikan kompres jahe merah mean 6,77 dan sesudah diberikan kompres jahe merah mean 2,93 dengan skala nyeri RA (p-value = 0,000 < α = 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh kompres jahe merah terhadap penurunan nyeri pada penderita RA di Puskesmas Pembantu Bakau Aceh wilayah kerja Puskesmas Batang Tumu dan disarankan kepada petugas kesehatan di Puskesmas Pembantu Bakau Aceh untuk memberikan masukan kepada pasien RA agar dapat memanfaatkan kompres jahe merah sebagai obat herbal untuk menurunkan nyeri pada penderita RA tersebut.
PENGARUH KONSUMSI REBUSAN JANTUNG PISANG TERHADAP EKSKRESI ASI PADA IBU MENYUSUI DI DESA RANAH WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPAR TAHUN 2016
RIANI RIANI
Jurnal Ners Vol. 1 No. 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (378.184 KB)
|
DOI: 10.31004/jn.v1i1.97
Cakupan pemberian ASI Eksklusif di Indonesia tahun 2013hanya 42 % angka ini masih dibawah target WHO 50%. Penyebabnya adalah biasanya ASI sulit keluar pada hari pertama menyusui, ASI yang tidak cukup karena sulit keluar, bayi jadi malas menghisap sehingga terjadi proses pembendungan pada payudara. Diperlukan ramuan untuk membantu memperlancar kembali pengeluaran ASI yaitu dengan mengkonsumsi rebusan jantung pisang. Tujuan penelitian ini adalah pengaruh konsumsi rebusan jantung terhadap ekskresi ASI pada ibu menyusui di Desa Ranah wilayah kerja Puskesmas Kampar tahun 2016. Metode penelitianquasi eksperimen (eksperimen semu) dengan rancangan non-equivalent pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu Menyusui < 40 hari sebanyak 20orang. Adapun tehnik pengambilan sampel menggunakan tehnik purposive sampling.Analisa data univariat dan bivariate yang diuji dengan Paired T-test. Hasil penelitian diperoleh bahwa rerata ekskresi ASI sebelum konsumsi rebusan jantung pisang adalah 385 cc dengan standar deviasi 82,876 dan sesudah konsumsi rebusan jantung pisang adalah 720,00 cc dengan standar deviasi 86,450. Hasil uji statistik didapatkan nilai p value 0,001, maka dapat disimpulkan ada pengaruh konsumsi rebusan jantung pisang terhadap ekskresi ASI pada ibu menyusui di Desa Ranah wilayah kerja Puskesmas Kampar tahun 2016.Diharapkan kepada Ibu-Ibu didesa tersebut untuk aktif berkonsultasi kebidan desa terlebih dahulu perihal kendala-kendala menyusui sebelum memutuskan memberikan susu formula, sehingga pemberian ASI eksklusif ini dapat terlaksana dengan baik.