cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
Analisis Kepuasan Pasien Hipertensi Terhadap Mutu Pelayanan Posbindu PTM di Puskesmas Sukarami Lahat Nova Williya Sari; Ali Harokan; Arie Wahyudi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30553

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang menjadi salah satu tantangan besar dan harus dihadapi Indonesia saat ini yang terjadi di pelayanan kesehatan primer. Menurut laporan Kemenkes, penyebab kematian nomor 3 di Indonesia yaitu hipertensi setelah stroke dan tuberkulosis, mencapai 6,7% proporsi kematian dari populasi semua umur. Desain dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita Hipertensi yang mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Sukarami tahun 2023 yang berjumlah 1.545 penderita. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 94 orang. Cara pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini telah di laksanakan pada tanggal 20 Maret sampai 20 April 2024. Pengumpulan data primer wawancara dengan menggunakan kuisioner. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan tangible (p value 0,003), reliability (TPA) (p value 0,000), responsiveness (p value 0,000), assurance (p value 0,00) dan emphaty (p value 0,00) terhadap kepuasan pasien Hipertensi Posbindu PTM di Puskesmas Sukarami Lahat Tahun 2024. Kesimpulan ada hubungan tangible, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty terhadap kepuasan pasien Hipertensi Posbindu PTM di Puskesmas Sukarami Lahat Tahun 2024. Hendaknya puskesmas Memberikan pelayanan cepat dan tanggap, mudah merespon terhadap keluhan pasien.
Analisa Kinerja Kader Tuberkulosis Paru Terhadap Upaya Peningkatan Case Detection Rate (CDR) Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Tahun 2024 Siska Erlianah; Ali Harokan; Chairil Zaman
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30554

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit infeksius terutama menyerang parenkim paru. Penyakit Tuberkulosis selain menjadi penyebab kematian dari penyakit menular, TB juga menjadi masalah kesehatan masyarakat sekaligus tantangan global. Tujuan penelitian adalah untuk melihat gambaran kinerja kader tuberkulosis paru terhadap upaya peningkatan case detection rate (CDR) Tuberkulosis Paru. Desain dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah kader tuberkulosis paru berjumlah 36 responden di 15 Desa wilayah kerja Puskesmas Sukarami Tahun 2024. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 orang. Cara pengambilan sampel menggunakan total sampling. Penelitian ini telah di laksanakan pada tanggal 20 Maret sampai 20 April 2024. Pengumpulan data primer wawancara dengan menggunakan kuisioner. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square dan multivariat dengan menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan kompetensi kader (p value 0,04) dan masa kerja (p value 0,02) terhadap kinerja kader dalam upaya peningkatan case detection rate (CDR) TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Tahun 2024. Faktor dominan kinerja kader tuberkulosis paru yaitu masa kerja (p value 0,011) (OR 0,145). Kesimpulan ada hubungan kompetemsi kader dan masa kerja. Hendaknya puskemas memberikan pelatihan kepada kader dalam upaya meningkatkan kompetensi kader tuberkulosis paru.
Analisis Sistem Deteksi Dini Pencegahan dan Pengendalian Ancaman Infeksi Nosokomial (Biohazard) (Studi Pada RSAU Dr. Esnawan Antariksa, Jakarta) Agung Manggala Yudha; Dwi Retnowati; Purwati Purwati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30645

Abstract

Infeksi nosokomial adalah infeksi yang terjadi di rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan setelah pasien dirawat selama 2x24 jam, dimana sebelumnya pasien tidak menunjukkan gejala penyakit dan tidak dalam masa inkubasi. Pasien, petugas kesehatan, pengunjung, dan perawat pasien merupakan kelompok yang paling berisiko terkena infeksi nosokomial, karena infeksi tersebut dapat ditularkan dari pasien ke pengunjung atau keluarga atau dari staf ke pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan pencegahan dan pengendalian Infeksi Nosokomial di RSAU dr. Esnawan Antariksa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran yaitu kuantitatif dengan menggunakan analisis data bivariat dengan Uji Chi-Square, kemudian dilakukan metode kualitatif dengan wawancara dengan para ahli. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan yaitu dukungan manajemen, Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi, dan jaminan terhadap pencegahan dan pengendalian ancaman infeksi nosokomial, sedangkan variabel Sarana dan Prasarana,, Empati, Daya Tanggap, Kehandalan tidak berhubungan dengan pencegahan dan pengendalian Infeksi Nosokomial, selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pencegahan dan pengendalian infeksi nosokomial perlu ditingkatkan, dengan memberikan pelatihan yang bertujuan untuk memperbaiki perilaku individu petugas, menambah kelengkapan sarana dan prasarana, dan menambah dukungan manajemen dalam bentuk peningkatan kesejahteraan kepada petugas.
Pengaruh Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Siswa di SMA Yapim Sei Glugur Pancur Batu Anita Ndruru; Riswani Tanjung; Dudut Tanjung
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30799

Abstract

Siswa SMA adalah salah satu aset yang berperan penting dalam pembangunan kesehatan karena Siswa SMA termasuk awam yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan usia diatasnya. Sehingga penting diberikan pendidikan kesehatan dan pelatihan BHD pada siswa SMA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan bantuan hidup dasar (BHD) terhadap pengetahuan dan keterampilan Siswa di SMA Yapim Sei Gelugur Pancur Batu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasy-experiment pretest posttest non equivalent group. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan pada penelian ini adalah dengan teknik probability sampling yaitu simple random sampling. Sampel dalam penelitian terbagi atas 2 kelompok yaitu kelompok kontrol (36 responden) dan kelompok intervensi (36 responden). Pengumpulan data pengetahuan menggunakan kuesioner dan keterampilan menggunakan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji t-dependent wilcoxon dan uji t-independent mann whithney. Berdasarkan selisih yang diperoleh, menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna pengetahuan dan keterampilan setelah diberikan pelatihan BHD. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan rata-rata penegtahuan dan keterampilan secara signifikan setelah diberikan pelatihan BHD. Diharapkan tenaga kesehatan yang berada di fasilitas kesehatan terdekat rutin dalam memberikan edukasi BHD terhadap siswa SMA, agar tindakan BHD tidak mudah dilupakan oleh siswa SMA.
Identification of Medicinal Plants In The Environment of Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Awari Susanti; Zurrahmi Z.R; Endang Mayasari; Erma Kusumayanti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30814

Abstract

The research identification of medicinal plants was conducted in the environment of Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Riau community has long known and utilized medicinal plants as traditional medicines, these medicinal plants have been used in traditional medicine for generations as an effort to maintain health, prevent disease, and care for health. Traditional medicinal plants serve as primary materials for traditional medicines and are acknowledged for their health benefits. The aim of this study was to classify medical plant species of medicinal plants. Data collection involved surveys and interviews, and the classification was carried out using herbarium methods. The results identified 20 species of medicinal plants across 14 families. Predominantly, these families were associated with the Zingiberaceae family, encompassing species such as Curcuma Domestica, Curcuma Xontoriza, Kaempferia Galanga, Renguas Galanga, Zingiber Officinale, Costus Speciosus. Parts of the plant used as medicine vary depending on the type of plant, the most widely used plant organs are leaves, rhizomes and roots.
Analisis Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Karang Jaya Kabupaten Muaratara Tahun 2024 Roby Widiyanto; Akhmad Dwi Priyanto; Chairil Zaman
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30818

Abstract

Ketidakpuasan pelayanan disebabkan oleh fasilitas yang diberikan jumlah yang dibayarkan, tidak tersedianya obat-obatan dan bahan habis pakai dan kesenjangan pemeriksaan oleh petugas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan mutu pelayanan kesehatan rawat jalan di Puskesmas Karang Jaya. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Penelitian sudah dilakukan pada tanggal 2-15 April 2024 di Puskesmas Karang Jaya Kabupaten Muaratara Tahun 2024. Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat yang berobat di Puskesmas Karang Jaya tahun 2023, yaitu berjumlah 80 responden.. Cara pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuisioner. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square dan multivariate menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan tangible (p value 0,02), emphaty (p value 0,01) dengan kepuasan mutu pelayanan kesehatan rawat jalan di Puskesmas Karang Jaya Kabupaten Muaratara Tahun 2024. Faktor yang paling dominan dengan kepuasan mutu pelayanan kesehatan rawat jalan di Puskesmas Karang Jaya Kabupaten Muaratara Tahun 2024 yaitu emphaty (p value 0,009), (OR 0,276). Diharapkan pihak puskesmas memberikan pelayanan dengan ramah, serta berkomunikasi ke pasien terhadap pelayanan yang diberikan.
Efektivitas Emotional Freedom Technique Terhadap Kualitas Tidur Pasien Hemodialisis di Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Medan Many Flora; Dudut Tanjung; Evi Karota
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30819

Abstract

Salah satu aspek penting masalah yang dialami pasien hemodialisis adalah kualitas tidur yang buruk. Salah satu terapi komplementer yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas tidur adalah Emotional Freedom Technique (EFT). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas EFT terhadap kualitas tidur pada pasien hemodialisis. Metode yang digunakan adalah quasi experimental design nonequivalent control group pretest posttest design. Pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan metode convenience sampling. Responden dalam penelitian ini adalah pasien hemodialisis yang berjumlah 58 orang. Data dianalisis menggunakan wilcoxon signed rank test dan mann whitney u test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata kualitas tidur pada kelompok intervensi dan kontrol dengan nilai p-value=0.003 (p<0,05). Ketukan yang diberikan selama EFT dapat mengirimkan sinyal ke area otak yang dapat meningkatkan serotonin serta mengurangi kortisol dalam tubuh sehingga menimbulkan rasa tenang. Kesimpulan diketahui Emotional Freedom Technique efektif terhadap kualitas tidur pada pasien hemodilisis dan disarankan dapat menjadi pilihan dalam intervensi keperawatan untuk meningkatkan kualitas tidur pada pasien hemodialisis.
Analisis Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Tipe II di Poli Lansia Puskesmas Tanjung Enim Kabupaten Muara Enim Tahun 2024 Lia Riani; Arie Wahyudi; Ali Harokan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30832

Abstract

Diabetes merupakan penyakit metabolik kronis yang menyebabkan kerusakan serius pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, dan saraf. Pengobatan pertama yang dilakukan dengan minum obat oral. Kepatuhan minum obat merupakan faktor penting untuk melihat keberhasilan terapi, namun saat ini masih 50% pasien yang patuh. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pasien diabetes melitus tipe 2 di Poli Lansia Puskesmas Tanjung Enim Tahun 2024. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Penelitian sudah dilakukan pada tanggal 1-31 Mei 2024 di Puskesmas Tanjung Enim Tahun 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien Diabetes Melitus tipe 2 yang berukunjung di Poli Lansia Puskesmas Tanjung Enim pada tahun 2023 berjumlah 688 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 87 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner. Analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan pendidikan, pekerjaan, pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien diabetes mellitus tipe II di Poli Lansia Puskesmas Tanjung Enim tahun 2024. Variabel dukungan keluarga adalah variabel yang paling dominan berhubungan dengan kepatuhan minum obat pasien diabetes mellitus tipe II di Poli Lansia Puskesmas Tanjung Enim tahun 2024.
Analisis Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi Pada Lansia dengan Hipertensi di Puskesmas Muara Enim Tahun 2024 Enty Gustina; Ali Harokan; Arie Wahyudi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30833

Abstract

Jumlah penderita hipertensi di Indonesia pada tahun 2019 sebanyak 51,3 juta kasus dengan rentang usia 30-79 tahun, dimana hanya 19 % yang mendapat pengobatan dan hanya 4% kasus hipertensi yang terkontrol. Rendahnya angka kunjungan pasien hipertensi, sehingga menyebabnya jumlah penderita terus meningkat. Tujuan penelitian ini adalah dianalislisisnya faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Muara Enim. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia dengan penyakit hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Muara Enim Tahun 2024 sebanyak 200. Sampel yang digunakan sebanyak 67 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner. Penelitian sudah dilakukan pada tanggal 1-31 Mei 2024 di wilayah kerja Puskesmas Muara Enim. Analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square serta multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan jenis kelamin, tingkat pendidikan, jumlah obat, kepesertaan prolanis dan peran petugas kesehatan dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada lansia di Puskesmas Muara Enim tahun 2024. Variabel peran petugas kesehatan adalah variabel yang paling dominan berhubungan dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada lansia di Puskesmas Muara Enim tahun 2024.
Analisis Pengaruh Kelengkapan Pencatatan Rekam Medis Pada Patient Safety Goals Di RS Royal Prima Tahun 2024 Oscar Dirgantara; Ermi Girsang; Ali Napiah Nasution
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30835

Abstract

Tingkat kejadian kematian yang terjadi karena kesalahan medis telah meningkat secara signifikan selama 10 tahun terakhir. Salah satu kesalahan medis yang sering terabaikan adalah pencatatan rekan medis khususnya pada asesmen awal pasien. Pencatatan Rekam Medis yang lengkap yang baik adalah komponen penting dalam pengelolaan informasi kesehatan di Rumah Sakit. Mengidentifikasi apakah faktor kelengkapan pencatatan Rekam Medisdapat mempengaruhi pencapaian International Patient Safety Goals. Penelitian ini menggunakan penelitian survei yang bersifat analitik deskriptif dengan menggunakan desain cross sectional study. Sampel diambil dari Rekam Medis pasien rawat inap di Rumah Sakit Royal Prima Medan periode Januari 2024 yang berjumlah 218 pasien. Pada penelitian yang dilakukan di RS Royal Prima Medan pada periode Januari 2024, didapatkan hasil kelengkapan pencatatan Rekam Medis mencapai 82% dan standarisasi JCI 7th edition yang menggunakan IPSG di RS Royal Prima Medan pada periode Januari 2024 mencapai 84,17%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan sementara bahwa semakin tinggi nilai pencatatan Rekam Medis, maka nilai IPSG juga akan meningkat pada faktor identifikasi pasien, komunikasi yang efektif, dan keamanan penggunaan obat.Kendati demikian, harus ada perubahan dalam penyusunan tujuan utama akreditasi JCI, karena tidak dapat diletakkan pada seluruh lapisan Rumah Sakit.

Page 78 of 242 | Total Record : 2415