PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif
PROPORSI adalah sebuah jurnal ilmiah dalam bidang desain, multimedia dan industri kreatif. Jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Potensi Utama Medan. PROPORSI diterbitkan setahun dua kali yaitu pada bulan November dan Mei. Jurnal ini terbuka untuk umum dan tujuan utamanya adalah untuk berbagi pengetahuan kajian dalam bidang desain, multimedia dan industri kreatif.
Articles
149 Documents
PERANCANGAN REBRANDING LOGO TERI BAJAK UNTUK PROMOSI OLEH-OLEH KHAS MEDAN
Siti Indah Lestari;
Rasmida Rasmida;
Syafwandi Syafwandi
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 3, No 1 (2017): PROPORSI November 2017
Publisher : Universitas Potensi Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22303/proporsi.3.1.2017.11-20
Penelitian ini bertujuan membuat perancangan desain ulang untuk logo teri bajak Medan. Teri Bajak medan merupakan makanan berbahan dasar teri yang telah ada sejak tahun 2013 yang terjaga kualitas dan cita rasanya sampai saat ini, sebagai oleh-oleh yang khas di Kota Medan teri bajak sendiri memiliki rangkaian rasa pedas yang sangat khas. Teri bajak ini kurang di kenal masyarakat, hal ini dapat diketahui dari sedikitnya jumlah pengunjung, sebab yang mungkin terjadi adalah belum banyaknya masyarakat yang tidak tahu serta belum adanya identitas yang jelas seperti logo yang sesuai dengan keberadaan teri bajak sebagai oleh-oleh khas Kota Medan untuk menarik wisatawan yang berkunjung ke Kota Medan serta semakin banyaknya oleh-oleh khas Medan yang berkembang seperti cake dan lain-lain yang diolah public figure yang membuat daya beli teri bajak semakin menurun, dengan itu dilakukan rebranding logo yang mencirikan Kota Medan sebagai strategi untuk menarik pelanggan dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif serta analisis SWOT sebagai metode untuk menganalisis data. Diharap dengan adanya identitas yang jelas dapat mendorong keinginan masyarakat dan wisatawan untuk berkunjung.
KONSEP ADAPTASI BUDAYA PARTUTURON TERHADAP FILM HARANI ADAT
Muhammad Ali Mursid Alfathoni
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 4, No 1 (2018): PROPORSI November 2018
Publisher : Universitas Potensi Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22303/proporsi.4.1.2018.01-12
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses adaptasi realitas budaya Partuturon yang terdapat dalam film Harani Adat. Film Harani Adat merupakan sebuah film indie yang disutradarai oleh Sulaiman S dan di produksi pada tahun 2016 oleh RMP. Production. Proses adaptasi budaya Partuturon terhadap film Harani Adat Sutradara Sulaiman S diawali dengan bentuk interaksi antar sesama yang menggunakan bentuk-bentuk budaya Partuturon. Pada saat proses adapatasi dalam film Harani Adat juga terjadi aspek penambahan maupun perubahan dari segi alur cerita. Proses tersebut bertujuan untuk menambah efek dramatik serta menggiring konflik agar mencapai klimaks. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendeskripsi setiap proses adaptasi budaya Partuturon yang terjadi di dalam film Harani Adat. Selain itu, peneliti juga menggunakan teori Linda Hutcheon agar proses deskripsi bentuk-bentuk adaptasi budaya Partuturon dapat diuraikan dengan sebaik mungkin.dalam realitas budaya Partuturon terkandung makna yang bisa menjadi pedoman setiap individu dalam bermasyarakat. Pedoman tersebut menjadi paduan agar tidak salah langkah pada saat berinteraksi sosial dan mengambil tindakan.
KAJIAN STRUKTUR DRAMATIK PADA FILM MURSALA KARYA VIVA WESTI
Sri Wahyuni;
Rosta Minawati;
Febri Yulika
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 4, No 2 (2019): PROPORSI Mei 2019
Publisher : Universitas Potensi Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22303/proporsi.4.2.2019.126-135
Tujuan penulisan ini adalah mengungkap struktur dramatik pada film Mursala. Film Mursala memuat unsur naratif yang membentuk susunan peristiwa dan saling memiliki hubungan satu dengan yang lainnya serta adanya keterikatan dalam logika sebab akibat (kausalitas) yang terjadi dalam ruang dan waktu. Untuk mengungkap struktur dramatik film Mursala, maka digunakan pendekatan struktural dengan metode analisis deskriptif.Film Mursala bercerita mengenai larangan pernikahan se-marga pada masyarakat Batak. Batak merupakan salah satu suku bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi adat dan nilai kekeluargaan (kekerabatan). Suku Batak juga memiliki aturan-aturan tertentu yang harus ditaati, termasuk tentang pemilihan pasangan hidup, siapa yang dapat dinikahi dan tidak dapat dinikahi. Pertentangan terhadap adat dalam isi cerita film Mursala menyebabkan adanya konflik dari awal hingga bagian klimaks dari cerita. Maka pendekatan strukturalisme (exposition, complication, climax, reversal dan denoument) digunakan untuk mengetahui kronologi cerita, tokoh/penokohan hingga klimaks yang dituangkan dalam permasalahan serta tahap akhir cerita yang merupakan kesimpulan untuk menjelaskan alur dramatik.
ANALISIS MAKNA UNSUR NARATIF PADA VIDEO KLIP BTS “ON”
Lasma Uli Situmorang;
Muhammad Ali Mursid Alfathoni
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 6, No 1 (2020): PROPORSI November 2020
Publisher : Universitas Potensi Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22303/proporsi.6.1.2020.01-10
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna yang terdapat dalam unsur naratif pada video klip BTS “On”. Boyband di Korea Selatan pada masa kini mengharuskan setiap agency yang menaunginya untuk berpikir kreatif agar mampu mempopulerkan trainee yang debut menjadi idola penikmat K-pop. Kepopuleran BTS tidak terlepas dari konsep video clips yang sarat akan makna. Adanya persaingan ketat antar Makna tersebut tercermin dalam elemen struktur unsur naratif yang disusun layaknya cerita dengan maksud tersembunyi dibaliknya seperti yang terdapat dalam video klip lagu “On”. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan secara deskriptif kualitatif. Dengan menggunakan metode tersebut akan dilakukan proses mendeskripsikan makna yang ada dibalik unsur naratif pada video klip lagu “On”. Dalam penelitian ini juga menggunakan teori naratif David Bordwell dan Himawan Pratista yang mencangkup alur/plot, karakter, konflik, dan setting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam video klip lagu “On” terdapat makna yang tersembunyi dibalik unsur naratif yang meliputi urutan waktu plot pola linear, konflik, karakter penokohan, dan sebagainya. Video klip lagu “On” yang diproduksi dengan konsep cinematic video tentu elemen naratif tersebut saling berkaitan dalam ruang dan waktu tertentu.
PERANCANGAN SIGN SYSTEM TAMAN WISATA HAIROS INDAH
Suprianingsih Suprianingsih
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 6, No 1 (2020): PROPORSI November 2020
Publisher : Universitas Potensi Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22303/proporsi.6.1.2020.79-91
Sign System ialah suatu symbol yang bertujuan sebagai media dalam melakukan interaksi manusia dalam ruang public. Sign System dirancang sebagai media yang mampu mengarahkan oaring-orang agar dapat lebih muda menemukan suatu tempa dalam lingkungan sebuah gedung, taman wisata serta ruang public lainnya. Hal ini sangat membatu bagi orang-orang yang baru pertama kali mengunjugi tempat tersebut, pada umumnya Sign System ini dibuat di tempat yang sangat luas. Dengan adanya Sign System orang yang belum mengenal lokasi yang dikunjugi dapat dengan mudah menuju lokasi yang diinginkan tampa takut tersesat dan banyak bertanya kepada orang-orang disekitar lokasi yang dikunjugi.
KAJIAN INTERIOR RUANG TIDUR PADA ANAK
Juli Atika
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 1, No 1 (2015): PROPORSI November 2015
Publisher : Universitas Potensi Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22303/proporsi.1.1.2015.28-38
Ruang tidur pada anak berpengaruh bagi kenyamanan anak agar anak lebih menyukai suasana ruang tidur, maka dari itu di bentuklah kajian interior ruang tidur pada anak, dengan adanya perubahan pada ruang tidur anak ini dapat mendapatkan ide bahwa untuk mendapatkan posisi yang nyaman untuk anak penulis membuat kajian interior ruang tidur pada anak bahwa dalam kajian tersebut penulis mendapatkan perbandingan dari kajian yang sebelumnya, dimana posisi untuk kenyamanan anak ini sangat diutamakan agar anak tersebut nyaman dengan ruang tidurnya masing-masing. Hasil survey lapangan dan berbagai ide dalam sebuah kajian ini yang dilakukan menunjukkan bahwa sebuah tempat tidur anak dapat dikembangkan lebih lanjut jika ditinjau dari nilai fungsi dan jangka waktu penggunaan yang terkadung dalam benda tersebut. Dengan menggunakan beberapa tahap metode yaitu pengumpulan data, pengelolaan data, tahap analisis data dan diakhiri dengan tahap perancangan, diharapkan dapat mencapai suatu rancangan baru yaitu sebuah interior ruang tidur untuk anak yang dapat memenuhi kebutuhan sesuai dengan aktivitas dan perkembangan anak yang mudah diaplikasikan dan dapat disesuaikan dengan keperluan.
FOTOGRAFI PONSEL (Smartphone) SEBAGAI SARANA MEDIA DALAM PERKEMBANGAN MASYARAKAT MODERN
Muhammad Rusdi Tanjung
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 1, No 2 (2016): PROPORSI Mei 2016
Publisher : Universitas Potensi Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22303/proporsi.1.2.2016.224-234
Perkembangan teknologi dan ide yang terjadi dalam bidang fotografi sangat berpengaruh terhadap karakteristik dan hasil karya fotografi di jaman sekarang. Kinerja hardware kamera yang disematkan pada smartphone semakin hari semakin baik dengan kualitas hasil gambar yang mampu di tangkap juga semakin memanjakan mata penggunanya. Sebuah foto memiliki nilai dokumentasi karena mampu merekam sesuatu yang tidak mungkin akan terulang kembali. Dengan dukungan kamera yang disematkan pada smartphone, sekarang ini semua orang adalah fotografer, karena mereka mampu menghasilkan foto dengan kualitas yang bagus. Aktivitas fotografi saat ini tidak lagi harus menggunakan kamera khusus, tetapi justru lebih banyak menggunakan kamera dari fasilitas handphone yang digunakan untuk mengabadikan segala kegiatan sehari hari.
ASPEK SOSIAL BUDAYA PADA FILM MUTIARA DARI TOBA SUTRADARA WILLIAM ATAPARY
Dani Manesah
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 2, No 2 (2017): PROPORSI Mei 2017
Publisher : Universitas Potensi Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22303/proporsi.2.2.2017.177-186
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengungkap aspek sosial budaya yang terdapat pada film Mutiara dari Toba sutradara William Atapary berdasarkan tinjauan semiotik. Objek penelitian ini adalah makna aspek sosial budaya yang ada pada film Mutiara dari Toba dengan menggunakan teori semiotik. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif yakni mendeskripsikan data-data penelitian dalam adegan film Mutiara dari Toba sutradara William Atapary sebagai penanda dan petanda makna asek budaya yang terdapat pada film Mutiara dari Toba sutradara William Atapary. Kebudayaan yang dibangun, dibentuk, dan dimiliki oleh masyarakat dalam film Mutiara dari Toba memiliki kekhasan sendiri. Dalam film Mutiara dari Toba terjadi keragaman bahasa yakni bahasa Indonesia dan menggunakan bahasa Batak Toba. Hasil penelitian aspek sosial budaya yang muncul dalam film Mutiara dari Toba sutradara William Atapary adalah berupa kepercayaan terhadap Tuhan, perasaan dan pikiran terhadap lingkungan sekitar.
ANALISIS UNSUR INTRINSIK PADA FILM KARMA KARYA BULLAH LUBIS
Muhammad Ali Mursid Alfathoni;
Rosta Minawati;
Edward Zebua
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 3, No 2 (2018): PROPORSI Mei 2018
Publisher : Universitas Potensi Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22303/proporsi.3.2.2018.140-152
Karma merupakan sebuah film bergenre drama percintaan musikal yang mengangkat tentang fenomena sosial masyarakat batak Angkola-Mandailing tentang keyakinan akan hukum karma yang sangat diyakini di dalam adat istiadat batak. Dan di dalam film ini menceritakan kisah percintaan Yuli dan Romi yang mengalami konflik ketika Raja menyatakan cinta kepada Yuli. Sebagai sebuah film yang bersifat audio visual tentu ada unsur-unsur yang terkandung di dalamnya yang bisa dianalisis. Di dalam film ini terdapat enam unsur intrinsik yang di analisa, yaitu: 1) tema; 2) alur; 3) tokoh dan penokohan; 4) latar; 5)bahasa; 6) pesan moral. Dan untuk mengetahui keterkaitan antar unsur-unsur intrinsik yang terdapat di dalam film ini menggunakan analisis struktural dan naratif. Dengan analisis struktural dan naratif sebuah karya dapat diketahui secermat mungkin keterkaitan antar unsur dalam pembentukan sebuah karya yang berupa plot, adegan, tokoh serta karakter. Karena sebuah film merupakan sebuah karya imajinasi yang memiliki rangkaian peristiwa, sehingga dengan adanya hal tersebut sebuah karya seni film akan nampak lebih hidup dan menarik untuk dinikmati.
BRANDING SANGGAR REOG SINGO BARONG PASAR GUNUNG KABUPATEN LANGKAT MELALUI PERANCANGAN LOGO
Joko Bintarto;
Zainal Warhat;
Agung Eko Budi Waspada
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 5, No 1 (2019): PROPORSI November 2019
Publisher : Universitas Potensi Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22303/proporsi.5.1.2019.38-50
Penelitian ini berjudul Branding Sanggar Reog Singo Barong Pasar Gunung Kabupaten Langkat Melalui Perancangan Logo. Sanggar Reog Singo Barong merupakan Sanggar Reog yang sudah lama berdiri di Pasar Gunung Kecamatan Secanggang Hilai Hilir Kabupaten Langkat. Sejak berdiri tahun 1956 sampai saat ini sanggar ini belum mempunyai brand identity berupa logo, sehingga perkembangan Sanggar Reog Singo Barong mengalami hambatan misalnya permasalahan perizinan dan ketenarannya belum tertanam dalam pikiran masyarkat. Untuk itu salah satu solusi masalahnya adalah dengan Branding Sanggar Reog SIngo Barong melalui perancangan logo, Adapun branding melalui logo dibuat meningkatkan citra dan sekaligus sebagai identitas Sanggar Reog Singo Barong. Branding Sanggar berupa perancangan logo beserta aplikasinya spanduk, poster, kartu nama, mug, pin, stiker, kaos, x-banner, jam, stempel, kepala surat, amplop dan gantungan kunci. Semua media tersebut merupakan proses branding Sanggar Reog Singo Barong. Didalam perancangannya pesan yang akan ditanamkan dalam pikiran masyarakat sesuai dengan rasa kidung yang berarti penyampaian tradisi reog dalam memelihara dan mempertahankan tradisi reog. Dari pesan komunikasi tersebut, maka dirancanglah bentuk visual yang mampu sebagai branding dalam memberikan citra yang positif dipikiran masyarakat.