cover
Contact Name
Nur Wahidin Ashari
Contact Email
nurwahidin_pmath@uncp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
nurwahidin_pmath@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Latammacelling No. 9 B Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
ISSN : 26158132     EISSN : 26157667     DOI : 10.30605/proximal
Core Subject : Education,
Proximal publishes research results, literature studies, and scientific papers on mathematics and mathematics education. Published scientific studies include Mathematics Teaching, Development of Mathematics Education, Mathematical Sciences, Applied Mathematics, Actuarial Mathematics, and related fields.
Articles 670 Documents
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DALAM PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA ANIMASI PLOTAGON STORY Samosir, Irene Karolina
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024): Menjembatani Matematika dan Pendidikan Matematika menuju Pemanfaatan Berkelanju
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v7i2.4157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media animasi Plotagon Story pada siswa SMP pada materi teorema phythagoras. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 28 siswa kelas VIII-2 SMP Negeri 13 Binjai. Teknik pengumpulan data yaitu tes dan wawancara. Instrumen yang digunakan berupa soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi teorema pythagoras berbentuk uraian dan pedoman wawancara. Pengolahan dan analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan kurang baik adalah sebesar 10,71%, siswa dengan kemampuan cukup baik adalah sebesar 28,57%, siswa dengan kemampuan baik adalah sebesar 42,86%, dan siswa dengan kemampuan sangat baik adalah sebesar 17,85%.
The Impact of Geogebra Media Application on Mathematical Problem-Solving Skills in Circle Subject Kiranti, Alfina Aulia; Siregar, Nurhasanah
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Sustainable Development Goal in Mathematics and Mathematics Education
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v7i1.4158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kemampuan pemecahan masalah matematis materi lingkaran yang memperoleh pembelajaran menggunakan media aplikasi GeoGebra dan mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis materi lingkaran siswa yang memperoleh pembelajaran menggunakan media aplikasi GeoGebra dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional di kelas XI. SMK Negeri 1 Kisaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas XI Tata Kuliner 2 yang berjumlah 33 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas XI Tata Kuliner 1 yang berjumlah 33 siswa sebagai kelas kontrol. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur keterampilan awal siswa melalui pretest dan pengukuran keterampilan akhir setelah pembelajaran yaitu posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan tingkat pembelajaran konvensional kelas kontrol pada materi melingkar yang diajarkan menggunakan media aplikasi Geogebra. Terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan pemecahan masalah matematis materi lingkaran yang memperoleh pembelajaran menggunakan media aplikasi Geogebra pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan keterampilan pemecahan masalah matematis pembelajaran konvensional pada kelas kontrol. Oleh karena itu guru hendaknya menggunakan strategi pembelajaran yang bervariasi dan optimal dalam proses pembelajaran yang dilaksanakan khususnya dalam pembelajaran matematika.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Geogebra sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Fathani, Sulthonah Zhafirah; Mukhtar, Mukhtar
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024): Menjembatani Matematika dan Pendidikan Matematika menuju Pemanfaatan Berkelanju
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v7i2.4174

Abstract

Matematika merupakan bidang ilmu yang mempelajari berpikir logis, penalaran, deduksi, dan pemecahan masalah dalam kehidupan nyata. Kurikulum pendidikan di Indonesia dan National Council of Teachers of Mathematics (NCTM) menekankan pentingnya kemampuan memecahkan permaslahan. Namun, data di lapangan mengilustrasikan keterampilan pemecahan masalah murid cukup rendah, terutama berpatokan pada PISA (Program for International Student Assessment). Melalui observasi awal dan tes diagnostik yang dibagikan pada siswa kelas XI MIPA-1 SMAS Eria Medan, diperoleh nilai rata-rata tes adalah 48,53 dari skala 100. Riset ini berguna dalam melihat peningkatan kemampuan memecahkan permasalahan murid dengan implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan berbantuan software Geogebra pada subjek yang sama, sebanyak 30 orang dengan materi limit dan turunan fungsi. Jenis riset yang diselenggarakan ialah penelitian tindakan kelas. Teknik mengumpulkan sejumlah informasi meliputi tes dan observasi. Pengolahan data memakai strategi Miles dan Huberman yang mencakup reduksi fakta, paparan fakta, dan penciptaan simpulan. Perolehan riset yang ditemukan yakni rerata kelas pada tes kemampuan memecahkan permasalahan siklus pertama senilai 84,8, dimana 17 siswa tergolong memiliki kemampuan paling tinggi, 4 murid memiliki golongan tinggi, 6 murid dengan golongan sedang, 1 murid pada golongan rendah, dan 2 murid pada golongan paling rendah. Ketika siklus kedua, rerata poin tes murid senilai 96,93, yakni 27 siswa memiliki kemampuan sangat tinggi, 3 siswa termasuk kriteria tinggi, dan tidak satupun siswa dalam kriteria sedang hingga sangat rendah.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis TaRL terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa Pada Materi Kesebangunan Segitiga Noor Laila Khurniati; Purwati, Heni; Suseno, Y. Gatot Aji; Zuhri, M. Saifudin
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024): Menjembatani Matematika dan Pendidikan Matematika menuju Pemanfaatan Berkelanju
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v7i2.4179

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan agar dapat melihat pengaruh model PBL berbasis TaRL terhadap kemampuan literasi matematis siswa di materi kesebangunan segitiga. Penelitian ini memakai metode penelitian kuantitatif berbentuk Posttest-Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini ialah semua siswa kelas VII SMP Negeri 1 Semarang dengan sampel penelitian yaitu kelas VII B sejumlah 34 siswa sebagai kelompok perlakuam dan kelas VII A sejumlah 34 siswa sebagai kelompok pembanding yang terpilih dengan teknik penelitian cluster random sampling. Analisa data dikerjakan dengan perhitungan uji normalitas, uji homogenitas, uji t dua sampel, serta uji regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil analisa data, diperoleh nilai signifikasi pada uji t dua sampel adalah 0,001 yang artinya kemampuan literasi matematis memakai model PBL berbasis TaRL lebih efisien dibandingkan dengan memakai model PBL saja. Pada perhitungan uji regresi linear sederhana menampilkan nilai koefisien determinasi 0,482 yang artinya terdapat pengaruh keaktifan sebesar 48,2% dalam hal kemampuan literasi matematis. Berlandaskan perhitungan tersebut, bisa ditarik kesimpulan jika kemampuan literasi matematis siswa dengan memakai model PBL berbasis TaRL mempunyai dampak yang signifikan.
Efektivitas Pendekatan Open-Ended dalam Pembelajaran Matematika di SMP: Studi Kasus di SMP Negeri 1 Galesong Utara Asyari, Syahrullah; Rahman, Abdul; Sabri, Sabri; Qadry, Ikhbariaty Kautsar; Hasrawani, Hasrawani
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024): Menjembatani Matematika dan Pendidikan Matematika menuju Pemanfaatan Berkelanju
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v7i2.4180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan open-ended dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Galesong Utara dilihat dari hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Galesong Utara, dengan satu kelas yang terdiri dari 31 siswa dipilih secara acak sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar (pretest dan posttest). Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa: (1) rata-rata hasil belajar matematika siswa sebelum penerapan pendekatan open-ended adalah 34,81 dengan standar deviasi 6,32 (kategori sangat rendah); (2) rata-rata hasil belajar setelah penerapan adalah 76,32 dengan standar deviasi 14,74 (kategori sedang); (3) ketuntasan klasikal setelah penerapan mencapai 70,96%; dan (4) rata-rata gain ternormalisasi adalah 0,63 (kategori sedang). Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa: (1) rata-rata hasil belajar siswa setelah penerapan pendekatan open-ended lebih dari 68 (KKM); (2) rata-rata gain ternormalisasi lebih dari 0,3 (kategori sedang); dan (3) ketuntasan belajar secara klasikal setelah penerapan pendekatan open-ended kurang dari 80%. Berdasarkan hasil analisis deskriptif dan inferensial, dapat disimpulkan bahwa pendekatan open-ended efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika berdasarkan KKM dan gain ternormalisasi, namun tidak efektif jika dilihat dari ketuntasan klasikal.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Augmented Reality dengan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Ulfah, Indi Fauziati; Nasution, Hamidah
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024): Menjembatani Matematika dan Pendidikan Matematika menuju Pemanfaatan Berkelanju
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v7i2.4203

Abstract

Riset ini penting dalam mengembangkan lembar kerja peserta didik berbasis Augmented Reality karena teknologi ini dapat memfasilitasi pembelajaran yang lebih inovatif dan menarik. Selain itu, model Problem Based Learning yang diterapkan bisa secara signifikan menaikkan kemampuan pemecahan masalah murid dengan melibatkan mereka pada situasi nyata yang memerlukan solusi kreatif. Kegunaan dari riset ini untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis augmented reality melalui model problem based learning yang valid, praktis, dan efektif sehingga mampu menaikkan kemampuan pemecahan masalah murid MTsN 1 Medan dalam topik bahasan bangun ruang sisi datar yang berfokus pada Kubus dan Balok. Instrumen yang dipakai mencakup lembar validasi LKPD, lembar RPP, tes dan kuesioner respon. Perolehan riset yang didapatkan berupa: (1) LKPD berbasis augemented reality yang dikembangkan dengan model problem based learning sudah memperoleh penilaian validitas yang tinggi, (2) Kriteria praktis untuk LKPD berbasis augemented reality yang dikembangkan dengan model pembelajaran berbasis masalah telah dipenuhi, (3) Dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah, LKPD berbasis augemented reality memenuhi standar yang efektif yang berlandaskan atas (a) keberhasilan belajar murid dengan tuntas dari segi klasikal senilai 90%; (b) keseluruhan ketuntasan indikator yang ditetapkan mencapai 87,1%; (c) Kemampuan murid untuk memecahkan permasalahan sesudah belajar dengan memakai LKPD meningkat senilai 32,6, dan poin kenaikan n-gain menduduki dalam golongan sedang dengan rerata 0,58; (d) Pembelajaran LKPD menghasilkan respons positif senilai 82,9%.
Etnomatematika : Eksplorasi Geometris pada Desain Bangunan Masjid Agung Surakarta Wahyuni, Susi Asih Budi; Afif Afghohani; Andhika Ayu Wulandari
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024): Menjembatani Matematika dan Pendidikan Matematika menuju Pemanfaatan Berkelanju
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v7i2.4207

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konsep-konsep geometri yang terdapat pada desain bangunan Masjid Agung Surakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data model Spradley dengan empat tahapan yaitu analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial, dan analisis tema budaya. Hasil penelitian menunjukkan pada desain bangunan Masjid Agung Surakarta terdapat konsep-konsep geometri. Konsep geometri yang didapatkan yaitu sudut (sudut lancip, sudut siku-siku, dan sudut lurus), bangun datar (persegi panjang, persegi, segitiga, trapesium, setengah lingkaran, lingkaran, jajar genjang, dan belah ketupat. Serta terdapat juga unsur-unsur setengah lingkaran), bangun ruang (kubus, balok, prisma, limas, tabung, dan prisma segidelapan (oktagon), transformasi geometri (refleksi, translasi, rotasi dan dilatasi), dan kekongruenan. Konsep geometri tersebut diantaranya tergambar dari bentuk ruangan, atap masjid, kerangka atap masjid, tiang masjid, mihrab, mimbar, jendela masjid, pintu masjid, ornamen masjid, menara masjid, gapura utama masjid, dan lantai masjid.
Sistem Pengambilan Keputusan Pemilihan Genre Buku Pada Kalangan Generasi Milenial di Kota Medan dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Rahayu, Tiwi; Sari, Rina Filia; Aprilia, Rima
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024): Menjembatani Matematika dan Pendidikan Matematika menuju Pemanfaatan Berkelanju
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v7i2.4216

Abstract

Buku merupakan salah satu media untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan wawasan yang baru, karena buku ibarat jendela dunia yang mampu menelusuri berbagai penjuru hanya dengan membaca buku. Setiap buku memiliki genre yang beraneka ragam, sehingga dapat menjadi opsi dalam menentukan bahan bacaan yang sesuai dengan minat masing-masing. Untuk mengetahui genre yang diminati dapat menggunakan sistem pengambilan keputusan. Sistem pengambilan keputusan adalah sistem yang mampu memberikan penyelesaian terhadap permasalahan yang ada, sehingga hasil datanya terstruktur. Dalam penelitian ini, data diambil dari referensi terkait dan hasil penyebaran kuesioner kepada Generasi Milenial di Kota Medan. Kemudian data diolah menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Karakteristik khusus dari metode AHP ialah menghasilkan variabel yang mempunyai prioritas yang tertinggi sehingga memengaruhi pengambilan keputusan. Berdasarkan penelitian ini menghasilkan urutan kriteria dan alternatif paling prioritas dalam menentukan genre buku yang diminati oleh Generasi Milenial di Kota Medan. Peringkat prioritas kriteria yang tertinggi adalah kualitas dengan nilai 0,319 (31,9 %). Sedangkan peringkat prioritas alternatif yang tertinggi adalah genre self improvement dengan nilai 0,298 (29,8 %).
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Matematika Siswa Hanif, Nuzulia; Nyoto Harjono
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024): Menjembatani Matematika dan Pendidikan Matematika menuju Pemanfaatan Berkelanju
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v7i2.4254

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif ini bertujuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar matematika siswa kelas 4 SDN Ledok 01, Salatiga. Pembelajaran yang dilaksanakan selama ini belum menerapkan model yang tepat untuk melatih siswa berpikir kritis. Model Problem-based Learning (PBL) dinilai tepat untuk melatih siswa berpikir kritis karena sintaks PBL menuntut siswa mampu menganalisis, berargumen, memecahkan masalah, dan menyimpulkan. Semua ini merupakan bagian dari kemampuan berpikir kritis. Bila daya kritis siswa meningkat, diyakini bahwa hasil belajarnya pun akan meningkat. Hal ini terbukti dari hasil tindakan melalui penerapan PBL dalam 2 sklus terjadi peningkatan secara berturut-turut. Pada siklus I, perolehan nilai rata-rata daya kritis siswa sebesar 70,3, sedangkan rata-rata skor prasiklus hanya sebesar 65,4, kemudian skor rata-rata pada siklus II sebesar 75. Dari 26 siswa, terdapat 73% siswa dengan kemampuan berpikir kritis yang masuk kategori tinggi 46 % dan sangat tinggi 27%. Seiring dengann terjadinya peningkatan daya kritis, terjadi pula peningkatan hasil belajarnya. Rata-rata nilai hasil belajar pada pra siklus sebesar 62,8, meningkat menjadi sebesar 75,2 kemudian meningkat lagi pada siklus II menjadi 84,3. Pada prasiklus, siswa yang belum mencapai KKM sebesar 62%, pada siklus 1 berkurang menjadi 35%, dan pada siklus II tinggal 12%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa PBL efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar Matematika siswa SDN Ledok 01 Salatiga.
Penggunaan Model Pembelajaran Knisley Berbasis Kontruktivisme dalam Meningkatkan Self Confidence Mahasiswa Sari, Maila; Oktafia, Mesi
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Sustainable Development Goal in Mathematics and Mathematics Education
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v7i1.4283

Abstract

Mathematics education plays a crucial role in the cognitive and affective development of students, including self-confidence in understanding the material. This study aims to evaluate the impact of the Knisley learning model based on constructivism on students' self-confidence. The Knisley learning model provides direct experiences, group collaboration, and individual reflection, which is presumed to enhance students' self-confidence in mathematics learning. This research employs a quantitative approach with an experimental design. The study population consists of 34 fourth-semester students from IAIN Tadris Matematika, divided into two groups: experimental and control. The instrument used in this study is a self-confidence questionnaire. Data collected from the questionnaires distributed to both groups were analyzed to determine the difference in average self-confidence scores between the experimental group using the Knisley constructivism-based model and the control group not using this model. The results indicate that the experimental group had a higher average self-confidence score (45.52) compared to the control group (61.05). The significant value obtained from SPSS testing is 0.0000, which is smaller than the significance level (α = 0.05), indicating that H1 is accepted. Therefore, it can be concluded that students' self-confidence using the Knisley constructivism-based learning model is better than that of students not using the Knisley model, meaning there is an effect of implementing the Knisley constructivism-based learning model on the self-confidence of Tadris Mathematics students. The Knisley constructivism-based model in mathematics learning provides relevant learning contexts, encourages active interaction, and facilitates reflection that supports the development of self-confidence. Thus, the application of this learning model has proven to be effective in enhancing students' self-confidence in mathematics learning.