cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 69 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2024)" : 69 Documents clear
Using Whatsapp in Learning During Covid-19: Voices of Kindergarten Students’ Parents in Indonesia Puji Siswanto; Arief Styo Nugroho; Obay Jambari; Usmaedi Usmaedi; Habib Cahyono
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.5309

Abstract

The advancement of information and communication technology (ICT) has big effects on human life in many facets, one of them is in education. However, the use of this technology left some problems faced by its users. Therefore, this study aims to explore in-depth the kindergarten student parents’ perception of the use of WhatsApp in the teaching and learning process during the COVID-19 pandemic in Indonesia. The study employed the exploratory study which engaged twenty-nine students’ parents in Lebak - Indonesia where online learning using WhatsApp was implemented. Then, six participants were voluntarily involved in the interview. The questionnaire and semi-structured interview were administered in collecting the data. The data from the questionnaire were analyzed in percentage while the content analysis technique was used in analyzing the data from the semi-structured interview. From the data analysis, this study reveals two major research findings. Firstly, the use of WhatsApp helped students in learning during the COVID-19 pandemic and physical distancing, establishes student and teacher communication, Secondly, technical problems were found such as unstable internet connection, student-teacher communication and interaction are not maximized, and lastly, after a long period, the students got bored. In brief, the use of WhatsApp can be used as an alternative teaching platform in the COVID-19 age on the one hand, on the other hand, its’ usage faced barriers such as unstable internet connection.
Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Cerita Sejarah Model Discovery Learning Kelas XII SMA Yulia Purwantiningsih
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6134

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada peningkatan keterampilan menulis teks cerita sejarah dan kaidah kebahasaan teks sejarah melalui penerapan model discovery learning pada siswa kelas XII MIPA 3 di SMAN 1 Bantul. Berdasarkan permasalahan yang diidentifikasi, seperti kurangnya minat siswa dalam menulis, pendekatan pembelajaran yang monoton, dan kurangnya pengetahuan siswa tentang teks cerita sejarah, peneliti mencoba menerapkan model pembelajaran discovery learning. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dalam dua siklus. Siklus pertama menunjukkan perbaikan yang cukup signifikan dalam hasil belajar siswa, namun masih ada siswa yang belum tuntas. Pada siklus kedua, dengan peningkatan strategi pembelajaran dan peran guru yang lebih aktif, seluruh siswa berhasil tuntas dengan nilai pengetahuan dan keterampilan yang meningkat secara signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model discovery learning berhasil dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari persentase ketuntasan belajar yang mencapai 100% pada kedua siklus, menandakan kesuksesan model pembelajaran ini dalam meningkatkan kemampuan menulis teks cerita sejarah dan kaidah kebahasaan teks sejarah siswa. Model ini juga memberikan siswa kesempatan untuk terlibat lebih aktif, meningkatkan keterampilan berpikir kritis, dan menciptakan pembelajaran yang lebih menarik. Dengan demikian, diperoleh kesimpulan bahwa model discovery learning dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam keterampilan menulis teks cerita sejarah dan kaidah kebahasaan teks sejarah di mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Pada Siswa Sekolah Dasar Fentje Assa; Danny A Masinambow; Deisye Supit; Harol R. Lumapow; Suzan Jacobus
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6167

Abstract

Pendidikan memegang peranan penting dalam mengembangkan sumber daya manusia berkualitas. Proses pembelajaran harus mengadaptasi metode yang efektif untuk menjamin pencapaian hasil belajar yang optimal bagi siswa. Penelitian ini memfokuskan pada penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada siswa kelas V di SD GMIM VIII Tomohon. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan 14 siswa dengan dua siklus. Siklus pertama menemui banyak kendala seperti kurangnya keterlibatan siswa, kurangnya kolaborasi dalam kelompok, serta kurangnya motivasi guru. Evaluasi siklus pertama menjadi dasar untuk perbaikan pada siklus kedua. Siklus kedua menunjukkan perubahan yang signifikan setelah peningkatan interaksi siswa, partisipasi dalam diskusi, dan pemanfaatan pendekatan PBL yang lebih baik. Hasil belajar meningkat signifikan dari 68,57% pada siklus pertama menjadi 86,07% pada siklus kedua. Kesimpulannya, PBL berhasil meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Perbaikan strategi pembelajaran dengan fokus pada interaksi siswa, partisipasi dalam diskusi, dan pemanfaatan pendekatan PBL membawa perubahan yang positif. Meskipun penelitian hanya sampai siklus kedua, keberhasilan pada tahap ini memberikan dasar yang kuat untuk penggunaan PBL sebagai model pembelajaran yang efektif. Rekomendasi diberikan untuk mengadopsi dan mengembangkan PBL sesuai dengan kebutuhan siswa serta untuk penelitian lebih lanjut dalam jangka waktu yang lebih luas.
An Assessing Speaking Ability: Insights from English Conversation Club among Fifth-Semester Midwifery Students Yulinda Oktaviana Harahap; Yulina Oktaviani Harahap
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6242

Abstract

This study explores the speaking abilities of 5th-semester students involved in the English Conversation Club (ECC) within a Midwifery Diploma Study Program. The research focuses on understanding the challenges faced by students in speaking English and evaluating the ECC's contribution to enhancing their speaking skills. The investigation utilized a mixed-methods approach involving qualitative and quantitative data collection.The study found that while most students performed well, as indicated by their scores falling under the "Good" and "Very Good" categories, notable challenges persisted. Students encountered difficulties primarily related to vocabulary limitations, grammar intricacies, a lack of motivation, and psychological factors impacting their speaking performances.Factors influencing speaking abilities were analyzed through student interviews, highlighting vocabulary, grammar, and motivational issues as key hindrances. The ECC program was perceived positively by students, providing an environment conducive to English practice. However, the infrequent use of English beyond the ECC sessions limited its impact on students' overall speaking skills. To improve speaking abilities, interventions emphasizing vocabulary enhancement, grammar proficiency, motivational support, and better preparation strategies were recommended. Further emphasis on consistent English practice outside the ECC was suggested for more comprehensive improvement. In conclusion, while the ECC positively contributed to students' speaking proficiency, challenges related to vocabulary, grammar, motivation, and insufficient practice outside the program persist. Targeted interventions focusing on these areas are crucial to further enhance students' speaking abilities within the Midwifery Diploma Study Program.
Determinasi Kepemimpinan Pelayan, Budaya Organisasi, Etos Kerja, dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai di Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng Benediktus Feliks Hatam; I Made Yudana; Kadek Rihendra Dantes
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinasi parsial dan determinasi simultan kepemimpinan pelayan, budaya organisasi, etos kerja, dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai di Unika Santu Paulus Ruteng. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 66 orang dan seluruh populasi digunakan sebagai sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner model skala Likert. Analisis data dilakukan dengan teknik regresi sederhana, regresi ganda,dan korelasi parsial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tedapat determinasi dengan sumbangan efektif sebesar 14,17%, (2) terdapat determinasi dengan sumbangan efektif sebesar 9.85%, (3) terdapat determinasi dengan sumbangan efektif sebesar 16.09%, (4) terdapat determinasi dengan sumbangan efektif sebesar 9.59%, dan (5) terdapat determinasi simultan kepemimpinan pelayan, budaya organisasi, etos kerja, dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai di Unika Santu Paulus Ruteng, dengan nilai determinasi sebesar  49,7%, sedangkan sisanya sebesar 50,3% disebabkan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Abdullah Abdullah; Faizatul Munawwaroh
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6313

Abstract

Kemampuan penalaran yang menentukan saat ini merupakan salah satu sudut pandang yang penting dalam kemajuan individu pada masa berlangsungnya data dan informasi, dimana PBL merupakan suatu teknik pembelajaran yang diperoleh dengan memahami suatu permasalahan dan mengorganisasikan tujuan dari permasalahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari ke dalam kehidupan sehari-hari. mengembangkan langkah lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan mengkaji tentang penerapan problem based learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. adapun metode penelitian yang di gunakan adalah peneliat kualitatif Dengan jenis penyelidikan kontekstual, para ahli berusaha mengungkap keanehan yang terjadi di Mts Azzainiyah 1  yang dapat digunakan untuk mengevaluasi penerapan metode PBL dalam mengembangkan lebih lanjut kemampuan penalaran tegas siswa. Menerapkan pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa berdasarkan temuan penelitian ini. di Mts Azzainiyah 1 yaitu ada sembilan penerapaan antara lain, Pembagian kelompok, Mengorganisikan siswa untuk belajar, Membagi modul kepada siswa, Membimbing dan mengembangkan hasil karya, Orientasi siswa pada masalah actual dan otentik, Mengembangkan dan menyajikan hasil karya diskusi, Menilai keterampilan diskusi dan presentasi, Menganalis proses pemecahan masalah, Menyimpulkan hasil proses belajar. Dengan Adanya Pembelajaran problem based learning siswa telah muncul keberanian untuk mengungkapkan pengetahuannya ada feed back yang baik, siswa jugak mulai aktif bahkan mulai berpikir kritis. Berpikir kritis yang di lakukan oleh siswa Mts Azzainiyah 1 digambarkan dengan mengajukan pertanyaan dan permasalahan yang bermakna, memperkenalkan dengan jelas, mengumpulkan dan menilai data yang relevan, memanfaatkan pemikiran yang dinamis, reseptif, dan menyampaikan secara nyata di dalam kelas dan di luar ruang belajar.
Penerapan Metode Yanbu’a Dalam Meningkatkan Penguasaan Membaca Al- Qur’an di Madrasah Ibtidaiyah Rifqotul Amanatil Qowiyeh; Feriska Listrianti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6378

Abstract

Pembelajaran membaca Al-Qur’an sudah lazim dipelajari disetiap lembaga pendidikan Madrasah Ibtidaiyah. Akan tetapi, terdapat masalah yang dihadapi di suatu lembaga seperti penggunaan metode dalam pengajarannya. Latar belakang dari penelitian ini merupakan minimnya keahlian anak didik dalam membaca Al-Qur’an, setelah itu digunakannya metode Yanbu’ a dalam kesuksesan membaca Al-Qur’an pada cara pembelajaran. Penelitian ini ialah penelitian kualitatif deskriptif, dengan mengutip lokasi di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum Sumber Kemuning, Tamanan, Bondowoso. Pengumpulan data didapat dari observasi, wawancara, serta dokumentasi. Tujuan riset ini adalah untuk mengetahui penerapan pembelajaran di Madarasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum dengan menggunakan metode Yanbu’a. Hasil penelitian bahwa penerapan metode Yanbu’a ini di mulai : Pertama, perencaan pembelajaran yaang harus disiapkan oleh guru dan buku panduan bagi siswa. Kedua, proses pelaksanaan pembelajaran dengan diawali pembukaan, kegiatan inti, dan penutup. Ketiga, evaluasi setelah melaksanakan proses pemebelajaran. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan jika pemakaian tata cara Yanbu’a dalam pembelajaran memberikan pengaruh besar dan cukup membantu siswa, sehingga siswa mampu menguaasai dan memahami pembelajaran Al-Qur’an dengan fashih dan tepat.
Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Rahma Nurmalita; Rafiq Zulkarnaen
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6463

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematis siswa masih rendah. Hal ini ditunjukkan dengan siswa kurang mampu dalam memahami permasalahan pada soal yang diberikan serta kesulitan dalam mampu dalam mengidentifikasi soal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemmpuan berpikir kritis matematis siswa MTs di satu Kabupaten Karawang dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel. Subjek penelitian ini adalah 30 siswa kelas VIII yang sudah mempelajari materi sistem persamaan linear dua variabel. Instrumen penelitian yang digunakan berbentuk soal uraian sebanyak empat soal, setiap soal mengacu pada empat aspek berpikir kritis yang meliputi: Reason, Situation, Overview dan Inference. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh, kemampuan berpikir kritis siswa pada aspek Reason merupakan aspek dengan persentase tertinggi yaitu siswa mampu memberikan alasan berdasarkan fakta/bukti yang relevan tentang jawaban yang dikemukakan. Dan aspek dengan persetase rendah yaitu aspek Infeence siswa belum mampu dalam memahami permasalahan dengan disertai langkah-langkah penyelesaian, serta belum mampu menuliskan kesimpulan yang masuk akal.
Implementasi Program Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Kelas di SDN Telaga Baru Kecamatan Taliwang Andhi Rizandhi; Nurwahidah Nurwahidah; Darmiany Darmiany
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6471

Abstract

Masa depan bangsa berasal dari pendidikan sehingga dapat dijadikan landasan yang kuat, yang dapat membangun anak bangsa sesuai dari potensi yang dimlikinya masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program penguatan pendidikan karakter (PPK) berbasis kelas tahun ajaran 2023/2024. Jenis penilitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SDN Telaga Baru, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Jenis data yang dikumpulkan berupa data kualitatif deskriptif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan implementasi penguatan pendidikan karakter (PPK) berbasis kelas telah berjalan dengan baik dengan indikator (1) Pengintegrasian PPK dalam kurikulum (2) PPK melalui manajemen kelas (3) PPK melalui pemilihan dan penggunaan metode pembelajaran (4) PPK melalui pembelajaran tematis (5) PPK melalui gerakan literasi (6) PPK melalui layanan bimbingan dan konseling. Indikator tersebut dilakukan melalui kegiatan pembelajaran di dalam kelas, kegiatan literasi dan kegiatan ekstrakulikuler dengan mengintgrasikan nilai karakter religius, nasioanalisme, gotong-royong, integritas dan mandiri. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil penelitian implementasi penguatan pendidikan karakter (PPK) berbasis kelas dilakukan dengan mengintegrasikan nilai karakter religius, nasionalisme, gotong-royong, integritas dan mandiri melalui kegiatan pembelajaran dikelas dan ekstrakulikuler.
Implementasi Aspek Sarana Prasarana Sekolah Ramah Anak di Taman Kanak-kanak Leny Madhani; Hamid Patilima
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6568

Abstract

Taman Kanak-Kanak menjadi tempat yang aman, nyaman, bersih, sehat, ramah dan menyenangkan tentu menjadi dambaan bagi semua lembaga pendidikan terutama bagi jenjang PAUD. Sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta melindungi berbagai hak dasar pada anak maka pemerintah melaksanakan suatu program yang di sebut Sekolah Ramah Anak. Perwujudan dari Sekolah Ramah Anak sesungguhnya telah banyak dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satunya lembaga TK Islam Al-Azhar BSD yang telah ikut mendeklarasikan diri Sebagai Sekolah Ramah Anak pada. Dalam pelaksanaannya tentu tidak mudah karena diperlukan berbagai upaya dalam mengimplementasikannya terutama dalam memenuhi aspek sarana prasarana yang ramah anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi sarana prasarana melalui program sekolah ramah anak yang dilaksanakan oleh sekolah TK Islam Al-Azhar BSD. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di TK Islam Al-Azhar BSD. Adapaun yang menjadi sumber informan adalah kepala sekolah, guru, orang tua murid/ komite sekolah dan peserta didik dari kelompok B. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa TK Islam Al-Azhar telah mengimplementasikan aspek sarana prasarana berdasarkan panduan pelaksanaan SRA dari pemerintah. Namun dalam prakteknya masih memerlukan peningkatan kualitas ataupun kuantitas dalam beberapa fasilitas diantaranya: lantai toilet dan ketersediaan hygiene kit, toilet bagi penyandang disabilitas, ketersediaan ruang konseling, ketersediaan ruang kreativitasdan ketersediaan kotak komunikasi.