Jurnal Educatio FKIP UNMA
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles
49 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 10 No. 4 (2024)"
:
49 Documents
clear
Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar dengan Menggunakan Media Educandy Pada Pembelajaran PPKN
Aryansyah, Ryan;
Kurnisar, Kurnisar;
Mutiara, Tyas Masito
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9384
Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik salah satunya dengan mengunakan media Educandy. Media Educandy merupakan media pembelajaran yang bersifat interkatif untuk menunjang motivaasi belajar peserta didik. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk meningkatkan motivasi belajar pada mata pelajaran PPKn dengan menggunakan media pembelajaran educandy pada kelas XI.12 SMA N 3 Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah Peserta didik kelas XI.12 berjumlah 30 peserta didik. Hal ini dilakukan berdasarkan hasil pengamatan dan prasiklus yang menunjukan bahwa motivasi belajar peserta didik awalnya hanya sebesar 56%. Adapun indikator keberhasilan yang diterapkan sebesar 85%. Hasil dari siklus 1 diagram persentasi mengalami peningkatan sebesar 70%. Selanjtnya pada tahapan siklus II kembali mengalami peningkatan mencapai 85% dengan kategori sangat baik. sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan motivasi belajar setelah diterapkannya pembelajaran dengan mengunakan media educandy.
Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Dengan Penggunaan Media Wordwall Pada Pembelajaran PPKn
Oktavia, Sindi;
Kurnisar, Kurnisar;
Mutiara, Tyas Masito
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9402
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi guru di SMA Negeri 3 Palembang, dengan permasalahan mengenai rendahnya minat belajar peserta didik yang diketahui dari hasil observasi dan penyebaran angket minat belajar pada tahap pra siklus. Maka dari itu, solusi yang tepat dengan menerapkan media pembelajaran wordwall untuk meningkatkan minat belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik dengan penggunaan media wordwall pada pembelajaran PPKn di kelas XI.5 SMA Negeri 3 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dengan 3 siklus, yang terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Adapun indikator dari minat belajar yaitu perasaan senang, ketertarikan, perhatian dan keterlibatan. Subjek dalam penelitian ini kelas XI.5 berjumlah 35 peserta didik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran wordwall dapat meningkatkan minat belajar, hal tersebut dapat terlihat dari hasil angket minat belajar kegiatan siklus 1 dengan persentase 63,49% dengan kategori sedang dan pada siklus 2 mengalami kenaikan yang signifikan dengan persentase 76,57% dengan kategori tinggi. Maka dari itu dapat peneliti simpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran wordwall dapat meningkatkan minat belajar peserta didik di kelas XI.5 SMA Negeri 3 Palembang.
Inisiatif Perpustakaan Umum Kabupaten Tasikmalaya dalam Menjangkau Pemustaka dengan Layanan Perpustakaan Keliling
Azzahra, Denaya;
Lusiana, Elnovani;
Anwar, Rully Khairul
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9432
Tujuan dari penelitian yang dilakukan di Perpustakaan Umum Kabupaten Tasikmalaya ini adalah untuk mengetahui strategi layanan yang dilakukan melalui program Perpustakaan Keliling untuk menjangkau pemustaka yang berada di daerah-daerah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Peneliti melakukan observasi secara langsung ke Perpustakaan Umum Kabupaten Tasikmalaya dan melakukan wawancara dengan Kepala Sub Bagian Perpustakaan dan juga beberapa staf perpustakaan dengan kesepakatan bersama dan tidak ada unsur pemaksaan. Setelah mendapatkan data serta informasi dari hasil observasi dan wawancara, peneliti menganalisis data tersebut untuk kemudian dibuat laporan. Peneliti melakukan data analisis dengan mencocokkan hasil wawancara dengan keilmuan yang telah dipelajari sebelumnya serta membandingkannya dengan penelitian terdahulu. Peneliti juga melakukan perbandingan antara teori dengan kenyataan di lapangan. Peneliti menemukan bahwa kegiatan layanan perpustakaan keliling yang dilakukan oleh Perpustakaan Umum Kabupaten Tasikmalaya merupakan salah satu strategi dalam menjangkau pemustaka dan memberikan layanan terbaik bagi setiap lapisan masyarakat. Meskipun masih terdapat beberapa hal yang belum memenuhi standar perpustakaan umum, akan tetapi Perpustakaan Umum Kabupaten Tasikmalaya telah melakukan usaha terbaiknya sebagai lembaga informasi yang siap melayani kebutuh informasi seluruh masyarakat Kabupaten Tasikmalaya. Meskipun Perpustakaan Umum Kabupaten Tasikmalaya belum memenuhi standar perpustakaan berdasarkan Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional No 8 Tahun 2017 tentang Standar Perpustakaan Kabupaten atau Kota, akan tetapi Perpustakaan Umum Kabupaten Tasikmalaya telah melakukan layanan terbaik melalui perpustakaan keliling.
Analisis Konten Media Sosial di Objek Wisata Curug Cinulang Melalui The 7c Framework
Trisnawati, Tiara;
Arif, Dally Nur;
Ali, Enjang Yusuf
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9459
Objek Wisata Curug Cinulang memiliki potensi daya tarik wisata alam. Namun dalam pengelolaan pariwisata terdapat beberapa kendala, seperti halnya mengalami jumlah penurunan kunjungan dikarenakan adanya kompetitor dan pemasaran dalam bidang digitalnya kurang berkembang. Pengembangan media sosial Instagram pada objek wisata akan membantu menarik kembali minat kunjungan wisatawan dengan teori pemasaran yang diterapkan. Sehingga peneliti akan mengembangkan media sosial Instagram dari objek wisata dengan teori The 7C Framework guna mengembangkan kembali sosial media Instagram yang telah ada dan meningkatkan jumlah kunjungan dan memasarkan secara luas objek wisata ini. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain analisis konten. Karena untuk melihat peningkatan dari strategi yang terapkan maka dalam penerapan strategi ini akan peneliti analisis menggunakan engagement rate instagram dan observasi dengan dokumentasi pendukung untuk menyampaikan informasi dari media sosail yang diamati. Hasil output analisis dari data-data yang ada setiap minggunya engagement rate dari sosial media Instagram objek wisata semakin meningkat. Konten memberikan pengetahuan kepada calon wisatawan mengenai fasilitas dan daya tarik wisata. Strategi The 7C Framework secara efektif mengembangkan media sosial melalui konten yang disajikan. Dan dengan adanya pengembangan media sosial Instagram objek wisata meningkatkan jumlah followers, akun yang dijangkau, akun yang berinteraksi juga meningkatkan minat kunjungan dan meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung.
Potensi Tradisi Upacara Adat Ngalaksa Sebagai Daya Tarik Wisata Budaya di Kabupaten Sumedang
Agustina, Riany;
Sukirman, Oman;
Arif, Dally Nur
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9485
Kabupaten Sumedang memiliki banyak potensi wisata yang dapat menarik wisatawan untuk berkunjung dalam setiap tahunnya. Sumedang memiliki banyak kecamatan yang tersebar dengan beragam kesenian dan tradisi yang memiliki ciri khas di setiap daerahnya. Hal ini yang menjadi modal untuk mengembangkan dan mempromosikan tradisi dan kebudayaan Sumedang dengan berbagai cara. Salah satu contoh tradisi yang ada di Kabupaten Sumedang yang memiliki potensi memberikan nilai lebih bagi Kabupaten Sumedang adalah tradisi upacara adat ngalaksa. Tradisi upacara adat ngalaksa adalah tradisi yang menjadi ciri khas masyarakat Rancakalong yang bukan hanya bisa dijadikan sebagai kesenian dan adat masyarakatnya saja, namun tradisi ini juga dapat dijadikan sebagai daya tarik wisata budaya di Kabupaten Sumedang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis potensi tradisi upacara adat ngalaksa sebagai daya tarik wisata budaya di Kabupaten Sumedang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan pengumpulan dengan dengan cara wawancara, observasi dan studi literatur. Hasil dari penelitian ini adalah tradisi upacara adat ngalaksa berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya karena telah memuat aspek-aspek pariwisata budaya yaitu memiliki produk naratif seperti adanya pemandu wisata dan adanya narasi untuk dipaparkan kepada wisatawan. Memuat aspek wisata yaitu wisatawan dapat melihat pembuatan laksa, menonton kesenian tarawangsa yang merupakan pengiring dari pelaksanaan tradisi upacara adat ngalaksa. Memuat produk destinasi yang berarti tradisi upacara adat memiliki aspek-aspek seperti lokasi yang stategis dan menetap, akses jalan yang terjangkau dan terdapat fasilitas-fasilitas untuk wisatawan. Memuat aspek produk budaya yang memiliki nilai spiritual, nilai sosial dan nilai sosial serta nilai sejarah.
Pengembangan Media Tangga Satuan Pada Materi Satuan Panjang Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar
Christiani, Laurentia Cahyaning;
Airlanda, Gamaliel Septian
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9521
Mata pelajaran Matematika akan sulit dipahami jika tidak dibantu dengan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan meningkatkan minat belajar siswa dengan membuat suatu produk. Metode penelitian yang digunakan mengacu pada model penelitian Borg and Gall meliputi (1) Research and information collecting; (2) Planning; (3) Develop preliminary form of product; (4) Preliminary field testing; (5) Main product revision; (6) Main field testing; (7) Operational product revision; (8) Operational field testing; (9) Final product revision; (10) Dissemination and Implementation. Penelitian ini dilakukan di kelas III SD Kanisius Lodoyong dengan subjek berjumlah 8 siswa. Media “Tangga Satuan” mata pelajaran Matematika memuat materi satuan panjang. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa media Tangga Satuan untuk meningkatkan minat belajar Matematika siswa materi pengukuran layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran Matematika. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya kelayakan media dengan persentase validasi ahli media 75%, ahli materi 96,8% dan ahli perangkat ajar 73% dengan kategori semua validasi yakni layak. Kepraktisan dilihat berdasarkan angket respon guru memperoleh persentase sebesar 100% dengan kategori sangat layak. Sedangkan persentase angket siswa pada tahap uji coba produk dengan jumlah 8 siswa yakni memperoleh persentase sebesar 95,8% dengan kategori sangat layak. Efektivitas media dilakukan berdasarkan dari hasil pretest dan posttest melalui uji hipotesis menggunakan uji T_ test (Paired Sample T-test), adapun hasil output diketahui Sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 artinya terdapat perbedaan secara signifikan terhadap minat belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media Tangga Satuan.
Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Melalui Media Googlesites Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila
Fadhillah, Annisa Nur;
Purnasari, Fitri Okta;
Al Hafiz, Muhammad Harry;
Angelia, Winda;
Kurnisar, Kurnisar;
Mutiara, Tyas Masito
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9562
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui penggunaan Google Sites dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas XI.5 SMAN 3 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) Kemmis-McTaggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui kuesioner tentang motivasi belajar, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik pada siklus pertama, dengan peningkatan persentase motivasi dari 69% (pra-siklus) menjadi 75% pada siklus pertama. Namun, terjadi sedikit penurunan pada siklus kedua, terutama pada aspek kebutuhan dan kegiatan belajar yang menarik. Secara keseluruhan, penggunaan Google Sites sebagai media pembelajaran berhasil meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Peneliti menyarankan integrasi teknologi dalam pembelajaran untuk menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan memotivasi, serta untuk meningkatkan hasil belajar. Teknologi seperti Google Sites memungkinkan akses yang mudah dan interaktif, sehingga mendukung pembelajaran yang lebih efektif.
Pengaruh Model Think Talk Write terhadap Kemampuan Menulis Karangan Narasi Peserta Didik Sekolah Dasar
A’yun, Putri Qurrotu;
Liansari, Vevy
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9206
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menganalisis pengaruh model Think Talk Write terhadap kemampuan menulis karangan narasi peserta didik sekolah dasar. Kemampuan menulis karangan narasi masih berada pada tingkat yang rendah, sehingga sangat berpengaruh pada pencapaian hasil belajar dari peserta didik. Kesulitan tersebut terlihat dari penggunaan ejaan yang tidak sesuai dengan EYD dan penulisan yang tidak jelas. Penyebabnya adalah kurangnya penggunaan model pembelajaran yang sesuai dalam proses kegiatan belajar. Metode kuantitatif jenis Pre-Experimental Design dengan desain penelitian One-Grup Pretest-Posttest Design. Sampel yang digunakan adalah 26 peserta didik kelas IV C SDN Kenongo 1. Teknik pengumpulan data yang diterapkan di penelitian ini yaitu menggunakan lembar tes berbentuk Pretest serta Posttest dengan tes yang digunakan berupa uraian. Perhitungan uji validitas dan reliabilitas dilakukan menggunakan SPSS versi 26 untuk mengetahui valid atau tidak valid sebuah instrumen sebelum digunakan. Uji validitas dihitung menggunakan rumus Pearson Produc Momen dan uji reliabilitas menggunakan Crombach’s Alpha. Teknik analisis data yang diterapkan mencakup statistik deskriptif, uji normalitas dengan rumus uji Shapiro Wilk, dan uji hipotesis melalui uji Paired Sample t-test dengan hasil signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Think Talk Write memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan menulis karangan narasi peserta didik sekolah dasar kelas IV C di SDN Kenongo 1.
Flashcard Berbasis Augmented Reality Materi Pecahan Melalui Team Games Tournament Meningkatkan Self Regulated Learning Siswa Sekolah Dasar
Putri, Siti Fadila Rahma;
Fatih, Mohamad;
Alfi, Cindya
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9500
Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran yaitu flashcard berbasis Augmented Reality pada materi matematika pecahan untuk meningkatkan Self Regulated Learning pada siswa. Metode penelitian menggunakan penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan model penelitian Borg and Gall. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu angket. Angket digunakan untuk mengukur kevalidan media, materi, bahasa ,kelayakan media, dan kemampuan Self Regulated Learning Siswa. Hasil penelitian menunjukkan 87.5% ( ahli media ), 97% ( ahli materi ), 95% ( ahli bahasa ). Kelayakan media 100% oleh guru. Peningkatan Self Regulated Learning pada siswa sebesar 78%. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil akhir nilai N-Gain mencapai 0,78. Hasil tersebut masuk pada kategori “Tinggi” karena 0,70 < n < 1,00. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan self-regulated learning siswa setelah penggunaan media flashcard berbasis augmented reality dalam pembelajaran pecahan. Media ini mempengaruhi kemampuan siswa dalam memahami materi.
Penerapan Media Pembelajaran Baamboozle Dalam Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran PPKn Kelas XI SMA
Saffitri, Saffitri;
Kurnisar, Kurnisar;
Mutiara, Tyas Masito
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9519
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan media pembelajaran baamboozle sebagai solusi dalam meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn kelas XI.1 SMA N 3 Palembang. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan kurangnya minat belajar peserta didik pada mata pembelajaran PPKn didalam kelas. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah peserta didik di kelas XI.1 semester genap tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 33 orang. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus pembelajaran yang terdiri atas 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, refleksi dan evaluasi dengan teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran baamboozle pada mata pelajaran PPKn dapat meningkatkan minat belajar peserta didik. Hal ini dapat dilihat dari hasil angket minat belajar peserta didik yang awalnya saat pra siklus dengan kategori cukup tinggi 66%. Pada pelaksanaan siklus 1 minat belajar peserta didik mengalami peningkatan sebanyak 81% dan siklus 2 sebanyak 87% dimana kedua angka tersebut masuk dalam kategori tinggi dan sangat tinggi, Maka penulis menetapkan penelitian berhasil meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn dengan menggunakan media pembelajaran baamboozle.