cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 39 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2021): January-March" : 39 Documents clear
Manajemen Pengadaan Sarana Prasarana Sekolah Tia Fajartriani; Wawan Karsiwan
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 1 (2021): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i1.907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap proses pengadaan sarana prasarana sekolah, apakah selama ini prosedur yang digunakan sudah efektif atau belum. Penelitian ini, didasari oleh keadaan faktual dimana seringkali proses pengadaan sarana prasarana di beberapa sekolah tidak efisien dan efektif, tanpa adanya panduan pengadaan sarana prasarana yang jelas. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan yang digunakandalam melakukan pengembangan prosedur pengadaan sarana dan prasarana dengan tahapan: Studi Pendahuluan, Pengembangan Prosedur Pengadaan Sarana Prasarana, Validasi Prosedur Pengadaan Sarana Prasarana, Uji Coba dan Revisi, dan Implementasi prosedur. Sampel Penelitian yang digunakan sebagai sumber data dan informasi adalah Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana, Kepala Sarana Prasarana Sekolah dan Perwakilan Guru. Data dan Informasi yang dikumpulkan dibantu dengan menggunakan beberapa instrument penelitian yaitu: Studi Dokumentasi, Pedoman Wawancara, dan Angket. Hasil Penelitian, terlihat probalitas (sig 2 tailed) adalah 0.003 dan Nilai Tabel pada two Tailed Test pada taraf 95% adalah 11. Maka dapat terlihat bahwa, probabilitas < 0.05 (t table 11) hipotesis yang menyatakan terdapat perbedaan antara Uji 1 dengan Uji 2 diterima. Sementara, untuk hipotesis yang menyatakan tidak terdapat perbedaan anatara Uji 1 dan Uji 2 ditolak.
Survey Kepuasan Mahasiswa Atas Layanan Manajemen Pendidikan di STKIP Muhammadiyah Bogor Tahun 2020 Dadan Samsul Badar; Wawan Karsiwan
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 1 (2021): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i1.910

Abstract

Survey kepuasan mahasiswa atas layanan manajemen pendidikan ini dilakukan untuk melakukan evaluasi tingkat kepuasan mahasiswa atas layanan manajemen pendidikan yang telah dilakukan oleh STKIP Muhammadiyah Bogor. Tujuan dari survei ini adalah untuk melakukan evaluasi dan merencanakan program peningkatan mutu layanan lembaga terhadap mahasiswa. Hal ini, penting dilakukan dimana mahasiswa sebagai pelanggan utama pendidikan perlu mendapat prioritas dalam layanan manajemen pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teknik survey dan pengolahan data dilakukan melalui statistik sederhana berupa prosentase. Survey dilakukan terhadap 75 mahasiswa mewakili empat program studi yang ada dengan mengukur enam indikator layanan manajemen pendidikan yang terdiri dari: Kurikulum, Tenaga Pendidikan, Keuangan, Sarana Prasarana, Layanan administrasi akademik dan keuangan. Hasil survey menunjukkan bahwa, pada indikator kurikulum masih terdapat 17% mahasiswa yang menyatakan masih sangat tidak puas dan tidak puas, pada indikator tenaga pendidik (Dosen) masih terdapat sebesar 5% mahasiswa menyatakan tidak puas, indikator Sarana Prasarana masih terdapat mahasiswa sebesar 53% menyatakan tidak puas dan 13% menyatakan sangat tidak puas, Indikator keuangan masih terdapat mahasiswa sebesar 30% menyatakan tidak puas dan 3% menyatakan sangat tidak puas, dan indikator terakhir layanan administrasi akademik dan keuangan, masih terdapat mahasiswa sebesar 25% menyatakan tidak puas dan 7% menyatakan sangat tidak puas. Dari hasil survey tersebut, nampak pada indikator pemenuhan sarana prasarana masih sangat tinggi, sehingga perlu mendapat prioritas dalam program pengembangan layanan secara bertahap dan berkelanjutan yang selanjutnya diikuti oleh aspek keuangan, kurikulum dan tenaga pendidik
Pengaruh Media Boneka Tangan Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Materi Keberagaman Ekonomi Yena Sumayana; Sutarman Sutarman; Dewi Ratna Ningsih
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 1 (2021): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i1.917

Abstract

Hal yang dapat mempengaruhi hasil belajar IPS di antaranya media pembelajaran. Media pembelajaran yang digunakan harus mampu membuat siswa lebih aktif. Dalam upaya meningkatkan aktivitas dan kualitas hasil belajar siswa perlu adanya alternatif perbaikan, salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu menggunakan media boneka tangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh media Boneka Tangan terhadap aktivitas dan hasil belajar IPS materi Keragaman Ekonomi pada siswa kelas IV SDN Cilengkrang Kabupaten Sumedang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan instrumen penelitian berupa lembar tes, lembar observasi dan angket. Adapun populasinya berjumlah 26 orang dan kesemuanya menjadi sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) Proses pembelajaran IPS materi Keragaman Ekonomi dengan menggunakan media boneka tangan di kelas IV SDN Cilengkrang Kabupaten Sumedang siswa nampak antusias dan aktif dengan mendapatkan hasil rata-rata seluruh sampel yaitu 4,75 yang berkategori positif. (2) Adanya pengaruh yang signifikan setelah dilaksanakannya pembelajaran dengan menggunakan media Boneka Tangan pada pembelajaran IPS materi Keberagaman Ekonomi terhadap hasil belajar siswa di kelas IV SDN Cilengkrang Kabupaten Sumedang dengan meningkatnya perolehan nilai posttest dibandingkan dengan nilai preetest, yakni nilai rata-rata preetest siswa yaitu 66.55, sedangkan nilai rata-rata posttest yaitu 85 dengan presentase 92% dan tergolong kategori baik.
Meta Analisis Efektivitas Model Pembelajaran Problem Solving dan Model Pembelajaran Problem Posing Ditinjau Dari Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Veronika Heny Priska; Mawardi Mawardi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 1 (2021): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i1.928

Abstract

Jenis penelitian ini menggunakan meta analisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Solving dan model pembelajaran Problem Posing dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika kelas 4 Sekolah Dasar. Teknik yang digunakan adalah analisis Teknik Effect Size dengan rumus effect size yang digunakan formula pengaruh dengan rumus eta kuadrat (ń2). Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah inrumens pemberian kode (coding data). Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukan hasil model pembelajaran Problem Posing lebih berpengaruh dibandingkan dengan model pembelajaran Problem Solving terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika kelas 4 Sekolah Dasar. Dari Uji Ancova dari nilai rata-rata eksperimen 2 model pembelajaran Problem Posing 79.6380 lebih tinggi jika dibandingkan dengan nilai dari model pembelajaran Problem Solving 77.0840. dari hasil perhitungan Hipotesis menggunakan Uji Ancova dengan menggunakan Univariate menunjukan nilai signifikansi sebesar 0,571 yang berarti lebih besar 0,05 (0,571>0,05). Dari hasil perhitungan hipotesis menggunakan uji Ancova dengan Univariete yang menunjukan nilai signifikasi sebesar 0,571 yang berarti lebih besar dari 0,05 (0,571 > 0,05). Dari uji Ancova menunjukkan F hitung 1. 608 > 4,64. Dan signifikasi 0,571 > 0,05 yang menunjukan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak.
Efektivitas Model Pembelajaran NHT dan Model Pembelajaran STAD Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Pada Pembelajaran Tematik Magdalena Elendiana; Tego Prasetyo
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 1 (2021): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i1.932

Abstract

Jenis penelitian ini menggunakan meta analisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Solving dan model pembelajaran Problem Posing dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika kelas 4 Sekolah Dasar. Teknik yang digunakan adalah analisis Teknik Effect Size dengan rumus effect size yang digunakan formula pengaruh dengan rumus eta kuadrat (ń2). Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah inrumens pemberian kode (coding data). Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukan hasil model pembelajaran Problem Posing lebih berpengaruh dibandingkan dengan model pembelajaran Problem Solving terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika kelas 4 Sekolah Dasar. Dari Uji Ancova dari nilai rata-rata eksperimen 2 model pembelajaran Problem Posing 79.6380 lebih tinggi jika dibandingkan dengan nilai dari model pembelajaran Problem Solving 77.0840. dari hasil perhitungan Hipotesis menggunakan Uji Ancova dengan menggunakan Univariate menunjukan nilai signifikansi sebesar 0,571 yang berarti lebih besar 0,05 (0,571>0,05). Dari hasil perhitungan hipotesis menggunakan uji Ancova dengan Univariete yang menunjukan nilai signifikasi sebesar 0,571 yang berarti lebih besar dari 0,05 (0,571 > 0,05). Dari uji Ancova menunjukkan F hitung 1. 608 > 4,64. Dan signifikasi 0,571 > 0,05 yang menunjukan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak.
Perbandingan Penggunaan Platform Google Classrom dan Grup Whatsapp Dalam Pembelajaran Online Selama Pandemi Covid-19 Endah Yuliani; Romadhiyana Kisno Saputri
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 1 (2021): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i1.934

Abstract

Dampak dari adanya pandemi COVID-19 pada sistem pendidikan di Indonesia adalah seluruh kegiatan pembelajaran dilaksanakan di rumah masing-masing melalui aplikasi yang tersedia. Pembelajaran online dilakukan melalui berbagai platform seperti google classroom dan grup whatsapp. Pelaksanaan pembelajaran online perlu menggunakan platform yang mampu menunjang ketecapaian tujuan mata kuliah, untuk itu, perlu diketahui platform mana yang mampu menunjang ketercapaian tujuan mata kuliah sehingga hasil belajar juga baik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar yang menggunakan platform google classroom dan grup whatsapp dan seberapa efektifnya kedua platform tersebut selama pandemi COVID-19. Jenis penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah penelitian quasi experiment dengan desain pretest-postest nonequivalent multiple-group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester 2 yang mengikuti pembelajaran online dengan google classroom dan grup whatsapp. Sampel pada penelitian ini berjumlah 48 mahasiswa yang terbagi menjadi 2 kelompok sesuai perlakuan dengan jumlah masing-masing kelompok 24 mahasiswa. Data hasil belajar mahasiswa diperoleh dari hasil pre test, yaitu nilai Ujian Tengah Semester sebelum dilaksanakan pembelajaran online dan nilai post test, yaitu nilai Ujian Akhir Semester setelah dilaksanakan pembelajaran online pada kedua kelompok perlakuan, data kemudian diolah dengan menggunakan bantuan software Microsoft Excell dan SPSS 25 Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar kedua kelas sama sebelum diberi perlakuan dan hasil belajar kedua kelas berbeda setelah diberi perlakuan atau dengan kata lain kelas yang menggunakan platform google classroom lebih baik dari pada kelas yang menggunakan platform grup whatsapp. Pembelajaran dengan platform google classroom lebih efektif daripada dengan platform grup whatsapp.
Pembentukan Karakter Siswa Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Kearifan Lokal Muh. Irfan; Edi Firmansyah; Nasruddin Nasruddin; Muhammad Wahyu Setiyadi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 1 (2021): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i1.938

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembentukan karakter siswa pada pembelajaran bahasa indonesia berbasis kaarifan lokal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu 32 siswa MAN Dompu. Data diperoleh melalui angket jenis Skala Likert. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada pembelajaran bahasa indonesia yang berbasis kearifan lokal dapat meberikan dampak yang sangat positif terhadap pembentukan karaker siswa. Pernyataan tersebut didasari oleh hasil analisis data yang mengungkapkan bahwa pada setiap indikator pembentukan karaker siswa yaitu: 1) Jujur dengan perolehan skor rata-rata sebesar 2,35 dan kategori cukup baik; 2) Kreatif dengan perolehan skor rata-rata sebesar 2,53 dan kategori cukup baik; 3) Tanggung Jawab dengan perolehan skor rata-rata sebesar 2,51 dan kategori baik; dan 4) Toleransi dengan perolehan skor rata-rata sebesar 2,62 dan kategori baik, menunjukan bahwasanya siswa memiliki tingkat karakter yang cukup baik atau positif pada pembelajaran bahasa indonesia berbasis kearifan lokal yang terlihat pada masing-masing indikator.
Penerapan Model Auditory Intellectually Repetition (AIR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Pada Mahasiswa Nur Alfin Hidayati; Agus Darmuki
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 1 (2021): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i1.959

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk (1) meningkatkan keaktifan dalam pembelajaran keterampilan berbicara menggunakan Model Pembelajaran Auditory, Intellectually, and Repetition. (2) meningkatkan hasil belajar keterampilan berbicara menggunakan Model Pembelajaran Auditory, Intellectually, and Repetition pada mahasiswa kelas IB Prodi PBSI IKIP PGRI Bojonegoro Tahun Akademik 2019/2020. Penelitian perbaikan pembelajaran ini menggunakan prinsip Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini subjeknya adalah mahasiswa kelas IB Prodi PBSI yang berjumlah 30 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, wawancara, dan dokumen. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis interaktif yang terdiri dari tiga komponen yaitu pengelompokkan data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Minat pembelajaran keterampilan berbicara dapat meningkat melalui Model Pembelajaran Auditory, Intellectually, and Repetition; dan (2) penerapan model pembelajaran Auditory, Intellectually, and Repetition dapat meningkatkan keterampilan berbicara pada mahasiswa kelas IB Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP PGRI Bojonegoro Tahun Akademik 2019/2020.
Lexicostatistics Study of Mandailing and Angkola Languages Harianto II Harianto II; Zulfitri Zulfitri; Teguh Satria Amin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 1 (2021): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i1.850

Abstract

This research was conducted to discuss the relationship between the Mandailing and Angkola languages by studying the lexicostatistics side to discuss the degree of kinship of the two regional languages in North Sumatra. This research makes comparisons based on 200 Morris Swadesh vocabulary which is the main reference in research and studying the relationship between the Mandailing language and the Angkola language. The purpose of this study was to determine the percentage of kinship between the Mandailing and Angkola languages in North Sumatra. Then determine the time of separation between the two languages with the study of the lexicostatistics. And also explains the sound correspondence between the Mandailing and Angkola languages. The research method used in this study is a qualitative method and also a quantitative method. From the results of this study it was explained that the Mandailing and Angkola languages have a fairly close kinship side. Especially if you look at the similarity comparison of the number of words consisting of 98 words. Then the sound correspondence itself consists of, 1) replacement of sounds or phonemes consisting of 10 words, 2) reduction of sounds or phonemes with a total of about 16 words and also 3) addition of sounds or phonemes with a total of 18 words. The kinship relationship that occurs between the Mandailing and Angkola languages accounts for around 71% of the 200 Glossary of Morris Swadesh's vocabulary obtained from the two languages. The year of separation of these two languages, namely Mandailing and Angkola, was around 1,235 years ago, starting from 2023. The two languages are in the same sub-family and are in the same family.

Page 4 of 4 | Total Record : 39