cover
Contact Name
Linda Efaria
Contact Email
jurnal.litjak@kemdikbud.go.id
Phone
+6287887655756
Journal Mail Official
jurnal.litjak@kemdikbud.go.id
Editorial Address
Gedung E Lantai 19 Jalan Jenderal Sudirman Senayan, Jakarta Pusat
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan
ISSN : 02162792     EISSN : 2654427X     DOI : 10.24832
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan is a peer-reviewed journal published by Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Center of Policy Education Research and Culture , Ministry of Education and Culture of Republic of Indonesia), publish twice a year in August and December. This journal publishes research and study in the field of policy education, such as, education management, education best practice, curriculum, education assessment, education policy, education technology, and language.
Articles 336 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGASI KELOMPOK TERHADAP KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) MATA PELAJARAN IPS BERDASARKAN KEMAMPUAN AWAL SISWA (STUDI KASUS PADA SISWA KELAS VIIB SMP NEGERI 2 CIHAMPELAS TAHUN PELAJARAN 2017/2018) Anggraeni, Nina
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 1 (2019)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v12i1.299

Abstract

Mulai tahun 2016 pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mulai mengembangkan soal â?? soal berbasis HOTS (higher order thinking skill) yang mulai dimasukkan pada Ujian Nasional ataupun Ujian Akhir Sekolah, berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa kemampuan menyelesaikan soal berbasis HOTS siswa SMP Negeri 2 Cihampelas masih rendah terutama pada mata pelajaran IPS. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan berbagai model pembelajaran  yang dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan soal berbasis HOTS salah satunya model pembelajaran investigasi kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran investigasi kelompok terhadap kemampuan penyelesaian soal HOTS mata pelajaran IPS berdasarkan kemampuan awal siswa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen 2 x 2 faktorial dimanah kelas eksperimen melakukan pembelajaran menggunakan model pembelajaran investigasi kelompok  sedangkan kelas kontrol diberikan metode konvensional masing-masing kelompok dibedakan menjadi dua yakni siswa berkempuan awal tinggi dan siswa berkemampuan awal rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran investigasi mampu meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal HOTS mata pelajaran IPS baik yang berkemampuan awal tinggi ataupun berkemampuan awal rendah.Kata Kunci: Model Pembelajaran, kemampuan, soal HOTS
TINDAK KEKERASAN DI KALANGAN SISWA SMA/SMK Mahdiansyah, Mahdiansyah
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 2 (2017)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v10i2.172

Abstract

AbstrakTujuan studi adalah mengkaji fenomena tindak kekerasan di kalangan siswa SMA/SMK dan faktor-faktor penyebab terjadinya tindak kekerasan siswa tersebut. Studi menggunakan pendekatan kualitatif dan pengumpulan data terutama melalui wawancara mendalam kepada pelaku atau korban tindak kekerasan di kalangan siswa, guru, unsur dinas pendidikan setempat, dan pihak kepolisian yang menangani kasus tindak kekerasan terkait. Hasil mengungkapkan terdapat tiga pola tindak kekerasan yang dilakukan siswa SMA/SMK, yaitu tindak kekerasan antar kelompok siswa pada satu sekolah, tindak kekerasan siswa antar sekolah, dan tindak kekerasan oleh kelompok pertemanan (gang). Terdapat sejumlah faktor yang memengaruhi tindak kekerasan siswa, namun kesetiakawanan kelompok merupakan faktor dominan yang melatarbelakangi tindak kekerasan siswa SMA/SMK. AbstractThe purpose this study is to analize phenomena of violence among SMA/SMK students and factors that related to student violence. The study used a qualitative approach that is implemented the day case study method. Data collected primarily through in-depth interviews to the perpetrators or victims of the violence among students, teachers, local education office staf, and the police who handle cases of violence related. The study revealed that there are three patterns of violence committed by SMA/ SMK students. They are is, the violence between groups of students of a school, violence students between school violence, and acts of violence by a group of friends (alley). There are a number of factors that affect student violence, but the solidarity of the group is the dominant factor behind the violence of SMA /SMK students. 
RESENSI VIDEO PORTOFOLIO DAN SMS QUIZ UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PERBAIKAN PLAYER DI SMK 2 KUDUS Susanto, Budi
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 3 (2017)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v10i3.240

Abstract

ABSTRAKPerbaikan player adalah kompetensi yang wajib dikuasai oleh siswa SMK bidang keahlian elektronika audio video. Kompetensi ini sangat diperlukan peserta didik yang mengikuti program pendidikan sistem ganda serta bekal sebagai seorang teknisi elektronika. Kenyataanyang terjadi di SMK Negeri 2 Kudus pada peserta didik untuk program kompetensi keahlian ini, mereka tidak memiliki kompetensi perbaikan dan perawatan player sebagaimana yang diharapkan. Metode pembelajaran praktik dengan menggunakan pendekatan pembelajaranResensi Video Portofolio serta Short Masage Service Quiz merupakan solusi yang diharapkan dapat memecahkan permasalahan tersebut. Hasil penelitian tindakan dengan menggunakan metode tersebut, terjadi peningkatan kualitas proses pembelajaran dimana proses pembelajaranmengalami perbaikan pada 6 indikator, serta terdapat penurunan jumlah peserta didik yang perlu melakukan remidi dari 35 % menjadi 17 % untuk siklus 1 dan 18,5 % untuk siklus 2, penurunan kelompok peserta didik remidi ini berkisar sebesar 17,2 5%. Sebaliknya terjadi peningkatan jumlah peserta didik tuntas belajar dari berkisar 65 % menjadi 83 % untuk Siklus 1 dan 81, 5% untuk siklus 2. Pembelajaran Resensi Video Portofolio serta Short Masage Service Quiz dapat meningkatkan kompetensi perbaikan player di SMK Negeri 2 Kudus.
DAFTAR ISI, EDITORIAL DAN LEMBAR ABSTRAK VOL. 11, NO. 2 TAHUN 2018 Litjak, Jurnal
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v11i2.220

Abstract

DAFTAR ISI, EDITORIAL DAN LEMBAR ABSTRAK VOL. 11, NO. 2 TAHUN 2018
KAJIAN PENYELENGGARAAN PAUD DI KOTA BANJARMASIN DITINJAU DARI ASPEK PERENCANAAN Sari, Lisna Sulinar
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v2i2.190

Abstract

AbstrakPermasalahan dalam penelitian ini yaitu dari jumlah lembaga PAUD yang ada di Kota Banjarmasin belum semuanya memiliki perencanaan khususnya pada analisis peningkatan legalitas kelembagaan PAUD dan analisis kebutuhan pendidikan untuk anak usia dini (AUD). Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan analisis data deskrtif kuantitatif dan kualitataif. Hasil studi menunjukkan bahwa: i) Disdik Kota Banjarmasin dan Lembaga PAUD sampel tidak melakukan perencanaan yang baik untuk pendataan analisis kebutuhan pendidikan AUD; ii) Belum semua lembaga PAUD sampel memiliki izin operasional dikarenakan adanya persyaratan yang belum dapat dipenuhi karena memerlukan biaya yang cukup besar seperti, pembuatan akta notaris; iii) Belum semua lembaga PAUD memiliki sarpras sesuai dengan pedoman sarana dan prasarana dari pusat; iv) untuk membantu ketersediaan sarpras, Disdik Kota Banjarmasin sudah mengalokasikan dana APBD II berupa bantuan RKB, rehab kelas rusak ringan dan berat, serta bantuan APE Dalam dan Luar berupa barang. AbstractThe problem in this study is from the number of early childhood institutions in the city of Banjarmasin not all have plans in particular to the analysis of institutional legality increase early childhood education and educational needs analysis for early childhood (AUD). This study uses a case study approach to data analysis of quantitative and qualitative deskrtif. The study shows that: i) Disdik Banjarmasin and Institutions ECD sample is not doing better planning for data analysis AUD educational needs; ii) Not all the samples of early childhood institutions have an operating permit because of the requirements can not be met because it requires significant costs such as notary deed; iii) Not all early childhood institutions have infrastructure accordance with the guidelines of the central infrastructure; iv) to assist the availability infrastructure, Disdik Banjarmasin already allocated budget II in the form of classroom assistance, rehabilitation of damaged light and heavy classes, as well as the In and Out APE assistance in the form of goods.  
TEACHING FACTORY SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU LULUSAN DI SMK Sudiyono, Sudi Sion
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 2 (2019)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v12i2.271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rekomendasi kebijakan tentang Pelaksanaan Teaching Factory sebagai upaya Peningkatan Mutu Lulusan di SMK. Metode penelitian menggunakan studi dokumentasi dan verivikasi data lapangan dengan analisis data deskriptif kualitatif. Pelaksanaan verifikasi data dilakukan di 5 wilayah dengan jumlah sampel sebanyak 15 SMK yang telah melaksanakan program teaching factory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMK belum memahami sepenuhnya tentang teaching factory sehingga pelaksanaannya belum  maksimal khususnya terkait dengan perencanaan, pelakasanaan pembelajaran, kegiatan produksi, kerjasama industry, dan dampak program.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PKN MELALUI TUGAS PROYEK BERBANTUAN WEBSITE DI SDN GEGUNUNG KULON, KAB. REMBANG -, Parlan -
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v1i1.180

Abstract

Abstrakujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pembelajaran, mengetahui peningkatan prestasi siswa, dan mendeskripsikan perubahan perilaku siswa dalam pembelajaran PKn melalui tugas proyek berbantuan website. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 Siklus dengan subjek siswa kelas IV SD Negeri Gegunung Kulon, Kabupaten Rembang, semester 2 tahun pelajaran 2014/2015. Data penelitian dianalisis dengan metode deskriptif komparatif, membandingkan proses dan hasil belajar antara praSiklus, Siklus I dan Siklus II. Hasil penelitian yang dilaksanakan 2 Siklus menunjukkan peningkatan aktivitas siswa sampai 86 persen baik. Hasil belajar siswa juga meningkat ditandai Siklus I nilai rata-rata kelas 67,86 dan ketuntasan mencapai 57 persen. Siklus II nilai rata-rata kelas 78,57 dan ketuntasan 86 persen. Kesimpulan penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat dalam mengikuti pembelajaran serta ada perubahan perilaku siswa untuk mengikuti pembelajaran PKn melalui tugas proyek berbantuan website yang semula pasif menjadi lebih aktif. Semua siswa berminat dalam melaksakanan tugas dan memperoleh pengalaman yang menyenangkan dalam menjelajah website atau internet. AbstractThe objective of this research was to describe learning process, to know how studentsâ?? learning achievement improve, and to describe the change of student behavior on civics learning through website-assisted project task. The research was done through two cycles, with grade IV students in SD Negeri Gegunung Kulon throughout the second semester of school year 2014/2015 as the subject. Research data analysis was done using descriptive comparative method, comparing the learning process and result between pra-cycle, first cycle and second cycle. The result showed positive increase of studentsâ?? activities as much as 86 percent. The improvement of studentsâ?? learning achievement in cycle I could be seen by the class average grade of 67,86 and mastery learning of 57 percent, while in cycle II the class average grade was 78,57 and mastery learning of 86 percent. The conclusion was that studentsâ?? learning activities and achievement improved and there was also a changing in studentsâ?? behavior in learning civics through website-assisted project task, from passive learning to active learning. Every student showed interest in doing the project and gaining enjoyable experience browsing the internet.
PELAKSANAAN PENGADAAN BUKU TEKS PELAJARAN KURIKULUM 2013 DI KABUPATEN NATUNA Sari, Lisna Sulinar
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 1 (2019)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v12i1.218

Abstract

Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa mekanisme pengadaan buku teks pelajaran kurikulum 2013 dan kendalanya di Kabupaten Natuna. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Temuan dari penelitian ini, yaitu Pengadaan buku teks pelajaran kurikulum 2013 di Kabupaten Natuna menggunakan dua mekanisme, yaitu e-katalog dan BSE. Kedua mekanisme tersebut menyulitkan sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Natuna, karena banyak penyedia/penerbit yang tidak bersedia mengirim disebabkan biaya pengiriman yang cukup mahal. Sementara di Kabupaten Natuna tidak ada penyedia/penerbit buku dan tidak semua sekolah memiliki jaringan internet. Ada dua distributor buku teks di Kabupaten Natuna, jika membeli buku teks di distributor tersebut, harga buku teks yang ditawarkan oleh distributor melebihi harga eceran tertinggi yang sudah ditetapkan berdasarkan zona dan pengiriman buku teksnya tidak tepat waktu. Sehingga proses pembelajaran untuk semester 1 tetap tidak menggunakan buku teks pelajaran kurikulum 2013 karena pengiriman yang terlambat.Kata kunci: mekanisme, pengadaan, buku teks. 
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DENGAN METODE KOOPERATIF STUDENTS TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) PADA PELAJARAN DIAGNOSA PC KELAS XI TKJ SMK BONAVITA Kristiadi, D.Dedy Prasetya
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v1i1.179

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar dengan metode kooperatif Students Teams Achievement Division (STAD). Penelitian ini dilakukan pada kelas XI TKJ SMK Bonavita Tangerang tahun pelajaran 2015/2016 dengan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa XI TKJ sebanyak 24 siswa yang diawali dengan test selanjutnya dengan penelitian tindakan kelas terdiri dari dua Siklus. Siklus pertama mengenali kerusakan pada komputer dan jaringan selanjutnya setting ulang jaringan dengan topologi bus. Sebelum diadakan penelitian tindak kelas hasil belajar siswa adalah sebagai berikut. Banyak siswa yang mengikuti ulangan adalah 24 orang, siswa yang tidak tuntas sebanyak 22 orang, siswa yang telah tuntas belajar adalah 2 orang, atau sebesar 8,3 persen. Setelah dilakukan tindakan pada Siklus 1 terdapat kenaikan 25 persen dengan rincian 6 siswa yang telah tuntas belajar. Pada Siklus 2 terdapat kenaikan menjadi 100 persen atau sebanyak 24 siswa telah tuntas belajar. Berdasarkan itu, dapat disimpulkan bahwa metode kooperatif tipe STAD pada pelajaran Diagnosa PC yang terhubung jaringan dapat menaikkan aktifitas dan prestasi belajar kelas XI TKJ 1 SMK Bonavita Tangerang. AbstractThis research aimed to improve learning achievement using cooperative method of Students Teams Achievment Division (STAD). The research was done at class XI TKJ in secondary vocational school of Bonavita Tangerang, Banten academic year of 2015/2016 using classroom action research. The research subject consist of 24 students from class XI TKJ. The research began by giving a test and then followed by 2 cycles of classroom action. The first cycle was to recognize damage to the computer and network then resetting the network by bus topology. Before the action was applied, the results were as follows. Among the total number of students taking the test (24 students), 22 students failed, and 2 students passed students. Thus the percentage of fail students was 91 percent. After the action was applied in Cycle 1, there was an increase of 6 students who passed the test, and in Cycle 2 there was an increase to all of the 24 students passed the test. Based on this result, it could be concluded that Cooperative STAD is effective in improving studentsâ?? learning achievements especially in personal computer diagnose connected to network lessons at class XI TKJ of Bonavita Secondary Vocational School, Tangerang.  
PELAKSANAAN PROGRAM INDONESIA PINTAR BAGI PENERIMA KARTU INDONESIA PINTAR REGULER: STUDI DI EMPAT DAERAH KUNJUNGAN KERJA PRESIDEN TAHUN 2017 Zamjani, Irsyad
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Balitbang Kemendikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v11i2.225

Abstract

AbstrakProgram Indonesia Pintar merupakan program unggulan Pemerintah yang bertujuan menjamin keberlangsungan akses pendidikan anak-anak usia sekolah dari keluarga prasejahtera.Namun demikian, banyak dilaporkan bahwa pelaksanaan program ini menghadapi berbagai kendala. Studi ini bertujuan mengeksplorasi berbagai masalah tersebut dengan memfokuskan pada aspek-aspek ketepatan sasaran, pencairan, dan pemanfaatan. Dengan menggunakan  pendekatan kualitatif, studi ini menyasar empat daerah yang menjadi lokasi kunjungan kerja Presiden pada tahun 2017, yaitu: Kab. Banyumas, Kab. Malang, Kota Tasikmalaya, dan Kab. Temanggung. Meskipun sejak bulan Agustus 2017, Pemerintah mulai mengganti sistem Kartu Indonesia Pintar dari kartu konvensional menjadi kartu elektronik yang terintegrasi dengan sistem ATM, studi ini menyasar para penerima Kartu Indonesia Pintar konvensional karena jumlah yang bermigrasi ke ATM masih sangat sedikit. Melalui teknik pengumpulan data Diskusi Kelompok Terpumpun dan pengisian angket, hasil studi ini menunjukkan terdapat sejumlah penerima yang tidak tepat sasaran, literasi administrasi orang tua menjadi salah satu masalah lambatnya pencairan dana, dan pemanfaatan dana umumnya sudah sesuai aturan meskipun ada beberapa kasus yang berlawanan. Studi ini menyimpulkan bahwa pelaksanaanPIP terus mengalami perbaikan, namun kualitas pelayanannya perlu terus ditingkatkan. Studi ini merekomendasikan akselerasi pemadanan basis data, perlunya fasilitas pendampingan di lapangan, dan pengembangan sistem pemantauan pemanfaatan dana berbasis tanggung jawab orangtua.Kata kunci: Kartu Indonesia Pintar, ketepatansasaran, pemanfaatan, pencairan, Program Indonesia Pintar

Page 2 of 34 | Total Record : 336