cover
Contact Name
Maulana Yusuf Alkandahri
Contact Email
pharmaxplore@ubpkarawang.ac.id
Phone
+6282167757738
Journal Mail Official
pharmaxplore@ubpkarawang.ac.id
Editorial Address
Jl. H.S. Ronggowaluyo Telukjambe Timur, Karawang 41361, Jawa Barat
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
ISSN : 25275801     EISSN : 25809601     DOI : https://doi.org/10.36805/farmasi
Core Subject : Health,
Biologi Farmasi, Farmakoekonomi, Farmakologi dan Toksikologi, Farmasetika dan Teknologi Farmasi. Farmasi Klinik, Farmasi Sosial, Kimia Farmasi
Articles 111 Documents
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI EKSTRAK ETANOL BIJI KOPI ARABIKA (Coffea arabica) YANG TUMBUH DI DAERAH GAYO DENGAN METODE DPPH Nasirah Maulidia Ajhar; Debi Meilani
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 5 No 1 (2020): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/farmasi.v5i1.978

Abstract

Buah kopi termasuk buah musiman yang hanya muncul pada bulan bulan tertentu. Di daerah Gayo kopi merupakan minuman yang hampir setiap hari di konsumsi. Kopi diduga mempunyai aktivitas antioksidan sehingga mampu merendam aktivitas radikal bebas. Tujuan dari penelitian ini melakukan skrining fitokimia dan mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol biji kopi arabika dengan metoda 2,2-Diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH). Ekstrak biji kopi arabika di buat dengan cara perkolasi dengan menggunakan pelarut etanol dan ekstrak yang diperoleh di pekatkan menggunakan rotary evaporator, selanjutnya ekstrak etanol di uji kekuatan aktifitas antioksidannya dengan menggunakan metoda 2,2-Diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH) pada panjang gelombang maksimum 516 nm, sebagai kontrol positif digunakan vitamin C. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji kopi arabika mengandung golongan senyawa tanin, alkaloid, saponin, flavonoid, dan steroid. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antioksidan ekstrak etanol biji kopi arabika termasuk kategori sangat kuat dengan IC50 12,427 ppm dan vitamin C dengan IC50 0,273 ppm. Kata kunci : Skrining Fitokimia, Antioksidan, Ekstrak Biji Kopi Arabika, DPPH.
PENGARUH FAKTOR SIKAP TERHADAP PENERIMAAN VAKSIN HPV PADA ORANG TUA MURID SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN TELUK JAMBE TIMUR DAN TEGALWARU Dedy Frianto; Ahmad Dzulfikri Ashari; Surya Amal
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 5 No 2 (2020): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/farmasi.v5i2.1192

Abstract

Kanker serviks merupakan kanker yang paling sering terjadi pada wanita di dunia yang disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus) terutama tipe 16 dan 18. Ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk menekan angka kejadian kanker serviks salah satunya dengan vaksinasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran sosio-demografi dan pengaruh sikap umum terhadap penerimaan orang tua pada vaksin HPV. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif secara analisis cross-sectional menggunakan kuisioner yang diadapatsi dari penelitian sebelumnya sudah dilakukan di Indonesia. Sampel dari penelitian ini adalah orang tua siswi kelas 5 dan 6 Sekolah Dasar yang jumlahnya dihitung menggunakan rumus slovin. Pengumpulan data berdasarkan hasil wawancara menggunakan kuisioner melibatkan 90 orang tua siswi sebagai responden dan menunjukkan hasil data sosio-demografi responden bahwa: agama responden Islam (100%), pendidikan responden sebagain besar berpendidikan rendah (SD) (54,44%), untuk pekerjaan meliputi ibu rumah tangga (59,0%), swasta (13,3%), buruh (23,3%) dan guru (4,4%). Untuk faktor sikap secara umum terhadap penerimaan vaksin HPV diperoleh hasil dengan skor kuisioner rata-rata 24,22±8,36 (menerima) dan skor rata-rata 27,66±3,50 (menolak) dari skor maksimal 30, hal ini menunjukkan bahwa dengan skor tingkat pengetahuan yang lebih tinggi (27,66±3,50) responden tetap menolak vaksin dibandingkan dengan skor yang lebih rendah (24,22±8,36 ). Berdasarkan analisis uji Regresi Logistik menunjukan bahwa ,tidak terdapat hubungan yang bermakna antara faktor sikap umum tentang vaksin HPV terhadap penerimaaan orang tua siswi p= 0,364 (p value > 0,05).
PENGARUH KEYAKINAN KESEHATAN TENTANG KANKER SERVIKS TERHADAP PENERIMAAN VAKSIN HPV SDN LEMAHDUHUR I DAN TUNGGAKJATI II DI KABUPATEN KARAWANG Dedy Frianto; Rosmayanti; Himyatul Hidayah
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 5 No 2 (2020): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/farmasi.v5i2.1193

Abstract

Kanker serviks merupakan kanker peringkat kedua yang sering didiagnosa pada wanita selama tahun 2018, berdasarkan data dari WHO di perkirakan ada 569.800 kasus baru yang timbul di seluruh dunia. Peningkatan kematian akibat kanker serviks yang diduga disebabkan keterlambatan dalam penanganan. World Health Organization (WHO) sebagai organisasi Kesehatan dunia telah merekomendasikan bahwa vaksin HPV dapat dilakukan pada anak perempuan dengan usia 9-13 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sosiodemografi dan pengaruh keyakinan kesehatan tentang kanker serviks terhadap penerimaan vaksin sehingga dapat dijadikan sebagai suatu bahan penentu kebijakan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan observasional dengan model rancangan penelitian cross sectional. Responden yang telah mengisi lembar persetujuan mengisi kuisioner yang diadapatasi dari penelitian sebelumnya yang sudah dilakukan di Indonesia. Hasil analisis statistik dengan regresi logistik menunjukkan hasil bahwa faktor keyakinan kesehatan tentang kanker serviks menunjukan tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap penerimaan Vaksin HPV dengan nilai sig 0,904 (>0,05), sedangkan salah satu faktor sosiodemografi yaitu faktor pendidikan mempengaruhi penerimaan terhadap vaksin HPV dengan nilai sig 0,010 (<0,05).
FORMULASI DAN EVALUASI SIFAT FISIK FACIAL WASH GEL EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) DENGAN GELLING AGENT CARBOPOL Nia Yuniarsih; Fauzi Akbar; Icha Lenterani; Farhamzah
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 5 No 2 (2020): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/farmasi.v5i2.1194

Abstract

Kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) mengandung senyawa flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan dalam kosmetik digunakan untuk mencegah penuaan dini. Facial wash merupakan salah satu cara untuk membersihkan sel kulit mati, kotoran, minyak, dan kosmetik. Penelitian ini bertujuan memformulasi facial wash gel ekstrak kulit buah naga dengan memvariasikan konsentrasi carbopol (1%, 1,5%, dan 2%) sebagai basis gel. Hasil uji organoleptis menunjukkan parameter aroma, warna tidak berbeda nyata antar formula, perbedaan konsistensi bentuk pada sediaan terihat pada formulasi 1 (kental) sedangkan formulasi 2 dan 3 (agak kental). Hasil evaluasi menunjukkan formula 1 dengan carbopol 1 % menghasilkan facial wash gel yang paling baik dibandingkan dengan formula 2 dan 3. Evaluasi sediaan didapatkan bahwa perbedaan konsentrasi carbopol berpengaruh pada daya busa, pH dan viskositas. Hasil evaluasi dianalisis menggunakan one way ANOVA menunjukkan nilai α<0,05 pada evaluasi daya busa, pH dan viskositas.
ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN BAHAN KIMIA OBAT PREDNISON PADA JAMU REMATIK DAN PEGAL LINU DI DAERAH KARAWANG BARAT Lia Fikayuniar; Ermi Abriyani
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 5 No 2 (2020): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/farmasi.v5i2.1195

Abstract

Semakin maraknya penggunaan obat tradisional berdasarkan khasiat yang turun temurun, semakin memperluas kesempatan terjadinya pemalsuan simplisia, bahkan ada beberapa jamu yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) yang telah jelas dilarang penambahannya, baik sengaja maupun tidak disengaja ke dalam obat tradisional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kandungan Bahan Kimia Obat (BKO) prednison pada jamu rematik dan pegal linu. Sampel jamu yang digunakan yaitu sebanyak sepuluh sampel jamu yang berbeda dengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) sebagai metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan adanya lima sampel jamu (yang positif mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) yang dianalisis dengan eluen etil asetat – kloroform dengan masing masing pebandingan 6:4 dan 8:2 sampel (A, B, C, E, dan J), 9:1 (A,B, C,E, F), dengan Rf yang sama dengan baku standar (prednisone p.a) dan memilik warna bercak biru-ungu.
ANALISIS HUBUNGAN SIKAP DAN PENGETAHUAN TERHADAP KEPATUHAN PENGGUNAAN Fe PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KLARI Cica Nurrohmah; Diany Astuti; Maulana Yusuf Alkandahri
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 5 No 2 (2020): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/farmasi.v5i2.1196

Abstract

Stunting adalah suatu proses yang berdampak pada perkembangan anak mulai dari tahap dini, yakni saat konsepsi hingga tahun ke-3 atau ke-4 kehidupan anak, dimana keadaan gizi ibu dan anak merupakan faktor penting dari pertumbuhan anak. Tujuan penelitian untuk melihat hubungan sikap dan pengetahuan terhadap tingkat kepatuhan penggunaan Fe pada ibu hamil di Puskesmas Klari. Penelitian ini dilakukan dengan jenis penelitian analitik prospektif dengan pendekatan korelasi. Berdasarkan hasil penelitian di Puskesmas Klari yang telah diuji dengan menggunakan metode Chi-Square, terdapat hubungan yang signifikan pada Puskesmas Klari dengan nilai p-value 0,001 (pv<0,05) artinya, tingkat sikap memiliki hubungan dengan kepatuhan penggunaan Fe pada ibu hamil dan tingkat pengetahuan memiliki hubungan dengan kepatuhan penggunaan Fe pada ibu hamil.
ANALISIS HUBUNGAN SIKAP DAN PENGETAHUAN TERHADAP KEPATUHAN PENGGUNAAN Fe PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS TIRTAMULYA Cica Nurrohmah; Diany Astuti; Maulana Yusuf Alkandahri
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 5 No 2 (2020): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/farmasi.v5i2.1197

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang bersifat antargenerasi dan disebabkan oleh multifaktorial. Hasil studi membuktikan bahwa pengaruh faktor keturunan hanya berkontribusi sebesar 15%, sementara unsur terbesar adalah terkait masalah asupan gizi, hormon pertumbuhan dan terjadinya penyakit infeksi berulang. Salah satu asupan gizi yang perlu diperhatikan ibu hamil adalah zat besi (Fe). Tujuan penelitian untuk melihat hubungan sikap dan pengetahuan terhadap tingkat kepatuhan penggunaan Fe pada ibu hamil di Puskesmas Tirtamulya. Penelitian ini dilakukan dengan jenis penelitian analitik prospektif dengan pendekatan korelasi. Berdasarkan hasil penelitian di Puskesmas Tirtamulya yang telah diuji dengan menggunakan metode Chi-Square, terdapat hubungan yang signifikan pada Puskesmas Tirtamulya dengan nilai p-value 0,001 (pv < 0,05) artinya, tingkat sikap memiliki hubungan dengan kepatuhan penggunaan Fe pada ibu hamil dan tingkat pengetahuan memiliki hubungan dengan kepatuhan penggunaan Fe pada ibu hamil.
PENGARUH DEBU INDUSTRI BATU KAPUR TERHADAP PREVALENSI ISPA PADA PEDIATRIK DAN RASIONALITAS OBAT ISPA DI KECAMATAN PANGKALAN Dedy Frianto; Nurlia Rahmawati Dewi
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 6 No 1 (2021): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jpx.v6i1.1444

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia. Sebagian besar ISPA disebabkan oleh infeksi, akan tetapi dapat juga disebabkan oleh inhalasi bahan-bahan organik atau uap kimia dan inhalasi bahan-bahan debu yang mengandung allergen. Industri batu kapur merupakan salah satu kegiatan yang betrkontribusi terhadap pencemaran udara. Pemberian obat dengan dosis, cara dan waktu yang tepat sangat membantu proses percepatan penyembuhan. Pengobatan yang efektif dan efisien dengan memberikan obat secara rasional pada pasien ISPA merupakan hal yang penting untuk mengontrol meningkatnya jumlah penderita ISPA pada pasien pediatrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh debu industri batu kapur terhadap prevalensi ISPA pada pediatrik dan rasionalitas obat ISPA di Kecamatan Pangkalan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik dengan pendekatan korelasi yaitu untuk membandingkan antara jenis kelamin, umur dan jumlah industri/desa yang berpengaruh terpapar debu industri batu kapur dengan menggunakan aplikasi satistik SPSS dengan uji one way anova. Data sampel merupakan data sekunder yang diperoleh dari rekam medis pasien rawat jalan di Puskesmas Pangkalan Periode Juli-Desember 2018. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh pengaruh antara umur terhadap prevalensi ISPA, hasil signifikansi umur (P value = 0,001) memiliki nilai P value <0,05 sehingga dapat disimpulkan ada hubungan antara umur dengan prevalensi ISPA di kecamatan Pangkalan, sedangkan tingkat rasionalitas obat ISPA rerata 78.75%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh debu industri batu kapur terhadap prevalensi ISPA pada anak usia 1-10 tahun dan tingkat rasionalitas penggunaan obat ISPA rerata sebesar 78.75%.
STUDI FARMAKOVIGILANS TERHADAP ADRs OBAT ANTITUBERKULOSIS PADA PASIEN TB PARU DI RUMAH SAKIT ‘X’ KARAWANG Surya Amal; Himyatul Hidayah; Anton Cahyadi
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 6 No 1 (2021): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jpx.v6i1.1445

Abstract

Tuberkulosis merupakan epidemi kesehatan masyarakat global. Penyakit yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis (MTb) ini adalah salah satu penyebab kedua kematian akibat penyakit menular setelah HIV-AIDS. Mengingat semakin meningkatnya kasus tuberkulosis dan fakta kejadian masalah-masalah terkait obat (Drug Related Problems) terhadap obat anti tuberkulosis (OAT) kategori reaksi-reaksi obat yang tidak dikehendaki (Adverse Drug Reactions), maka perlu dilakukan studi farmakovigilans terhadap Adverse Drug Reactions (ADRs) obat antituberkulosis primer. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ADRs OAT primer pada pasien dewasa TB Paru. Metode penelitian adalah observasional analisis secara deskriptif dan analitik dengan pengambilan data secara prospektif menggunakan data hasil wawancara dengan pasien dan data rekam medis. Sampel adalah pasien dewasa ≥18 tahun yang mendapatkan OAT primer dengan lama penggunaan ≤ 1 bulan. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit ‘X’ Karawang pada bulan September-November 2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 60 pasien sebagai responden yang memenuhi kriteria inklusi terdapat laki-laki 40 pasien (66,67%) dan perempuan 20 pasien (33,33%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kejadian ADRs terhadap OAT yang dialami responden dengan persentase terbesar adalah warna kemerahan pada urin, diikuti nyeri sendi, kurang nafsu makan, mual, pusing, gatal, dan sakit kepala. Hasil analisis dengan menggunakan algoritma naranjo dengan skor 5-8 (probable ADR) yang menunjukkan bahwa kejadian yang responden rasakan tersebut kemungkinan besar karena ADR dari obat anti-tuberkulosis yang digunakan.
INSIDENSI TB PARU PADA PASIEN DM TIPE 2 DI RUMAH SAKIT KARYA HUSADA CIKAMPEK Himyatul Hidayah; Surya Amal; Ade Nantia Rosmalinda
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 6 No 1 (2021): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jpx.v6i1.1446

Abstract

Tingginya angka kejadian Diabetes Melitus (DM) dapat terus meningkatkan angka kejadian Tuberkulosis (TB), dikarenakan sistem kekebalan tubuh pasien DM yang rendah mempermudah terjadinya TB. Diabetes melitus diperkirakan penyebab 15% kasus tuberkulosis saat ini, karena penyakit diabetes mellitus dapat merusak pertahanan host. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui insidensi TB paru dengan DM tipe 2 di Rumah Sakit Karya Husada Cikampek. Metode penelitian ini adalah deksriptif observasional dengan desain cross sectional secara retrospektif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah data sekunder rekam medik pasien TB paru yang menjalani rawat jalan selama bulan Januari-Desember 2019. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 460 pasien TB paru terdapat 17 pasien TB paru dengan DM Tipe 2. Frekuensi TB paru dengan DM tipe 2 lebih banyak pada kelompok jenis kelamin laki-laki 13 pasien (76,47%), usia non-produktif (45-65 tahun) 14 pasien (82,35%), pendidikan pasien terbanyak pendidikan tinggi (SMK, D3, S1) berjumlah 12 pasien (70,59%), dan pekerjaan terbanyak adalah pasien bekerja berjumlah 12 pasien (70,59%). Disimpulkan bahwa insidensi tuberkulosis paru dengan DM tipe 2 di Rumah Sakit Karya Husada Cikampek adalah sebesar 3,69%.

Page 6 of 12 | Total Record : 111