cover
Contact Name
Usep Sholahudin
Contact Email
sholahudin.usep@gmail.com
Phone
+6285213278644
Journal Mail Official
sholahudin.usep@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Serang-Cilegon. Km. 5. Serang Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 2620956X     EISSN : 26208067     DOI : http://dx.doi.org/10.30656/gauss.v2i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisikan kajian ilmiah dan hasil penelitian dibidang matematika dan pendidikan matematika
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2025)" : 8 Documents clear
Pengaruh Model Pembelajaran ROAR dengan Media Baamboozle terhadap Hasil Belajar Matematika Arta, Meysa; Sari, Elok Fariha
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/mymeaa22

Abstract

Tujuan dari penelitian berikut ialah guna memastikan apakah paradigma pembelajaran ROAR (Read, Observe, Auditory, Review) dengan penggunaan media Baamboozle bisa mengoptimalkan hasil belajar matematika untuk siswa sekolah dasar. Pemahaman siswa yang buruk kepada informasi luas pengukuran, terutama ketika harus menyelesaikan soal naratif, ditemukan selaku akibat dari pembelajaran kelas tradisional yang tidak didukung oleh teknologi interaktif. Penelitian berikut memakai desain kuasi-eksperimental serta metodologi kuantitatif. Dua kelas menjadi subjek penelitian: kelas kontrol yang memakai pendekatan ceramah serta kelas eksperimen yang memakai model ROAR memakai media Baamboozle. Uji N-gain, uji t-sampel berpasangan, serta uji t-sampel independen dipakai guna menilai instrumen pretest serta posttest. Kedua kelompok mendapati kenaikan yang substansial, berlandaskan temuan analisis, tetapi kelas eksperimen mendapati kenaikan yang lebih besar. Kelas kontrol, yang termasuk kelompok agak efektif, mempunyai skor N-gain rerata 58%, tetapi kelas eksperimen, yang termasuk kategori efektif, mempunyai rerata 79%. Berlandaskan hasil berikut, penggunaan pendekatan ROAR dengan bantuan media Baamboozle bisa dengan cara efektif mengoptimalkan hasil belajar siswa dengan mendorong pembelajaran yang menarik, menyenangkan, serta bermanfaat.
Pengembangan Instrumen Berpikir Kritis pada Materi SPLTV dalam Konteks Personal Siswa SMA Wahyuni, Dian; Novaliyosi, Novaliyosi; Nindiasari, Hepsi; Fathurrohman, Maman; Hendrayana, Aan
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/09nm2257

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes yang valid dan reliabel untuk mengukur kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMA pada materi SPLTV dalam konteks personal. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Instrumen tes dikembangkan dan divalidasi oleh ahli dan diujicobakan pada 34 siswa kelas X MAN 1 Kota Cilegon. Hasil uji coba menunjukkan bahwa seluruh butir soal memiliki validitas tinggi (0,79 – 0,93), nilai reliabilitas , tingkat kesukaran sedang (0,33 – 0,60), serta daya pembeda yang bervariasi dari cukup hingga baik. Kata kunci: Instrumen tes, Berpikir kritis matematis, SPLTV Abstract  This study aims to develop a valid and reliable instrumen test to measure high school students' critical thinking skills on the topic of Three-Variable Linear Equation Systems (SPLTV) in a personal context. The study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The instrumen test was developed and validated by experts and tested on 34 tenth-grade students at MAN 1 Kota Cilegon. The trial results showed that all test items had high validity (0.79 – 0.93), a reliability score (α = 0.85), moderate difficulty level (0.33 – 0.60), and discriminating power ranging from fair to good.  Keywords: Instrumen test, Critical Thinking, SPLTV
Efektivitas Pemanfaatan MS Excel dengan Model Pembelajaran Search, Solve, Create, And Share (SSCS) pada Mahasiswa Mata Kuliah Metode Numerik Setyansah, Reza Kusuma; Apriandi, Davi
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/d6q2dy36

Abstract

Abstrak Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji efektivitas penggunaan model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) dalam rangka meningkatkan keterampilan pemecahan masalah matematis mahasiswa semester VII Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Madiun. Penelitian ini menganalisis perbedaan kemampuan mahasiswa sebelum dan sesudah penerapan model Search, Solve, Create, and Share (SSCS) berbantuan Microsoft Excel. Menggunakan desain pra-eksperimental one group pretest-posttest dengan sampel 20 mahasiswa melalui total sampling, data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan, dengan skor rata-rata pretest 64,42 (cukup) meningkat menjadi 88,92 (sangat baik), selisih sebesar 24,50. Temuan ini mengindikasikan bahwa model SSCS efektif dalam pemecahan masalah dan analitis mahasiswa, terutama jika diintegrasikan dengan alat bantu digital seperti Microsoft Excel. Oleh karena itu, model SSCS direkomendasikan sebagai pendekatan pembelajaran yang inovatif untuk mendukung pengembangan kompetensi matematis di tingkat perguruan tinggi. Kata kunci:  Microsoft Excel; Model Pembelajaran SSCS; Pemecahan Masalah Matematis Abstract This research is directed at examining the effectiveness of implementing the Search, Solve, Create, and Share (SSCS) learning model to enhance the mathematical problem-solving skills of seventh-semester students in the Mathematics Education Study Program at Universitas PGRI Madiun. The study analyzes differences in student abilities before and after the application of the SSCS model assisted by Microsoft Excel. Employing a one-group pretest-posttest pre-experimental design with a sample of 20 students selected via total sampling, data were collected through tests, observations, and documentation. The analysis results indicate a significant improvement, with the average pretest score of 64.42 (adequate) increasing to 88.92 (excellent), a difference of 24.50 points. These findings suggest that the SSCS model is effective in enhancing students' problem-solving and analytical abilities, particularly when integrated with digital tools such as Microsoft Excel. Therefore, the SSCS model is recommended as an innovative instructional approach to support the development of mathematical competencies at the higher education level.  Keywords: Microsoft Excel; SSCS Learning Model; Mathematical Problem-Solving
Analisis Kesalahan Siswa SMK dalam Menyelesaikan Soal Olimpiade ditinjau dari Teori Nolting Sutama, Putu; Arda Wibawa, Nyoman
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/0k7yyh06

Abstract

Abstrak Soal Gema Lomba Matematika (GLM) menuntut kemampuan berpikir tingkat tinggi sehingga banyak siswa yang mengalami kendala teknis maupun non-teknis pada saat menyelesaikan soal. Sehingga perlu dilakukan analisis terhadap kesalahan jawaban siswa dalam menjawab soal GLM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan penyebab kesalahan siswa finalis SMK dalam menjawab soal final Gema Lomba Matematika tahun 2025 materi statistika ditinjau dari Teori Nolting. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian terdiri dari enam orang yang dipilih melalui teknik purporive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu soal final GLM SMK tahun 2025 yang berbentuk uraian dengan tipe HOTS. Data dikumpulkan melalui tes dan wawancara. Analisis difokuskan pada satu soal HOTS materi statistika Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa mengalami enam jenis kesalahan yaitu misread-directions errors (17%), careless errors (33%), concept errors (67%), application errors (83%), test-taking errors (33%), study errors (67%). Faktor penyebab kesalahan mencakup rendahnya pemahaman konseptual, kurangnya latihan soal, rendahnya kemampuan memodelkan masalah matematis, ketelitian, kepercayaan diri, kepanikan, dan manajemen waktu. Temuan ini dapat dijadikan acuan oleh guru atau pembina untuk merancang pembelajaran yang lebih menekankan pada pemahaman konseptual, dan latihan soal-soal HOTS serta dapat dijadikan refleksi bagi siswa untuk lebih mempersiapkan diri mengikuti kompetisi. Kata kunci: Analisis Kesalahan; Kompetisi Matematika; Teori Nolting Abstract The problems used in the Gema Lomba Matematika (GLM) require higher-order thinking skills, causing many students to experience both technical and non-technical difficulties when solving them. Therefore, an analysis of students’ errors in answering GLM problems is necessary. This study aims to identify the types and causes of errors made by vocational high school (SMK) finalists in solving the 2025 GLM final-round statistics problem based on Nolting’s Error Theory. This research employed a descriptive qualitative approach with six participants selected through purposive sampling. The research instrument was a HOTS-based essay problem from the 2025 SMK GLM final. Data were collected through written tests and interviews. The analysis focused on one HOTS problem in the topic of statistics. The results showed that students made six types of errors: misread-directions errors (17%), careless errors (33%), concept errors (67%), application errors (83%), test-taking errors (33%), and study errors (67%). The causes of these errors included low conceptual understanding, lack of practice with HOTS-type problems, weak mathematical modeling ability, lack of accuracy, low self-confidence, panic, and poor time management. These findings can serve as a reference for teachers and coaches in designing instruction that emphasizes conceptual understanding and practice with HOTS problems, as well as a reflection for students to better prepare themselves for mathematics competitions. Keywords: Error Analysis; Mathematics Competition; Nolting’s Theory
Eksplorasi Peran Self-Efficacy terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Riandhita, Mayla; Roesdiana, Lessa
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/zzabb629

Abstract

Abstrak Dominasi penelitian kuantitatif sebelumnya telah berhasil memetakan korelasi antara self-efficacy dan hasil belajar, namun sering kali luput memotret dinamika psikologis internal siswa saat mengomunikasikan ide matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana self-efficacy membentuk proses komunikasi matematis siswa SMP melalui pendekatan inkuiri naratif. Tiga siswa kelas VII dipilih secara purposive sebagai kasus unik (information-rich cases) untuk merepresentasikan tingkat self-efficacy tinggi, sedang, dan rendah. Hasil analisis lintas kasus mengungkap pola yang kompleks: siswa dengan self-efficacy tinggi (S1) menunjukkan konsistensi logis dan persistensi strategi; siswa dengan self-efficacy sedang (S2) mengalami ketidakselarasan (misalignment), di mana keberanian mencoba tidak ditopang oleh pemahaman konsep yang memadai sehingga memicu kesalahan strategi; sedangkan siswa dengan self-efficacy rendah (S3) menunjukkan mekanisme penghindaran tugas (avoidance behavior) akibat ketidakberdayaan. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada pengungkapan naratif bahwa self-efficacy bukan sekadar prediktor prestasi, melainkan berfungsi sebagai pemungkin (enabler) kognitif yang menentukan akses siswa terhadap potensinya. Temuan ini mengisi celah literatur kuantitatif dengan menjelaskan mengapa ketidakselarasan antara keyakinan dan kemampuan bisa terjadi. Kata kunci: Self-Efficacy, Komunikasi Matematis, Studi Naratif Abstract Previous quantitative studies have successfully mapped the correlation between self-efficacy and learning outcomes, yet often fail to capture students' internal psychological dynamics when communicating mathematical ideas. This study aims to explore in-depth how self-efficacy shapes junior high school students’ mathematical communication processes through a narrative inquiry approach. Three seventh-grade students were purposively selected as unique, information-rich cases to represent high, moderate, and low self-efficacy levels. Cross-case analysis reveals a complex pattern: students with high self-efficacy (S1) demonstrated logical consistency and strategic persistence; students with moderate self-efficacy (S2) experienced a misalignment, where the courage to attempt problems was not supported by adequate conceptual understanding, leading to strategic errors; meanwhile, students with low self-efficacy (S3) exhibited avoidance behavior due to learned helplessness. The novelty of this study lies in the narrative revelation that self-efficacy is not merely a predictor of achievement but functions as a cognitive enabler that determines students' access to their potential. These findings fill a gap in quantitative literature by explaining why a misalignment between belief and ability can occur.  Keywords: Self-Efficacy, Mathematical Communication, Narrative Study
Perbandingan Kinerja Model Multivariate LSTM dan GRU dalam Memprediksi Harga Saham TLKM berdasarkan Data Historis 5 Tahun Amalia, Seila; Banjarnahor , Riski Melanton; Surbakti, Arnis Wulan Andari
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/4awet279

Abstract

Pergerakan harga saham yang fluktuatif menuntut adanya metode prediksi yang akurat untuk mendukung pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja model Multivariate Long Short-Term Memory (LSTM) dan Multivariate Gated Recurrent Unit (GRU) dalam memprediksi harga saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). Data yang digunakan merupakan data historis harian periode 20 November 2020 hingga 20 November 2025 sebanyak 1.205 data, yang meliputi variabel open, high, low, close, dan volume. Data dibagi menjadi 80% data latih dan 20% data uji, kemudian dinormalisasi menggunakan Min–Max Scaling serta dibentuk menjadi sekuens dengan window size 30 hari. Model dilatih menggunakan optimizer Adam, batch size 32, dan 50 epoch. Evaluasi kinerja dilakukan menggunakan Root Mean Square Error (RMSE) dan Mean Absolute Error (MAE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model GRU menghasilkan RMSE sebesar 103,04, lebih kecil dibandingkan LSTM sebesar 105,10, dengan peningkatan sekitar 1,96%. Sementara itu, berdasarkan MAE, model LSTM sedikit lebih unggul dengan nilai 81,03 dibandingkan GRU sebesar 81,62. Visualisasi prediksi menunjukkan bahwa kedua model mampu mengikuti pola pergerakan harga saham TLKM dengan baik. Prediksi harga 7 hari ke depan menunjukkan adanya kecenderungan tren kenaikan harga saham TLKM. Secara keseluruhan, kedua model memiliki performa yang baik, dengan GRU lebih unggul dalam meminimalkan kesalahan besar, sedangkan LSTM lebih stabil pada kesalahan rata-rata.
Hubungan Self-efficacy dan Kemampuan Representasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Open-Ended Firmawatie, Ai Ahnae; Sumartini, Tina Sri; Sundayana, Rostina
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ms7zvb65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hubungan antara self-efficacy dan kemampuan representasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal open-ended. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan correlational design. Populasi dan sampel penelitian ini siswa kelas XI-12 SMAN 19 Garut sebanyak 28 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah lembar angket dan tes. Berdasarkan hasil uji statistik yaitu uji Rank-Spearman didapat nilai signifikansi sebesar 0,036 < 0,05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dan kemampuan representasi matematis siswa dalam soal open-ended dengan koefisen korelasi sebesar 0,397 yang menunjukkan korelasi yang cukup lemah. Hasil ini dipengaruhi beberapa faktor diantaranya: (1) Kemampuan representasi matematis juga bergantung pada penguasaan konsep dan pengalaman belajar sebelumnya. (2) self-efficacy saja tidak cukup untuk menjamin kemampuan representasi, dibutuhkan pula keterampilan metakognitif dan strategi pemecahan masalah. (3) Dukungan guru bisa mengoptimalkan kontribusi self-efficacy terhadap kemampuan representasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal open-ended.
E-LKPD Berbasis PBL untuk Meningkatkan Kemampuan Reflektif Matematis Siswa Reinaldi, Achmad; Nindiasari, Hepsi
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/4my1t858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD interaktif berbasis Problem Based Learning (PBL) menggunakan software Canva serta mengetahui kelayakan dan efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan reflektif matematis siswa SMA. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, dan uji coba produk. Subjek penelitian adalah siswa SMA pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket respon siswa, dan tes kemampuan reflektif matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD berbasis PBL yang dikembangkan termasuk kategori sangat valid dan praktis. Selain itu, hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan kemampuan reflektif matematis siswa setelah menggunakan E-LKPD. Dengan demikian, E-LKPD interaktif berbasis PBL menggunakan Canva layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran matematika.   This study aims to develop a PBL-based interactive E-LKPD using Canva software and to examine its feasibility and effectiveness in improving senior high school students’ mathematical reflective ability. The research employed a Research and Development (R&D) method consisting of needs analysis, design, development, and product testing stages. The subjects were senior high school students involved in limited and field trials. The instruments included expert validation sheets, student response questionnaires, and mathematical reflective ability tests. The results showed that the developed PBL-based interactive E-LKPD was categorized as very valid and practical. Moreover, the effectiveness test indicated an improvement in students’ mathematical reflective ability after using the E-LKPD. Therefore, the developed E-LKPD is feasible to be used as learning material in mathematics instruction.

Page 1 of 1 | Total Record : 8