JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika)
JP2M is stands for Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika. JP2M is a high quality open access peer reviewed research journal that is published by Mathematics Education Department of STKIP PGRI Tulungagung. JP2M disseminates new research results in all areas of mathematics, mathematics education and their applications in learning by researchers, academicians, professional, practitioners and students from all over the world. Start from this year (September 2015), this journal will be published two times a year, in March and September.
Articles
359 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Augmented Reality (AR) Pada Materi Transformasi Geometri
Tomi Listiawan;
Antoni Antoni
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jp2m.v7i1.2099
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis Augmented Reality pada materi Transformasi Geometri untuk Siswa SMK Kelas XI dan mengetahui kelayakan Media Pembelajaran berdasarkan penilaian ahli media, ahli materi dan pendapat siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development yang diadaptasi dari model pengembangan ADDIE. Validasi dilakukan oleh ahli media dan ahli materi dari unsur Dosen Universitas Bhinneka PGRI dan Guru SMKN 2 Boyolangu. Media yang dikembangkan di uji cobakan kepada 34 siswa kelas XI Perbankan 2 SMKN 2 Boyolangu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan media pembelajaran matematika berbasis Augmented Reality pada materi Transformasi Geometri berdasarkan penilaian: 1) Ahli media diperoleh total skor 57 dan jika dipersentasekan mendapat nilai 71,25%, sehingga termasuk kategori “Layak”, 2) Ahli materi diperoleh total skor 50 dan dipersentasekan mendapat nilai 62,5%, sehingga termasuk kategori “Layak”, dan 3) Ahli materi yang kedua memberikan skor 73 jika dipersentasekan mendapat nilai 73,75%, sehingga termasuk kategori “Layak”. Keseluruhan angket siswa mendapat respon dengan prosentase 85,46% dengan kategori “Sangat Layak”. Dan dari segi individu respon siswa memiliki prosentase ?71,15% dengan kategori “Layak”.
STRATEGI KONFLIK KOGNITIF (COGNITIVE CONFLICTS) DALAM MENGATASI MISKONSEPSI SISWA
Ratih Puspasari
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jp2m.v3i1.285
Konflik kognitif adalah keadaan dimana terdapat ketidak cocokan antara struktur kognitif yang dimiliki oleh seseorang dengan informasi yang baru di dapat dari luar. Ketidakyakinan, keraguan, kebingungan, kontradiksi, yang bertentangan dengan hal yang ada dalam pikirannya, maka hal tersebut menjadi tanda-tanda dari konflik kognitif. Piaget menyatakan bahwa struktur kognitif didalam otak manusia berkembang melalui interaksi dengan lingkungannya melalui asimilasi dan akomodasi. Jika asimilasi dan akomodasi terjadi secara bebas (tanpa konflik), maka dikatakan bahwa struktur kognitif barada dalam keadaan equilibrium dengan lingkungannya. Sebaliknya, jika hal ini tidak terjadi pada diri seseorang, maka dikatakan ia mengalami ketidakseimbangan kognitif atau mengalami konflik kognitif (cognititive disequilibrium). Berdasarkan hal ini, maka dapat dikatakan bahwa konflik kognitif perlu dikondisikan agar terjadi suatu equilibrium pada tingkat yang lebih tinggi daripada equilibrium yang sebelumnya.
Analisis Pemahaman Konsep Matematika Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa Menurut Teori Honey Mumfor
Putri Nur Aini;
Sri Hariyani;
Vivi Suwanti
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jp2m.v6i2.1746
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep matematika di SMK Unggulan An Nur Bululawang ditinjau dari gaya belajar siswa menurut Honey Mumford pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV). Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini terdapat 22 subjek penelitian kemudian dipilih 2 siswa dari masing-masing gaya belajar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket gaya belajar honey mumford, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Siswa bergaya belajar aktivis memiliki karakteristik belajar dengan mempraktekkan secara langsung. Sehingga pada kemampuan pemahaman konsep, siswa tersbut melakukan kesalahan ketika menggunakan memanfaatkan prosedur serta mengaplikasikan konsep SPLTV. 2) Kelompok gaya belajar pragmatis cenderung menyukai cara-cara praktis dalam belajar, sehingga cenderung melakukan kesalahan pada ketiga indikator pemahaman konsep. 3) Kelompok gaya belajar reflektor cenderung melakukan pengamatan terlebih dahulu dalam belajar, sehingga kesalahan yang dilakukan hanya pada penulisan konstanta dalam kalimat matematika. 4) Kelompok gaya belajar teoris memiliki kemampuan pemahaman konsep matematika yang baik tetapi juga dapat dikatakan memiliki pemahaman konsep matematika yang rendah. Dapat disimpulkan bahwa setiap siswa dengan gaya belajar berbeda memiliki pemahaman konsep matematika yang berbeda-beda
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL RESIPROCAL TEACHING
Rachmaniah Mirza Anastasia
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jp2m.v2i1.212
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tujuan untukmengetahui efektivitas pembelajaran matematika dengan model resiprocalteaching di MTs Darun Najah Banyuwangi. Penelitian dilakukan denganmengambil sampel siswa kelas VIIIC semester genap tahun pelajaran 2014-2015sebanyak 23 siswa. Pokok Bahasan Bangun Ruang merupakan materi yang telahditerima siswa di Sekolah Dasar, untuk itu digunakan data pre-tes x dan datapost-tes y yang di uji dengan menggunakan uji ï€ t . Pengumpulan datadilakukan dengan metode tes dan observasi. Sehingga pembelajaran matematikadengan model resiprocal teaching dikatakan efektif jika hasil belajar siswameningkat minimal 30 poin, dengan kriteria penolakan 0 H adalah jika ï€ ï€½ ï€1,717 hitung tabel t t . Dari hasil analisis data diperoleh ï€1,017  ï€ ï€½ ï€1,717 hitung tabel t t , akibatnya 0 H diterima. Sehingga modelpembelajaran resiprocal teaching efektif digunakan dalam pembelajaranmatematika. Adapun hasil observasi menunjukkan bahwa faktor-faktor keaktifanyang dapat meningkatkan hasil belajar siswa antara lain: aktivitas membuatrangkuman, menyimpulkan materi dan mengerjakan tes. Sedangkan faktor-faktoryang lain belum banyak berpengaruh dalam peningkatan hasil belajar siswa.
Pengembangan buku panduan guru berbasis penemuan terbimbing pada materi statistika siswa SMP
Ahmad Nasir;
Zuhrotun Nazihah
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jp2m.v5i1.1733
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk pengembangan buku panduan guru berbasis penemuan terbimbing pada materi statistika untuk siswa kelas VII SMPN 1 Grati, yang memenuhi kriteria valid, efektif dan praktis. Proses pengembangan menggunakan model pengembangan 4-D, dengan modivikasi 3-D, yaitu tahap define (pendefinisian), design (perancangan), dan development (pengembangan) tanpa tahapan dessiminate (penyebaran). Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII-D dan kelas VII-G SMPN 1 Grati. Instrumen yang digunakan yaitu: lembar validasi buku panduan guru dan RPP untuk mengukur kevalidan produk, lembar observasi aktivitas guru dan lembar observasi aktivitas siswa untuk mengukur kepraktisan, dan soal tes pembelajaran untuk mengukur keefektifan. Hasil validitas dari buku panduan guru yang ditunjukkan dengan nilai rata-rata sebesar 4,7. Hasil kepraktisan dari buku panduan guru ditunjukkan dengan nilai rata-rata aktivitas guru sebesar 4,9 dan nilai rata-rata aktivitas siswa 4,8. Sedangkan hasil keefektifan produk sebesar 93%.
PEMANFAATAN GOOGLE FORM SEBAGAI KUIS ONLINE MATA KULIAH TRIGONOMETRI
Endang Krisnawati
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jp2m.v4i1.1779
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pembuatan kuis online dengan menggunakan google form pada mata kuliah trigonometri untuk mahasiswa semester 4 di program studi S1 Pendidikan Matematika STKIP Bina Insan Mandiri Surabaya beserta respon mahasiswa terhadap kuis online tersebut. Kuis online ini diberikan kepada 30 orang mahasiswa. Proses pembuatan melalui 4 tahap yaitu tahap investigasi awal, tahap desain, tahap pembuatan, dan tahap publikasi. Mahasiswa menunjukkan respon positif terhadap adanya kuis online. Hampir 95% mahasiswa setuju dan sangat setuju bahwa kuis online dengan menggunakan google form ini memiliki tampilan yang mudah dipahami, fitur yang mudah digunakan, mudah diakses, hemat biaya dan waktu.
PENGGUNAAN MAGIC BUTTON SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN OPERASI BILANGAN BULAT
Andhika Ayu Wulandari;
Erika Laras Astutiningtyas;
Dewi Susilowati
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jp2m.v2i2.203
Operasi bilangan bulat merupakan materi pembelajaran kelas IV yang konsepnya harus ditekankan pada siswa karena merupakan dasar kemampuan berhitung untuk jenjang pendidikan selanjutnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan eksperimentasi penggunaan magic button sebagai salah satu media pembelajaran operasi bilangan bulat. Eksperimentasi dilakukan di SDN Begalon 02 sebagai kelas eksperimen dan SDN Kleco I sebagai kelas kontrol. Berdasarkan uji pendahuluan, disimpulkan kedua kelas sampel mempunyai prestasi yang seimbang sebelum eksperimentasi dilakukan. Hasil angket respon siswa menunjukkan 77,43% siswa memberikan respon positif setelah dilakukan pembelajaran dengan magic button. Analisa data menggunakan uji-t, menunjukkan rata-rata nilai tes kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Disimpulkan bahwa penggunaan magic button sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IV.
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN KERTAS BERWARNA
Suyatmiati Suyatmiati
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jp2m.v4i2.955
This research is aimed to improve mathematics students learning achievement inelementary school, especially inmixed count operation on integer materials through the application of colored paper learning media. This research was a classroom action research refferedto Kemmis and Mc Taggarts design, which includes planning, acting, observing, and reflecting. The research subject were all the student of fourth A grade in SDN Wadungsari Waru Sidoarjo in the the period of 2016/2017. Before the implementation of the action, the classical average value is 58.75. After the action is applied, the results of the test on cycle I is 75 for classical average value and the results of the test on cycle II is 84,38 with student learning completeness
PENERAPAN POWER TEACHING DENGAN TEKNIK MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA
Siti Aufa Riziani;
Nur Aeni;
Coraima Vonyta May Saputri;
Suindayati Suindayati
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jp2m.v3i2.1770
Penelitian ini bertujuan untuk menguji : (1) Mengetahui bagaimana penerapan metodepower teaching dengan teknik mind mapping pada pembelajaran matematika siswa kelas VII pada materi himpunan,(2) Mengetahui pengaruh penereapan metode power teaching dengan teknik mind mapping terhadap motivasi siswa kelas VII,(3) Mengetahui pengaruh metode power teaching dengan teknik mind mapping terhadap hasil belajar siswa kelas VII. Dengan populasi seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Karangrejo, sampel terdiri dari kelas VII-A dan kelas VII-B. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Metode pengumpulan data melalui tes dan angket. Teknik analisis yang digunakan adalah Sample T-Test. Data hasil t-test untuk hipotesis pertama yaitu sig 0,05 dengan nilai signifikan 0,024. Artinya ada pengaruh penereapan metode power teaching dengan teknik mind mapping terhadap motivasi siswa kelas VII. Untuk hasil uji hipotesis kedua yaitu sig 0,05 dengan nilai signifikan 0,000. Artinya ada pengaruh metode power teaching dengan teknik mind mapping terhadap hasil belajar siswa kelas VII. Luaran dalam penelitian ini adalah artikel yang diharapkan dapat menjadi jurnal ilmiah sebagai referensi dalam pengembangan metodepembelajaran matematika
MENUMBUHKAN TINDAK PIKIR KREATIF MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PACE
Indah Setyo Wardhani
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jp2m.v1i2.192
Tindak berpikir kreatif sangat diperlukan masyarakat guna pengambilan keputusan dalam menghadapi sebuah permasalahan kompleks. Matematika sebagai disiplin ilmu yang membutuhkan tindak berfikir kreatif mengambil peran penting dalam menunjang pengambilan keputusan. Berpikir kreatif nampak dalam bentuk kemampuan menemukan hubungan-hubungan yang baru serta memandang sesuatu dari sudut pandang yang berbeda dari yang biasanya. Tindak pikir kreatif dalam matematika dapat dimulai dari Sekolah. Dalam menumbuhkan tindak berfikir kreatif, siswa/mahasiswa dalam mempelajari matematika di sekolah/perguruan tinggi diharapkan tidak hanya mencontoh dan mencatat bagaimana cara menyelesaikan soal yang telah dikerjakan oleh guru/ dosen tetapi memahami bagaimana alur dari penyelesaian soal tersebut. Salah satu model pembelajaran yang dapat menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif matematis adalah model pembelajaran PACE. PACE merupakan model pembelajaran yang berlandaskan konstruktivisme yang memiliki tahap/fase: Proyek (Project), Aktivitas (Activity), Pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning) dan Latihan (Exercise). Model pembelajaran PACE baik untuk diterapkan dalam pembelajaran matematika, karena dapat menumbuhkan tindak berpikir kreatif matematis.