cover
Contact Name
Edy Suryawardana, SE., MM.
Contact Email
solusi@usm.ac.id
Phone
+6285101187614
Journal Mail Official
solusi@usm.ac.id
Editorial Address
Soekarno Hatta street Tlogosari Semarang Central Java
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
SOLUSI
Published by Universitas Semarang
ISSN : 27162532     EISSN : 14125331     DOI : 10.26623
SOLUSI scientific magazine is a collection of quality scientific journals from various social science disciplines including economics, accounting, management and business. Topics raised in journals are adapted to current themes that can help practitioners and academics develop their knowledge and experience. The published journals are the results of studies and deep thoughts from competent and talented writers in their fields. The peer reviews as the directors are partners who always provide instructions and direction so that the scientific magazine SOLUSI is getting better and developing.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "vol. 24 no. 3 (2026): july" : 7 Documents clear
Peran Pendidikan Kewirausahaan, Efikasi Diri, dan Sikap dalam Membentuk  Pola Pikir Mahasiswa Lutfina Zalfa Rahmawati; Ariyani Wahyu Wijayanti
Solusi Vol. 24 No. 3 (2026): July
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i3.14228

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pendidikan kewirausahaan, efikasi diri, dan sikap kewirausahaan dalam membentuk pola pikir kewirausahaan mahasiswa. Premis utama penelitian ini menekankan bahwa pembentukan pola pikir kewirausahaan tidak hanya dipengaruhi oleh proses pembelajaran formal, tetapi juga oleh faktor internal yang berkaitan dengan keyakinan serta penilaian individu terhadap aktivitas usaha. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui metode survei dengan kuesioner kepada 150 mahasiswa di Solo Raya yang telah mengikuti mata kuliah kewirausahaan. Analisis data dilakukan menggunakan PLS-SEM dengan bantuan SmartPLS 4.0 untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif terhadap sikap kewirausahaan, tetapi tidak berpengaruh langsung terhadap pola pikir kewirausahaan. Efikasi diri terbukti berpengaruh positif terhadap sikap serta pola pikir kewirausahaan. Selain itu, sikap kewirausahaan berperan sebagai variabel intervening yang memperkuat hubungan antara pendidikan kewirausahaan dan efikasi diri dengan pola pikir kewirausahaan. Nilai R-square menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan variasi pola pikir kewirausahaan dalam kategori sedang. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan aspek psikologis, khususnya efikasi diri, perlu menjadi fokus dalam desain pembelajaran kewirausahaan. Keterbatasan penelitian ini terletak pada penggunaan data berbasis persepsi responden dan belum mendalami kualitas praktik pembelajaran kewirausahaan yang diterima mahasiswa. Oleh karena itu, riset mendatang disarankan menggunakan pendekatan kualitatif atau metode campuran serta memasukkan aspek praktik bisnis, mentoring, pengalaman usaha, dan dukungan lingkungan kampus untuk menjelaskan pembentukan pola pikir kewirausahaan secara lebih komprehensif.
Global Shock Transmission dan Sectoral Systemic Risk di Indonesia Dwi Tjahjo Purnomo; Rohmini Indah Lestari
Solusi Vol. 24 No. 3 (2026): July
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i3.14358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika keterhubungan antar sektor saham di Indonesia serta implikasinya terhadap risiko sistemik dan diversifikasi portofolio selama periode yang ditandai oleh berbagai guncangan global. Penelitian ini menggunakan data harian sebelas indeks sektoral yang diklasifikasikan dalam Indonesia Stock Exchange Industrial Classification (IDX–IC) selama periode Januari 2021 hingga Oktober 2025. Penelitian ini menerapkan pendekatan Time-Varying Parameter Vector Autoregression (TVP–VAR) yang dikombinasikan dengan generalized forecast error variance decomposition (GFEVD) untuk mengukur tingkat dan arah transmisi risiko antar sektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterhubungan antar sektor bersifat tinggi dan meningkat secara signifikan selama periode krisis, yang tercermin dari lonjakan Total Connectedness Index (TCI). Penelitian ini juga menemukan bahwa keterhubungan bersifat dinamis dan menunjukkan perubahan peran sektor sebagai transmiter dan penerima risiko dari waktu ke waktu. Sektor berbasis komoditas dan keuangan secara konsisten berperan sebagai sumber utama transmisi risiko, sedangkan sektor teknologi dan kesehatan cenderung berperan sebagai penerima risiko. Temuan ini mengindikasikan adanya asimetri dalam struktur keterhubungan sektoral serta penurunan efektivitas diversifikasi selama periode tekanan pasar. Selain itu, kendala institusional dalam pasar domestik berperan dalam memperkuat transmisi risiko antar sektor. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi investor dalam merancang strategi portofolio yang adaptif serta bagi regulator dalam memperkuat pengawasan risiko sistemik berbasis sectoral.
Transformasi Dukungan Organisasi menjadi Perilaku Sukarela melalui Keterikatan Karyawan Rifka Retnowati; Arini Novandalina
Solusi Vol. 24 No. 3 (2026): July
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i3.14479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Organizational Support (POS) dan Iklim Organisasi terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) dengan Employee Engagement sebagai variabel mediasi pada karyawan PT. Tugu Beton Semesta Abadi Semarang. Populasi penelitian berjumlah 350 karyawan dengan sampel 187 orang menggunakan metode simple random sampling berdasarkan rumus slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) POS tidak berpengaruh signifikan terhadap OCB (p= 0,821); (2) Iklim Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB (p= 0,002); (3) POS berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Engagement (p= 0,000); (4) Iklim Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Engagement (p= 0,000); (5) Employee Engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB (p= 0,000); (6) Employee Engagement memediasi pengaruh POS dan Iklim Organisasi terhadap OCB. Nilai R-Square Employee Engagement sebesar 0,482 dan OCB sebesar 0,600 menunjukkan model memiliki daya penjelas yang baik. Nilai R-Square Employee Engagement sebesar 0,482 dan OCB sebesar 0,600 menunjukkan model memiliki daya penjelas yang baik. Limitasi investigasi ini beertumpu pada desain lintasan-waktu (cross-sectional) serta fokus amatan yang tunggal. Guna mengeliminasi distorsi generalisasi, agenda riset mendatang seyogianya mengadopsi pendekatan longitudinal serta memperluas konstelasi variabel dengan mengintegrasikan determinan eksternal seperti komitmen organisasional dan gaya kepemimpinan pada spektrum industri yang lebih heterogen.
Kepuasan Praktisi Perpajakan melalui Literasi serta Kualitas Sistem dengan Mediasi Implementasi Coretax Aida Fitrin Anjani; Melvin Rahma Sayuga Subroto; Gigih Aulia Hilmiawan
Solusi Vol. 24 No. 3 (2026): July
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i3.14620

Abstract

Akselerasi transformasi digital melalui sistem administrasi perpajakan yang baru menuntut kesiapan adaptasi dan infrastruktur teknologi yang mumpuni agar tidak mengganggu aktivitas operasional para praktisi. Keberhasilan transformasi tersebut tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknologi, tetapi juga oleh kemampuan pengguna dalam memahami dan mengimplementasikan sistem secara efektif sebagai bagian dari reformasi administrasi perpajakan. Penelitian ini menguji efek mediasi dari implementasi Coretax dalam menjembatani pengaruh literasi perpajakan serta kualitas sistem perpajakan terhadap tingkat kepuasan praktisi perpajakan. Melalui desain explanatory survey berbasis pendekatan kuantitatif, data primer dihimpun melalui penyebaran kuesioner dan diperoleh sebanyak 93 responden praktisi perpajakan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang memenuhi kriteria dengan teknik purposive sampling. Pemodelan persamaan struktural berbasis Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) diaplikasikan untuk memproses data dengan bantuan software SmartPLS versi 4.1.1.7. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel berarah positif dan signifikan. Kualitas sistem perpajakan meningkatkan kepuasan praktisi perpajakan serta mendukung keberhasilan implementasi Coretax. Literasi perpajakan memperkuat implementasi Coretax, sedangkan implementasi Coretax meningkatkan kepuasan praktisi perpajakan sekaligus memediasi hubungan literasi perpajakan dan kualitas sistem perpajakan terhadap kepuasan praktisi. Temuan penelitian membuktikan bahwa kepuasan praktisi pajak yang optimal dapat dicapai melalui keberhasilan implementasi Coretax yang didukung secara efektif oleh keandalan kualitas sistem perpajakan serta tingginya tingkat literasi perpajakan.
Green Consciousness dalam Meningkatkan Emotional Attachment dan Customer Loyalty Coffee Shop Omia Crefioza; Nia Nadilla
Solusi Vol. 24 No. 3 (2026): July
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i3.14701

Abstract

Peningkatan kesadaran akan isu lingkungan hidup (Green Consciousness) semakin menjadi perhatian utama masyarakat, termasuk konsumen di industri kopi. Di Indonesia, tren konsumsi kopi semakin berkembang, terutama di kota-kota besar. Tak hanya itu, pertumbuhan coffee shop juga berjamuran di Kota Padang. Banyak konsumen kini tidak hanya mencari kualitas kopi, tetapi juga mencari pengalaman yang sesuai dengan nilai-nilai keberlanjutan, etika, dan ramah lingkungan. Praktik-praktik “green”, seperti penggunaan kemasan ramah lingkungan, pengelolaan sampah yang baik, dan produk yang berasal dari sumber yang berkelanjutan, menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen. Namun, meskipun konsep keberlanjutan ini semakin banyak diterapkan oleh coffee shop, belum banyak penelitian yang secara spesifik mengkaji hubungan antara Green Consciousness   dengan Emotional Attachment dan Customer Loyalty di industri kopi. Emotional Attachment antara konsumen dengan brand dapat meningkatkan loyalitas mereka, yang pada akhirnya mendorong perusahaan untuk tetap kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Green Consciousness   dalam praktik bisnis coffee shop dapat meningkatkan Emotional Attachment dan Customer Loyalty, khususnya di kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen coffee shop yang sudah menerapkan konsep ramah lingkungan di Kota Padang.  Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS.
Maslahah Business Agility: Driving Competitive Advantage for Sustainable Tourism Destinations Wijianto Wijianto; Riawan; Sri Hartono
Solusi Vol. 24 No. 3 (2026): July
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i3.15317

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Innovativeness, Proactiveness, dan Risk Taking terhadap Maslahah Business Agility serta implikasinya terhadap Competitive Advantage Tourism Destination. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya dinamika industri pariwisata yang menuntut destinasi wisata memiliki kemampuan adaptasi yang cepat, fleksibel, dan berkelanjutan. Di sisi lain, kajian yang mengintegrasikan konsep business agility dengan nilai-nilai maslahah dalam pengembangan keunggulan bersaing destinasi wisata masih terbatas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data diperoleh melalui survei terhadap 307 pengelola dan pelaku usaha destinasi wisata yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis IBM SPSS AMOS untuk menguji hubungan kausal antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Innovativeness, Proactiveness, dan Risk Taking berpengaruh positif dan signifikan terhadap Maslahah Business Agility, dengan Risk Taking menjadi variabel yang memberikan pengaruh paling dominan. Selain itu, Maslahah Business Agility terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Competitive Advantage Tourism Destination. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan destinasi wisata untuk beradaptasi secara cepat dan fleksibel dengan tetap berorientasi pada kebermanfaatan sosial, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat mampu meningkatkan keunggulan bersaing secara berkelanjutan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan konsep Maslahah Business Agility sebagai konstruk baru dalam manajemen strategi yang mengintegrasikan Business Agility, Dynamic Capability Theory, Entrepreneurial Orientation Theory, dan perspektif Maslahah dalam ekonomi Islam. Penelitian ini juga memperkenalkan Maslahah Business Agility sebagai variabel mediasi antara Entrepreneurial Orientation dan Competitive Advantage Tourism Destination, sehingga memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan manajemen strategi berbasis nilai Islam pada sektor pariwisata.
Optimalisasi Kinerja Bisnis Berkelanjutan Melalui Pengembangan Sistem Point of Sale Berbasis ERP Bayu Setyo Nugroho; Sri Marhaeni Salsiyah; Azizah; Jumi; Nor Aina
Solusi Vol. 24 No. 3 (2026): July
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i3.15847

Abstract

Di tengah ketatnya persaingan ritel digital, UMKM skala mikro kerap menghadapi kendala kegagalan adopsi teknologi akibat hambatan perilaku (behavioral barriers) dan keterbatasan sumber daya, sebagaimana dialami pada proses operasional manual di Tania Mart. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan Kinerja Bisnis Berkelanjutan (Sustainable Business Performance) melalui perancangan dan implementasi sistem Point of Sale (POS) yang terintegrasi dengan Purchase Management berbasis Enterprise Resource Planning (ERP) Odoo. Penelitian ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) yang dirancang secara berpusat pada pengguna (user-centric). Pengujian sistem divalidasi menggunakan User Acceptance Test (UAT) dengan melibatkan seluruh pengelola dan staf operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian UAT memperoleh tingkat pemenuhan (Fulfillment Level) pada kategori Fully Fulfilled (100%), yang membuktikan bahwa pendekatan ini berhasil mereduksi hambatan literasi digital pengguna sesuai kerangka Technology Acceptance Model (TAM) dan Resource-Based View (RBV). Implementasi sistem ini terbukti memicu peningkatan kinerja yang signifikan pada dimensi ekonomi meliputi efisiensi waktu transaksi kasir, akurasi pelaporan keuangan secara real-time, dan kecepatan layanan serta dimensi lingkungan melalui reduksi konsumsi kertas (paperless). Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi POS-ERP Odoo tidak hanya memperkuat efisiensi operasional harian UMKM, tetapi juga mendukung praktik bisnis ritel yang ramah lingkungan dan berkelanjutan jangka panjang.

Page 1 of 1 | Total Record : 7