cover
Contact Name
Rose Fitria Lutfiana
Contact Email
rose@umm.ac.id
Phone
+6285646622646
Journal Mail Official
rose@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 244 Documents
Implementation of Full Day School Based on Islamic culture for strengthening The Religious Character of Students in Matsasurba Malang Nurul Sidrah; M. Mansur
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i2.9187

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this research is to find out and describe (1) the concept and implementation of full day school based on Islamic culture for strengthening religious character of students at the Islamic Junior High School Surya Buana Malang (2) the inhibiting and supporting factors, (3) the solutions to deal with the inhibiting factors that emerging. This research method uses descriptive research with a qualitative approach, collecting data through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed qualitatively, through stages of data collection, data reduction, data presentation, and data verification, along with data validity techniques using triangulation techniques. The result of this study showed that (1) the concept of full day school that applied is islamic full day school by focusing on strengthening the religious character of students. The implementationof full day school based on Islamic culture aims to make to make students have good character through the habituation that is carried out since students enter school until after school. (2) the inhibiting factors consist of diverse inputs, location and school regulations. Supporting factors consist of internal and external support. (3) the solutions to deal with the inhibiting factors that emerging is to provide special guidance, increase religious activities, comunnication and cooperation with parents of students.
Fenomena disharmonisasi partai politik berbasis Islam Pada pemilihan umum 2019 di Kota Malang Baitur Rohman; M Syahri; Nurul Zuriah
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i2.9249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Karakter partai-partai Islam dalam menghadapi pemilihan umum 2019 di Kota Malang, (2) Faktor penyebab permasalahan disharmonisasi partai-partai Islam dalam menghadapi pemilu 2019 di Kota Malang, dan (3) Solusi untuk mengatasi permasalahan disharmonisasi partai-partai Islam dalam menghadapi pemilu 2019 di Kota Malang. Fokus pada penelitian ini adalah permasalahan disharmonisasi partai-partai Islam dalam menghadapi pemilu 2019 di kota Malang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan di kantor DPC PPP kota Malang, PKS kota Malang, PAN kota Malang, dan PKB kota Malang. Prosedur penelitian terdiri dari tahapan pra penelitian, pelaksanaan, dan analisis data. Teknis analisis data meliputi empat tahapan yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan empat tahapan yakni, Credibility, Dependability, Confirmability, dan Transferability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kordinasi internal partai sangat berpengaruh terhadap kinerja dari suatu karakter partai di Masyarakat. (2) Faktor terjadinya permasalahan disharmonisasi partai-partai Islam di kota Malang meliputi faktor internal yakni adanya ketidaksesuaian langkah poltik yang dilakukan pengurus partai dengan ideologis partai. Faktor eksternal yakni adanya peran media yang kurang kredibel dalam menyampaikan informasi. (3) Solusi untuk mengatasi permasalahan disharmonisasi yakni harus ada kordinasi internal yang bagus dan peran aktif setiap kader dalam menanggapi isu-isu yang sedang beredar di media atau dimasyarakat.
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa Dalam Menyalurkan Aspirasi Masyarakat di Desa Bantaran Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo Regy Hilman Pahlawan
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i2.9327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam menyalurkan aspirasi masyarakat di Desa Bantaran (2) penghambat Kinerja Badan Permuswaratan Desa dalam menyalurkan aspirasi masyarakat di Desa Bantaran (3) solusi mengatasi hambatan BPD dalam penyaluran aspirasi masyarakat di Desa Bantaran. Metode penelitian menggunakan deskriktif kualitatif yang di lakukan di Kantor Desa dan Masyarakat Bantaran pada bulan Januari 2019 sampai Mei 2019. Subjek penelitian antara lain ketua BPD, kepala desa, dan tokoh masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi kegiatan serta melakukan wawancara. Data dianalisis melakui tahab pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Tahap ahir adalah menguji keabsahan data dengan prosedur Trianggulasi sumber. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan (1) Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam menyalurkan aspurasi masyarakat di Desa Bantaran kurang sesuai dengan Undang-Undang  No 6 Pasal 55 Tahun 2014. (2) penghambat Kinerja Badan Permuswaratan Desa (BPD) dalam menyalurkan aspirasi masyarakat di Desa Bantaran adalah tidak adanya surat keterangan (SK) untuk kepengurusan BPD, tidak mengetahui tugas pokok dan fungsinya, lebih mementingkan pekerjaan sehari-hari dibandingkan di BPD. (3) solusi mengatasi hambatan BPD dalam penyaluran aspirasi masyarakat motivasi anggota BPD, sarana dan prasarana, dan sumber daya manusia.
PELESTARIAN NILAI GOTONG-ROYONG MELALUI KELOMPOK SENI KUDA LUMPING DI DESA HARJOKUNCARAN KECAMATAN SUMBERMANJING WETAN KABUPATEN MALANG Vivit Kurniawan; Agus Tinus
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i2.9488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) peran kelompok seni kuda lumping dalam menanamkan nilai gotong-royong di Desa Harjokuncaran Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang; (2) faktor penghambat kelompok seni kuda lumping dalam menanamkan nilai gotong-royong; dan (3) solusi untuk mengatasi hambatan yang dialami. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif yang bertempat di Desa Harjokuncaran. Pengumpulan data dilakukan secara langsung melalui observasi, dokumentasi dan wawancara yang mendalam pada informan. Penganalisisan data dilakukan secara kualitatif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian (1) peran kelompok seni kuda lumping dalam menanamkan nilai gotong-royong melalui dua cara yaitu pengarahan  dan keterlibatan langsung yakni memberikan pengumuman atau himbauan untuk kerja bakti atau gotong-royong saat pementasan serta mengajak untuk kerja bakti pada saat mendekati hari kemerdekaan. (2) faktor penghambat yaitu penghambat dari dalam berupa dana dan peralatan, penghambat dari luar berupa kelompok yang menganggap memuja setan. (3) Solusi yang dilakukan untuk mengatasi hambatan yang dialami dengan tetap fokus untuk menanamkan nilai gotong-royong khususnya pada generasi muda.
PERANAN PANTI ASUHAN PUTRI MUHAMMADIYAH KOTA PROBOLINGGO DALAM MENUMBUHKAN NILAI-NILAI KARAKTER Deniarika Alifiani Maula; Nurul Zuriah; Rohmad Widodo
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.9828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) peranan panti asuhan putriMuhammadiyah Kota Probolinggo dalam menumbuhkan nilai–nilai karakter; (2) faktor pendukung dan penghambat; dan (3) solusi untuk mengatasi hambatan yang muncul. Fokus pada penelitian ini adalah nilai-nilai karakter religius dan mandiri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif. Tempat penelitian yakni di Panti Asuhan Putri Muhammadiyah Kota Probolinggo. Prosedur penelitian terdiri dari tahapan pra penelitian, pelaksanaan, dan analisis data. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analis data terdiri dari empat alur kegiatanyaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) berprinsip pada rujukan, pedoman, dan acuan Pimpinan Daerah Muhammadiyah. Anak diberikan kegiatan yang beragam setiap harinya mulai dari subuh sampai malam. (2) Faktor pendukung yakni keuangan panti, keterlibatan pengurus panti yang maksimal, fasilitas sarana dan prasarana, dan kegiatan anak. Faktor penghambat yakni sumber daya manusiaminim, karakter anak, anak pernah pulang malam, kesenjangan, keadaan anak, dan kegiatan lain diluar panti. (3) Solusi mengatasi hambatan yang muncul yakni diperlukan SDM yang kompeten, selalu sabar menghadapi anak, pembinaan anak, memotivasi anak, bertatap muka, dan diistiqomahkan.
IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TERHADAP PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA Samsu Rizal; Nurul Zuriah; Agus Tinus
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.9887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa di Desa Naru Kec. Sape Kab. Bima NTB, (2) Partisipasi masyarakat desa dalam pembangunan desa di Desa Naru Kec. Sape Kab. Bima NTB, (3) Efektitas peran masyarakat dan pemerintahan desa dalam pembangunan desa di Desa Naru Kec. Sape Kab. Bima NTB. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di Desa Naru Kec. Sape Kab. Bima NTB. Sumber data yang digunakan adalah Kepala Desa Naru dan Tokoh Masyarakat DesaNaru dan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, dokumentasi, observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Penelitian ini dilakukan di Desa Naru selama dua bulan pada tanggal 10 Juli s/d 17 September 2018. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 dinilai kurang maksimal dikarenakan pemahaman masyarakat desa mengenai pelaksanaan Undang-Undang Desa ini terbatas; (2) keterlibatan masyarakatdesa dalam melakukan pembangunan desa sangat tinggi dengan semangat gotong royong baik partisipasi dalam bentuk tenaga, ide, gagasan maupun materi namun masyarakat desa tidak dapat berpartisipasi secara penuh terkendala kesibukannya mencari nafkah; (3) Pemerintahan desa membuka ruang kepada masyarakat desa agar dapat berperan aktif dalam melakukan pembangunan. Masyarakat dan pemerintahan desa memahami peran,hak, serta kewajibannya dalam melaksanakan pembangunan desa dan adanya transparansi kegiatan antara pemeritahan desa dengan masyarakat desa namun pemerintah desa masih mendominasi dalam melaksanakan pembangunan desa sehingga pelaksanaan pembangunan ada yang tidak sesuai dengan keinginan masyarakat desa karena dinilai tidak sesuai dengan skala prioritas desa.
PERAN KELOMPOK SOSIAL ARGOWAYANG DALAM MENANAMKAN NILAI KESADARAN LINGKUNGAN Seka Andriani; M Mansur; Mohamad Syahri
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.9888

Abstract

Kelompok sosial Argowayang merupakan kelompok sosial yang bergerak dalambidang lingkungan hidup. Tujuan dari penelitian adalah 1) upaya yang dilakukan oleh kelompok sosial Argowayang terhadap penanaman nilai kesadaran terhadap lingkungan hidup, 2) faktor pendukung dan faktor penghambat, 3) solusi untuk mengatasi faktor penghambat. Metode yang digunakan kualitaif deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah Kepala Desa Galengdowo, ketua dan anggota Kelompok sosial Argowayang, dan masyarakat Desa Galengdowo. Tempat penelitian yakni di Desa Galengdowo. Hasil penelitian dikemukakan bahwa 1) upaya yang dilakukan bersama masyarakat dan anak-anak, 2) faktor pendukung yang diterima berupa kerjasama yang kompak antar anggota dan dukungan dari lembaga lain sedangkan faktor penghambat yang dialami berupa kesadaran masyarakat dan faktor cuaca, 3) solusi untuk menangani faktor penghambat berupa diadakan penambahan anggotakembali, dan diadakan sosialisasi kepada masyarakat
PEMBINAAN KESISWAAN UNTUK PENUMBUHAN DAN PENGUATAN KARAKTER KEPEMIMPINAN MELALUI KEGIATAN OSIS Siti Hajar; Agus Tinus; Budiono Budiono
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.9889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) desain kegiatan untuk menumbuhkan dan menguatkan karakter kepemimpinan; (2) pelaksanaan kegiatan OSIS yang merupakan salah satu kegiatan pembinaan kesiswaan di SMK Negeri 2 Blitar; (3) dampak terhadap penumbuhan dan penguatan karakter kepemimpinan karena program kegiatan OSIS untuk menumbuhkan dan menguatkan karakter kepemimpinan tidak tersusun secara terstruktur dan kurang nampak yang disebabkan kegiatan di SMK lebih banyak praktik sesuai dengan program keahlian masing-masing dan waktu untuk kegiatan organisasi tidak maksimal. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif yang dilakukan di SMK Negeri 2 Blitar. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Desain yang diterapkan untuk menumbuhkan karakter kepemimpinan adalah personal development, desain untuk menguatkan karakter kepemimpinan adalah melalui pelaksanaan kegiatan yang masuk dalam rencana kerja OSIS. (2) Pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan telah dilakukan dengan baik sesuai dengan desainyang telah dibuat. (3) Dampak terhadap penumbuhan dan penguatan karakter kepemimpinan bersifat positif tercermin dengan munculnya karakter integritas yang merupakan ciri seorangpemimpin ideal
FENOMENA PENDIDIKAN SEX-CLASS DALAM MEMBANGUN KARAKTER SISWA BERWAWASAN GENDER PADA SEKOLAH MUSLIM Syamsurijal Syamsurijal; Trisakti Handayani; Nurbani Yusuf
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.9890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan (1) pelaksanaan pendidikan sex-class dalam membangun karakter siswa berwawasan gender, (2) faktor-faktor penghambat pelaksanaan pendidikan sex-class dalam membangun karakter siswa yang berwawasan gender, dan (3) solusi mengatasi hambatan pelaksanaan pendidikan sex-class dalam membangun karakter siswa yang berwawasan gender. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi, yaitu metode yang berupaya untuk memahami makna yang sesungguhnya atas suatu pengalaman, menekankan pada kesadaran (intentional of consciousness). Kemudian, pengumpulan data diperoleh melalui kegiatan observasi, wawancara, dan pemanfaatan dokumen. Sementara, data hasil penelitian di analisis dengan alur, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian menunjukan, bahwa (1) pendidikan sex-class berfungsi untuk menyalurkan nilai kesetaraan gender, menjawab stereotip masyarakat yang menafsirkan siswi sebagai individu yang lemah, juga membangun paradigma yang tidak memandang siswi sebagai sub ordinat siswa yang berlandaskan pada nilai agama dan kesopanan, (2)hambatan dalam pelaksanaan pendidikan sex-class ialah pengetahuan, pemahaman, sikap guru serta peran sekolah yang absolut, dan (3) solusi dalam mengatasi berbagai hambatan ialah dengan melakukan sosialisasi yang berkelanjutan.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ANTIKORUPSI DALAM MEMBENTUK GOOD CITIZEN PADA ERA MILENIAL Mitra Permatasari; Trisakti Handayani; Budiono Budiono
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.9893

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) nilai-nilai pendidikan antikorupsidalam membentuk good citizen pada era milenial di Universitas Muhammadiyah Malang (2) implementasi nilai-nilai pendidikan antikorupsi (3) serta kendala dan solusi untuk mengatasinya. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dan pendekatan fenomenologi, pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam kepada tujuh belas informan, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif terdiri dari empat alur kegiatan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikankesimpulan, serta tahapan terakhir ialah keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Nilai-nilai pendidikan antikorupsi dalam membentuk good citizen pada era milenial di Universitas Muhammadiyah Malang khususnya pada setiap Program Studi di Lingkungan FKIP terintegrasi melalui mata kuliah PKn sesuai dengan RPS, terkecuali pada Program Studi PPKn khusus berdiri sendiri sebagai mata kuliahPendidikan Antikorupsi. Selain itu, melalui pembinaan-pembinaan pada kegiatan organisasi maupun di luar organisasi seperti pembinaan dibidang PKM dan Kewirausahaan, melalui MKU, AIK, dan nilai-nilai Islam (2) Implementasi nilai-nilai pendidikan antikorupsi dalam membentuk good citizen pada era milenial di Universitas Muhammadiyah Malang telah sesuai dengan nilai-nilai pendidikan antikorupsi, namun masih terdapat beberapa nilai yang belum terimplementasi dengan baik seperti nilai kedisiplinan. Sementara nilai-nilai yang lain telah melekat dalam diri mahasiswa dan terimplementasi dengan baik (3) Kendala serta solusi dari implementasi nilai-nilai pendidikan antikorupsi dalam membentuk good citizen pada era milenial di Universitas Muhammadiyah Malang yakni kendalanya pada mahasiswa yang memiliki karakteristik, keragaman, dan latar belakang yang berbeda-beda, untuk solusinya berupa pembinaan-pembinaan secara keberlanjutan.