cover
Contact Name
Rose Fitria Lutfiana
Contact Email
rose@umm.ac.id
Phone
+6285646622646
Journal Mail Official
rose@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 244 Documents
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI DEMOKRASI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI MAN LANGKE REMBONG RUTENG NUSA TENGGARA TIMUR Muhammad Nasrullah; Budiono Budiono; Agus Tinus
Jurnal Civic Hukum Vol. 3 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v3i2.8661

Abstract

ABSTRAKPembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraann merupakan pelajaran yang diajarkan pada setiap tingkat pendidikan, oleh karana itu berdasarkan uraian dan judul skripsi ini peneliti tertarik menggali informasi dengan judul peneliti. Adapun informasi yang perlu digali informasinya adalah Kepalah Sekolah MAN Langke Rembong Ruteng Nusa Tenggara Timur, Guru PPKn, Siswa dan Siswi MAN Langke Rembong Ruteng. Tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui bentuk nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di MAN Langke Rembong Ruteng NTT. 2. Untuk mengetahui bagaimana implementasi nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di MAN Langke Rembong Ruteng NTT. 3. Untuk mengetahui bagaimana guru mengatasi hambatan pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan tentang materi nilai-nilai demokrasi di Man Langke Rembong Ruteng NTT. Metode Penelitian adalah mengunakan penelitian tentang riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis Proses dan makna lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Landasan teori dimanfaatkan sebagai pemandu agar fokus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan. Selain itu landasan teori juga bermanfaat untuk memberikan gambaran umum tentang latar penelitian dan sebagai bahan pembahasan hasil penelitian. Hasil Penelitian adalah 1. Bentuk Nilai-Nilai Demokrasi dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di MAN Langke Rembong Ruteng NTT yakni Pembentukan nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan merupakan pengetahuan mencakup tentang kebebasan, serta membangun jiwa-jiwa nasionalisme, siswa dapat membentukan nilai-nilai demokrasi dalam dirinya, sekaligus menerapkannya. 2. Implementasi nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di MAN Langke Rembong Ruteng NTT yakni mengembangkan kebebasan dalam berpendapat, yang harus ditegakkan oleh setiap siswa dan siswi MAN Langke Rembong Ruteng NTT. 3. Guru mengatasi hambatan Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan tentang materi milai-nilai demokrasi di MAN Langke Rembong Ruteng NTT yakni mengembangkan gagasan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang focus pada materi nilai-nilai demokrasi di sekolah, dan perludipersiapkan kemampuan guru dan tenaga kependidikan.Kata Kunci: Implementasi, Nilai-nilai Demokrasi, Pembelajaran, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.ABSTRACTLearning Pancasila and Civics Education is a lesson taught at every level of education. Based on the description and title of this thesis, the researcher were interested in digging up information with the current research title. Also, there are some information needed to be explored which were the Head of Islamic High School in Langke Rembong Ruteng, East Nusa Tenggara, Civic Teachers, and Students of the from the school.The purpose of this research are: 1. to identify the forms of democratic values in learning Pancasila and Civic Education in Islamic High School at Langke Rembong Ruteng in East Nusa Tenggara. 2. To identify how the implementation of democratic values in learning Pancasila and Civic Education in Islamic High School at Langke Rembong Ruteng in East Nusa Tenggara. 3. To identify how the teachers overcome the obstacle in teaching Pancasila and Civic Education with the material democratic values in Islamic High School at Langke Rembong Ruteng in East Nusa Tenggara.The Research Method used the descriptive research and more of analysis. Processes and meanings are more highlighted in qualitative research. The theoretical foundation was applied as a guide to make a focus of the research in which accordance with the facts in the field. Besides that the theoretical basis is also useful to provide an overview of the research setting and as a material for discussion of research results.Research Results are 1. Forms of Democratic Values in Learning Pancasila and Civic Education in Islamic School at Langke Rembong Ruteng in East Nusa Tenggara were the Establishment of democratic values in the learning of Pancasila and Civic education that states this is knowledge about freedom, and building the nationalism, students can form democratic values within theriself and also implement them. 2. Implementation of Democratic Values in Learning Pancasila and Civic Education in Islamic High School at Langke Rembong Ruteng in East Nusa Tenggara is the development freedom of expression, which must be upheld by every student in IslamicHigh School at Langke Rembong Ruteng in East Nusa Tenggara. 3. Teachers overcome obstacle to teach Pancasila and Civic Education on Democratic Values Material in Islamic High School at Langke Rembong Ruteng in East Nusa Tenggara is the development of the idea of Pancasila education and civic that focus on the material of democratic values in schools. Also the ability of teachers and educators should be prepared.Keywords: Implementation, Democratic Values, Learning, Pancasila and Civic Education
MODEL PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PPKn BERBASIS ANDROID DI SMPN 25 MALANG Naufal Muhammad Kautsar; Nurul Zuriah; Rohmad Widodo
Jurnal Civic Hukum Vol. 3 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v3i2.8662

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui kondisi kegiatan belajar dan mengajar PPKn sebelum adanya penerapan pengembangan media pembelajaran berbasis android. (2).Mengetahui pengembangan media pembelajaran berbasis IT yang ada di SMPN 25 Malang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian research and development. Sumber data dipilih kepala sekolah, guru kelas VIII, serta peserta didik kelas 8 di SMP Negeri 25 Malang. Penelitian ini dilaksanakan kurang lebih memerlukan waktu 6 bulan. Penelitian pengembangan ini menghasilkan produk akhir media pembelajaran berbasis aplikasi android yang disebut dengan media BENEKO Educapp. Pengembangan media dikembangkan melalui lima tahapan (analisis, design, development, implementation and evaluation). Berdasarkan hasil uji coba lapangan yang dilakukan pada kelas kecil dan besar. Uji coba kelas kecil dilakukan pada kelas VIII B dengan sampel random sebanyak 5 peserta didik, memperoleh hasil 82.6% , disimpulan produk ini layak digunakan.Hasil uji coba luas dilakukan kepada kelas A, B, D. Hasil yang diperoleh 29 peserta didik kelas VIII A SMPN 25 Malang memperoleh respon dengan presentase 78,2%, disimpulkan produk ini layak untuk digunakan. Uji coba luas dilakukan kepada 28 peserta didik kelas VIII C SMPN 25 Malang memperoleh respon dengan presentase 74.7 %, disimpulkan produk ini cukup layak untuk digunakan. Uji coba luas dilakukan kepada 29 peserta didik kelas VIII D SMPN 25 Malang memperoleh respon dengan presentase 87, 6%, disimpulkan produk ini sangat layak untuk digunakan.Terakhir uji coba lapangan dilakukan kepada guru PPKn kelas VIII SMPN 25 Malang memperoleh respon dengan skor 92, 7 %, disimpulkan produk ini sangat layak untuk digunakan.Kata Kunci: Android, BENEKO Educapp, Media, PPKn.ABSTRACTThis study aims to: (1) Know the condition of teaching and learning activities of PPKn before the implementation of the development of android-based learning media. (2). Knowing the development of IT-based learning media in SMPN 25 Malang. The type of research used in this study is the type of research and development research. As a data source selected principals, teachers class VIII, and 8th graders in SMP Negeri 25 Malang. This study was conducted approximately 1-6 months.This development research produces the end product of instructional media based on android application called BENEKO Educapp media. Media development is developed through five stages (analysis, design, development, implementation and evaluation).Based on field trials conducted on small and large classes. For small classes done in class VIII B with random samples of 5 students, obtained 82.6% results, this product concluded feasible to use. For extensive testing conducted to class A, B, D. The results obtained by 29 students of grade VIII A SMPN 25 Malang get response with percentage of 78.2%, it is concluded that this product is suitable for use. Extensive trials conducted to 28 students of grade VIII C SMPN 25 Malang get response with a percentage of 74.7%, concluded this product is quite feasible to use. Extensive trials were conducted to 29 students of grade VIII D SMPN 25 Malang obtained response with 87% percentage, 6%, concluded this product is very feasible to use. The last field trial was done to the teacher of Vocational School VIII SMPN 25 Malang get response with score 92,7%, concluded this product very feasible to be used.Keywords: Android, BENEKO Educapp, Media, PPKn
PERAN KEGIATAN PRAMUKA DALAM PENGEMBANGAN SIKAP NASIONALISME SISWA MAN 1 BANYUWANGI Nopalta Bagus Samudra; M Mansur; Mohamad Syahri
Jurnal Civic Hukum Vol. 3 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v3i2.8663

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang pelaksanaan, kendala, solusi, serta peran kegiatan pramuka dalam pengembangan sikap nasionalisme siswa MAN 1 Banyuwangi, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data yang dijabarkan berupa data deskriptif. Lokasi penelitian adalah MAN 1 Banyuwangi. Sumber data dalam penelitian ini dibagi menjadi dua yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, obervasi dan studi dokumen. Teknik analisis data tersebut berupa reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan peran kegiatan pramuka dalam pengembangan sikap nasionalisme siswa MAN 1 Banyuwangi, pada tahap pelaksanaan kegiatan pramuka MAN 1 Banyuwangi menggunakan metode kepramukaan yang berpedoman pada buku satuan kecakapan umum pramuka. Pada penelitian ini terdapat faktor penghambat yaitu kurangnya minat siswa, serta jumlah pembina yang tidak seimbang. Solusi untuk kendala yang dihadapi yaitu dengan pemberian sanksi yang tegas, mengadakan latihan dengan cara berpindah-pindah agar siswa lebih antusias, serta melakukan pelatihan kepada pihak guru dan BK untuk meningkatkan SDM tentang kepramukaan. Kemudian peran kegiatan ini dalam pengembangan sikap nasionalisme siswa di MAN 1 Banyuwangi yaitu tidak hanya sebagai pembentuk moral, penanaman nilai nasionalisme dan juga sebagai motivator yang mengajarkan jiwa nasionalisme, disiplin, jujur dan mengajarkan siswa lebih dekat kepada negaranya, peran kegiatan pramuka juga sebagai kegiatan yang menstimulus dan menjaga agar rasa nasionalisme siswa tetap terjaga.Kata Kunci : Pramuka, Sikap Nasionalisme.ABSTRACTThis study aims to obtain data on the implementation, constraints, solutions, and the role of scout activities in the development of student nationalism attitude MAN 1 Banyuwangi, District Banyuwangi, Banyuwangi. This study uses a qualitative approach with data that is described in the form of descriptive data. The location of the research is MAN 1 Banyuwangi. Sources of data in this study is divided into two primary data sources and secondary data sources. This research procedure uses interviews, observations and document studies. Data analysis techniques such as data reduction, data presentation, and data verification. The results showed the role of scout activities in the development of student nationalism attitude MAN 1 Banyuwangi, in the implementation stage of the scout MAN 1 Banyuwangi using scouting method based on the general scout skills unit book. In this study there are inhibiting factors that are the lack of student interest, the amount of coach is not balanced. The solution to the obstacles faced is by giving strict sanctions, conducting the exercises by moving around to make the students more enthusiastic, as well as training the teachers and BK to improve the human resourcesof scouting. Then the role of this activity in the development of students’ nationalism attitude in MAN 1 Banyuwangi is not only as a moral builder, the cultivation of the value of nationalism and also as a motivator who teach the soul of nationalism, discipline, honest and teach students closer to his country, the role of scout activities as well as activities stimulate and maintain the sense of student nationalism is maintained.Keywords: scouting movement, nationalism
UPAYA MENINGKATKAN KARAKTER MAHASISWA MELALUI KEBIJAKAN PENDIDIKAN Rian Nurizka; Beny Dwi Lukitoaji
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i2.8871

Abstract

This study aims to determine efforts to improve student character through education policy. This type of research is descriptive qualitative research. This research can be classified in the category of field research. Data collection used in this study uses observation, interview, and documentation techniques. Data analysis in this study is data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The results of the study show that the PGSD study program policy in its efforts to improve student character is by character education strategy, namely the development of an educational unit culture through a policy of using uniform and point cards. Co-curricular character education strategy through the activities of the learning media competition festival and the PGSD Award. Extracurricular character education strategy through Scouting and Kepalangmerahan activities. Character values obtained include discipline in dress, culture, love for the homeland, a spirit of national responsibility, active in activities, creative
ANALISIS PERAN GURU PPKn DALAM MEMBINA MORAL ANTIKORUPSI PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 2 PUCUK KABUPATEN LAMONGAN Gawan Bagus Adi Raga; Nurbani Yusuf; M Mansur
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.9016

Abstract

Raga, Gawan  Bagus Adi. 2019. Analisis Peran Guru PPKn dalam Membina Moral Antikorupsi Peserta Didik di SMP Negeri 2 Pucuk Kabupaten Lamongan. Drs. Nurbani Yusuf, M.Si., Drs. M. Mansur, M.HTujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui peran guru PPKn dalam membina moral antikorupsi peserta didik, (2) mengetahui bagaimana kendala yang dihadapi guru PPKn dalam membina moral antikorupsi peserta didik, dan (3) menganalisis peran yang tepat bagi guru PPKn dalam membina moral antikorupsi peserta didik agar selaras dengan upaya pemberantasan korupsi.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Alasan digunakannya pendekatan kualitatif deskriptif dengan maksud untuk menjelaskan dan mengungkapkan fakta yang terjadi di lingkungan sekolah, tepatnya pada saat pembelajaran di kelas. Tempat penelitian dilakukan di SMP Negeri 2 Pucuk yang terletak di Desa Kesambi, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data  yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan verifikasi.Hasil dari penelitian ini adalah peran (1) guru PPKn dalam membina moral antikorupsi peserta didik adalah sebagai pendidik dan pengajar berperan melakukan transfer ilmu pengetahuan, mengajarkan, dan membimbing Pendidikan Antikorupsi diintegrasikan ke dalam Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Selain itu guru berperan sebagai pengelola pembelajaran, guru PPKn harus menguasai berbagai metode pembelajaran dan memahami situasi belajar mengejar di dalam kelas. (2) Kendala yang dihadapi dalam pembinaan moral antikorupsi adalah masih adanya peserta didik yang kurang memperhatikan apa yang disampaikan oleh guru PPKn. (3) Solusi yang tepat agar peran guru PPKn dalam membina moral antikorupsi peserta didik adalah mengadakan pertemuan antar orang tua, wali kelas, guru, dan kepala sekolah. 
ANALISIS KEDUDUKAN FUNGSI LEGISLASI ANGGOTA DPRD PEREMPUAN DALAM PENENTUAN KEBIJAKAN PUBLIK DI DPRD KOTA BATU PERIODE 2014-2019 Triana Kurnia Putri; Budiono Budiono
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i2.9160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kedudukan fungsi legislasi anggota perempuan di DPRD Kota Batu Periode 2014-2019 dalam penentuan kebijakan publik; (2) Faktor yang mengahmbat pelaksanaan fungsi legislasi perempuan di DPRD Kota Batu Periode 2014-2019 dalam penentuan kebijakan publik. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif yang dilakukan di DPRD Kota Batu pada bulan April sampai dengan bulain Mei 2019. Subjek penelitian antara lain seluruh anggota legislatif perempuan DPRD Kota Batu periode 2014-2019. Pengumpulan dilakukan melalui observasi langsung, mendokumentasikan kegiatan serta melakukan wawancara dengan informan. Prosedur analisis data melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Teknik keabsahan data menggunakan prosedur tringangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan: (1) anggota perempuan di DPRD Kota Batu periode 2014-2019 memiliki kedudukan yang sama dengan anggota dewan laki-laki, hal demikian terlihat dalam melaksanakan fungsi legislasi antara perempuan dan laki-laki memiliki keterlibatan yang sama atas kedudukan serta peran yang sama dalam keterlibatan menyuarakan pendapat. (2) Faktor yang menghambat pelaksanaan fungsi legislasi yakni adanya kesalah pahaman antara anggota dewan dengan masyarakat terkait isi dari konten perda, kesalahpahaman antara anggota legislatif dengan anggota eksekutif, kendala waktu, serta kepentingan politik yang sangat menonjol antar anggota dewan.
URGENSI LITERASI MEDIA SOSIAL DALAM MENANGKAL ANCAMAN BERITA HOAX DI KALANGAN REMAJA KELURAHAN BALEARJOSARI KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG Galih Asokti Priambodo
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i2.9165

Abstract

Media sosial saat ini sudah semakin berkembang dan memiliki berbagai jenisnya masing-masing. Namun semakin majunya teknologi, banyak orang yang menyalahgunakan media sosial untuk menyebarkan berita hoax. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui pemahaman literasi media sosial dikalangan remaja Kelurahan Balearjosari Kecamatan Blimbing Kota Malang, (2) Mengetahui pemahaman Remaja Kelurahan Balearjosari Kecamatan Blimbing Kota Malang mengenai berita hoax, (3) Untuk mengetahui kepercayaan remaja Kelurahan Balearjosari Kecamatan Blimbing Kota Malang pada berita hoax.                Penelitian ini menggunakan teknik penelitian deskriftif kualitatif. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi secara langsung dan mendokumentasi hal-hal yang berkaitan dengan penelitian serta wawancara mendalam kepada enam informan.                Berdasarkan penelitian diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Kemampuan literasi media remaja Kelurahan Balearjosari berada pada tahapan awal, (2) Kemampuan remaja Kelurahan Balearjosari menelaah berita hoax termasuk dalam kategori awal, (3) Penyebaran berita hoax mempengaruhi kepercayaan informan terhadap berita yang ada di media sosial sehingga informan memiliki pandangan sendiri mengenai berita yang ada di media sosial.
ANALISIS PENERAPAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM MENCIPTAKAN TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA DI SMP IMMANUEL BATU Rubiyatul Adawiyah; M. Mansur; Trisakti Handayani
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i1.9166

Abstract

ABSTRAK             Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) penerapan pendidikan multikultural di SMP Immanuel Batu; (2) toleransi antar umat beragama di SMP Immanuel Batu; (3) faktor pendukung dan penghambat penerapan sikap toleransi atar umat beragama di SMP Immanuel Batu. Rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain:(1) bagaimana penerapan pendidikan multikultural di SMP Immanuel Batu; (2) bagaimana toleransi antar umat beragama di SMP Immanuel Batu; (3) apa faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan sikap toleransi antar umat beragama di SMP Immanuel Batu. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian: (1) penerapan pendidikan multikultural diterapkan dalam setiap proses pembelajaran baik di dalam kelas di luar kelas ataupun di dalam sekolah dan di luar sekolah, bentuk diterapkannya pendidikan multikultural yakni diadakannya even-even, keagamaan, hari kartini, dan bulan bahasa. (2) Bentuk toleransi antar umat beragama yakni adanya kebebasan dalam menjalankan syariat agama yang dianut oleh masing-masing siswa, strategi agar toleransi beragama selalu diterapkan yakni dengan adanya kasih dan pembiasan. (3) Fator pendukung penerapan toleransi beragama di SMP Immanuel Batu yakni adanya fasilitas pendukung untuk beribadah, faktor pengambat sering muncul dari guru dan peserta didik itu sendiri.
Analisis Dekadensi Moral Dalam Proses Pembelajaran PPKn di SMP Aisyiyah Muhammadiyah 3 Kota Malang Dea Kantri Nurcahya
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i2.9182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk dekadensi moral dalam proses pembelajaran PPKn; (2) faktor penyebab terjadinya dekadensi moral; dan (3) cara mengatasi dekadensi moral. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif yang dilakukan di SMP Aisyiyah Muhammadiyah 3 Kota Malang dari Agustus 2018 sampai April 2019. Subjek penelitian antara lain Guru BK, Guru PPKn dan Siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Tahap akhir adalah menguji keabsahan data dengan prosedur Triangulasi Teknik. Hasil penelitian (1) Berupa telat, ramai, tertidur, tidak mendengarkan guru, mencontek, kurang disiplin, kurang sopan, terlambat mengumpulkan tugas. (2) Faktor penyebab yakni faktor global dan faktor spesifik, faktor global meliputi faktor cari perhatian, broken home, latar belakang keluarga menengah kebawah, pergaulan, globalisasi, sedangkan faktor spesifik yakni faktor saling menggoda siswa, tidak membawa buku pelajaran, malas dan kurang semangat, dan jam pelajaran yang salah. (3) Solusi mengatasi dekadensi moral yaitu guru menasehati siswa, siswa diberikan hukuman yang bersifat mendidik, dan apabila sudah terlampau fatal siswa diajak berembuk dengan guru disertai campur tangan BK dan Wali Kelas setelah itu diselesaikan dengan Kepala Sekolah dan siswa disuruh shalat taubat.
EFEKTIVITAS LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA BULULAWANG Chusnul Chotimah; Rohmad Widodo; Trisakti Handayani
Jurnal Civic Hukum Vol. 4 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v4i2.9184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) efektivitas lembaga pemberdayaan masyarakat desa dalam pelaksanaan pembangunan desa Bululawang; (2) kendala dari kinerja lembaga pemberdayaan masyarakat desa dalam pelaksanaan pembangunan desa Bululawang; (3) solusi dari permasalahan kinerja lembaga pemberdayaan masyarakat desa dalam pelaksanaan pembangunan desa Bululawang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan di Kantor Desa Bululawang pada bulan Mei sampai dengan Juni 2019. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan informan, serta mendokumentasikan kegiatan. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Serta, tahapan terakhir ialah keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil dari penelitian ini menunjukan (1) efektivitas lembaga pemberdayaan masyarakat desa dalam pelaksanaan pembangunan desa Bululawang cukup sesuai dengan Pasal 6 Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 6 tahun 2016 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa. (2) kendala yang terjadi pada kinerja lembaga pemberdayaan masyarakat desa dalam pelaksanaan pembangunan desa Bululawang berupa tidak semua bagian dalam lembaga tersebut memiliki kegiatan di tiap tahunnya.