cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpps@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl Lidah Wetan, Gedung CPD, Surabaya 60213, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains)
ISSN : 20891776     EISSN : 25491597     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jpps.v9n1
Core Subject : Science, Education,
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) is one of the research journals in the education field which includes science, physics, chemistry, and biology education. JPPS also contains articles that discuss the latest issues about education.
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2016)" : 27 Documents clear
DEVELOPING TEACHING MATERIALS USING 5E MODEL OF INSTRUCTION TO INCREASE STUDENTS HIGHER ORDER THINKING SKILLS Lilik Mutrofin; Mohamad Nur; Leny Yuanita
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p962-967

Abstract

The aims of this study were to develop teaching materials using 5E model of instruction to increase students higher order thinking skills and to describe their feasibility. The teaching materials (i.e. lesson plan, student worksheet, and higher order thinking skills test) were developed using 4-D model that was proposed by Thiagarajan, Semmel and Semmel. The subject of this study were the developed teaching materials that were tried out to undergraduate students of Biology Department, University of Muhamadiyah Surabaya (UMS) and undergraduate students of Chemistry Department, State University of Surabaya (UNESA). The developmental testing was designed using the one-group pretest and posttest design with three times replication. Additionally, each replication used about 15 undergraduate students. Data were collected using experts appraisal, observation, test, and questionnaire and analyzed quantitatively and descriptive qualitatively. The findings of this study indicated that the developed teaching materials were feasible. They were valid according to experts appraisal, and they were practice and effective to be implemented in the classroom. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar menggunakan model pembelajaran 5E untuk meningkatkan keterampilan berfikir tingkat tinggi siswa serta mendeskripsikan kelayakan bahan ajar tersebut. Bahan ajar dalam penelitian ini dikembangkan dengan menggunakan  model 4-D yang diusulkan oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel. Subyek dalam penelitian ini adalah bahan ajar yang telah dikembangkan dan diuji cobakan kepada mahasiswa tahun pertama angkatan 2014 di Jurusan Biologi, Universitas Muhamadiyah Surabaya (UMS) dan di Jurusan Kimia, Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Desain penelitian yang digunakan ketika uji coba bahan ajar adalah one-group pretest and posttest dengan replikasi sebanyak tiga kali. Selain itu, untuk setiap replikasi menggunakan sekitar 15 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan penilaian ahli, observasi, tes, dan kuesioner serta dianalisis secara kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Penemuan penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan, yaitu valid menurut pendapat para ahli, praktis dan efektif ketika diuji cobakan di dalam kelas.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARA IPA MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN STRATEGI TALKING CHIPS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Lukluk Rahmawati; Budi Jatmiko; Raharjo Raharjo
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p968-974

Abstract

The purpose of this research to produce science learning material by using cooperative learning model STAD and talking chips strategy that valid, practical, and effective to improve learning outcomes of  junior high school students. The development of learning material use the 4D model and was tested at junior high school students class VIII A, VIII C, and VIII F with One Group Pretest-Posttest Design. The data collection used observation method, test, and quetionnaires. Descriptive data analysis of quantitative-qualitative results are: (1) Learning material on terms of a valid category of: (a) Validation of the instruments very good category (3,78), (b) Readability of book (92,9%) and worksheets (95,18%) are easier category for students; (2) Learning material on terms of practical category in: (a) Feasibility of instruction good category, (b) Obstacles for learning can be overcome; (3) The learning material effectiveness on terms of: (a) The response of students positively (96,3%), (b) Students activity is active category, (c) Students learning achievement increased the average of N-Gain 0,71 with high category. The analysis results of  statistic suggests that there is a difference between the learning outcomes before and after implementation of STAD cooperative models with talking chips strategy. The conclusion of this research that the model of cooperative learning STAD with talking chips strategy are eligible to improve learning achievement of junior high school students. The implications of this research are becoming students more daring to express opinions and be able to improve student learning outcomes of knowledge competence. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA model kooperatif tipe STAD dengan strategi talking chips yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model 4D dan diujicobakan pada siswa SMP kelas VIII A, VIII C, dan VIII F dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes, dan angket. Analisis data secara deskriptif kuantitatif-kualitatif dengan hasil : (1) Kevalidan perangkat pembelajaran ditinjau dari: (a) Hasil validasi perangkat berkategori sangat valid (3,78), (b) Keterbacaan BAS (92,9%) dan LKS (95,18%) berkategori mudah dipahami oleh siswa; (2) Kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari: (a) Keterlaksanaan RPP berkategori baik, (b) kendala-kendala selama pembelajaran dapat diatasi; (3) Keefektifan ditinjau dari: (a) Respon siswa positif (96,3%), (b) Aktivitas siswa kategori aktif, (c) Hasil belajar siswa kompetensi pengetahuan meningkat dengan rata-rata N-Gain 0,71 berkategori tinggi. Hasil analisis uji statistik menyatakan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara sebelum dan sesudah penerapan model kooperatif tipe STAD dengan strategi talking chips. Simpulan penelitian ini, bahwa perangkat pembelajaran IPA model kooperatif tipe STAD dengan strategi talking chips yang dikembangkan layak digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP. Implikasi penelitian ini adalah siswa menjadi lebih berani mengemukakan pendapat dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kompetensi pengetahuan.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS PENDEKATAN KONSEP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA Mochammad Maulana Trianggono; Tjipto Prastowo; Soeparman Kardi
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p975-982

Abstract

The aim of this research is to develop physics learning material using concept approach learning-based to improve student achievement. This research was held using Dick and Carey design model and tested in X grade of SMAN 4 Jember usingone-group pretest-posttest design. Data were analyzed using descriptive analysis quantitatively and qualitatively. Validation results showed that learning material is feasible to be implemented, including: (a) lesson plan, (b) student worksheet, (c) student book, (d) assessment sheet. The results of this research were analyzed and obtained: lesson plan was properly implemented, good student responses, all students interested in learning. Knowledge aspect include concept understanding and creative thinking skills were analyzed by N-gain showed high improvement. Conluded that, development of physics learning material based on concept approach is feasible to be implemented and it can improve the student achievement. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran fisika menggunakan strategi pembelajaran berbasis pendekatan konsep untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan penelitian model Dick dan Carey dan diujicobakan di kelas X SMAN 4 Jember dengan desain ujicoba menggunaka none group pretest-posttest design. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi perangkat pembelajaran menunjukkan perangkat pembelajaran layak untuk diimplementasikan,  meliputi: (a) RPP, (b) LKS, (c) Buku Siswa, (d) Instrumen Tes Hasil Belajar. Hasil penelitian ini dianalisis dan diperoleh beberapa temuan diantaranya: RPP terlaksana dengan baik, respon siswa sangat positif, semua siswa berminat dalam pembelajaran. Tes hasil belajar aspek pengetahuan yang meliputi pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kreatif dianalisis dengan N-Gain menunjukkan peningkatan yang tinggi. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan,  disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BIOLOGI TERINTEGRASI IMTAQ PADA MATERI VERTEBRATA SESUAI KURIKULUM 2013 KELAS X SMA Novi Irmania; Rahardjo Rahardjo; Suyono Suyono
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p983-990

Abstract

The research aims is to develop biology teaching material integrated religious value on vertebrate subject which fulfill feasibility, readability and effectiveness.The design of the research use Fenrich Instructional Development Cycle Model contains six phase; planning, design, development, implementation, analysis, evaluation, and revision. On this development, the assessment was done by 2 biology lecturers, Islamic lecturer, and biology teacher. The objects of the study are 30 students of X SMA Amanatul Ummah Surabaya. The analysis result and discussion show the average score of feasibility counted by the 2 biology lectures, Islamic lecturer, and biology teacher toward the developed-handbook is 93,1% on the contains goodness, 95,8% on language goodness, and 85,1% on serving goodness component. The students give positive response toward the teaching material that has been developed. This teaching material have low degree or difficulty by 11,1%. The average percentage of readability is 95%. Reliability of teaching plan effectiveness is 98,51%.Based on analysis result, the conclusion is biology teaching material integrated religious value on vertebrate subject which fulfill feasibility, readability and effectiveness. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar biologi terintegrasi imtaq pada materi vertebrata yang memenuhi kelayakan, keterbacaan, dan keterlaksanaan. Penelitian ini menggunakan Model Siklus Pengembangan Instruksional Fenrich yang meliputi enam fase yaitu fase perencanaan, perancangan, pengembangan, implementasi, analisis, evaluasi dan revisi. Pada tahap pengembangan, dilakukan penilaian oleh 2 orang dosen biologi, dosen agama, dan guru biologi. Pengambilan data dilakukan kepada 30 siswa kelas X SMA Amanatul Ummah Surabaya. Hasil analisis dan pembahasan menunjukkan nilai rata-rata hasil telaah dua dosen biologi, dosen agama, dan guru biologi terhadap bahan ajar yang dikembangkan adalah sebesar 93,1% pada kelayakan isi, 95,8% pada kelayakan kebahasaan, dan 85,1% pada komponen kelayakan penyajian. Bahan ajar yang dikembangkan memiliki tingkat kesulitan yang sangat rendah yaitu sebesar 11,1%. Nilai rata-rata persentase tingkat keterbacaan bahan ajar adalah 95%. Reliabilitas instrumen keterlaksanaan RPP adalah 98,51%. Siswa merespon positif terhadap buku ajar yang dikembangkan.Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar biologi terintegrasi imtaq pada materi vertebrata memenuhi kelayakan, keterbacaan, dan keterlaksanaan.
DINAMIKA PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMP PADA MATERI ENERGI NORMALIZED GAIN VERSUS NORMALIZED LOSS M. Arif Mahdiannur; Mohamad Nur; Z.A. Imam Supardi
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p991-1000

Abstract

This article discusses about the dynamic of Junior High School students conceptual understanding on energy due to an intervention. The key indicators to see these dynamic of conceptual understanding, i.e. by comparing the normalized gain (N-gain) score with the normalized loss (L) score. This study employed a design experiment and conducted at SMPN 1 Tanah Grogot, Paser Regency, East Kalimantan in the First Semester Academic Year 2015/2016. Subject research were 30 students from the 7th grade. The data were obtained from results of students conceptual understanding tests about energy (pretest and posttest). The results of this study showed that: (1) students who got low N-gain score tend to have a loss; and generally N-gain > L, that mean the intervention could promote students to understand substantive concepts on energy topics. Based on these results despite some limitation, could be concluded that students conceptual understanding and students conception change influenced by the intervention and reinforced the conceptual change theory especially on the knowledge-as-elements perspectives. Artikel ini membahas mengenai dinamika pemahaman konsep siswa SMP pada materi energi akibat adanya intervensi. Indikator kunci untuk melihat dinamika pemahaman konsep tersebut, yaitu dengan membandingkan score normalized gain (N-gain) dengan score normalized loss (L). Studi ini menggunakan design experiment dan dilakukan di SMPN 1 Tanah Grogot, Kab. Paser, Kalimantan Timur pada Semester Ganjil Tahun Pembelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas VII. Data diperoleh dari hasil tes pemahaman konsep siswa tentang energi (pretest dan posttest). Hasil studi menunjukkan bahwa: (1) siswa yang memperoleh skor N-gain rendah akan cenderung mengalami loss; dan (2) secara umum N-gain > L, yang berarti intervensi dapat mengenalkan siswa untuk memahami konsep-konsep substantif pada topik energi. Berdasarkan hasil-hasil tersebut meskipun terdapat beberapa limitasi, dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep dan perubahan konsepsi siswa dipengaruhi oleh intervensi serta menguatkan teori perubahan konsep khususnya pada perspektif pengetahuan seperti elemen.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS 5E LEARNING CYCLE UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP Elga Hary Saputro; Yuni Sri Rahayu; Muhammad Thamrin Hidayat
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p1001-1008

Abstract

Science teaching and learning process in school only emphasize on the aspects accepting of knowledge, remembering, and logical thinking, while students creative thinking aspects get less attention. Teachers did not implement the teaching activity that emphasizes the creative thinking because of limited time to make teaching and learning amaterials wich can facilitate students creative thinking skill. This research aimed to produce science teaching and learning set that are feasible, practical, and effective to facilitate creative thinking skill of junior high school students. This research was conducted to implement the teaching and learning materials based on 5E Learning Cycle model. The subjects of this research was teaching and learning materials. This development research was develop using Dick-Careys model and try out research using one group pre-test post-test design. Try out was conducted in 7th grade students of  SMPN 6 Kediri. The data analysis technique used descriptive qualitative. The results  showed: (1) the teaching and learning set was developed feasible with good category; (2) learning implementation get good category; (3) the students more active in learning; (4) student creative thinking skill get high category gain score; (5) the students give positive response with very strong category toward teaching and learning process. Based on this results, it can be concluded that the science teaching and learning materials based on 5E Laerning Cycle model has been developed are feasible, practical, and effective to facilitate students creative thinking skill. Proses pembelajaran IPA di sekolah hanya menekankan pada aspek penerimaan pengetahuan, ingatan dan berpikir logis sedangkan aspek berpikir kreatif siswa kurang diperhatikan. Guru belum melaksanakan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir kreatif karena keterbatasan waktu dalam menyusun perangkat pembelajaran yang dapat melatihkan kemampuan berpikir kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA yang valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kemampuan berpikir kreatif pada siswa SMP. Pembelajaran ini dilakukan dengan cara menerapkan perangkat pembelajaran berbasis 5E Learning Cycle. Sasaran penelitian adalah perangkat pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model Dick-Carey dan desain ujicoba penelitian menggunakan one group pre-test post-test. Uji Coba dilaksanakan pada siswa kelas VII SMP Negeri 6 Kediri. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa: (1) perangkat yang dikembangkan valid dengan kategori baik; (2) pembelajaran terlaksana dengan kategori baik; (3) siswa lebih aktif dalam pembelajaran; (4) kemampuan berpikir kreatif menunjukkan skor N-gain berkategori tinggi; (5) Siswa memberikan respon positif dengan kategori sangat kuat terhadap pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA 5E Learning Cycle yang telah dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS METAKOGNITIF UNTUK MELATIHKAN KEJUJURAN SISWA Mochammad Yasir; Muslimin Ibrahim; Wahono Widodo
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p1009-1015

Abstract

The purpose of this research is produce Biology learning material based on metacognitive that valid, practical, and effective to practice reflective thinking skill. The development of learning material use the 4-D model and try out to do in class X 1 and X-2 of SMAN 1 Driyorejo second semester in academic year 2014/2015. Design of try out is One-Group Pretest-Posttest Design. The method of collecting data used document, observation, validation, test, and quetionnaires. The data analysis techniques used descriptive analysis of quantitative and qualitative. The results of this research are: 1) learning material developed has a valid category; 2) learning material in terms implementation of lesson plans category in feasibility and the activities of students according to the steps of metacognitive learning strategies with STAD cooperative model; and 3) the effectiveness of learning material in terms of: (a) improving student aspect of knowledge learning outcomes visible from the n-gain score with high category; (b) the completeness honesty of students respectively by 82.64% and 86.11% with the good category; c) the students responds toward material and implementation of learning positive. The conclusion is acquired from the results of this research show that the learning material based on metacognitive are proper valid, practical, and effective to practice reflective thinking skills of student. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan perangkat pembelajaran Biologi berbasis metakognitif yang valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kejujuran siswa. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model 4-D dan uji coba dilakukan di kelas X-1 dan X-2 SMAN 1 Driyorejo semester genap tahun ajaran 2014/2015 dengan rancangan penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan metode dokumen, observasi, validasi, tes, dan angket. Teknik analisis data   menggunakan  analisis   deskriptif   kuantitatif   dan   kualitatif.   Hasil   penelitian   menunjukkan: 1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori valid;   2) perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP berkategori praktis dan aktivitas siswa sesuai pada tahap-tahap strategi belajar metakognitif dengan model kooperatif tipe STAD; dan 3) keefektifan perangkat pembelajaran ditinjau dari: (a) peningkatan hasil belajar aspek pengetahuan siswa terlihat dari n-gain dengan kategori tinggi; (b) ketuntasan kejujuran siswa masing-masing sebesar 82,64% dan 86,11% dengan kategori baik; dan (e) respon siswa terhadap perangkat dan pelaksanaan pembelajaran positif. Simpulan yang diperoleh dari hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis metakognitif yang dikembangkan layak valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kejujuran siswa
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA PENDEKATAN SCIENTIFIC PADA POKOK BAHASAN PENCEMARAN LINGKUNGAN UNTUK MELATIHKAN LIFE SKILLS SISWA SMP DAN MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Ummu Khairiyah; Tjandra Kirana; Wahono Widodo
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p1016-1022

Abstract

A develop research was done about science learning materials (lesson plans, students worksheets, students book, and learning achivement test) Scientific approach to the 4D models to teach life skills and the aim of improving student learning outcomes. This research was trial to 35 of junior high schools students of class VII academic year 2014/2015 with One-group pretest-posttest design. Analysis data is descriptive quantitative-qualitative and the results are Validity of learning material valid (3.50);  Practicalitybased on:  Readability of worksheets and teaching materials 86% students interesting and easy to understand; Feasibility of instruction good category (3.5); Students response of positive (97%);  Effectiveness based on: Student activities are student center; student learning achivement increased (N-Gain: 0.75); Ability Life skills (Thinking skills, academic skills, social skills) have been trained and the result is increased. The conclusions of this research that science learning material with base Scientific approach to teach Life skills and and improve the student learning achivement in junior high school. Telah dilakukan penelitian dengan mengembangkan perangkat pembelajaran (RPP, LKS, Materi Ajar, Tes Hasil Belajar) dengan pendekatan Scientific model 4D yang bertujuan untuk melatihkan Life skills dan meningkatkan hasil belajar siswa SMP. Perangkat pembelajaran diujicoba pada 35 siswa kelas VII semester genap tahun ajaran 2014/ 2015 dengan rancangan uji coba One-Group Pretest-Posttest Design. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif- kualitatif dengan hasil Validitas perangkat kategori valid(3,50), Kepraktisan perangkat yang meliputi: Keterbacaan LKS dan materi ajar siswa 86% menarik dan mudah dipahami; Keterlaksanaan pembelajaran sangat baik (3,5) ; Respon siswa positif (97%);  Keefektifan perangkat pembelajaran yang meliputi:  Aktivitas siswa bersifat student centered; Hasil belajar siswa meningkat (N-Gain: 0,75); Kemampuan Life skills (Thinking skills, academic skills, social skills) telah dilatihkan dan hasilnya meningkat. Simpulan penelitian ini, bahwa perangkat pembelajaran IPA dengan pendekatan Scientific layak untuk melatihkan life skills dan meningkatkan hasil belajar siswa SMP.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS STRATEGI BELAJAR PETA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA Aditya Pratama; Leny Yuanita; Endang Susantini
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p1023-1031

Abstract

The purpose of this research is produce chemistry teaching material using concept map strategy that valid, practical, and effective to improve understanding of concept and critical thingking ability of student in senior high school. The development of teaching material used to four D Models and was tested to 2 classes in class X of SMAN 1 Muara Bengkal second semester in academic year 2014/2015. Teaching material tested to One-Group Pretest-Posttest Design. Tested of teaching material used to one group pretest and posttest design. The data collection used observation method, test, and quetionnaires. The data analysis techniques used descriptive analysis of quantitative, qualitative and statistic non parametric. The results of this research are: 1) Teaching material developed has a valid category; 2) The practicality of teaching material in terms of a good category in feasibility of lesson plans and the students activities in accordance with steps of direct instruction using concept map strategy; and 3) The teaching material effectiveness in terms of: (a) Improving understanding of concept and critical thingking ability of student by getting the n-gain score from students and  the result of non parametric analysis (b) The students responds toward material and implementation of teaching are very positive. Its conclusion that the teaching material through concept map strategy are valid, practical, and effective to improve understanding of concept and critical thingking ability of student in senior high school. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran Kimia yang berbasis strategi belajar peta konsep yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa SMA. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model 4-D dan diujicobakan pada 2 kelas di kelas X SMA Negeri 1 Muara Bengkal pada semester genap tahun ajaran 2014/2015. Ujicoba perangkat pembelajaran menggunakan rancangan One-Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, kualitatif dan uji statistik nonparametrik. Temuan hasil penelitian, yaitu: 1) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori valid; 2) Kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP berkategori baik dan aktivitas siswa sesuai dengan tahapan-tahapan pada model pembelajaran langsung yang menerapkan strategi belajar peta konsep; dan 3) Keefektifan perangkat pembelajaran ditinjau dari: (a) Peningkatan Hasil belajar pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa yang  terlihat dari nilai n-gain masing-masing siswa serta hasil analisis data nonparametrik yang telah dilakukan; (b) Respon siswa terhadap perangkat dan pelaksanaan pembelajaran sangat positif. Disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran kimia berbasis strategi belajar peta konsep yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa SMA.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN MODEL LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENYELESAIAN MASALAH Nia Erlina; Budi Jatmiko; Raharjo Raharjo
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p1032-1038

Abstract

This study aims to develop physics learning material based on 7E learning cycle model veable to use improving problem solving skills. Implementation of the research has done in class X of SMAN 16 Surabaya academic year 2014/2015. Methods of data collection are validity, tests, observations, and questionnaires. The materials was developed using the modified 4D model of the design testing one group pretest-posttest design. Analysis of the significance of the increase in problem-solving skills using a paired t test while to see the consistency of learning outcomes using analysis of variance. Results from this research showed: 1) the validity of learning material give results of the validation consisted of RPP value of 3.47 is valid categorized, BAS value of 3.50 is valid categorized, LKS is 3.64 categorized very valid, problem solving skills test value of 3 is valid categorized, legibility BAS is 73.90% being categorized, legibility LKS is 77.46 % higher category, the level of difficulty BAS  is 26.52 % low categorized, the difficulty level of LKS is 26.32% low categorized; 2) the practicality of the learning material consist of a feasibility study learning of 93.25% is very well categorized and learning implementation constraints that arise when students understand the steps the experiment; 3) the effectiveness of learning, in terms of problem-solving skills increase significantly between before and after the learning with a high degree of improvement category; Average student activity categorized in three classes, as well as students respond positively to the learning activities, and positive students response of learning activity. The results showed that physics learning material based on 7E learning cycle model veable to use improving problem solving skills. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran fisika model learning cycle 7E yang layak digunakan untuk meningkatkan keterampilan penyelesaian masalah. Penelitian pada kelas X SMAN 16 Surabaya tahun ajaran 2014/2015. Metode pengumpulan data menggunakan validasi, tes, observasi, dan angket. Perangkat pembelajaran dikembangkan menggunakan model 4-D dengan rancangan ujicoba one group pretest-posttest design. Analisis signifikansi peningkatan keterampilan penyelesaian masalah menggunakan uji t berpasangan sedangkan untuk melihat konsistensi hasil pembelajaran menggunakan analisis varians. Hasil penelitian: 1) validitas perangkat pembelajaran dengan hasil nilai validasi terdiri dari RPP sebesar 3.47 berkategori valid, BAS sebesar 3.50 berkategori valid, LKS sebesar 3.64 berkategori sangat valid, tes keterampilan penyelesaian masalah sebesar 3 berkategori valid, keterbacaan BAS sebesar 73.90% berkategori sedang, keterbacaan LKS sebesar 77.46% berkategori tinggi, tingkat kesulitan BAS sebesar 26.52% berkategori rendah, tingkat kesulitan LKS sebesar 26.32% berkategori rendah; 2) kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan pembelajaran sebesar 93.25% berkategori sangat baik dan kendala pelaksanaan pembelajaran yang muncul saat siswa memahami langkah-langkah percobaan; 3) keefektifan perangkat pembelajaran, ditinjau dari peningkatan keterampilan penyelesaian masalah secara signifikan antara sebelum dan sesudah pembelajaran dengan derajat peningkatan berkategori tinggi; rata-rata aktivitas siswa di tiga kelas berkategori baik, serta respons siswa positif terhadap aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran fisika model learning cycle 7E layak digunakan untuk meningkatkan keterampilan penyelesaian masalah.

Page 2 of 3 | Total Record : 27