cover
Contact Name
Dr. Mohammad Budiyanto, M.Pd
Contact Email
jppipa@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jppipa@unesa.ac.id
Editorial Address
C12 Building, 1st floor, Science Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences Universitas Negeri Surabaya, Jl. Ketintang, Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPPIPA (Jurnal Penelitian Pendidikan IPA)
ISSN : 25277537     EISSN : 25492209     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jppipa.v4n1
JPPIPA (Jurnal Penelitian Pendidikan IPA) is a scientific journal that is managed by Department of Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya and published by Universitas Negeri Surabaya in collaboration with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII). JPPIPA is published periodically (twice a year) in June and December.
Articles 230 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA MELALUI MODEL EXPERIENTIAL LEARNING PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN Ageng Kastawaningtyas; Martini Martini
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 2 No. 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v2n2.p45-52

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil pra penelitian yang dilakukan di kelas VII-I SMPN 21 Surabaya yang memiliki keterampilan proses sains yang belum maksimal. Penelitian bertujuan untuk  meningkatkan keterampilan proses sains melalaui   experiential learning, yaitu  model pembelajaran yang memanfaatkan pengalaman baru dan reaksi siswa terhadap pengalamannya untuk membangun pemahaman dan transfer pengetahuan, keterampilan, serta sikap dengan sintaks cocrete experince, reflective observation, abstract conceptualizatin, dan active experimentation. Jenis penelitian yang digunakan yakni pre experimental design dengan rancangan penelitian one group pretest posttest design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-I SMPN 21 Surabaya yang berjumlah 37 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan proses sains siswa meningkat setelah diterapkan model experiential learning, dengan persentase rata-rata ketuntasan pretest keterampilan proses sains siswa adalah 5% dan meningkat pada posttest dengan persentase sebesar 92%. N-Gain Score untuk keterampilan proses sains sebesar 0,72 dengan kategori tinggi. Tiga aspek mendapatkan kategori peningkatan tinggi pada merumuskan masalah, menginterpretasi data, dan membuat kesimpulan, sedangkan dua aspek mendapatkan peningkatan kategori sedang yaitu merumuskan hipotesis dan mengidentifikasi variabel.Kata Kunci : Keterampilan proses sains, experiential learning.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENUNTASKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM ORGANISASI KEHIDUPAN Fery Mayasari; Raharjo Raharjo; Z.A. Imam Supardi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 2 No. 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v2n2.p53-57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran inkuiri yang layak untuk menuntaskan hasil belajar siswa pada materi sistem organisasi kehidupan. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan model Dick and Carey. Ujicoba perangkat pembelajaran dilakukan di SMP Negeri 4 Lamongan dengan menggunakan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan validasi, observasi, tes hasil belajar, pemberian angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan sangat valid sehingga dapat digunakan sebagai perangkat pembelajaran. Keterlaksanaan pembelajaran menunjukkan kategori baik, aktivitas siswa yang menonjol adalah melakukan pengamatan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis inkuiri tergolong layak (valid, praktis, dan efektif) digunakan pada materi sistem organisasi kehidupan pada siswa SMP.Kata Kunci : Perangkat Pembelajaran, Model Pembelajaran Inkuiri, Hasil Belajar, Sistem Organisasi Kehidupan.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DENGAN PENDEKATAN SPICES CONTINUING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMP Hendra Eka Nurdyanto; Sifak Indana; Rudiana Agustini
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 2 No. 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v2n2.p58-65

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan pendekatan SPICES Continuing terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada materi pembelajaran struktur lapisan bumi dan dinamikanya. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment. Sampel penelitan adalah siswa kelas VII SMP Negeri 6 Mojokerto yang terdiri atas kelas VII-2 sebagai kelas kontrol (n = 30) dan kelas VII-1 sebagai kelas eksperimen (n = 30). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan angket. Analisis statistik menggunakan uji anava satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan pendekatan SPICES Continuing berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa yang belajar materi struktur lapisan bumi dan dinamikanya (2) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan pendekatan SPICES Continuing berpengaruh terhadap hasil belajar antara siswa yang belajar materi struktur lapisan bumi dan dinamikanya. Kata Kunci : model kooperatif tipe NHT, pendekatan SPICES Continuing, keterampilan berpikir kritis, hasil belajar.
PROFIL KETERAMPILAN BERPIKIR ANALITIS MAHASISWA CALON GURU IPA DALAM PERKULIAHAN BIOLOGI UMUM Dyah Astriani; Herawati Susilo; Hadi Suwono; Betty Lukiati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 2 No. 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v2n2.p66-70

Abstract

Keterampilan berpikir analitis merupakan kemampuan yang harus dikuasai mahasiswa untuk menyelesaikan masalah dalam biologi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir analitis mahasiswa. Sejumlah 38 mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah biologi umum menjadi subyek penelitian. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa tes tipe uraian yang mengacu pada keterampilan berpikir analisis yang terdiri dari membedakan (differentiating), mengorganisasi (organizing), dan menghubungkan (attributing) masing-masing indikator 3 soal. Berdasarkan analisis data dideskripsikan kemampuan analisis mahasiswa pada t indikator membedakan 3,01 (baik), mengorganisasikan 2,93 (baik), dan menghubungkan 2,47 (kurang baik). Indikator menghubungkan perlu mendapatkan perhatian lebih.Kata Kunci: keterampilan berpikir analitis, profil, dan biologi umum.
EFEKTIVITAS MODUL IPA BERBASIS ETNOSAINS TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Nur Intan Fitriani; Beni Setiawan
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 2 No. 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v2n2.p71-76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan modul IPA berbasis etnosains di SMP Negeri 3 Kota Mojokerto. Jenis penelitian ini menggunkaan metode eksperimen dengan desain penelitian Praeksperimental dengan menggunakan rancangan penelitian one group pretes posttest yang merupakan bagian dari penelitian dan pengembangan Research and Development / R&D) level 4. Penelitian ini diujicobakan terbatas kepada 15 siswa kelas VII-H SMP Negeri 3 Kota Mojokerto. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini antara lain berupa lembar tes keterampilan berpikir kritis, dan lembar angket respons siswa. Teknik pengumpulan data dengan cara metode tes, dan metode angket. Hasil dari penelitian menggunakan modul IPA berbasis etnosains didapatkan bahwa dengan menggunakan perhitungan N-Gain diperoleh hasil 0,62 yang termasuk kedalam kategori sedang dengan dan hasil angket respons siswa sebesar 95% dengan kategori sangat baik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa modul IPA berbasis etnosains secara efektif dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.Kata Kunci: modul IPA berbasis etnosains, keterampilan berpikir kritis.
PEMANFAATAN INDIKATOR ALAM DALAM MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN KIMIA BERWAWASAN GREEN CHEMISTRY Mitarlis Mitarlis; Utiya Azizah; Bertha Yonatha
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 3 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v3n1.p1-7

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan bahan ajar mata kuliah Kimia Dasar dengan wawasan green chemistry. Kimia sebagai ilmu yang berdasarkan eksperimen, tidak lepas dari aktivitas laboratorium yang membutuhkan bahan kimia, yang biasanya didapatkan dari industri bahan kimia.  Sebenarnya kimia sangat dekat dengan kehidupan keseharian siswa. Oleh karena itu pembelajaran kimia dirancang dengan memanfaatkan produk alami disekitar siswa. Salah satunya dengan memanfaatkan beberapa jenis tanaman atau bunga berwarna yang ada disekitar kehidupan siswa sebagai indikator asam dan basa alami. Metode penelitian menggunakan rancangan penelitian pengembangan (R&D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan produk alami terbarukan  sebagai pendukung pembelajaran dapat memenuhi salah satu prinsip green chemistry yaitu "penggunaan bahan baku terbarukan". Dalam penelitian ini beberapa bunga berwarna diidentifikasi dan berpotensi dimanfaatkan sebagai indikator asam basa alami dalam pembelajaran kimia antara lain bunga pacar air dan Ruellia.  Dengan menggunakan bahan alami dapat menjaga keberlanjutan proses pembelajaran kimia tanpa tergantung bahan kimia buatan industri.Kata Kunci : green chemistry, pembelajaran kimia, indikator alami.
MEMBANGUN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERKONTEKS SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES BERBANTUAN MEDIA WEBLOG Ely Rohmawati; Wahono Widodo; Rudiana Agustini
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 3 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v3n1.p8-14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi sains siswa dan respon siswa terhadap pembelajaran berkonteks Socio-Scientific Issues berbantuan media weblog. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan penelitian one group pretest-postest design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sukodadi, semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017. Hasil penelitian menunjukkan: Skor rata-rata kemampuan literasi sains siswa pada pre test 31,78 sedangkan post test 86.02, ada peningkatan kemampuan literasi sains siswa rata-rata sebesar 54,24; dan  Siswa  merespon  positif  pembelajaran berkonteks socio-scientific issues berbantuan media blog dengan persentase 98,33%. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran berkonteks Socio-Scientific Issues berbantuan media weblog dapat melatihkan literasi sains siswa.Kata Kunci : Literasi sains, Socio-Scientific Issues
PENGGUNAAN LEMBAR KERJA BERORIENTASI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP Elok Sudibyo; Tutut Nurita; An Nuril Maulida Fauziah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 3 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v3n1.p21-26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan proses sains siswa SMP setelah menggunakan lembar kerja berorientasi pendekatan proses sains. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yaitu penelitian yang mendeskripsikan hasil keterampilan proses sains yang dilatihkan pada siswa SMP Al Falah Ketintang Surabaya dan siswa SMP Al Falah Deltasari Sidoarjo dengan menggunakan Lembar Kerja yang berorientasi pendekatan keterampilan proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan proses sains siswa mengalami peningkatan setelah menggunakan Lembar Kerja yang berorientasi pendekatan keterampilan proses.Kata Kunci : lembar kerja siswa, keterampilan proses sains
PENGEMBANGAN LKM UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS CALON GURU IPA Laily Rosdiana; Tutut Nurita; Wahyu Budi Sabtiawan
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 3 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v3n1.p27-32

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan lembar kerja mahasiswa (LKM) untuk meningkatkan kemampuan literasi sains mahasiswa Jurusan IPA FMIPA Unesa. Kelayakan dari LKM yang dikembangkan yang diukur berdasarkan validitas teoritis dan empirisnya. Rancangan penelitian yang digunakan dalam mengembangkan LKM yang mengacu pada model Plomp (1997), yang terdiri dari fase investigasi awal (prelimenary investigation), fase desain (design), fase realisasi/konstruksi (realization/construc-tion), dan fase tes, evaluasi dan revisi (test, evaluation and revision), dan implementasi (implementation). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LKM literasi yang telah dikembangkan layak digunakan yang didasarkan pada validitas teoritis dan empirisnya. Berdasarkan validitas teoritis, LKM secara isi, konstruksi, dan keterbacaan menunjukkan hasil baik, yaitu kategori sangat kuat untuk validasi isi dan kuat untuk validasi konstruksi. Validitas empiris dari LKM juga menunjukkan hasil positif, yaitu adanya peningkatan kemampuan literasi sains mahasiswa setelah diberikan LKM literasi pada mata kuliah IPBA dengan persentase ketercapaian literasi sains mahasiswa sebesar 100%. Kata Kunci : LKM, Literasi Sains.
MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MELATIH SCIENTIFIC REASONING SISWA Noly Shofiyah; Fitria Eka Wulandari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 3 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v3n1.p33-38

Abstract

Scientific reasoning merupakan salah satu hasil belajar yang seharusnya dilatihkan kepada siswa karena penalaran ilmiah yang tinggi akan mempengaruhi siswa dalam membuat keputusan dan menyelesaikan masalah. Dibutuhkan keseriusan dalam melatihkan keterampilan scientific reasoning. Sehingga guru harus memilih pedekatan pembelajaran yang sesuai. Artikel ini mendiskusiskan tentang model problem based learning yang merupakan model pembelajaran berbasis inkuiri, dimana pembelajarannya dimulai dengan memberikan masalah. Pembahasan kedua, diperkenalkan pola-pola penalaran ilmiah yang bisa dilatihkan pada siswa baik yang berada pada tahap opersional konkrit maupun formal. Pada akhir pembahasan, akan diuraikan bagaimana model PBL mampu memfasilitasi siswa dalam mengembangkan penalaran ilmiah.Kata Kunci: Problem Based Learning and Scientific Reasoning