Articles
230 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN OPTIK MENGGUNAKAN SENSOR SERAT OPTIK BUNDLE UNTUK MENENTUKAN KONSENTRASI KOLESTEROL
Moh. Budiyanto;
Moh. Yasin;
Suhariningsih Suhariningsih
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 3 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jppipa.v3n1.p39-44
Penelitian ini untuk mengembangan media pembelajaran pada perkuliahan optik dengan menggunakan sensor serat optik bundle untuk deteksi konsentrasi kolesterol. Penggunaan media sensor merupakan penerapan praktis konsep rambatan, serapan, dan pemantulan gelombang untuk memecahkan masalah dalam hal ini penentuan konsentrasi kolsterol secara cepat dan akurat. Dengan menentukan parameter-parameter yang dihasilkan oleh sensor serat optik yang akurat dan mekanisme penggunaan media ini mudah diset dengan memandu gelombang melalui serat optik untuk menuju larutan atau bahan yang kemudian dipantulkan kembali melalui serat optik untuk mendeteksi tegangan output. Metode yang digunakan dengan uji media sensor serat optik bundle dengan menentukan parameter dan validasi perangkat media pembelajaran oleh para pakar. Hasil validasi media pembelajaran diperoleh penilaian rata-rata 96,7% dan analisis pendeteksian menunjukkan bahwa tegangan output maksimum menunjukkan penurunan secara linier terhadap peningkatan konsentrasi larutan kolesterol dengan sensitivitas 0,01 mV/ppm dan linieritas 99,6%. Dengan parameter hasil eksperimen dan hasil validasi media pembelajaran rancangan sensor ini diset maka sensor serat optik layak sebagai media pembelajaran untuk mendukung pembelajaran optik.Kata Kunci : media pembelajaran, sensor serat optik bundle, dan larutan kolesterol.
MEMBANGUN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI TERBIMBING
Fitri Kurniati;
Soetjipto Soetjipto;
Sifak Indana
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 3 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jppipa.v3n1.p15-20
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing terhadap keterampilan berpikir kreatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan penelitian one group pretest-postest design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4Lamongan, semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017. Hasil penelitian menunjukkan: Skor rata-rata keterampilan berpikir kreatif siswa pada pre test 41,67 sedangkan post test 79, 17 dengan N-Gain 0,79 berkategori tinggi. Siswa merespon positif pembelajaran berbasis inkuiri terbimbingdengan persentase 95,79%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa.Kata Kunci : Inkuiri Terbimbing,Keterampilan Berpikir Kreatif
PENERAPAN SISTEM POIN KEHADIRAN UNTUK MENANAMKAN KARAKTER DISIPLIN PADA MATA KULIAH MANAJEMEN SAINS
Masruroh Masruroh
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 3 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jppipa.v3n2.p45-49
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penerapan sistem poin kehadiran untuk menanamkan karakter disiplin mahasiswa pada mata kuliah Manajemen Sains. Penelitian ini merupakan penelitian pre experimental dengan desain one group pre test post test. Data diambil dari 106 mahasiswa Teknik Informatika yang mengambil mata kuliah Manajemen Sains yang terbagi dalam 4 kelas. Data didapatkan melalui observasi dengan instrumen lembar pengamatan kehadiran mahasiswa. Karakter disiplin mahasiswa dinilai berdasarkan persentase mahasiswa yang datang terlambat lebih dari 30 menit selama perkuliahan. Pengamatan dilakukan selama satu semester. Semakin kecil persentase mahasiswa yang datang terlambat, semakin baik karakter disiplin tertanam. Data dianalisis menggunakan uji t untuk mengetahui efektivitas penerapan sistem poin kehadiran untuk menanamkan karakter disiplin mahasiswa pada mata kuliah Manajemen Sains. Hasil analisis data menggunakan uji t menunjukkan thitung sebesar 3,89 dan ttabel untuk n = 4 dan α = 0,05 sebesar 2,35. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan sistem poin kehadiran efektif untuk menanamkan karakter disiplin mahasiswa pada mata kuliah Manajemen Sains.Kata Kunci : poin kehadiran,karakter, disiplin.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERORIENTASI MODEL PEMBELAJARAN PEMAKNAAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PDF WUSTHA
Syamsudin Syamsudin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 3 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jppipa.v3n2.p50-57
Peningkatan kualitas pendidikan pada semua kalangan (termasuk di dalam pondok pesantren) merupakan upaya yang harus dilakukan untuk menyesuaikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pemerintah melalui Kementerian Agama memberikan perhatian khusus terhadap pondok pesantren dengan mengeluarkan peraturan tentang pendidikan keagamaan islam termasuk di dalamnya Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Wustha yang merupakan pendidikan formal setara SMP di dalam pondok pesantren. PDF Wustha dalam kurikulumnya mencantumkan pelajaran umum termasuk IPA. Namun dalam prakteknya pelajaran ini seolah hanya menjadi pelengkap sehingga motivasi dan hasil belajar siswa sangat rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan perangkat pembelajaran IPA berorientasi model pembelajaran pemaknaan untuk melatih motivasi dan hasil belajar siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif-kualitatif dengan hasil implementasi: 1) keterlaksanaan pembelajaran; 2) respon siswa ; 3) aktivitas siswa ; 4) motivasi belajar siswa; serta 5) hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan pada 35 siswa kelas VII PDF Wustha Al Fithrah Surabaya semester genap tahun ajaran 2017/2018 dengan rancangan One-Group Pre test and Post test Design. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif-kualitatif dengan hasil: 1) Keterlaksanaan sangat baik (skor rata-rata 3.78); 2) siswa merespon sangat positif (97.05%); 3) Aktivitas siswa bersifat student center; 4) Motivasi belajar siswa meningkat; 5) Hasil belajar belajar siswa meningkat (N-gain 0.76). Simpulan penelitian ini adalah motivasi dan hasil belajar siswa PDF Wustha dapat ditingkatkan secara efektif menggunakan model pembelajaran pemaknaan.Kata Kunci: Pembelajaran pemaknaan, Motivasi belajar, Hasil belajar
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA MAHASISWA (LKM) MATA KULIAH DASAR-DASAR IPA BERBASIS MODEL ALLR (ACTIVITY BASED-LESSON LEARN-REFLECTION) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PENDIDIKAN KARAKTER CALON GURU IPA
D. A. P. Sari;
Wahono Widodo;
Martini Martini;
Totok Suyanto
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 3 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jppipa.v3n2.p58-66
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) Dasar-dasar IPA yang diharapkan dapat membekali mahasiswa calon guru IPA dengan keterampilan proses sains sekaligus nilai-nilai positif melalui pendidikan karakter. Pendidikan karakter ini dianggap perlu karena maraknya konflik-konflik intoleransi dan keadilan sosial yang terjadi di masyarakat akhi-akhir ini. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai integritas bangsa Indonesia perlu mendapatkan perhatian, terutama dalam hal etika, moral, dan kepercayaan. Pentingnya nilai-nilai ini karena semangat gotong royong dan saling bekerjasama merupakan karakter Bangsa Indonesia. LKM yang dikembangkan melalui tahapan perancangan, penyusunan, validasi, dan revisi sehingga dihasilkan produk LKM Dasar-dasar IPA berbasis model ALLR (Activity Based-Lesson Learn-Reflection). Hasil pengembangan LKM menghasilkan empat kegiatan LKM yang dibagi menurut topik pembahasan yang berbeda-beda dengan menggunakan serangkaian aktivitas yang diharapkan dapat meningkatkan keterampilan proses sains. Selain itu, LKM juga dirancang untuk pengintegrasikan pendidikan melalui pembelajaran pemaknaan konten-konten IPA ke dalam nilai-nilai positif yang berkaitan dengan nilai toleransi dan keadilan sosial. Hasil validasi menunjukkan bahwa LKM Dasar-dasar IPA layak digunakan dengan nilai presentase validasi LKM 1 sebesar 76.79%, LKM 2 sebesar 82.14%, LKM 3 sebesar 92.85%, dan LKM 4 sebesar 76.78%.
PENGUJIAN VALIDITAS E-LEARNING MENGGUNAKAN PORTAL PEMBELAJARAN MAHASISWA UNTUK MATA KULIAH KONSEP DASAR IPA 1 DI PROGRAM STUDI PGSD UN PGRI KEDIRI
Kharisma Eka Putri
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 3 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jppipa.v3n2.p67-71
Penelitianpengujian validitas E-learning menggunakan portal pembelajaran mahasiswa untuk mata kuliah konsep dasar IPA 1 di program studi PGSD UN PGRI Kediri bertujuan untuk mengetahui kelayakan E-learning yang dikembangkan. Kelayakan pengembangan E-learning didasarkan pada hasil validasi ahli. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (development research) dengan model pengembangan Rowntree yang terdiri dari tiga tahap yaitu: 1) tahap perencanaan; 2) tahap pengembangan; dan 3) tahap evaluasi. Pada tahap evaluasi menggunakan tahap self evaluation dan expert review. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi. Data dari lembar validasi akandianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap expert review nilai presentase rata-rata total dari validator sebesar 3,42 dengan kategori sangat baik atau valid. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengujian validitas E-learning menggunakan portal pembelajaran mahasiswa untuk mata kuliah konsep dasar IPA 1 di program studi PGSD UN PGRI Kediri layak digunakan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENDESKRIPSIKAN PROSES PEMBENTUKAN BAYANGAN MELALUI MEDIA ANIMASI PADA SISWA KELAS VIII-G SMPN 1 PUNCU
Widyanti Nugraheni
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 3 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jppipa.v3n2.p77-81
Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan mendeskripsikan proses pembentukan bayangan pada siswa kelas VIII-G SMPN 1 Puncu, dengan menggunakan media animasi powerpoint. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus. Penelitian ini menggunakan indikator keberhasilan kemampuan mendeskripsikan proses pembentukan bayangan sebesar 75. Hasil penelitian siklus I: rata-rata kemampuan identifikasi siswa : 64,5, pada siklus II: 77,8. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media animasi powerpoint dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas VIII-G SMPN 1 Puncu dalam mendeskripsikan proses pembentukan bayangan pada peristiwa pemantulan dan pembiasan.Kata Kunci: Proses pembentukan bayangan, media animasi
PENGARUH MODUL TEMATIK BERBASIS INTEGRASI ISLAM DAN SAINS PADA TEMA ENERGI DAN PERUBAHANNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MI MURNI SUNAN DRAJAT LAMONGAN
Silviana Nur Faizah;
Minahul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 3 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jppipa.v3n2.p72-76
Modul tematik berbasis integrasi Islam dan sains merupakan bahan ajar yang memuat seluruh kompetensi inti dalam pembelajaran tematik. Pada Modul ini Kompetensi Inti 1 yaitu spiritual termuat dalam bentuk integrasi al-Quran dengan materi pada tema energi dan perubahannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Modul Tematik Berbasis Integrasi Islam dan Sains pada Tema Energi dan Perubahannya terhadap hasil belajar siswa MI Murni Sunan Drajat Lamongan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen One Group Pre-Test Post-Test dengan menggunakan sampel penelitian di Kelas III A dengan jumlah 36 siswa. Dalam modul ini terdapat materi yang diintegrasikan dengan al-Quran pada tema energi dan perubahannya beserta soal evaluasi. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah 30 butir tes hasil belajar pretest dan posttest dengan metode analisis gain score dan mean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul tematik berbasis integrasi islam dan sains pada tema energi dan perubahannya dapat meningkatkan hasil belajar, ditunjukkan berdasarkan hasil rerata gain score 0,32 dengan kategori sedang dan mean posttest (81,3) > pretest (72,2). Modul Tematik Berbasis Integrasi Islam dan Sains pada Tema Energi dan Perubahannya diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan intelektual dan spiritual siswa di Madrasah.
PEMBELAJARAN FISIKA DASAR MENGGUNAKAN E-LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS MAHASISWA
Moh. Budiyanto;
Elok Sudibyo;
Ahmad Qosyim
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 3 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jppipa.v3n2.p82-86
Penelitian ini untuk meningkatkan literasi sains mahasiswa dengan menggunakan e-learning pada pembelajaran fisika dasar. E-learning merupakan solusi dalam menawarkan berbagai kemungkinan jaringan sosial sehingga dengan cara tersebut pengajar dapat menyimpan berbagai catatan interaksi peserta didik dalam pembelajaran. Bentuk perkuliahan dengan menggunakan e-learning sebagai alat bantu untuk memahami materi merupakan hal yang baik. Bentuk video dalam e-leraning merupakan bentuk video yang berupa fakta-fakta fenomena terkait dengan materi perkuliahan fisika dasar pada konsep suhu dan kalor sehingga memberikan efek dalam literasi sains mahasiswa. Adapun yang fokus literasi sains dalam penelitian ini adalah pengetahuan mahasiswa, kemampuan membuat kesimpulan dan pengambilan keputusan. Penelitian ini untuk mengetahui gambaran umum tentang implementasi pembelajaran elearning yang dilihat dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran elearning. Fokus literasi sains mahasiswa materi perkuliahan fisika dasar pada konsep suhu dan kalor yakni pengetahuan mahasiswa, kemampuan membuat kesimpulan dan pengambilan keputusan. Desain penelitian yang digunakan untuk uji coba produk adalah One Group Pretest-Posttest Design. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi sains yang signifikan khususnya komponen pengetahuan, membuat kesimpulan dan pengambilan keputusan. Hasil analisis N-Gain menunjukkan kemampuan literasi sains mahasiswa dalam pembelajaran fisika kemampuan pengetahuan, kesimpulan, dan pengambilan keputusan pada materi suhu dan kalor menunjukkan sebagian besar kategori sedang. Kata Kunci: e-learning, literasi sains, pembelajaran fisika dasar
INCLINATION ANALYSIS OF STUDENT CAPABILITIES IN PROMISED TEACHERS OF THE LEARNING INDEPENDENCE PERSPECTIVE: EXPLORATION STUDY
Siti Nurul Hidayati;
Hasan Subekti;
I Wayan Dasna;
Surjani Wonorahardjo;
Munzil Munzil;
Nurkholis Nurkholis
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 4 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jppipa.v4n1.p1-7
Capabilities include competence, self-efficacy; self-confidence; self-discipline; to be responsible; self-initiative; and metacognition and what someone will bring to the workforce. This research strives to analyze the capability preferences of the prospective teacher in terms of learning independence. This descriptive study uses learning methods. Participants in this research were 21 students from the State University in East Java using purposive sampling techniques. The probing question is used as a research instrument. Descriptive data analysis. The consequences of data analysis explained that the ability in the aspect of high score learning skills was 85.4% responsible, 84.1% confidence, and 82.5% self-discipline. The conclusion of this study is the efficacy of the prospective student teacher from the perspective of independence learning shows the quality in the aspects of responsibility, self-confidence, and self-discipline. Nevertheless, the representative of self-establishment shows a lower trend correlated to other guidelines as much as 79.5%, or in other words, the meaning of participants is not optimum concerning their own desire for independence. This study reserves the need for further investigation into efforts to enhance the ability of prospective student teachers in higher education in theoretical and practical examinations.Keywords: Capabilities, Exploration, Learning independence, Promised teachers