cover
Contact Name
Al-Bahtsu
Contact Email
albahtsu@iainbengkulu.ac.id
Phone
+6282182746651
Journal Mail Official
albahtsu@iainbengkulu.ac.id
Editorial Address
Jl. RAden Fatah Pagar Dewa Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
ISSN : 25276875     EISSN : 26849569     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/btu.v3i1
Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, yang diterbitkan oleh Pascasarjana IAIN Bengkulu. Al-Bahtsu adalah jurnal yang memuat tentang hasil Penelitian Pendidikan Islam dan segala hal yang melibatkan Pendidikan Pendidikan Islam secara integratif. Jurnal ini diterbitkan oleh Pascasarjana IAIN Bengkulu, yang terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan Desember. Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 30/E/KPT/2019 bahwasanya jurnal Al-Bahtsu terhitung pada tanggal 11 November tahun 2019 terakreditasi Sinta 5. Oleh sebab itu, editor menyambut pendidik, peneliti, dan praktisi pendidikan untuk mengumpulkan artikel untuk diterbitkan di jurnal ini. Seluruh artikel akan direview oleh pakar Pendidikan Islam sebelum di publikasi. Setiap penulis bertanggung jawab sepenuhnya atas isi artikel yang telah dipublikasikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 195 Documents
TEKNIK PEMBELAJARAN KOLASE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS DAN KOGNITIF ANAK USIA DINI (Studi di Kelompok B Paud Bhakti Family Kota Bengkulu) Septi Indra Yeni
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 1 (2020): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v5i1.3347

Abstract

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan kolase dengan berbagai media dapat meningkatkan kemampuan motorik dan kognitif anak kelompok B Kelas Nanas PAUD Bhakty Family  Kota Bengkulu. Hal tersebut dapat dilihat dari meningkatnya jumlah persentase kemampuan motorik halus anak yang berkembang baik sesuai harapan, berkembang sangat baik dan meningkatnya ketuntasan klasikal siswa. Pada kondisi awal sebelum tindakan diperoleh nilai ketuntasan klasikal sebesar 0% Siklus I pertemuan pertama terjadi peningkatan yaitu ketuntasan klasikal, 6,67%, pada siklus I pertemuan kedua meningkat menjadi 13,33 %, pada Siklus II pertemuan pertama meningkat menjadi 66,67% dan pada siklus II pertemuan kedua mencapai 86,67%. Kemampuan motorik halus dan kognitif anak dapat meningkat setelah adanya penelitian tindakan kelas yang dilakukan oleh peneliti.Al-Qur’an dan Terjemahannya. 2005. Departemen Agama RI. Bandung: Percetakan Diponegoro.Berk, Laura E. 2012. Development Through The Lifespan, Terj. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.Chulsum, Umu dan Windi Novia. 2006. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Surabaya: KashikoDepdiknas, 2007. Pedoman   Pembelajaran BidangPengembangan Fisik/MotorikDi Taman Kanak-kanak. Jakarta: DPPO ProvinsiDIY.Depdiknas. 2005. KamusBesarBahasaIndonesiaedisi3.Jakarta:Departemen Pendidikan Nasional.Hurlock, Elizabeth B. 1997. PerkembanganAnakJilid1.(Terjemahan:Med Meitasari dan MuchlihahZarkasih). Jakarta: PT.GeloraAksaraPratama.Kartono, Kartini. 2008. Psikologi Anak. Bandung: Alumni.M. Ramli. 2005. Pendampingan Perkembangan Anak Usia Dini. (Jakarta: Depdiknas, Dirjen Pendidikan Tinggi,Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan Perguruan Tinggi.Maimunah Hasan.2009.Pendidikan AnakUsiaDini. Yogyakarta: DivaPress.Moeslichatoen. 2004. Metode Pengajaran di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Rineka Cipta.Hanafiah, Nanang dan Cucu Suhana. 2009. Konsep Srategi Pembelajaran. Bandung: Refika Aditama Sanjaya, Wina. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Kencana.Santrock, John W. 2002.  Life Span Development, Terj.Perkembangan Anak (Edisi 5), Jakarta: Erlangga.Soejanto, Agoes. 2005. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Rineka Cipta.Sudijono, Anas. 2010. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.Sumanto. 2005. PengembanganKreativitasSenirupaAnakTK. (Jakarta:Ditjen Mendiknas.Sumantri. 2005. ModelPengembanganKeterampilanMotorikAnakUsiaDini. Jakarta: Ditjen Mendiknas.Susanto. 2002. Pemanfaatan Kolase. Jakarta: Erlangga.Suyanto, Slamet. 2005.Konsep Dasar Pendidikan AnakUsia Dini. Yogyakarta: FIPUNY.Syah, Muhibbin. 2009. Psikologi Belajar. Jakarta: Rajawali Pers.Uno, Hamzah B. 2009. Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar Yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi Aksara.Yeni Rachmawati & Euis Kurniati. 2005. Strategi Pengembangan Kreativitas Pada Anak Usia Taman Kanak Kanak. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional,Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi,Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan Perguruan Tinggi.Yuliani Nurani Sujiono. 2009. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT. Indeksh.Yudha Saputra, Rudyanto. 2005. Pembelajaran Kooperatif Untuk MeningkatkanKeterampilan Anak TK. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
PENGARUH PENDIDIKAN FULL DAY SCHOOL TERHADAP MORAL KEAGAMAAN DAN HASIL BELAJAR SISWA SMPS IT DARUL FIKRI BENGKULU UTARA Nurul Aprilia
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 1 (2020): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v5i1.3332

Abstract

keagamaan dan hasil belajar siswa SMPS IT Darul Fikri Bengkulu Utara secara bersama-sama. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Jumlah sampel 60 responden dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan angket. Uji hipotesis dengan menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel full day school (X) terhadap moral keagamaan (Y1) dan hasil belajar siswa (Y2) berkontribusi secara langsung. Maka dalam penelitian ini menggunakan tingkat kesalahan atau residual sebesar 5%. Penelitian ini menjelaskan bahwa besaran koefisien full day school terhadap moral keagamaan adalah sebesar 56,4%. Sedangkan sisanya sebesar 43,6% dipengaruhi oleh variabel lain diluar dari penelitian ini. Besaran koefisien full day school terhadap hasil belajar siswa adalah sebesar 59,7%, sedangkan 40,3% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini.
ANALISIS KEMAMPUAN GURU AKIDAH AKHLAK DALAM PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KURIKULUM 2013 DI MTs NEGERI KOTA PALOPO arifuddin arifuddin
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 1 (2020): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v5i1.3280

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to analyze the ability of teachers of the Islamic Morals in preparing the 2013 Curriculum Lesson Plan (RPP) in MTs Negeri Kota Palopo by using descriptive qualitative research methods. The qualitative descriptive method is a method used in research to analyze a problem that occurs and describe it based on data obtained from the results of research in the form of written or oral words of the problem being studied / traced. The author was conducted the research data collection by using 3 (three) instruments, namely observation, interviews, and documentation. The results showed that the ability of teachers of the Islamic Morals in preparing the 2013 Curriculum Lesson Plan (RPP) in the MTs Negeri Kota Palopo was categorized as "good" with 3 (three) stages of observation by the writer. The results of the first observation score were 86%, the second was 78%, and the third was 86% with an average score of 83.33% achievement ability, this is evident from the completeness of the Lesson Plan (RPP) made by the teacher concerned. However the ability achieved is not necessarily obtained directly without being influenced by several factors. This achievement was based on 2 (two) factors which consist of internal factors and external factors. Internal factors included teacher understanding of the preparation of lesson plans, teachers had not to be innovative yet  in the learning process, and the ability of teachers to manage classrooms. The external factors included limited time, lacked of availability of media in schools, and the conditions and characteristics of students.
Strategi Internalisasi Nilai-Nilai Religius Siswa Melalui Ektrakurikuler Keagamaan di SMA Negeri 1 Seluma Kecamatan Seluma Kota Kabupaten Seluma Helmendoni Helmendoni
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 1 (2020): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v5i1.3345

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada pelaksanaan ekstakurikuler keagamaan di SMA Negeri 1 Seluma adalah sekolah menengah atas yang ada di kabupaten seluma memiliki dua jurusan yaitu IPS dan IPA, sekolah yang berbasis sekolah umum melaksanakan program ekstrakurikuler kegiatan keagamaan untuk memberikan pemahaman yang lebih pada siswa yang mengikuti program ekstrakurikuler keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa yang melatar belakangi dilaksanakannya program ekstakurikuler keagamaan, perencanaan dan pelaksanaan, metode, faktor penghambat dan pendukung, dan juga kegiatan siswa yang mengikuti ekstakurikuler keagamaan di SMA Negeri 1 Seluma. Metode penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam selaku pembina kegiatan, guru Agama Islam yang lainnya dan siswa, pengumpulan data dengan menggunakan teknik utama observasi, wawancara, dekumentasi, kemudian teknik pengolahan data menggunakan keabsahan data, reduksi data, display data. Dan untuk interprestasi data dengan menafsirkan dalam bentuk uraian. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrakurikuler keagamaan di SMA Negeri 1 Seluma adalah suatu kebijakan yang dibuat dan dilaksanakan dengan tujuan dan manfaat yang bisa menunjang kegiatan belajar mengajar siswa, kegiatan yang dibimbing lansung oleh guru Pendidikan Agama Islam memberikan manfaat bagi siswa dalam memperluas wawasan tentang ilmu keagamaan dan juga memberikan perubahan pada sikap siswa, serta dapat mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, kendala dalam pelaksanaan kegiatan adalah dikarenakan semua kegiatan ekstakurikuler di SMA Negeri 1 Seluma dilaksanakan pada setiap hari seni sampai sabtu  namun bukanlah halangan untuk tetap melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan supaya dapat mencapai suatu tujuan yaitu siswa dapat menumbuh kembangkan pemahamaan dan sikap keagamaannya.Kata Kunci: Strategi Internalisasi Nilai-Nilai Religius Kegamaan Siswa  
NILAI-NILAI KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN ALI BIN ABI THALIB DALAM KITAB NAHJUL BALAGHAH Rio Harmoko
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 1 (2020): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v5i1.3273

Abstract

Penelitian ini bermula dari kekhawatiran penulis terhadap krisis-krisis yang muncul pada kepemimpinan pendidikan Islam dewasa ini, seperti krisis keteladanan, krisis efektivitas, krisis kesadaran dan krisis lemahnya kinerja para pemimpinnya. Maka dari itu, sangat relevan bila kita mengambil teladan dari para tokoh Islam, di sini penulis memilih Ali bin Abi Thalib. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai kepemimpinan pendidikan Ali bin Abi Thalib dalam kitab Nahjul Balaghah. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research) yang bersifat deskriptif analisis dengan pendekatan historis, yang bertujuan untuk memaparkan, menggambarkan, dan mengklarifikasikan secara obyektif dari data-data yang dikaji kemudian menganalisanya. Sumber primer dalam penelitian ini adalah kitab Nahjul Balaghah yang berisi kumpulan khotbah, surat dan ucapan Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib dan didukung oleh sumber-sumber lainnya. Data di analisa melalui beberapa tahapan, yaitu tahap pengumpulan data (heuristik), tahap kritik sumber (verifikasi), tahap penafsiran (interpretasi) dan tahap penulisan (historiografi). Setelah dilakukan penganalisaan terhadap data yang diperoleh, maka didapatkan kesimpulan bahwa nilai-nilai kepemimpinan pendidikan Ali bin Abi Thalib terbagi empat, yaitu nilai Iman (I’tiqadiyyah), nilai ibadah (Amaliyyah), nilai akhlak (Khuluqiyyah) dan nilai sosial. Keempat nilai ini harus ada pada diri seorang pemimpin dalam kepemimpinan pendidikan Islam. Diharapkan dengan terpenuhinya keempat aspek nilai tersebut dalam kepemimpinan pendidikan Islam, krisis-krisis yang terjadi, seperti krisis keteladanan, krisis efektivitas, krisis kesadaran dan krisis lemahnya kinerja para pemimpinnya dapat teratasi dan kepemimpinan pendidikan Islam yang ideal dapat terwujud.Kata Kunci : Nilai, Kepemimpinan Pendidikan Islam, Ali bin Abi Thalib
PENGEMBANGAN KARTU BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA DINI DENGAN MENGGUNAKAN METODE BERCAKAP-CAKAP PADA RA AR-RAHMAN KABUPATEN MUKOMUKO Indra Juwita Arja
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 1 (2020): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v5i1.3346

Abstract

Bagaimana pengembangan kartu bergambar untuk  kemampuan berbicara anak usia dini pada RA Ar-Rahman Kabupaten Mukomuko. Kedua, bagaimana hasil pengembangan metode bercakap-cakap menggunakan media gambar dalam meningkatkan kemampuan berbicara anakpertama, mengetahui pengembangan metode bercakap-cakap menggunakan media gambar untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini pada RA Ar-Rahman kabupaten Mukomuko. Kedua, mengetahui bagaimana hasil pengembangan metode bercakap-cakap menggunakan media gambar untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini pada RA Ar-Rahman kabupaten Mukomuko. Jenis penelitian ini yaitu penelitian ini adalah model (R&D). Hasil penelitian disimpulkan pertamapengembangan kartu bergambar untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini pada RA Ar-Rahman Kabupaten Mukomuko yang dilaksanakan oleh peneliti adalah penelitian dengan menggunakan metode Research and Development (RnD). Tahapan-tahapan yang harus dilaksanakan dalam metode ini adalah observasi lapangan secara langsung untuk menemukan potensi masalah yang nantinya akan diteliti. Kemudian mengumpulkan informasi serta data-data yang mendukung mengenai masalah yang akan diteliti dalam hal digunakan dalam proses pembelajaran di kelas. Setelah peneliti menemukan kekurangan yakni karena anak belum paham betul perbedaan ada medianya, kemudian dari berbagai pertimbangan pada analisis kebutuhan peneliti mulai menyusun desain produk Bahan Ajar media gambar. Tahapan dalam mendesain produk bahan ajar media gambar ini yaitu, membuat peta kompetensi dan peta materi, membuat garis-garis besar isi media, hingga menghasilkan sebuah produk Bahan Ajar media gambar. Kedua, hasil pengembangan metode bercakap-cakap menggunakan media gambar untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini pada RA Ar-Rahman kabupaten Mukomuko. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan kemampuan berbicara anak dari prtemuan pertema, kedua dan ketiga setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan kartu bergambar sebagai media pembelajaran dan metode bercakap-cakap sebagai caran menyampaikannya
MODEL PEMBELAJARAN PARENTING UNTUK MENINGKATKAN KECAKAPAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK DI PAUD Sistri Darti
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 1 (2020): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v5i1.3274

Abstract

Konsep model pengembangan pembelajaran parenting berupa stimulus yang diberikan oleh pendidik terhadap anak memiliki andil yang tidak sedikit dalam mengoptimalkan perkembangan anak khususnya perkembangan sosial emosional anak. pola asuh dan perilaku yang ditampilkan oleh pendidik PAUD yang selaras dengan pola asuh orangtua akan sangat menentukan keberhasilan pendidikan anak secara menyeluruh.Pengembangan model pembelajaran parenting untuk meningkatkan sosial emosional anak di PAUD dapat dilakukan dan di mulai di lingkungan keluarga dengan mengacu pada pola asuh orangtua, sikap serta situasi dan kondisi yang sedang melingkupi orangtua dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak. Pengembangan pembelajaran parenting yang dilakukan di PAUD Nabillah dapat dapat ditingkatkan dengan memberikan berbagai informasi yang berhubungan dengan stimulus edukatif bagi anak dilingkungan rumah. Selain itu dapat juga dilakukan pembiasaan kegiatan rutin yang sudah dilaksanakan berkaitan dengan pembelajaran kecakapan sosial emosional anak, misalnya membantu ataupun kerjasama dalam membereskan mainan, menunggu giliran, berbagi mainan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang pengembangan model pembelajaran parenting maka dapat disimpulkan bahwa: Dalam persepektif ilmu pendidikan, keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang pertama dan utama. Jadi dapatlah dikatakan lingkungan keluarga memainkan peranan utama dalam menentukan perkembangan anak, dan dilingkungan keluarga inilah anak mula-mula menerima pendidikan. Keyword: Model Pendidikan Anak Usia Dini
PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH ANTARA CITA DAN FAKTA DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH I KOTA BENGKULU lety febriana
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 1 (2020): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v5i1.2923

Abstract

Penelitian ini dilatar balakangi adanya pendapat bahwa Pendidikan merupakan proses dan tata laku seseorang atau sekelompok orang dalam usaha mendewasakan melalui pengajaran. Pendidikan Muhammadiyah juga dilibatkan dalam mempersiapkan generasi baru untuk hidup dimasa yang akan datang yang sesuai menurut ajaran agama Islam. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keselarasan antara fakta Pendidikan Muhammadiyah di Sekolah Dasar Muhammadiyah I Kota Bengkulu.Kemudian dari tinjauan pustaka dijelaskan juga tentang Pendidikan Muhammadiyah berlandaskan kepada Al-Qur’an surat Al-imran ayat 104 yang menjelaskan bahwa golongan yang mengajak pada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran. K.H.Ahmad Dahlan berpedoman kepada ayat diatas sehingga Muhammadiyah digerakkan dan berkembang sampai saat ini, sekarang ini Pendidikan Muhmmadiyah semakin terpuruk dan tertinggal dari Pendidikan swasta lainnya.Metode Penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif, yaitu jenis penelitian yang menggambarkan suatu keadaan atau fenomena-fenomena tentang Pendidikan Muhammadiyah antara cita dan fakta di SD M I Kota Bengkulu. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Di SD M I sudah diterapkan masalah ibadah sebatas shalat lima waktu. Ini tentunya masih sangat dangkal sekali untuk mencapai cita-cita Muhammadiyah dan pemahaman siswa dalam hal ini masih jauh untuk dikerjakan tanpa paksaan, metodenya berupa meteri dan langsung praktek dalam shalat lima waktu.Sebagai subjek penelitian ini adalah kepala sekolah serta guru kemuhammadiyahan. Kesimpulan penelitian ini adalah fakta mengatakan bahwa keserasian antara fakta dan cita-cita Muhammadiyah belum ditemukan di SD M I dalam artian bahwa pendidikan Muhammadiyah di SD ini sangat tertinggal baik dari segi siswa, guru dan kepemimpinannya masih memerlukan bimbingan dan perhatian dari organisasi Muhammadiyah.
Efektivitas Penerapan Metode Mau’izhah Dalam Meningkatkan Karakter Disiplin Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (Pai) Di Smp Pancasila Kota Bengkulu Dori Setiawan
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2021): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v6i1.4025

Abstract

AbstractPenelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui efektivitasmetode Mau’izhah digunakan untuk meningkatkan disiplin siswa belajar siswa di SMP Pancasila Kota Bengkulu. penelitian menggunakan pendekatan penelitian kombinasi (Mixed Methods) dengan jenis sequential explanatory design, populasinya sebanyak 35siswa dan guru. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket, wawancara dan dokumentasi. Setelah dianalisis dengan analisis kuantitatif regresi linear sederhana hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode mau’izhah berjalan efektif dalam meningkatkan karakter disiplin siswa di SMP Pancasila Kota Bengkulu nilai t parsial adalah 2,975 dengan signifikansi 5% > dari ttabel 2,042. metode Mau’izhah digunakan untuk meningkatkan disiplin siswa belajar siswa di SMP Pancasila Kota Bengkulumemberikan kontribusi sebesar 21,10%, dan hasil analisis data kualitatif bahwa metode mau’izhah ini sudah dikatakan efektif untuk meningkatkan disiplin belajar siswa, hal ini dilihat dari hasil penerapan metode yang dilakukan guru dalam proses pembelajaran dan luar jam pelajaran yang direspon dengan baik oleh siswa, hasil dari respon tersebut banyak sekali perubahan yang terjadi kepada siswa seperti siswa yang tadinya sering terlambat masuk sudah mulai berangsur-angsur berubah, siswa yang tadinya sering ribut didalam kelas kini sudah mulai tertib dalam melakukan pembelajaran, dan sikap siswa terhadap guru pun sudah mulai mencerminkan siswa yang baik dan bahkan minat siswa dalam belajar pun sudah semakin meningkat. Kata Kunci: Efektivitas metode mau’izhah, karakter disiplin siswa.
PEMBINAAN GURU OLEH PENGAWAS DALAM MERENCANAKAN, MELAKSANAKAN DAN MELAKUKAN PENILAIAN PEMBELAJARAN Indri Sulianto
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v5i2.3729

Abstract

Tulisan ini menguraikan pembinaan guru oleh pengawas  dalam merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran dan melakukan penilaian dalam pembelajaran.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan  jenis penelitian  studi kasus (case study). Sumber data dalam penelitian  ini adalah  Pengawas RA/MIdi  Kota Bengkulu, dan Guru pada beberapa Madrasah Ibtidaiyah  di  Kota Bengkulu. Untuk mendapatkan data,peneliti menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengawas melaksanakan tugas pembinaan kepada guru kelas melalui kegiatan supervisi akademik.Kegiatan supervisi akademik pengawas dilakukan dalam dua bentuk yaitu secara individu dan secara kelompok/supervisi terpadu.Dalam hal pengelolaan pembelajaran,pengawas melakukan pembinaan dalam 3aspek yakni pembinaan dalam  merencanakan pembelajaran, pembinaan dalam melaksanakan pembelajaran dan pembinaan dalam  melakukan penilaian pembelajaran. Secaraumum dapat dikatakan bahwa pelaksanaan pembinaan pengawas  pada guru dalam mengelola pembelajaran lebihdititik beratkan pada pemenuhan kelengkapan-kelengkapan administrasi guru kelas dalam pengelolaan pembelajaran.Intensitas rendah dalam kegiatan pembinaan, selanjutnya berpengaruh pada materi pembinaan pengawas kepada guru dalam mengelola pembelajaran. 

Page 11 of 20 | Total Record : 195