cover
Contact Name
Al-Bahtsu
Contact Email
albahtsu@iainbengkulu.ac.id
Phone
+6282182746651
Journal Mail Official
albahtsu@iainbengkulu.ac.id
Editorial Address
Jl. RAden Fatah Pagar Dewa Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
ISSN : 25276875     EISSN : 26849569     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/btu.v3i1
Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, yang diterbitkan oleh Pascasarjana IAIN Bengkulu. Al-Bahtsu adalah jurnal yang memuat tentang hasil Penelitian Pendidikan Islam dan segala hal yang melibatkan Pendidikan Pendidikan Islam secara integratif. Jurnal ini diterbitkan oleh Pascasarjana IAIN Bengkulu, yang terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan Desember. Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 30/E/KPT/2019 bahwasanya jurnal Al-Bahtsu terhitung pada tanggal 11 November tahun 2019 terakreditasi Sinta 5. Oleh sebab itu, editor menyambut pendidik, peneliti, dan praktisi pendidikan untuk mengumpulkan artikel untuk diterbitkan di jurnal ini. Seluruh artikel akan direview oleh pakar Pendidikan Islam sebelum di publikasi. Setiap penulis bertanggung jawab sepenuhnya atas isi artikel yang telah dipublikasikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 195 Documents
PENDIDIKAN KARAKTER SEBAGAI UPAYA MENCIPTAKAN AKHLAK MULIA PERSPEKTIF SULTAN MUHAMMAD AL-FATIH Arief Syamsuddin Muhammad Olii; Do'ana Adinda Nalurita
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2021): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v6i1.4372

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang  pendidikan karakter  sebagai upaya menciptakan akhlak mulia Perspektif Sultan Muhammad al- Fatih . Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pendidikan karakter dapat mempengaruhi akhlak mulia. Membangun karakter dan watak bangsa melalui pendidikan mutlak diperlukan. Pendidikan karakter dapat berjalan efektif dan berhasil apabila dilakukan secara integral dimulai dari lingkungan Masyarakat. Sedangkan akhlak mulia adalah keseluruhan kebiasaan manusia yang berasal dalam diri yang di dorong keinginan secara sadar dan dicerminkan dalam perbuatan yang baik.Kata kunci: Pendidikan karakter Prespektif Muhammad Al- Fatih, Akhlak mulia.
PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN TEAM GAMES TURNAMENT DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH DASAR Nini Febrianti
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v5i2.3407

Abstract

Abstrak: Penggunaan Metode Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Agama Islam Di Sekolah Dasar, Rumusan masalah penelitian ini: 1. Bagaimana penggunaan metode pembelajaran team games tournament dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Sekolah Dasar?; 2. Bagaimana kelebihan dan kekurangan metode pembelajaran team games tournamen?. Tujuan penelitian ini: 1. Untuk mengetahuipenggunaan metode pembelajaran team games tournamen dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. 2. Untuk kelebihan dan kekurangan metode pembelajaran team games tournament. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Pembahasan: 1. Metode pembelajaran team games tournamen merupakan sebuah terobosan baru dibidang pengajaran dan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, karena mampu melibatkan aktivitas seluruh peserta didik tanpa harus ada perbedaan, menerapkan tutor sebaya serta mengandung unsur permainan yang akan menyenangkan bagi setiap peserta didik. 2. Kekurangannya adanya peserta didik berkemampuan tinggi kurang terbiasa dan sulit memberikan penjelasan kepada peserta didik lainnya. Kelebihan membuat peserta didik menjadi lebih aktif, kreatif dan mandiri terutama pada pembelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar. Kata Kunci: Metode Team Games Tournamen (TGT), dan Kualitas Pembelajaran.
Inovasi-inovasi, Pendidikan Agama Islam DINDA DAHLIA MAKASIHU
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2021): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v6i1.4015

Abstract

Tulisan ini akan membahas tentang inovasi pendidikan agama Islam yang merupakan suatu hal yang sangat mendasar dan perlu segera dilaksanakan, agar dunia pendidikan Islam kita kita dapat memenuhi tuntutan masyarakat dan pembangunan bangsa di segala bidang. Inovasi pada dasarnya merupakan hasil pemikiran cemerlang yang bercirikan hal baru bisa berupa praktik-praktik tertentu ataupun berupa produk dari suatu hasil olah pikir dan olah teknologi yang diterapkan melalui tahapan tertentu, adapun tujuan utama dari inovasi yaitu meningkatkan sumber-sumber tenaga, uang dan sarana termasuk struktur dan prosedur organisasi. Tujuan inovasi pendidikan adalah meningkatkan efisiensi, relevansi, kualitas dan efektivitas sarana serta jumlah peserta didik sebanyak-banyaknya dengan hasil pendidikan sebesarbesarnya (menurut kriteria kebutuhan peserta didik, masyarakat dan pembangunan) dengan menggunakan sumber, tenaga, uang, alat dan waktu dalam jumlah yang sekecil-kecilnya.
PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN PAI MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK Dewis Abdul; Muh Arif
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v5i2.3376

Abstract

Pelaksanaan pendidikan tidak terlepas dari pembelajaran yang pada hakikatnya merupakan porses komunikasi, penyampaian pesan dari pengantar kepada penerima dengan menggunakan media untuk mempermudah proses tersebut. Pemilihan media pembelajaran yang dilakukan oleh guru haruslah memperhatikan jenis dan karakteristik dari masing masing media agar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan. Dalam proses pembelajaran pada Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik atau pendekatan berbasis proses keilmuan. Pendekatan saintifik identik dengan metode ilmiah misalnya perolehan data, pengelohan data dan penyampaian informasi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui media digital bagaimana yang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran PAI dan juga untuk mengetahui bagaimana langkah langkah pembelajaran dengan menggunakan metode pendekatan saintifk dalam pembelajaran PAI dengan menggunakan media digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa Media digital merupakan sebuah media yang tidak lagi menggunakan tenaga manusia atau manual akan tetapi sudah menggunakan mesin dalam berbagai bidang termasuk bidang pendidikan . Contohnya yaitu penggunaan komputer sebagai  media pembelajaran. Tentunya guru harus lebih kreatif dalam memanfaatkan media yang ada dengan memperhatikan jenis jenis dan karakteristik media pembelajaran. Selain media dalam proses pembelajaran juga memerlukan pendekatan pembelajaran. salah satunya yaitu pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik yaitu suatu pendekatan yang menggunakan langkah langkah dan kaidah kaidah ilmiah dalam proses pembelajaran. Langkah langkah pendekatan saintifik terdiri dari memahami, menanya, mengumpulkan data, mengasosiasi dan mengkomunikasikan.   
Pengaruh Efikasi Diri Terhadap Kemandirian Belajar Dengan Motivasi Belajar Sebagai Variabel Intervening Rani Dewi Yulyani
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2021): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v6i1.4389

Abstract

This study aims to examine the influence of self-efficacy on independence learning to learning motivation as an intervention variable in college students of the Ushuluddin and Adab Faculty, State Islamic University (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten. The research sample was 83 students. The data analysis technique used SEM analysis with the help of SmartPLS. Self-efficacy has an effect of 41% on the learning motivation variable and the rest is influenced by other variables. Then self-efficacy and learning motivation show an effect of 77% on the independence learning variable and the rest influenced by other variables. The results showed that self-efficacy had a positive and significant influence on independence learning, there was a positive and significant influence between the self-efficacy variable on learning motivation, and there was a positive but insignificant influence on the learning motivation variable to independence learning.
PENDIDIKAN KARAKTER PERSPEKTIF ISLAM (Konsep dan Implementasi dalam Proses Belajar Mengajar) Ridi Efran Susilo
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v5i2.3747

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki dengan jelas tentang konsep pendidikan karakter dan pendidikan karakter dalam hal perspektif Islam dan implementasinya dalam proses belajar mengajar.Jenis penelitian adalah Penelitian Perpustakaan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui tahap pengumpulan atau pencarian literattur terkait dengan objek penelitian, mengklasifikasikan buku berdasarkan konten atau jenis, mengutip data / teori atau konsep lengkap dengan sumbernya, memeriksa / mengkonfirmasi atau mengecek data silang / teori dari sumber atau dengan sumber lain, pengelompokan data berdasarkan garis besar / penelitian sistematis yang telah disiapkan. Kemudian langkah terakhir penulis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan melakukan studi tentang ayat-ayat dan hadits yang berkaitan dengan pendidikan karakter, mengklasifikasikannya berdasarkan sub tema, termasuk: (1) karakter dasar dalam Islam, (2) pembentukan karakter yang benar, (3) tahapan pembentukan karakter, (4) karakter Nabi Muhammad, kemudian menafsirkan interpretasinya didukung oleh pemaparan dan pengamatan tokoh-tokoh pendidikan dan psikolog yang mengeksplorasi karakter manusia.Setelah penulis melakukan penelitian, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) pendidikan karakter pada dasarnya adalah proses mentransforasikan nilai-nilai kehidupan untuk dikembangkan dalam kepribadian seseorang sehingga menjadi satu dalam perilaku seseorang. Dalam hal ini karakter memiliki tiga elemen utama, yaitu mengetahui yang baik (mengetahui yang baik), mencintai yang baik (mencintai yang baik) dan melakukan yang baik (melakukan yang baik). (2) dalam pendidikan karakter Islam adalah misi utama para nabi. Muhammad Rasulullah dari awal penugasannya memiliki pernyataan bahwa ia dikirim untuk menyempurnakan karakter (moral). Karakter Nabi Muhammad yang harus ditiru adalah sebagai berikut: Shiddiq, Amanah, Tabligh dan Fathonah. (3) dalam pelaksanaan pendidikan karakter, seorang guru harus memiliki sikap yang harus diterapkan dalam proses belajar mengajar, antara lain: meningkatkan empati kepada siswa, mengenali konsep diri siswa, menumbuhkan toleransi, guru sebagai fasilitator, guru menciptakan suasana Pedagogi- Dialog, menggabungkan perasaan dan bahan ajar, dan adanya transparansi siswa guru.
PERAN KETELADANAN GURU PAI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA SMP NEGERI 07 LUBUKLINGGAU Jessy Amelia
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2021): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v6i1.5290

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab segala permasalahan yang ada atas. Guna menemukan jawaban tersebut penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data observasi langsung, wawancara yang mendalam dan studi dokumen. Dan teknik analisis data diperoleh dari reduksi data, penyajian data dan verifikasi data dengan melakukan triangulasi data. Adapun yang menjadi informan adalah kepala sekolah, guru, staf pegawai, siswa dan orangtua. Adapun hasil penelitian ditemukan bahwa : Peran keteladanan guru PAI dalam membentuk karakter siswa secara umum sudah baik, guru PAI dan semua guru yang mengajar disekolah langsung memberikan keteladanan pada siswa berupa melaksanakan perintah Allah, puasa sunah, infaq setiap minggu, sholat dhuha, membaca al-quran, jujur, sopan santun, menghargai sesama tanggung jawab, disiplin, jujur dan melaksanakan tugas-tugas dan hormat pada guru sehingga menggambarkan sikap religiusnya. Adapun pembiasaan siswa di sekolah melalui program harian seperti: sholat dhuha, sholat dzuhur berjama’ah, infak jum’at. Program mingguan : Kultum jum’at, Ekskul rohis dan infak. Program tahunan : Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), pesantren ramadhan, lomba antar siswa, lomba keagamaan, penyembelihan hewan qurban. Faktor pendukung dan penghambat dalam pembentukan karakter religius siswa terbagi dua yakni internal dan eksternal. Faktor internal yaitu semua warga sekolah mendukung sepenuhnya program-program keagamaan disekolah walaupun masih ada beberapa guru yang kurang berperan dalam memberikan keteladanan yang baik pada siswa. Kata Kunci : Keteladanan Guru, Karakter Siswa, Pembentukan Karakter Religius Siswa
EFEKTIVITAS PEMANFATAAN BAHAN AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERINTEGRASI SAINS UNTUK KELAS VIIA SMPN 38 SELUMA Turiman Turiman
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2018): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v3i2.1384

Abstract

This study aims to determine the Effectiveness of  Utilization of  Teaching Islamic education Integrated  Science Class VIIA SMPN 38 Seluma  Kecamatan Sukaraja Seluma  district academic year 2016 / 2017.  This type of research  is a developmen study  with the respondents of class VIIA students  SMPN 38 Seluma  And using data  collection  techniques through  question- naires  from teachers, peers  and  expert  tests after obtaining the data  determined the level of validity by using a checklist. The results of this study indicate  that the use of teaching  materials  of Integrated  Islamic Studies of Science  more  effectively used in the learning process  in comparison with previous  teaching  materials  with a comparison of 18 students  38.88% (only 7 people are categorized  pass) while 88.88% Material of Integrated  Islamic Religion Science  reaches  16 people  who are categorized  as graduated ).
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI SMP ISLAM AL AZHAAR II MUSI RAWAS ASKAN ARIFIN
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v6i2.4606

Abstract

Rumusan penelitian ini adalah 1) Bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan pembelajaran daring di SMP Al-Azhaar II Kecamatan Purwodadi Pada Masa Pandemi Covid 19  2) Bertujuan  mengetahui upaya kebijakan pemerintah terkait pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi Covid 19. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat menjadi salah satu referensi kajian tentang implementasi pembelajaran daring sekaligus bahan rujukan bagi kalangan yang berkonsentrasi  pada bidang pendidikan. Selain itu juga penelitian ini dapat mengetahui peluang dan hambatan kebijakan daring terhadap implementasi yang diterapkan di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif dengan studi kasus yang difokuskan untuk melihat secara jelas bagaimana Implementasi Kebijakan Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid 19 di SMP Al Azhaar II  Kecamatan Purwodadi  dan juga hambatan serta peluang dalam kegiatan pembelajaran  pada masa Covid 19. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi pembelajaran daring di SMP Al-Azhaar II dapat berjalan dengan baik meskipun belum maksimal. peluang dan hambatan  dalam pembelajaran daring yaitu jaringan internet, kecepatan, fleksibilitas, kuota, sinyal, tempat tinggal dan sebagainya yang semuanya memiliki pengaruh terhadap kegiatan pembelajaran.
IMPLIKASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN PADA SURAT AL-KAHFI AYAT 18 DAN 19 DAN RELEVANSINYA DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL MUHAMMAD RUSDI
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v6i2.4626

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang nilai-nilai pendidikan keimanan yang dapat dipahami dari QS.al-kahfi ayat 18 dan 19 dan implikasi nilai-nilai pendidikan pada surat al-kahfi ayat 18 dan 19 dan relevansinya dengan kecerdasan emosional. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif atau penelitian kepustakaan. Adapun hasil penelitian didapati bahwa nilai-nilai pendidikan keimanan yang dapat dipahami dari QS.al-kahfi, yaitu: pendidikan keimanan mengenai adanya pertolongan Allah bagi orang-orang yang beriman kepada-Nya, bagi orang yang bertakwa, adanya kasih sayang Allah, keyakinan akan kemutlakan kekuasaan Allah, keimanan mengenai kemenangan tidak selalu berpihak pada yang berkuasa melainkan kemenangan itu untuk siapa yang dikehendaki Allah, keimanan mengenai pengorbanan yang akan berbuah keberhasilan, keimanan mengenai adanya hukum Allah yang berjalan di luar hukum natural atau alamiah yang ada, keimanan mengenai indahnya menjalin persaudaraan seiman dan keimanan mengenai adanya kematian setelah kehidupan di dunia dan adanya hari akhir. Implikasi nilai-nilai pendidikan pada surat al-kahfi ayat 18 dan 19 membahas tentang keimanan dan akal.